Kemenag Gelar Pembekalan Aplikasi Bagi Penyuluh Agama Islam Non PNS

Kemenag Gelar Pembekalan Aplikasi Bagi Penyuluh Agama Islam Non PNS

SENDAWAR- Sebanyak 30  orang peserta  mengikuti kegiatan Pembinaan dan Pembekalan Aplikasi Sistem Informasi Managemen Penerangan Agama Islam (SIM PENAIS) dan elektronik Penyuluh Agama Islam (e-PAI) bagi penyuluh agama Islam Non PNS.

KB-30- BukaKegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kubar, Melak dibuka oleh

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Kubar, H. Muhammad Isnaini, S.Ag, M.Pd didampingi Kepala Seksi Bimas Islam H. Ardiansyah baru-baru ini.

H Isnaini dalam sambutannya mengatakan kepada penyuluh agama agar bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab yang telah di gariskan Kemenag.

“Pada era sekarang seluruh pegawai harus melek teknologi dan peka terhadap perkembangan informasi. Aplikasi bukan  mempersulit pegawai dalam memenuhi sebuah tugas. Justru dengan adanya aplikasi ini  dapat  mempermudah suatu pekerjaan yang akan dihadapi, “terang H M Isnaini.

Kantor Kemenag melalui seksi Bimas Islam akan  terus memantau daya kerja seluruh penyuluh  agama Islam.  Bila mereka bekerja dengan baik sesuai standar yang telah dtetapkan, kontrak kerja akan dilakukan perpanjangan. Sebaliknya apabila tidak memenuhi harapan  kerja,  Kemenag segera memutus kontrak yang telah disepakati sebelumnya, tegasnya.

Lanjutnya, dilaksanakannya kegiatan ini sebagai  bentuk kepedulian kantor Kemenag Kubar untuk  menambah ketarampilan  ilmu kepada seluruh penyuluh agama Islam. Oleh karena itu ikuti penyampaian materi yang di berikan narasumber  dengan baik, pinta  HM. Isnaini.

Diketahui Bimas Islam saat ini di lengkapi  33 aplikasi dalam pengerjaan laporan kegiatan salah satunya aplikasi SIM PENAIS dan  E-PAI. Jumlah tenaga penyuluh agama Islam Non-PNS  pada jajaran kantor Kemenag Kubar saat ini tercatat lebih dari 90 orang. Dalam melakukan langkah kerja mereka harus  berkoordinasi dengan kepala KUA di wilayahnya masing-masing. (hms 19)

Politik Perpaduan Seni dan Strategi

Politik Perpaduan Seni dan Strategi

SENDAWAR- Kegiatan seperti ini sangat berharga sekali, sebab Poltik yang dianggap sebagian orang merupakan kejam atau mengerikan. Sehingga, berimbas dengan keikutsertaan masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilu menjadi rendah. Sebenarnya politik merupakan perpaduan seni dan juga strategi.

Hal ini dikatakan Bupati Kutai Barat, FX Yapan saat pembukaan kegiatan Pembelajaran Politik Praktis, Etika dan Budaya Politik Masyarakat, di Ruang Rapat Lantai II, Kantor BP3D, Selasa (28/11).

Bupati juga mengatakan, kemungkinannya menggunakan hak pilihnya rendah dikarena kejenuhan dari masyarakat sendiri yang banyaknya Pemilu diikuti. Mulai dari Pemilu Presiden, Legislatif, Gubernur, Bupati, Petinggi, Adat hingga BPK, terangnya.

“ Politik praktis memiliki empat kriteria yang tidak dapat terpisahkan, mulai dari ilmu, teori, logika dan etika. Serta ilmu tertinggi dalam politik adalah komunikasi yang juga memiliki beberapa makna. Salah satunya komunikasi untuk hidup atau bersosialisasi, komunikasi sebagai sarana untuk mencapai tujuan, komunikasi dapat diolah sebagai sebuah kebijakan. Itulah kunci sukses komunikasi dalam berpolitik, ” bebernya.

Tidak hanya itu, Bupati juga menambahkan materi-materi ini sangat penting adanya untuk menguatkan pemahaman dan kesadaran untuk berpartisipasi dan mendukung tumbuh kembang kehidupan politik di Kubar.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kubar, Drs Hermanuddin menambahkan peserta yang ikut sebanyak kurang lebih 75 orang dari berbagai unsur masyarakat, Mahasiswa, Siswa dan pihak terkait dalam Pemilu serta organisasi kemasyarakatan.

