40 Orang Diberikan Pelatihan UEP

40 Orang Diberikan Pelatihan UEP

SENDAWAR- Sebanyak 40 Orang yang terdiri dari Karang Taruna diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Pelatihan yang berlangsung di Aula Pertemuan BP Santa Familia baru-baru ini nara sumbernya dari Dinas Sosial Propinsi Kalimantan Timur dan Dinas Sosial Kab Kubar dengan metode pemaparan materi, diskusi dan Tanya jawab.

Kepala Dinas Sosial (Dissos) Kubar, Rinatang menjelaskan, sesuai dengan UU No 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, bahwa penyelenggaraan Kesejahteraan sosial menjadi tanggung jawab pemerintah/pemerintah daerah. Di mana salah satu sasaran pokok pembangunan kesejahteraan sosial adalah penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang dapat dikelompokkan dalam 6 permasalahan, yaitu, kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, ketunaan sosial, korban bencana dan ketertinggalan/keasingan.

Lanjut ia katakan, sebagai penunjang keberhasilan penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PSKS) adalah menggali dan memberdayakan potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang terdapat dalam masyarakat. Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial dan Karang Taruna yang merupakan salah satu komponen PSKS tersebut.

Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas kesadaran dan tanggung jawab sosial dari oleh dan untuk masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Desa/kelurahan/kecamatan.

Dimana Karang Taruna didirikan dengan tujuan antara lain terwujudnya kesejahteraan sosial yang semakin meningkat bagi generasi muda. Karang Taruna sebagai tenaga penggerak pembangunan kesejahteraan sosial memiliki peran yang cukup besar dalam pembangunan masyarakat untuk dapat meningkatkan potensi dan peran aktifnya. Dengan diperlukannya upaya koordinasi, kolaborasi, komunikasi dan kerjasama antar karang taruna, jelasnya.

Untuk itu, peran penting Karang Taruna untuk membangun desa/kelurahan/kecamatan dan memberdayakan anggota dalam upaya menekan masalah sosial yang muncul di masyarakat, dimana diawali dengan kegiatan Pembinaan UEO bagi Karang Taruna, tuturnya.

Berharap, kedepan Karang Taruna akan lebih dinamis dengan harapan sebagai ujung tombak pembangunan desa/kelurahan/kecamatan bisa lebih aktif atau lebih produktif lagi dengan membentuk atau menumbuh kembangkan usaha ekonomi bersama atau ekonomi produktif disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing.

Sementara itu Plt Kepala Seksi Kelembagaan Kepahlawanan dan Restorasi Sosial, Soviati menambahkan tujuan UEP Karang Taruna, agar masyarakat khususnya para pemuda-pemudi bisa lebih mandiri. Dengan harapan pemuda-pemudi bisa kreatif di lingkungan masyarakat, dapat menyesuaikan dengan keadaan yang ada dilapangan. Sehingga, bisa menekan angka kemiskinan, kenakalan remaja serta dapat terhindar dari hal-hal negatif seperti narkoba dan lain sebaginya.  (hms 19)

Tindakan Persuasif Penutupan Sementara THM di Kubar Selama Bulan Ramadhan

Tindakan Persuasif Penutupan Sementara THM di Kubar Selama Bulan Ramadhan

SENDAWAR-  Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan di bulan Ramadhan. Selama bulan puasa, Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di Kabupaten Kutai Barat untuk sementara ditutup, sejak 25 Mei 2017 hingga habis masa Ramadhan.

Apakah tempat hiburan malam, karaoke, tempat penjulan minuman keras, maupun diskotik. Ini berarti apapun kegiatan di THM tersebut berhenti beroperasi sementara waktu pada bulan Puasa ini. Barang siapa yang melanggar akan ditindak tegas. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dissos) Kubar, Rinatang melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dissos Kubar, Yan Heri Yanto Herman ditemui disela-sela kegiatan Persuasif ke beberapa THM yang ada di seputaran kecamatan Barong Tongkok, Melak dan Sekolaq Darat, Selasa (30/5).

Tindakan persuasif ini dilakukan sebagai tindak lanjut, dari Hasil Rapat yang telah dilaksanakan menyikapi beroperasinya THM di Kubar selama bulan Ramadhan.

