Dispora Kutai Barat Gelar Rakor Persiapan HUT RI Ke-77

Dispora Kutai Barat Gelar Rakor Persiapan HUT RI Ke-77

Rapat koordinasi membahas persiapan dan pelaksanaan HUT RI ke-77 yang dipimpin Kepala Dispora Kutai Barat Gamas Laden. Foto : Doni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dinas pemuda dan olahraga Kutai Barat menggelar rapat koordinasi membahas pelaksanaan HUT RI ke-77, bertempat di ruang Diklat, sekretariat kabupaten Kutai Barat  Sendawar. Rabu(8/6/2022).

Rapat tersebut di hadiri setiap perwakilan instansi terkait, mulai dari organisasi perangkat daerah hingga kepolisian resort dan komando distrik militer,  rapat  dipimpin oleh kepala Dispora Kutai Barat, Gamas Laden.

Rapat tersebut digelar dalam rangka untuk menyusun garis besar pelaksanaan peringatan HUT RI ke-77 di Kabupaten Kutai Barat, dimana agenda yang dibahas antara lain; menentukan  kordinator pada susunan panitia, penentuan petugas upacara, paskibra, rangkaian acara hingga penutup.

Kepala Dispora Kutai Barat, Gamas Laden saat mengawali rapat mengatakan bahwa Kutai Barat sudah 2 tahun melaksanakan peringatan HUT RI dengan pola protokol ditengah pandemi, sehingga melalui rapat ini dapat merumuskan susunan kepanitiaan, selain itu juga memperoleh saran dan usulan agar pelaksanaan berjalan secara efesien dan seefektif mungkin.

“Agar tujuan utama kita dalam merayakan hari peringatan kemerdekaan berjalan baik,” harapnya.

Gamas Laden juga mengungkapkan saat ini status pandemi masih belum berubah, ditambah belum terbit petunjuk teknis maupun edaran terkait pelaksanaan peringatan HUT RI. Sehingga pola pelaksanaan masih belum diputuskan terutama pemilihan tempat untuk pelaksanaan upacara. Maka rapat tersebut hanya menghasilkan susunan pengisi koordinator pada kepanitiaan. Dimana ketua umumnya adalah Kepala Dispora Kutai Barat.

“Saya harapkan setelah rapat ini, semua teman yang hadir dapat menyusun rancangan untuk kesiapan dalam mempersiapkan peringatan, semoga semua selalu sehat sehingga pada saat pelaksanaannya nanti kita bersama sama berkontribusi bagi Kutai barat tercinta ini,” ungkap Gamas Laden.

Untuk diketahui Dispora Kutai barat telah menyeleksi putra putri Kutai Barat menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) dengan jumlah 69 orang dan saat ini masih  melakukan latihan.

 

Penulis  :  Doni.      Editor : Emanuel

178 Guru Yang Menjadi Calon PPPK Tahap II Menerima SK

178 Guru Yang Menjadi Calon PPPK Tahap II Menerima SK

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius menyerahkan SK, SPK dan SPMT secara simbolis kepada perwakilan Calon PPPK. Foto : Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan Penyerahan SK, SPK dan SPMT Calon Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja  Tahap  II, penyerahan SK diberikan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Ayonius kepada perwakilan Calon PPPK dan dihadiri oleh kepala Dinas Pendidikan serta seluruh Calon PPPK, kegiatan ini berlangsung di Gedung Aji Tullur Jejangkat. Selasa (7/06/2022).

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Ayonius mengucapkan selamat dan sukses kepada para calon PPPK yang menerima SK pada hari ini, semoga kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi melaksanakan dan bertanggung jawab terhadap pendidikan di Kutai Barat sehingga bisa menciptakan SDM yang berkualitas terutama disaat ini kita sebagai penyangga IKN.

“Semoga kedepannya terus meningkatkan kapasitas  karena ilmu pengetahuan selalu berkembang sehingga bisa membantu menciptakan sumber daya manusia dan generasi muda yang berkualitas untuk membangun Kutai Barat agar semakin maju, oleh karena itu menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab untuk menciptakan  sumber daya yang berkualitas yang sanggup bersaing dan memenuhi kebutuhan di setiap bidang yang dibutuhkan dan juga diharapkan agar lebih peka dalam memberikan pengajaran agar tidak menyama ratakan kemampuan semua siswa karena setiap siswa mempunyai kemampuan yang berbeda–beda,” pesannya.

Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat Silvanus Ngampun mengatakan, tes penerimaan calon PPPK dilakukan dalam 3 tahap dan hari ini diberikan SK kepada para calon PPPK yang telah lulus pada tahap II yakni sebanyak 178 orang Guru yang menjadi PPPK dan diharapkan agar kepada para Calon PPPK untuk semakin bersemangat lagi dalam proses belajar dan mengajar. Terus berinovasi karena setiap tahun pendidikan terus berkembang dan juga harus selalu taat kepada peraturan yang ada terutama tentang persiapan segala berkas yang diperlukan jangan sampai terlambat diberikan agar kedepannya urusan data diri bisa segera dilengkapi,” pungkasnya.

 

Penulis : Andreas.    Editor : Emanuel

Rakor Tindak Lanjut Penetapan Rehabilitasi DAS Di Daerah Danau Jempang

Rakor Tindak Lanjut Penetapan Rehabilitasi DAS Di Daerah Danau Jempang

Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat Edyanto Arkan (kedua dari kiri) saat membuka sekaligus memberikan arahan pada rakor tindak lanjut penetapan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS). Foto : Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui bagian Sumber Daya Alam (SDA) menggelar rapat Koordinasi tindak lanjut penetapan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di daerah danau Jempang di Kecamatan Jempang. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan ini turut didampingi Kabag Bagian SDA, Kabid PPKLH, Kadis Pariwisata dan Perwakilan KPHP Kecamatan Damai serta di hadiri oleh para petinggi dan perusahaan terkait, bertempat di Ruang diklat lantai III Sekretariat Kabupaten  Kutai Barat. Selasa (31/05/2022).

Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat Edyanto Arkan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait baik dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Kalimantan Timur dan perusahaan yang ada dikabupaten Kutai Barat dimana keprihatinan kita bersama dalam beberapa waktu lalu ada rehabilitasi namun rehabilitasi tersebut dilakukan diluar Kabupaten Kutai Barat.

“Karena tidak adanya lahan kritis yang clear ditunjukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat saat itu, sehingga rehabilitasi dilakukan diluar Kutai Barat dan inilah membuat kita prihatin dan keprihatinan itu kita mencoba merumuskan, dimana BPDAS juga sama penilaiannya dan kita ingin mengoptimalkannya di Kutai Barat, sebab wilayah yang dieksploitasi sumber daya alamnya ada di Kabupaten Kutai Barat dan wilayah kritisnya masih banyak di Kutai Barat,” ujar Wakil Bupati.

Kemudian wakil Bupati  Kutai Barat menambahkan berdasarkan dan klarifikasi yang dilakukan oleh KPHP Kecamatan Damai menyatakan juga masih banyak lahan kritis yang ada di Kabupaten Kutai Barat salah satunya ada di Danau Jempang. Kemudian dengan program-program rehabilitasi tersebut dapat dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup, kemudian disektor wisata beserta tiga perusahaan yaitu PT.GBU, PT. APMC dan PT. MBL untuk  dapat bersama-sama bersinergitas dalam melakukan pengembangan dan rehabilitasi di daerah danau Jempang tersebut.

“Rehabilitasi yang dilakukan di danau Jempang  ini merupakan salah satu tujuan utama, karena danau Jempang sebagaimana diketahui memiliki fungsi yang sangat strategis bukan hanya untuk Kabupaten Kutai Barat tetapi juga untuk Kalimantan Timur. Dan kita juga melihat potensi-potensi yang ada di Danau Jempang itu sangat luar biasa dan selain untuk kegiatan rehabilitasi tetapi kita dapat berpikir bersama-sama agar bisa disertakan dengan pengembangan di sektor wisata, kemudian pengembangan wilayah karena disana ada wilayah-wilayah perkampungan yang sebagaian terisolir dan jalur jalan yang cukup jauh.” Jelasnya

Lebih lanjut Ediyanto Arkan mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat mengucapkan rasa terimakasih kepada BPDAS Kalimntan Timur yang memberikan perhatian kepada Kabupaten Kutai Barat untuk bersama-sama mengoptimalkan potensi atau kewajiban perusahaan yang telah mendapatkan fasilitas dari kementerian kehutanan untuk melakukan rehabilitasi didalam wilayah Kutai Barat.

