
Proses Pembuatan Passport Kolektif Dalam Rangka Persiapan Keberangkatan Umrah Jamaah Kutai Barat 2023. Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Senin (27/11/23).
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam upaya memfasilitasi keberangkatan umrah Jamaah Kutai Barat 2023. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Sosial (KESRASOS) bekerja sama dengan penyedia perjalanan haji dan umrah, Jawara Tour (PT. Jasa Wisata Nusantara) mengadakan pembuatan passport kolektif dalam rangka persiapan keberangkatan umrah jamaah Kutai Barat 2023. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Senin (27/11/23).
Peserta yang hadir sebanyak 183 orang yang nantinya akan diberikan suntik vitamin, kemudian pemberian perlengkapan umrah, dan pembuatan passport (oleh petugas imigrasi Samarinda).
Pimpinan Jawara Tour Cabang Kaltim, Eva, mengatakan bahwa pendaftaran umrah ini dimulai kurang lebih satu setengah bulan yang lalu.
“Dari 171 orang ditambah 12 orang dan ditambah dengan petugas nanti ada kurang lebih 200 orang yang akan berangkat,” ujarnya.
Eva menambahkan bahwa ini merupakan umrah terbesar yang pernah dilaksanakan di Kutai Barat. “Biasanya umrah itu 90 atau 70 orang dan ini yang terbanyak disiniā, ucapnya.
Keberangkatan umrah ini akan dilakukan dalam dua fase. fase pertama akan berangkat dari Kutai Barat pada 9 Desember 2023 ke Jakarta, kemudian dilanjutkan fase kedua dari Jakarta pada 11 Desember 2023.
Direktur Jawara Tour H. Cheppy Wahyu Hidayat mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Jawara Tour bagi masyarakat Kutai Barat yang ingin melaksanakan ibadah umrah.
“Jadi di Kubar ini, jumlah masyarakat beragama muslim berbanding dengan masyarakat non-muslim, jangkauan kami kesini memfasilitasi masyarakat yang ingin melaksanakan umrah”, ucapnya.
- Cheppy Wahyu Hidayat menambahkan bahwa pihaknya juga memfasilitasi pembuatan passport bagi jamaah umrah Kutai Barat.
“Kita ditugaskan oleh Pemkab melalui MUI di Kubar untuk menghandle kurang lebih 200 jamaah,” ujarnya.
“Untuk kemudahan bagi masyarakat kubar, kita coba fasilitasi seperti pembuatan passport yang memang dilaksanakan langsung disini, kemudian penyuntikan, dan lain-lain. Jadi kami usahakan semua dipermudah disini”, tutupnya.
Kegiatan ini telah memudahkan masyarakat Kutai Barat untuk melaksanakan ibadah umrah, karena tidak perlu lagi mengurus passport sendiri di luar daerah. Hal ini tentu menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sangat mendukung pelaksanaan ibadah umrah. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam hal ibadah.
Penulis : Juan
