DALAM kesempatan menyampaikan sambutan dipuncak HUT ke 18 Kubar, Bupati Kubar FX Yapan menghimbau sebagai masyarakat, agar terus melestaraikan adat berbudaya dan mengangkat nilai kearifan lokal.
“Saya menghimbau dan mengajak kita semua, mari kita Cintai Produk Khas Kutai Barat. Dengan bangga mengenakan kekayaan sandang dan menampilkan kuliner khas Kutai Barat, tentunya akan menumbuhkan rasa cinta dan memiliki Kutai Barat,” tegas bupati.
Dengan menggunakan produk local, lanjutnya, sekaligus juga bisa menjadi ajang promosi Kutai Barat agar lebih dikenal dan diterima di masyarakat luas. “Dan ini merupakan bagian dari pengenalan jati diri Kutai Barat,” tegasnya.
“Upaya percepatan pelaksanaan pembangunan disetiap segi kehidupan ini saya harap dapat dipahami dan disadari bahwa seluruh proses pembangunan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” imbuh bupati.
Hal ini pula senada dengan tema yang diangkat pada peringatan HUT Kutai Barat ke-18 yaitu, “Dengan Hari Jadi Ke 18 Kabupaten Kutai Barat Kita Wujudkan Kehidupan Masyarakat Yang Berdaya Saing Dan Berbudaya Menuju Kutai Barat Yang Semakin Adil, Mandiri Dan Sejahtera”.
“Saya harap, kita semua tanpa terkecuali saling bahu membahu membangun Kabupaten Kutai Barat ini dengan merapatkan barisan. Juga membangun persatuan yang kuat dalam jalinan tali persaudaraan, serta rasa solidaritas yang tinggi, sehingga keseluruhan visi misi pembangunan dapat tercapai,” kata Yapan lagi.
Penampilan Display Color Guard Marching Band Sangkakala, ikut serta memeriahkan HUT ke 18 Kubar di TBS
Acara ditutup dengan persembahan Display Color Guard Marching Band Sangkakala dengan tema “Beautiful and Variety Culture Of Borneo” yakni Keindahan dan keanekaragaman budaya dan suku dayak Kalimantan, dengan total 27 pemain, yang didukung alunan musik berjudul leleng, Zamrud Katulistiwa, sungan Mahakam dan sada borneo. (ADV/hms36/NAW)
SENDAWAR – Jumat 3/11 Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat, resmi memberlakukan program Paket Komplit Layanan Administrasi Kependudukan (PKLAK). Untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.
Launching program itu, ditandai dengan pelepasan balon ke udara serta penyerahan secara simbolis paket layanan administrasi kependudukan, oleh Sekda Kubar Drs Yacob Tullur MM, pada pembukaan Rangkaian Peringatan HUT Kubar Ke-18 di Taman Budaya Sentawar (TBS), pukul -09. 00 Wita.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kubar, Drs Bahtiar menerangkan ada tiga paket yang diserahkan secara simbolis dalam launching ini. Yakni pertama yakni, paket two in one seperti mengurus akta kelahiran sekaligus perubahan Kartu Keluarga (KK) bila ada penambahan anggota keluarga atau sebaliknya.
Kedua, three In One yakni mengurus akta kematian yang mendapatkan KK baru karena ada salah satu anggota keluarganya meninggal, sehingga ada perubahan didalam KK tersebut. Lalu, diberikan surat keterangan pengganti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) karena ada perubahan status dari menikah menjadi janda atau duda.
Yang terakhir ketiga, four in one yaitu, mengurus akta perkawinan dan juga mendapat perubahan KK orang tua, perubahan KK bersangkutan (pasangan baru menikah) kemudian menerbitkan KK baru, dan diberikan surat keterangan penggant KTP-el karena adanya perubahan status dari belum menikah menjadi menikah.
“ Dimana ini juga merupakan program dari pemerintah pusat akan tetapi, diharapkan dari Pemerintah Daerah membuat inovasi, itupun tergantung kesiapan dari masing-masing daerah,” bebernya.
