DISKOMINFOKUBAR-JAKARTA – Events The Beauty Of West Kutai, yang menampilkan Fashion Show 17 Jenis busana pesta dan sehari-hari kombinasi Tenun Doyo dan Sulam Tumpar karya disainer Billy Tjong, Peluncuran buku Tenun Doyo dan Sulam Tumpar Seni Wastra Kutai Barat Oleh Syahmedi Dean didukung Penerbit Gramedia, Photo Exhibition oleh Honda Tranggono, dan The Beauty Of West Kutai Fashion Film oleh Reza Bustami dihalaman Plataran Ramayana Room-Hotel Indonesia Kempinski Jakarta 3 Oktober 2018.

Bupati Kutai Barat Fx. Yapan, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih melalui events the beauty of west Kutai Karya Lia Candrasari dan teman-teman didukung MADEIND dan GRAMEDIA diharapkan adanya kersama lebih lanjut dalam rangka mengangkat dan mempromosikan produk kerajinan masyarakat Kutai Barat seperti Tenun Doyo, Tenun Badong, Sulam Tumpar, Sarut dan anyaman Rotan secara lebis luas hingga ke mancanegara.
Bupati menambahkan untuk membangun Kutai Barat tidak bisa meggunakan kekuatan sendiri, kita membutuhkan mitra dan kerjasama dengan berbagai stakeholder terutama pembangunan ekonomi kreatif dengan events The Beauty Of West Kutai akan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah Kutai Barat.
Menurut Lia Candrasari sebagai penggagas The Beauty Of West Kutai, produk kerajinan Tenun Doyo dan Sulam Tumpar masyarakat Kutai Barat adalah salah satu produk seni budaya Nusantara harus sama setara dengan berbagai produk Tenun Nusantara dan produk kerajinan intarnasional yang dinaungi oleh pemerintah agar kekayaan seni budaya kita dapat tercatat sebagai kekayaan nusantara.
Sesaat sebelum peluncuran buku Tenun Doyo dan Sulam Tumpar Seni Wastra Kutai Barat Direktur Publikasi & Edication Gramedia Wandi S. Brata mengungkapkan, produk kerajinan Tenun Doyo dan Sulam tumpar adalah hasil kejeniusan dan kreativitas lokal yang luar biasa dan kekayaan yang tidak dapat musnah jika terus kita pelihara, melalui events The Beauty Of West Kutai dapat menginpirasi kabupaten/kota lain di Indonesia agar dapat menggali dan mencari produk-produk lokalnya untuk diangkat secara nasional, sebab dengan cara ini kita dapat membangun Indonesia Jaya selain Sumberdaya alam dan dapat habis suatu ketika tegasnya.