“Kami juga berharap kepada BPDAS dan juga KPHP agar tidak lagi terjadi rehabilitasi diluar daerah Kabupaten Kutai Barat, dengan alasan tidak adanya lahan kritis padahal setelah diteliti dan diperdalam dengan KPHP ternyata ada banyak lahan kritis yang masih dapat di lakukan program rehabilitasi tersebut. Kemudian atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat saya mengucapkan rasa terimakasih kepada BPDAS, KPHP Damai, dan Perusahaan terkait yang sudah memberikan perhatian untuk bersama-sama berkomitmen dalam melakukan rehabilitasi di Kutai Barat.” Pungkas Wakil Bupati.

 

Penulis : Welin.   Editor : Emanuel

Pemkab Kutai Barat Melalui DPPKBP3A Ikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2022

Pemkab Kutai Barat Melalui DPPKBP3A Ikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2022

Bupati Kutai Barat  FX. Yapan didampingi  wakil Bupati dan Plt. Asisten II Nopandel saat mengikuti  kegiatan verifikasi lapangan Hybrid (VLH) evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2022. Foto : Didi (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) mengikuti pelaksanaan verifikasi lapangan Hybrid (VLH) evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2022 di Kabupaten Kutai Barat. Verifikasi tersebut merupakan salah satu langkah untuk mempertahankan predikat KLA yang diraih pada tahun 2021 lalu. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Barat FX. Yapan, bertempat di ruang Koordinasi Lt. III Setkab Kutai Barat. Selasa (31/05/2022).

Kegiatan ini digagas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan, Plt. Asisten II Novandel, Tim Pelaksana Evaluasi KLA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, perwakilan dari Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Timur, Sekretaris DPPKBP3A Kabupaten Kutai Barat, Forum Anak Kutai Barat, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Bupati Kutai Barat  FX. Yapan  dalam sambutannya mengatakan, perlu adanya komitmen dalam pemenuhan kebutuhan anak untuk mewujudkan sekaligus mempertahankan KLA di Kabupaten Kutai Barat.

“Perlu adanya komitmen dan strategi yang harus kita lakukan, karena anak merupakan aset sumber daya manusia yang harus mendapat perhatian penuh dari kita untuk mewujudkan sekaligus mempertahankan KLA yang telah diperoleh di tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Tahun 2022 ini Pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah mengikuti penilaian evaluasi mandiri melalui sistem online yang mendapatkan predikat nilai sebesar 736,05.

“Menurut hemat Saya, mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak bukan hanya menjadi tanggung jawab DPPKBP3A tetapi ini adalah tanggung jawab kita bersama agar Kutai Barat berhasil menuju KLA dan lebih dari itu pemenuhan hak anak serta segala sesuatu yang berkaitan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Bupati Kutai Barat FX Yapan.

Sebagai bentuk dukungan Kabupaten Kutai Barat untuk pemenuhan KLA telah ditetapkan puskesmas ramah anak  sebanyak 19 (sembilan belas) puskesmas yang tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Kutai Barat dan serta juga sekolah ramah anak sebanyak 11 (sebelas)  sekolah.

Bupati Kutai Barat juga menghimbau untuk lebih menguatkan implementasi Kabupaten Layak Anak kepada seluruh stakeholder terkait perlu melakukan evaluasi secara mendalam untuk menjawab dinamika yang terjadi khususnya pada indikator – indikator KLA.

“Selain menjadi ukuran capaian indikator  KLA diharapkan mampu mengakomodir dinamika –dinamika yang ada sehingga pengembangan KLA tidak menciptakan sistem pemenuhan  hak –hak anak yang statis tetapi menjadi sebuah sistem yang  pemenuhan anak yang aktual dan kontekstual dengan isu dan potensi lokal,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris DPPKBP3A Kutai Barat Rusminah mengungkapkan bahwa konferensi Hak Anak mengamanatkan lima klaster substantif hak anak dalam upaya melindungi anak, yaitu klaster pertama pemenuhan hak anak dan pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak, klaster kedua pemenuhan hak anak atas lingkungan keluarga, klaster ketiga pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan, klaster ke empat pemenuhan anak atas pendidikan dan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya dan terakhir klaster lima yaitu perlindungan khusus.

“Dengan terselenggaranya kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid Kabupaten Layak Anak tahun 2022 dapat memberikan manfaat yang besar untuk memastikan bahwa hak – hak setiap anak dapat terpenuhi dan semoga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam upaya pengembangan KLA serta meningkatkan kombinasi semua pihak dalam pemenuhan hak anak serta perlindungan anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” tutup Rusminah.

