Kunjungan Kerja Dan Bersilahturahmi  Dengan Seluruh Prajurit dan Keluarganya Di Kutai Barat Dan Mahakam Ulu (10/01/2019)

Kunjungan Kerja Dan Bersilahturahmi Dengan Seluruh Prajurit dan Keluarganya Di Kutai Barat Dan Mahakam Ulu (10/01/2019)

Danrem 091 ASN Kaltim Brigjen TNI Widi Prasetijono beserta istri Novita Permata Sari di Bandara Melalan.Foto kominfo Ros.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Danrem 091 ASN Kaltim Brigjen TNI Widi Prasetijono beserta istri Novita Permata Sari di Bandara Melalan Kabupaten Kutai Barat, disambut hangat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Yacob Tullur, Dandim Letkol INF Anang Sofian beserta istri serta seluruh jajaran. Danrem Widi Prasetijono beserta rombongan tiba di Kutai Barat menggunakan penerbangan Express Air ATR 42 Kamis (10/01/2019).

Penjemputan diawali dengan acara adat tepung tawar berupa  ritual adat etnis dayak Tunjung Benuaq Kutai Barat dimana tepung tawar merupakan tradisi penyambutan terhadap orang luar yang baru saja datang ke wilayah etnis Tunjung dan Benuaq agar selalu diberikan keselamatan selama berada dan beraktivitas di Kutai Barat, ritual ini meliputi pengalungan bunga, tarian-tarian serta pembacaan doa oleh Tetua (pememang) adat kepada seluruh rombongan yang datang.

Prosesi tepung tawar dari Tetua Adat kepada tamu atau rombongan yang datang.Foto kominfo Ros.
Prosesi tepung tawar dari Tetua Adat kepada tamu atau rombongan yang datang.Foto kominfo Ros.

“Kunjungan kerja dan bersilahturahmi  dengan seluruh prajurit dan keluarga prajurit yang ada di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu.” Maksud dan tujuan dari kegiatan ini terang Danrem 091 Brigjen TNI Widi Prasetijono dalam wawancara kepada awak media.

Terkait pesta Demokrasi pada bulan April mendatang Danrem 091 menghimbau kepada seluruh prajurit untuk bersikap netral dan memberikan semangat kepada prajurit dalam bertugas yaitu menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif.

Selain di Kutai Barat kunjungan kerja Danrem 091 juga bertandang ke Kabupaten Mahakam Ulu dalam rencana dan program pembangunan Kodim di wilayah tersebut namun masih dalam rencana dan proses koordinasi. Kominfo Ros.

Optimis Untuk Menggapai Kesuksesan Di Tahun Baru 2019 (10/01/2019)

Optimis Untuk Menggapai Kesuksesan Di Tahun Baru 2019 (10/01/2019)

Sekda Kutai Barat Yacob Tullur menyalakan lilin Natal, pada perayaan Natal GSJA se-Kabupaten Kutai Barat Foto kominfo WLN.diskominfo.Kutaibarat.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – “ Strong of trust” yang diartikan “Kekuatan Dari Sebuah Kepercayaan”. Menjadi Tema dalam Ibadah dan Perayaan Natal GSJA se-Kabupaten Kutai Barat yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, pembicara Pendeta Joy Ronald Rambitan, pendeta Jefri Kilapong STH, berlangsug hikmat di Gedung PKK Kabupaten Kutai Barat Kamis, (10/01/2019)

Bupati Kutai Barat dalam sambutan yang dibacakan langsung oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur, memaknai arti kepercayaan pemerintah Kutai Barat saat ini, Tentunya ragam pencapaian telah diperoleh dan menjadi kekuatan besar bersama, “dengan kebersamaan tersebut kita kuat dan mampu membangun dan wujudkan hari esok lebih baik daripada hari ini, selamat natal tahun 2018 dan milikilah sikap yang optimis untuk menggapai kesuksesan di tahun baru 2019.” Tegas sekda.