Adapun tujuan kegiatan ini dalam menghadapi Pemilu Gubernur, legislatif hingga Presiden tingkat partisipasi penggunaan suara atau hak pemilih naik menjadi 77,5 persen, dimana sebelumnya sekitar 60 persen untuk wilayah Kaltim.

KB- 29- Dialog
Bupati Kubar, FX Yapan (paling kanan) dialog dengan para peserta seusai membuka Kegiatan tersebut.

Selain itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Isak Pongsamma menambahkan kegiatan ini juga sebagai sarana koordinasi bagi semua pihak dalam bersama-sama mensukseskan Pemilukada Serentak Gubernur serta untuk menginventarisir berbagai masukan dan permasalahan yang timbul dalam persiapan hingga pelaksanaannya.

Salah satu peserta Melta Kristina (17), Siswi SMA 2 Sendawar mengatakan sangat tertarik dengan politik. Apalagi dengan mengikuti kegiatan ini dapat menambah wawasan terkait pemilu mendatang. Pemilu Gubernur 2018 merupakan pertama kalinya saya ikut mencoblos.

Hal senada dikatakan Ketua BEM Poltek Sendawar, Hiskia Bobby (20) menambahkan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada kita cara berpolitik yang baik. bagaimana memilih calon-calon yang akan maju, tuturnya.

Turut Hadir Ketua KPUD Kubar, FX Irianto, Perwakilan Polres Kubar. (hms 19)

Wujud Keindahan Hidup Umat Beragama Pesparawi 2017

Wujud Keindahan Hidup Umat Beragama Pesparawi 2017

SENDAWAR- Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Tingkat Kabupaten Kutai Barat 2017 yang berlangsung di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ)  ditutup langsung oleh Bupati Kutai Barat, FX Yapan, di Balai Agung Aji Tulur Aji Jejangkat, Senin (27/11) sore.

KB-29- Juara I Antar Sekolah
Bupati Kutai Barat FX Yapan Menyerahkan Piala Kepada Pemenang Tingkat Sekolah.

Keluar sebagai juara I pada Kategori Antar Gereja,  Paduan Suara GKII Barong Tongkok, kemudian Juara I pada Kategori antar Perangkat Daerah keluar sebagai Paduan Suara Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Kategori antar Sekolah SMAN 2 Sendawar.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan  mengatakan Penyelenggaraan PESPARAWI tahun 2017 ini telah memberikan motivasi bagi seluruh umat Kristiani. Terutama dalam tumbuh dan berkembang membina semangat hidup menggereja.

Menang atau kalah dalam sebuah perlombaan adalah hal yang biasa. Namun marilah kita semua memandang bahwa ini sebagai wujud keindahan hidup umat beragama di Kabupaten Kutai Barat  tercinta kita ini, ujar Bupati.

Lanjut ia katakan, kedepan kegiatan yang diselenggaraakan setiap tahunnya ini tidak hanya berhenti sampai disini saja dan memenuhi kebutuhan ceremonial saja. Namun lebih daripada itu dapat menjadi wakil bagi Jemaat Kristen dan nasrani Kutai Barat khususnya dibidang Paduan Suara Gerejawi untuk aktif berperan dalam  dalam mewujudkan Misi Pembangunan, seperti yang dinyatakan dalam misi pemerintah butir keenam “Penerapan Nilai-Nilai Keagamaan Dan Budaya Luhur Dalam Upaya Menciptakan Lingkungan Dan Hubungan Sosial Yang Harmonis Tertib Dan Aman Berbasiskan Sikap Toleransi, Tenggang Rasa Dan Gotong Royong”, pinta Bupati.

Rasa Solidaritas dan harmonisasi ini hendaknya dijadikan bekal bagi masing-masing individu menuju pribadi yang lebih berkualitas dan dari PESPARAWI ini dapat juga mengembangkan kreatifitas seni budaya yang hidup dalam tata ibadah umat kristen yang sekaligus memelihara dan melestarikan budaya bangsa.

