Jamaah Haji Lanjut Perjalanan Ke Kubar

Jamaah Haji Lanjut Perjalanan Ke Kubar

SAMARINDKB-14- Foto BersamaA– Jamaah Haji Kubar sejak pukul 07.46 Wita telah meninggalkan Asrama Haji Batakan, Balikpapan untuk selanjutnya  menuju Samarinda dan lanjut perjalanan ke Kubar. Dalam perjalanan dengan menggunakan tiga bus dan satu truk pengangkut barang bagasi,  Jamaah Haji Kubar sempat mengalami hambatan/masalah pada salah satu bis yaitu pada bagian pambel radiator pada  pukul 08.12 Wita di daerah Tritip, Batakan, Balikpapan.

Namun itu semua, tidak menghambat jadwa perjalan bagi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kubar untuk melanjutkan perjalan menuju Pelabuhan Sungai Kunjang , Samarinda. Akhirnya  pada pukul 12.05 wita telah sampai di Pelabuhan Sungai Kunjang, Samarinda yang disambut juga oleh keluarga Jamaah Haji Kubar yang memang ada domisili di sekitar Kota Samarinda. Hal ini diungkapkan Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementrian Agama Kubar H Zulkifli disela-sela perjalanan menuju Pelabuhan Samarinda, Rabu (13/9) siang.KB-14- Petugas Kesehatan

Kemudian perjalanan akan dilanjutkan dengan menggunakan armada Kapal Sungai KM Barokah 6 yang memakan waktu 19 jam lamanya. Dalam perjalanan ini juga menyertakan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kubar dan Polres Kubar, beber Zulkifli. Harapan kepada seluruh jamaah haji Kubar, sebab memakan waktu lama perjalannya agar mengharapkan kekompakan, kebersamaan serta jangan lupa beristirahat. Inilah yang terpenting yakni istirahat, sebab esok harinya pada Kamis 14 September 2017 akan ada penyambutan dari Pemerintah Kabupaten Kubar di Islamic Center Al Mutaqin, Melak pada pukul 08.00 wita, jelasnya.

Salah satu Jamaah Haji Kubar, Aspar (70) asal Kecamatan Penyinggahan menambahkan sangat senang dan bersyukur dengan pelayanan yang diberikan oleh PPIH Kubar. Sudah sangat baik dan jamaah juga harus lebih meningkatkan kekompakkan dan juga selalu menjaga silahturahmi, ujar Pria yang pernah menjabat sebagai Camat Penyinggahan.

Sementara itu, Petugas Kesehatan Eka Wanti menambahkan, bahwa kesehatan jamaah haji tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Hanya saja, beberapa jamaah haji Kubar mengalami ISPA, batuk, pilek dan demam. Namun, semua bisa diatasi, jelasnya. Diketahui PPIH yang tergabung dalam dinas terkait, diantaranya Kementrian Agama, Dinas Kesehatan, Polres Kubar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, UPT Dermaga Melak dan juga melibatkan Humas Bagian Pemberitaan pada Setkab Kubar.(hms 19)

Jamaah Haji Tiba Dengan Selamat Di Tanah Air

Jamaah Haji Tiba Dengan Selamat Di Tanah Air

BALIKPAPAN- Alhamdullilah rombongan haji Kabupaten Kutai Barat yang termasuk dalam kloter IV Embarkasi Haji Balikpapan tiba dengan selamat. Raut wajah lelah para jemaah yang telah menempuh waktu lama perjalanan kurang lebih 14 jam lamanya tidak tampak. Yang ada raut bahagia telah sampai dengan selamat di Embarkasi Haji Balikpapan pada pukul 19.00 wita. Hal ini diungkapkan Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementrian Agama Kubar H Zulkifli disela-sela penyambutan Rombongan Haji Kubar di Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Selasa (12/9) malam.

“ Alhamdullilah sampai semuanya dengan selamat, suatu kebanggaan dan mengucap syukur sebab pulang dan pergi dengan jumlah yang utuh, itu juga berkat doa keluarga dan tentunya warga masyarakat Kubar khususnya. Setelah sampai para jemaah disambut di Embarkasi Haji dan juga menjalankan tes kesehatan,” tuturnya.

