
Salah Satu Pertunjukan Tari Dari Peserta Lomba Tari Daerah Pesisir. Taman Budaya Sendawar, Kec. Barong Tongkok. Kamis (26/10/2023). Foto : Lilis.
KOMINFOKUBAR – SENDAWAR. Lomba Tari Daerah Tradisional Pesisir yang di laksanakan dua hari, kini telah selesai dengan 3 kelompok tari dinyatakansebagai pemenang dari 22 peserta kelompok tari.
3 kelompok tari yang dinyatakan menang adalah Kelompok Tari Nelayan Bubu sebagai juara 1, juara 2 diraih oleh Kelompok Tari SMP Muara Pahu A dan juara 3 diraih oleh Kelompok Tari Sanggar Seni Sempekat Seluang.
Penilaian Lomba Tari Daerah Pesisir Festival Dahau Tahun 2023 tersebut dilakukan oleh Tial, Abed Nego dan Hertalina. Dengan latar belakang sebagai pelatih tari profesional dari Kutai Barat.
Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat Yuyun Diah Setiorini menerangkan bahwa lomba ini bagian dalam rangkaian kegiatan Dahau yaitu Hari Ulang Tahun Kutai Barat ke 24 tahun.
“Lomba ini merupakan perwujudan dari rasa syukur kita terhadap ulang tahun Kutai Barat yang ke 24, khususnya dibidang Seni Budaya Pariwisata”, ucapnya usai acara dalam wawancara bersama media di Panggung Taman Budaya Sendawar, Kec. Barong Tongkok. Kamis (26/10/2023) malam.
Yuyun Diah Setiorini juga mengungkapkan rangkaian kemeriahan Festival Dahau tidah hanya sebatas lomba seni tari. Namun sepanjang menuju puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kutai Barat Ke 24 Tahun diisi dengan berbagai perlombaan. Untuk mengangkat dan mempromosikan seni budaya yang dimiliki Kabupaten Kutai Barat.
“Selain itu bahwa perlombaan itu bukan hanya tarian daerah tetapi juga ada lomba musik, lomba lagu daerah, fashion show, kuliner serta jajanan khas Kutai Barat. Dimana lomba ini dilaksanakan terbuka untuk umum dan tidak dibatasi usia mau itu dari kelompok masyarakat, komunitas, sekolah maupun segala macam pecinta seni dan budaya”, ungkapnya.
Tidak lupa Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat berpesan generasi muda dan komunitas pencinta seni budaya agar bersama-sama mempromosikan dan mengangkat, serta mencintai dan bangga terhadap seni budaya yang berada di Kabupaten Kutai Barat.
Penulis : Lilis