Disinggung mengenai kesulitan hampir tidak ada, namun kesadaran dari warga untuk tertib administrasi seperti melengkapi persyaratan administrasi masih belum sepenuhnya optimal
Untuk semua dokumen produk yang dikeluarkan Disdukcapil tidak dipunggut biaya satu senpun alias gratis. Untuk mengurangi menekan terjadinya kesalahan redaksi baik Up date data, nama, tanggal lahir sebaiknya masyarakat yang bersangkutan datang dan mengurus sendiri jangan lewat orang lain dengan membawa dokumen yang diperlukan, imbaunya.
Turut Hadir Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, Drs Yacob Tullur, Kapolres Kubar, AKBP Pramuja Sigit Wahono, Dandim 0912 Kubar, Rudi Setiawan, Ketua TP PKK Kubar, Seri Rahayu Yapan, Persit Candra Kirana Kodim 0912/Kbr, Anggota DPRD Kubar, Ipin. (ADV/hms 19/NAW)
SENDAWAR- Kegiatan mengheningkan cipta akan digelar secara serentak se-Indonesia pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 mendatang. Untuk Kutai Barat akan dipusatkan di Taman Budaya Sentawar (TBS).
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dissos) Kubar, Rinatang melalui Kepala Seksi Kelembagaan Kepahlawanan dan Restorasi Sosial, Soviati ditemui baru-baru ini di Kecamatan Barong Tongkok.
Ditambahkannya, Hening Cipta berlangsung selama 60 detik dimulai pada pukul 08.15 waktu setempat. Kenapa dilaksanakan hening cipta pada Pukul 08.15. Karena, merupakan waktu saat terjadi peristiwa heroik pada 10 November 1945 di Surabaya,” terangnya.
Lebih lanjut ia terangkan, kegiatan serupa sebenarnya sering dilakukan setiap tahun saat peringatan Hari Pahlawan. Namun, untuk tahun ini, kegiatan mengheningkan cipta dan doa bersama akan diselenggarakan lebih masif.
“Rencananya, kegiatan mengheningkan cipta akan dilakukan di seluruh tempat. Misalnya, di bandara, pelabuhan, terminal, jalan raya, hingga di lingkungan rumah.Kegiatan ini merupakan instruksi dari Kementerian Sosial yang telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, “bebernya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan menumbuhkan kesadaran pemuda mengenai penghormatan bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia. Dapat mengingatkan kembali masyarakat tentang jasa para pahlawan.
“Kerelaan berkorban sekarang tidak mudah dilakukan. Para pahlawan berjuang tanpa pamrih, kecintaan mereka pada Tanah Air membuat pantang menyerah,” katanya. (hms 19)
SENDAWAR- JAS MERAH. Yang kepanjangannya “Jangan Melupakan Sejarah”. Kalimat kiasan ini, menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh lupa akan jasa perjuangan para pendahulu kita. Demikian juga yang disampaikan Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 18 Kubar, Senin 6/11 di Taman Budaya Sendawar (TBS).
Yapan menegaskan, terbentuknya Kabupaten Kubar yang kini sudah menginjak usia yang ke-18 tidak lepas dari hasil perjuangan para tokoh masyarakat, tokoh adat hingga jajaran pemerintah pada masa silam, atas pelaksanaan otonomi daerah hingga terbentuknya Kabupaten Kutai Barat.
Peringatan HUT ke-18 Kubar sendiri, seharusnya diperingati pada tanggal 5 November. Namun, karena bertepatan pada hari Minggu (libur), maka pelaksanaan upacara baru bisa dilakukan pada hari Senin (6/11) kemarin.
Bupati Kubar FX Yapan SH melakukan pemotongan tumpeng nasi kuning disaksikan sejumlah pejabat, sebagai ungkapan syukur atas usia Kabupaten Kutai Barat yang ke-18. Dan menyerahkan potongan tumpeng kepada Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan SE
Para peserta upacara memakai baju batik adat khas Kubar, kecuali aparat keamanan, Satpol PP dan para siswa sekolah yang memakai seragam kebesaran masing-masing.