Sambutan ketua panitia Rimbun Siallagan mengatakan bahwa perayaan malam bukan hanya seremonial yang tanpa tujuan, tapi perayaan malam ini adalah sebagai momentum untuk kami menjalin kebersamaan, kekompakan dan menyatukan visi untuk menjangkau jiwa-jiwa untuk mempersatukan sebagai warga kerajaan Allah sebagaimana dalam injil Yohanes 17:21 “Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti engkau, ya bapa, didalam aku dan aku didalam engkau, agar mereka juga didalam kita, supaya dunia percaya, bahwa engkaulah yang telah mengutus aku. Kominfo ROS.

Uang Negara Rp. 3,8 Milyar Terselamatkan, Inilah Kinerja Kejari Kubar Di Tahun 2018 (9/1/2019)

Uang Negara Rp. 3,8 Milyar Terselamatkan, Inilah Kinerja Kejari Kubar Di Tahun 2018 (9/1/2019)

Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, saat memberikan keterangan kepada awak media. Foto kominfo Lsr.diskominfokutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Perkara Pidana khusus sepanjang 2018 Kejaksaan Negeri Kutai Barat  telah menyelamatkan uang negara dengan total nilai sebesar Rp 3,8 miliar dari dua perkara yang ditangani yaitu kasus pemberian dana hibah Pemprov Kaltim kepada 3 yayasan pendidikan di Kutai Barat dan kasus dugaan korupsi Perusda Witeltram Kutai Barat.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan kasus korupsi dana hibah oleh 3 yayasan di Kutai Barat  sudah putus di PN Tipikor Samarinda, namun kurang sesuai. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah 10 tahun penjara kepada terdakwa Profesor Susadya Sutedjawidjaya, tetapi diputus hanya 6 tahun. Sehingga Kejari Kutai Barat  banding, dan saat ini dalam tahap kasasi.

“Uang sebesar Rp 3,8 miliar tersebut diselamatkan didalam rekening penampungan Kejari Kutai Barat  Setelah kasus korupsi tiga yayasan itu inkracht (berkekuatan hukum tetap) oleh putusan Mahkamah Agung (MA), dan setelah putusan PN Tipikor  terhadap kasus korupsi Perusda Witeltram, uang tersebut akan disetor ke kas negara.”Syarief menjelaskan.

Kajari menambahkan, berlanjut  di 2019 pihaknya menekankan seluruh kasus yang ditangani untuk penyelamatan  uang negara melalui pengembalian oleh para terduga koruptor. Karena disamping menghukum fisik, alangkah baik dapat melakukan pengembalian uang negara. “Untuk kasus dugaan penyimpangan penggunaan dana KPU Mahulu sebesar Rp 30 mliar tahun anggaran 2015/2016, belum ditetapkan tersangkanya, kami masih terus mendalami seluruh barang bukti yang harus kami verifikasi, secepatnya akan diumumkan berapa kerugian negara dari kasus itu, dan siapa tersangkanya,” tutupnya. Kominfo Lsr.

Petani Durian Runtuh Pada Musim Durian, Karena Membuka Peluang Usaha Bagi Para Pedagang Musiman (10/01/2019)

Petani Durian Runtuh Pada Musim Durian, Karena Membuka Peluang Usaha Bagi Para Pedagang Musiman (10/01/2019)

Yuliana seorang petani durian, asal kampung tering Seberang, Kecamatan Tering.Foto kominfo Lsr.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Musim Panen Durian di Kabupaten Kutai Barat, saat ini tak terkendali aroma khas di Ibu kota Kabupaten yaitu bermunculan pedagang musiman yang menjual buah tersebut disepanjang jalan. Dan musim ini secara otomatis membuka peluang usaha bagi para pedagang musiman dengan hasil yang cukup menjanjikan yaitu mendapat keuntungan hingga jutaan rupiah.

