Pecahkan Rekor Muri Indonesia Sebanyak 3.000 Orang Laki-laki Bermandau dan 2.200 Orang Wanita Menumpar di Kabupaten Kutai Barat  (5/11/2018)

Pecahkan Rekor Muri Indonesia Sebanyak 3.000 Orang Laki-laki Bermandau dan 2.200 Orang Wanita Menumpar di Kabupaten Kutai Barat (5/11/2018)

2.200 orang peserta Wanita menumpar dan Bupati Kutai Barat  terima Piagam rekor MURI 3.000 Laki-laki bermandau, Foto kominfo21.diskominfo.kutaibaratkab.go.id.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR-Ribuan masyarakat Kutai Barat padati lapangan alun-alun ITHO Sendawar selain menyaksikan puncak peringatan hari jadi Ke-19 tahun 2018 Kabupaten Kutai Barat juga mengikuti pemecahan rekor Muri, sebanyak 3.000 orang  peserta laki-laki Bermandau dan 2.200 orang Wanita Menumpar.

Rekor Muri laki-laki Bermandau dan wanita Menumpar (menyulam tumpar) bertujuan mencatat budaya bermandau dari etnis Tunjung Benuaq, selain sebagai alat penunjang kegiatan atau aktivitas sehari-hari, namun bermandau juga merupakan alat pemersatu adat dan budaya masyarakat Kutai Barat. Sementara untuk wanita Menumpar merupakan budaya menyulam tumpar yang diwariskan nenek moyang kepada anak cucu sebagai pendidikan karakter seni yang membentuk keuletan dan ketulusan wanita etnis Tunjung Benuaq masyarakat Kutai Barat.

Tim penilai dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Riono mengungkapkan MURI sangat mengapresiasi capaian oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah Kutai Barat mampu mengangkat kembali budaya Indonesia bermandau dan menyulam Tumpar, “MURI sangat mengapresiasi dan bangga kepada budaya lokal yang pada hari ini, Kutai Barat berhasil meraih rekor MURI bahkan rekor dunia penyandang mandau terbanyak dan wanita menumpar terbanyak, Kutai Barat memiliki tradisi budaya dan etnik dayak yang berbeda beda namun tetap bersatu dalam NKRI.” ungkapnya.

Wakil Gubernur kalimantan Timur Hadi Mulyadi yang turut serta memeriahkan pemecahan rekor laki-laki bermandau terbanyak dan berharap seluruh masyarakat Kutai Barat menjadi masyarakat yang sejahtera, dan bukti bahwa masyarakat Kutai Barat bisa sebagai pelopor kesatuan.

Bupati Kutai Barat FX. Yapan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kutai Barat yang turut hadir untuk memecahkan rekor pada hari ini, “dengan pemecahan rekor ini membuktikan bahwa mandau dan menumpar merupakan salah satu warisan suku dayak dan menjadi indentitas bagi masyarakat Kutai Barat.” tegasnya.

Kepala Lembaga Adat Besar Kabupaten Kutai Barat Manardimansyah menuturkan bahwa mandau adalah “sebuah indentitas bagi masyarakat, harapan orang tua terhadap anaknya laki-laki untuk menyandang mandau bukan sebagai alat kekerasan namun sebagai penegasan identitas, menambah wibawa dan kebijaksanaan.”

Turut Hadir, Kutai Barat, H Edyanto Arkan, Sekda Kutai Barat, Yacob Tullur, Ketua TP PKK Kubar, Yayuk Seri Rahayu Yapan, Kapolres Kutai Barat, AKBP I Putu Yuni Setiawan, Kodim 0912 Kutai Barat, Letkol Inf Rudi Setiawan, Putra Mahkota Kutai Kartanegara Aji Pangeran Adipati Prabu Anom Suryadiningrat Pangeran Arifin, Wakil Bupati Mahulu, D Juan Jenau, Ketua DPRD Kaltim, Syahrun, Bupati Murung Raya (Kalimantan Tengah), Drs Perdie MA, Wabup Mahakam Ulu, Y Juan Jenau.