“Dengan niat dan perjuangan yang sama, kita membangun dan memajukan daerah. Melalui otonomi ini pula lah kita mengupayakan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang optimal, pembangunan sebagaimana kita pahami adalah proses multidimensi yang menyentuh dan merangkum semua aspek kehidupan masyarakat,” ungkap Yapan.
Oleh karena itu, lanjutnya, proses dan dinamika pembangunan termasuk pembangunan di Kubar haruslah dikawal dengan landasan pendekatan yang terintegrasi serta sinkronisasi. “Sinkronisasi dibutuhkan agar tidak terjadi perbedaan arah dan tujuan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,”jelasnya..
Suksesnya pembangunan ini hingga 2021 mendatang, sungguh memerlukan partisipasi seluruh elemen tanpa terkecuali. Melalui peran dan fungsi kita masing-masing. “Wujudkan Kutai Barat yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia. Sebagai masyarakat Kubar, secara menyeluruh,” tegasnya.
Bupati Kubar FX Yapan SH, menyerahkan piala dan piagam penghargaan ke sejumlah pemenang lomba tradisional, menyumpit, belogo, begasing serta karoke lagu rijok.
Ia menuturkan perlu diketahui, untuk menuju suksesnya visi tersebut diatas berbagai program pembangunan diupayakan untuk direalisasikan. Di antaranya adalah tuangan misi yang pertama, yaitu peningkatan pembangunan infrastruktur dasar publik yang semakin merata ke seluruh wilayah Kubar. “Dalam waktu hampir 1 tahun 7 bulan ini melalui APBD Pemerintah diupayakan melaksanakan pembangunan ke daerah terpencil dan terisolasi, serta belum terjamah. Bahkan pada jalur protokol penghubung antar kecamatan,”jelasnya.
Pembangunan itu diwujudkan melalui pembangunan jembatan, peningkatan jalan, pembukaan dan peningkatan jalan, semenisasi hingga rehabilitasi jalan jembatan.
Kedua, yaitu peningkatan kualitas SDM melalui penyediaan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang semakin berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Bupati mengatakan, melalui dana kesra sosial Sekretariat Daerah Kubar dialokasikan anggaran bantuan beasiswa kepada sejumlah PTT, TKK untuk melanjutkan program pendidikan ke jenjang pendidikan strata satu di Universitas Terbuka.
“Berikut biaya SPP SDN digratiskan dan pemberian bantuan beasiswa pada para siswa yang kurang mampu. Selain itu, dalam hal pemerataan fasilitas kesehatan, hingga saat ini demi memenuhi kebutuhan layanan kesehatan telah tersedia 18 unit Puskemas yang tersebar di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Barat,” paparnya.
Serta upaya meningkatkan pelayanan kesehatan publik yang paripurna, RSUD HIS, serta puskesmas kini giat melaksanakan upaya akreditasi. Di mana ini membutuhkan kerja keras. “Saya yakin dengan komitmen dan kerja nyata, pada 2018 hingga tahun 2019 mendatang saya harap RSUD HIS dan seluruh Puskesmas yang ada di Kutai Barat mencapai target mendapatkan akreditasi,” kata bupati.
Sementara pada misi yang ketiga, reformasi tata kelola pemerintahan dalam mengupayakan pemerintah yang bersih, dan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah dan murah. Bupati meminta, agar terus digiatkan reformasi untuk melakukan debirokratisasi. Terutama dalam hal urusan yang menyentuh langsung pada kebutuhan publik, seperti pelayanan perijinan IMB.
