
Sekretaris Daerah Kutai Barat, Ayonius menyampaikan sambutan pada pembukaan rapat evaluasi kinerja penanganan stunting tingkat kabupaten tahun 2024. Hotel Mercure, Samarinda, Rabu (30/10/2024). Foto : Andreas
KOMINFOKUBAR-SAMARINDA. Sekretaris Daerah Kutai Barat, Ayonius, membuka rapat evaluasi kinerja penanganan stunting tingkat kabupaten tahun 2024, yang diadakan di Hotel Mercure, Samarinda, Rabu (30/10/2024). Rapat ini bertujuan untuk memastikan integrasi intervensi penurunan stunting yang melibatkan berbagai stakeholder dan masyarakat sesuai dengan arahan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Ayonius, Bupati Kutai Barat, FX. Yapan menekankan bahwa rapat evaluasi ini adalah tindak lanjut dari kinerja penanganan stunting sebagai bagian penting dari upaya percepatan penurunan angka stunting. Bupati berharap hasil rekomendasi rapat ini dapat mendukung target penurunan stunting sesuai yang tertuang dalam berita acara dan menjadi pedoman dalam meningkatkan capaian indikator program yang telah dilaksanakan.
“Tentunya kepada seluruh peserta rapat saya harap dapat mendengarkan setiap pemaparan materi dari narasumber. Pemahaman baik ini kemudian juga harus ditindaklanjuti dengan penerapan dilingkup wilayah kerjanya masing-masing. Optimalkanlah forum ini agar kita mencapai solusi yang dinamis dan perlakuan yang tepat terhadap kasus-kasus stunting yang terjadi terlebih pencegahannya,” sebutnya melalui Ayonius.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati FX. Yapan juga mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk mengambil peran aktif dalam penanganan stunting di Kutai Barat. Ia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan kontribusi pemikiran dari semua pihak untuk mengevaluasi dan menyusun langkah konvergen, terintegrasi, dan efektif dalam penanganan stunting.
“Kita semua yang hadir dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk kita sama-sama berkoordinasi, bersinergi dapat dan mengavaluasi upaya penanganan stunting yang telah dilakukan secara efektif, konvergen dan terintergrasi dengan melibatkan lintas sektor di wilayah kita ini,” pungkasnya.
Peliput/Penulis : Andreas | Editor : Donni