Salah satunya yaitu Petani sekaligus pedagang durian di Kampung Tering Lama,  Kecamatan Tering, Si Nenek Yuliana Mulianti, yang mengaku, saat musim durian tiba dapat meraup keuntungan hingga Rp. 5 Juta dalam sebulan. “Ya sudah berkisar kurang lebih Rp. 5 juta sudah dalam 1 bulan ini, kita kumpul-kumpul. Ini kita jual hasil dari kebun sendiri, jadi untuk harganya dari 5 Ribu sampai harga termahal itu 20 Ribu per-Buah.” katanya di kebunnya, di daerah Danau Gap.

“Selayaknya tanaman buah Durian-pun ada musim, biasanya mulai akhir hingga awal tahun, seperti saat ini, mulai berbuah di bulan Desember 2018 dan masuk ke musim panennya pada bulan Januari sampai Februari pada tahun 2019 ini.”  Yuliana Mulianti menambahkan.

Saat musim panen seperti sekarang ini, buah durian milik si nenek tersebut tidak hanya dibeli oleh warga lokal, bahkan tengkulak dari luar Daerah-pun datang mengambil langsung ke-kebunnya, seperti Kota Samarinda, Bontang dan Balikpapan untuk dijual kembali ke-kota mereka.

Menurut petani durian, sudah kurang lebih satu bulan musim durian ini, sudah menjual lebih dari 500 buah dari 9 Pohon.  Sementara masih ada ratusan buah lagi yang belum dipanen atau masih ditunggu jatuh dengan sendirinya setelah masak secara alami pohon. Kominfo Lsr.

Pada Hari Ke Enam, Kakek Manteh Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa (09/01/2019)

Pada Hari Ke Enam, Kakek Manteh Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa (09/01/2019)

Kondisi korban saat ditemukan, oleh tim Kepolisian, Tagana dan warga masyarakat. Foto.kominfo Lsr.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKIBAR – SENDAWAR – Kakek Mateh (70) warga Kampung Juhan Asa yang beralamatkan di jalan poros Juhan Asa Rt. 01, Kecamatan Barong Tongkok, yang dinyatakan hilang sejak Jumat (04/01/2019) lalu, telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa (meninggal dunia) pada hari ke enam rabu 09/01/2019) sekitar pukul 11:00 siang.

Kapolres Kutai Barat AKBP I Putu Yuni Setiawan melalui PS Kanit Identifikasi Polres Kutai Barat,  Aipda Yudiarto membenarkan penemuan tersebut, dalam keadaan sudah tak bernyawa oleh masyarakat setempat dan tim gabungan Dinas Sosial Kutai Barat. ” lokasinya tidak jauh berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.  Turun ke Sungai Jawi, dari sungai sekitar 15 meter, ” jelasnya di RSUD HIS.

Ia melanjutkan bahwa ada dugaan karena korban kakek Mateh sudah lanjut usia (Lansia), kemungkinan kehabisan tenaga. “Jenazah korban sudah dilarikan ke RSUD HIS,  untuk dilakukan visum at revertum,” terangnya.

“Saya harap hal ini dapat menjadi pelajaran agar kita selalu waspada menjaga orang tua kita yang sudah lanjut usia.” ungkap Wilhemus mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat selaku Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial.

Rapat koordinasi antar OPDTerkait Tufoksi Kasi Pendidikan dan Camat  (Selasa 8/01/2019)

Rapat koordinasi antar OPDTerkait Tufoksi Kasi Pendidikan dan Camat (Selasa 8/01/2019)

Sekretaris Daerah Yacob Tullur saat menyampaikan arahan dalam Rakor di ruang rapat Sekda lt. II foto kominfo FDS.diskominfo.Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR– Rapat Koordinasi Antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Lantai II Setkab Kutai Barat, rapat yang membahas tentang tumpang tindih kewenangan pekerjaan antara Kasi Pendidikan dan Kesehatan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disbud).

