Sosialisasi Pajak Reklame, Optimalisasi Penerimaan Daerah

Sosialisasi Pajak Reklame, Optimalisasi Penerimaan Daerah

Kepala Bapenda Kutai Barat, usai ikuti kegiatan sosialisasi Pajak. Foto: Firdaus (diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berbagai program dicanangkan pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memenuhi penyediaan dan perbaikan sarana dan prasarana publik supaya masyarakat bisa terlayani dengan baik. Tentunya dalam melaksanakan semua program tersebut dibutuhkan dana. pemerintah mempunyai sumber pendapatan yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). yaitu dana perimbangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) pemerintah pusat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pendapatan Asli Daerah didapat dari pengelolaan kekayaan alam daerah, pajak daerah, dan retribusi daerah.

Pendapatan terbesar daerah bersumber pada pendapatan pajak yang diterima. Nantinya pendapatan pajak tersebut digunakan untuk melancarkan program pemerintah dalam pelayanan kepada masyarakat. Sehingga kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sangatlah penting.

Terdapat 11 obyek pajak daerah, yaitu: 1. Pajak Hotel, 2. Pajak Restoran 3. Pajak Hiburan, 4. Pajak Reklame, 5. Pajak Penerangan Jalan, 6. Pajak Mineral Bukan Logam Dan Bantuan, 7. Pajak Parkir, 8. Pajak Air Tanah, 9. Pajak Sarang Burung Walet, 10. Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB), dan 11. Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan Dan Perkotaan (PBB P2).

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kutai Barat Yuli Permata Mora, menjelaskan, Badan Pendapatan Daerah bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Satpol PP Kabupaten Kutai Barat diawal bulan Nopember 2020 ini akan melakukan Sosialisasi langsung kelapangan mengenai Pajak Reklame.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, wajib pajak reklame dapat memahami peraturan terkait pengurusan legalitas reklamenya, ketaatan wajib pajak dalam membayar Pajak Reklame, pemasangan reklame selalu tertib dan pembayaran Pajak Reklame lebih optimal,” harapnya.

Dijelaskannya lebih lanjut, berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah dan Peraturan Daerah Nomor 33 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Barat Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Pajak Daerah.

Objek pajak reklame yang dijelaskan dalam aturan tersebut; Reklame Papan/Billboard, Reklame Megatron/Videotron/(LED), Reklame Neon Box, Reklame Neon Sign, Reklame Baliho, Reklame Kain, Reklame Melekat/Poster/Stiker, Reklame Selebaran, Reklame Berjalan/Kendaraan, Reklame Suara, Reklame Udara, Reklame Apung, Reklame Film/Slide, Reklame Peragaan, dan Reklame Tinplat.

Subyek pajak dan wajib pajak reklame adalah orang pribadi atau badan yang menggunakan reklame, sedangkan Wajib Pajak Reklame adalah orang pribadi atau badan yang menyelenggarakan reklame. Dalam hal reklame diselenggarakan sendiri secara langsung oleh pribadi atau badan, Wajib Pajak Reklame adalah orang pribadi atau badan tersebut. Dalam hal reklame diselenggarakan melalui pihak ketiga, pihak ketiga tersebut menjadi Wajib Pajak Reklame.

Cara mendaftarkan objek pajak reklame adalah Data Wajib Pajak diperoleh melalui kegiatan pendaftaran dan pendataan terhadap objek dan subjek pajak dilapangan dengan menggunakan Surat Pendaftaran Objek Pajak Daerah (SPOPD).

“Diinformasikan kepada masyarakat atau pun pelaku usaha yang memasang/mengiklankan tempat usahanya, agar dengan kesadaran pribadi untuk menurunkan reklamenya yang terpasang dan tidak memiliki izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kutai Barat, jika tidak maka nanti bila ada penertiban reklame oleh Satpol PP, reklame akan ditertibkan sampai legalitas dan pajak reklamenya dibayarkan,” pungkasnya.