Sementara itu, Editha salah satu perwakilan dari Paduan Suara GKII Barong Tongkok yang keluar sebagai juara mengatakan tidak menyangka sama sekali, sebab persiapan yang dilakukan hanya sebulan. Puji Tuhan kami keluar sebagai juara dan tidak menyangka sama sekali, dimana membawakan lagu wajib “sambutlah” serta lagu pilihan membawa lagu rohani dengan judul “kandang domba itu rumahnya” yang dibawakan dalam satu grup ditambah pemusik berjumlah 13 orang. Sudah pernah ikut dan baru  pertama kali Juara I. kedepan akan terus memuji Tuhan dengan talenta kami apalagi meraih juara I tambah semangat tahun depan akan lebih baik lagi.

Selain itu, Perangkat Daerah Kepala BKAD Kubar, yang sekaligus Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara (LPPD) Kab Kubar, Sahadi mengatakan pertama kali untuk tahun ini ada kategori bagi PD. “ Awalnya tidak ada target, ikut partisipasi saja. Mudah-mudahan tahun depan dapat memberikan motivasi untuk ikut. Kendalanya memang di pelatih, namun memberikan apresiasi kepada yang juara dan yang mengikuti kegiatan ini. Itupun dengan mengambil juri dari luar daerah, sehingga memberikan kepercayaan untuk ikut kegiatan ini, ” terangnya.

Serta Juara I Kategori antar Sekolah yakni SMA 2 Sendawar. Jordi perwakilan dari SMA 2 Sendawar menerangkan persiapan kurang lebih satu bulan ini. Semoga apa yang dicapai ini bisa dipertahankan, harapnya.

Adapun dewan juri  Yance Ungirwalu Selaku Ketua Dewan Juri dan Aransment Lagu Serta Pencipta Lagu Gerejawi, Ibu Bupati Murung Raya Linda Kristiane, Bapak Bambang Yusmohadi dari Yayasan Musik Gerejawi (YAMUGER) Jakarta.  (hms 19)

 

 

Pemenang Kategori Antar Gereja :

JUARA ASAL SCORE
I GKII – Barong Tongkok 74,66
II GKII Melak 74,10
III Katolik Kristus Raja 72,20
Harapan I Gereja Toraja 2 72,20
Harapan II GKKA- SENDAWAR 71,43
Harapan III Gereja Toraja I 70,93

 

 

Pemenang Kategori Perangkat Daerah :

JUARA ASAL SCORE
I BKAD 69,71
II Dinas Pertanian 66,76
III Dinas Pendidikan 64,10

 

 

 

Pemenang Kategori Antar Sekolah  :

JUARA ASAL SCORE
I SMA 2 Sendawar I 74,35
II SMA 1 Melak A 73,13
III SMA 1 Melak B 71,95
Harapan I SMA 2 Sendawar II 69,92
Harapan II SMA 3 Sendawar 67,91
Harapan III SMK 2 Sendawar 66,81
Dissos Bersama TAGANA Kubar Salurkan Bantuan Musibah Angin Putting Beliung

Dissos Bersama TAGANA Kubar Salurkan Bantuan Musibah Angin Putting Beliung

SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Sosial (Dissos) Kubar bersama dengan Taruna Tanggap Bencana (TAGANA) Kubar terjun langsung memberikan bantuan bagi warga yang tertimpa musibah Angin Putting Beliung yang terjadi di Kampung Muara Beloan Kecamatan Muara Pahu beberapa waktu yang lalu.

Musibah Angin Putting Beliung terjadi pada 15 November 2017 yang lalu, dimana menimpa warga Kampung Beloan Kecamatan Muara Pahu dengan  jumlah penduduk 752 jiwa dan 201 KK.

Pada musibah tersebut, terdapat 13 Rumah yang mengalami kerusakan yang didiami 19 KK, 85 Jiwa pada dari Rt.I hingga Rt.III.

Kepala Dissos Kubar, Rinatang melalui Kepala Bidang Bantuan Jaminan Sosial, Leboq mengungkapkan bantuan tersebut, berupa bantuan logistik dan sembako.

“ Bantuan tersebut berupa bantuan berupa matras, selimut dan tenda gulung 19 lembar, Kidsware 3 Paket, Seragam Sekolah SD/SMP/SMA keseluruhan 24 Stell,Perlengkapan keluarga 19 Paket dan Baju kaos anak dan celana 12 stell. Kemudian, yang sembako Beras 10 Sak, Mie Sedap 19 Dos, Susu 19 Kaleng serta Teh, Gula, Biskuit dan Kopi yaitu 19 Bungkus.

