
Asisten II, Ayonius menyerahkan Piala Penghargaan kepada pemenang lomba PAUD dan parade Seni Budaya Kabupaten Kutai Barat Tahun 2018. Foto,kominfo2. kutaibaratkab.go.id.
Memotivasi melalui Lomba Paud dan Parade Seni Budaya Kabupaten Kutai Barat. 23/10/2018.
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR.-peserta lomba yang terdiri dari Guru dan anak-anak pendidikan usia dini (PAUD) se-Kabupaten Kutai Barat, mengikuti lomba PAUD dan Parade Seni Budaya Kabupaten Kutai Barat tahun 2018, Lomba Tari Kreasi, Lomba Parade Seni Budaya Nasional, dan Lomba Bercerita dengan Alat, yang digagas oleh TP PKK Kabupaten Kutai Barat, ditutup secara resmi oleh Asisten II Bid. Pembangunan, Ekonomi dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius, didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat Isdalena Arkan, ketua Persit dan ketua Bhayangkari Kutai Barat, berlangsung meriah di gedung TP PKK Kabupaten Kutai Barat.
Asisten II, Ayonius menyampaikan Pemerintah daerah mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang melibatkan anak-anak dengan membangun komunikasi, pengembangan bakat kreatifitas anak dengan didampingi orang tua yang mendampingi anak-anak agar peduli terhadap lingkungan sekitar, menciptakan generasi penerus yang berkualitas, cerdas dan kreatif mulai dari dini.
Assisten II menambahkan kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun interaksi bagi anak untuk berpartisipasi, mengukur perkembangan Lembaga PAUD untuk meningkatkan kualitas pendidikan, serta menyampaikan pesan melalui kegiatan lomba seni budaya, sehingga upaya untuk memajukan pendidikan yang berkualitas akan dapat mewujudkan hari esok lebih baik dari pada hari ini.
Menurut Wakil Ketua TP PKK Ibu Isdalena mengharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi kunci dari suksesnya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dalam seni dan budaya, professional dalam memahami etika dan norma, seni budaya menajdi bagian yang sangat penting untuk memberikan motivasi dalam mewujudkan keluarga yang beriman, berbudi luhur dan berakhlak mulia yang dilaksanakan sejak dini pada pendidikan PAUD, untuk membentuk kemampuan fisik serta bahasa emosional dan nila-nilai agama.
