Safari Ramadhan di Kecamatan Jempang

Safari Ramadhan di Kecamatan Jempang

SENDAWAR– Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkunjung ke Kecamatan Jempang. Kecamatan dengan jumlah penduduk kurang lebih 11.000 jiwa yang tersebar di 12 kampung, dikunjungi dalam rangka Safari Ramadhan 1438 H yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Rombongan Safari Ramadhan hari ke-10 bulan Ramadhan 1438 H tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan didampingi sKB-7- Jabat Tanganeperti Assisten II, Drs Yohanes Kinam, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar, Jenton, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Drs Silan, Perwakilan Kantor Kementrian Agama Kab Kubar yang diwakili Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H Ardiansyah, serta Kepala Muspida setempat, di Masjid Ar-Rahman Kampung Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang, Senin (5/6) sore.

H Edyanto Arkan mengatakan dalam sambutannya, teruslah pelihara kondisi kondusif. Untuk itu mengajak seluruh lapisan masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta unsur Muspika setempat menjaga keadaan kondusif, tetaplah jagalah keragaman yang dimiliki disini. Bangun dan perkuatlah toleransi yang ada, sehingga kecamatan Jempang bisa dijadikan model kerukunan hidup beragama berKB-7- BERI SAMBUTANjalan dengan baik serta berlaku adil, pintanya. “ Mari kita peliharalah sekuat tenaga menjaga keadaan keamanan dilingkungan kita masing-masing, sebab kondisi ini yang sangat mahal harganya. Inilah salah satu bentuk keragaman di Kabupaten Kutai Barat,“ajak Wabup.

Lanjut dikatakan Wabup, Safari Ramadhan merupakan kondisi dimana keadaan bertatap muka langsung Pemerintah dengan warganya. Dapat mendengarkan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat setempat. Terimakasih masukan-masukan yang ada akan memberikan pertimbangan didalam kebijakan-kebijakan, pembinaan dan keagamaan, tutur Wabup. Sementara itu, Camat Jempang, Jumra menambahkan sangat senang dengan kegiatan Safari Ramadhan ini. Apalagi berkunjung langsung kesini (kecamatan Jempang), dimana selain dapat berinteraksi secara langsung juga dapat menyampaikan keluh kesah warga secara langsung.

Mudah-mudahan interaksi seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mencapai Kutai Barat yang hari esok lebih baik daripada hari ini, ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, mengisi tausiah oleh Ketua NU Kubar, Chusaiful. (hms 19)

Terima Izin Pesyiar Warga Asing India

Terima Izin Pesyiar Warga Asing India

SENDAWAR- Delapan orang berwarga Negara India yang merupakan pendakwah kunjungi Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, yang beralamatkan  Jl M Hatta, No 19 Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak.

Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag Kubar), H Muhammad Isnaini, S Ag M Pd didampingi Kepala Seksi KB-3- Berjabat TanganBimbingan Masyarakat Islam,  H Ardiansyah S Ag belum lama ini diruang kerjanya.

Maksud kedatangan warga Negara asing tersebut didampingi ustadz Ahmad dan seorang penerjemah yakni ingin memberitahukan perihal berdakwah di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Sekaligus sekalian memberikan beberapa dokumen perizinan selama berdakwah di wilayah Kutai Barat.

Kakankemenag Kubar H M Isnaini, S Ag, M Pd menjelaskan berdasarkan keterangan tamu warga negara india ini secara keseluruhan berjumlah delapan orang. Dari jumlah tersebut empat lelaki (M.Aasim, M.Usman, M. Shadap, Islamuddin)  merupakan pendakwah diikuti masing-masing istrinya akan berdakwah disini (Kubar), terangnya.KB-3- Berbincang

“Dijadwalkan kegiatan syiar mereka  berakhir tanggal 5 Juni 2017 mendatang. Adapun sarana ibadah yang menjadi tempat syiar mereka diantaranya,  Masjid Islamic Center (Melak), Masjid Subulussalam (Melak), Masjid Alhidayah dan Masjid Nurul Huda, “ jelasnya.

