Kunker Ke Kecamatan Sekolaq Darat, Bupati Kutai Barat Hadiri Pengukuhan BPK dan Resmikan Pembangunan

Kunker Ke Kecamatan Sekolaq Darat, Bupati Kutai Barat Hadiri Pengukuhan BPK dan Resmikan Pembangunan

Bupati FX Yapan meresmikan pembangunan pada kunjungan kerja ke Kecamatan Sekolaq Darat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Sekolaq Joleq, Jumat (15/11/2024). Foto : Welin

KOMINFOKUBAR-SEKOLAQ JOLEQ. Dalam rangka kunjungan kerja ke Kecamatan Sekolaq Darat. Bupati Kutai Barat, FX Yapan menghadiri pengukuhan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) serta meresmikan sejumlah pembangunan di Kecamatan Sekolaq Darat.  Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan simbolis di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Sekolaq Joleq, Jumat (15/11/2024).

Dalam sambutannya, FX Yapan menegaskan pentingnya tanggung jawab para anggota BPK yang baru dikukuhkan untuk menjalankan amanah mereka secara penuh perhatian, komitmen, dan rasa tanggung jawab tinggi.

“Benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan rasa tanggung jawab yang tinggi sehingga dapat mendukung maju dan berkembangnya Kecamatan Sekolaq Darat baik sekarang maupun kedepannya,” ujarnya.

Selain pengukuhan BPK, peresmian gedung serbaguna dan Posyandu Suka Maju Dua turut menjadi bagian penting dalam acara ini. FX Yapan mengimbau  untuk menjaga fasilitas yang telah diupayakan demi kesejahteraan masyarakat. “Bersama-sama menjaga segala fasilitas yang telah diupayakan bagi kesejahteraan masyarakat tersebut, sehingga kedepannya dapat terus dirasakan manfaatnya dan dapat digunankan secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Peresmian berbagai pembangunan yang didanai melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Kampung (ADK) dari APBD Kabupaten Kutai Barat. FX Yapan berharap pembangunan infrastruktur hingga sarana ini memberikan manfaat yang optimal, terutama dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga mampu mengurangi kesenjangan, mengentaskan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan.

Sebagai bagian dari masa akhir jabatannya, FX Yapan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung visi pemerintah daerah selama dua periode kepemimpinannya. “Saya yakin rasa bangga dalam melaksanakan amanah selama 8 tahun ini, tidak bisa kami capai tanpa sinergi dan kolaborasi diantara kita bersama,” pungkasnya.

Peliput/Penulis : Welin | Editor : Donni

Kutai Barat Gelar Pelatihan Tata Rias dan Open Rekrutmen, Dorong Sinergi untuk Peningkatan SDM dan Lapangan Kerja

Kutai Barat Gelar Pelatihan Tata Rias dan Open Rekrutmen, Dorong Sinergi untuk Peningkatan SDM dan Lapangan Kerja

Bupati Kutai Barat, FX Yapan foto bersama saat membuka rangkaian kegiatan di Balai Latihan Kerja, Kampung Keay, Selasa (12/11/2024). Foto : Rahma

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Barat bersama PLKP Nika Salon dan PT. Bina Sarana Sukses (BSS) menggelar kegiatan pelatihan tata rias kecantikan dan make-up, open rekrutmen PT. BSS, serta pemberian penghargaan kepada perusahaan dan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berkontribusi aktif dalam pemagangan. Acara ini berlangsung di Balai Latihan Kerja, Kampung Keay, Selasa (12/11/2024).

Bupati Kutai Barat, FX Yapan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini, yang dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat. Bupati juga mengapresiasi perusahaan dan BKK yang berperan aktif dalam program pemagangan dan penyediaan lapangan pekerjaan. Ia berharap pihak-pihak terkait lebih memperhatikan kebutuhan magang serta mengatasi persoalan ketenagakerjaan melalui jejaring kerja dan kemitraan.

“Sebagai bentuk pembinaan sebagai bekal kepada peserta nantinya dan juga mendorong baik perusahaan dan bursa kerja khusus untuk lebih memperhatikan terkait urusan magang hingga ketersediaan lapangan pekerjaan,” ujar FX Yapan. Ia menambahkan, pemerintah daerah berharap kegiatan serupa terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan utama, yaitu mencetak tenaga kerja terampil dan siap bersaing.