“Untuk pelayanan bidang kependudukan pada 3 November lalu telah dilaunching paket komplit layanan kependudukan (akta kelahiran, akta nikah dan akta kematian). Ini kita lakukan demi memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Bupati mengatakan, Pemkab Kubar akan terus membangun ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan dan sektor ekonomi potensial melalui pemberdayaan peran kampung, pemuda dan perempuan sebagai basis pembangunan masyarakat. Terus di giatkan pembangunan pertanian dan pemanfaatan pekarangan. Terlebih dengan Kutai Barat sebagai penghasil komoditi karet terbesar di Kalimantan Timur. (ADV/hms36/NAW).
SAMARINDA- Bertepatan dengan HUT Kabupaten Kubar yang ke-18 finalis Putri Wisata Kaltim 2017 asal Kubar atas nama Sofia Silva Cherin Rion (19) meraih kategori The Best Presentation. Sedangkan Finalis Duta Wisata Hamzah (18) dan Nani Widia (18) meraih kategori The Best Costum.
Pemilihan tersebut berlangsung di Big Mall, Lantai III Samarinda, Minggu (5/11) malam. Ini terkait keikutsertaan Kubar pada Pemilihan Putri Pariwisata dan Duta Wisata Kaltim 2017 yang berlangsung dari 2-5 November 2017.
Sekretaris Kabupaten Kubar (Sekkab) Kubar, Drs Yacob Tullur menyempatkan hadir untuk memberikan dukungan kepada wakil Kubar. Dengan keikutsertaan event ini salah satu cara menjawab bahwa Kubar itu tampil dan keberadaannya ada. Tidak hanya itu, juga sebagai salah satu motivasi untuk lebih dikenal lagi Kutai Barat. Paling tidak menginformasikan potensi kebudayaan, kekayaan wisata yang ada di Kubar. Serta tampilkan yang terbaik tanpa beban, pesannya.
“ Even ini juga secara otomatis salah satu wadah Putra-Putri Kubar menjadi percaya diri, meskipun kita berada di daerah pedalaman bisa ikut ambil bagian. Finalis asal Kubar jangan patah semangat, ini merupakan wakil daerah Kita (Kubar), tunjukkan bahwa keberadaan Kubar merupakan bagian dari Propinsi Kaltim serta tidak kalah dengan daerah lainnya,”tutur Yacob Tullur.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kubar, Herman Alung menambahkan, bersyukur dengan keikutsertaan Kubar dalam event ini. Sebab, di Kubar sebelumnya telah menyeleksi untuk mencari pemenang yang mewakili Kubar.
“Wakil-wakil ini telah lulus seleksi ketat sebelumnya. Pembekalan dan pembinaan telah diberikan kepada juara di Tingkat Kabupaten. Berusaha tampil dengan kemampuan yang ada serta menjadi diri sendiri, “ujarnya.
Kedepan akan buat persiapan lebih awal, dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Tentunya dukungan dari sekolah-sekolah dengan mengadakan lomba seperti speaking contest sehingga tidak kaget-kaget dalam lomba seperti ini, serta event ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak putra-putri Kubar dengan salah satunya dapat meningkatkan motivasi kepada teman-teman lainnya, tuturnya.
Turut Hadir Kepala Seksi Fasilitasi Pertunjukan pada Dinas Pariwisata Kubar, Yakobus.(hms19)
SENDAWAR – Dalam rangka memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Ke 18 Tahun 2017. Pemerintah Daerah (Pemda) setepat, menggelar beragam perlombaan olahraga tradisional. Diantaranya menyumpit, begasing dan Belogo.
Lomba tersebut berlangsung di Taman Budaya Sendawar (TBS), Jalan Sendawar Raya, Barong Tongkok. Yang dimulai sejak Jumat 3/11 lalu. Dibuka langsung oleh Bupati Kubar FX Yapan SH, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Yacob Tullur MM. Sebanyak 105 peserta ikut memeriahkan lomba tersebut.
Terbagi dalam beberapa kelompok yakni, untuk lomba menyumpit putra diikuti 50 peserta, untuk putri 10 peserta, Belogo 25 Grup, dan Begasing 20 Grup. Yang berasal dari Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab Kubar.
