Pemkab Kubar Bersama Balai Besar Pom Menandatangani Komitmen Demi Sukseskan Program Nasional Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Dan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS ) Aman

Pemkab Kubar Bersama Balai Besar Pom Menandatangani Komitmen Demi Sukseskan Program Nasional Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Dan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS ) Aman

Asisten II Rakhmat foto bersama pada kegiatan Advokasi terpadu desa pangan aman, pasar pangan aman berbasis komunitas dan intervensi PJAS aman. Kantor Bappeda Litbang, Sendawar. Rabu (24/04/2024). Foto : Natasha

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam rangka mempercepat dan mensinergikan upaya promotif dan preventif hidup sehat untuk meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit.

Presiden telah mengeluarkan instruksi untuk pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat ( GERMAS ) melalui instruksi presiden No. 1 Tahun 2017. Juga gerakan masyarakat hidup sehat sadar pangan aman ( GERMAS- SAPA ) merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap oran.

Untuk hidup sehat agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud, dimana salah satu tujuan khusus germas adalah penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi Ruang Rapat, Kantor Bappeda Litbang, Sendawar. Rabu (24/04/2024).

Asisten II atau Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rakhmat menyebutkan dengan adanyanya pertemuan ini, diharapkan dapat terbentuk sinergisme dan komitmen Pemda/ OPD terkait dalam pelaksanaan kegiatan keamanan pangan terpadu.

“Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh peserta advokasi, hadirin sekalian serta seluruh lintas sektor yang terkait agar dapat sungguh-sungguh mengikuti kegiatan advokasi ini dengan sebaik-baiknya hingga dapat memberikan edukasi, sosialisasi dan pemahaman yang baik terkaitnya rangkaian ini.“, ujarnya.

Intervensi keamanan pangan pada kegiatan Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan Sekolah dengan PJAS Aman merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Balai Besar POM yang bertujuan mengunggah komunitas desa, komunitas pasar dan komunitas sekolah. Agar dapat berdaya, berpartisipasi dan mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di komunitasnya masing-masing. Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, dengan penyelenggaraan acara ini diharapkan kegiatan keamanan pangan akan berjalan baik dan strategi kolaborasi menjadi sangat penting untuk mewujudkan keamanan pangan berbasis peran serta komunitas /masyarakat.

Penulis : Natasha | Editor : Donni

Kabupaten Kutai Barat Raih Terbaik II Pelaksanaan DAK Non Fisik BOKP

Kabupaten Kutai Barat Raih Terbaik II Pelaksanaan DAK Non Fisik BOKP

Bupati Kutai Barat, FX. Yapan Foto Bersama Pada Forum Koordinasi Program Bangga Kencana Dan Percepatan Penurunan dan Stunting Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024. Ballroom Hotel Mercure, Samarinda. Senin (22/4/2024). Foto : Dokumentasi

KOMINFOKUBAR–SAMARINDA. Optimis mengentaskan stunting, Kabupaten Kutai Barat berhasil meraih penghargaaan terbaik II dalam pelaksanaan DAK Non Fisik Bantuan Operasional Keluarga Berencana(BOKP) dengan penyerapan anggaran tertinggi tahun 2023 serta menerima Alokasi DAK dan BOKB tahun 2024.

Dimana penghargaan dan alokasi tersebut diserahkan Langsung Sekretaris Umum BKKBN RI Tavip Agus Rayanto kepada Bupati Kutai Barat FX. Yapan pada acara rapat kerja daerah program Bangga Kencana dan percepatan penurunan Stunting Provinsi Kaltim Tahun 2024, yang dilaksanakan di Crystal I Grand Ballroom Hotel Mercure, Samarinda, senin (22/4/2024) yang dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi, Wakil Bupati Mahakam Ulu(Mahulu) serta Kepala DP2KBP3A dari 10 Kabupaten Kota Se Kaltim.

Dalam rapat kerja tersebut mengusung tema Optimalisasi Bonus demografi dan peningkatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045. Bupati FX. Yapan menyampaikan, dengan memperoleh penghargaan tersebut diharapkan bisa untuk memacu agar kegiatan yang ada lebih dipertajam, terutama untuk menjurus kepada penurunan stunting.