Sebagai  bagian dari penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). FX Yapan berharap dengan dibukanya lapangan tenaga kerja di wilayah Kalimantan Timur dan di Kutai Barat menjadi peluang emas bagi putera puteri daerah.

Kepada peserta pelatihan, Bupati berpesan agar memanfaatkan forum ini secara optimal. Informasi dan pelatihan yang diberikan oleh trainer diharapkan menjadi bekal untuk memulai usaha atau memasuki dunia kerja dengan kesiapan maksimal.

“Open rekrutmen dari PT. Bina Sarana Sukses, tentunya sebagai bentuk keperdulian akan peningkatan taraf hidup kesejahteraan masyarakat terlebih dalam kesiapan masyarakat untuk terjun dalam dunia kerja termasuk penyerapan tenaga kerja di Kutai Barat ini,” tegasnya.

Bupati menutup sambutannya dengan harapan besar agar generasi produktif Kutai Barat menjadi SDM berkualitas, memiliki daya saing, dan mampu memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutai Barat.

Peliput/Penulis : Rahma | Editor : Donni

AKSI PERUBAHAN PENGGALANGAN MASYARAKAT DALAM “SELAMATKAN DANAU DAN POPULASI IKAN” (SEDAAPKAN) DI DANAU KELUMPANG

AKSI PERUBAHAN PENGGALANGAN MASYARAKAT DALAM “SELAMATKAN DANAU DAN POPULASI IKAN” (SEDAAPKAN) DI DANAU KELUMPANG

Berkat David Sinaga bersama berbagai lapisan masyarakat Kampung Kelumpang menebarkan 60.000 bibit ikan di Danau Kelumpang

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR–Dalam upaya untuk meningkat hasil produksi tangkapan perikanan di Danau Kelumpang, Berkat David Sinaga dalam aksi perubahan sebagai tugas dari Pendidikan Kepemimpinan Administrator III tahun 2024 di Puslatbang KDOD LAN RI Samarinda meluncurkan perubahan bertajuk “Selamatkan Danau dan Populasi ikan di danau kelumpang”. Aksi ini bertujuan untuk menekan penurunan hasil tangkapan Hasil Produksi Perikanan di danau Kelumpang. Saat Ini Berkat David Sinaga bekerja di Dinas Perikanan Kutai Barat sebagai kepala Bidang Perikanan Tangkap.

Aksi Perubahan ini dilatarbelakangi oleh maraknya illegal fishing, overfishing dan dampak dari operasi Perusahaan di sekitar Sungai dan danau. Bang Naga sapaan akrap dari pemilik NDH 09 ini mengatakan, perlu adanya sosialisasi kepada Masyarakat sekitar danau untuk ikut serta menjaga Kawasan danau dengan turut serta menjadi pengawas sukarela yang tergabung dalam wadah kelompok Masyarakat pengawas perikanan, selain sosialisasi Bang naga juga mengupayakan legalitas kelompok ini dengan mengeluarkan Surat Keputusan dari Kepala Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur.

Adapun Upaya lain selain menggalang Masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan ini, danau perlu juga menebarkan bibit ikan di danau, berkat kolaborasi dengan pemilik pokir anggota DPRD Kutai Barat, telah melakukan penebaran bibit patin sebanyak 60.000 ekor, semoga Upaya ini dapat bermanfaat untuk menjaga ekosistim danau kelumpang, dan tentu dapat menyelesaikan aksi perubahan peserta PKA III tahun 2024 ini dengan tuntas dan berhasil.

Aksi Perubahan ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, pemerintah Kabupaten dan kecamatan serta pihak swasta yang sedang berproses, saya percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk mencapai perubahan yang berkelanjutan, lanjut Bang Naga Saya mengucapkan terimakasih kepada Pihak Puslatbang KDOD LAN RI Samarinda, Coach Veronica Hanna Naibaho, Bupati Kabupaten Kutai Barat, Kepala Inspektur Kutai Barat, Kepala Dinas Perikanan, Tim efektif SEDAAPKAN.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Aksi Perubahan, masyarakat dapat mengunjungi akun media sosial facebook Berkat David Sinaga. Mari bersama-sama menjadi bagian aksi perubahan ini.