 

Penulis: Firdaus, Editor: Hermanto

Pjs Bupati Kutai Barat, Tinjau Persiapan Pilkada Serentak 2020 Di Kutai Barat

Pjs Bupati Kutai Barat, Tinjau Persiapan Pilkada Serentak 2020 Di Kutai Barat

(Dua Kiri) Pjs Bupati Kutai Barat, Simbolis menyerahkan Masker untuk petugas PPK dan TPS. Foto: Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBARSENDAWAR,  Penjabat Sementara ( Pjs ) Bupati Kutai Barat melakukan kunjungan kerja di kecamatan Muara Lawa dan Kecamatan Damai. Dalam kunjungan kerjanya tersebut selain untuk bersilaturahim dengan masyarakat, juga untuk memantau kesiapan tiap-tiap Kecamatan dalam menghadapi pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di Kutai Barat dan sekaligus untuk melaksanakan kegiatan pembinaan penyelengaraan Aparatur Pemerintahan Desa dan Kecamatan.

Pjs Bupati Kutai Barat didampingi Plt Asisten I Faustinus Saidirahman, Kepala Badan Kesbangpol Kutai Barat Suwito, Kepala BPBD Kutai Barat Jenton, Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat Rakhmat, Kadiskes Kutai Barat Ritawati Sinaga serta unsur perangkat Desa dan Kecamatan yang berlangsung di Gedung BPU Damai Kota Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat. Selasa 03 November 2020.

Pjs Bupati Kutai Barat Syirajudin mengatakan, secara umum dalam kunjungan kerjanya untuk melihat persiapan pilkada serentak tahun 2020 di kecamatan Muara lawa dan Kecamatan Damai melalui dialog dengan unsur Muspika, BPK dan Panwaslu serta petinggi sesuai laporannya sudah cukup memuaskan terutama terkait TPS, Logistik serta distribusi di Kampung yang ada didua kecamatan tersebut dan sudah dipersiapan dengan baik.

Terkait Pandemi Covid-19, walaupun Kecamatan Muara Lawa, berada dilintasan jalan umum masih berstatus zona hijau, ini membuktikan tim Satgas di Muara Lawa, sudah berkerja dengan baik, maksimal, dan terus bersinegi dengan seluruh elemen masyarakat berkerja sama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal senanda juga diungkapkan Pjs Bupati Kutai Barat saat kunjungan kerja di Kecamatan Damai sanagat mengapresiasi kesiapan pemerintah Kecamatan Damai dalam menghadapi Pilkada serentak baik dari BPK, Panwaslu dan seluruh petugas yang turut andil dan mempersiapankan segalanya dengan baik dalam menyiapkan kegiatan pesta demokrasi mendatang.

Lebih lanjut terkait dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Kutai Barat, Syirajudin juga berharap partisipasi pemilih bisa terus meningkat dengan warga tetap bisa antusias datang ke TPS pada hari pencoblosan nanti dengan memberikan hak suaranya sehingga suara yang diberikan dapat menentukan perkembangan Kutai Barat dikemudian hari. Pungkasnya

Menurut Camat Damai Fransisko menjelaskan, ada 17 Kampung di Kecamatan Damai terdapat kurang lebih 7.000 pemilih, dan sudah dipersiapkan sesuai tahapan, semoga pelaksanaannya pemilu pada 09 Desember 2020 nanti dapat berjalan lancar. “Terkait pandemi Covid-19 di Kecamatan Damai masih ada satu terkonfirmasi, kita berharap dalam waktu dekat ini dapat sembuh dan Kecamatan Damai bisa kembali kezona hijau,”pungkasnya.

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut dilakukan penyerahan masker secara simbolis oleh Pjs Bupati Kutai Barat kepada Camat Muara Lawa dan Camat Damai sebagai upaya pencegahan penularan virus corona. dan melakukan peninjauan pengerjaan proyek jembatan antara Pemerintah Kutai Barat yang berkerjassama dengan PT. Kruing Lestari Jaya dan PT Modern Widya Tehnical  dikampung Damai Seberang yang menghubungkan ke kampung Damai Kota Kecamatan Damai dengan bentang jembatan sepanjang 195 meter.