Sekretaris Daerah Yacob Tullur menuturkan “Kasi Pendidikan dan Kesehatan tidak harus dari guru, dan untuk teknis kesehatan di kecamatan ada puskesmas sedangkan untuk teknis pendidikan ada pengawas sekolah, tugasnya harus terpisah, dan hasil rapat koordinasi ini nanti akan dibawa saat rapat bersama dengan seluruh camat supaya diketahui batasan tufoksinya.” jelas Sekda

Kadisbud Silvanus Ngampun mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu terkait laporan, koordinasi, rekomendasi dan pengawasan, untuk pengawas Sekolah Dasar (SD)dari pihak Kecamatan untuk bisa membantu mengawasi, selain itu bisa di bangun Unit Pelayanan Teknis (UPT) Disbud sehingga mudah melakukan pengawasan di tingkat kecamatan dan kampung.

Rakor yang berlangsung sehari tersebut dihadiri Plt. Assisten I Misran Efendi, Kepala Bagian Hukum Yosef Stevanson, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Silvanus Ngampun, Inspektur Pembinaan Wilayah Inspektorat Yonel, perwakilan Kepala Bagian Organisasi, kepala bagian pemerintahan dan, kepala bagian pembangunan.KominfoFDS.

12 Kepala Kkeluarga (KK) Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu., Kehilangan Tempat Tinggal

12 Kepala Kkeluarga (KK) Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu., Kehilangan Tempat Tinggal

Dinsos Serahkan Bantuan Kebutuhan poko kepada perwakilan warga korban Kebakaran. Foto kominfo Lsr.diskominfo.kutaibaratkab.go. id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Api melahap sedikitnya 9 unit rumah penduduk dengan 12 kepala keluarga (KK), terdiri 49 jiwa kehilangan tempat tinggal, bahkan jembatan umum (kayu ulin) sepanjang 32 meter dengan lebar 4 meter ikut ludes, kebakaran yang terjadi pada Senin (07/01/2019) sekitar pukul 18:30 Wita petang di RT 03 Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahu.

“Saat kejadian masyarakat tidak ditempat (dalam rumah), ada yang mencari ikan di sungai dan di Masjid persiapan salat magrib.” ungkap petinggi Kampng Tanjung Laong.” Dedi Setiawan menjelaskan kronologisnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Sosial dan BPBD Kutai Barat telah menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok yang mendesak berupa beras, mie instan, kopi, teh, susu, gula, biskuit, minyak goreng, rantang 3 susun, food ware, kids ware, selimut woll, terpal,  paket  ibu hamil dan anak.  Ada pula bantuan dari provinsi berupa paket seragam sekolah (SD, SMP, SMK/SMA).

“Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah ini. Harapan kita agar bantuan yang disalurkan dapat digunakan dengan baik bagi keluarganya.” tutur H Edi Sopian, selaku Tim BPBD.

Kepala Polsek Muara Pahu, AKP P Hasugian, cukup lama warga masyarakat bergotong-royong berupaya memadmkan kobaran api menggunakan alkon  (pompa air) sebanyak 5 unit menyedot air dari Sungai Kedang Pahu, Api baru dapat dipadamkan selama sekitar dua jam.” Jelas kapolsek.

Kapolsek menambahkan “Dugaan, kebakaran itu disebabkan oleh korsleting listrik (arus pendek). Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil  ditaksir mencapaoi milyaran rupiah.”

“Terimakasih kepada Tim Tagana Dissos dan Tim BPBD. Bantuan ini sangat berguna dan bermanfaat bagi kami, ” tutur Sabri, salah seorang korban kebakaran itu yang rumahnya juga ludes dilalap api. Kominfo Lsr.

Bupati Kutai Barat Tutup Kejuaraan Bola Voli Singo Yudha Cup 2019  (7/01/2019)

Bupati Kutai Barat Tutup Kejuaraan Bola Voli Singo Yudha Cup 2019 (7/01/2019)

Penyerahan hadiah juara tim putra oleh ketua umum komite nasional olahraga (KONI) Kutai Barat Untung Surapati. Foto kominfo WP diskominfo.kutaibaratkab.go.id

DISKOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Kejuaraan bola voli antar klub Singo Yudha Cup 2019 yang digelar sejak Rabu (02/01/2019)  resmi ditutup oleh Bupati Kutai Barat FX Yapan.  Bertempat di Gedung Olah Raga Desnan Kecamatan Barong Tongkok.

