Author: Emanuel Akin
Senam Sehat Membawa Kebahagiaan
SENDAWAR- Ratusan warga yang terdiri dari anak-anak sekolah, guru-guru dan juga organisasi keagamaan berkumpul di halaman kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (7/1).
Berkumpul dalam rangka kegiatan senam sehat dan Jalan Santai Kerukunan Umat Beragama yang dilaksanakan menyambut Hari Amal Bakhti ke-71.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, H M Isnaini mengatakan ini merupakan rangkaian kegiatan HAB ke-71.
“ Dengan kegiatan ini merupakan suatu moment agar terwujudnya kerukunan seluruh umat beragama. Serta bisa membaur, menyatu untuk merayakan HAB ke-71. Ada beberapa agenda kegiatan dalam menyambut HAB ke-71,”jelasnya.
Dengan momentum HAB ini terwujudnya suatu kerukunan semua umat beragama, dapat membaur, menyatu untuk merayakan secara bersama-sama.
Adapun puluhan hadiah yang disiapkan baik dari barang-barang elektronik rumah tangga seperti kipas angin, seterika, televisi, dan lain sebagainya menjadi memotivasi peserta yang ikut kegiatan tersebut, jelas Isnaini.
Dalam kesempatan ini juga tidak henti-hentinya untuk memberikan himbauan agar tetap menjaga Kutai Barat yang selalu hidup rukun, tentram, toleransi dan lain sebagainya,harapnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Anisa seorang Pelajar mengatakan Alhmadullilah tidak menyangka mendapat hadiah, ngebayang pun tidak, tetapi tetap berharap mendapatkan hadiah, kelakarnya. (hms 19)
Perayaan Natal Kawanua
SENDAWAR- Kerukunan Keluarga Kawanua (K-3) atau Manado yang berasal dari Propinsi Sulawesi Utara adakan Perayaan Natal. Dengan Tema Selalu Hidup Berdamai Seorang Dengan Yang Lain (Markus 9:50b) dan Sub Tema Dengan Hikmah Natal Yang Penuh Kasih dan Damai Kita Tingkatkan Semangat Torang Samua Bersudara Di Tanaa Purai Ngeriman For Hari Esok Yang Lebe Bae Dari Hari Ini berlangsung di Balai Pertemuan Umum Tanaa Purai Ngeriman, Selasa (24/1)malam.
Sambutan Bupati Kutai Barat, FX Yapan yang dibacakan Assisten II, Drs Yohanes Kinam mengatakan perayaan Natal merupakan bentuk aktualisasi iman dan kasih kepada Tuhan dan sesama, melalui berbagai tugas pelayanan dan pengabdian sesuai dengan karunia juga talenta yang kita miliki, agar sekiranya kita dapat saling melengkapi, menciptakan keharmonisan, saling memaafkan, membina kerukunan dan kedamaian.
Bupati berpesan dalam sambutannya, Kepada Keluarga Besar Kerukunan Kawanua hendaknya kita dapat menjadi mitra Pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan melalui program-program kerja yang perduli atas pembangunan disegala aspek kehidupan termasuk didalamnya mendukung lewat doa juga partisipasi aktif be