Rapat tersebut dipimpin oleh Assisten III, Drs Aminuddin, melibatkan dari pihak Kepolisian Kubar dalam hal ini Polres Kubar, Kodim 0912 Kubar, Dinas Sosial, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kubar, Presidium Dewan Adat (PDA) Kubar, dan Para Camat beberapa waktu yang lalu.

Yan menuturkan dalam rapat tersebut, agar masyarakat yang menjalankan puasanya bisa tertib dan lancar serta khusyuk. Maka, dengan adanya keputusan tersebut tindak lanjutnya membuat surat edaran akan keputusan dari hasil rapat tersebut. Serta kegiatan pendekatan langsung secara persuasif yang kita lakukan kepada pemilik dan pengelola THM yang beroperasi di Kab Kubar seperti yang sedang kita laksanakan saat ini. Ini merupakan kegiatan rutin yang kita lakukan setiap tahunnya, dimana sebelumnya diberlakukan batas waktu operasi, tuturnya.

Disinggung beberapa tempat yang telah dilakukan kegiatan pendekatan persuasif ia katakan, pada umumnya menerima, menyambut dan menghormati keputusan tersebut. Meskipun ada beberapa yang menyayangkan keputusan tersebut, sebab hampir satu bulan lamanya tidak beroperasi berarti tidak ada pemasukan pendapatan. Ini yang sempat dikemukakan pengelola THM tersebut. Untuk itu, hasil dari hari ini akan segera dilaporkan, beber Yan.

Berharap dengan keputusan tersebut para pengelola THM dapat menerima keputusan bersama ini.

Sementara itu, salah satu pengelola THM, Abil menyambut baik. Meskipun imbuan sebelumnya yang dilakukan pemerintah, hanya penentuan batas waktu beroperasi. Namun saat ini ditutup total, nantinya akan kami sosialisasikan kembali, ujarnya.   (hms 19)

DPKPP Kubar Sosialisasikan PerBup 72 Tahun 2011

DPKPP Kubar Sosialisasikan PerBup 72 Tahun 2011

SENDAWAR- Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan pegawai khususnya pengisian daftar hadir bagi TKK dan PNS, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kutai Barat mengadakan sosilisasi Peraturan Bupati No 72 tahun 2011 kepada pegawainya bertempat di Alun-alun Itho Perkantoran Pemkab Kubar, belum lama ini.

Acara tersebut dihadiri seluruh pegawai baik PNS maupun TKK berjumlahkurang lebih 300 pegawai, Sekretaris DPKPP Ambrosius Ndopo Kubar menegaskan “pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksaan RI Perwakilan Kaltim selama ini hanya terarah pada belanja langsung yaitu belanja kegiatan-kegiatan yang ada di Badan Dinas dan Kantor, dan mulai tahun 2016 sudah mengarah ke kode rekening belanja tidak langsung atau disebut belanja pegawai yaitu gaji, tunjangan dan tambahan perbaikan penghasilan (TPP), sehingga mengarah ke personil pegawai akan hak dan kewajiban, karena itu apabila ada yang terlambat masuk kerja atau pulang cepat tentunya akan ada pemotongan tunjangandan TPP”.

Lanjut Ambrosius “Ketentuan pengisian daftar hadir pagi dimulai untuk hari biasa pukul 07.30 – 08.00 Wita. Sedangkan pulang sore dimulai Pukul 16.00 Wita, kecuali Jumat hanya sampai 11.30 Wita, dan hari puasa pagi tetap seperti hari biasa pulangnya pukul 15.00 Wita”.

“apabila melanggar ketentuan yang telah di tetapkan sesuai Perbup 22 tahun 2016 maka jika tidak masuk kerja selama 46 hari kerja tanpa keterangan selama 1 tahun maka akan diberhentikan tidak dengan hormat”. Tegasnya.