 

Penulis: Welin, Editor: Hermanto

Tekuni Hobi, Jadi Usaha Yang Menjanjikan

Tekuni Hobi, Jadi Usaha Yang Menjanjikan

Salah Satu Sekolah yang mengunjungi tempat petenakan Diana Rabbits. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bermula dari hobi memelihara kelinci, salah satu warga Ngenyang Asa Kecamatan Barong Tongkok menjadi pengusaha muda, dengan penghasilan dari Rp 1 juta  hingga mencapai Rp 50 juta/bulan, yang semula bermodalkan kelinci 20 ekor pada tahun 2018 lalu kini memiliki peternakan kelinci dan menjadikan tempatnya sebagai sarana edukasi bagi anak-anak sekolah. Selasa 03 November 2020.

Pemilik usaha “Diana Rabbits” Diana menjelaskan, bahwa awal mula hanya hobi memelihara kelinci hingga menjadi usaha. Dan sekarang berhasil mengembangkan usaha peternakan kelinci, disamping kepeternakan ayam petelur dan ayam kampung.

“Awalnya bermodal tiga ratus ribu rupiah untuk pakan 20 ekor kelinci pada tahun 2018 lalu.  saya mengucap syukur kepada Tuhan, dengan ketekunan dan niat untuk berwirausaha, sekarang usaha ini  sudah berkembang pesat,” terang Diana saat dikunjungi tempatnya.

Lebih lanjut diterangkannya bahwa usaha ini memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah, mencoba menekuni dan mengembangkannya secara perlahan alhasil hingga sekarang usahanya berkembang pesat.

Kondisi pandemi seperti saat ini, ia mengajak masyarakat yang ingin usaha dapat memanfaatkan lahan dan pekarangan disekitar rumah dengan niat dan ketekunan pasti bisa dilakukan. “Meski dalam kondisi pandemi sekarang, usaha ini masih bisa terus berjalan. Untuk itu, mari tekuni hobi apalagi hobi berternak atau bercocok tanam, jika terus dikembangkan dapat menjadi usaha kedepannya,”pungkasnya

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Terapkan e.Simkinluh, Pantau Kegiatan Sektor Pertanian, Perkebunan Dan Peternakan

Terapkan e.Simkinluh, Pantau Kegiatan Sektor Pertanian, Perkebunan Dan Peternakan

Kadis Pertanian Kutai Barat, saat ditemuai diruang kerjanya. Foto. Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka memajukan sektor pertanian di Kutai Barat terutama untuk memantau kinerja penyuluh dan perkembangan pertanian, Dinas Pertanian (Distan) Kutai Barat menerapkan aplikasi  Elektronik Sistem Kinerja Penyuluhan (e.Simkinluh), Selasa, 3 November 2020.

Aplikasi e-Simkinluh adalah sebuah aplikasi yang dapat memantau langsung kegiatan-kegiatan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

Kepala Dinas Distan Kutai Barat Petrus mengatakan, dengan menerapkan aplikasi ini,  Kutai Barat dapat mengembangkan potensinya dalam memajukan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

“Apalagi jika nanti Ibu Kota Negara (IKN) sudah berpusat di Kalimantan Timur (Kaltim).  Diharapkan Kutai Barat bisa menjadi penyangga berdirinya IKN tersebut, sebab dari segi wilayah yang masih sangat luas dan juga kondisi alam cukup mendukung,”  ungkapnya dalam wawancara diruang kerja.

Dijelaskannya lebih lanjut bahwa sebelumnya laporan biasa dilakukan melalui berkas tulisan. Saat ini sudah bisa memuat gambar serta lokasi kegiatan penyuluhan bersama para kelompok tani. Dengan adanya aplikasi ini  dapat meningkatkan kinerja dan memantau secara langsung perkembangan bagi para penyuluh terutama bagi para kelompok tani. Para petani bisa menunjukkan hasil kegiatannya dengan maksimal.

“Saat para penyuluh mengunjungi para kelompok tani, harus menginput data secara langsung melalui aplikasi ini. Jadi dapat diketahui lokasinya sekaligus bisa menampilkan hasil dari para kelompok tani yang dikunjungi,” tutur Kadistan.