Agar selama berdakwah senantiasa menyampaikan kalimat yang santun serta menebarkan agama Islam  sebagai agama perdamaian.  Jangan terlalu menyebutkan kalimat perbedaan mengingat lapisan masyarakat di Kubar sangatlah majemuk, Imbau H M Isnaini.

Usai berdakwah di wilayah ini  hendaknya tetap  memberikan informasi, mengingat keselamatan dan aktifitas mereka selama tinggal di Indonesia harus  tetap terperhatikan, pintanya lagi.

Bulan ramadhan merupakan bulan mencari berkah dan menebar amal ibadah. Dengan hadirnya empat pesyiar warga negara India  ini di harapkan mampu  menambah  nilai keimanan umat muslim khususnya di Kutai Barat kepada Allah SWT, harap H M Isnaini.  (hms 19)

Safari Ramadhan di Muara Kedang

Safari Ramadhan di Muara Kedang

SENDAWAR – Wakil Bupati Kubar H Edyanto Akan SE memimpin langsung rangkaian Safari Ramadhan 1438 H Pemerintah Kutai Barat bersama dengan DPRD Kubar. Kampung Muara Kedang Kecamatan Bongan mendapatkan giliran pertama kali yang mendapatkan kunjungan Pemkab Kubar. Dalam kesempatan tersebut Wabup juga menyerahkan Bantuan Safari Ramdahan sebesar Rp 10 juta, Jumat (2/6).

Kegiatan Safari Ramadhan yang dilaksanakan di Masjid Asy-Syakirin berlangsung hikmat dan dihadiri ratusan warga Kampung Muara Kedang. Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati H Edyanto Akan SE menuturkan tujuan safari ini untuk membangun silaturahmi antar pemerintah dengan masyarakat, Sebab melalui kegiatan semacam ini dapat memberikan gambaran bagi kita semua dimana Pemerintah dapat mendengar dan melihat bagaimana kondisi di masyarakat, kemudian masyarakat juga mendapatkan informasi yang sebenarnya tentang kondisi pemerintah, sehingga kita tidak mudah diombang ambingkan oleh berita-berita HOAX. Turut hadir asisten II, kepaKB-5-Safari (2)la SKPD dilingkungan Pemkab Kubar.

Wabup juga menuturkan, atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat beserta jajaran, saya menyampaikan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Bongan yang telah meluangkan waktunya sejenak untuk berkumpul berbuka puasa bersama kami pada hari ini, di Masjid Asy-Syakirin yang mulia ini. Teriring doa agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menaungi keharmonisan kehidupan kita semua.

Pertemuan kita pada sore hari  ini, sebuah momen yang berkesan dimana bersama saudara kita kaum muslim kita dapat dieratkan tali persaudaraan kita, kerukunan hidup umat  beragama inilah yang akan memberikan dampak yang baik terhadap laju perkembangan pembangunan yang semakin kita giatkan di bumi Tanaa Purai Nqeriman ini.

Seperti yang kita ketahui  bersama bahwa dengan menjalankan ibadah puasa kita dilatih untuk menahan emosi dan menghindarkan diri dari perilaku-perilaku negatif, karena hal itu dapat membatalkan pahala puasa. Dengan tawakal, kesabaran dan ketabahan hati kita terus mendekatkan diri kepadaNya. Kita berharap agar kita menjadi manusia yang dewasa, arif, bijaksana dan bermanfaat bagi sesama.

Menyikapi permasalahan kebangsaan yang kini tengah mendera, kita dihadapkan dengan isu SARA, isu TERORISME, RADIKALISME. SepertiKB-5-Safari (5) yang disampaikan beberapa waktu lalu disaat negara maju lainnya tengah membicarakan bagaimana untuk sampai dan wacana pindah ke Bulan, bagaimana menciptakan teknologi baru. Indonesia masih saja meributkan permasalahan kemajemukan, perbedaan, perselisihan.

