Pembangunan Pasar dan Shelter, Merupakan Wujud Kepedulian Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Pembangunan Pasar dan Shelter, Merupakan Wujud Kepedulian Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Bupati dan Wakil Bupati beserta Ibu, mengguntingkan pita resmikan penggunaan Pasar Olah Bebaya Kecamatan Melak-Kutai Barat. Foto Kominfo Ros/Dos.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

DISKOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Bupati Kutai Barat FX.Yapan didampingi Wakil Bupati Edyanto Arkan beserta ibu, meresmikan 7 pasar dan 3 shelter yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita secara simbolis dihalaman parkir  Pasar  Olah Bebaya,  jalan Ahmad Yani, Kelurahan  Melak Ulu  Kecamatan Melak. Kamis (14/02/2019).

Menurut Bupati Kutai Barat Fx. Yapan, semua produsen lokal memiliki hak yang sama dalam memasarkan hasil ekonominya, memperhatikan daya saing dalam bertransaksi, masyarakat diharapkan dapat menciptakan peluang bisnis yang terbuka, “namun harus ingat, seluruh kegiatan pasar ini harus dalam konstruksi ekonomi yang sehat,” terangnya.

“Khusus bagi para pedagang yang menempati Olah Bebaya Melak ini, agar dapat memamfaatkannya dengan baik, dan meningkatkan potensi usahanya masing masing, serta ikut merawat kebersihan, juga pemeliharaan bangunan pasar ini dengan baik,” Bupati menambahkan.

Bupati Kutai Barat, menandatangani prasasti 7 pasar dan 3 shelter, secara simbolis. Foto kominfo Ros/Dos.
Bupati Kutai Barat, menandatangani prasasti 7 pasar dan 3 shelter, secara simbolis. Foto kominfo Ros/Dos.

Pembangunan Pasar modern Olah Bebaya Melak yang terdiri dari 238 kios dengan sumber dana yang berasal APBD Pemprov. Kaltim dan ABPD Pemerintah Kutai Barat mencapai 40 Milyar lebih, menjadi pusat perbelanjaan  kebanggaan  masyarakat Kutai Barat.

Sementara Kepala Disprindagkop dan UKM Salomon Sartono, hingga saat ini tercatat ada 86 pembangunan pasar tradisional yang telah beroperasi di 16 Kecamatan se-Kutai Barat, “Pembangunan pasar salah satu langkah strategis Pemerintah setempat, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kautai Barat,” Tegasnya.

Pembangunan pasar dan 3 Shelter di beberapa Kampung dengan dana yang bersumber dari APBN yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID) melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan  Usaha Kecil Kutai Barat, seperti Pasar kampung Pepas Eheng dan Pasar kampung Ombau Asa Kecamatan Barong Tongkok, Pasar kampung Damai Kecamatan Damai, Pasar kampung Dilang Puti Kecamatan Bentian Besar, Pasar Kampung Tanjung Laong  Kecamatan Muara Pahu Kabupaten Kutai Barat. Kominfo Ros

Sedikitnya 237 KK dan 702 Jiwa di Dilang Puti dan 1 KK 4 Jiwa di Kampung Penarung, Dilanda Banjir, Rabu (13/02/2019)

Sedikitnya 237 KK dan 702 Jiwa di Dilang Puti dan 1 KK 4 Jiwa di Kampung Penarung, Dilanda Banjir, Rabu (13/02/2019)

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Barat  beserta Anggota Tagana (Taruna Siaga Bencana) menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Korban Banjir  Kampung Long Puti dan Kampung Penarung di Kecamatan Bentian Besar, dengan  jumlah  237 Kk dan 702 jiwa di Dilang Puti dan 1 Kk 4 jiwa di Kampung Penarung, Rabu (13/02/2019).

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Dinas Sosial, melalui Tim sudah mengecek lokasi banjir  dan telah menyalurkan langsung bantuan kepada masyarakat kampung Dilang Puti dan Penarung dan selanjutnya akan mendata kampung lainnya yang terkena musibah banjir seperti Kampung Begai Kecamatan Siluq Ngurai.

Salah Satu warga korban banjir Petinggi Penarung Dede Saputra, menerangkan “air meningkat naik hingga mecapai kurang lebih 2 meter atau sepinggang manusia dewasa, Semoga air lekas surut dikarenakan masyarakat sangat sulit untuk beraktivitas karena transfortasi yang mandat,” Jelasnya.