”Kita juga bersyukur memperoleh dana dari pemerintah pusat, dana tersebut dipergunakan betul-betul sesuai dengan juklak juknis dan tujuannya. Karena memang masalah percepatan penurunan stunting ini sangat penting dan masalah stunting tentu menyangkut tul dan aang punggung bangsa khususnya generasi muda/anak-anak kita.”, ucapnya.

Ia terangkan bahwa dalam menangani kasus stunting harus membuat pemetaan, karena disetiap kampung penyebabnya tidaklah sama.

“Jadi kita harus memakai hukum kausal, apa penyebab dan akibat sehingga terjadinya stunting, setelah kita mengetahui penyebabnya barulah kita akan membatalkan kebijakan-kebijakan dari berbagai PD yang terkait baik terhadap mitra pemerintah maupun pihak swasta sehingga apa yang diprogramkan betul-betul terarah dan menyentuh masyarakat yang ada di lapangan.”, ungkapnya.

Bupati juga turut menghimbau kepada petugas teknis atau penyuluh agar dapat lebih banyak dilapangan untuk memberikan pembinaan langsung kepada masyarakat, agar dapat melihat dan melaksanakan tugas sesuai dengan apa yang terjadi dimasyarakat/lapangan. Sekaligus berpesan kepada DP2KBP3A sebagai dinas teknis agar bisa merangkul semua stakeholder/elemen masyarakat.

”Percepatan penurunan stunting tidak bisa kita lakukan sendiri/satu lembaga saja. Oleh sebab itu baik di kampung, kecamatan harus melibatkan semua termasuk kita harus melibatkan TNI/Polri seperti Polsek dan Koramil, karena percepatan penurunan stunting merupakan tanggungjawab kita bersama,” bebernya.

Selanjutnya FX. Yapan juga menyampaikan sepulang dari kegiatan Raker ini, Kutai Barat akan segera dilakukan rapat terkait pengelolaan DAK tahun 2024 dalam program dan kegiatan yang bisa mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Kutai Barat.

Untuk diketahui bahwa angka prevalensi stunting didaerah Kaltim mengalami penurunan dari 23,9 persen pada tahun 2022 menjadi 17,46 persen pada 2023. Dan adapun DAK dan BOKB yang diserahkan antara lain untuk Kabupaten Kutai Barat Rp6,49 miliar, Mahakam Ulu Rp2,34 miliar, Berau Rp3,59 miliar, Kutai Timur Rp5,14 miliar, Kutai Kartanegara Rp7,92 miliar, Paser Rp3,52 miliar, serta Kota Samarinda memperoleh DAK dan BOKB Rp5,84 miliar.

Penulis : Lilis | Editor : Donni

Persiapan sebagai Tuan Rumah, Bupati Kutai Barat Lakukan Rapat Koordinasi Bahas KEJURPROV Karate

Persiapan sebagai Tuan Rumah, Bupati Kutai Barat Lakukan Rapat Koordinasi Bahas KEJURPROV Karate

Bupati Kutai Barat, FX. Yapan Memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan KEJURPROV Karate. Ruang Rapat Koordinasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat. Kamis (18/04/2024). Kamis (18/04/2024). Foto : Natasha.


KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam persiapan sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan Kejuaraan Karate Provinsi, Bupati Kutai Barat, FX. Yapan melakukan rapat koordinasi bersama para perusahaan tambang. Guna membahas pelaksanaan KEJURPROV Karate Piala Bupati Cup FORKI Kutai Barat Open Turnamen Se-Kaltim Tahun 2024.

Bupati Kutai Barat, FX. Yapan mengatakan bahwa Kutai Barat mendapatkan tugas dari Provinsi Kalimantan Timur untuk menjadi Tuan Rumah KEJURPROV Karate yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 april di stadion Swalas Gunaq. Ruang rapat koordinasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat. Kamis (18/04/2024).

FX. Yapan menyebut, Kutai Barat menjadi tuan rumah penyelenggara karena Kutai Barat sebagai kabupaten yang banyak memperoleh prestasi ditingkat kejuaraan daerah hingga provinsi pada cabang olahraga Karate.