Peserta dan Undangan Berpakaian Adat Daerah Masing-Masing Pada Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat (5/11/2018)

Peserta dan Undangan Berpakaian Adat Daerah Masing-Masing Pada Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat (5/11/2018)

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi Saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan hari jadiKe-19 tahun Kabupaten Kutai Barat.Foto.kominfo24.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR– Keragaman adat dan budaya tampak kental dari peserta dan para tamu undangan yang mengikuti peringatan hari jadinya Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, pada hari Senin tanggal 5 Nopember 2018, berlangsung meriah di lapangan Alun-alun Sendawar Kutai Barat, dengan mengusung tema melestarikan seni dan budaya wujud cinta Indonesia di Kabupaten Kutai Barat dan subtema dengan budaya sempekat dan kerukunan kita menjaga persatuan dan persaudaraan di Tanaa Purai Ngeriman.  Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan ucapan “selamat hari jadi Kabupaten Kutai Barat, semakin maju, jaya dan masyarakatnya hidup makmur, dan sejahtera.”

Wagub menambahkan “Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kutai Barat bisa bersinergi, jalin koordinasi dan komunikasi dengan seluruh unsur masyarakat, baik dari Forkompida, DPRD, dan instansi terkait pemerintah, TNI Polri, swasta, partai politik, organisasi masyarakat, alim ulama, tokoh  adat dan tokoh agama untuk membuat trobosan baru di setiap sektor misalnya sektor pertanian dalam arti luas,di sektor tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan yang sangat potensial di Kutai Barat.”

Sementara Bupati Kutai Barat, FX. Yapan mengatakan, dalam rangka hari jadi Ke-19 Kutai Barat berharap”Kutai Barat ini bisa mengikuti langkah-langkah kabupaten yang telah maju, baik di Kaltim sendiri atau di Indonesia umumnya, untuk mewujudkan hari esok lebih baik dari hari ini kita harus belajar terus, semangat terus, dan kerja-kerja terus.” Tegasnya.

Tampak Wabup Hadi Mulyadi duduk bersebelahan dengan Bupati Kubar FX. Yapan dan tamu undangan lainnya dengan pakaian adat masing-masing asalnya
Tampak Wabup Hadi Mulyadi duduk bersebelahan dengan Bupati Kubar FX. Yapan dan tamu undangan dengan pakaian adat masing-masing asalnya

Moment upacara peringatan tersebut selain para pejabat daerah Kaltim, Kalteng dan undangan, mengenakan pakaian khas daerah masing-masing,secara khusus putra mahkota Kutai Kartanegara Aji Pangeran Adipati Prabu Anom Suryadiningrat Pangeran Arifin, memberikan nama gelar kepada FX Yapan bin Imansyah Bupati Kutai Barat, tertuang dalam surat keputusan Sultan Kartanegara Ing Martadipura XX,No.002/SK-SKK/GELAR/VIII/2018 dengan Nama “TEMEGGUNG SINGA PRAJA”.

Tari Kolosal Wujud Seni dan Keragaman Adat Budaya Masyarakat Kutai Barat ( /11/2018)

Tari Kolosal Wujud Seni dan Keragaman Adat Budaya Masyarakat Kutai Barat ( /11/2018)

Peserta tari kolosal laki-laki pada puncak  peringatan hari jadi  Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat Diskominfo 37. Diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR– Tari Kolosal yang dibawakan sedikitnya 700 Orang anak Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan dalam pusat kota Sendawar, menampilkan tarian Etnis Aohengyang diberi nama “selirung danum” menggambarkan keceriaan dan sopan santun masyarakat Aoheng dalam menyambut tamu terhormat sedangkan Etnis Tonyooi membawakan tarian “Beliatn Bawo” merupakan tarian ritual pengobatan, disusul dengan gadis – gadis Etnis Kenyah membawakan tarian “Lenggang Kangkung” dengan irama gerakan yang lincah menggambarkan harapan dan keyakinan untuk meraih hari esok lebih baik dari pada hari ini.dilanjutkan dengan para penari dari Etnis Benuaq yang menarikan tarian “Gantar Tana Purai Ngeriman” yang bermakna Tanah yang Subur Makmur Aman Dan Sejahtera disusul Etnis Melayu dengan tarian Jepen tanah pesisir yang enerjik diiringi tabuhan gendang disusul dengan tarian Hudoq Apah dari Etnis Bahau yang bermakna mengusir hama dan roh jahat pengganggu kampung kemudian diakhiri dengan tarian perang yang menggambarkan keperkasaan, keberanian dan semangat masyarakat.