Selain Dinsos bantuan pun disalurkan dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kutai Barat, para komunitas masyarakat Kutai Barat yang turut berbantu, kepada masyarakat Kecamatan Bentian. Kominfo Lsr.

Relasi KPU Kutai Barat Sosialisasi Pemilu Agar Pemilih Mengetahui Tata Cara Pemberian Suara yang Benar di TPS (13/2/2019)

Relasi KPU Kutai Barat Sosialisasi Pemilu Agar Pemilih Mengetahui Tata Cara Pemberian Suara yang Benar di TPS (13/2/2019)

Ketua Relawan Demokrasi, lakukan sosialisasi dihadapan ratusan masyarakat. Kominfo Lsr.diskominfi.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUTAI BARAT – SENDAWAR – Relawan Demokrasi (Relasi) Kabupaten Kutai Barat, dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu serentak 17 April tahun 2019 mendatang kepada masyarakat, tak terkecuali pada acara ritual adat Kuangkay di Kampung Pepas Eheng Kecamatan Barong Tongkok, dimanfaatkan oleh Tim Relasi untuk mensosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui tata cara pemberian suara yang benar di TPS, sehingga suara tidak sah (invalid vote) dapat ditekan. Kamis (13/2/2019).

Pemilu tahun ini cukup rumit, dikarenakan ada lima jenis surat suara, yakni untuk memilih pasangan calon presiden/wakil presiden, dan calon anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. “Dengan senang hati, kami mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) setempat, agar menyalurkan hak suaranya pada Pemilu serentak 17 April mendatang,” ungkap Ketua Relasi, Tonius Doma dalam kesempatan tersebut.

Tingkat kerumitan Pemilu dan kurangnya pemahaman dari banyak warga yang belum mengetahui tata cara memilih karenakan bingung ada 5 jenis surat suara. Kondisi ini memungkinkan banyak masyarakat memilih golput, “naah disitulah tugas kami menjelaskan tata cara memilih dengan benar, sehingga masyarakat memahaminya,” pungkas Kornelia. kominfo lsr.

Bawaslu Tertibkan Pemasangan APK yang Memicu Kecelakaan Lalu Lintas dan Tidak Memperhatikan Estetika Tata Kota (09/02/2019)

Bawaslu Tertibkan Pemasangan APK yang Memicu Kecelakaan Lalu Lintas dan Tidak Memperhatikan Estetika Tata Kota (09/02/2019)

Satpol PP membongkar APK yang menganggu pandangan pengguna jalan, Foto Diskominfo Lsr.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUTAI BARAT – SENDAWAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Barat serentak menertibkan ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) di 16 Kecamatan berupa baliho maupun spanduk milik partai politik serta calon legislatif (Caleg) Pemilu 2019 bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), jajaran Polres dan Kodim 0912 Kutai Barat serta berkoordinasi dengan KPU Kutai Barat.

Ketua Bawaslu Kutai Barat, Risma Dewi menjelaskan, “penertiban tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, dalam radius jalur hijau pusat Ibu kota Kabupaten Kutai Barat Sendawar dan secara serentak di 13 Kecamatan yaitu Linggang Bigung, Tering, Long Iram, Mook Manar Bulatn, Nyuatan, Damai, Muara Lawa, Bentian, Siluq Ngurai, Jempang, Muara Pahu, Penyinggahan dan Bongan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Linmas,” jelas Risma Dewi.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Kutai Barat FX Irianto, sangat mengapresiasi kinerja Bawaslu, Panwaslu, dan Satpol PP dalam menertibkan APK yang dipasang pada sembarang tempat, KPU Kutai Barat mendukung hal itu demi ketertiban dan keindahan tata kota. “Pemasangan APK tidak dilarang, tetapi harus berkoordinasi dengan KPU, mengikuti aturan serta ketentuan, tidak dipasang ditempat terlarang yaitu di bahu jalan, di kantor atau fasilitas pemerintah, gedung atau tempat pendidikan dan diareal gedung tempat ibadah,” Terang FX Irianto

Koordinator Divisi Hukum, Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kutai Barat, Lourensius menegaskan, Bawaslu Kutai Barat menggunakan Peraturan Bawaslu Nomor 28 tahun 2018 untuk pengawasan kampanye. Sedangkan untuk menentukan jenis pelanggaran, pihaknya berpatok pada Peraturan Bawaslu Nomor 7 tahun 2018. “bahkan didalam penertiban APK itu, Bawaslu Kutai Barat menggunakan semua regulasi yang berhubungan dengan masalah kampanye pemilu serentak 2019,” Jelasnya