Tentu saja singgungan Bapak Presiden ini memuat sarat makna bagi kita semua. Semangat persatuan dan kesatuan yang pernah membara saat kita memekikkan kemerdekaan. Membakar api cinta kita untuk mempertahankan harga dan martabat bangsa kita untuk lepas dari belenggu ketidakadilan.

Kita pernah bahagia dan bangga karena dari sabang hingga merauke dapat bersatu meraih kemerdekaan. Namun yang terjadi kini, kita semakin disudutkan dengan upaya yang mengancam, merongrong utuhnya kebhinekaan Tunggal Ika. Melalui kesempatan yang berbahagia ini kembali saya ingin kita kembali memahami untuk menjadi pribadi yang dewasa dan berkualitas. Kita harus saling toleransi terhadap kemajemukan kita. Seperti di Kutai Barat kita berbeda etnis, berbeda agama namun kita harus tetap saling menghormati dan menghargai.

Kami selaku Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus berupaya mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kutai Barat secara adil dan merata tanpa memandang adanya perbedaan SARA.

Saya mengharapkan kepada kita semua terutama yang hadir pada sore hari ini, warga Kecamatan Bongan untuk dapat saling sharing atau berbagi, saling perduli satu sama lain, meningkatkan amal hidayah dengan berbuat benar dan baik, mau ikut serta secara aktif menjaga ketertiban dan kedamaian satukan visi dan misi mengisi dan membangun Kutai Barat ini lebih baik lagi kedepannya daripada hari Ini.

Dengan demikian akan mendukung kita untuk mewujudkan kesejahteraan kepada seluruh lapisan masyarakat dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kebenaran yang sudah mengakar di hati kita masing-masing sesuai dengan Visi pembangunan yang telah ditetapkan yaitu dalam “Terwujudnya Kutai Barat Yang Semakin Adil, Mandiri Dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan Dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia” .(hms10)

Kubar Kembali Raih WTP

Kubar Kembali Raih WTP

Sudah Dua Kali Mengantongi Predikat WTP Selama Kepemimpinan FX Yapan SH dan H Edyanto Arkan SE

SAMARINDA Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di bawah kendali FX Yapan SH dan Wakilnya H Edyanto Arkan SE kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kedua kalinya selama pemerintahannya berjalan.

Predikat ini diraih saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2016 Kabupaten Kota se-Kalimantan Timur berlangsung di gedung BPK Perwakilan Provinsi Kaltim. Pukul 14.00 WITA yang dihadiri oleh 10 Kepala Daerah dan Ketua DPRD se Kaltim berserta OPD terkait.

Di mana pemeriksaan atas LKPD tahun anggaran 2016 merupakan pemeriksaan atas pertanggungjawaban Pemerintah Daerah atas Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016. BPK melaksanakan pemeriksaan berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara. Standar tersebut mengharuskan BPK mematuhi kode etik BPK serta merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan tersebut bebas dari kesalahan penyajian material.

BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kewajiban konstitusional menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 kepada DPRD dan Pemerintah Daerah. Hal ini sesuai dengan ketentuan pasal 23E ayat (2) UUD 1945, pasal 17 ayat (2) dan (3) UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung jawab Keuangan Negara Jo pasal 7 ayat (1) UU No. 15 Tahun 2006 tentang BPK.

Dalam acara ini dilakukan penandatanganan dan penyerahan berkas juga pemberian penghargaan kepada Kabupaten atau Kota yang menerima Opini terkait LKPD tahun 2016 yang salah satunya Kutai Barat berhasil memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Laporan hasil pemeriksaan atas LKPD memuat Opini berdasarkan empat kriteria yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi Pemerintahan, kecukupan kelengkapan, kepatuhan pada peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Bupati Kutai Barat FX Yapan ditemui usai acara menjelaskan WTP ini adalah sesuai cita-cita, oleh karena itu dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu beliau mengingatkan para OPD bahwa ia memimpin tidak banyak kepentingan dan intervensi karena hal itu bisa merusak sistem. “Kedua laporan keuangan harus tertata dan terdata dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Hasil yang dicapai hari ini adalah kerja sama yang baik antar Pemimpin Daerah, Inspektorat, Badan Keuangan dan OPD lainnya “saya sangat berterima kasih”, katanya.