 

Penulis : Didi.   Editor : Emanuel

Pendapat Akhir Fraksi Dan Persetujuan Bersama DPRD Dan Kepala Daerah Terhadap Raperda Pemerintah Tahun 2022

Pendapat Akhir Fraksi Dan Persetujuan Bersama DPRD Dan Kepala Daerah Terhadap Raperda Pemerintah Tahun 2022

Wakil Bupati Kutai Barat Edianto Arkan saat menandatangai nota persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah Terhadap Raperda Pemerintah Tahun 2022 disaksikan Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Kutai Barat. Foto : Ester (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Rapat Paripurna II tahun 2022 mengagendakan Pendapat Akhir Fraksi dan Persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah Terhadap Raperda Pemerintah Tahun 2022, Bertempat di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kutai Barat, Rapat paripurna diikuti 21 anggota DPRD dan dipimpin Ketua DPRD Ridwai, SH dari pemerintah Kubar dihadiri wakil Bupati Kubar H. Edianto Arkan, SE,  perwakilan OPD dan para undangan lainnya secara langsung. (Senin, 30/05/2022).

Dari Lima Rancangan Peraturan Daerah yang diusulkan pemerintah ada tiga yang disahkan menjadi PERDA Kabupaten Kutai Barat yaitu Raperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2015 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Raperda Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kutai Barat dan Raperda Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 02 Tahun 2013 tentang Tarif Pelayanan Kesehatan Pada Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Insan Sendawar Kabupaten Kutai Barat. Dua Raperda Tentang Transmigrasi dan Raperda Pengarusutamaan Gender akan dibahas lebih lanjut.

Fraksi Fraksi DPRD Kabupaten Kutai Barat pada umumnya menerima dan menyetujui dengan perubahan Raperda pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang diawali oleh Fraksi PDI Perjuangan dengan juru bicara Ipin, S. Pd, Fraksi Hanura Yalmianus Handian, Fraksi Demokrat, Nasdem, Perindo Minarsih, Fraksi Amanat Gerakan Sejahtera Arkadius Eli.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang diwakili oleh Wakil Bupati  Edianto Arkan menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD Kutai Barat yang telah bekerja keras menjalankan fungsi dan peran dewan terhadap pembahasan Raperda sehingga dapat disahkan secara resmi.

“Atas nama pemerintah kabupaten Kutai Barat kami menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya atas kerja keras dan usahanya seluruh anggota dewan, sehingga Lima Raperda yang di sampaikan kepada DPRD, yang mana pada hari ini setelah melalui proses bertahap menyetujui dari lima Raperda yang di usulkan ada tiga yang di sahkan dan ditetapkan menjadi Perda dan dua Raperda akan segera di bahas kemudian,” ungkapnya

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih, semoga hari esok lebih baik dari hari ini.”  Pungkasnya.

 

Penulis : Ester.    Editor : Emanauel

Dinas Kesehatan Gelar Rakor Percepatan Eliminasi Malaria Yang ada di Kabupaten Kutai Barat

Dinas Kesehatan Gelar Rakor Percepatan Eliminasi Malaria Yang ada di Kabupaten Kutai Barat

Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat Edyanto Arkan (kedua dari kiri) saat membuka sekaligus memberikan arahan pada rapat koordinasi (Rakor) Percepatan Eliminasi Malaria Yang ada di Kabupaten Kutai Barat. Foto : Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Kesehatan Kutai Barat mengelar rapat koordinasi (Rakor) Percepatan Eliminasi Malaria Yang ada di Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan ini dipimpin dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan dengan didampingi perwakilan Kemenkes RI (Dirjen P2P), Perwakilan Dinas Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Kabupaten Kutai Barat, LKPWNU-Kalteng dan Perwakilan WHO Indonesia dengan turut dihadiri  perwakilan Kapolres Kutai Barat, perwakilan Kodim Kutai Barat, OPD dan Puskesmas terkait yang berlangsung hikmat di ruang Diklat lantai III Setkab Kutai Barat. Jum’at (27/05/2022).

Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat Edyanto Arkan mengatakan, sampai saat ini malaria menjadi masalah kesehatan di Indonesia karena malaria termasuk ke dalam penyakit menular tropis (tropical diseases) yang banyak terdapat di negara-negara beriklim tropis. Secara global Indonesia telah menyatakan komitmen dalam menanggulangi penyakit malaria dimana Indonesia menargetkan terbebas dari malaria dan mencapai eliminasi malaria secara nasional pada tahun 2030.

