SENDAWAR- Sebanyak 25 anggota Search And Rescue (SAR) Kabupaten Kutai Barat diberikan Pelatihan Unit Reaksi Cepat (URC) lanjutan. Pembukaan yang langsung di buka oleh Asssiten I ( Pemerintahan, Hukum dan Kesra), Silas Sinar mew
akili Bupati Kutai Barat, FX Yapan, pelaksanaan tersebut di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Melak, Senin (28/8).
Dalam sambutan Bupati Kutai Barat, FX Yapan yang disampaikan Assisten I, Silas Sinar menyampaikan agar, kedepan kegiatan pembekalan lanjutan ini dapat membawa optimalisasi fungsi dari URC SAR Kutai Barat. Untuk menilik potensi bencana di Kabupaten Kubar dipengaruhi oleh kondisi geografis, yang dikelilingi oleh hutan dan sungai serta jumlah penduduk mencapai 169. 621 jiwa, dimana dapat optimalisasi potensi pemanfaatan alam yang berlebihan bahkan tak jarang kurangnya pemahaman akan pentingnya ekosistem alam yang dapat mendorong pengrusakan alam yang disebabkan oleh manusia, ujarnya.
Kepada para URC SAR Kubar dimana keterlibatan bukan hanya untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas diri sebagai makhluk sosial namun lebih pada pengupayaan diri menjadikan hidup lebih berarti. Anggota URC SAR Kubar agar dapat memberikan bakti diri dengan terus meningkatkan mutu dan kualitas kinerja serta produktifitas, berbakti dan mengabdi harus terus diteguhkan, pintanya. Untuk Perangkat Daerah yang terkait yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) perlu diberikan pemahaman melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan untuk mengetahui langkah awal apabila didaerahnya terjadi bencana. Sebab jika terjadi bencana tidaklah mungkin 25 anggota URC SAR ini bisa mengatasi sendiri, ujarnya.
Saya yakin sinergritas dan kerjasama seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan sehingga perlu digiatkan sosialisasi kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol, Hermanuddin melalui Kepala Bidang, Ketahanan, Sosial, Ekonomi, J T Lavau menambahkan kegiatan URC SAR meliput usaha dalam kegiatan mencari, menolong dan meyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau dikawatirkan menghadapi bahaya dalam musibah pelayaran, penerbangan atau bencana dan musibah lainnya. “ Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, dengan instruktur atau nara sumber dari Kantor Badan SAR Balikpapan oleh Mardi Sinaturi, Anggota TNI AU Perwakilan BPP Kubar oleh Letda Sus Heru Prasetio. Peserta 25 anggota URC SAR Kubar yang terdiri dari berbagai lingkup Kubar dan beberapa masyarakat umum,” jelasnya.
Adapun metode pendidikan dan pelatihan yang diberikan teknik pertolongan di darat,kompas, refling, teknik evakuasi korban. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pembekalan, pengetahuan lanjutan dan keterampilan bagi anggota URS SAR, Sehingga mampu mengevaluasi melalui pencarian dan pertolongan kepada korban yang mengalami musibah, tuturnya. Turut Hadir Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kubar, H Muhammad, Kepala Perwakilan TNI AU Kubar Letda Sus Heru Prasetio. (hms 19)






s Kabupaten (Sekkab) Kubar, Yacob Tullur, Rabu (23/8) sore.
Kubar agar bisa lebih dikenal lagi di luar Kubar bahkan di belahan dunia,pinta Yayuk.
mahnya masing-masing, apa bila sudah bertanggung jawab membersihkan masing-masing sudah pasti lingkungan bersih,” terang Bupati.
si jalan dan rumah jagal hewan yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017, Rabu (23/8).
Pusat karena saat ini merupakan jaman tranparansi/terbuka, sekali lagi Bupati tidak ada intervensi dalam pengelolaan DD dan ADK, dimana Bupati hanya menghimbau kepada seluruh aparat Kampung agar melaksankan sesuai koridor dan ketentuan yang berlaku, siapa yang tidak mau ikut aturan dia sendiri yang siap bertanggung jawab, karena dari awal tidak ada intervensi Bupati dan selaku Bupati saya selalu mengingatkan para aparat kampung,” terang Bupati.