Peserta tari kolosal perempuan pada puncak  peringatan hari jadi  Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat Diskominfo 37. Diskominfo.kutaibaratkab.go.id
Peserta tari kolosal perempuan pada puncak peringatan hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat Diskominfo 37. Diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Tari kolosal binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat ini, disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur dan Pangdam VI Mulawarman,merupakan tarian kreasi yang mengambarkan kekayaan seni dan keragaman budaya di Kabupaten Kutai Barat sebagai wujud ungkapan rasa syukur masyarakat atas hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat berlangsung meriah di alun – alun IthoSendawar.  Turut hadir dalam acara ini, Perwakilan Polda Kalimantan Timur, Komandan Korem ASN, Bupati Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah, Wakil Bupati Mahakam Ulu, Dirut Bankaltimtara, Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati Kutai Barat, Ketua DPRD Kutai Barat, Sekda Kutai Barat, Kapolres Kutai Barat, Ketua PN Kutai Barat, Anggota DPRD Kutai Barat serta seluruh masyarakat yang turut hadir memeriahkan rangkaian acara tersebut.

Upacara Adat Maru Ane (Pemberian Nama Anak) Dalam Adat Etnis Aoheng, Turut Memeriahkan Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat (2/11/2018)

Upacara Adat Maru Ane (Pemberian Nama Anak) Dalam Adat Etnis Aoheng, Turut Memeriahkan Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat (2/11/2018)

Prosesi Maru Ane di halaman rumah adat Aoheng Taman Budaya Sendawar.Foto kominfo24.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR– Sejumlah anak mengikuti acara adat Maru Ane atau memandikan anak, makna sesungguhnya adalah pemberian nama adat pada anak etnis Aoheng, seperti : Anyeq, Dalung, Ding, Tingang, Payaq dan Unyang, masing-masing nama tersebut memiliki arti daan maksud tertentu menurut leluhur etnis Aoheng,  acara adat ini berlansung meriah di rumah adat Aoheng Taman budaya Sendawar (TBS) Kabupaten Kutai Barat.

Ketua Ikatan Keluarga Aoheng Kutai Barat, Blasius Hanyeq, menuturkan “tradisi Maru Ane sesungguhnya pemberian nama adat kepada anak dengan dimandikan sehingga dikatakan Maru Ane, yang sesungguhnya terkandung didalamnya adalah pemberian nama anak secara adat, nama-nama yang biasa dipakai para leluhur atau moyang  seperti : Anyeq, Dalung, Ding, Tingang, Payaq,Unyang, itulah nama yang dipakai melekat pada nama mereka.” Tegasnya. Prosesi pemberian nama pada hari dimandikan merupakan doa atau tutok atau disahkan secara adat.

Acara ini bisa juga dilakukan masing-masing anak, ketika anak supi atau raja kecil lahir pada saat itulah mereka ikut kembali bersama meneguhkan nama, dan supi ikut kembali dalam acara Maru Ane. Prosesi Maru Ane ini dilaksanakan oleh ibu-ibu, berupa hitungan adat, dan pukul gong sementara bapak-bapak  membantu jika ada kekurangan.maru ane

Setelah melakukan Maru Ane, di lanjutkan menemui ketetangga, tua-tua dan kerabat dekat, menandai bahwa mereka diterima masyarakat dengan dikasih arang pada kaki atau sunong bahwa telah di terima masyarakat dan secara resmi menjadi warga masyarakat dan disebut besunong.