Bupati FX Yapan menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksanaan kejuaraan Voli antar klub Singo Yudha Cup 2019 ini. “dimana pelaksanaan kegiatan ini merupakan bukti nyata sebagai bentuk peningkatan dan mengembangkan sumber daya daerah melalui bidang olah raga, tegasnya

“Kepada seluruh klub bola voli di Kutai Barat agar memperhatikan pola latihan yang teratur,  Ini terbukti pada saat pertandingan tampak perbedaan antara pemain yang berlatih secara teratur dengan yang tidak teratur, terlihat dari segi kelincahan maupun kekuatan fisik saat bertanding, Bupati menambahkan.

Bupati Kutai Barat FX Yapan menyampaikan sambutan pada penutupan kejuaraan bola voli singo yudha cup 2019 di GOR Desnan Foto kominfo DN diskominfo.kutaibaratkab.go.id
Bupati Kutai Barat FX Yapan menyampaikan sambutan pada penutupan kejuaraan bola voli singo yudha cup 2019 di GOR Desnan Foto kominfo DN diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Sementara ketua Koni Kutai Barat Untung Suropati  melalui momen kejuaraan ini kepada klub-klub voli agar dapat mengevaluasi pola latihannya, saat ini pemerintah melalui Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat akan mendukung proses latihan klub tersebut dengan pemberian uang pembinaan secara simultan.

Untuk diketahui bahwa klub bola voli Singo Yudha merekrut 2 (dua) pemain luar atlit Kejuaraan Olahraga Provinsi (KORPROV) untuk ikut berpartisipasi dalam kejuaran ini. maksudnya “untuk ditonton, bukan untuk mencari menang kalah tetapi supaya membangkitkan semangat, agar pemain lokal bisa melihat mulai dari teknik permainan hingga kekuatan fisik orang dari luar yang latihannya terpola, tegas Untung Suropati.

Kejuaraan yang diikuti atlit bola voli terbaik Se-Kabupaten Kutai Barat sedikitnya 16 tim yang ikut berpartisipasi, ditutup dengan pertandingan partai final tim putri Singo Yudha mengalahkan Tim Putri Barata, dengan perolehan skor 3-0. Sementara partai final tim putra dimenangkan oleh Tim Putra Singo Edan mengalahkan Tim Putra Barata dengan perolehan skor 3-0.

Kejuaraan ini memperebutkan hadiah dengan nilai total sebesar 30 juta, trophy beserta piagam. Dan uang pembinaan juara 1 putra dan putri sebesar Rp. 5 juta rupiah,  juara 2 putra-putri sebesar Rp. 4 juta rupiah,  dan juara 3 putra-putri sebesar Rp. 3 juta rupiah serta  juara harapan sebesar Rp. 2 rupiah. DISKOMINFODN

4 Hari Hilang, Kakek Manteh Masih Belum Ditemukan, Tim Tagana Dinsos Kembali Melanjutkan Pencarian, 07/01/2019.

4 Hari Hilang, Kakek Manteh Masih Belum Ditemukan, Tim Tagana Dinsos Kembali Melanjutkan Pencarian, 07/01/2019.

Memotivasi Asisten III Setdakab. menemui warga masyarakat Kampung Juhan Asa, Kecamatan Barong Tongkok. Foto kominfo. diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Kakek yang bernama Mateh usia sekitar (70) tahun dilaporkan hilang sejak Jumat (04/01/2019) lalu belum ditemukan, Pemerintah Kutai Barat melalui Tim Dinas Sosial yaitu Tagana (Taruna Siaga Bencana) bersama masyarakat kampung Juhan Asa untuk  melanjutkan pencarian pada hari ini, Senin (07/01/2019).

Bupati Kutai Barat FX. Yapan menyampaikan keprihatinan atas hilangnya warga kampung Juhan Asa Kecamatan Barong Tongkok,  melalui Asisten III Setdakab Kutai Barat Asrani saat bertandang ke rumah kakek Manteh “Terima kasih kepada Dinsos Kutai Barat khususnya Tim Tagana yang berperan aktif dan tanggap membantu masyarakat hingga kemarin sudah melakukan pencarian, dan akan dilanjutkan kembali pada hari ini, selalu menjaga kerjasama semoga kakek tersebut bisa ditemukan.” Harapnya.