Bawaslu Kutai Barat mengimbau agar para calon legislatif bersama tim kampanye Pemilu Serentak 2019 se-Kutai Barat untuk selanjutnya agar tidak memasang APK disembarang tempat, terutama ditempat umum. Pemasangan Apk harus memperhatikan etika dan estetika, utamanya di jalur hijau, trotoar pejalan kaki, juga dibahu jalan pada tikungan dan kawasan lampu merah, merupakan daerah terlarang,  karena berpotensi sebagai pemicu kecelakaan lalu lintas.

Untuk menjamin kepastian hukum, dengan tidak mengesampingkan semangat peserta pemilu untuk mensosialisasikan parpol dan para caleg serta calon presiden dan wakil presiden dalam pemilu serentak 17 April 2019.

Dari Perbatasan, Pers Harus Herperan Sebagai Kontrol Sosial, Pembangunan dan Kekuasaan, Minggu (10/2/19)

Dari Perbatasan, Pers Harus Herperan Sebagai Kontrol Sosial, Pembangunan dan Kekuasaan, Minggu (10/2/19)

Rudi Suhartono, pertama dari kiri bersama rekan-rekan media, di pelabuhan Kabupaten Mahakam Ulu. Foto Imran/kominfo Lsr.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Seiring peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2019, sekelumit suka-duka sejumlah jurnalis atau wartawan yang bertugas di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). merupakan salah satu Kabupaten yang berada diperbatasan negara Indonesia dengan Negara Serawak, Malaysia Timur. Diantaranya, Rudi Suhartono (45) sejak tahun 1997 hingga kini bertugas sebagai Kepala Biro Harian Kaltim Post wilayah Kutai Barat  (dulunya Manuntung, Red)

Rudi Suhartono merupakan wartawan perintis di Kabupaten Kutai Barat sejak diresmikan 1999, sudah 22 tahun hingga 2019 ini ia menjadi wartawan, “Kondisi akses jalan darat di Kutai Barat pada 20 tahun silam belum terbuka (terisolir), kala itu telekomunikasi seluler atau telepon genggam (handphone/HP) memang belum ada di Kutai Barat tetapi sebagai seorang wartawan, tetap bersemangat melaksanakan kegiatan jurnalistik,” katanya kepada rekan-rekan media.

melalui peringatan HPN 2019 ini, “kebebasan pers akan semakin kuat, dengan berpedoman pada UU RI Nomor 40/1999 tentang pers, kemerdekaan pers dijamin sebagai hak azasi negara, era milenium ini juga telah sampai di Kutai Barat, Jaringan telekomunikasi seluler sudah sama dengan kota besar lainnya di tanah air “Selamat Hari Pers Nasional tahun 2019, melalui kebebasan pers masyarakat dapat mengetahui berbagai peristiwa, termasuk kinerja pemerintah, sehingga muncul mekanisme check and balance, kontrol terhadap kekuasaan, maupun masyarakat sendiri,” harapnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Biro Harian Fakta dan faktapers.id untuk wilayah Kutai Barat dan Mahulu, Imran (42) menyebut pers sangat penting bagi seluruh ruang lingkup kehidupan di dunia,  pers merupakan pilar keempat demokrasi, melengkapi eksekutif, legeslatif, dan yudikatif,  “diera digital ini wartawan yang bertugas di kawasan perbatasan, daerah terpencil harus terus bersemangat membantu masyarakat memberitakan kondisi ekonomi dan soasial yang terisolasi, “kemajuan teknologi IT dalam 7 tahun terakhir sangat cepat, hingga merambah Kutai Barat dan Mahulu, meski ada sejumlah titik blank spot telekomunikasi dapat segera terbuka dan maju dalam pembangunan.” Harapnya.