Kabupaten Kutai Barat sendiri merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang menjadi salah satu daerah eliminasi malaria. Berdasarkan data yang di dapatkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat, pada tahun 2019 terdapat 168 kasus malaria yang kemudian pada 2020 dan 2021 terdapat penurunan yakni dengan jumlah 78 kasus. Namun data terakhir menunjukkan terjadi kejadian peningkatan kasus yang berjumlah 18 kasus yang terdapat dipuskesmas Dilang Puti Kecamatan Bentian Besar. Hal inilah yang juga melatarbelakangi perlunya tindaklanjut yang komprehensif dan sinergitas terkait penanganan kasus eliminasi malaria.

Lebih lanjut Edyanto Arkan menyampaikan, Puskesmas sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat agar dapat menjalankan tiga fungsinya dengan baik, baik sebagai tempat pelayanan kesehatan, surveilans maupun sebagai penyuluh sehingga terdapat sosialisasi menyeluruh bagi masyarakat dalam upaya penanganan malaria di tiap wilayah kerja puskesmas.

Kemudian kita tidak bisa menganggap ini sesuatu hal yang kecil karena bukan tidak mungkin kasus ini akan terjadi transmisi ke daerah lainnya dan untuk mewujudkan Kabupaten Kutai Barat sebagai wilayah bebas malaria, “Tentunya bukan hanya menjadi tugas dari sektor kesehatan saja melainkan diperlukannya kerja sama dan sinergitas lintas sektor untuk mencapai tujuan tersebut dengan koordinasi dan pemahaman yang sama dari semua sebagai pemangku kebijakan untuk mewujudkan Kabupaten Kutai Barat sebagai wilayah bebas malaria.” Jelasnya

Wakil Bupati menambahkan dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi kita atas usaha yang telah dilakukan dan hal-hal apa saja yang perlu kita lakukan bersama ke depan sehingga target eliminasi malaria di Kabupaten Kutai Barat dapat tercapai pada tahun 2023 mendatang.

“Tentu besar harapan saya, apa yang menjadi hasil dari pertemuan hari ini dapat mendukung percepatan Eliminasi Malaria dalam wilayah Kutai Barat, yang kemudian akan berdampak pada peningkatan kualitas SDM pada bidang kesehatan. Kemudian saya berharap melalui Rakor pada hari ini dapat menghasilkan rumusan-rumusan, kesepakatan, kesepahaman, dan komitmen bersama untuk mengeliminasi Malaria yang ada dibeberapa tempat agar tidak menular ketempat lain. Kemudian kita juga bersepakat daerah yang belum terjadi kasus malaria dapat kita jaga jangan sampai ada terjadi kasus malaria tersebut.” Pungkasnya

 

Penulis  : Welin.  Editor : Emanuel

Bupati dan Wabup Hadiri Jamuan Makan Malam Bersama Danrem 091/ASN Dan Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Adat Serta Tokoh Masyarakat Kabupaten Kutai Barat.

Bupati dan Wabup Hadiri Jamuan Makan Malam Bersama Danrem 091/ASN Dan Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Adat Serta Tokoh Masyarakat Kabupaten Kutai Barat.

Jamuan malam dan tatap muka Bupati Kutai Barat FX. Yapan dan Wabup  bersama Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dandi Suryadi, SH, MH dan Istri Ny. Ira Dandi Suryadi  beserta rombongannya  saat kunjungan kerja di Kabupaten  Kubar. Foto : Ester (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Bupati Kutai Barat FX. Yapan beserta istri menyambut kedatangan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dandi Suryadi, SH, MH dan Istri Ny. Ira Dandi Suryadi  Ketua Persit KCK Korcab Danrem 091 beserta rombongan dalam jamuan makan malam dan tatap muka, Kunjungan ini merupakan kunjungan kerja Danrem 091/ASN Dandi Suryadi yang pertama di Kabupaten Kutai Barat. Rabu malam (26/05/2022).

Turut hadir dalam jamuan makan malam dan tatap muka Danrem 091/ASN bersama Forkopimda Wakil Bupati, Ketua DPRD, ketua Pengadilan Negeri, Kejari, Dandim, Kapolres, Ketua Pengadilan Agama, Kasrem, Kasirem, Kasintel Kosrem  Dandanma Korem, Kadis ESDM Propinsi Kaltim, Tokoh Agama, Tokoh Adat, serta Tokoh Masyarakat Kutai Barat.