Penulis/Peliput : Multono | Editor : Multono

PENTAS PAUD KUBAR, DEDIKASI KEPADA MASYRAKAT DALAM MEMBUKA AKSES PENDIDIKAN YANG LEBIH LUAS

PENTAS PAUD KUBAR, DEDIKASI KEPADA MASYRAKAT DALAM MEMBUKA AKSES PENDIDIKAN YANG LEBIH LUAS

Deddy Manze, Kepala Bidang P3NF Disdikbud Kutai Barat

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR– Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (P3NF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat menginisiasi  sebuah Aksi Perubahan Peningkatan Aksesibilitas Pendidikan Anak Usia Dini Kabupaten Kutai Barat atau disingkat PENTAS PAUD KUBAR.

Tujuan utama Pentas PAUD Kubar adalah penyediaan akses pendidikan yang merata dan mudah bagai masyarakat luas, melalui strategi perubahaan status sekolah swasta menjadi negeri di seluruh 16 Kecamatan se Kabupaten Kutai Barat. Aksi ini jyga mengusung tagline “Akses Pendidikan Mudah, Untuk Masa Depan Ceria”

“PENTAS PAUD KUBAR merupakan upaya Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuka akses pendidikan yang luas dan mudah bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat dengan usia dini yaitu 4-6 tahun. Salah strateginya utamanya adalah merubah status sekolah swasta menjadi negeri. Pilot projectnya adalah seluruh kecamatan di Kabupayen Kutai Barat, jadi Satu Kecamatan Satu TK Negeri,” sebut Deddy Manze, Kepala Bidang P3NF.

Deddy melanjutkan bahwa Aksi Perubahaan ini dilatarbelakangi dari analisa beberapa permasalah umum pendidikan di Kabupaten Kutai Barat, seperti mutu pendidikan yang masih tertinggal, pertambahan jumlah penduduk, minimnya sarana pendidikan, Angka Partisipasi Sekolah yang rendah, rasio perbandingan jumlah sekolah TK Wasta dan Negeri dimana status Negeri hanya ada dua sekolah, rata-rata lama sekolah masih rendah, serta persoalan-persoalan internal di TK Swasta dalam penyelenggaraaan pendidikan.

Misalnya dalam laporan kinerja Disdikbud Kubar 2023 disebutkan bahwa masih banyak anak-anak usia dini umur 4-6 tahun yang tidak bersekolah, dan dari sekian banyak faktor masalah yang paling umum adalah tidak tersedianya akses pendidikan yang mudah dan juga murah atau bahkan gratis. Selain itu juga ternyata dalam Data Pokok Pendidikan (DAPODIK), jumlah sekolah TK Negeri  di Kabupaten Kutai Barat sampai saat ini hanya 2 sekolah.

“Pentas PAUD dengan strategi merubah status sekolah swasta menjadi negeri berangkat dari beberapa pokok persoalan. Dalam Aplikasi Dapodik Kementrian Pendidikan, Dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Disdikbud Kutai Barat tahun 2023, dimana Angka Partisipasi Sekolah (APS) Anak Usia Dini 4-6 Tahun hanya 49,69%. Artinya bahwa ternyata masih ada 50,31% atau setengah warga Kubar usia 4-6 tahun tidak bersekolah. Mengapa bisa rendah? banyak faktor namun yang paling umum, salah satunya adalah akses pendidikan yang tidak mudah, seperti biaya sekolah.” sebut Deddy kembali.

Kepala Bidang P3NF berharap bahwa dengan adanya satuan pendidikan negeri di masing-masing Kecamatan dapat membuka akses yang luas dan merata secara khusus kepada masyarakat yang kurang mampu, sehingga dapat mengenyam pendidikan yang mudah dan gratis.

Penulis/Peliput : Multono | Editor : Multono

Perkuat Keamanan Siber Daerah, TTIS/CSIRT Tingkat Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur diresmikan

Perkuat Keamanan Siber Daerah, TTIS/CSIRT Tingkat Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur diresmikan

Wakil Bupati Kutai Barat, H. Edyanto Arkan menyaksikan peresmian TTIS/CSIRT Tingkat Kabupaten/Kota yang ditandai pemukulan gong oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni di  Hotel Mercure Samarinda, Kamis, (14/11/2024). Foto : Aryonanda

KOMINFOKUBAR-SAMARINDA. Guna membentuk sistem tanggap insiden siber yang dapat mengatasi berbagai ancaman digital yang terus meningkat. Tim Tanggap Insiden Siber atau Cyber Security Incident Response Team (TTIS/CSIRT) di tingkat kabupaten/kota resmi dibentuk. Peresmian itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni di  Hotel Mercure Samarinda, Kamis, (14/11/2024).