Kegiatan sosilaisasi ini merupakan langkah awal untuk memberikan pengetahuan dan masukan agar pegawai nantinya tidak kaget apabila adanya pemotongan akan tunjangannya, pemotongan berkisar dari 3 persen sampai 50 persen tergantung jenis pelanggaran.(hms36)

TP- PKK Kubar Tingkatkan SDM dan Kapasitas SDM

TP- PKK Kubar Tingkatkan SDM dan Kapasitas SDM

Lakukan Kunjungan Kerja ke Balikpapan

BALIKPAPAN Rabu 30/5  Tim Penggerak (TP) PKK Kutai Barat (Kubar)  pukul 09.00 Wita, mengunjungi TP PKK Kota Balikpapan. Kunjungan TP PKK asal “Tanaa Purai Ngeriman’ yang dipimpin langsung oleh Ketua TP.PKK Yayuk Seri Rahayu Yapan itu, mendapat sambutan hangat dari TP PKK kota Minyak, di kantor PKK Balikpapan di jalan Ruhui Rahayu 2.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia dan kapasitas SDM Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat. Balikpapan sengaja dipilih menjadi tempat yang tepat untuk menimba ilmu, hal ini dikarenankan TP PKK Kota Balikpapan salah satu mendapatkan Piala Bergilir Gubernur Kalimantan Timur sebagai Juara Umum Lomba pada Peringatan HKG ke-45 di Penajam Pasir Utara.  Dan sering sekali menoreh sejumlah prestasi  mendapatkan penghargaan lainnya baik di tingkat Provinsi bahkan tingkat Nasional.

Ketua TP PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini merupakan salah satu upaya peningkatan kinerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat. Baik dalam segi administrasi, panji-panji, optimalisasi dan dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dan juga program terpadu PKK.

“Agar kedepannya PKK Kutai Barat semakin berjaya dan mampu menjadi mitra Pemerintah yang memberikan sumbangsih yang besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,”tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu Yapan menyatakan ungkapan syukur dan bahagianya, telah mendapat sambutan hangat dari PKK Balikpapan.

“Terima kasih kami sudah diterima dengan baik disini, begitu banyak hal yang perlu kami pelajari melalui forum diskusi kali ini agar kami dapat melakukan perbaikan, pembaharuan juga penyempurnaan sehingga dapat lebih baik lagi dalam melakukan setiap program kegiatan PKK, masukan pada dialog hari ini menjadi sangat berarti bagi kami”, ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan Hj.Anita Rizal Efendi .“Suatu kehormatan bagi kami karena Bapak dan Ibu bisa hadir ditempat kami melalui kunjungan kali ini menempuh waktu 12 jam untuk sampai disini,kehadiran rekan-rekan dari Kubar merupakan penyemangat tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Dan hal yang  terpenting dalam sebuah organisasi ialah pertama menjaga interaksi dan memiliki komunikasi yang baik dalam pelaksanaan program. Kedua memiliki kekompakan untuk sama-sama mensukseskan setiap program kerja.

Serta yang ketiga menyatukan semua unsur dalam PKK tanpa melihat memandang SARA. “ Semoga kunjungan kali ini bermanfaat bagi kita semua”,  ujarnya.

Ia pun berharap agar dalam kesempatan mendatang dapat berkunjung ke Kutai Barat, kiranya kunjungan ini juga dapat membuka sinergitas dan kerjasama yang baik satu sama lain. (ADV/hms11/NAW)

TP-PKK Kubar Gelar Pelayanan dan Pengobatan Gratis di SLB

TP-PKK Kubar Gelar Pelayanan dan Pengobatan Gratis di SLB

SENDAWAR – Tim Penggerak PKK Kutai Barat (Kubar) kembali menggelar pelayanan dan pengobatan gratis untuk masyarakat. Namun kali ini, pelayanan dan pengobatan tersebut dilakukan dengan mendatangi  langsung Sekolah Luar Biasa (SLB) Kubar, di kampung Mencimai atau kawasan jalan trans Provinsi.

Dalam kesempatan itu puluhan penyandang disabilitas yang menuntut ilmu di sekolah tersebut baik ditingkat TK, SD, SMP, hingga SMA mendapatkan pelayanan dan pengobatan  berupa pemeriksaan gigi, mulut dan kesehatan umum secara  gratis oleh tim medis TP – PKK Kubar yang berasal dari puskesmas Barong Tongkok.