rbagai kebijakan dan program pemerintah, demi mewujudkan HARI ESOK YANG LEBIH BAIK DARIPADA HARI INI di Kabupaten Kutai Barat.
Dalam sambutan tersebut juga dikatakan, kita sadari bersama, bahwa di Kabupaten Kutai Barat sendiri terdapat kemajemukan suku, agama, etnis, bahasa serta budaya. Kunci utama menghadapi kemajemukan ini, antara lain dengan membangun kebersamaan, saling menghormati serta saling menghargai perbedaan masing-masing. Keberagaman yang ada disekitar kita harus disikapi dengan penuh rasa syukur, karena ini adalah bagian dari anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita bukan untuk menjadi akar permasalahan dan kebencian. Kita harus saling perduli dan mau menolong satu sama lain tanpa terkecuali sebab kita adalah sama, imbau Bupati.
Selain itu, Ketua Panitia Natal, Marlin Sumual menerangkan kegiatan Natal ini merupakan kegiatan tahunan dimana tujuan menjalin persekutuan, membina hubungan yang baik antara sesama warga Kawanua, memberikan perhatian yang khusus kepada warga Kawanua juga yang belum aktif dalam Paguyuban Kerukunan ini. Serta memberikan motivasi bagi warga Kawanua supaya bisa hidup bergandengan tangan dengan semua orang untuk dapat mewujudkan hari esok lebih baik dari hari ini.
“ Keberadaan Kerukunan Keluarga Kawanua di Kabupaten Kutai Barat kurang lebih 15 tahun, sudah sejak lama membaur dengan warga Kutai Barat. Bahkan ada yang perkawinan dengan masyarakat Khas Kubar. Ikut andil membangun Kutai Barat dalam hal rohani maupun pembangunan. Berharap kedepan bisa bersama-sama dengan Pemkab Kubar untuk membangun Kutai Barat dan sejalan dengan Program yakni dengan menanam beberapa bibit-bibit sayur ,”jelasnya.
Sementara itu, Ketua K-3 Kabupaten Kubar, Fary Walanda menambahkan K-3 datang dalam wilayah Kubar pada awal tahun 90’an. Sekarang jumlah sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) dimana sebanyak 187 KK hampir Pendeta. Warga Paguyuban K-3 tersebar di hampir 167 Kampung dari 190 Kampung yang ada, 112 kk yang sudah kawin campur dengan warga lokal.
Paguyuban warga K-3 menyadari dikirim Tuhan untuk datang dan membangun warga Kubar dalam pelayanan, jelasnya.
Turut Hadir, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). (hms 19)
Percepatan Perkebunan
SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Bagian Ekonomi Setkab Kubar adakan pertemuan terkait fasilitasi Percepatan Perkebunan. Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan dan dihadiri beberapa camat-camat dilingkungan Pemkab Kubar dilaksanakan di Ruang Koordinasi Lantai III, Kantor Bupati, Kamis (26/1).
Wabup, H Edyanto Arkan mengatakan sangat penting kegiatan seperti ini dilakukan guna percepatan fasilitasi perkebunan di Kubar yang sudah dimulai beberapa waktu yang lalu. “Sampai sekarang perkembangannya belum menggembirakan, untuk itu pertemuan kali ini mencoba membedah dan mencari jalan keluar dari permasalahan dibidang perkebunan terkait hak, kewajiban serta tanggungjawab oleh para pihak baik

pemerintah, perusahaan serta masyarakat,”terangnya.
Wabup meminta kepada para Camat-Camat dimana daerahnya terdapat lahan perkebunan dikelola dioperasikan perusahaan untuk dapat menyamakan persepsi yakni bagaimana perkebunan ini dapat memberikan manfaat yang bagi pada masyarakat, izin yang diberikan kepada Perusahaan dibidang perkebunan sangatlah besar. Dimana jika investasi perkebunan beroperasi, ini salah satu yang dapat mempercepat pembangunan di Kubar, jelasnya.
“ Namun dilapangan banyak sekali permasalahan yang terkait perkebunan, untuk itu para Camat sebagai kepala wilayah dikecamatan masing-masing dalam menyampaikan aspirasi masyarakat tentunya juga sejalan dengan visi da