Hal senada diungkapkan Elvira Yosevina (28), yang merupakan Reporter RRI Sendawar, melalui momen HPN 2019, dapat menjadi motivasi untuk semakin gencar memberikan informasi kepada publik melalui radio, “apapun pekerjaan harus dicintai, sehingga tidak akan ada hambatan dalam melaksanakan pekerjaan, saya lebih bahagia jika dapat memberitakan kepada publik kondisi suatu daerah diperbatasan apa adanya,” terangnya

“Selamat Hari Pers Nasional tahun 2019. Salam jurnalis dari perbatasan NKRI untuk kawan jurnalis se-Indonesia, dan se-dunia” Kominfo Lsr

Ciptakan Rasa Nyaman dan Kamtibmas, Kapolsek Pimpin Masyarakat Membangun Pos Kamling, Minggu (10/02/2019)

Ciptakan Rasa Nyaman dan Kamtibmas, Kapolsek Pimpin Masyarakat Membangun Pos Kamling, Minggu (10/02/2019)

Warga RT 03 Melak Ilir Bersama Kapolsek, Swadaya membangun Pos Kamling. Kominfo Lsr.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Kegiatan gotong royong dipimpin oleh Ketua RT 03 Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak, Kutai Barat, Riduansyah,  bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Melak dan masyarakat, secara swadaya membangun dua Pos Kamling, di Jalan Pangeran Hidayatullah dan di Jalan 17 Agustus RT. 03, Kelurahan Melak Ilir, guna mengantispasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan pemilu serentak yang akan berlangsung pada 17 April mendatang.

Kepala Polsek Melak, AKP Djoko Purwanto, dua pos kamling yang dibangun secara swadaya masyarakat  itu, diharapkan dapat berfungsi dalam mengantisipasi kondusifitas kamtibmas dan menjaga keamanan lingkungan masyarakat kelurahan Melak Ilir, menjelang pelaksanaan pemilu serentak. Kapolsek harapkan “agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungannya, bersama-sama saling membantu untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, yang merupakan tanggung jawab bersama,” Jelas Kapolsek yang membawahi tiga kecamatan dalam wilayah hukumnya yakni Melak, Sekolaq Darat, dan Mook Manar Bulatn.

Camat Melak, M Japar mengapresiasi, tindakan swadaya masyarakat bersama Polsek Melak tersebut, dan berharap dengan adanya Pos Kamling tersebut dapat menunjang keamanan yang lebih baik, masyarakat harus sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. “Semoga dapat terbentuknya kesadaran dan ketaatan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” harapnya. Kominfo Lsr.

Api Hanguskan Tiga Unit Rumah Warga Melak Ilir, Menjadi Arang, Jumat Dini Hari (08/02/2019)

Api Hanguskan Tiga Unit Rumah Warga Melak Ilir, Menjadi Arang, Jumat Dini Hari (08/02/2019)

Warga berupaya memadamkan api yang hanguskan tiga unit rumah, Dokumentasi Polsek Melak/kominfo Lsr. Diskominfo.kutaibaratkab. go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Meskipun turun hajan, Api tetap membakar tiga unit rumah warga Jalan P. Hidayatullah RT 06 Kelurahan Melak Ilir hangus menjadi arang, sekitar pukul 03.30 WITA, dengan bantuan 4 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kutai Barat dibantu personil dari Koramil 0912 dan Polsek Melak serta bantuan masyarakat sekitar, api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam kemudian.

Melalui Dinas Sosial, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat turun langsung ketempat kejadian untuk menyerahkan bantuan, berupa sembako bagi korban kebakaran dan mendirikan tenda Posko sebagai tempat penampungan bantuan serta pusat aktivitas pemulihan bagi warga korban paska Kebakaran.

Kepala Polres Kutai Barat, AKBP I Putu Yuni Setiawan menjelaskan, diduga api berasal dari rumah tidak berpenghuni atau kosong yaitu rumah milik Burhan (51), tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, tetapi kerugian materi warga ditaksir mencapai ratusan juta dan pihak Polres masih terus melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

“Tiga pemilik rumah yang terbakar yaitu Ali (50) serta Juraidah (60), keduanya warga Melak Ilir RT. 6, kemudian Burhan (51) warga Kampung Muara Jawaq, Kecamatan Mook Manar Bulant,” tambah Kepala Polres Kutai Barat kepada media.