Seperti yang diketahui saat ini sebanyak 92 orang anak penyandang disabilitas menuntut ilmu di SLB Kubar. Bahkan beberapa diantaranya telah memiliki keahlian dan siap untuk ikut praktek di salon dan teknik mesin atau bengkel.

Ketua TP PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan, mengatakan kegiatan pelayanan dan pengobatan sengaja dilakukan dengan mendatangi  SLB ini, sebab SLB ini setara dengan masyarakat lainnya dan berhak mendapatkan pelayan publik yang sama seperti pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan mereka sama memiliki hak yang sama atas  penyelenggaraan hidup ini dan kita tidak boleh mendiskiriminasi.

“Oleh karena itu kami meningkatkan akses bagi para penyandang disabilitas untuk mendapatkan pelayanan dan pengobatan yang bermutu dan pelayanan publik lainnya,” ujarnya.

Yayuk menjelaskan TP PKK sebagai pemberdayaan wajib menjangkau semua aspek yang dibutuhkan masyakarat termasuk SLB ini yang kurang dikenal. Oleh sebab itu TP –PKK yang membantu dan mendukung SLB ini.

“Saya berharap kepada masyarakat di kubar yang memiliki anak berkebutuhan khusus jangan malu untuk membawanya ke sekolah untuk dilatih dan dididik secara khusus karena anak-anak seperti ini memiliki bakat yang harus dikembangkan,’ ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kubar untuk mensupport penyandang disabilitas, masyarakat harus memberikan lingkungan ini kondusif untuk pengembangan psikologis mereka, imbuhnya.

Menurutnya orang yang membutuhkan penanganan khusus harus diberikan perhatian lebih dari keluarga, karena mereka tidak berdaya. “Kami dari TP- PKK juga akan melakukan pembinaan kepada keluarga yang orang tua yang memiliki anak yang menderita disabilitas, melalui edukasi dan peningkatan pemahaman perlunya pendidikan bagi keluarga kita yang berkebutuhan khusus ini,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh, Koordinator Pokja IV TP PKK Kubar, Sumiati. Di mana program, pelayanan dan pengobatan secara gratis ini merupakan agenda rutin yang setiap tahunnya di lakukan oleh TP – PKK Kubar sebagai bentuk kepedulian sesama masyarakat.

“Program ini tindak lanjut dari tahun lalu yang telah dilakukan, di mana para siswa/I SLB mendapat pemeriksaan gigi dan mulut serta kesehatan secara umum. Kami juga merasa bangga karena bisa melihat anak – anak di sekolah ini tersenyum,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SLB Kubar Paina Mardiyanti  mengucapkan ribuan terimakasih atas aksi sosial yang telah dilakukan oleh TP-PKK Kubar,  karena telah melakukan pelayanan dan pengobatan gratis di SLB ini. “Perhatian seperti ini lah yang sangat diharapkan di SLB ini,”ujarnya.

Dia menuturkan di SLB tersebut memiliki 92 orang murid dan 26 tenaga pengajar yang melayani dengan tulus mengajarkan anak- anak berkebutuhan khusus agar bisa memanagement diri sendiri.

“Kunjungan ini bukan pertama kalinya di lakukan oleh PKK Kubar namun sudah kali ke dua sejak tahun lalu, kami sangat senang atas perhatian yang telah diberikan TP PKK dan Pemerintah,” jelasnya.

Bantuan dan dukungan seluruh pihak sangat diperlukan mengingat SLB ini masih membutuhkan peningkatan sarana prasarana untuk mendukung kegiatan belajar seperti alat – alat dan bahan belajar. “Agar mereka tertarik mengikuti pelajaran, lapangan olahraga dan lain – lain,”tandasnya. (ADV/hms11/NAW)

Pertumbuhan Ekonomi Kubar Terus Membaik

Pertumbuhan Ekonomi Kubar Terus Membaik

Jalin Kerjasama Tingkatkan Peluang Pengembang Usaha Ekonomi Mikro dan UKM

 SENDAWAR – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dari tahun ke tahun kian membaik. Dengan mengembangkan peluang pengembang usaha ekonomi mikro dan usaha kecil menengah, di sektor kerajinan, kuliner khas tradisional, dan pariwisata.