n misi Pemkab Kubar. Sehingga dua kepentingan ini dalam mengkomunikasikan kepada masyarakat tujuan akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Wabup.
Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat, Finsen Allotodang menambahkan selain permasalahan ada juga beberapa hal-hal yang menyangkut informasi bagi Camat. Seperti Perusahaan Perkebunan yang memiliki izin perkebunan wajib membangun perkebunan bagi masyarakat paling rendah 20 persen dari jumlah perkebunan yang diberikan izin, jelasnya.
“ Pembangunan untuk masyarakat ada beberapa pola yang bisa digunakan dan komitmen dengan masyarakat. Kewajiban dari Perusahaan yakni mengenai kemitraan yakni harus melakukan pembangunan kebun bagi masyarakat. Tinggal polanya saja yang disepakati, serta juga polanya melihat potensi anak-anak sekolah agar bisa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya, “tutur Finsen Allotodang.
Turut hadir Kepala Bagian Ekonomi, Andi Kristison, Beberapa Camat-Camat dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat.
Diketahui ada sekitar 36 izin perkebunan yang diberikan dan tersebar kurang lebih di 10 kecamatan. (hms19)
Pelantikan Kepengurusan Muslimat NU dan Fatayat NU Kutai Barat
SENDAWAR- Hj Isnaini Indah Wahyuni dilantik sebagai Ketua Muslimat NU Cabang Kutai Barat 2016-2021 dan Hamidah dilantik sebagai Ketua Fatayat NU Cabang Kutai Barat 2015-2020 oleh jajaran kepengurusan Muslimat dan Fatayat NU Propinsi Kaltim.

Pelantikan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum Tanaa Purai Ngeriman, Minggu (22/1) ini, sekaligus pelantikan Anak Cabang, Ranting dan Pengurus Fatayat Muslimat NU Kutai Barat.
Pelantikan yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Drs Rakhmad mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat membacakan Sambutan Bu
pati Kutai Barat, FX Yapan menyampaikan Keberadaan para pengurus dan Fatayat Muslimat NU ini sekiranya dapat menjadi awal baik dalam pengupayaan peneg

uhan dan penguatan iman serta kesetaraan gender.
Bupati juga berharap dalam sambutannya, melalui kegiatan dakwah Islam saya berharap para pengurus kedepan dapat merencanakan dan melaksanakan program yang juga bertujuan akhir demi suksesnya pembangunan manusia Kutai Barat yang pancasilais dan humanis. ditunjukkan dengan adanya dedikasi, etos kerja, loyalitas dan semangat pengabdian yang luhur dan tanpa pamrih untuk berkarya demi terwujudnya “Hari Esok yang Lebih Baik daripada Hari Ini”.
Sementara itu, Ketua Muslimat NU Cabang Kutai Barat, Hj Isnaini mengatakan siap menjalankan tugas yang diamanatkan dengan penuh komitmen sesuai dengan undang-undang yang berlaku. “ Adanya harapan bagi kepengurusan yang baru dilantik ini menjadikan organisasi ini besar dan maju seperti organisasi sebelumnya. Pelantikan anak cabang sendiri baru ada 10 kecamatan dari 16 kecamatan yang ada. Insyallah kedepan akan dilantik lagi bagi kecamatan yang belum,”jelasnya.
Marilah sama-sama bekerjasama dan berkomitmen untuk menjadikan Lebih produktif, inovasi dan berjalan dengan keseriusasn dan keikhlasan,ajak H Isnaini.
Turut hadir,Ketua NU Kutai Barat, Syaiful, Ketua Pengurus Muslimat NU Propinsi Kaltim, DR Hj Aminah, Ketua Fatayat NU Propinsi Kaltim, Irilawati,
Perwakilan Polres Kubar oleh Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) IPTU Sutiono. (hms19)
KUNJUNGAN KERJA KOMISI 1 DPRD KUTAI KARTANEGARA
SENDAWAR – Komisi I DPRD Kutai Karta Negara (Kukar) yang dipimpin langsung Ketua Komisi I Abdul Rasid dan Wakil Ketua Komisi I Jumarin Thripada, serta delapan Anggota

Komisi yang melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Kubar diterima langsung oleh Sekretaris Kabupaten Drs Aminuddin M Si diruang rapat Koordinasi kantor Bupati lantai III, Jumat (27/1).