Untuk atlet yang mengikuti KEJURPROV Karate ini ada sekitar 1.500+ orang dan untuk persiapan kegiatan ini para atlet harus menyiapkan fisik, teknik dan mental. Percuma kalau fisik bagus tapi fisik dan mental tidak bagus tidak akan berhasil. Jadi bagaimana para atlet nanti untuk menyatukan hati dan pikiran kalau kita mampu menyatukan hati dan pikiran maka akan sukses.”, ucapnya.

Ia juga menambahkan jika Kejuaraan ini berjalan dengan lancar, maka perekonomian rakyat Kutai Barat juga berjalan dengan lancar.

Penulis : Natasha | Editor : Donni

Bupati Kutai Barat Buka Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Kutai Barat

Bupati Kutai Barat Buka Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Kutai Barat

Bupati Kutai Barat, FX. Yapan Foto Bersama Pada Pembukaan Stunting Tingkat Kabupaten Kutai Barat. Bappeda Litbang, Sendawar. Kamis (18/04/2024). Foto : Reynaldi.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Bupati Kutai Barat, FX. Yapan buka kegiatan rembuk stunting tingkat Kabupaten Kutai Barat. Bertempat di Ruang Rapat, Kantor Bappeda Litbang, Sendawar. Kamis (18/04/2024).

Rembuk stunting merupakan salah satu kegiatan untuk merumuskan tindak lanjut kegiatan percepatan penurunan balita stunting. Namun, agar perumusan hal tersebut tersampaikan dengan baik, maka diperlukan kegiatan musyawarah tingkat Kabupaten/Kota melalui kegiatan rembuk stunting.

Bupati Kutai Barat FX. Yapan dalam sambutannya menyampaikan, semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat mendukung upaya kita bersama dalam penurunan percepatan stunting.

“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat mendukung upaya kita bersama dalam penurunan percepatan stunting yang nantinya dapat tercapai melalui sinegritas kita bersama dalam menyusun perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan kegiatan dilokus fokus Stunting.”, tuturnya.

Bupati Kutai Barat Juga mengharapkan agar semua yang telah hadir dalam acara tersebut agar bisa saling bersinegritas dengan melibatkan segala unsur lintas sektor d wilayah Kutai Barat.

“Saya juga Berharap kepada seluruh yang hadir dalam acara ini dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk kita bersama agar bisa saling berkoordinasi, bersinergi dan mengevaluasi apapun upaya dan penanganan Stunting agar efektif, berjenjang terintegrasi dengan melibatkan lintas sektor di wilayah Kutai Barat in.i”, tambahnya.

Melalui Rembuk Stunting ini, Kabupaten Kutai Barat menunjukkan komitmen yang kuat dalam menghadapi masalah stunting dan mencari solusi yang berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai pihak terkait dan melalui sinegritas bersama Penurunan stunting dapat diatasi bersama demi menghasilakan generasi emas Kutai Barat.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan (24 bulan kurang sehari).

Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting telah ditetapkan 5 (lima) strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting, salah satunya yaitu peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, dan pemerintah desa.

Penulis : Reynaldi |Editor : Donni

Berbuka Puasa di Mushola Jam’iyatul Muta’qin, Menutup Rangkaian Safari Ramadan 1445 Hijriah Tahun 2024

Berbuka Puasa di Mushola Jam’iyatul Muta’qin, Menutup Rangkaian Safari Ramadan 1445 Hijriah Tahun 2024

Kepala Badan Kesbangpol Kutai Barat Suwito Menyerahkan Bantuan Pembangunan Masjid Kepada Pihak Mushola Jam’iyatul Muta’qin Di Safari Ramadan 1445 H. Jumat (05/04/2024). Foto : Rahma

KOMINFOKUBAR-LINGGANG BIGUNG. Berbuka Puasa di Mushola Jam’iyatul Muta’qin, Kampung Linggang Bigung menandai sebagai penutup rangkaian safarai Ramadan 1445 Hijriah tahun 2024. Jumat (05/04/2024).

Sambutan tertulis Bupati Kutai Barat FX. Yapan yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Suwito menyampaikan semoga agenda safari Ramadan yang menjadi penutup rangkaian di 16 kecamatan.