TTIS/CSIRT di tingkat kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan siber daerah. Dengan harapan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan insiden siber, penanganan, serta respons yang cepat dan efektif. Selain itu, TTIS/CSIRT juga akan berperan dalam melakukan koordinasi antar lembaga, pelaporan insiden, peningkatan kualitas keamanan siber, serta pemulihan pasca-insiden. Dalam era digital yang semakin kompleks dan rentan terhadap serangan siber, pembentukan TTIS/CSIRT di daerah menjadi suatu kebutuhan penting untuk menjaga kestabilan sistem digital pemerintah daerah dan melindungi data serta pelayanan publik.

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),  Sulistyo menyampaikan pentingnya peran TTIS/CSIRT sebagai bagian dari sistem keamanan nasional. Sebab di era digital yang semakin kompleks dan rentan terhadap serangan siber, pembentukan TTIS/CSIRT  menjadi suatu kebutuhan penting untuk menjaga kestabilan sistem digital pemerintah daerah dan melindungi data serta pelayanan publik.

“Perkembangan teknologi yang sangat pesat menorong perlunya peningkatan keamanan siber yang lebih baik di seluruh lapisan pemerintahan, termasuk di tingkat kabupaten/kota. Dengan adanya CSIRT di setiap daerah, kita dapat lebih siap dalam menghadapi ancaman-ancaman siber yang dapat mengganggu sistem pemerintahan dan pelayanan publik,” ungkapnya.

Wakil Bupati Kutai Barat, H. Edyanto Arkan, memberikan tanggapannya mengenai peresmian tim keamanan siber di daerahnya. Ia mengapresiasi pembentukan TTIS/CSIRT dan berharap hal ini dapat menjadi jaminan keamanan siber di Kutai Barat. “Memang kita akui bahwa gangguan dari luar ini tidak dapat kita hindari. Oleh sebab itu, saya berharap tim dari Kutai Barat terus dapat melakukan kolaborasi baik dengan tim provinsi maupun dengan tim dari pusat, yaitu BSSN, sehingga gangguan-gangguan pada sistem elektronik, terutama sistem pelayanan masyarakat, dapat diminimalisir,” ujarnya.

Wabup  H. Edyanto Arkan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta perbaikan sarana dan prasarana penunjang di bidang keamanan siber. Ia berharap Dinas Komunikasi dan Informatika Kutai Barat terus berkomitmen dalam mengembangkan keahlian personel yang terlibat dalam TTIS/CSIRT, serta mengupayakan pengadaan alat-alat canggih yang diperlukan untuk meminimalisir risiko serangan siber di masa depan.

Kemudian H. Edyanto Arkan mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika Kutai Barat  mengkoordinasikan pentingnya keamanan siber kepada segenap perangkat daerah di Kutai Barat. Agar setiap perangkat daerah dapat menugaskan satu orang stafnya menjadi sub. Koordinator keamanan siber di perangkat daerahnya untuk kemudian berkoordinasi dengan tim keamanan siber kutai barat di Diskominfo.

Peresmian TTIS/CSIRT menjadi momentum bagi pemerintah daerah di Kalimantan Timur untuk semakin waspada dan sigap dalam menghadapi ancaman siber yang dapat mengganggu pelayanan publik. koordinasi antara BSSN, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjalankan peran TTIS/CSIRT diharapkan akan semakin memperkuat ketahanan siber di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Penulis/Peliput : Aryonanda | Editor : Donni

Pemkab Kutai Barat Gelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60, Tegaskan Komitmen Menuju Indonesia Sehat 2045

Pemkab Kutai Barat Gelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60, Tegaskan Komitmen Menuju Indonesia Sehat 2045

Asisten I, Faustinus Syaidirahman, sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 di Alun-alun Itho, Selasa (12/11/2024). Foto : Natasha

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di Alun-alun Itho, Selasa (12/11/2024), dengan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat atau Asisten I, Faustinus Syaidirahman, sebagai Inspektur Upacara. Dalam pidatonya, yang mewakili Menteri Kesehatan, Syaidirahman menyampaikan pencapaian Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah atas setelah melewati masa sulit pandemi COVID-19, menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang.

“Periode bonus demografi yang tengah bangsa Indonesia hadapi, terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara. Kita harus bisa memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas,” ungkapnya. Faustinus menambahkan bahwa untuk mencapai target Indonesia Emas 2045, Indonesia perlu menjaga pertumbuhan ekonomi pada angka 6 hingga 7 persen mulai 2025, dengan syarat utama masyarakat yang sehat dan cerdas.