Bupati Kutai Barat FX Yapan SH melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda Kubar Drs Yacob Tullur MM menuturkan, Pemkab Kubar menyambut baik, serta mengapresiasi ragam kegiatan yang memuat kekayaan dan kebanggaan warisan leluhur.
“Serta bukti arah perjuangan Kubar yang dikemas dalam bentuk seni budaya dan informasi pembangunan. Semarak peringatan HUT ke 18 Kubar, ini hendaknya ditandai dengan bangkitnya semangat dan kesadaran untuk memajukan Kubar,” tegasnya.
Bupati berharap melalui pelaksanaan kegiatan Lomba Oltrad ini semakin menguatkan dan meneguhkan nilai budaya yang telah diwariskan oleh leluhur. Juga dengan dilaksanakannya pameran dapat membangun pemahaman publik yang positif terhadap pemerintah. Dalam upayanya mewujudkan Kubar, yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menjelaskan pada pelaksanaan lomba olahraga tradisional, ini warga Kubar patut berbangga dan bersyukur bahwa Kabupaten ini memiliki perhatian yang sangat besar, dalam pelestarian nilai-nilai budaya. Hal ini diwujudnyatakan dalam pelaksanaan ragam kegiatan adat dan budaya. Baik dalam peringatan, dan peristiwa penting dalam kehidupan sosial bermasyarakat.
“Hal tersebut patut terus dilestarikan mengingat momentum ini bermanfaat untuk memperkuat rasa cinta kepada budaya lokal, sekaligus sebagai alat perekat rasa persaudaraan dan kebersamaan diantara kita semua,” ujarnya.
Ia mengimbau generasi muda di Kubar untuk mendorong menumbuh kembangkan rasa cinta yang mendalam terhadap olahraga tradisional. Melestarikan budaya ini tidak hanya dilaksanakan pada saat ceremonial peringatan HUT Kubar saja. Namun dapat dilakukan dengan mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan Kubar. “Semisal kerajinan menganyam, menumpar atau bahkan oltrad ini dijadikan salah satu kajian materi yang dikolaborasikan antara seni budaya dan pelajaran pendidikan Jasmani dan Kesehatan,” imbuhnya. . Bahkan dalam event-event yang besar seperti HUT RI, PORSENI (Menyumpit, Begasing, dan Belogo) juga mengadakan lomba serupa di sekolah-sekolah, sebagai ajang promosi budaya.
“Saya menghimbau kepada warga Kubar untuk dapat berpartisipasi secara aktif mengikuti kegiatan lomba Oltrad ini. Karena esensi dari Oltrad ini selain melestarikan nilai budaya kita juga menggerakkan tumbuh kembang olahraga tradisional ini sebagai bagian dari upaya menuju hidup sehat,” tandasnya. (ADV/hms10/NAW).
SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyambut baik dan siap menerapkan sistem aplikasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online.
“Kami sangat menyambut baik adanya sistem SP2D secara online dan segera diterapkan. Semoga sistem aplikasi SP2D tersebut, memudahkan proses pencairan,” tegas Bupati Kubar FX Yapan. Saat di temui disela – sela menghadiri acara soft launcing SP2D online yang terintegrasi dengan sistem informasi manajemen daerah (Simda) keuangan dan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) implementasi SP2D online, pada pemerintah daerah, di wilayah Kaltim dan Kaltara, Kamis 2/11. Di Sapphire I Ballroom Hotel Grand Tjokro Balikpapan.
Dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak. Langkah itu sejalan dengan imbau Gubernur Kaltim mewajibkan kepada kepala daerah dan walikota se-Kaltim, agar menerapkan sistem aplikasi SP2D secara online, di wilayahnya masing-masing.
“Hal ini menuju pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif dan efisien,” imbuh Gubernur saat membuka acara tersebut.