Membaiknya kondisi ekonomi Kubar saat ini dapat dilihat dari angka kemiskinan yang kian menurun. Menurut data yang ada tahun ini jumlah angka kemiskinan hanya berkisar  7,52 persen, sementara di tahun 2016 lalu berkisar 8,72 persen

Hal itu juga bisa dilihat juga dengan berkurangnya penerima jatah beras sejahtera (Rastra) tahun ini dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang menerima beras itu mengalami penurunan menjadi 8.878, sementara tahun lalu jumlahnya mencapai 9.864 KPM. Serta tingginya jumlah nasabah potensial Bankaltim cabang Kutai Barat yang saat ini mencapai 62.299 orang, sehingga memposisikan Kutai Barat nomor tiga setelah Samarinda dan Kutai Kartanegara.

”Secara umum pencapaian kinerja ekonomi Kubar dari tahun ke tahun sudah mulai menunjukan perbaikan dan optimis ke depan lebih baik,”tegas Bupati Kubar FX Yapan SH.

Dia menjelaskan untuk menggerakkan tumbuhnya perekonomian kreatif di Kutai Barat, pihaknya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, bahkan dengan lembaga perbankan dan beberapa perusahaan demi meningkatnya peluang pengembangan usaha ekonomi mikro dan usaha kecil menengah.

Baik dibidang kerajinan dan kuliner khas tradisional. Dan ini digiatkan melalui peningkatan SDM dan kapasitas serta pemberdayaan kampung, pemuda dan perempuan.(adv/hms10/NAW)

Bantuan Korban Banjir Masih Mengalir

Bantuan Korban Banjir Masih Mengalir

SENDAWAR-Musibah banjir yang terjadi di 95 kampung yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah Kutai Barat  pada awal Mei lalu, mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat.

Termasuk Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar yang menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir di Kubar, guna untuk meringankan beban para korban bencana alam akibat meluapnya debit air sungai Mahakam ini.

Bantuan secara tersebut diserahkan langsung oleh orang nomor satu di tanah penajam, yang diterima langsung oleh Camat Melak, Muhammad Japar di RT 8 Jalan Mulawarman Kelurahan Melak Ilir, Jumat (25/5).

Adapun bantuan sembako ini diantaranya beras, indomie dan lainnya. “Meski nilainya tidak cukup besar, bantuan itu diharapkan dapat mengurangi beban musibah yang dirasakan korban banjir ini,”kata Bupati PPU Yusran Aspar di sela-sela memberikan bantuan ini.

Camat Melak Muhammad Japar menyampaikan terima kasih atas kepada semua pihak yang telah peduli kepada warganya dalam membantu musibah banjir di kecamatan Melak baik bantuan dari Pemkab Kubar terutama Bupati Kubar FX Yapan, dan wakilnya Edyanto Arkan dan Bupati PPU Kubar Yusran Aspar dan lainnya.

“Bantuan yang diberikan Bupati PPU ini, rencana akan kami serahkan kepada warga masyarakat di RT 8 Jalan Mulawarman Kelurahan Melak Ilir,”ujarnya.

Karena dari banjir lalu hingga kini, Jumat (26/5) lalu air di RT tersebut masih menggenangi setinggi pinggang orang dewasa,”katanya.

Untuk sementara ini, bantuan masih kami simpan di kantor camat Melak. “Bantuan akan diserahkan kembali bersamaan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kubar,”terangnya. (ADV/hmh6/NAW)

Pemkab Kubar Dapat Penghargaan dari Taspen

Pemkab Kubar Dapat Penghargaan dari Taspen

Urutan Pertama Ketepatan Waktu Membayar IWP

SENDAWAR  Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan, kali ini dalam hal keuangan yaitu mengenai ketepatan waktu membayar Iuran Wajib Pegawai (IWP) dan mendapatkan urutan pertama dalam ketepatan waktu membayar dari sepuluh Kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal tersebut ditetapkan pada acara Implementasi Integrasi Simgaji Taspen dan Simda BPKP serta Rekonsiliasi IWP Kwartal I Tahun Anggaran 2017 di Samarinda beberapa waktu lalu.