Para Jemaah akan bermalam semalam di Asrama haji dan dilanjutkan pada Rabu 13 September menggunakan bus menuju Samarinda dan akan dilanjutkan perjalana menggunakan akomodasi Kapal menyusuri Sungai Mahakam. Insyallah akan sampai di Pelabuhan dermaga Melak dan langsung menuju Masjid Al-Mutaqin Islamic Center untuk disambut secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, jelas Zulkifli. Semoga menjadi para Jamaah Haji Kubar ini dapat menjaga dan melestarikan hajinya. Serta juga dapat bermanfaat bagi masyarakat dan juga Pemkab Kubar dalam hal pembangunan spiritual, harapnya. (hms19)

Pemeriksaan Koper dan Cek Kesehatan Sebelum Pulang

Pemeriksaan Koper dan Cek Kesehatan Sebelum Pulang

MAKKAH- Menjelang H-1 kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Kutai Barat untuk pulang ke tanah air sudah siap dan aKB-12- Pemerikasaan Kesehatanntusias untuk pulang.   Jamaah Haji Kutai Barat pada Minggu, 10 September 2017 telah melakukan penimbangan barang pada pukul 12.00 WAS (Waktu Arab Saudi).

Diperkirakan Jamaah Haji Kubar akan sampai ditanah air pada 12 September 2017 pada pukul 17.40 Wita di Bandara Aji Salehuddin Sepinggan Balikpapan. Hal ini diungkapkan H Achmad Syofian, S Ag selaku Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang juga berasal dari Kabupaten Kutai Barat saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (11/9).

Dituturkannya, penimbangan barang pada hari Minggu tersebut ada sebanyak 453 Jamaah Haji ditambah 5 Petugas kloter. Dimana ketentuannya 1 Jamah haji maksimal 32 Kg dan tidak boleh sama sekali memasukan air zam-zam didalam koper tersebut. “ 100 jamaah Haji asal Kutai Barat yang tergabung pada kloter IV Embarkasi Haji Balikpapan telah siap dengan tas kopernya masing-masing dan mematuhi segala ketentuan yang telah ditetapkan pihak petugas bandara Arab Saudi. Bahkan sebelum ditimbang oleh petugas resmi, masing-masing jamaah bersusah payah menimbang sendiri untuk mengecek jumlah berat barang bawaan sebelumnya diminta dikeluarkan oleh petugas jika barang bawaannya melebihi 32 Kg,” terangnya.

Senin 11 September 2017 pada setelah Solat Subuh akan melaksanakan Thawaf Wada’’ atau thawaf perpisahan sebelum meninggalkan Baitullah. Kemudian Siang pada pukul 15.50 WAS akan diberangkatkan Ke Jeddah. Selanjutnya dari Jeddah akan diberangkatkan menuju Tanah Air pada Selasa pukul 01.40 WAS, sehingga dijadwalkan pada pukul 17.40 Wita telah mendarat di Bandara Aji Salehuddin Sepinggan Balikpapan, bebernya. Tidak hanya itu, 1 hari sebelum kepulangan jamaah Kubar pada umumnya sehat, hanya memang sebagian besar batuk dan pileknya yang belum berhenti.

Hal senada dikatakan dr Zainal selaku Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Kabupaten Kutai Barat, pada umumnya kondisi Jamaah Sehat. Namun ada beberapa yang mengalami ISPA (Inspeksi Saluran Pernapasan Akut). Hal ini terjadi arena kondisi cuaca yang panas mencapai 44 derajat celcius dan udara kering berdebu, dimana memungkinkan meningkatkan faktor resiko mengalami penyakit tersebut. kemudian Jamaah usia lanjut ada yang mengalami susah makan atau bahasa medisnya anoreksia. Bahkan salah satu jamaah terpaksa dilarikan ke klinik untuk mendapatkan infus karena susah makan dan sempat gastritis di Mina. Namun kesehatannya semakin membaik, Insyallah akan pulang bersama-sama rombongan ke tanah air. Mohon dukungan doa agar kami disini (jamaah) keadaanya sehat walafiat,pinta dr Zainal. (hms19)

Persiapan Penjemputan Jamaah Haji Kubar 1438H/2017

Persiapan Penjemputan Jamaah Haji Kubar 1438H/2017

SENDAWAR-  Pantauan terakhir dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kutai Barat melakukan persiapan dalam menyambut rombongan Haji Kutai Barat 1438 H/2017. Setelah Rapat dilakukan di Ruang Koordinasi Lantai III, Kantor Bupati Kubar dilanjutkan dengan meninjau langsung lokasi dermaga Pelabuhan Melak yang dipimpin oleh Ketua PPIH Kubar, Silas Sinar, Kamis (7/9) sore.