Di mana penandatanganan perjanjian kerjasama itu terkait implementasi kas daerah (kasda) online berbasis Simda Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang terintegrasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan kas daerah yang lebih baik dengan membangun cashless system. Guna menekan penyalahgunaan keuangan daerah di Kaltim dan Kaltara.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kubar, Sahadi mengatakan sebagaimana yang diketahui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tersebut menyatakan bahwa dalam melakukan pencairan giro kas daerah wajib menggunakan SP2D sebagai dokumen yang sah.
“Sementara itu, rencana pemberlakuan implementasi transaksi non tunai pada pemerintah daerah kabupaten/kota dilaksanakan pada 1 Januari 2018 mendatang,”ujarnya.
Sistem aplikasi SP2D ini merupakan aplikasi web, sehingga dapat diakses dengan cepat melalui komputer, di organisasi perangkat daerah (OPD) nya masing-masing terutama di wilayah Kubar. Hanya saja saat ini, untuk di Kubar masih terkendala dengan permasalahan jaringan internet yakni kapasitas jaringannya sekarang, sudah overload.
“Untuk mendukung agar sistem aplikasi SP2D ini lancar, kita akan melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, serta informasi dan teknologi (IT) baik, Bankaltim dan BPKP,” jelasnya.
Serta akan melakukan sosialisasi implementasi SP2D online kepada OPD di Kubar. rencana akan dilaksanakan akhir Desember 2017 mendatang,”imbaunya. (ADV/hms6/NAW)
SENDAWAR- Sebanyak 180 Peserta Pameran meramaikan Rangkaian Peringatan HUT Kubar Ke-18 Kubar.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, Drs Yacob Tullur membuka Rangkaian Peringatan HUT Kubar Ke-18 ditandai dengan Lomba Olahraga Tradisional (Oltrad) dan Pameran di Taman Budaya Sentawar (TBS), Jumat (3/10) pagi.
Khusus untuk Pameran, Sekkab Kubar, Drs Yacob Tullur mengatakan dengan adanya kegiatan pameran seperti ini dapat membangun kesepahaman dan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Menuju masa depan yang lebih baik perlu adanya sinergitas dan kerjasama yang baik serta optimalisasi peran serta masing-masing satukan hati semangat dan tekad kita untuk jadikan Kubar menjadi masyarakat yang berdaya saing berbudaya menuju Kubar yang semakin adil, mandiri dan sejahtera.
“ Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun dan juga merupakan upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan, serta mengangkat kekayaan seni budaya Kubar. Pameran seperti ini hendaknya digiatkan kembali pada agenda-agenda penting seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Peringatan HUT Kubar Ke-18, Henderman Supanji menambahkan Pameran ini diselenggarakan pada 3-6 November 2017 mendatang.
“Panitia mengundang kepada seluruh warga masyarakat Kubar, baik ASN, TKK, pelaku usaha dan swasta untuk berpartisipasi pada rangkaian kegiatan,” ajaknya.
Selain itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) Kubar, Roheson melalui Kepala Seksi Pameran, 180 peserta ikut meramaikan pameran dalam peringatan HUT Kubar ke-18 ini. Dimana ada Lima stand dari Perangkat Daerah (PD), 60 IKM pengrajin Kubar yang tergabung di Dekranas, dus stand swasta dan BNK, 74 pedagang kaki lima (PKL) sisanya yang masuk didalam jual-jual bibit dan kuliner. Diperkirakan masih bisa bertambah,terangnya.
Sejauh ini, respon sangat baik, dari tahun ke tahun minatnya dapat bertambah. Berusaha untuk memfasilitasi agar juga para penggerak ekonomi ini atau IKM ini untuk termotivasi dan beronovasi, jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, tampak Sekkab Kubar, Drs Yacob Tullur, Kapolres Kubar, AKBP Pramuja Sigit Wahono, Ketua TP PKK Kubar, Seri Rahayu Yapan, Persit Candra Kirana Kodim 0912/Kbr, Anggota DPRD Kubar, Ipin meninjau beberapa stand pameran. Dimana menjual beraneka kerajinan, baik dari anyaman, manik ,aneka tas dan pernak-pernik lainnya. (hms19)
SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) telah merancang 11 program prioritas dalam pembangunan infrastruktur, seperti peningkatan badan jalan, dan jembatan. Penghubung antar kampung dan kecamatan, di seluruh wilayah Kubar.