Dalam sambutannya, Bupati FX. Yapan mengucapkan selamat datang kepada Danrem 091/ASN dan menjelaskan bahwa Pemkab Kutai Barat selama ini menjalin kerjasama yang baik bersama dengan kodim 091/ASN.

“Selamat datang kepada Danrem 091/ASN beserta rombongan dan terima kasih atas waktunya yang sudah meluangkan waktu untuk mengunjungi dan bersilahturahmi dengan kami di Kabupaten Kutai Barat,” ucapnya dalam sambutan.

Dalam paparannya  Bupati menjelaskan potensi yang dimilki oleh Kabupaten Kutai Barat.

“Kami di Kabupaten Kutai Barat ini memiliki daerah dan wilayah yang cukup luas. Dengan Potensi yang kami miliki, kami sedikit demi sedikit membangun Kutai Barat ini agar lebih maju. Dengan adanya Kunjungan Kerja ini memberikan inofasi dan motivasi kepada kami,” “Pemerintah juga berterima kasih kepada Kodim, karena sudah bekerja sama membantu Pemerintah membangun Kutai Barat untuk hari esok yang lebih baik.” Ujarnya

Di penghujung sambutannya Bupati meminta maaf atas segala kekurangan dan ketidak nyamanan dalam penyambutan.

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat meminta maaf yang sedalam-dalamnya atas kekurangan dan kekhilafan dalam penyambutan dan jamuan ini sekali lagi saya minta maaf.” Ungkap Bupati.

Sementara itu, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dandi Suryadi yang merupakan Putra Daerah Asal Tenggarong ini merasa bersyukur karena dapat mengunjungi Kabupaten Kabupaten Kutai Barat.

“Terima kasih kepada seluruh unsur forkopimda dan perangkat daerah, syukur Alhamdulillah saya boleh berkunjung dan bersilahturahmi di Kabupaten Kutai Barat suatu kesempatan yang sangat baik buat saya, serasa saya pulang ke kampung halaman,” ungkapnya.

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dandi Suryadi dalam sambutannya juga mengungkapkan dukungannya terhadap Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk mengelola SDA dan SDM agar lebih maju.

“Mari di genjot lagi Sumber Daya Manusia agar kita tidak tertinggal,  kelola Sumber Daya Alam yang melimpah ruah ini dengan tepat sehingga Kabupaten Kutai Barat dapat lebih maju, adil dan sejahtera,” terangnya.

Danrem 091/ASN mengatakan bahwa, untuk memajukan SDM dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan pertandingan olah raga untuk pemuda pemudi.

“Mari kita bina raganya pemuda pemudi Kutai Barat agar lebih kuat, jauh dari pergaulan bebas, narkoba, minum-minuman keras dan seks bebas dengan adanya kegiatan dapat merubah pola pikir yang benar sehingga ada terobosan-terobosan baru dan faham radikalisme dapat di musnahkan sebab pemuda pemudi merupakan generasi sasaran utama pembangunan.” Ungkapnya.

Danrem 091//ASN Brigjen TNI Dandi Suryadi juga menyampaikan agar selalu hidup sehat menjaga kebersihan, jangan membuang sampah sembarangan.

“Mari kita perangi sampah, jangan membiasakan diri membuang sampah sembarangan. Kita jaga hidup kita agar tetap sehat, kita jaga Kabupaten kita agar menjadi kota yang indah, sehat dan bersih.” Pungkasnya.

Dalam kesempatan itu pula, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memberikan cendera mata berupa kain tenun Ulap Doyo khas Kutai Barat sebagai bentuk penghormatan dan bentuk ucapan terima kasih karena telah mengunjungi Kabupaten Kutai Barat.

 

Penulis : Ester.  Editor : Emanuel

Dinas Kesehatan Gelar Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Di Halaman SDN 003 Kecamatan Melak

Dinas Kesehatan Gelar Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Di Halaman SDN 003 Kecamatan Melak

Pelaksanaan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Halaman SDN 003 Melak. Foto : Reynaldi (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Kesehatan gelar kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Halaman SDN 003 Kecamatan Melak, Rabu (25/05/2022).