Peninjauan ke KB- 8- Solat & Yasinan Bersamalokasi Pelabuhan tersebut ditemani, Kepala Kantor Kementrian Agama Kubar, H M Isnaini, Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kubar, H Zulkifli, S.Ag, Kepala UPTD Dermaga Pelabuhan Melak, Hafidz, Perwakilan dari Polres Kubar. Dalam pantauan tersebut terlihat bahwa air mengalami kesurutan, sehingga tangga yang terakhir hampir tampak. Maka, dari itu jika tidak ada hujan akan bisa semakin surut. Hal ini diungkapkan Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kubar, H Zulkifli, S.Ag disela-sela kegiatan tersebut.

Ditambahkannya dimana Pelabuhan ini nantinya digunakan bagi kedatangan para Jamaah Haji Kubar 1438 H/2017 yang menggunakan angkutan air melalui Pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda. Dimana sebelumnya dari Balikpapan menuju Samarinda menggunakan bus dari Asrama Haji Batakan, Balikpapan.

Dimana diketahui, rombongan Haji Kubar akan datang pada 12 September 2017 di Asrama Haji Batakan, Balikpapan. Untuk kemudian dilanjut perjalanan pada 13 September 2017 ke Samarinda menggunakan Bus dan dilanjutkan Ke Kutai Barat menggunakan angkutan Kapal. Sehingga sampai di Kutai Barat diperkirakan pada 14 September 2017.

“ Keadaan Pelabuhan sekarang baik, tidak terlalu ada yang dikhawatirkan. Kita kondisikan agar memberikan kenyamanan bagi para jamaah haji. Namun,  semua itu diatasi dengan telah mempagari tingkat tangga yang terakhir, “harapnya.

Kesiapan sejauh ini telah dipersiapkan oleh masing-masing instansi terkait, serta terus dilakukan koordinasi sehingga kedepannya lancar dan sukses dalam penyambutan haji ini.  Tidak hanya itu, agar sukses juga diadakan Solat Hajat, Yasinan dan doa bersama untuk para Jamaah Haji Kubar di Masjid Islmaic Center Al-Mutaqin,pungkasnya. (hms 19)

Jamaah Haji Kubar Laksanakan Wukuf

Jamaah Haji Kubar Laksanakan Wukuf

MAKKAH- Pelaksanaan Wukuf  di Padang Arafah seluruhnya dapat diikuti Jamaah Haji dari empat Kabupaten/Kota yang tergabung dalam Kloter IV Embarkasi Balikpapan. Pelaksanaan Wukuf tersebut terlaksanakan tanpa ada yang di Safari Wukufkan. Hal ini diungkapkan H Achmad Syofian, S Ag selaku Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang juga berasal dari Kabupaten Kutai Barat saat dihubungi melalui pesan singkat.

Arafah merupakan kawasan padang pasir di wilayah Arab Saudi. Kota yang terdekat dengan kawasan padang pasir ini adalah Kota Makkah dengan jarak sekitar 25 Km. Dimana lokasinya di sebelah timur Kota Makkah. Di Padang Arafah inilah umat Islam bisa lebih mengenal dekat kepada Allah SWT. Karena seluruh umat Islam yang melaksanakan Ibadah Haji akan melakukan Wukuf yang berarti berdiam sejenak untuk berdzikir, berdoa, beri’tikaf dan melakukan ibadah lain untuk mencari ridha Allah.

Dituturkannya , Sejak tergelincir matahari pada siang hari 31 Agustus 2017 bertepat dengan 9 Dzulhijah, seluruh jamaah mengikuti proses wukuf didalam tenda. “Diawali dengan mendengarkan khutbah wukuf dilanjutkan sholat Zuhur Qashar Ashar dijama’q taqdim ditutup dengan dzikir dan doa wukuf, jelasnya.