Kakek Manteh yang tinggal di RT 01 jalan poros Kampung Juhan Asa, Kecamatan Barong Tongkok tersebut hilang dari rumah di pagi hari. “Saat kami bangun bapak saya sudah tidak ada dari rumah. Karena sampai lewat tengah hari tak kunjung pulang, kamipun minta pertolongan masyarakat setempat dan melaporkan kejadian ini kepada pemerintah kampung setempat,” papar supri(29) anak kandung dari kakek manteh saat menjelaskan kronologi kepada Tim Tagana.

Upaya pencarian oleh warga masyarakat Kampung Juhan Asa, Kecamatan Barong Tongkok. Foto kominfo
Upaya pencarian oleh warga masyarakat Kampung Juhan Asa, Kecamatan Barong Tongkok. Foto kominfo

Petinggi Juhan Asa, diwakili oleh Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), Senius, memaparkan bahwa upaya pemerintah kampung telah maksimal dan telah memasuki hari ke-3, beragam upaya dilakukan bersama masyarakat menyisir area hutan sekitar tempat tinggal jarak radius 4 kilo meter dari rumah kakek Mateh.  Saat pencarian, warga menemukan sepasang sendal yang diduga milik kakek tersebut disekitar lokasi pemandian berjarak sekitar  300 meter dari rumahnya, namun  tanda keberadaan kakek tersebut belum ditemukan. “Terima kasih kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Barat terutama Tim Tagana yang tanggap langsung turun kelapangan membantu pencarian.  Kami sangat memerlukan bantuan semua pihak.” Ucapnya sembari mengarahkan masyarakat.

Niwir istri dari Kakek Manteh didampingi anaknya Supri (29) mengungkapkan bahwa sang suami sudah lansia, Pikun dan keterbatasan fisik tidak mungkin bisa berjalan jauh dari rumah mereka. “ciri-cirinya berpostur tubuh kurus tinggi dan berjanggut serta rambut putih,” katanya menerangkan.

Satu Unit Rumah Dinas Guru Di Ombau Asa Ludes Dilalap Api (05/01/2019)

Satu Unit Rumah Dinas Guru Di Ombau Asa Ludes Dilalap Api (05/01/2019)

Kondisi setelah api berhasil dipadamkan oleh Tim DAMKAR  dan masyarakat. Foto Kominfo. Diskominfo.kutaibaratkab.go.id.

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Rumah Dinas Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Barong Tongkok, ludes dilalap Api pada siang hari sekitar pukul 10.45 WITA, beralamatkan di RT 01 Kampung Ombau Asa, Kecamatan Barong Tongkok.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Sosial beserta Tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) terjun langsung kelokasi dengan menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok berupa sembako, Terpal, Matras, Selimut Woll, Food Ware dan Family Kid.  Selain itu ada pula bantuan dari masyarakat Grand Family berupa Beras, Gula, Kopi, Mie instan dan air mineral.

Kabid Linjamsos 2 dari kanan menyerahkan bantuan didampingi Tim Tagana dan TNI. Foto Kominfo.
Kabid Linjamsos 2 dari kanan menyerahkan bantuan didampingi Tim Tagana dan TNI. Foto Kominfo.

“Semoga bantuan ini bermanfaat, dan masyarakat dihimbau agar dapat berhati hati akan bahaya api terutama saat meniggalkan rumah.” Papar Wilhemus Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos).

Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan  “Kebakaran yang menghabiskan satu unit rumah dinas guru tersebut berhasil dipadamkan sekitar jam 11.40 WITA dengan mendatangkan bantuan 4 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab. Kutai Barat, dan mengakibatkan  kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.” Tegas Kapolres Kutai Barat melalui Kasubag Humas Polres dalam pers rilis kepada wartawan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id