Selanjutnya Ia mengatakan terkait dengan defisit anggaran dalam kebijakan pengelolaan keuangan “keadaan defisit saat ini bukan penghalang dalam pembangunan tetapi  kita harus lebih berhati-hati atau bijak mengelola oleh sebab itu sebagai Bupati saya mengajak seluruh OPD mari membangun Kubar bukan karena keinginan tetapi karena kebutuhan, maka saya harap masing-masing OPD tahu apa kebutuhan yang paling diutamakan, dengan defisit ini kita lebih terampil dan bisa memprioritaskan dan harus berhati-hati apalagi terkait laporan keuangan harus diperketat lagi, harus sesuai aturan, harus logis dan kiranya hasil terbaik yang akan kita raih bersama-sama untuk Kutai Barat Hari esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini”, ungkapnya.

Kemudian Inspektur Inspektorat Robertus Bellarminus Belly Djuedi Widodo menuturkan “bersyukur Kubar bisa mempertahankan WTP, kami dari Inspektorat sebisa mungkin memfasilitasi hal-hal yang menjadi catatan dari BPK agar bisa  segera diperbaiki, tahun ini dan tahun kedepannya akan mengoptimalkan fungsi aplikasi terkait E-Planning atau KAS Online yang bisa mencegah hal-hal tidak benar terhadap anggaran, nanti kami juga akan kerjasama dengan BKAD terkait aset agar kita bisa memperoleh WTP yang lebih baik lagi”, harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah Sahadi mengatakan. “Terkait Opini WTP ini hal yang baik sekali untuk Kubar, untuk kedepannya kiranya kita (KUBAR) bisa mempertahankan dan nantinya akan ada banyak sekali pembenahan juga penambahan aplikasi untuk memudahkan dalam pengontrolan pengelolaan keuangan”, tutupnya.(ADV/hms11/NAW)

Harga Sembako di Kubar Stabil

Harga Sembako di Kubar Stabil

SENDAWAR – Memasuki hari ke tiga bulan suci ramadhan  atau Selasa (29/5) lalu, harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masih relatif stabil. Tidak ada jenis barang mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Di mana sekitar pukul 09.00 wita  Pemerintah Daerah (Pemda) Kubar bersama jajaran Polres dan Dandim 0912/kbr menggelar Sidak ke sejumlah pasar tradisional di Kubar. Yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan SE.

Seperti di Pasar Maleo Baru Kelurahan Barong Tongkok dan Pasar Olah Bebaya Kelurahan Melak Ulu, disitu harga barang masih relatif normal.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kubar Edyanto Arkan bahwasanya hasil sidak sembako, beberapa harga bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya bawang putih naik Rp20 ribu atau menjadi Rp55 ribu per kg. Telur naik Rp 5 ribu atau menjadi 45 ribu per piringnya. Cabe kecil Rp 40 ribu per kg.

“Meski kedemikian kenaikkan ini masih dalam keadaan  yang wajar, karena kenaikkan tidak terlalu signifikan,” tegas Edyanto Arkan kepada awak media yang kala itu didampingi Dandim 0912/Kubar Letkol Inf. Hendriawan Senjaya dan Kapolres Kubar AKBP Pramuja Sigit Wahono, S.ik berserta jajarannya dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kubar dan camat setempat .

Di mana sejumlah komuditi barang juga mengalami penurunan harga yakni Rp5 ribu atau menjadi Rp 25 ribu per kg dan cabe besar turun Rp 10 ribu atau menjadi Rp 30 ribu per kg.