Ia juga menyinggung Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang kini disusul dengan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) sebagai pedoman bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merencanakan dan mengimplementasikan program kesehatan. “RIBK harus diacu oleh Pemerintah Pusat dan Daerah dalam merencanakan, menganggarkan, dan mengimplementasikan program kesehatan di wilayahnya,” tegasnya.

Transformasi kesehatan, lanjut Faustinus, merupakan langkah penting menuju Indonesia yang maju. “Langkah perubahan yang sudah kita lakukan sejauh ini menjadi dasar kuat percepatan program kesehatan,” ujarnya. Ia mengajak seluruh masyarakat dan jajaran kesehatan untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan budaya hidup sehat sebagai landasan bagi pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Pada kesempatan itu, Pemkab Kutai Barat menyerahkan bantuan berupa satu unit ambulans kepada delapan puskesmas, yakni Puskesmas Sekolaq Darat, Linggang Bigung, Tering Seberang, Gunung Rampah, Tanjung Isuy, Penyinggahan, Muara Pahu, dan Melak. Selain itu, sejumlah puskesmas menerima kendaraan Pusling roda dua, termasuk Puskesmas Muara Kedang, Gunung Rampah, Resak, Long Iram, Jambuk, Barong Tongkok, Sekolaq Darat, dan Melak, masing-masing sebanyak dua unit.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Kutai Barat berharap dapat semakin meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayahnya, sejalan dengan visi pembangunan kesehatan nasional yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat menuju Indonesia Sehat 2045.

Penulis : E. Akin | Editor : Donni

Pengucapan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kutai Barat, Errye Sugyanto Resmi Menjabat untuk Masa 2024-2029

Pengucapan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kutai Barat, Errye Sugyanto Resmi Menjabat untuk Masa 2024-2029

Pengucapan Sumpah/Janji untuk Errye Sugyanto sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) di Ruang Sidang Utama, Sekretariat DPRD Kutai Barat, Selasa (12/11/2024). Foto : Reynaldi

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat melaksanakan prosesi Pengucapan Sumpah/Janji untuk Errye Sugyanto sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW). Acara yang digelar pada Selasa (12/11/2024) di Ruang Sidang Utama, Sekretariat DPRD Kutai Barat ini merupakan tindak lanjut keputusan Komisi Pemilihan Umum dan rekomendasi partai terkait guna memastikan kelancaran tugas kedewanan.

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutai Barat, Ridwai, dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat atau Asisten I, Faustinus Syaidirahman, yang mewakili Bupati, beserta jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan keluarga anggota DPRD yang dilantik. Errye Sugyanto dilantik untuk menggantikan H. Ahmad Syaiful yang mengakhiri masa jabatannya di DPRD guna mencalonkan diri dalam Pilkada. Dengan pengucapan sumpah/janji ini, Errye Sugyanto resmi menjabat sebagai anggota DPRD Kutai Barat untuk masa jabatan 2024-2029.

Dalam sambutannya, Asisten I Faustinus Syaidirahman mengucapkan selamat kepada Errye Sugyanto dan menyampaikan harapan agar anggota baru tersebut dapat segera beradaptasi dengan lingkungan DPRD serta berkontribusi bagi kepentingan masyarakat Kutai Barat. “Saya harap kehadiran saudara dapat membawa energi baru di DPRD dan memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan visi-misi pembangunan daerah,” ucapnya.

Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai menambahkan agar Errye Sugyanto menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat. “Kepada saudara Errye Sugyanto yang telah diresmikan sebagai pengganti antar waktu anggota Kabupaten Kutai Barat sisa masa keanggotaaan tahun 2024-2029. Sudah tentu jabatan ini adalah amanah yang sangat mulia mengingat DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai penyelenggara Pemerintah Daerah bersama-sama Kepala Daerah dengan mengemban harapan rakyat untuk berperan sebagai representasi dan agen perumusan kebijakan publik dan pengawasan terhadap Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Acara diakhiri dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar Errye Sugyanto dapat menjalankan amanahnya dengan baik dan penuh integritas. Dengan lengkapnya kembali formasi DPRD Kabupaten Kutai Barat, diharapkan berbagai agenda kerja yang telah direncanakan dapat terus berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Peliput/Penulis : Reynaldi | Editor : Donni