Dalam acara adat Maru Ane setiap anak yang dimandikan dan diberi nama harus memberikan persembahan berupa daun-daun, manik, dan mandau atau disesuaikan dengan yang telah ditentukan oleh tetua adat, pada umumnya untuk anak laki-laki mempersembahkan hewan berupa babi dan ayam jantan, sedangkan anak perempuan ayam betina sebagai persembahan kepada Amun Tingai.

Tarik Tambang Merupakan Salah Satu Olahraga Tradisional Yang Diperlombakan Dalam Rangka Memeriahkan Rangkaian Peringatan  Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat (2/11/2018)

Tarik Tambang Merupakan Salah Satu Olahraga Tradisional Yang Diperlombakan Dalam Rangka Memeriahkan Rangkaian Peringatan Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat (2/11/2018)

Peserta lomba tarik tambang antar Organisasi Perangkat Daerah(OPD) di lingkungan Pemerintah Kutai Barat , Foto-kominfo24.diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR– Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) keluar sebagai juara Pertama Tarik Tambang kategori Putra dan disusul juara kedua Bank Kaltimtara, serta juara ketiga Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kutai Barat, untuk tarik tambang kategori putri dimenangkan Tim Sekretariat DPRD Kutai Barat sebagai juara Pertama, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) juara kedua dan juara ketiga diraih Satpol PP.

Lomba lari bepasangan
Lomba lari bepasangan

Peserta Olahraga tradisional yang didominasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Perbankan di Kutai Barat, sedikitnya 26 regu putra dan 21 regu putri yang berkompetisi dalam tarik tambang, sementara olahraga tradisional lainnya yang diperlombakan seperti Lari kaki tiga diikuti 50 pasang dan Behempas Bantal sebanyak 50 Orang, memperebutkan hadiah uang pembinaan dan trofi penghargaan, kegiatan olahraga tradisional ini digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Barat.

Hasil lomba Kaki Tiga, juara pertama Dinas Perhubungan (DISHUB), Juara kedua Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan juara ketiga  diraih Arsip dan Perpustakaan.

Behempas bantal
Behempas bantal

Sementara Behempas Bantal keluar sebagai juara pertama Yosef Bang dari Disperkimtan, juara dua Fredrik Rum dan Juara ketiga diraih Dadang Tarmana dari Satpol pp.

 

Silahturahmi Komunitas dan Raider Club Motor Trail Kutai Barat Jelajah Tanaa Purai Ngeriman (JTP) (3/11/2018)

Silahturahmi Komunitas dan Raider Club Motor Trail Kutai Barat Jelajah Tanaa Purai Ngeriman (JTP) (3/11/2018)

Bupati Kutai Barat FX Yapan melepas secara resmi  peserta “Jelajah Tanaa Purai Ngeriman” (JTP). Photo kominfo29. diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Bupati Kutai Barat FX Yapan melepas secara resmi peserta kegiatan ‘’Jelajah Tanaa Purai Ngeriman’’ Komunitas dan Raider Club Motor Trail Kutai Barat, dan menyampaikan ucapan terima kasih “kepada pihak panitia penyelenggara dari gabungan Club Motor Trail Indonesia dan Kutai Barat karena telah memilih Kabupaten Kutai Barat menjadi tempat diselengarakan acara Jelajah Tanaa Purai Ngeriman, dan berharap kegiatan jelajah bisa berjalan dengan baik dan membawa dampak positif terhadap pembangunan yang ada di Kabupaten Kutai Barat.” tegasnya.

Ketua panitia kegiatan Jelajah Tanaa Purai Ngeriman (JTP) Marto Yosan,  mengatakan kegiatan JTP “selain dalam rangka memeriahkan rangkaian kegiatan hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, juga bertujuan menjalin silahturahmi antara Komunitas Motor Trail dan Raider yang ada di Kabupaten Kutai Barat dan seluruh Komunitas Motor Trail di luar Kabupaten Kutai Barat yang telah hadir untuk berpartisipasi diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempromosikan kesenian, budaya, alam dan potensi wisata yang ada di Kabupaten Kutai Barat.” tegasnya.