Leboq mengimbau kepada warga untuk selalu waspada dan berhati-hati dari musibah alam, dan Semoga dengan adanya bantuan ini masyarakat merasa terbantu dan bisa di manfaatkan dengan sebaik mungkin. agar jika bepergian pastikan terlebih dahulu alat-alat seperti Elektronik listrik yang harus dimatikan agar tidak terjadi konslet dan kompor yang harus di matikan dipastikan dalam keadaan mati dan aman untuk mencegah terjadinya kebakaran. Dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban kepada masyarakat yang terkena musibah, tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Salkus sebagai Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana, mengatakan Harapan saya agar kedepannya bisa aman dan terhindar dari bahaya musibah,jelasnya sambil memberikan Serah Terima untuk di Tanda Tangani oleh Petinggi.

Sementara itu, Petinggi Kampung Muara Beloan, H. Yarkani berkata karena akibat musibah angin puting beliung tersebut merusak beberapa rumah terutama atap, berharap mendapatkan bantuan berupa seng.

Terimakasih atas kepedulian dari pihak Dinas Sosial dan Tagana yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat kami, pintanya.

Salah satu warga, Sarmadi warga Rt.3 Korban Bencana Angin Puting Beliung mengungkapkan terima kasih dengan bantuan yang diberikan, kami Terima dengan lapang dada, inilah bentuk kepedulian pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dan Tagana,dan dengan bantuan ini pihak masyarakat termasuk saya bisa merasakan perhatian dari pihak pemerintah, ucapnya.
Turut hadir langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan Dan Jaminan Sosial Lebok, Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Salkus, Matius Singan Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Surwanto Staff Dinas Sosial. Serta diikuti oleh 5 Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) yaitu Lili Suharni, Andriani Eka Irawati, Lilis, Eris Natalius dan Erwin Ismail.  (hms 19)

Ajak Masyarakat Cintai Produk Kubar

Ajak Masyarakat Cintai Produk Kubar

DALAM  kesempatan menyampaikan sambutan dipuncak HUT ke 18 Kubar, Bupati Kubar  FX Yapan menghimbau sebagai masyarakat, agar terus melestaraikan adat berbudaya dan mengangkat nilai kearifan lokal.

“Saya menghimbau dan mengajak kita semua, mari kita Cintai Produk Khas Kutai Barat. Dengan bangga mengenakan kekayaan sandang dan menampilkan kuliner khas Kutai Barat, tentunya akan menumbuhkan rasa cinta dan memiliki Kutai Barat,” tegas bupati.

Dengan menggunakan produk local, lanjutnya, sekaligus juga bisa menjadi ajang promosi Kutai Barat agar lebih dikenal dan diterima di masyarakat luas.  “Dan ini merupakan bagian dari pengenalan jati diri Kutai Barat,” tegasnya.

“Upaya percepatan pelaksanaan pembangunan disetiap segi kehidupan ini saya harap dapat dipahami dan disadari  bahwa seluruh proses pembangunan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” imbuh bupati.

Hal ini pula senada dengan tema yang diangkat pada peringatan HUT Kutai Barat ke-18 yaitu, “Dengan Hari Jadi Ke 18 Kabupaten Kutai Barat Kita Wujudkan Kehidupan Masyarakat Yang Berdaya Saing Dan Berbudaya Menuju Kutai Barat Yang Semakin Adil, Mandiri Dan Sejahtera”.

“Saya harap, kita semua tanpa terkecuali saling bahu membahu membangun Kabupaten Kutai Barat ini dengan merapatkan barisan. Juga membangun persatuan yang kuat dalam jalinan tali persaudaraan, serta rasa solidaritas yang tinggi, sehingga keseluruhan visi misi pembangunan dapat tercapai,” kata Yapan lagi.

2017.HiBURAN
Penampilan Display Color Guard Marching Band Sangkakala, ikut serta memeriahkan HUT ke 18 Kubar di TBS

Acara ditutup dengan persembahan Display Color Guard Marching Band Sangkakala dengan tema “Beautiful and Variety Culture Of Borneo” yakni Keindahan dan keanekaragaman budaya dan suku dayak Kalimantan, dengan total 27 pemain, yang didukung alunan musik berjudul  leleng, Zamrud Katulistiwa, sungan Mahakam dan sada borneo. (ADV/hms36/NAW)

Program PKLAK Resmi Diberlakukan di Kubar

Program PKLAK Resmi Diberlakukan di Kubar

SENDAWAR – Jumat 3/11 Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat, resmi memberlakukan program Paket Komplit Layanan Administrasi Kependudukan (PKLAK). Untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.

