SENDAWAR-
Duta Wisata, sebuah sebutan yang akrab sekaligus masih asing di sebagian kalangan masyarakat. Duta Wisata merupakan ikon Pariwisata dan Kebudayaan yang terdiri dari sepasang anak muda yang terpilih setelah melewati dari serangkaian seleksi yang dikemas dalam bentuk pemilihan. Namun, yang terjadi di Kabupaten Kutai Barat Pendaftaran Penerimaan Calon Pemilihan Duta Wisata dan Putri Duta Wisata Kabupaten Kutai Barat di perpanjang hingga 31 Juli 2017 mendatang. Perpanjangan ini yang kedua kalinya, dikarenakan kurang peminatnya. Padahal pendaftaran yang telah dibuka sejak April 2017 yang lalu ini tidak dipungut biaya alias gratis. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata melalui Kepala Bidang Pengembangan Karya Seni dan Budaya, Murdianto ditemui diruang kerjanya baru-baru ini.
Murdianto menuturkan kemungkinan kurang peminatnya dikarenakan yang pertama dari kriteria pendaftaran yang diajukan yang menurut sebagian orang awam lumayan berbobot. Serta kemungkinan yang kedua karena kurangnya sponsor, dimana kita ketahui seorang calon peserta harus memperhatikan baik dari penampilan, busana, tata rias, tata rambut dan lain sebagainya yang membutuhkan dukungan untuk itu semua, tuturnya. Disinggung mengenai formulir yang telah dibagikan hingga saat ini ada hampir 10 formulir yang diminati, namun dari ke 10 formulir tersebut, baru tiga yang kembali, tutur Murdianto lagi. Adapun untuk mengatasi hal tersebut, dari Pihak Kepanitiaan akan menggandeng dan bekerjasama dengan Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO) Kubar untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah. Rencana sosialiasi tersebut akan dilaksankan secepatnya seusai libur lebaran ini. Sehingga, kedepan penerimaan calon Pemilihan Duta Wisata dan Putri Duta Wisata Kabupaten Kutai Barat akan ada perwakilan dari sekolah-sekolah dan juga perwakilan dari kecamatan-kecamatan, harap Murdianto.
Duta Wisata memiliki tugas dan peran penting untuk mempromosikan mengenalkan ragam potensi Kutai Barat yang luar biasa kancah provinsi hingga nasional. Sehingga kedepan Kubar lebih dikenal dan menjadi destinasi Pariwisata di Indonesia bahkan dunia. Nantinya apabila peserta yang lulus seleksi akan mengikuti Karantina untuk mendapatkan pembekalan, pungkasnya. Diketahui saat ini Penerimaan Calon Pemilihan Duta Wisata dan Putri Duta Wisata untuk tingkat propinsi Kaltim ditiadakan, namun untuk tingkat Kabupaten tetap dilaksanakan. (hms 19)
Kriteria Pemilihan Duta Wisata dan Putri Duta Wisata Kabupaten Kutai Barat ;
- Usia Minimal 16 tahun dan maksimal 24 tahun dan belum menikah.
- Tinggi Badan Duta Wisata Putra minimal 170 cm
- Tinggi Badan Duta Wisata Putri minimal 160 cm
- Merupakan Perwakilan dari Sekolah, Akademi/Universitas, Dinas, Kantor, Badan, Kecamatan ataupun Kelompok Organisasi Masyarakat yang ada di Kabupaten Kutai Barat.
- Memiliki kemampuan dalam bidang Kehumasan
- Memiliki Kemampuan Berbahasa Asing atau Bahasa Inggris baik tulisan maupun lisan.
- Menguasai salah satu kesenian daerah masing-masing (tari, lagu, daerah, olahraga tradisional, dll), kesenian yang bisa ditampilkan diatas panggung secara perorangan maupun berpasangan.
- Memiliki wawasan yang luas tentang pengetahuan umum, bidang politik, sosial, budaya, ekonomi, teknologi informasi, pariwisata, obyek wisata, upacara adat, pemerintah daerah kabupaten Kubar serta kepribadian.
- Penilaian yang dilakukan merupakan penilaian perorangan.
- Berpenampilan menarik, cakap, cerdas dan berprestasi.