Kegiatan Jelajah Tanaa Purai Ngeriman yang diikuti 342 orang peserta dari berbagai daerah yakni dari Tenggrong, Samarinda, Sangatta, Mahulu dan Kabupaten Kutai Barat, acara ini juga diikuti oleh salah satu peserta dari Australia yang tertarik ingin merasakan jalur dan alam yang ada di Kabupaten Kutai Barat.

Pertunjukan  Kesenian Khas Daerah Kabupaten Kutai Barat Dalam Rangka Memeriahkan Kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kutai Barat Yang Ke-19 Tahun (29/10/2018)

Pertunjukan Kesenian Khas Daerah Kabupaten Kutai Barat Dalam Rangka Memeriahkan Kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kutai Barat Yang Ke-19 Tahun (29/10/2018)

Pertunjukan kesenian tari-tarian gantar etnis Dayak Benuaq dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Kutai Barat Ke-19 Tahun. Photo Kominfo28,diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Dalam rangka memeriahkan kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kutai Barat yang Ke-19 Tahun 2018, menampilkan tari-tarian dan musik tradisonal dari 3 Kecamatan yakni Kecamatan Barong Tongkok, Kecamatan Sekolaq Darat, dan Kecamatan Nyuatan. Penampilan atau pertunjukkan tarian-tarian dan kesenian daerah tersebut dikemas dalam acara malam hiburan rakyat yang di selenggarakan langsung di panggung utama Taman Budaya Sendawar (TBS) dihadiri ketua umum panitia Dahau, Silvanus Ngampun, meski dalam cuaca yang kurang bersahabat, tidak menyurutkan antusiasme masyarakat Kutai Barat untuk menyaksikan pegelaran budaya yang di tampikan dipanggung utama TBS.

Ketua Umum Panitia Dahau Kabupaten Kutai Barat, Silvanus Ngampun  memberikan aspresiasi terhadap kreatifitas anak-anak muda yang telah menampilkan potensi-potensi yang mereka miliki dalam rangka melestarikan dan mengembangkan budaya daerah yaitu berupa tari-tarian dan juga musik tradisional daerah.

Ketua Umum Panitia Dahau mengharapkan kedepan agar para generasi muda ini dapat terus berkreatifitas dan mengali potensi dibidang seni dan budaya agar kedepan potensi-potensi yang ada tetap dilestarikan serta terus aktif berinovasi mengingat banyak kesenian dan budaya leluhur yang telah hilang di daerah kita ini.

Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat,  Sebagai Momentum Pembenahan Berbagai Aspek Pembangunan Kabupaten Kutai Barat Mendatang (2/11/2018)

Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat,  Sebagai Momentum Pembenahan Berbagai Aspek Pembangunan Kabupaten Kutai Barat Mendatang (2/11/2018)

Dialog interaktif prorgam acara TVRI KALTIM bersama Pemerintahan Kabupaten Kutai. Photo kominfo36. diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Bupati Kutai Barat FX. Yapan menyampaikan diusia yang Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat,   pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi  salah satu prioritas  utama dalam rangka menjawab pemerataan pembangunan Kutai Barat dengan wilayah yang sangat  luas, yang  terdiri dari 16 kecamatan, 190 kampung/desa dan 4 kelurahan, untuk infrastruktur antara kampung ke kecamatan dan kecamatan ke kabupaten secara bertahap, konsisten dan berkelanjutan. Terdapat 12 lokasi daerah yang terdata dan terisolir menjadi prioritas, “karena ini merupakan jalur ekonomi, sebagai contoh kecamatan Muara Pahu dan Penyinggahan merupakan sentra perikanan budidaya dan ikan tangkap”, dengan prinsip 5 M, yaitu mendengar, melihat, merasakan, menganggarkan dan melaksanakan sehingga output pembangunannya dapat  memenuhi kebutuhan masyarakat secara tepat, efektif dan efisien.