Kegiatan Integrasi Simgaji Taspen dan Simda keuangan BPKP memberikan manfaat yang baik yaitu supaya dapat mengurangi proses manual sehingga terhindar dari kekeliruan User dalam melakukan proses entry data kedalam sistem Aplikasi SIMDA keuangan dan menjamin keakuratan data pembayaran gaji dan iuran dana pensiun sehingga kesalahan perhitungan dapat diminimalisir.

Dari hasil Rekonsiliasi IWP yang berkaitan dengan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) untuk periode Januari sampai April antara PT.  TASPEN (Persero) cabang Samarinda dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat tidak didapati perbedaan pembayaran IWP

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kubar, Sahadi, S.Hut, M.Si. yang ditemui di ruang kerjanya Rabu 24/5 lalu, mengungkapkan. “Ini hasil yang baik dicapai Kubar mengingat saat kondisi keuangan yang kurang baik tetapi kewajiban harus kita bayar”, katanya.

 Ia menjelaskan bahwa kedepannya karena Kubar  telah menggunakan SIM aplikasi maka perlu peningkatan sumber daya untuk menunjang penyesuaian-penyesuaikan, sebab sistem aplikasi ini memakai teknologi yang harus dikuasa selanjutnya sistem aplikasi ini dirasa mempermudah pengontrolan, lalu nantinya akan dibuat kerja sama dengan BKD untuk pegawai yang memasuki usia pensiun terkait data-data.

Saat pegawai tersebut dinyatakan TMT memasuki pensiun maka tidak akan dibayar gaji tanpa menunggu SK pensiun agar pegawai yang pensiun tidak perlu mengembalikan uang jika salah prosedur, sistem yang lama harus diperbaiki.

Sahadi menjelaskan BKAD akan berkerja sama dengan OPD lainnya menggunakan sistem aplikasi terkait E-Planning, E-Budgeting sampai kepada SIMDA. “Kedepannya juga akan dilakukan MOU dengan BPD Kaltim mengenai sistem Kas Online terkait transaksi keuangan sehingga tidak terjadi penumpukan berkas-berkas untuk pencairan,”ujarnya.

Dia menjelaskan pembaharuan sistem kerja dan peningkatan sumber daya dilingkup Keuangan akan terus dilakukan sehingga pembenahan bisa dilakukan dalam rangka mendukung Penyelenggaran Pemerintahan untuk Kubar yang lebih baik.  (ADV/hms11/NAW)

Berikan Pelayanan KB

Berikan Pelayanan KB

SENDAWAR-  Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  bekerjasama dengan Kodim 0912 Kubar laksanakan Pelayanan Keluarga Berencana (KB). Pelaksanaan tersebut dilaksanakan di Lamin Kampung Geleo Baru, Kecamatan Barong Tongkok, baru-baru ini. Rusminah selaku Kepala Bidang Keluarga Berencana, Kesehatan Keluarga dan Pengendalian Penduduk  menjelaskan kegiatan pemberian pelayanan KB kesehatan bekerjasama atau bermitra dengan TNI yakni Kodim 0912 Kubar.

DijelaskannyaKB-27- Berikan Pelayanan KB (2), untuk saat ini pelayanan khusus dilakukan baik itu Pelayanan KB maupun pemberian penyuluhan. Pelayanan mencakup kampung terdekat seperti Geleo Baru, Geleo Asa, Muara Asa dan kampung-kampung terdekat sekitarnya. “ Ini merupakan tempat ketiga Pelaksanaan pemberian pelayanan KB. Dimana sebelumnya, telah dilakukan di Kampung Muara Mujan (kecamatan Tering) kemudian dilanjutkan dengan Launching KB di Kampung Jambuk ( Kecamatan Bongan),” tuturnya. Lebih lanjut Rusminah beberkan pelayanan KB ini dimana Pelayanan memasang alat kontrasepsi jangka panjang (MKJP) baik itu implant maupun alat IUD (Intra Uterin Devices) dibaca ayudi.