Pemprov Kaltim Gelar Rapat Fasilitasi Penyiapan Kebijakan Untuk Kebudayaan Daerah

Pemprov Kaltim Gelar Rapat Fasilitasi Penyiapan Kebijakan Untuk Kebudayaan Daerah

Foto bersama pada rapat fasilitasi penyiapan bahan kebijakan dalam mendukung pemutakhiran pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah. Senin (11/11/2024). Foto : Lilis

KOMINFOKUBAR-SAMARINDA. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengundang perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim untuk rapat fasilitasi penyiapan bahan kebijakan dalam mendukung pemutakhiran pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah. Rapat ini dihadiri perwakilan dari 10 kabupaten/kota, termasuk dari Kutai Barat, yang diwakili Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Bapeda dan Litbang, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Acara berlangsung di Hotel Harris Samarinda, Senin (11/11/2024).

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Dasmiah, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan memfasilitasi para pemangku kepentingan dalam penyiapan bahan kebijakan demi mendukung pemajuan kebudayaan di Kaltim. “Tujuannya untuk mendapatkan informasi serta bahan terkait pemajuan kebudayaan di Provinsi Kalimantan Timur tentang apa selanjutnya yang harus dilakukan dalam mendukung pemajuan kebudayaan di Provinsi Kalimantan Timur dan memastikan terwujudnya sinkronisasi pelaksanaan pokok pikiran kebudayaan daerah dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah,” terangnya dalam rapat tersebut.

Dasmiah juga menegaskan bahwa dasar hukum kegiatan ini adalah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2012. Ia berharap agar kegiatan ini mampu menjadi wadah bagi kabupaten/kota untuk menyusun bahan kebijakan demi pemutakhiran kebudayaan daerah. “Harapan kami dari kegiatan ini, kami bisa menjadi fasilitasi bagi kota/kabupaten untuk menyusun bahan kebijakan dalam mendukung pemutakhiran pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah se-Kalimantan Timur. Dan berharap tiap kabupaten/kota dapat melibatkan para penggerak seni,” tambahnya.

Dalam rapat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat melaporkan bahwa Kutai Barat memiliki 577 warisan budaya yang mencakup ritus, permainan tradisional, dan olahraga tradisional. “Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan ini, sekiranya mendapatkan bantuan oleh Pemerintah Provinsi terkait warisan budaya yang terdapat di daerah untuk dapat ditetapkan,” ujar Imanuel, Pamong Budaya dan Pemerhati Budaya Kutai Barat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur diharapkan dapat meningkatkan sinergi dalam memajukan dan melestarikan kekayaan budaya daerah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Peliput/Penulis : Lilis | Editor : Donni

Rakor Teknis Jaringan Informasi Geospasial Daerah se-Kalimantan Timur Dorong Pembangunan Berkualitas Berbasis Data

Rakor Teknis Jaringan Informasi Geospasial Daerah se-Kalimantan Timur Dorong Pembangunan Berkualitas Berbasis Data

Sekretaris Daerah Ayonius Foto Bersama pada Rakor JIGD kabupaten/kota se-Kalimantan Timur di Ruang Rapat Kantor Bappedalitbang Kutai Barat. Selasa, (12/11/2024). Foto : Natasha

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Rapat Koordinasi Teknis (Rakor) Jaringan Informasi Geospasial Daerah (JIGD) kabupaten/kota se-Kalimantan Timur digelar pada Selasa, (12/11/2024), di Ruang Rapat Kantor Bappedalitbang. Dengan mengusung tema “Bersama Mewujudkan Ketersediaan Informasi Geospasial yang Andal untuk Perencanaan Pembangunan Berkualitas”, rakor ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur serta berbagai pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pemanfaatan informasi geospasial.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur, Yusliando, menyatakan bahwa pertemuan ini sangat strategis dalam upaya mewujudkan informasi geospasial yang handal dan dapat diakses oleh seluruh kabupaten/kota. “Penyelenggaraan rakor ini memiliki arti penting karena memberi kesempatan bagi daerah untuk meng-update kebijakan terkait pemanfaatan geospasial, berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam mengelola data geospasial. Ini merupakan langkah penting untuk mendorong perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah berbasis data,” ujarnya.