Terlihat pula pihak Koramil Melak turut mengerahkan sembako dan  membantu mendirikan posko pengungsian. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban warga,” papar Komandan Koramil Melak, Kapten Armed Sarifudin mewakili Kodim 0912 Kutai Barat. Kominfo Lsr

Penataan Wilayah, Tidak Menghilangkan Hak Atas Tanah Masyarakat (6/02/2019)

Penataan Wilayah, Tidak Menghilangkan Hak Atas Tanah Masyarakat (6/02/2019)

Plt. Assisten I Misran Efendi Pimpin Rapat Ekpose batas wilayah Kampung Linggang Bigung dan Kampung Bangun Sari di ruang diklat Lantai III Setkab Kutai Barat.kominfoFds.diskominfo.kutaibarat kab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR- Rapat Ekspose pelacakan batas antara Kampung linggang Bigung dengan Kampung Bangun Sari di Kecamatan Linggang Bigung, berlangsung di ruang diklat Lantai III Setkab Kutai Barat, rapat yang dipimpin Plt. Assisten I Misran Efendi, didampingi Kepala Sub Bagian wilayah dan tata batas Franky Yonatan, Kepala Kepala Sub umum dan pembangunan Theodorus, Kepala Sub bidang Kominfo BP3D Steven, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Linggang Bigung Andre Fernanda, Petinggi Kamnpung Linggang Bigung Bastianus, Petinggi Kampung Linggang Bangun Sari Sulaiman.

Plt. Assisten I Misran Efendi menyampaikan tapal batas antara kedua kampung ini dapat terselesaikan, apapun keputusan pemerintah daerah harus kedua kampung menerimanya karena hasil rapat dari pemerintah Kecamatan Linggang Bigung pada tanggal 24  april 2018, menyerahkan sengketa tapal batas ke Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan jika terjadi penataan wilayah, masyarakat tidak perlu khawatir karena tidak menghilangkan hak atas tanah, hanya saja di sesuaikan dengan alamat kampung letak tanah berada. Misran Efendi menambahkan agar masyarakat kedua Kampung linggang Bigung dengan Kampung Linggang Bangun Sari, dapat menyerahkan berbagai bukti yang bisa menjadi bahan pertimbangan, peta, surat hibah, dan surat-surat lainnya menyangkut tapal batas kedua kampong, yang lebih penting adalah dapat menjaga kondusiftivitas dimasyarakat.

Kepala Sub Bagian wilayah dan tata batas Franky Yonatan menyampaikan rapat ekspose pelacakan batas antara Kampung linggang Bigung dengan Kampung Linggang Bangun Sari di Kecamatan Linggang Bigung, merupakan hasil dari peninjauan kelapangan yang dilakukan bersama masing-masing kampung dengan tim teknis dari Bagian wilayah dan tata batas Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Franky Yonatan menambahkan, “areal yang menjadi tumpang tindih seluas 80 hektar, Pemerintah daerah pada Tanggal 21-25 mei 2018 melakukan pengambilan tarikan batas geris kampung Linggang Bigung, dan Tanggal 20-31 mei 2018 tarikan batas geris kampung Linggang Bangun Sari, dan pada rapat ini, kita dapat melihat hasil pelacakan batas masing-masing Kampung  kemudian areal mana saja yang menjadi tumpang tindih,” terangnya

Petinggi Kampung Linggang Bigung Bastianus menuturkan bahwa untuk Kampung Bangun sari pada awalnya bukanlah Kampung Tranmigrasi, dulu adalah tim sukarelawan yang ditempatkan oleh Pemerintah, sehingga untuk administrasinya tidak seperti Tranmigrasi, oleh sebab itu masyarakat yang ada disekitar itu dengan sukarela menyerahkan tanahnya pada tahun 1964.

“Tarikan batas geris Kampung Linggang Bigung adalah merupakn kesepakatan awal dengan kampung-kampung yang tergabung, Linggang Amer, Linggang Mapan dan Kampung-kampung asal lainnya dan tidak ada permasalahan. Tetapi setelah ada penentuan batas wilayah ini ada sedikit perubahan karena ada pihak-pihak yang menentukan batas wilayah ini tidak melihat sejarah asal usulnya, “ jelasnya.

Tokoh Masyarakat Kampung Linggang Bangun Sari Wasis mengatakan bahwa pada awalnya Kampung Linggang Bangun Sari pada tahun 1964 adalah merupakan sukarelawan serbaguna pada jaman konfrontasi melawan negara malasyia yang disebut ganyang Malasyia dengan julah 500 kk yang terbagi menjadi empat kelompok, Bangun Sari, Purwodadi, Sumber sari, dan Sri mulyo. Kampung Bangun Sari disahkan oleh Pemerintah menjadi kampung tranmigrasi tahun 1980 yang disaksikan oleh kepala adat besar linggang, aparat Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Kartanegara yang dipimpin oleh direktorat jawatan Pembukaan Tanah pada saat itu,” tuturnya. Kominfo Fds.