Persyaratan Administrasi :
- Peserta Tidak Dipungut Biaya Pendaftaran
- Peserta Diwajibkan Mengisi Formulir pendaftaran dengan melampirkan ;
a). Foto Berwarna Seluruh badan tampak depan, tampak samping, foto close up masing-masing 2 lembar.
b). Pas Foto Berwarna Ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar
c). Foto Copy Akta Kelahiran
d). Foto Copy KTP, Kartu Mahasiswa, Kartu Pelajar (pilih salah satu)
- Formulir Pendaftaran Dapat dikembalikan Ke Kantor Dinas Pariwisata, Jl Kompleks Perkantoran dibidang Pengembangan Karya Seni dan Budaya setiap hari jam kerja, Senin 08.00- 16.00 wita dan Jumat 08.00 – 12.00 wita.
SUMBER ; PANITIA PEMILIHAN DUTA WISATA DAN PUTRI PARIWISATA


khirnya hari libur dan cuti bersama menyambut 1 Syawal 1438 H yang berlangsung hampir 10 hari telah dilalui. Cuti bersama dimulai tanggal 23 Juni kemarin, dan kembali masuk kerja tanggal 3 Juli. Tak terkecuali, oleh Aparatur Sipil Negeri (ASN) di lingkungan Kantor Kementrian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Kutai Barat, dimana Hari pertama masuk Kerja seratus persen pegawai hadir. Ini terlihat dalam Apel Pagi yang dipimpin langsung Kakankemenag H.Muhammad Isnaini di halaman kantor yang beralamatkan di Jl M Hatta, no 19 Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Senin (3/7).
n. Tidak hanya itu, kita dituntut untuk kenali warga sekitar dimana kita tinggal. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Kutai Barat, H Muhammad Isnaini dihadapan jajaran seluruh pegawai di lingkungan Kantor Kementrian Agama, baru-baru ini. Dalam keterangannya Kakankemenag menyampaikan hasil pertemuan dengan Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifudin dalam Kunjungannya Ke Kalimantan Timur beberapa waktu yang lalu.
Penyelenggara haji Kemenag Kubar me-release hasil kesepakatan rapat teknis pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Kubar 1438 H/2017. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Kutai Barat, Kubar H.Muhammad Isnaini,S.Ag,M.Pd sesaat setelah Rapat teknis operasional pemberangkatan dan pemulangan Penyelenggaraan Haji di Aula Kantor Kemenag, Melak baru-baru ini. Rapat yang dibuka langsung oleh Kakankemenag Kubar H.Muhammad Isnaini didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, H Ikran, serta Penyelenggara Haji dan Umroh H.Zulkifli, S.Ag bersama staf beliau Muhammad Rapik diketahui bahwa secara keseluruhan akan diserahkan kepada PPIH Kutai Barat.
bupaten Kutai Barat, Rinatang melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Leboq ditemui diruang kerjanya baru-baru ini. Leboq menerangkan Kebakaran tersebut terjadi di 12 kampung pada 7 kecamatan. Adapun diantaranya, kampung Mencimai, Juhan Asa, Sendawar, Ngenyan Asa (Barong Tongkok), Kampung Tende’, Dilang Puti (Bentian Besar), Kampung Tanjung Isuy (Jempang), Kampung Linggang Mencelew, Linggang Mapan (Linggang Bigung), Kampung Muara Jawaq (Mook Mannar Bulatn), Kampung Sekolaq Joleq (Sekolaq Darat) dan Kampung Muara Tokong (Damai).
atang.

Pawai takbir yang digawangi Panitia Hari Besar Islam (PHBI) tersebut berjalan lancar dan meriah diikuti warga, Majelis Ta’lim, Organisasi Kemasyarakatan, Masjid dan Mushola.
Ketua PHBI Kubar, H Edy Achmadi mengatakan kegiatan PAwai ini merupakan salah satu ucapan syukur. Tidak hanya itu, juga mampu menguatkan dan memperat Ukhuwah Islamiyah dan memersatu di wilayah Kab Kubar.
AR– Sesuai dengan surat edaran Kementrian Agama RI Nomor 52938/SJ/B.2-b/Kp.01.2/6/2017 tentang imbauan tidak memberikan cuti tahunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Kementerian Agama sebelum dan sesudah cuti bersama Idhul Fitri 1 syawal 1438 H.