Ia himbau juga kepada para petani dan penyuluh untuk terus memacu semangat dan motivasi untuk bisa berkembang lebih baik lagi. “Mari semua untuk memajukan Kutai Barat lebih baik lagi maka ayo sejak sekarang kita harus lebih meningkatkan sektor-sektor ini,” pungkasnya.

 

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Meningkatnya Curah Hujan, Warga Diingatkan Tingkatkan Keawaspadaan

Meningkatnya Curah Hujan, Warga Diingatkan Tingkatkan Keawaspadaan

Kondisi Banjir warga kampung Muara Batuq, Kecamatan Mook Manaar Bulant. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Perubahan cuaca dan curah hujan meningkat saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat menghimbau kepada seluruh masyarakat Kutai Barat terutama warga pesisir untuk tetap waspada banjir terutama luapan Air Sungai Mahakam. Selasa, 03 November 2020.

Koordinator Pusdalops BPBD, Erwin Sutanto mengatakan, curah hujan yang mulai meningkat beberapa hari terakhir ini, dan sudah masuk dalam musim hujan, karena sudah beberapa minggu ini hampir setiap hari terjadi hujan.

“Oleh sebab itu kami meminta kepada masyarakat untuk tidak mengendurkan kewaspadaan, karena dengan adanya musim hujan ini bisa saja terjadi banjir dan bencana lainnya yang berhubungan dengan kondisi alam,”ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya perubahan cuaca kemusim hujan ini tentu saja menjadi perhatian baru bagi BPBD Kutai Barat. Apalagi hampir disetiap tahunnya, pada saat musim hujan sangat berpotensi tanah longsor maupun banjir.

Pada cuaca hujan ini,  tingkat Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) hampir dipastikan tidak terjadi. Namun resiko bencana alam lainnya sangat memungkinkan.  “oleh sebab itu warga diingatkan untuk tidak mengendurkan kewaspadaan. Kami seluruh tim tetap siap siaga mempersiapkan segala sesuatunya dalam menghadapi musim penghujan, khususnya bagi wilayah yang kerap dan rawan terjadi longsor ataupun banjir,” terangnya.

Penulis : Lilis, Editor: Hermanto

Launching Aplikasi Kubar Ok , Kubar Tuk Dan Kegiatan Dukcapil Menyapa Masyarakat

Launching Aplikasi Kubar Ok , Kubar Tuk Dan Kegiatan Dukcapil Menyapa Masyarakat

(Dua kiri) Pjs Bupati Kutai Barat, menekan tombol, tandai dilaunching aplikasi KUBAR OK. Foto: Andreas (diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Komunikasi Dan Informatika bekerja sama dengan DISDUKCAPIL dan DISDAGKOP UKM melaunching aplikasi Kubar Ok, Kubar Tuk Dan Kegiatan Dukcapil Menyapa Masyarakat, yang secara simbolis menekan tombol secara bersama oleh Pjs Bupati Kutai Barat M Syirajuddin, Kepala Diskominfo Kutai Barat Mobilala, Plt Kepala Disdukcapil Florence Rombe dan Kepala Disdagkop  Salomon Sartono. Berlangsung hikmat di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat. Selasa 27 Oktober 2020

Dalam sambutannya Pjs Bupati Kutai Barat M Syirajuddin menyambut baik dan mengapresiasi pembangunan dan peluncuran Aplikasi KUBAR OK, KUBAR TUK dan Kegiatan DUKCAPIL MENYAPA MASYARAKAT. Ini sebagai upaya pemerintah Kutai Barat, yang ingin memuaskan pelayanan kepada  masyarakat, karena tugas utama dari Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Dengan adanya Aplikasi ini dapat membantu memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal.

“Diera teknologi saat ini kita diharuskan dapat  menyesuaikan diri dalam lingkungan kerja yang cepat, mudah dan secara online atau daring sehingga diharapkan setiap ASN dapat mengikuti perkembangan teknologinya dan tidak gagap teknologi (gaptek),” tegasnya.

