
Kepala DP2KBP3A Kutai Barat, Sukwanto Foto Bersama Pada Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap Pertama. Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Senin (24/06/2024). Foto : Natasha.
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Percepatan penurunan stunting diperlukan untuk mewujudkan sumber daya manusia sehat, cerdas dan produktif serta mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kutai Barat menggelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahap Pertama. Bertempat di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Senin (24/06/2024).
“Dengan adanya penurunan stunting di Kabupaten Kutai Barat tahun 2024 dapat mencapai 10% dengan saling kerjasama antar pemangku kebijakan dan pihak terkait dan semakin ditingkatkannya peran aktif semua perangkat daerah yang terkait dengan upaya penurunan stunting seerti Dinas DP2KBP3A, Dinas Sosial, Disdikbud, DPMPK, Perkimtan, Diskan, Kemenag/ MUI, perguruan tinggi dan organisasi profesi.“, ucap Kepala DP2KBP3A Kutai Barat, Sukwanto saat menyampaikan sambutan.
Sukwanto menyebutkan bahwa belum optimalnya koordinasi TPPS tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan dan kampung. ditambah belum optimalnya pelaksanaan tugas tim pendamping keluarga untuk melaksanakan kunjungan kecatin, ibu hamil dan pasca persalinan, gerakan bapak asuh stinting.
Hal itu juga dipengaruhi oleh kondisi geografis, infrastruktur jalan dan jembatan yang kurang memadai sehingga akses dan jangkauan masyarakat terpencil menjadi sulit. Ditambah budaya dan perilaku masyarakat yang dapat menyebabkan terjadinya stunting.
Kemudian Sekretaris DP2KBP3A Kutai Barat, dr. Akbar mengungkapkan, untuk meningkatkan komitmen Pemerintah Daerah dan stake holder dalam percepatan penurunan stunting. Dengan memantapkan konvergensi program percepatan penurunan stunting. Sekaligus meningkatkan peran pemerintah dan swasta.
“Saya berharap, untuk ditahun ini Angka Stunting di Kutai Barat dapat dibawah angka 14% sesuai dengan target Nasional.“, ungkapnya.
Peliput/Penulis : Natasha | Editor : Donni