Alhamdullilah Jamaah Haji Kubar dalam kondisi sehat walafiat, ini juga berkat doa-doa dari warga Kubar,pungkasnya. (hms 19)

12 September 2017, Jamaah Haji Kubar Tiba di Tanah Air

12 September 2017, Jamaah Haji Kubar Tiba di Tanah Air

SENDAWAR- Diperkirakan 12 September 2017, Jamaah Haji Kutai Barat yang tergabung dalam Kloter IV Embarkasi Balikpapan akan tiba di Tanah Air. Sehubungan dengan itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kutai Barat melakukan persiapan dalam menyambut rombongan Haji Kutai Barat 1438 H/2017.

Persiapan tersebut dengan mengadakan Rapat dengan pihak-pihak terkait, seperti, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Polres Kubar,  Dinas Satpol PP, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kubar, Bagian Kesrasos Setkab Kubar, di Ruang Rapat Koordinasi lantai III, Kantor Bupati belum lama ini. Dalam Pertemuan yang dipimpin Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakanmenag) Kubar, H Muhammad Isnaini membahas beberapa persiapan dalam penjemputan ke-100 Jamaah Haji Kubar. H Muhammad Isnaini menuturkan, tujuan dilaksnakannya penyambutan kedatangan Jamaah Haji Kubar merupakan bukti dan wujud nyata dan konsennya Pemkab Kubar dalam pembinaan kehidupan umat beragama, terangnya

Jamaah Haji Kubar yang tergabung dalam Kloter IV Gelombang I Embarkasi Balikpapan akan diberangkatkan dari Jeddah menuju Balikpapan pada Selasa 12 September 2017 pukul 01.50 WAS (Waktu Arab Saudi). Selanjutnya akan tiba di tanah air pada 12 September 2017 pukul 17.40 Wita, proses penerimaan haji diperkirakan selesai hingga larut malam, maka akan menginap semalam di Asrama Haji Batakan, Balikpapan untuk melanjutkan perjalanan besok harinya, ujarnya.

Kemudian, Jamaah Haji Kubar akan diberangkatkan dari Asrama Haji Balikpapan dengan menggunakan armada bus menuju Pelabuhan Sungai Kunjang Samarinda pada keesokan harinya Rabu 13 September 2017 pada pukul 06.00 wita. Kemudian, dihari yang sama pada pukul 10.30 wita akan diberangkatkan menuju Pelabuhan Melak. Diperkirakan akan tiba di Melak pada 14 September 2017, akan disambut secara resmi oleh Bupati Kubar di Masjid Al- Muttaqin Islamic Center, bebernya. (hms 19)

Semangat Masyarakat Untuk Berkurban Semakin Baik

Semangat Masyarakat Untuk Berkurban Semakin Baik

SENDAWAR-Semangat masyarakat untuk berkurban, semakin waktu semakin baik. Hal ini dikarenakan, masyarakat sudah memahami berkurban itu adalah untuk mendekatkan diri dan patuh kepada perintah Allah SWT.

Selain itu, masyarakat memiliki kesadaran akan makna sosial kemasyarakatan yang cukup tinggi, untuk berbagi dengan sesama terutama fakir miskin yang sangat membutuhkannya,”kata Wabup Kubar Edyanto Arkan usai menyerahkan bantuan Pemkab Kubar berupa satu ekor sapi kurban secara simbolis kepada Masjid Al Muttaqin Islamic Center, Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak, Jumat (1/9).

Wabup menambahkan bantuan 50 ekor sapi kurban tersebut, sudah kita serahkan kepada pengurus masjid di wilayah Kubar diantaranya Masjid Al Muttaqin Islamic Center dan keluarga binaan Kubar yang berada di Lapas Pemasyarakatan (LP) Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara.”Semoga pada 2018 mendatang, hewan kurban bisa dapat berikan kembali, kepada saudara-saudara kita yang berada di LP,”terangnya.

Sapi kurban bantuan Pemkab Kubar di datangkan dari Sulawesi dan memenuhi kriteria-kriteria kesehatan diantarnya dengan mendapatkan sertifikat pelepasan karantina hewan diterbitkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Karantina Pertanian. “Sehingga sapi yang sehat ini, layak di kurbankan,”ucapnya.