Di menegaskan meski beberapa harga bahan pokok naik, namun aktivitas di pasar berjalan stabil dan lancar.

Untuk stok bahan pokok selama satu bulan kedepan atau selama bulan suci ramadhan ini aman. Hanya saja diharapkan walaupun permintaan naik nantinya, harus ada sekenario lain seperti pasar murah yang dilaksanakan perusahaan dan pihak lain, sehingga konsumen terlayani dengan baik.

Edyanto mengimbau kepada pedagang agar sadar dan mengambil untung secara wajar dan tidak mengambil untung yang terlalu berlebihan. “Kalau mengambil untung berlebihan, akan menimbulkan citra kurang baik terhadap pedagang sendiri,”tegasnya. (ADV/hms6/NAW)

Pemerintah Kampung Wajib  Tingkatkan Sinergi dan Harmonisasi

Pemerintah Kampung Wajib Tingkatkan Sinergi dan Harmonisasi

PEMERINTAH kampung, harus mampu meningkatkan sinergitas dan harmonisasi yang baik dengan pemerintahan kecamatan dan pemerintahan kabupaten, demi ‘Terwujudnya Kutai Barat Yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber daya Manusia,”  tegas, Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar Drs Yacob Tullur MM, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kubar FX Yapan, pada acara syukuran Kampung Sembuan Kecamatan Nyuatan, Senin 30/5 lalu.

Dimana dalam kesempatan itu seluruh masyarakat sembuan mengucapkan doa dan melanturkan rasa syukur atas terlantiknya putera kampung Sembuan yang membanggakan yaitu Yacob Tullur yang telah dilantik menjadi Sekretaris Daerah periode 2017-2022 ini. Dan dalam kesempatan itu ucapan syukur pun dilantunkan atas suksesnya proses pemilihan hingga pelantikan Petinggi Kampung Sembuan. Turut hadir Asisten II dan III para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kubar, Staf Khusus Bupati dan Ketua DWP Kubar.

“Semua wajib bergerak dan langkah harus searah terutama petinggi/lurah  harus dapat memberdayakan masyarakatnya untuk mau perduli dan telibat dengan arah gerak pembangunan,” tegas Yacob saat membacakan sambutan.

Ia juga mengucapkan selamat dan apresiasi atas keberhasilan para putera daerah kampung sembuan ini, semoga melalui dua putera kebanggaan kampung ini mampu menjadikan hari esok Kutai Barat pada umumnya dan kampung sembuan pada khususnya menjadi lebih baik dari pada hari.

Seperti diketahui bahwa peran Sekda, ibarat benang merah memiliki peran yang sangat strategis dalam memimpin, menggerakkan, motivator dan sebagai panutan masyarakat.

Jika Sekda memiliki ranah lebih luas dan tugas tanggungjawab yang lebih besar yaitu bertugas membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah sedangkan  petinggi bertugas menyelenggarakan Pemerintahan Desa, melaksanakan Pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa. Kendati demikian keduanya memiliki benang merah seperti yang saya paparkan diatas.

Kedua peranan saudara kita ini memiliki kedudukan yang sama pentingnya dan memerlukan dukungan serta totalitas dari seluruh lapisan yang sama besarnya. Menyadarai akan pentingnya hal ini maka dalam kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan beberapa pesan kepada jajaran pemerintah desa. Jika kemarin kita sempat berbeda pandangan, berbeda pilihan hal tersebut dapat kita maklumi. Kini bukan lagi untuk memikirkan strategi pemenangan petinggi namun kini adalah bagaimana kita berpikir untuk bekerjasama menyatukan Semangat Sempekat membangun kampung Sembuan ini lebih maju lagi.

