Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Kutai Barat dan jajarannya, ketua TP-PKK Kecamatan, para dewan juri dan para pemenang usai menerima hadiah.Hms11.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, TP-PKK Kabupaten Kutai Barat melalui Pokja II menggelar Parade Seni Budaya yang diikuti oleh anak-anak PAUD yang berasal dari perwakilan 16 Kecamatan. Kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap kain khas daerah Kutai Barat, untuk mewujudkan PAUD yang mengarah pada pelestarian budaya khas Kutai Barat berupa kain khas daerah dan sebagai ajang untuk menstimulasi, memotivasi masyarakat terutama para kader PKK diseluruh wilayah Kabupaten Kutai Barat untuk terus berinovasi dalam karya busana yang indah.
Ketua TP-PKK Kabupaten Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu mengatakan, “Semoga dengan terlaksananya kegiatan Parade Seni Budaya PAUD tingkat Kabupaten ini akan membawa kontribusi yang cukup besar terutama dalam mewujudkan rasa cinta, bangga serta kesadaran yang bertanggung jawab atas upaya pelestarian seni budaya warisan leluhur kita sejak usia dini”, katanya.
Lebih lanjut Ketua TP PKK menghimbau kepada para Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Ketua POKJA 2 Kecamata se-Kutai Barat, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada partisipasi kecamatan dievent ini saja namun bisa dijadikan inisiatif untuk melaksanakan kegiatan fashion lainnya pada hari-hari besar tertentu seperti HUT RI, HUT DAHAU, KARTINI dan lain sebagainya. “Dorong dan motivasi warga untuk terus berinovasi dan berkreasi, perkenalkan nilai-nilai kearifan lokal ini semenjak usia dini sehingga terpupuklah rasa cinta, bangga hingga keinginan untuk senantiasa turut serta melestarikan nilai-nilai budaya kita”, harapnya.
Kepada para pendamping peserta dan peserta parade bahwa menang atau kalah pada sebuah kompetisi itu hal yang biasa namun keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran bagaimana bisa lebih percaya diri dan mengasah keterampilan untuk menciptakan busana dengan bahan kain khas daerah yang indah dan elegan.
Dan yang tak kalah pentingnya kepada kita semua yang hadir disini, “Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk turut serta melestarikan kekayaan khas daerah berupa kain khas daerah kita oleh karenanya jadilah contoh kepada keluarga, masyarakat dengan mau dan bangga mengenakan kreasi kita dengan berbusana yang berbahan kain khas daerah ini dalam berbagai kesempatan karena ini merupakan ajang untuk mempromosikan agar Kutai Barat semakin dikenal dan kekayaan kain khas daerahnya dapat diterima oleh semua kalangan dan segala usia”, tegasnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Kresensia Rikam dalam laporannya menyebutkan “terselenggaranya kegiatan ini didasari dengan terbitnya surat Keputusan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat nomor : 016/KEP/PKK.KAB/X/2019 tentang Panitia Parade Seni Budaya PAUD. Dan dalam parade ini busana yang diparadekan adalah busana glamour yang diciptakan dari hasil kreasi dan inovasi padu padan kain khas Kutai Barat seperti tenun doyo, tenun badong, sulam tumpar, kriong, jomoq, batik tumang, moring, batik takaaq, terima kasih untuk dukungan seluruh pihak terhadap kegiatan kami ini”, sebutnya.
Ketua TP-PKK Kecamatan Barong Tongkok Erin Meysa Susanti yang perwakilannya berhasil meraih juara 1 ditemui usai menerima hadiah mengungkapkan “sangat bangga dengan prestasi ini, kiranya dari kecil anak-anak sudah mengenal seni budaya yang terus mereka cintai sampai dewasa, apalagi di barong di PAUD/TK Yayasan Barong Tongkok yaitu PAUD/TK Sendawar setiap minggunya diadakan parade seni budaya”,ungkapnya.
Parade ini dinilai langsung oleh Dewan juri yaitu Seki dari Dinas Pariwisata, Flora dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Abet dari Dekranasda Kabupaten Kutai Barat. Yang Menetapkan Juara 1 Kecamatan Barong Tongkok, Juara 2 Kecamatan Muara Lawa, Juara 3 Kecamatan Sekolaq Darat, Harapan 1 Kecamatan BonganHarapan 2 Kecamatan Long Iram, Harapan 3 Kecamatan Melak (HMS11)