KB-Simbolis=Semua sapi yang dikurbankan sehat semua yakni tidak sakit atau tidak cacat matanya (buta) dan kakinya juga tidak ada yang pincang. “Kita harapkan juga kepada masyarakat yang hendak bekurban, harus memilih hewan seperti sapi dan kambing yang paling baik dan istimewa,”imbaunya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Al Muttaqin, Zulkarnain mengatakan sapi kurban yang diterima pengurus berjumlah tujuh ekor yang berasal dari Pemkab Kubar, BPD Kaltim Kantor Cabang Sendawar, Jemaah Islamic Center, Misno Adi Sutrisno, H Noordin atau Toko Iwan, M. Ilias dan PT Bharinto Ekatama. Sedangkan 1 ekor Kambing lagi dari Upik.

Kami selaku pengurus menyampaikan terima kasih dan sudah mempercayakan kepada pengurus Masjid Al Muttaqin Islamic Center untuk berkurban, di potong dan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Semoga kedepan, ekonomi masyarakat dan keuangan Pemkab Kubar semakin meningkat. Sehingga hewan yang dikurbankan pada tahun mendatang, bisa lebih meningkat,”harapnya. (hms6)

Idul Adha Harus Jadi Momentum Tingkatkan Ketaqwaan

Idul Adha Harus Jadi Momentum Tingkatkan Ketaqwaan

SENDAWAR-Idul Adha dapat diartikan sebagai momentum pendidikan, pengorbanan dan perjuangan, serta meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan dalam membangun Kubar, hendaknya dapat semakin memelihara,meningkatkan keeratan dan kepedulian sosial antar umat beragama  warga masyarakat pada umumnya.

“Sebab ini merupakan salah satu kunci mewujudkan dan menyukseskan kemajuan daerah kedepannya,”kata Wabup sebelum pelaksanaan salat Idul Adha 1438 Hijiriah, di Masjid Al Muttaqin Islamic Center, Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak, Jumat (1/9).

Wabup mengimbau kepada setiap pribadi dan kaum muslimin, hendaknya memaknai peringatan hari kurban dengan meningkatkan kapasitas diri, semakin sadar akan arti anugerah yang telah diberikan kepada kita. “Jadikan ridho yang telah Allah SWT berikan untuk dijadikan hidup sesama yang membutuhkan lebih bahagia dan sejahtera,”ujarnya.

Selain itu, Pemkab Kubar mengajak semua elemen masyarakat, untuk aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing. Persepsi dan niat baik, haruslah di pelihara dan dipupuk, sehingga cita-cita pembangunan tersebut dapat diraih bersama. Sebab cita-cita ini, pada prinsipnya diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Kubar. (hms6)

Pelepasan Mahasiswa KKN

Pelepasan Mahasiswa KKN

SENDAWAR – Setelah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 60 hari di Kubar, Mahasiswa KKN yang tersebar di 4 Kecamatan Barong Tongkok, Damai Nyuatan dan Sekolaq Darat dan ditempatkan di 7 kampung, diantaranya Kampung Asa, Ombau Asa, Sri Mulyo, Mendika, Temula, Sembuan dan Dempar.  83 Mahasiswa dari Universitas Mulawarman Angkatan 43 tahun 2017 hari ini resmi berakhir dan dilepas secara langsung oleh Bupati FX Yapan SH di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat untuk selanjutnya kembali melanjutkan perkuliahan, Kamis (31/8).

KB-1-Lepas KKN (4)Lebih lanjut Bupati Kubar FX Yapan SH menuturkan, atas nama Pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat saya mengucapkan terima kasih kepada para Mahasiswa KKN yang kurang lebih selama dua bulan ini telah memberikan sumbangsih pengetahuan akademis, kepedulian sosial, serta dukungan materiil dan fisik. Semoga seluruh karya  adik-adik dapat berdaya dan berhasil guna bagi kemajuan pengembangan pendidikan tinggi Unmul dan pembangunan sosial kemasyarakatan.

Setelah melewati kurang lebih 60 hari hidup bersama masyarakat Kutai Barat, bersosialisasi dan melaksanakan ragam padat karya. Tentu saja adik-adik sekalian telah mendapatkan banyak pembelajaran, terlebih dengan total 83 mahasiswa  yang disebar pada 7 kampung pada 4 kecamatan wilayah Kutai Barat. Tentunya dalam keseharian adik-adik bersama warga masyarakat dihadapkan dengan  tantangan akademis yaitu bagaimana implementasi teoritik yang diperoleh dari bangku studi perguruan tinggi dengan kehidupan realita sosial masyarakat hingga nilai sosial, budaya dan norma yang berlaku di tengah masyarakat.