Sementara Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan peran aktif berbagai stakeholders kepada pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam melaksanakan pembangunan terutama bidang ekonomi kerakyatan dimana terdapat puluhan bahkan ratusan ribu jiwa yang bergantung pada sektor ini, berkenaan dengan hal tersebut Pemerintah Kutai Barat telah meluncurkan program yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi kerakyatan berupa kegiatan peremajaan perkebunan karet, pengembangan perkebunan Kelapa Sawit dan budidaya singkong gajah, demikian juga sektor lainnya terus ditingkatkan seperti bidang Perikanan dan Pertanian. Untuk mendukung hal tersebut pemerintah Kutai Barat tidak hanya memfasilitasi, menyediakan dan atau membenahi sektor hulu ekonomi kerakyatan  tetapi juga memfasilitasi sektor hilir berupa pendampingan pengelolaan produk, bahkan sampai pada pasilitasi pemasaran produk-produk ekonomi kerakyatan.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Yacob Tullur, juga menyampaikan terkait pengelolaan anggaran, “Kabupaten Kutai Barat masih relatif mengandalkan dana perimbangan dari pemerintah pusat dan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sementara anggaran yang  bersumber dari PAD Kabupaten Kutai Barat masih relatif kecil sehingga pengelolaan dan pemanfaatan anggaran  harus dikelola sedemikian rupa agar pembangunan daerah dapat dilaksanakan secara maksimal dengan memprioritaskan pada skala prioritas dan super prioritas yang berdampak pangsung kepada masyarakat dan yang sifatnya sangat mendesak.“, tegasnya. Untuk tercapainya visi misi pembangunan Kabupaten Kutai Barat.

Acara talkshow ini dihadiri oleh, seluruh Kepala OPD Kabupaten Kutai Barat, Kasdim 0912 Kutai Barat, Kepala Polres Kutai Barat, Organisasi Kepemudaan, dan Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutai Barat serta para pihak terkait.

Team KYT Barokah, Mendominasi Juara Kelas Underbone Lokal Dan Underbone Open, Kejuaraan Balap Ketinting Festival Dahau 2018 (2/11/2018)

Team KYT Barokah, Mendominasi Juara Kelas Underbone Lokal Dan Underbone Open, Kejuaraan Balap Ketinting Festival Dahau 2018 (2/11/2018)

Foto Peserta Balap Ketinting. Diskominfo37. diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Eksotis sungai Mahakam bagi masyarakat pesisir memberikan nilai tambah tersendiri, selain bermanfaat secara ekonomi dan potensi pariwisata sungai Mahakam juga sering kali dijadikan tempat event-event tertentu seperti : balap ketinting atau perahu motor dan lomba dayung sebagai hiburan bagi masyarakat Kutai Barat. Penyelenggara Festival Dahau 2018, menggelar balap perahu motor atau ketinting dalam 3 kategori yaitu kategori balap ketinting 6 Horse Power (HP) atau Paar de Kraft (PK) Underbone Open, kategori 13 HP/PK Underbone Lokal, 13 HP/PK Underbone Open diikuti 30 Orang peserta untuk semua kategori, dihadiri langsung Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati, Dandim, Kepala Cabang Bank Kaltimtara, Perwakilan Polres, Inspektur Inspektorat, Ketua Panitai HUT Ke-19 Kutai Barat, para kepala OPD Pemerintah Kutai Barat dan segenap lapisan masyarakat.

Bupati Kutai Barat menyerahkan Piala dan hadiah kepada para pemenang Balap Ketinting. Photo Diskominfo37
Bupati Kutai Barat menyerahkan Piala dan hadiah kepada para pemenang Balap Ketinting. Photo Diskominfo37

Bupati Kutai Barat FX Yapan pada media mengatakan “kegiatan lomba balap ketinting merupakan agenda rutin perayaan hari jadi Kabupaten Kutai Barat yang dirayakan 2 tahun sekali.” Beliau juga mengharapkan kedepan banyak para pemuda Kutai Barat atau atlit balap ketinting Kutai Barat yang menjadi Juara dan termotivasi dengan olahraga balap perahu motor ini karena pada event tahun ini, pemenang banyak didominasi peserta dari luar wilayah Kutai Barat.  Bupati juga berpesan “agar masyarakat Kutai Barat dapat mengembangkan lomba balap ketinting karena dapat dijadikan objek wisata, sehingga dapat menarik wisatawan baik dalam maupun luar negeri karena lomba semacam ini juga diperlombakan dibeberapa negara di Asia Tenggara seperti Thailand.” ungkapnya.