Selanjutnya kepada  seluruh warga Kampung Sembuan, terpilihnya saudara kita selaku Sekda Kutai Barat ini bukan secara tiba-tiba. Melainkan keberhasilan ini adalah bukti perjuangan. Kemampuan, layak dan pantasnya saudara kita ini menjadi seorang SEKDA KUBAR. Disini saya minta kepada seluruh warga kampung sembuan kiranya tidak hanya doa dan restu yang mengiringi saudara kita dalam mengemban tugasnya, saya harap saudara sekalian dapat menunjukkan dukungannya secara nyata melalui peran dan fungsi masing-masing terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan optimalisasi fungsi Aparatur Sipil Negara dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik. Perangi budaya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

Terutama saat menjalankan ibadah puasa saya ingin dalam pelayanan publik tidak mengurangi sedikit pun semangat untuk mengabdi dan berkarya. Berikut yang tidak kalah pentingnya adalah menyikapi persoalan disintegrasi bangsa, sekali lagi kita harus memegang teguh persatuan dan kesatuan. Kita harus bersikap toleran atas perbedaan yang kita miliki. Perbedaan inilah yang memperkaya kita. Kata saling pun menjadi kata kunci. Kita hidup bersama ditengah kemajemukan harus saling menghormati, menghargai satu sama lain.(ADV/hms10/NAW)

Tahun Ini Nilai Fitrah Tertinggi Rp 40 Ribu

Tahun Ini Nilai Fitrah Tertinggi Rp 40 Ribu

SENDAWAR-Kementrian Agama (Kemenag) Kutai Barat (Kubar) menetapkan Kadar Zakat fitrah tertinggi tahun 2017 ini sebesar Rp 40 ribu dan terendah Rp 25 ribu. Bersaran nominal tersebut, setara dengan 2,5 kilogram (kg) beras.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kubar M Isnaini saat penetapan kadar zakat fitrah 1438 hijiriah/2017 masehi, di Aula Kantor Kemenag Kubar, Kelurahan Melak Ulu, Jumat 26/5 lalu.

“Besaran zakat fitrah ini, menurut jenis beras yang biasa dikonsumsi sehari-hari oleh wajib zakat fitrah,” ujar Isnaini dalam rapat tersebut.

Rapat tersebut, dihadiri Ketua MUI Kubar, Ketua Nahdatul Ulama Kubar, Ketua Muhammadiyah Kubar, Ketua Panitia Hari Besar Islam Kubar, Kepala KUA se-Kubar, Ketua Baznas Kubar dan pengurus masjid.

Isnaini menjabarkan Penetapan zakat fitrah 2017 ini merupakan keputusan bersama melalui surat keputusan  Kantor Kemenag Kubar, Nomor 111 tahun 2017 tentang penetapan Kadar Zakat Fitrah 1438 H di wilayah Kabupaten. “Kadar zakat fitrah dibagi empat pilihan, yakni Rp 40 ribu, Rp 35 ribu, Rp 30 ribu dan Rp 25 ribu,”tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kubar Edyanto Arkan mengimbau kepada warga masyarakat Kubar khususnya umat muslim, agar memanfaatkan bulan ramadan ini dengan sebaik-baiknya dengan beribadah.

 “Niatkan untuk kemuliaan ramadan, rahmat dan ikhlas. Mari membangun kebersamaan, toleransi dan saling tolong menolong antar sesama. “Jangan bertindak yang menimbulkan keresahan,”tegasnya.( ADV/hms6/NAW)

Camat Diminta Tingkatkan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan

Camat Diminta Tingkatkan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan

SENDAWAR – Guna meningkatkan kapasitas dan sumber daya, para Camat di seluruh Kecamatan se Kubar dalam menunjang optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan, yang efektif dan efisien. Pemerintah Daerah (Pemda) Kubar menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Pemerintah RI (RPP RI) Tentang Kecamatan Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten.

Hal itu sejalan dengan amanah UU nomor 23 tahun 2014, bahwasanya Kecamatan merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD Kabupaten/kota yang mempunyai wilayah kerja tertentu yang dipimpin oleh camat.

“Camat diharapkan terdapat peningkatan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat Desa/Kelurahan,” ujar Bupati Kubar FX Yapan, saat memimpin sosialisasi RPP RI itu di Ruang Diklat Kantor Bupati Lantai III.