Tidak hanya memberikan pelayanan KB saja tetapi juga memberikan penyuluhan, dengan memberikan motivasi dan pengetahuan bagi ibu-ibu yang sudah terlalu lama mengkonsumsi hormon seperti pil, suntik termasuk implant.  Sebab hampir semua masyarakat tidak mengetahui bahwa semakin lama mengkonsumsi hormon dapat mempengaruhi kesehatan bagi ibu-ibu yang menggunakannya, jelasnya. Serta mengubah persepsi bahwa KB bukan berarti tidak boleh memiliki anak sama sekali, tetapi memberikan jarak lahir bagi anak demi keselamatan si ibu serta kesejahteraan keluarga, baik mampu fisik maupun finansialnya, beber RKB-27- Berikan Pelayanan KB (1)usminah.

Berharap dengan adanya penyuluhan KB ini para ibu-ibu mengetahui pemahaman seputar KB. Serta tidak hanya ibu-ibu saja, tetapi juga bapak-bapak juga konsen atau peduli akan KB ini, harap Rusminah. Sementara itu, Dandim 0912 Kubar, Letkol Inf Hendriawan Senjaya melalui Sutrisno salah satu perwakilan Kodim 0912 menambahkan ini merupakan kegiatan rutin. Bekerjasama dengan BKKBN serta hampir tiap triwulan dilaksanakanya kegiatan ini. “ Sejauh ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan, sebab pihak-pihak terkait saling membantu, hal sama juga  Tim dokter dan alat-alat pendukung juga dilibatkan,” jelasnya.

Disinggung seberapa penting KB, beliau menjawab pentingnya KB sangat besar sekali , dimana dengan kehidupan ekonomi yang makin meningkat, jika banyak anak akan kerepotan. Makanya, dengan adanya KB dapat menjaga jarak lahir dan menentukan jumlah anak ini demi masa depan kesejahteraan anak tersebut,” jelasnya.   Diketahui, KB IUD (Intra Uterin Devices) dibaca ayudi, dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Sedangkan dimasyarakat biasa dikenal dengan istilah KB Spiral yakni suatu alat kontrasepsi yang pemasangannya dilakukan dengan cara memasukkan alat berbentuk T ke dalam Rahim.  (hms 19)

Mengetahui Pencapaian dan Progress di Masing-Masing OPD

Mengetahui Pencapaian dan Progress di Masing-Masing OPD

SENDAWAR- Bupati Kutai Barat, FX Yapan memimpin Rapat Evaluasi  Pelaksanaan Pelelangan Pengadaan Barang dan Jasa di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Selasa (23/5).

Turut Hadir, Sekretaris Kabupaten (Sekkab), Drs Yacob Tullur, Assisten III, Drs Aminuddin, Inspektur Inspektorat Wilayah, Robertus Bellarminus Belly Ajuedi Widodo. Serta Pegawai Esselon IV, III, dan II.

Bupati mengatakKB-24- Hadirian Rapat ini perlu diadakan evaluasi, sebab sudah masuk bulan Mei atau Triwulan ke II.

“ Dalam Rapat ini saya juga ingin mengetahui pencapaian dan sejauh mana progress pelaksanaan Pelelangan Barang dan Jasa di masing-masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga ada bayangan atau gambaran pelaksanaan kedepannya. Sebab, sangat penting bagaimana mengimplementasikan tugas kita di masing-masing OPD “ ujarnya.

Lanjut Bupati katakan, dengan adanya evaluasi ini mendapatkan informasi yang faktual sejak awal. Serta mengetahui sejauh mana koordinasi yang dilaksanakan pada masing-masing OPD didalam lingkungannya, evaluasi ini hal yang sangat penting sekali dalam melaksanakan tugas kedepannya. Sehingga, meminimalisir kekeliruan ataupun kesalahan-kesalahan yang dihadapi dikemudian hari. Dimana kegiatan ini dipantau langsung oleh pemerintah pusat, jelasnya.

Sementara itu, Sekkab Kubar, Drs Yacob Tullur menambahkan kemungkinan ada dugaan ketakutan dari OPD akan pelelangan barang dan jasa terkait ketersediaan anggarannya.   Harapan saya, program-program di 2017 dapat berjalan meskipun defisit anggaran.

Apapun masalah yang dihadapi di masing-masing OPD dapat segera dilaporkan, agar segera dicarikan jalan keluarnya.  (hms 19)

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id