Selain untuk mempererat tali silaturahmi, juga mendukung peningkatan kualitas iman umat muslim di wilayah Kubar. Sekaligus menjadi ajang untuk mendengarkan masukan dan saran dari masyarakat kepada pemerintah. Dengan harapan, bersama mensukseskan pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam sambutan, Bupati berharap di bulan yang penuh berkah ini, kiranya masyarakat menjadi pribadi yang arif dan bijaksana. Semoga dengan bantuan dana hibah kepada Mushola Jami’yatul Muta’qin yang di berikan dapat menunjang terwujudnya peningkatan kualitas umat muslim di wilayah kabupaten Kutai Barat yang merupakan keperluan wujud nyata pemerintah.

Dalam sambutan tertulis itu, Bupati menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan masyarakat selama dalam kepemimpinan Bupati FX Yapan dan Wakil Bupati H. Edyanto Arkan. Serta berpesan kepada masyarakat untuk mendukung penuh dalam suksesnya pembangunan berkelanjutan di Bumi Tana Purai Ngeriman yang di cintai.

Camat Linggang Bigung, Kristian menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan selama puasa ini kepada semua diyakini ibadahnya dalam keadaan aman, tertib, dan juga dalam safari Ramadan ini kami sangat bersyukur sekali dan juga beliau menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa di safari Ramadan terakhir di tahun ini semoga bisa berjalan dengan baik.

Kemudian untuk Kecamatan Linggang Bigung, biasa di dekat hari raya ini ekonomi berjalan dengan baik karena sebagian jemaat masjid di wilayah Linggang Bigung adalah pedagang dari Disperindagkop (Dinas perdagangan dan koperasi) Kubar sendiri.

Kemudian dalam hal ini banyak juga program program yang di dapatkan atau di jalankan oleh pemerintah Kabupaten Kutai Barat di wilayah Kecamatan Linggang Bigung.

Dan beliau berharap terkait kebutuhan untuk anak anak yang mengikuti pengajian di wilayah Kecamatan Linggang Bigung akan di usulkan dan dari pihak kampung maupun kecamatan siap untuk memfasilitasi kebutuhan di masjid Linggang Bigung.

Penulis : Rahma | Editor : Donni

Menjelang Idul Fitri, Bupati Kutai Barat Sidak Pasar Dan SPBU Di Kota Sendawar

Menjelang Idul Fitri, Bupati Kutai Barat Sidak Pasar Dan SPBU Di Kota Sendawar

Bupati Kutai Barat FX. Yapan Saat Melakukan Sidak Pasar Menjelang Idul Fitri. Pasar Olah Bebaya, Kec. Melak. Rabu (03/04/2024). Foto : Lilis

KOMINFOKUBAR-MELAK. Menjelang Idul Fitri, Bupati Kutai Barat FX. Yapan bersama Forkopimda menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kota Sendawar. Untuk memantau ketersediaan bahan pokok masyarakat, kelancaran distribusi dan stabilitas harga menjelang hari lebaran.

Dari hasil pemantauan, FX. Yapan menyebutkan bahwa ketersediaan sembako dan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama menjelang hari lebaran masih stabil, meskipun mengalami kenaikan dan penurunan namun tidak signifikan.

“Kita hari ini melihat harga pasar kita cukup terjangkau oleh daya beli masyarakat dan stoknya juga sampai pada apa yang kita inginkan. Dan lebaran ini tidak habis stoknya. Dan juga meminta kepada para pedagang agar bisa menjaga stok dan harga barang.”, sebut FX. Yapan dalam wawancara usai sidak di Pasar Olah Bebaya, Kec. Melak. Rabu (03/04/2024).

Mengingat kekhawatiran ketersediaan barang dalam menghadapi lebaran. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat segera mengantisipasi terkait kekhawatiran tersebut dengan memantau ketersediaan dan distribusi barang.