Bupati juga berpesan agar segala sesuatu yang diperoleh dapat memperkaya khasanah budaya, memperluas wacana hingga menyempurnakan ilmu pengetahuan disiplin ilmu yang adik ampu baik dari ilmu sosial politik, ilmu kehutanan, ilmu ekonomi, FKIP, Matematika, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Budaya, Perikanan dan Kelautan, Hukum dan Pertanian. Ragamnya latar belakang pendidikan ini jika dikontribusikan pada tataran pembangunan Kutai Barat tentu saja  akan menjadikan masukan dan saran yang berarti dalam mensukseskan pembangunan. Sebagai generasi penerus bangsa dan bagian dari kaum intelektual. Jelas sekali bahwa saudara memegang peranan penting dalam pembangunan. Dengan usia produktif ini saya menaruh harapan besar kepada adik-adik sekalian bahwa selepas mengakhiri studi di perguruan tinggi. Adik-adik sekalian sebagai putera dan puteri daerah dapat kembali ke daerah untuk menerapkan profesionalitas, keahlian, keterampilan  adik dalam membangun  dan memajukan daerah.

Perlu kita ketahui bersama bahwa patutlah kita berbangga dan berbahagia karena dalam kesempatan yang baik Pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah menjalin kerjasama yang baik dengan Universitas Mulawarman dan melalui program KKN ini telah diperoleh wujud sinergitas yang konkrit dan nyata. Dan ini diimplementasikan pada 15 hasil Kegiatan yang meliputi Bidang Pendidikan, Bidang Administrasi dan Pemerintahan, Bidang Sosial dan Budaya, Bidang Ekonomi, Bidang Kesehatan, Bidang Pertanian, Perikanan serta di Bidang Sarana dan Prasarana. Kegiatan ini menjadi hal yang sangat berguna bagi masyarakat setempat.

Terutama bagi pembangunan di 4 kecamatan yaitu kecamatan Damai, Nyuatan, Barong Tongkok dan Sekolaq Darat. Seluruh hasil karya adik-adik sekalian membantu upaya percepatan pembangunan. Hubungan simbiosis mutualisme pihak akademisi dan pemerintah inilah yang kiranya dapat senantiasa terus dipelihara. Dari sinergi dan kerja bersama inilah kita senantiasa membangun negara Indonesia pada umumnya dan provinsi Kalimantan Timur pada khususnya.(hms10)

Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Raperda

Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Raperda

SENDAWAR- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat, Selasa (29/8) menggelar Rapat Paripurna XVII Masa Sidang II Tahun 2017, tentang Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar Raperda Pemerintah. Rapat yang dipimpin  Wakil Ketua I, Paul Vius didampingi, Wakil Ketua II, Arkadius Elly, Wakil Ketua Komisi III, Y M Puncan Karna. Dihadiri langsung Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan, Sekretaris Kabupaten Kubar, Drs Yacob Tullur, Assisten I, Silas Sinar, Assisten II, Drs Yohanes Kinam, perwakilan Polres Kubar, Perwakilan Kodim 0912 Kubar, Perwakilan AURI, Perwakilan Kejaksaan dan Perwakilan Pengadilan Negeri, Kepala Dinas, Badan, Kantor dalam Lingkungan Pemkab Kubar.

Pemandangan umum tersebut dibuka pertama  oleh Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan oleh Anggota DPRD Kubar dari Komisi II, Astaman.  Dimana disampaikan khusus mengenai nota pengantar atas Sembilan Raperda yang telah disampaikan dalam sidang Paripurna, dari Fraksi PDI Perjuangan menganggap usulan Perubahan Perda oleh Pemkab tersebut memang diperlukan untuk menyesuaikan dengan beberapa perubahan perundang-udangan yang berlaku diatasnya.