Semoga kedepan akan ada aplikasi-aplikasi dari perangkat daerah lainnya di Kutai Barat, tentunya dengan adanya komunikasi dan sinergi yang efektif antara Diskominfo dengan perangkat daerah lainya dalam menyiapkan segala yang diperlukan baik dari segi SDM dan peralatan yang dibutuhkan.

Yang terpenting adalah dalam penerapan sistem aplikasi harus mempertimbangkan maintenancenya, peningkatan kualitas Sumberdaya manusianya dan ketersediaan peralatan yang memadai secara konsisten,” pungkasnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Diskominfo Kutai Barat Mobilala mengatakan, selain perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, sudah sepantasnya layanan kepada masyarakat semakin cepat efektif dan efisien, yang diimpelentasikan dengan beragam aplikasi untuk penyelengaraan layanan kepada masyarakat.

Menurutnya pandemi covid 19 yang saat ini melanda dunia, sangat berdampak dimasyarakat Kutai Barat, sehinga mengharuskan Pemerintah Kutai Barat sebagai suatu organisasi modern dapat mmberadaptasi dengan menyesuaikan pelayanan yang pada awalnya dilaksanakan secara langsung atau secara tatap muka sekarang bisa melalui aplikasi kubar ok ini, sehingga pelayanan secara tatap muka dapat diminimalisir dan pelayanan secara online dapat dimaksimalkan.

Dijelaskannya lebih lanjut, aplikasi  ‘Kubar Ok’ ini dibangun sebagai salah satu bagian dari implementasi  proyek perubahan dalam  pendidikan kepemimpinan nasional angkatan XII yang diikuti oleh Kepala Diskominfo Kutai Barat dan Kepala Disdagkop Kutai Barat. Aplikasi ‘Kubar Ok’ pada tahun 2020 ini diprioritaskan pada 23 layanan Disdukcapil dan “Kubar Tuk” (aplikasi Tera ukur) pada Disdagkop Kutai Barat. Nantinya akan ada lagi layanan dari Perangkat daerah yang ada di Kutai Barat, sehingga semakin memudahkan masyarakat mendapatkan layanan pemerintah melalui satu aplikasi untuk semua layanan masyarakat yang diselenggarakan oleh  perangkat daerah di Kabupaten Kutai Barat..

Penulis : Andreas, Editor : Hermanto  

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Disdagkop Kutai Barat Lakukan Rapid Test Bagi Pegawainya

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Disdagkop Kutai Barat Lakukan Rapid Test Bagi Pegawainya

Petugas saat melakukan Rapid Test. Foto: Aryo (Diskominfo)

KOMINFOKUBARSENDAWAR, Saat ini dunia tengah dihadapkan dengan permasalahan pandemi virus Covid-19, sehingga perlu tindak lanjut tanggap dan responsif untuk mengambil langkah pncegahan dan penanggulangan penyebaran virus Covid-19. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan rapid test sebagai upaya untuk mendeteksi secara dini penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini tentu bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam optimalisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pelayanan di lingkungan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM  Kabupaten Kutai Barat. Senin 27 Oktober 2020.

Kepala Dinas Perdangan Kooperasi dan UKM melalui Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Simon Diki  mengatakan, sebanyak 117 orang yang mengikuti rapid tes sedangkan 51 orang lainya berhalangan hadir, bagi yang berhalangan hadir diintruksikan untuk melakukan tes mandiri.

Selanjutnya dari 105 orang yang mengikuti rapid masal terdapat 5 orang yang hasil rapidnya reaktif, sehingga akan dilakukan upaya selanjutnya yakni; Sweb Test dengan menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan Kutai Barat.

“Bagi yang hasil Rapid Tesnya reaktif diberikan dispensasi untuk melaksanakan karantina mandiri, dengan tetap diawasi oleh petugas Puskesmas Kecamatan sesuai dengan domisili mereka,” terangnya.

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kutai Barat, tim Satgas Covid-19 Kutai Barat, telah melakukan berbagai kegiatan tracing  kontak bagi pelaku perjalanan dan mensosialiasasi penerapan perotokol kesehatan ditempat umum dan penertiban dengan sangsi sesuai Perbub 30 tahun 2020.