Launching program itu, ditandai dengan pelepasan balon ke udara serta penyerahan secara simbolis paket layanan administrasi kependudukan, oleh Sekda Kubar Drs Yacob Tullur MM, pada pembukaan Rangkaian Peringatan HUT Kubar Ke-18 di Taman Budaya Sentawar (TBS),  pukul -09. 00 Wita.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kubar, Drs Bahtiar menerangkan ada tiga paket yang diserahkan secara simbolis dalam launching ini. Yakni pertama yakni, paket two in one seperti mengurus akta kelahiran sekaligus perubahan Kartu Keluarga (KK) bila ada penambahan anggota keluarga atau sebaliknya.

Kedua, three In One yakni mengurus akta kematian  yang mendapatkan KK baru karena ada salah satu anggota keluarganya meninggal, sehingga ada perubahan didalam KK tersebut. Lalu,  diberikan surat keterangan pengganti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) karena ada perubahan status dari menikah menjadi janda atau duda.

Yang terakhir ketiga, four in one yaitu, mengurus akta perkawinan dan juga mendapat perubahan KK orang tua, perubahan KK bersangkutan (pasangan baru menikah) kemudian menerbitkan KK baru, dan diberikan surat keterangan penggant KTP-el karena adanya perubahan status dari belum menikah menjadi menikah.

“ Dimana ini juga merupakan program dari pemerintah pusat akan tetapi, diharapkan dari Pemerintah Daerah membuat inovasi, itupun tergantung kesiapan dari masing-masing daerah,” bebernya.

Disinggung mengenai kesulitan hampir tidak ada, namun kesadaran dari warga untuk tertib administrasi seperti melengkapi persyaratan administrasi masih belum sepenuhnya optimal

Untuk semua dokumen produk yang dikeluarkan Disdukcapil tidak dipunggut biaya satu senpun alias gratis. Untuk mengurangi menekan terjadinya kesalahan redaksi baik Up date data, nama, tanggal lahir sebaiknya masyarakat yang bersangkutan datang dan mengurus sendiri jangan lewat orang lain dengan membawa dokumen yang diperlukan, imbaunya.

Turut Hadir Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, Drs Yacob Tullur, Kapolres Kubar, AKBP Pramuja Sigit Wahono, Dandim 0912 Kubar, Rudi Setiawan, Ketua TP PKK Kubar, Seri Rahayu Yapan, Persit Candra Kirana Kodim 0912/Kbr, Anggota DPRD Kubar, Ipin. (ADV/hms 19/NAW)

Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 Mendatang

Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 Mendatang

Wajibkan Mengheningkan Cipta Selama 1 Menit

SENDAWAR-  Kegiatan mengheningkan cipta akan digelar secara serentak se-Indonesia pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 mendatang. Untuk Kutai Barat akan dipusatkan di Taman Budaya Sentawar (TBS).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dissos) Kubar, Rinatang melalui Kepala Seksi Kelembagaan Kepahlawanan dan Restorasi Sosial, Soviati ditemui baru-baru ini di Kecamatan Barong Tongkok.

Ditambahkannya, Hening Cipta berlangsung selama 60 detik dimulai pada pukul 08.15 waktu setempat. Kenapa dilaksanakan hening cipta pada Pukul 08.15. Karena,  merupakan waktu saat terjadi peristiwa heroik pada 10 November 1945 di Surabaya,” terangnya.

Lebih lanjut ia terangkan, kegiatan serupa sebenarnya sering dilakukan setiap tahun saat peringatan Hari Pahlawan. Namun, untuk tahun ini, kegiatan mengheningkan cipta dan doa bersama akan diselenggarakan lebih masif.

“Rencananya, kegiatan mengheningkan cipta akan dilakukan di seluruh tempat. Misalnya, di bandara, pelabuhan, terminal, jalan raya, hingga di lingkungan rumah.Kegiatan ini merupakan instruksi dari Kementerian Sosial yang telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, “bebernya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan menumbuhkan kesadaran pemuda mengenai penghormatan bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia. Dapat mengingatkan kembali masyarakat tentang jasa para pahlawan.