“Khusus mengenai pencabutan Perda nomor 10 tahun 2013 tentang Penerimaan Daerah Bukan Pajak yang menjadi kewenangan Kab Kubar, mendukung sejauh hal tersebut sudah menjadi perintah UU dan dipastikan ada peraturan pengganti yang sesuai. Ini juga demi kebaikan kita bersama, sehingga Fraksi PDI Perjuangan tetap konsisten untuk mencermati ke-sembilan Raperda yang telah diajukan Pemerintah serta menyerahkan kepada Pansus untuk segera membahasnya pada agenda rapat Pansus yang telah disepakati, ” terangnya.

Sementara itu, Fraksi Amanat Gerakan Kebangsaan Berkarya Terhadap Nota Penjelasan Sembilan Raperda yang disampaikan Ketua Fraksi tersebut, Mulyadi Effendi yang Anggota DPRD dan juga Sekretaris Komisi I menyampaikan  sangat mendukung untuk segera dilakukan pembahasan.

Namun ada empat masukan diantaranya, yang pertama perlu perubahan Perda Tentang Peraturan Daerah pemungutan pajak sarang wallet rumahan yang yang dulunya mengatur sarang wallet alami/gua. Yang kedua,  Perlu adanya Perda tentang pemakaman umum dan taman makam Pahlawan yang lahannya disediakan Pemerintah Daerah. Yang ketiga, Perlu adanya dorongan Perda untuk penggunaan alat-alat medis yang ada di RS HIS yang mengharuskan pengoperasian melalui KSO dengan pihak ketiga oleh Permenkes. Kemudian, yang keempat Pemerintah perlu segera merubah PERDASOTK perangkat kampung karena tidak sesuai dengan perubahan regulasi terkait. Sedangkan Perda tentang Perubahan Perda no 10 tahun 2015 tentang tata cara perolahan, pemilihan, pengangkatan, pelantikan dan pemberhentian Petinggi tidak perlu dirubah karena sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yakni UU Desa Tahun 2016.

Fraksi terakhir yakni, Fraksi Gabungan Demokrat-Hanura- Keadilan Sejahtera (FG-DHKS) yang disampaikan Yansel Anggota DPRD Komisi III menyampaikan  ada beberapa masukan diantaranya, terkait Raperda pencabutan atas Perda No 10 Tahun 2013 tentang penerimaan Daerah Bukan Pajak dilingkungan Pemkab Kubar,  yang berbenturan dengan UU No 20 Tahun 2007 tentang penerimaan negara bukan pajak,  yakni solusi tepat untuk mencabut Perda tersebut karena kontradiksi dari kesalahan hal yang diatur yang dilakukan Perda merupakan kewenangan Pusat.

Kemudian, Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Kubar nomor 11 tahun 2012 tentang Retribusi Daerah dan Perubahan atas Perda Kabupaten Kubar No 34 tahun 2013 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah dimana Pemerintah Daerah mampu meningkatkan Pendapatan Asli daerah tanpa mengakibatkan ekonomi biaya tinggi bagi masyarakat.

Selanjutnya, Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah bahwa pengelolaan barang milik daerah perlu ditetapkan dalam Peraturan Daerah. Diharapkan suatu pembahasan yang mendalam mengenai tanggung jawab mengelola barang milik daerah agar lebih berdaya dan berhasil guna bermanfaat secara keseluruhan.

Serta yang terkahir Raperda tentang Urusan Pemerintah yang menjadi kewenangan Kab Kubar,  bahwa penyelenggaraan Pemda diarahkan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, ujarnya. (hms 19)

Raperda Tersebut;

  1. Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah,
  2. Raperda Pencabutan atas Perda No 10 Tahun 2013 tentang penerimaan Daerah Bukan Pajak Di lingkungan Pemkab Kubar
  3. Perubahan Atas Perda Kabupaten Kubar Nomor 3 tahun 2001 tentang Bentuk dan tata cara penggunaan lambang daerah Kabuaten Kubar
  4. Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Kubar nomor 11 tahun 2012 tentang Retribusi Daerah
  5. Urusan Pemerintah Yang menjadi kewenangan Kabupaten Kubar
  6. Pengendalian, pengawasan dan tata cara penerbitan ijin usaha terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol
  7.  Perubahan atas Perda No 6 tahun 2010 tentang penyelenggaran Administrasi Kependudukan
  8. Perubahan atas Perda Kabupaten Kubar No 34 tahun 2013 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id