Berikut daftar Juara 3 kategori Balap Ketinting, baik lokal maupun open dengan hadiah berupa mesin ketinting, uang pembinaan dan piala tetap :

Lomba Balap Ketinting Kategori 6 HP/PK Underbone Open :

  • Juara I Herdi Team KYT Barokah
  • Juara II Dandi Team KYT Barokah
  • Juara III Ramadan Team Nurmala
  • Juara Harapan I Jaini Team Nurmala
  • Juara Harapan II Uji Team KYT Barokah
  • Juara harapan III Unang Team KYT Barokah

 Lomba Balap Ketinting Kategori 13 HP/PK Underbone Lokal :

  • Juara I Nok Team Nurmala
  • Juara II Erot Kampung Muara Lawa
  • Juara III Muis Kampung Empakuq
  • Juara Harapan I B Kampung Melak Ilir
  • Juara Harapan II Nidi Team Alkiaidah
  • Juara harapan III Deni Kampung Empakuq
  • Penghargaan atas partisipasi satu-satunya peserta wanita
  • Nursinta Kampung beloan

Lomba Balap Ketinting Kategori 13 HP/PK Underbone Open :

  • Juara I Herdi Team KYT Barokah
  • Juara II Unang Team KYT Barokah
  • Juara III Maulana Team BANK KALTIM
  • Juara Harapan I Ijai Team Nurmala
  • Juara Harapan II Mairi Team KYT Barokah
  • Juara harapan III Indra Team Angana
Bupati Senam Bersama GERMAS

Bupati Senam Bersama GERMAS

Bupati FX Yapan dan Wakil Bupati  Kutai Barat Edyanto Arkan beserta ibu  mengikuti senam bersama dihalaman alun-alun Itho Sendawar. Photo Kominfo 39- diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Bupati Dan Wakil Bupati Kutai Barat Beserta Ibu Kompak Mengikuti Senam Bersama Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) 1/11/2018

DISKOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional pada 12 November 2018 mendatang, Dinas Kesehatan Kutai Barat menggelar acara senam Germas Pemeriksaan Kesehatan gratis, pameran mini Germas dan pelepasan peserta Gowes dahau 2018 dengan bersepeda sehat, kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) berlangsung di Alun-Alun Itho Sendawar Kutai Barat. Kamis (1/11/2018)

Usai mengikuti senam bersama Bupati Kutai Barat FX Yapan mengungkapkan “rangkaian kegiatan Germas dapat mendorong dan menginspirasi seluruh masyarakat Kutai Barat untuk mau hidup sehat dan olahraga teratur menjadi kegiatan rutin, dengan melaksanakan aktifitas fisik, mengkonsumsi buah dan sayur dan mengecek kesehatan secara rutin.” tegasnya agar tercapai program Indonesia sehat khusunya Kabupaten Kutai Barat yang dipilih menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Germas Provinsi Kalimantan Timur.

Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutai Barat Yayuk Sri Rahayu Yapan, menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama seluruh kader PKK di Kutai Barat untuk menjadi pelopor gerakan masyarakat hidup sehat dalam mewujudkan moto Kutai Barat “semoga hari esok lebih baik daripada hari ini.”

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Barnabas menyampaikan dengan diselenggarakannya kegiatan Germas ini selain melaksanakannyai Instruksi Presiden No 1 Tahun 2012 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, namun juga dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional yang akan dilaksankan pada 12 November 2018, juga memeriahkan perayaan hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, serta sebagai ajang mengkampanyekan perilaku hidup sehat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id