Kodim 0912 Kutai Barat, Bangun Jalan Tani, Pada TMMD  ke 104 Tahun 2019 (07/02/2019)

Kodim 0912 Kutai Barat, Bangun Jalan Tani, Pada TMMD ke 104 Tahun 2019 (07/02/2019)

Kodim 0912 Kutai Barat Letkol Inf Anang Sofyan Effendi, saat memberikan ketrangan kepada media. Foto kominfo. Lsr.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Komando Distrik Militer (Kodim) 0912 Kabupaten Kutai Barat melaksanakan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 selama dua bulan mulai  27 Februari hingga 27 Maret 2019 mendatang, di 2 Kampung, yakni Long Melaham dan Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu, yang saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut,

Dandim 0912 Kutai Barat Letkol Inf Anang Sofyan Effendi menjelaskan kegiatan progam TMMD kali ini, selain melaksanakan pembukaan lahan sawah seluas 47 hektare, pembukaan badan jalan tani sepanjang 4 kilo meter, juga membangun kolam ikan. “Pihaknya tengah mempersiapkan beberapa hal mulai dari segi personel, material dan tempat pelaksanaannya,” jelasnya.

Anang Sofyan Effendi menambahkan, pelaksanaan Kegiatan TMMD ini telah didukung oleh Pemkab. Mahakam Ulu di Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia melalui pembiayaan sebesar Rp. 3,5 milyar.  Dengan anggaran tersebut akan dilakukan pembukaan Lahan pertanian, pembangunan jalan, dan kolam ikan, sisanya untuk kegiatan non fisik.

“kita mengharapkan seluruh unsur dan lapisan Masyarakat dapat mendukung rangkaian kegiatan TMMD ke 104, baik kegiatan Fisik maupun Non Fisik agar berjalan sukses serta rampung tepat waktu pada minggu ke 4 di bulan Maret,” jelas Kodim 0912 Kutai Barat. Kominfo Lsr

39 Orang Siswa Siap, Menghadapi UNBK Pada Tanggal 25-28 Maret 2019 mendatang Meski Dalam Keterbatasan Listrik dan Akses Internet (07/02/2019)

39 Orang Siswa Siap, Menghadapi UNBK Pada Tanggal 25-28 Maret 2019 mendatang Meski Dalam Keterbatasan Listrik dan Akses Internet (07/02/2019)

Kepala Sekolah SMK N 3 Sendawar Hj. Hayani, saat memebrikan keterangan kepada awak media. Foto kominfo Lsr.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Sendawar siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sedikitnya 39 orang siswa yang akan mengikuti ujian secara bergantian memanfaatkan 20 Unit Komputer sekalipun listrik dan akses internet yang terbatas.

Kepala Sekolah SMK N 3 Sendawar Hj. Hayani menuturkan, pihak sekolah telah mempersiapkan para siswanya untuk menghadapi UNBK yang akan dilaksanakan pada tanggal 25-28 Maret 2019 mendatang, dengan menyelenggaran ujian praktik bagi siswa pada akhir bulan Januari lalu. “Hanya saja saat ini yang kami terkendala masalah listrik dan Internet, itu karena kondisi dan letak sekolah yang jauh dari jalan poros membuat listrik dan internet susah di dapatkan,” terangnya.

Kepala sekolah menambahkan, untuk pelaksanaan UNBK yang diagendakan berlangsung selama 3 hari, terbagi dalam 2 kelompok peserta ujian, dan 2 Program jurusan, yakni jurusan Teknik Alat Berat dan Teknik Gambar Bangunan. Atas kondisi itu, berharap perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mengingat tahun 2019 ini, merupakan tahun ke-3 pelaksanaan UNBK dengan kondisi Keterbatasan.

“Kami harap Pemprov kaltim dapat memberikan bantuan ke Sekolah terkait  Kendala yang kami hadapi ini, untuk menunjang fasilitas demi kelancaran pelaksanaan UNBK di Sekolah, karena ini sudah tahun ke-tiga kami melaksanakan ujuan dengan kondisi keterbasatan seperi ini,”harap Hj. Hayani. Kominfo Lsr

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id