Penulis : Lilis | Editor : Donni

DP2KBP3A Kutai Barat Gelar Kegiatan Apresiasi Duta Forum Anak Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2024

DP2KBP3A Kutai Barat Gelar Kegiatan Apresiasi Duta Forum Anak Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2024

Asisten I Faustinus Syaidirahman Foto Bersama Pada Kegiatan Apresiasi Duta Forum Anak Tingkat Kabupaten Kutai Barat. Auditorium Aji Tullur Jejangkat, Sendawar. Selasa (02/04/2024). Foto : Reynaldi

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) selenggarakan Kegiatan Apresiasi Duta Forum Anak Tingkat Kabupaten Kutai Barat Tahun 2024. Bertemapat di Auditorium Aji Tullur Jejangkat, Sendawar. Selasa (02/04/2024).

Kegiatan itu bertujuan untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak anak sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam pelaksanaan pengembangan Kabupaten Kutai Barat. Juga untuk peningkatan kapasitas volume anak Kabupaten Kutai Barat dalam melaksanakan perannya di masyarakat sebagai pelopor dan pelapor.

Sambutan Bupati Kutai Barat yang disampaikan oleh Asisten I atau Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Faustinus Syaidirahman, mengapresiasi kegiatan tersebut. Karena kegiatan tersebut sebagai wadah pemenuhan hak-hak anak sekaligus peningkatan kapasitas volume anak di Kabupaten Kutai Barat.

“Atas nama Pemerintah Kutai Barat saya sangat mengapresiasi dilaksanakan nya kegiatan pada hari ini diharapkan mampu mendorong dan memenuhi hak melalui wadah ataupun forum anak yang telah disediakan oleh Pemerintah serta nantinya dapat terpilih menjadi perwakilan Kutai Barat yang mampu berdaya saing di tingkat Provinsi”, tuturnya.

Faustinus Syaidirdahman juga berharap agar kegiatan nantinya kedepan bisa membangkitkan semangat anak-anak untuk terus aktif , kreatif dan inovatif.

“Saya berharap kegiatan ini membangkitkan semangat anak-anak lainnya untuk terus aktif, kreatif dan inovatif sehingga menjadi kompetitif dan mampu berbicara lebih banyak di level Provinsi, Nasional maupun Internasional”, tambahnya.

Sementara itu Kepala DP2KBP3A Kutai Barat Sukwanto sebagai wadah untuk menciptakan generasi pembawa perubahan.

“Ajang pemilihan Duta Forum Anak dapat menciptakan generasi pembawa perubahan, dan menyokong upaya penyelesaian permasalahan pada anak. Dapat memberikan input dalam mewujudkan yang terbaik bagi anak”, Ucapnya.

Penulis : Reynaldi | Editot : Donni

Kembangkan Wisata Belanja, Dispar Kutai Barat Presentasikan Pembangunan Shelter Wisata Belanja

Kembangkan Wisata Belanja, Dispar Kutai Barat Presentasikan Pembangunan Shelter Wisata Belanja

Presentasi Pembanguan Shelter Wisata Belanja dan Landscape. Ruang Diklat, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Sendawar. Selasa (02/04/2024). Foto : Dita

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Guna mengembangkan wisata dalam lokasi Alun Alun Ihto, Dinas Pariwisata Kutai Barat presentasikan pembangunan shelter wisata belanja beserta landscape (parkiran). Bertempat di Ruang Diklat, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Sendawar. Selasa (02/04/2024).

Pengembangan wisata belanja yang berlokasidisamping Alun alun Itho jalan 2 jalur dengan ukuran 9.967 m2. Karena pada lahan kosong di alun alun dimanfaatkan oleh para UMKM untuk berjualan namun kurang tertata rapi.

Melihat kondisi itu, Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, Yuyun Diah Setyorini mengatakan Dinas Pariwisata merasa bertanggung jawab untuk mengembangkan kegiatan Ekonomi Kreatif. Mengingat saat ini dari 16 Subsektor Ekonomi Kreatif salah satunya sangat bermanfaat bagi masyarakat Kutai Barat.

setiap akhir pekan, kita lihat bahwa ada aktivitas terkonsentrasi massa diseputaran Pemkab Khususnya di alun alun Itho kemudian ada lahan kosong yang merupakan lahan Pemkab yang dipakai para pelaku UKM dan PKL untuk berjualan sehingga kesannya tidka tertata dengan rapi”, ungkapnya saat menpresentasikan didepan Sekretaris Daerah Kutai Barat, Ayonius

Mengambil salah satu ide Kreatif untuk mengembangkan Alun Alun Itho sebagai Tempat Wisata Belanja. Yuyun Diah Setyorini berharap Dinas Pariwisata sebagai Inisiator ditahun 2023 terakomodir untuk perencanaan. Sehingga di tahun 2024 dapat dilakukan pembangunan fisiknya.