Makna Bulan Imunisasi Anak Nasional atau disingkat BIAN kegiatan ini adalah bagian dari upaya pemberian imunisasi yang dilaksanakan secara terintegrasi yang meliputi dua kegiatan yaitu pertama kegiatan Imunisasi tambahan berupa pemberian satu dosis Imunisasi Campak-Rubella secara massal tanpa memandang status Imunisasi sebelumnya kepada sasaran sesuai dengan rekomendasi usia yang ditetapkan untuk masing-masing wilayah dan Kedua Kegiatan Imunisasi berupa pemberian Vaksin Campak dan Rubella. Jenis Imunisasi diberikan untuk melengkapi status Imunisasi anak usia 9 bulan – 12 Tahun.

Sambutan Bupati Kutai Barat dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten I Faustinus Syaidirahman mengatakan semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan anak-anak Kutai Barat yang semakin sehat, baik secara jasmani dimana memiliki kekebalan tubuh yang optimal terhadap berbagai macam penyakit sehingga pada akhirnya akan mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kutai Barat menuju “Hari Esok Lebih Baik Daripada Hari Ini.”

Selanjutnya Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dilaksanakan pada hari ini, diharapkan menjadi sarana sosialisasi dan koordinasi penggerakan masyarakat dalam eliminasi penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I) khususnya di Kabupaten Kutai Barat, sehingga masalah Filariasis tidak lagi menjadi masalah Kesehatan masyarakat di Kutai Barat.

Dan setelah Pencanangan BIAN ini, saya berharap akan adanya komitmen dan dukungan dari semua sektor untuk dapat mensukseskan pelaksanaan program bulan Imunisasi Anak Nasional, sehingga apa yang menjadi tujuan kita untuk melinduingi anak Indonesia dari Penyakit-penyakit dapat dicegah dengan imunisasi,” Pungkasnya.

 

Penulis : Reynaldi.   Editor : Emanuel

Grand Final Pemilihan Duta Wisata Dan Putri Pariwisata Tahun 2022

Grand Final Pemilihan Duta Wisata Dan Putri Pariwisata Tahun 2022

Sekretaris Daerah Ayonius saat memberikan hadiah kepada pemenang finalis Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kabupaten Kutai Barat tahun 2022. Foto : Didi (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Melalui Dinas Pariwisata menggelar acara Grand final pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kabupaten Kutai Barat tahun 2022 dan diikuti peserta sebanyak enam belas (16) finalis. Kegiatan ini berlangsung di gedung Aji Tullur Jejangkat. Rabu (25/05/2022).

Dalam sambutan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Yuyun Diah Setiorini mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini sebagai perwujudan peran generasi muda Kabupaten Kutai Barat (Kubar) khususnya sebagai endorsement dari promosi – promosi pariwisata yang berada di Kabupaten Kutai Barat.

“Dari seleksi yang sangat ketat dan rangkaian kegiatan ini telah dimulai dari bulan maret lalu hingga pada grand final ini telah ditetapkan sebanyak enam belas (16) finalis yang diseleksi dan dipilih untuk menjadi duta wisata dan putri pariwisata tahun 2022 yang nantinya sebagai perwakilan dari Kabupaten Kutai Barat ke Provinsi Kalimantan Timur nantinya,” Ungkap Kadis Dispar Yuyun Diah Setiorini.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kutai Barat, Duta Wisata Prov. Kalimantan Timur tahun 2021, Putri Pariwisata Kutai Barat tahun 2020, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur yang diwakilkan oleh Kepala Bagian Pemasaran, Camat Kecamatan Siluq Ngurai, beberapa stakeholder terkait, serta beberapa perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari lingkungan Dinas Kabupaten Kutai Barat.

Setelah melalui rangkaian sesi tanya jawab dan penilaian oleh para juri kepada para finalis untuk menentukan duta wisata dan putri pariwisata, Wellen Meiliana Warang Gamas terpilih menjadi Putri Pariwisata tahun 2022. Wellen Meiliana Warang Gamas adalah perwakilan dari Kecamatan Damai dan merupakan seorang mahasiswi dari Uversitas Farmasi Stikes Samarinda. Dan untuk Duta Wisata terpilihlah Della Fuspita berpasangan dengan Matthew Mohan Jhass M sebagai Duta Wisata Kabupaten Kutai Barat tahun 2022.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah Ayonius mengatakan bahwa “Peran duta wisata serta putri pariwisata ini sangat penting dalam pertumbuhan serta pembangunan di Kabupaten Kutai Barat ini khususnya dibidang pariwisata mulai dari memperkenalkan destinasi wisata, seni budaya, adat istiadat kepada masyarakat luar sehingga bisa dikenal oleh khayalak umum.”