“Kerelaan berkorban sekarang tidak mudah dilakukan. Para pahlawan berjuang tanpa pamrih, kecintaan mereka pada Tanah Air membuat pantang menyerah,” katanya. (hms 19)

Peringatan HUT Kubar Ke 18

Peringatan HUT Kubar Ke 18

“JAS MERAH” Ingatkan Peran Tokoh Pendahulu

SENDAWAR- JAS MERAH. Yang kepanjangannya “Jangan Melupakan Sejarah”. Kalimat kiasan ini, menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh lupa akan jasa perjuangan para pendahulu kita. Demikian juga yang disampaikan Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 18 Kubar, Senin 6/11 di Taman Budaya Sendawar (TBS).

Yapan menegaskan, terbentuknya Kabupaten Kubar yang kini sudah menginjak usia yang ke-18 tidak lepas dari hasil perjuangan para tokoh masyarakat, tokoh adat hingga jajaran pemerintah pada masa silam, atas pelaksanaan otonomi daerah hingga terbentuknya Kabupaten Kutai Barat.

Peringatan HUT ke-18 Kubar sendiri, seharusnya diperingati pada tanggal 5 November. Namun, karena bertepatan pada hari Minggu (libur), maka pelaksanaan upacara baru bisa dilakukan pada hari Senin (6/11) kemarin.

Bupati Kubar FX Yapan SEH melakukan pemotongan tumpeng nasi kuning disaksikan sejumlah pejabat, sebagai ungkapan syukur atas usia Kabupaten Kutai Barat yang ke-18. Dan menyerahkan potongan tumpeng kepada Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan
Bupati Kubar FX Yapan SH melakukan pemotongan tumpeng nasi kuning disaksikan sejumlah pejabat, sebagai ungkapan syukur atas usia Kabupaten Kutai Barat yang ke-18. Dan menyerahkan potongan tumpeng kepada Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan SE

Para peserta upacara memakai baju batik adat khas Kubar, kecuali aparat keamanan, Satpol PP dan para siswa sekolah yang memakai seragam kebesaran masing-masing.

“Dengan niat dan perjuangan yang sama, kita membangun dan memajukan daerah. Melalui otonomi ini pula lah kita mengupayakan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang optimal, pembangunan sebagaimana kita pahami adalah proses multidimensi yang menyentuh dan merangkum semua aspek kehidupan masyarakat,” ungkap Yapan.

Oleh karena itu, lanjutnya, proses dan dinamika pembangunan termasuk pembangunan di Kubar haruslah dikawal dengan landasan pendekatan yang terintegrasi serta sinkronisasi. “Sinkronisasi dibutuhkan agar tidak terjadi perbedaan arah dan tujuan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,”jelasnya..

Suksesnya pembangunan ini hingga 2021 mendatang, sungguh memerlukan partisipasi seluruh elemen tanpa terkecuali. Melalui peran dan fungsi kita masing-masing. “Wujudkan Kutai Barat yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia. Sebagai masyarakat Kubar, secara menyeluruh,” tegasnya.

2017. SERAHKAN
Bupati Kubar FX Yapan SH, menyerahkan piala dan piagam penghargaan ke sejumlah pemenang lomba tradisional, menyumpit, belogo, begasing serta karoke lagu rijok.

Ia menuturkan perlu diketahui, untuk menuju suksesnya visi tersebut diatas berbagai program pembangunan diupayakan untuk direalisasikan.  Di antaranya adalah tuangan misi yang pertama, yaitu peningkatan pembangunan infrastruktur dasar publik yang semakin merata ke seluruh wilayah Kubar. “Dalam waktu hampir 1 tahun 7 bulan ini melalui APBD Pemerintah diupayakan melaksanakan pembangunan ke daerah terpencil dan terisolasi, serta belum terjamah. Bahkan pada jalur protokol penghubung antar kecamatan,”jelasnya.

Pembangunan itu diwujudkan melalui pembangunan jembatan, peningkatan jalan, pembukaan dan peningkatan jalan, semenisasi hingga rehabilitasi jalan jembatan.

Kedua, yaitu peningkatan kualitas SDM melalui penyediaan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang semakin berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Bupati mengatakan, melalui dana kesra sosial Sekretariat Daerah Kubar dialokasikan anggaran bantuan beasiswa kepada sejumlah PTT, TKK untuk melanjutkan program pendidikan ke jenjang pendidikan strata satu di Universitas Terbuka.