Sehingga diharapkan kerjasama dari semua pihak terkait dan masyarakat di sekitar lokasi proyek untuk dapat membantu kelancaran pembangunan wisata belanja dan pembangunan landscape.

Penulis : Dita | Editor : Donni

Dinas Pariwisata Kutai Barat Launching “Kutai Barat 1000 Jantur Dan Branding Pariwisata”

Dinas Pariwisata Kutai Barat Launching “Kutai Barat 1000 Jantur Dan Branding Pariwisata”

Foto Bersama Pada Launching Kutai Barat 1000 Jantur Dan Branding Pariwisata. Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Senin (01/04/2024). Foto : Welin.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pariwisata menggelar acara launching “Kutai Barat 1000 Jantur dan Branding Pariwisata”. Bertempat di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Senin (01/04/2024)

Hadir dalam acara “Kutai Barat 1000 Jantur dan Branding Pariwisata”, Asisten III atau Asisten Administrasi Umum, Sahadi, Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat Yuyun Diah Setyorini, unsur Forkopimda, Kepala OPD serta Camat dilingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakan oleh Asisten III, Sahadi menyampaikan, dengan terlaksananya kegiatan ini dapat mengembangkan potensi dan kemajuan wisata yang ada di Kabupaten Kutai Barat.

“Kabupaten Kutai Barat merupakan salah satu wilayah yang memilki banyak Air Terjun atau biasa kerap disebut “Jantur” seperti Jantur Inar,Jantur Tabalas dan jantur lainnya”, Ungkapnya.

Sahadi mengatakan berdasarkan data dari yang diperoleh dari Dinas Pariwisata yakni berjumlah 111 air terjun yang tersebar diseluruh kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten Kutai Barat dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah jika akan dilakukan restorasi menyeluruh.

Sahadi juga menghimbau terkait dengan pengelolaan jantur dapat dilaksanakan melalui kerjasama antara Pemda melalui Dinas Pariwisata dengan pemerintah Kampung setempat. Dan pengelolaan tidak hanya menitik bertakan pada salahsatu pihak namun kedua belah pihak harus berkerja dan berkoordinasi dengan baik terkait dengan pengelolaan jantur yang ada.

“Keterlibatan pihak Kampung dalam mengelola lokasi wisata ini tentu juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal sehingga penting menjadikan proses sosialisasi terlebih dahulu serta himbauan kepada masyarakat lokal terkait dengan pembangunan pariwisata lokal”, Jelasnya.

Sahadi berharap Dinas Pariwisata selaku pihak yang menaungi dapat mengakomodir kebutuhan ini, jalin kerjasama dengan berbagai pihak selain Pemerintah Kampung juga pihak swasta mulai dari perbankkan atau berbagai perusahaan untuk dapat meningkatkan pengelolaan potensi wisata ini.

Sahadi juga menyampaikan pada launching branding Pariwisata di Kabupaten Kutai Barat mempesona, tentu selaku kepala daerah melalui branding ini. Maka pariwisata Kutai Barat dapat semakin berkembang dan maju sehingga sektor pariwisata dan menjadi identitas yang melekat bagi pariwisata di Kabupaten Kutai Barat untuk dapat terus dikenang oleh wisatawan lokal baik didalam maupun luar negeri.

Sementara Kepala Dinas Pariwiata Kabupaten Kutai Barat Yuyun Diah Setyorini melaporkan, maksud dan tujuan dari Launching “Kutai Barat 1000 Jantur dan Branding Pariwisata” bahwa Kutai Barat memilki potensi dan keanekaragaman alam yang ada salah satunya yang merupakan kebanggaan masyarakat yaitu air terjun.

