SENDAWAR- Alokasi Dana Kampung (ADK) tahun 2016 dilaksanakan di 19 Kampung dalam wilayah Barong Tongkok 2016. Hal ini disampaikan Camat Barong Tongkok, Yulius Aliansyah melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Santo ditemui diruang kerjanya, Rabu (25/1).
Santo menerangkan dari 19 kampung yang menggunakan ADK ini hampir rata-rata diperuntukkan bagi pembangunan Sarang Burung Walet atau kelanjutan pembangunannya.
Dijelaskanya, ada 10 kampung yang melaksanakan pembangunan sarang burung wallet seperti kampung Engkuni Pasek, Pepas Eheng, Pepas Asa, Muara Asa, Ongko Asa, Juaq Asa, Ngenyan Asa, Geleo Baru, Sendawar dan Belempung Ulaq. Sedangkan sisanya ada Sembilan (9) kampung yang melaksanakan berbagai kegiatan lainnya.
Lebih lanjut Santo mengatakan kesembilan kampung tersebut misalkan Kampung Mencimai membangun lanjutan Pembangunan Gedung Serba Guna (GSG). Kemudian Kampung Juhan Asa lanjutan pembangun

an kolam ikan dan fasilitasnya. Kampung Asa kegiatan pemeliharaan dan perawatan aset kampung.
Selanjutnya, kampung Ombau Asa kegiatan pemagaran lapangan sepak bola. Kampung Gemuhan Asa kegiatan lanjutan pembangunan kantor kepala kampung. Kampung Geleo Asa kegiatan rehab panggung, rehab gedung TK dan perawatan gedung dan aset kampung. Kampung Rejo Basuki kegiatan perepan Gapura dan perawatan aset kampung, perawatan kantor kampung. Kampung Sumber Sari pemeliharaan dan perawatan aset kampung. Kampung Balok Asa kegiatan perawatan gedung BPU (pengecetan) dan pembangunan 1 unit WC BPU.
“ADK yang diterima tiap-tiap kampung sebesar Rp 150 juta, dimana berbagai kegiatan dilaksanakan sesuai dengan peruntukkan. Manfaatnya dapat dirasakan di tiap-tiap kampung penerima. Apabila tidak sesuai dengan yang diajukan maka, pihak aparat kampung dan juga pihak kecamatan turun ke lapangan untuk mengecek hal tersebut, ”bebernya.
Berharap dengan dibangunnya berbagai kegiatan ataupun bangunan dikampung dapat menjadikan pemasukan bagi kampung itu sendiri. Sehingga, pemasukan yang ada dapat dimanfaatkan aparat kampung menjadi pemasukan dan kampung tersebut menuju kampung yang mandiri, harap Santo. (hms 19)