“Berikut biaya SPP SDN digratiskan dan pemberian bantuan beasiswa pada para siswa yang kurang mampu. Selain itu, dalam hal pemerataan fasilitas kesehatan, hingga saat ini demi memenuhi kebutuhan layanan kesehatan telah tersedia 18 unit Puskemas yang tersebar di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Barat,” paparnya.

Serta upaya meningkatkan pelayanan kesehatan publik yang paripurna, RSUD HIS, serta puskesmas kini giat melaksanakan upaya akreditasi. Di mana ini membutuhkan kerja keras. “Saya yakin dengan komitmen dan kerja nyata, pada 2018 hingga tahun 2019 mendatang  saya harap RSUD HIS dan seluruh Puskesmas yang ada di Kutai Barat mencapai target mendapatkan akreditasi,” kata bupati.

Sementara pada misi yang ketiga, reformasi tata kelola pemerintahan dalam mengupayakan pemerintah yang bersih, dan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah dan murah. Bupati meminta, agar terus digiatkan reformasi untuk melakukan debirokratisasi. Terutama dalam hal urusan yang menyentuh langsung pada kebutuhan publik, seperti pelayanan perijinan IMB.

“Untuk  pelayanan bidang kependudukan pada 3 November lalu telah dilaunching paket komplit layanan kependudukan (akta kelahiran, akta nikah dan akta kematian). Ini kita lakukan demi memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Bupati mengatakan, Pemkab Kubar akan terus membangun ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan dan sektor ekonomi potensial melalui pemberdayaan peran kampung, pemuda dan perempuan sebagai basis pembangunan masyarakat. Terus di giatkan pembangunan pertanian dan pemanfaatan pekarangan. Terlebih dengan Kutai Barat sebagai penghasil komoditi karet terbesar di Kalimantan Timur.  (ADV/hms36/NAW).

Wakil Kubar Torehkan Prestasi, Kado Terindah HUT Kubar Ke-18

Wakil Kubar Torehkan Prestasi, Kado Terindah HUT Kubar Ke-18

KB-6- Wajah BahagiaSAMARINDA- Bertepatan dengan HUT Kabupaten Kubar yang ke-18 finalis Putri Wisata Kaltim 2017 asal Kubar atas nama Sofia Silva Cherin Rion (19) meraih kategori The Best Presentation. Sedangkan Finalis Duta Wisata Hamzah (18) dan Nani Widia (18) meraih kategori The Best Costum.

Pemilihan tersebut berlangsung di Big Mall, Lantai III Samarinda, Minggu (5/11) malam. Ini terkait keikutsertaan Kubar pada Pemilihan Putri Pariwisata dan Duta Wisata Kaltim 2017 yang berlangsung dari 2-5 November 2017.

Adapun dewan juri, diantaranya, Nora Suzuki,Drs Firminus Kunum, Hj Juwita, Rina Juwita.

Sekretaris Kabupaten Kubar (Sekkab) Kubar, Drs Yacob Tullur menyempatkan hadir untuk memberikan dukungan kepada wakil Kubar. Dengan keikutsertaan event ini salah satu cara menjawab bahwa Kubar itu tampil dan keberadaannya ada. Tidak hanya itu, juga sebagai salah satu motivasi untuk lebih dikenal lagi Kutai Barat. Paling tidak menginformasikan potensi kebudayaan, kekayaan wisata yang ada di Kubar. Serta tampilkan yang terbaik tanpa beban, pesannya.

“ Even ini juga secara otomatis salah satu wadah Putra-Putri Kubar menjadi percaya diri, meskipun kita berada di daerah pedalaman bisa ikut ambil bagian. Finalis asal Kubar jangan patah semangat, ini merupakan wakil daerah Kita (Kubar), tunjukkan bahwa keberadaan Kubar merupakan bagian dari Propinsi Kaltim serta tidak kalah dengan daerah lainnya,”tutur Yacob Tullur.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kubar, Herman Alung menambahkan, bersyukur dengan keikutsertaan Kubar dalam event ini. Sebab, di Kubar sebelumnya telah menyeleksi untuk mencari pemenang yang mewakili Kubar.
“Wakil-wakil ini telah lulus seleksi ketat sebelumnya. Pembekalan dan pembinaan telah diberikan kepada juara di Tingkat Kabupaten. Berusaha tampil dengan kemampuan yang ada serta menjadi diri sendiri, “ujarnya.