Dari 16 Kecamatan yang ada di Kutai Barat,pada tahun 2024 telah melaksanakan pendataan di 16 kecamatan total 16 kecamatan ada 12 Kecamatan yang memilki potensi jantur dengan rincian, Kec. Barong Tongkok Total 13 Jantur, Kec. Linggang Biginng, 23 Jantur, Kec. Sekolaq Darat 5 Jantur, Kec. Long Iram, 3 Jantur, Kec. Damai 3 Jantur, Kec. Tering 1 Jantur, Kec. Bentian Besar 4 Jantur, Kec. Siluq Ngurai 2 Jantur, Kec. Bongan terdapat 14 Jantur, Kec. Jempang 1 Jantur, Kec. Mook Manar Bulatn 8 Jantur dan di Kec. Nyuatan terdapat 34 Jantur sehingga total sebanyak 111 Jantur.

Penulis : Welin | Editor : Donni

Ikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan, Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Ikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan, Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Asisten I Faustinus Syaidirahman Bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat Rion Mendatangi Stand Gerakan Pangan Murah Di Kecamatan Melak. Halaman Kantor Kecamatan Melak, Kel. Melak Ulu, Kec. Melak. Senin (01/04/2024). Foto Lilis.

KOMINFOKUBAR–MELAK. Ikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idul Fitri Tahun 2024 serentak, Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat gelar Gerakan Pangan Murah. Bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Melak, Kel. Melak Ulu, Kec. Melak. Senin (01/04/2024).

Melalui kegiatan itu, Asisten I atau Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Faustinus Syaidirahman mewakili Bupati Kutai Barat menyampaikan apresasi. Karena dengan Gerakan Pangan Murah akan menekan harga pasar sehingga terjangkau oleh seluruh masyarakat, terutam di saat menjelang lebaran.

“Karena ini adalah satu langkah pemerintah yang dilakukan, pemerintah daerah juga sangat mendukung terutama dari dinas atau OPD terkait. Karena ini akan membantu warga masyarakat secara khususnya di Kutai Barat untuk menjangkau harga. Karena kita tahu menjelang lebaran puasa ini harga sedikit melonjak tetapi dengan adanya semacam kegiatan ini sehingga harga bisa terkendali terutama dihampir seluruh wilayah Kutai Barat itu bisa dikendalikan. karena kegiatan ini juga bukan hanya dipusatkan di satu kecamatan saja tetapi semua kacamatan yaitu 16 kecamatan yang berada di kabupaten Kutai Barat.”, ucapnya.

Lebih lanjut Faustinus Syaidirahman berharap dengan adanya pangan murah, dapat menekan harga pasar yang cenderung naik dan dapat stabil hingga. Yang mana dapat membantu masyarakat dan masyarakat bisa melaksanakan ibadah puasa dengan tenang karena harga pangan tidak terjadi lonjakan.

“Jadi, itu yang kita harapkan dari gerakan yang dilaksanakan pada hari ini, jadi bukan hanya sekedar seremoni tetapi juga berlanjut sampai kedepannya, itu yang kita harapkan dari langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah yang dilakukan pada saat ini.”, ungkapnya.

Kemudian Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutai Barat, Rion menyebutkan bahwa gerakan pangan murah dalam rangka stabilitas harga pangan dan pasokan pangan menjelang hari raya lebaran ini merupakan gerakan ke 13, dimana pada hari ini dilaksanakan di Kecamatan Melak dan masih tersisa 3 Kecamatan yakni Kecamatan Sekolaq Darat, Muara Pahu dan Kecamatan Penyingahan.

Adapun komoditas yang disediakan yaitu Beras SPHP 5 Kg seharga Rp 51.250 ribu, Beras Kita Premium 5Kg Rp 70 ribu dan Minyak Goreng Promo perliter Rp 17 ribu. Sedangkan harga Gula Konsumsi perkilogram yaitu Rp 17 ribu, lalu Telur Ayam seharga Rp 58 ribu perpiring. Kemudian Bawang Merah Rp 33 ribu perkilo dan Bawang Putih Rp 38 ribu perkilo.


“Jadi cukup murah, semoga dapat membantu masyarakat dan masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tenang,”, sebutnya.

Penulis : Lilis | Editor : Donni

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id