Namun semuanya tidak akan dapat berjalan dengan baik, jika kesadaran masyarakat masih rendah, sehingga perlunya peran aktif masyarakat menerapkan protokol kesehatan serta kejujuran untuk melapor bila melakukan perjalanan dari luar daerah yang masih rawan Covid-19.

Penulis : Aryo, Editor: Hermanto

Kenal Pamit Kapolres Kutai Barat

Kenal Pamit Kapolres Kutai Barat

(Kiri) Pjs Bupati Kutai Barat, saat mengenakan peci kepada Kapolres Kutai Barat yang baru. Foto: Renaldi (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat bangun sinergitas dengan Polres Kutai Barat dalam acara Kenal Pamit Kapolres Kutai Barat, dihadiri Pjs Bupati Kutai Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Asisten II Kabupaten Mahakam Ulu. Berlangsung  hikmat di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Senin 26 Oktober 2020.

Pnenyelenggaraan kegiatan acara kenal pamit tersebut adanya pergantian pimpinan sebagai bagian dari dinamika organisasi, seperti halnya Kapolres Kutai Barat, dari AKBP Roy Satya Putra SIK MH kepada AKBP Irwan Yuli Prasetyo SIK MH.

Pjs Bupati Kutai Barat M Syirajuddin mengatakan, “ kegiatan kenal pamit ini sebagai sarana meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Kutai Barat dengan Polres Kutai Barat dalam mendukung tugas dan fungsi institusi Polri dalam melindungi, mengayomi dan menyejahterakan masyarakat terlebih dalam suasana persiapan Pemilu yang akan datang.

“Atas nama Pemerintah Kutai Barat, keluarga dan pribadi mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi – tingginya kepada Kapolres AKBP Roy Satya Putra beserta Ibu yang telah mengabdi, memberikan dedikasinya dalam melayani masyarakat Kutai Barat. Begitu juga dengan Kapolres yang Baru AKBP Irwan Yuli Prasetyo, kami mengucapkan selamat datang, dan selamat bertugas di Kabupaten Kutai Barat,” jelasnya.

AKBP Roy Satya Putra mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah beserta masyarakat Kutai Barat, atas dukungannya selama menjabat menjadi Kapolres Kutai Barat. “Atas nama Korp, keluarga dan pribadi mohon maaf yang sebesar besarnya kepada masyarakat Kutai Barat dan Mahakam Ulu, apabila selama saya bertugas ada khilaf, mohon di maafkan,” tegasnya

Sementara itu, Kapolres Kutai Barat yang baru AKBP Irwan Yuli Prasetyo, mengajak seluruh personil untuk melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin. “Kepada seluruh jajaran Polres Kutai Barat untuk membantu dalam mengemban tugasnya sebagai Kapolres Kutai Barat yang baru. Dan selamat bertugas ditempat yang baru kepada AKBP Roy Satya Putra, semoga sukses dan terus mengukir prestasi,” pungkasnya.

Penulis: Renaldi, Editor: Hermanto

 5 orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh

 5 orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh

Sekdakab Kutai Barat, saat lakukan konferensi pers di Media Center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Secara kumulatif perkembangan Covid-19 di Kutai Barat kasus suspek sebanyak 292 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 199 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 19 orang, selesai isolasi (sembuh) 172 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.458 orang, jumlah spesimen 1.711 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.571 orang dan kasus discarded 1.394 orang.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius menerangkan, hari ini, ada penambahan pasien selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 5 orang pasien dari Kecamatan Damai yakni:  KBR 135, Laki-laki, usia 47 tahun, status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri di Site Perusahaan.

KBR 176, Laki-laki, usia 23 tahun, KBR 177, Laki-laki, usia 45 tahun, KBR 178, Perempuan, usia 22 tahun, dan KBR 180, perempuan, usia 41 tahun, “keempatnya berstatus Asimtomatik, jalani isolasi mandiri, dari Kecamatan Melak.” Ungkap Sekdakab Kutai Barat, didampingi Wakapolres Kutai Barat, Kadiskes Kutai Barat, Perwakilan RSUD HIS dan BPBD Kutai Barat, di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Senin, 26 Oktober 2020.

Kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 199 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan tetapi tidak panik, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. “Bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” terangnya mengimbau.

“Kita Bersyukur saat ini Kutai Barat sudah berstatus Zona Kuning, mari tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

Penulis: Welin, Editor : Hermanto.

Ungguli Peserta Lainnya, 2 Siswa MAN Kutai Barat, Juara Duta Pelajar Sadar Hukum

Ungguli Peserta Lainnya, 2 Siswa MAN Kutai Barat, Juara Duta Pelajar Sadar Hukum

Dua Siswa MAN Kutai Barat, Fahrian Dwi Prayudha & Naira Nilandai, menunjukkan pialanya usai menerima gelar juara. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dua siswa Madrasah Aliah Negeri (MAN) Kutai Barat berhasil meraih juara 1 (satu) pada ajang seleksi Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat Kabupaten yang dilaksanakan pada Jumat (23/10) lalu di Ballroom Hotel Grand Family Barong Tongkok, diikuti oleh sepuluh tim peserta masing-masing terdiri dua siswa-siswi dari SMA Sederajat di Kutai Barat. Senin, 26 Oktober 2020

Dari sepuluh peserta tersebut, tim Fahrian Dwi Prayudha dan Naira Nilandai kelas 12 yang merupakan siswa MAN Kutai Barat yang berhasil mengungguli, sembilan tim peserta lainnya berdasarkan hasil penilaian dewan juri dari hasil presentasi pemahaman dan pengetahuan tentang ilmu hukum.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Faried mengatakan, seleksi duta pelajar sadar hukum ini merupakan garapan kejaksaan tinggi (Kejati) provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur yang digelar secara bertahap di sepuluh kabupaten-kota yang di wilayah Kalimantan Timur.

Pada seleksi duta pelajar sadar hukum tingkat provinsi Kalimantan Timur, nantinya akan diambil 6 kategori juara terbaik di antaranya juara 1, 2 dan 3 serta juara harapan 1 harapan 2 dan harapan 3. Masing-masing peserta terbaik nantinya akan diberi reward berupa beasiswa kuliah pada Universitas Negeri dimana saja sesuai keinginan siswa yang bersangkutan namun dengan catatan mengambil jurusan hukum.

Pada bulan November nanti akan ada grand final jadi diambil 3 pemenang dari masing-masing 10 kabupaten kota. Dari 30 pemenang ini akan diseleksi dan disaring kemudian diambil 6 pemenang juara 1,2,3 harapan 1,2,3 dan pemenang akan mendapat reward disamping uang pembinaan nanti akan di diberikan beasiswa selama kuliah tetapi kuliah di fakultas hukum negeri.

“Syarat pertama harus lulus dulu, dengan menyerahkan bukti kelulusannya dan harus lulus seleksi pada fakultas hukum, bebas pilih universitas baik UI, Brawijaya, Airlangga, Unmul, Undip, Diponegoro, atau UGM. Dengan catatan lagi wajib kuliah selama 4 tahun apabila lebih dari 4 tahun itu harus bayar sendiri,” tegasnya.

“Kegiatan ini sudah hari yang ke-10 dari 10 kabupaten kota yang kami kunjungi. Pemenagn hari  ini nantinya akan melaju untuk seleksi duta pelajar sadar hukum tingkat provinsi Kalimantan Timur yang rencananya akan digelar pada Desember mendatang,” jelasnya.

Atas keberhasilannya, Fahrian Dwi Prayudha dan Naira Nilandai diberi penghargaan berupa piala dan uang pembinaan senilai Rp 4,5 juta oleh tim panitia. “Harapan kami semoga kedepannya kami dan para duta-duta lainnya dapat menjadi pelopor sekaligus penggerak teman-teman untuk sama-sama menegakkan kesadaran hukum di Kutai Barat,” ujar Fahrian Dwi Prayudha dan Naira Nilandai usai terima hadiah.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id