Kedepan akan buat persiapan lebih awal, dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Tentunya dukungan dari sekolah-sekolah dengan mengadakan lomba seperti speaking contest sehingga tidak kaget-kaget dalam lomba seperti ini, serta event ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak putra-putri Kubar dengan salah satunya dapat meningkatkan motivasi kepada teman-teman lainnya, tuturnya.

Turut Hadir Kepala Seksi Fasilitasi Pertunjukan pada Dinas Pariwisata Kubar, Yakobus.(hms19)

Beragam Perlombaan Tradisional Meriahkan HUT Ke- 18 Kubar

Beragam Perlombaan Tradisional Meriahkan HUT Ke- 18 Kubar

SENDAWAR – Dalam rangka memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Ke 18 Tahun 2017. Pemerintah Daerah (Pemda) setepat, menggelar beragam perlombaan olahraga tradisional. Diantaranya menyumpit, begasing dan Belogo.

Lomba tersebut berlangsung di Taman Budaya Sendawar (TBS), Jalan Sendawar Raya, Barong Tongkok. Yang dimulai sejak Jumat 3/11 lalu. Dibuka langsung oleh Bupati Kubar FX Yapan SH, yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Yacob Tullur MM. Sebanyak 105 peserta ikut memeriahkan lomba tersebut.

Terbagi dalam beberapa kelompok yakni, untuk lomba menyumpit putra diikuti 50 peserta, untuk putri 10 peserta, Belogo 25 Grup, dan Begasing 20 Grup. Yang berasal dari Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab Kubar.

Bupati Kutai Barat FX Yapan SH melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda Kubar Drs Yacob Tullur MM menuturkan, Pemkab Kubar menyambut baik, serta mengapresiasi ragam kegiatan yang memuat kekayaan dan kebanggaan warisan leluhur.

2017. LOMBA. (2)“Serta bukti arah perjuangan Kubar yang dikemas dalam bentuk seni budaya dan informasi pembangunan. Semarak peringatan HUT ke 18 Kubar, ini hendaknya ditandai dengan bangkitnya semangat dan kesadaran untuk memajukan Kubar,” tegasnya.

Bupati berharap melalui pelaksanaan kegiatan Lomba Oltrad ini semakin menguatkan dan meneguhkan nilai budaya yang telah diwariskan oleh leluhur. Juga dengan dilaksanakannya pameran dapat membangun pemahaman publik yang positif terhadap pemerintah.  Dalam upayanya mewujudkan Kubar, yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menjelaskan pada pelaksanaan lomba olahraga tradisional, ini warga Kubar patut berbangga dan bersyukur bahwa Kabupaten ini memiliki perhatian yang sangat besar, dalam pelestarian nilai-nilai budaya. Hal ini diwujudnyatakan dalam pelaksanaan ragam kegiatan adat dan budaya.  Baik dalam peringatan, dan peristiwa penting dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

“Hal tersebut patut terus dilestarikan mengingat momentum ini bermanfaat untuk memperkuat rasa cinta kepada budaya lokal, sekaligus sebagai alat perekat rasa persaudaraan dan kebersamaan diantara kita semua,” ujarnya.

Ia mengimbau generasi muda di Kubar untuk mendorong menumbuh kembangkan rasa cinta yang mendalam terhadap olahraga tradisional.  Melestarikan budaya ini tidak hanya dilaksanakan pada saat ceremonial peringatan HUT Kubar saja. Namun dapat dilakukan dengan mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan Kubar. “Semisal kerajinan menganyam, menumpar atau bahkan oltrad ini dijadikan salah satu kajian materi yang dikolaborasikan antara seni budaya dan pelajaran pendidikan Jasmani dan Kesehatan,” imbuhnya. . Bahkan dalam event-event yang besar seperti HUT RI, PORSENI (Menyumpit, Begasing, dan Belogo) juga mengadakan lomba serupa di sekolah-sekolah, sebagai ajang promosi budaya.

“Saya menghimbau kepada warga Kubar untuk dapat berpartisipasi secara aktif mengikuti kegiatan lomba Oltrad ini. Karena esensi dari Oltrad ini selain melestarikan nilai budaya kita juga menggerakkan tumbuh kembang olahraga tradisional ini sebagai bagian dari upaya menuju hidup sehat,” tandasnya. (ADV/hms10/NAW).

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id