Dengan menghadirkan narasumber Dr Fernandes Simangunsong S STP S AP M. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kubar Drs Yacob Tullur MM dan sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kubar.

Dalam UU itu kata Yapan, peran seorang camat dalam sebuah daerah dianggap strategis mengingat tugasnya yang membawahi pemerintahan dari berbagai desa/kelurahan.

“Maka dalam kesempatan ini saya minta, kepada para camat di lingkungan pemerintah Kabupaten Kutai Barat, yang telah dipercayakan dan dinilai mampu untuk mengemban tugas, fungsi sebagai camat,” ujarnya.

Kendati latar belakang disiplin ilmu maupun latar belakang pengalaman berkarya tidak sepenuhnya dibidang pemerintahan. Ia berharap tidak menyurutkan semangat dan keingintahuan para Camat untuk meningkatkan pemahaman, wawasan, ilmu pengetahuan tentang tupoksi camat.

Yapan menuturkan mengingat telah diterbitkannya Surat Keputusan Bupati  para camat harus mau dan bersedia melaksanakan sebagian tugas dan kewenangan. Pemimpin roda pemerintahan di Tanaa Purai Ngeriman ini meminta para camat untuk mengoptimalkan perannya demi pemenuhan kebutuhan publik.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Bagian Pemerintahan akan terus mengupayakan serta memfasilitasi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Dimana salah satunya adalah melalui penyelenggaraan kegiatan ini. Menyadari bahwa hal ini sangat penting, maka saudara para camat harus mengikuti acara ini dengan serius”jelasnya.

Dia menambahkan untuk kepada OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk mendukung pelaksanaan fungsi dan peran camat dengan melakukan percepatan pelimpahan sebagian wewenang yang dapat diberikan kepada camat.

“Sekali lagi kita semua perlu meningkatkan sinergitas, fungsi koordinasi, komunikasi dan harmonisasi satu sama lain. Kita tidak dapat melangkah sendiri-sendiri  kita harus bekerja sama membangun Kutai Barat.

Melalui tugas dan wewenang yang melekat pada pundak kita serta kapasitas kita masing-masing semua harus satukan langkah membangun Kutai Barat ini demi Hari Esok yang lebih baik daripada Hari Ini,”tegasnya..(ADV/hms10/NAW)

Jasa Angkutan Utamakan Keselamatan

Jasa Angkutan Utamakan Keselamatan

SENDAWAR –  Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat saat ini sudah mempersiapkan fasilitas untuk mengamankan arus mudik lebaran tahun ini. Baik itu armada pengangkut, hingga fasilitas di Pelabuhan, bandara dan darat.

Langkah ini dilakukan guna untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan terjadi  serta menciptakan kenyamanan bagi masyarakat saat arus mudik lebaran dari dan ke Kubar.

“Arus mudik lebaran Idul Fitri 2017 baik menggunakan jasa angkutan darat, sungai dan udara, sudah mulai bergerak. Meskipun ada lonjakan penumpang nantinya, semoga bisa teratasi dengan baik,” ujar Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan seusai sidak sembako di Pasar Olah Bebaya Kelurahan Melak Ulu, Selasa 30/5 lalu.

Saat ini Pemerintah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) sudah mempersiapkan fasilitas yang ada baik pelabuhan, armada dan lalu lintasnya.  Guna kelancaran lalu lintas seputar arus mudik dan balik lebaran, yang sudah menjadi perhatian kita bersama.

Ia mengimbau kepada pemilik jasa angkutan sungai, darat dan udara harus memerhatikan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Jangan sampai jasa angkutan malah mengutamakan keuntungan, sehingga mengabaikan keselamatan penumpangnya. “Ini bisa fatal dan sangat merugikan masyarakat,”tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Kubar AKBP Pramuja Sigit Wahono, S.Ik,u untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat pada arus mudik dan balik lebaran idul fitri yang menggunakan jalur darat baik dari arah Samarinda maupun sebaliknya (Kubar).  Pihaknya telah mempersiapkan personel kepolisian di titik – titik rawan.