Yusliando juga menambahkan bahwa Bappeda Kalimantan Timur terus mengembangkan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sebagai bagian dari upaya pembinaan data geospasial. Sistem ini diharapkan mampu mendukung kabupaten/kota dalam menyediakan informasi yang relevan, akurat, dan mutakhir untuk setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan pengawasan.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Ayonius, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam memaksimalkan pemanfaatan data geospasial. “Rakor yang kita laksanakan hari ini adalah bukti dari komitmen dan integritas antara pemerintah provinsi Kalimantan Timur dan seluruh kabupaten/kota dalam meningkatkan kapasitas SDM terkait geospasial. Ini menjadi langkah penting agar daerah semakin memahami dan menguasai struktur data serta manfaatnya dalam mendukung pembangunan yang terukur dan efisien,” jelasnya.

Rakor ini juga memfasilitasi pembahasan mengenai penguatan jaringan informasi geospasial di Kutai Barat dan seluruh Kalimantan Timur. Penguatan ini diharapkan bisa membantu setiap daerah untuk mengoptimalkan tata ruang, mendukung pembangunan infrastruktur, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan perencanaan yang lebih terstruktur.

Dengan adanya rakor ini, seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur diharapkan semakin siap memanfaatkan informasi geospasial dalam setiap aspek pembangunan, sehingga menghasilkan tata kelola yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien di masa mendatang.

Peliput/Penulis : Natasha | Editor : Donni

Bupati Kutai Barat Resmikan Balai Penyuluh KB dan Saksikan Pengukuhkan BPK di Kecamatan Penyinggahan

Bupati Kutai Barat Resmikan Balai Penyuluh KB dan Saksikan Pengukuhkan BPK di Kecamatan Penyinggahan

Bupati FX Yapan memotong pita saat meresmikan Balai Penyuluh KB di  Kecamatan Penyinggahan, Senin (11/11/24).  Foto : Reynaldi

KOMINFOKUBAR-PENYINGGAHAN. Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Kutai Barat, FX Yapan mengadakan kunjungan kerja ke Kecamatan Penyinggahan pada Senin (11/11/24) untuk meresmikan Balai Penyuluh Keluarga Berencana (KB) dan menyaksikan pengukuhan Badan Permusyawaratan Kampung (BPK). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bupati FX Yapan untuk memperkuat pelayanan publik dan demokrasi di tingkat kecamatan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

Acara utama dimulai dengan peresmian Balai Penyuluh KB di Kampung Penyinggahan. Acara ini dihadiri oleh masyarakat setempat, tokoh agama, serta pejabat terkait, dengan penyerahan dua unit BKB Kit sebagai bantuan dari BKKBN RI Jakarta melalui Dana DAK BOKB tahun 2023/2024. Dalam sambutannya, FX Yapan menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah disediakan untuk kepentingan bersama.

“Dengan akan diresmikannya gedung balai penyuluh KB serta diserahkannya dua unit BKB KIT sebagai bantuan dari BKKBN RI Jakarta melalui Dana DAK BOKB tahun 2023/2024 pada hari ini, maka saya menghimbau agar seluruh warga dapat bersama-sama menjaga segala fasilitas yang telah diupayakan bagi kesejahteraan masyarakat tersebut, sehingga kedepannya dapat terus dirasakan manfaatnya dan dapat digunakan secara berkelanjutan,” ucap Bupati FX Yapan.

Selain meresmikan Balai Penyuluh KB, Bupati FX Yapan juga menyaksikan pengukuhan BPK di Kecamatan Penyinggahan. Pengukuhan ini menjadi simbol partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan pembangunan di tingkat kampung. BPK akan berperan sebagai mitra pemerintah kampung, dengan memastikan bahwa kebijakan yang diambil mencerminkan aspirasi dan kebutuhan warga.

“Pengukuhan BPK ini merupakan wujud komitmen kita untuk memperkuat demokrasi dan pemerintahan yang transparan di tingkat kampung. Saya berharap dengan adanya BPK yang baru dilantik, keputusan-keputusan pembangunan di Kecamatan Penyinggahan ini akan semakin mencerminkan kepentingan dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Menutup rangkaian acara, Bupati FX Yapan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kutai Barat atas dukungan mereka selama masa jabatannya. Ia berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita jaga kebersamaan dan semangat gotong-royong ini. Pembangunan yang telah kita mulai harus terus berlanjut demi kesejahteraan seluruh masyarakat Kutai Barat,” tutupnya.

Peliput/Penulis : Reynaldi | Editor : Donni

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id