Sekretaris Daerah Ayonius juga berharap semoga dengan terpilihnya duta wisata dan putri pariwisata ini bisa membawa, mempromosikan potensi wisata, seni budaya adat istiadat Kutai Barat ke luar daerah, dan kegiatan ini bisa menumbuhkan generasi muda yang kreatif, inovatif yang dapat meningkatkan potensi ekonomi kreatif dan keunggulan pariwisata di Kabupaten Kutai Barat,  pungkasnya.

 

Penulis : Didi.    Editor : Emanuel

Perusahaan Harus Berkoordinasi Dan Transparan  Dalam Penyusunan Program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) 2022

Perusahaan Harus Berkoordinasi Dan Transparan Dalam Penyusunan Program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) 2022

Plt Assisten II Novandel saat membuka kegiatan Sosialisasi dan publikasi rencana program pengembangan pemberdayaan masyarakat (PPM) tahun 2022. Foto : Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Bidang Sumber Daya Alam Sekretariat Kabupaten Kutai Barat melaksanakan Sosialisasi dan publikasi rencana program pengembangan pemberdayaan masyarakat (PPM) tahun 2022 kepada penerima manfaat kampung binaan dari PT. BOSS, PT PRATAMA BERSAMA, PT KENCANA WILSAN dan PT HARINDO WAHANA serta zoom meeting dengan kementrian ESDM Bidang pembinaan dan pengusaha batubara.

Kegiatan ini dipimpin oleh Plt assisten II Novandel dan dihadiri oleh perwakilan perusahaan, petinggi kampung binaan dan Dinas serta Badan terkait. dari 4 perusahaan hanya 3 yang hadir dan hanya 1 yang bisa menjelaskan sedikit program PPM Tahun ini yakni PT HARINDO WAHANA dan sisanya baru menyanggupi untuk membuat perencanaan tranparansi PPM tahun 2022 Kegiatan ini berlangsung di ruang diklat lantai III Setkab Kutai Barat. Selasa (24/5/2022).

Plt Assisten II Novandel mengatakan bahwa rapat Sosialisasi dan publikasi rencana program pengembangan pemberdayaan masyarakat (PPM) tahun 2022 untuk para penerima manfaat supaya tidak ada dusta diantara kita agar apa yang direncanakan oleh perusahaan bisa didengar oleh petinggi kampung, kecamatan dan Pemerintah Kabupaten, semoga dengan adanya kegiatan hari ini yang juga didengar oleh ESDM dari pusat dan Pemerintah provinsi bisa lebih disempurnakan lagi terutama bagi penerima manfaat yakni kampung-kampung yang ada dalam wilayah pertambangan perusahaan tersebut sehingga bisa bermanfaat bagi kenaikan taraf ekonomi dan pengembangan pendidikan serta perkembangan kampung pada umumnya.

Dalam kesempatan yang sama melalui zoom Kasubdit pengawasan hubungan komersial batubara  Ayi Ruhiyat mengatakan  agar Perusahaan harus ada koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Provinsi dan yang perlu diperhatikan perusahaan adalah jangan sampai ada program yang bentrok dengan program Pemeritah yang dibiayai dengan APBD agar tidak terjadi tumpang tindih, inilah kenapa diperlukan koordinasi sebelum merencanakan program induk secara transparan kepada pemerintah sehingga program yang ada bisa tepat guna dan bisa berjalan beriringan dengan Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi, terangnya.

Perwakilan PT HARINDO WAHANA, Ali menjelaskan bahwa pada tahun ini  ada sekitar 47 juta uang PPM yang  disiapkan dan ada sebagian sudah direalisasi bantuan non tunai untuk program maintenance jalan dan ada untuk bantuan beasiswa bagi anak sekolah yakni untuk anak SMA 2 orang dengan masing-masing 6 juta, untuk SMP ada 3 orang dengan masing-masing mendapat 5 juta dan untuk SD ada 5 orang dengan masing-masing 3 juta sehingga total ada 10 anak yang mendapat beasiswa dan kemudian ada program untuk rehab dan perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 2 buah dengan 1 rumah dengan total 12,5 juta sehingga total 25 juta untuk rehab Rumah tidak layak huni. pungkasnya.

 

Penulis  : Andreas.    Editor : Emanuel

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id