“Kami sudah mulai bergerak dengan meninjau dan mendata daerah-daerah rawan terjadi kecelakaan lalu lintas, mulai dari Barong Tongkok sampai ke perbatasan jalan trans-kalimantan antara Kubar dan Kutai Kartanegara,” tegasnya .

Dia juga menegaskan bahwasannya sudah menyapaikan kepada jajaran untuk memberikan himbauan kepada pengemudi kendaraan untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dan pengemudi kapal motor di sungai untuk lebih meningkatkan keamanan transportasi melalui peralatan keamanan penumpang seperti pelampung dan lainnya.

Sementara itu, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf. Hendriawan Senjaya mengatakan kondisi keamanan di Kubar hingga saat ini, masih kondusif. “Kami selalu siap sedia dan siaga serta senantiasa mengawasi dan menjaga keamanan pada semua kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Kubar, Polres atas permintaan. Juga selama kegiatan ramadhan maupun mengantisipasi arus mudik lebaran,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dishub Kubar Rakhmat menambahkan mengantisipasi lonjakan penumpang di jalur sungai, pihaknya sudah bekerjasama dengan orgamu dengan menyiapkan satu kapal cadangan pada H-15 lebaran nantinya.

“Langkah ini kami lakukan untuk menciptakan kenyamanan bagi masyarakat Kubar yang akan bepergian untuk merayakan hari libur lebaran bersama keluarganya,” tegasnya. (ADV/hms6/NAW)

Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-72

Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-72

Nilai Pancasila Kembali Ditegakkan 

SENDAWAR-   Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke-72, di Halaman Kantor Bupati, Kamis (1/6).

Upacara peringatan yang pertama kalinya dilaksanakan ini diikuti segenap unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Esselon I, II, III, Para Camat, Petinggi, hingga  Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemkab Kubar. Serta para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kutai Barat, Organisasi Masyarakat, Organisasi Kepemudaan serta Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

KB-2- PImpin UpacaraWabup dalam sambutannya mengatakan dengan memperingati hari lahirnya Pancasila yang jatuh tepat 1 Juni, seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Barat merupakan bagian NKRI dapat semakin memperteguh semangat hidup berbangsa dan bernegara. “Nilai Pancasila harus kembali ditegakkan diseluruh wilayah NKRI termasuk Kutai Barat. Tidak ada tawar menawar, kita semua wajib menjaga kondusifitas Kutai Barat, Kalimantan Timur dan Indonesia,” pintanya.

Lanjut, Wabup katakan, ditengah rongrongan dan mengancam Pancasila, kita harus mampu berkata TIDAK, MENANGKAL DAN MENGHAPUS GERAKAN RADIKALISME, SEPARATISME bahkan KOMUNISME, imbaunya.

Seruan ini juga yang diagungkan oleh Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2017 ini. Sejalan dengan arahan Presiden RI, Jokowi Widodo, Awang Faroek Ishak menyatakan di bumi ETAM Kalimantan ini melarang keras tumbuhnya gerakan separatisme, radikalisme, dan terorisme. Kita harus mengamalkan memedomani penghayatan kita terhadap Pancasila sebagai dasar Negara kita. NKRI dikatakan sebagai harga mati dalam setiap nafas kehidupan kita adalah Indonesia, tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga membacakan Sambutan Presiden RI, Joko Widodo yang isinya harus mengingat kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman, dari Sabang sampai Marauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah Kebhineka Tunggal Ika –an kita.

KB-2- Ikuti Dengan KhidmatUntuk itu, Presiden RI, Joko Widodo  dalam sambutannya mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan POLRI serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, imbau Presiden RI, Joko Widodo dalam sambutannya yang dibacakan Wabup Kubar, H Edyanto Arkan.  (hms 19)

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id