SENDAWAR- Assisten I, Drs Yacob Tullur memimpin Rapat Koordinasi Tim Terpadu Illegal Logging, Illegal Fishing dan Illegal Mining yang dilaksanakan di Ruang Rapat Diklat lantai III, Kantor Bupati Kutai Barat, Rabu (5/4).
Rapat yang dihadiri, dari Assisten II, Drs Yohanes Kinam, Assisten III, Drs Gabriel Oktavianus, Kepala Dinas, Kepala Badan, Polres Kubar, Kodim 0912 Kubar, Kejaksanaan Tinggi Kab Kubar, dan Camat-Camat 16 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Assisten I, Drs Yacob Tullur menegaskan tidaklah mungkin masyarakat berbuat sesuatu jika kebutuhan kesejahteraan masyarakat hidupnya tercukupi pada hal-hal yang legal. Memang perlu kehati-hatian kita didalam menyikapi keterkaitan Illegal Logging, Illegal Fishing dan Illegal Mining. Beberapa hal yang terjadi Illegal tetapi sebenarnya bukan unsur kesengajaan, kita juga harus melihat latar belakang hal yang terkait kegiatan Illegal tersebut. Misalkan dalam kegiatan warga memotong kayu, dimana kegunaan kayu tersebut apakah untuk membangun rumah atau untuk memperkaya diri, tegasnya.
Untuk itu kedepan tim di masing-masing tiap kecamatan terutama Camat-Camat buat pemetaan daerah-daerah mana saja yang rawan Illegal Logging, Illegal Fishing bahkan Illegal Mining. Dimana untuk memberikan kemudahan bagi tim dalam mengawasi dan menyikapi terkait kegiatan Illegal tersebut, tegas Drs Yacob Tullur lagi.
Sementara itu, Assisten II, Yohanes Kinam mengimbau dari beberapa kecamatan baru satu kecamatan yang melaporkan adanya kegiatan illegal. Ini juga menjadi motivasi bagi kecamatan lainnya dalam mengawasi daerahnya terkait dengan Illegal Logging, Illegal Fishing dan Illegal Mining.
Hal senada dikatakan Assisten III, Drs Gabriel Oktavianus dengan adanya Rapat ini merupakan bagian dari tugas kita semua dalam rangka mengamankan hal-hal yang diluar koridor, sehingga kedepan dapat mengurangi gangguan.
“ Ini merupakan tugas baru bagi Camat-Camat dalam melaksanakan tugas di tempat masing-masing, silahkan melihat hal-hal apa yang menjadi kegiatan di masyarakat. Jika ada yang mengganggu ketertiban atau kerusakan alam, bisa menyampaikan ke Kabupaten secara berjenjang melalui Tim Terpadu ini,”pintanya.
Selain itu, Kepala Bagian Pembangunan pada Setkab Kubar, Silavanus Ngampun menambahkan kegiatan Tim Terpadu ini telah dibentuk kepengurusannya dengan diperkuat dengan Surat keputusan (SK). Kedepan akan membuat regulasi kriteria-kriteria yang termasuk Illegal Logging, Illegal Fishing dan Illegal Mining. Ketua Tim yang terdiri dari Camat agar mendata dan juga sekaligus sosialiasasi dan memberikan pemberitahuan pada warganya agar tidak melakukan hal-hal yang mengarah kepada tindakan-tindakan yang mengarah ke Illegal tersebut. Tim ini sendiri mengarah kepada pencegahan terhadap kegiatan Illegal, jelasnya. (hms 19)



bahkan, bahkan PBB mencatat bahwa penduduk dunia akan mencapai sembilan milyar pada pertengahan abad 21 yang saat ini diperkirakan telah mencapai sekitar lebih 7.3 milyar jiwa. Permintaan bahan makanan dan bahan bakar semakin meningkat. 54 persen penduduk dunia bermukim di perkotaan dan diperkirakan melonjak menjadi 66% pada tahun 2050. Disamping itu, kesenjangan pendapatan semakin meningkat. Kemiskinan dan pengangguran masih mewarnai sebagian besar belahan dunia. Masih sangat terasa ketidaksetaraan dalam setiap dimensi, baik dimensi pendidikan, gender, etnik dan kelompok-kelompok ras. Lebih ironis lagi, sekitar 1,2 miliar penduduk dunia masih hidup tanpa listrik. 2,8 miliar orang masih memasak makanan dengan menggunakan bahan bakar padat. 748 juta orang masih tidak memiliki akses terhadap air minum yang sehat dan aman.



Balai Latihan Masyarakat Banjarmasin Tahun anggaran 2017. Turut hadir Asisten II dan kepala DPMK.