Agenda kunjungan kerja Komisi I DPRD Kukar tersebut selain bersilaturahmi dengan Pemkab Kubar juga untuk membahas lebih lanjut penyelesaian tapal batas antar Kecamatan dan Kampung yang berbatasan langsung di Kabupaten Kukar dan Kubar. Turut hadir Asisten I, II, dan III, serta para Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kubar.
Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kabupaten Drs Aminuddin M Si menjelaskan ada 5 Kecamatan yang berbatasan langsung seperti Kecamatan Muara Muntai dengan Kecamatan Bongan dengan jarak kurang lebih 62 Km, dengan Kecamatan Jempang kurang lebih 2 Km, dengan Kecamatan Penyinggahan kurang lebih 27.7 Km. selanjutnya Kecamatan Muara Wis berbatasan dengan Kecamatan Muara Pahu kurang lebih 21 Km, Kecamatan Mook Manaar Bulatn kurang lebih 30 Km, kemudian Kecamatan Kenohan berbatasan dengan Kecamatan Mook Manaar
Bulatn kurang lebih 20 km, Kecamatan Kembang Janggut berbatasan dengan Kecamatan Mook Manaar Bulatn kurang lebih 3 Km, dengan Kecamatan Long Iram kurang lebih 43 Km, selanjutnya Kecamatan Tabang berbatasan dengan Kecamatan Long Iram kurang lebih 40 Km.
Selanjutnya untuk permasalahan batas wilayah, Kubar dan Kukar dikarenakan batas antara kedua daerah masih bersifat indikatif dan belum ada penegasan secara pasti dilapangan. Dari segmen batas antara kedua daerah sepanjang kurang lebih 248.7 Km yang telah disepakati baru sepanjang kurang lebih 62.1 Km, sedangkan sisanya sepanjang kurang lebih 186.6 Km masih perlu dilakukan penataan batas wilayah.
Sekretaris
Kabupaten juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Komisi I DPRD Kukar dan silaturahmi dengan Pemkab Kubar. Dan pada waktu yang lalu dalam penyelesaia
n tapal batas Pemkab Kubar dan Kukar sudah melakukan penandatangan MoU, tentu kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dari DPRD sebagai perwakilan warga kita yang ada.
Dalam kesempatan Ketua Komisi I DPRD Kukar Abdul Rasid menjelaskan, kunjungan kerja ke Kubar yang pertama memang dalam rangka silaturahmi dengan Pemkab Kubar, selain
itu juga berkaitan dengan persoalan-persoalan tapal batas di Kukar dan Kubar. Tentu dalam penanganan dan penyelesainnya perlu dilakukan secara bijak, karena secara administrasi Pemkab Kukar juga sudah melakukan upaya-upaya penyelesaian persoalan. Penyelesaian tapal batas Kukar dan Kubar bisa segera diselesaikan, dan menjadi prioritas kita bersama. (hms10)
Dipastikan Pembangunan ATJ Dilanjutkan Tahun Depan
SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memastikan pembangunan Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) yang terletak di Kelurahan Melak Ilir, akan di lanjutkan di tahun 2018 mendatang. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kubar Philip.
Ia menuturkan bahwasanya di awal bulan tahun depan atau Januari, pihaknya akan menyiapkan pemberkasan lelang pembangunan lanjutan jembatan ATJ.
“ Pembangunan Jembatan ATJ pasti kita lanjutkan tahun depan, kerena jembatan itu merupakan prioritas kita,” tegasnya.
Pasalnya jembatan yang terletak di Melak Ilir ini bakal menjadi ikon di “Tanaa Purai Ngeriman’.
Jembatan ini berperan penting untuk membuka isolasi daerah. Sebab ATJ di jalur sebelah kanan terhubung dengan Kecamatan Kota Bangun Kutai Kartanegara (Kukar), selanjutnya melalui Jembatan Martadipura menuju Samarinda. Sedangkan jalur sebelah kirinya terakses ke wilayah Kutai Timur (Kutim).
Memang kata pria berkaca mata itu, pembangunan jembatan sejak tahun 2012 ini sempat mengalami pemberhentian pengerjaan.
Pemberhentian pekerjaan sementara dilakukan kata Philip menyusul adanya audit proses hitung ulang karena beberapa material mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan dari tahun 2012 yang lalu oleh karenanya dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Penghitungan itu dilakukan untuk mengetahui besaran volume bangunan itu lagi dan biaya yang harus dikeluarkan.
“Kami optimis proyek ini akan rampung karena pembangunannya terus kami lanjutkan,” pungkasnya.(NAW)