Program aspirasi ini digagas untuk mewujudkan pemerataan pembangunan menuju ekonomi kerakyatan.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Kubar FX Yapan SH., “Ada 11 jalan poros di kubar yang menjadi skala prioritas untuk kita segera bangun hingga tahun 2021 mendatang, yang menghubungkan kampung – kampung hingga ke kecamatan, “ tegasnya.
Menurutnya infrastruktur jalan merupakan dasar untuk menentukan perekonomian masyarakat. Sebab apabila jalan baik, dapat membuka isolasi masyarakat. Seperti membuka jalur perdagangan dan masyarakat tidak lagi sulit memasarkan hasil tanamnya.
“Bila insfrastruktur baik akan berpengaruh pada perekonomian hingga pembangunan di suatu daerah,” tegasnya di sela – sela, saat melakukan peninjauan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Bongan belum lama ini.
Ia menuturkan guna memastikan pelaksanaan pekerjaan pembangunan infrstruktur berjalan dengan baik dan sesuai jadwal, ia bersama dengan Dinas atau Perangkat Daerah (PD) terkait rutin melakukan belusukan ke Kecamatan – kecamatan.
“Saya harus melihat langsung keadaan pembangunan jalan dan fasilitas umum yang dikerjakan, sampai dimana pencapaiannya atau progres“ tegas,
Ia menegaskan tujuan ia bersama sejumlah pejabat setingkat kepala PD ke kecamatan pertama silaturahmi dengan para tokoh dan masyarakat. Dan melihat langsung keadaan masyarakat dan keluhannya.
Sehingga nantinya bisa ia ambil kesimpulan untuk menyusun kebijakan dengan lebih baik dan merata berkeadilan, yang pada akhirnya pembangunan bisa di rasakan semua warga.
Yapan berharap masyarakat bersabar karena proyek tidak bisa di kerjakan sekaligus dalam artian bertahap mengingat biaya dan anggaran yang terbatas. Apalagi kondisi di Bongan pada umumnya rawa maka harus dicarikan solusi yang baik agar jalan yang kita bangun kuat akan ketahanan air.(ADV/hms36/NAW)
SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan SH, mewajibkan para petinggi setiap kampung dan Camat di kecamatan, membuat data pembangunan yang memuat profil kampung sesuai dengan kebutuhan infrastruktur seperti jalan atau jembatan di daerah tersebut.
Sebagai acuan pembangunan, Sebab dari data itu Pemerintah bersama DPRD dapat menganggarkan serta mengetahui apa saja prioritas pembangunan di setiap kampung sesuai data yang ada.
“Untuk memulai sutau pembangunan Pemerintah bersama DPRD membutuhkan data base pembangunan dari setiap kampung. Sehingga kita mengetahui setiap prosentase pembangunan di kampung,“tegas orang nomor satu di ‘Tanaa Purai saat memimpin rapat koordinasi dengan seluruh pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Kubar, di balai agung ATJ.
Ia menuturkan dengan data frofil pembangunan yang telah disusun petinggi di setiap kampung maupun camat. Pemerintah dan DPRD dapat membuat pemetaan pemerataan pembangunan. Apa saja yang dibutuhkan masyarakat.
Untuk diketahui kata Yapan, 80 persen program Pemkab Kubar ialah peningkatan badan jalan, khususnya jalan poros, untuk gang dan jalan kampung. bisa dibangun menggunakan dana desa (DD).
“Langkah ini dilakukan guna untuk pemerataan pembangunan, di Kubar,” jelasnya. (ADV/hms10/NAW)
Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat Tel – +62 (545) 455564