Rapat percepatan pembangunan Sutet

Rapat percepatan pembangunan Sutet

SENDAWAR – Dalam rangka percepatan pembangunan jaringan sarana penyediaan tenaga listrik sekmen Kota Bangun-Bongan-Jempang-Siluq Ngurai-Muara Lawa-Damai-Barong Tongkok-Sekolaq Darat-Melak Kab Kubar. Perwakilan PT PLN UIP Kalbagtim melakukan rapat koordinasi dengan tim fasilitasi untuk pembangunan jaringan listrik 479 tower Sutet, dengan target pada tahun 2018 jaringan listrik yang ada sudah bisa dioperasikan karena saat ini gardu induk di Royoq Kecamatan Sekolaq Darat sudah dalam proses land clearing, dan gardu induk di Kota Bangun sudah siap beroperasi, Selasa (23/5)

Lebih lanjut Dipo Akbar  HKP PT PLN UIP Kalbagtim menjelaskan, yang masuk lahan masyarakat ada 442 tower, masuk areal PT GBPC 9 Tower, PT Gelora Mahapala 7 tower, PT Lonsum 2 tower, PT Farinda Bersaudara 16 tower, PT Hutan Tanaman Industri 2 Tower, dan PT Gema Rahmi KB-24-Sutet (4)Persada 1 Tower.

Dipo juga menjelaskan untuk pembangunan menara sutet dari Kota Bangun-Kubar yang akan dibangun 479 tower sutet dan 328 tower masuk dalam wilayah Kubar. Saat ini juga PLN sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Bongan di Kampung Muara Gusiq dan Jambuk dalam kawasan kampung tersebut ada 14 lokasi tower yang sudah dibebaskan tinggal menunggu proses pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama Asisten I Pemerintahan dan Hukum Drs Gabriel Oktavianus yang memimpin rapat koordinasi menuturkan listrik merupakan kebutuhan hajat hidup orang banyak. “Berkaitan rapat koordinasi ini tentunya  untuk melihat sejauh mana progres yang sudah dilakukan PLN dilapangan serta kendala dilapangan terkait lahan tempat pembangunan sutet, karena lahan yang digunakan untuk membangun sutet ini memerlukan luasan yang cukup besar dan kadang kala terkena lokasi kebun atau kawasan perumahan penduduk atau bisa juga masuk kawasan hutan KBK,” kata Gabriel.

Selanjutnya Asisten I mengimbau Dinas teknis bisa memberikan rekomendasi serta memfasilitasi dalam rangka memperlancar kegiatan yang dilakukan oleh PT PLN yang merupakan untuk kepentingan seluruh masyarakat.

Asisten I juga menyinggung soal pembangunan listrik dari Bangkanai, sesuai janji PT PLN diselesaikan pada 2014 lalu. Namun dengan adanya regulasi dan kendala dilapangan, serta kebijakan Provinsi Kalteng membuat rencana yang ingin dicapai tidak bisa dilakukan. Oleh sebab itu kita harus berpacu untuk segera melakukan penlok sehingga kegiatan yang dilakukan oleh PLN bisa lancar dalam pembangunan menara sutet. (hms10)

Penutupan BIMTEK Humas & Protokol

Penutupan BIMTEK Humas & Protokol

SENDAWAR – Sesi pertama dihari kedua bimtek Humas dan Protokol yang menghadirkan narasumber Kasubbag Penyiapan Acara Diplomatik dan Kenegaraan Simson Leider Nadeak S Sos M Pub Pol yang menyampaikan materi tentang MC Profesional diikuti 161 peserta dari SKPD, Perwakilan Kodim dan Kecamatan se Kubar. Pada sesi kedua dilanjutkan dengan materi Penyiapan Naskah Pidato Dalam Memperkuat Branding Daerah dan kehumasan yang disampKB-17-Tutup Bimtek (1)aikan DR Tanon Aria Dewangga S IP M Si  Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Internasional, Sekretariat Kabinet, Selasa (16/5).

Asisten III Administrasi Umum Drs Aminuddin M Si, yang menutup Bimtek Humas dan Protokol dengan membacakan sambutan tertulis Bupati FX Yapan SH menuturkan pentingnya peran dan fungsi Humas ini sangat vital dalam pembentukan citra positif pemerintah. Baik dalam pemenuhan kebutuhan informasi, agenda setting serta pembentukan opini positif tentang Pemerintah. Namun sayang tak jarang kita memiliki kesalahan paradigma bahwa tugas dan tanggungjawab ini secara teknis dilakukan oleh Bagian Humas dan Protokol saja.

Selanjutnya Bupati memaparkan, besar harapan saya agar paradigma dapat berubah. Kita semua tanpa terkecuali memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dalam membangun pemahaman yang baik. Dan ini kita nyatakan dan implementasikan dalam pelaksanaan penghoKB-17-Tutup Bimtek (4)rmatan kepada pejabat pemerintahan, kenegaraan, serta sambutan yang utamanya mampu memberikan penyampaian kebijakan-kebijakan pemerintah dalam membangun Kutai Barat ini. Penyampaian ini melalui informasi yang update akurat dan terpercaya.

Pemahaman yang baik ini pada akhirnya akan mendorong masyarakat dalam mendukung penuh suksesnya pembangunan Kutai Barat ini. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat juga mengucapkan terimakasih kepada para narasumber yang telah berkenan mengagendakan jadwal untuk berkunjung dan  memberikan peningkatan pengetahuan SDM Para Aparatur Sipil Negara dan Unsur Staf serta TKK dalam bidang kehumasan dan protokoler ini.

Ucapan yang sama kami sampaikan kepada Bapak Ibu yang telah mengikuti dengan sungguh-sungguh kegiatan ini seperti yang telah menjadi arahan Bapak Bupati Kutai Barat yang paling terpenting dari kegiatan ini adalah hasil akhir dan tindak lanjut kegiatan ini. Yang berupa adanya perbaikan, perubahan, pembaharuan dan penyempurnaan. Semoga Tuhan menyertai kita semua dan memampukan kita semua dalam implementasi Humas dan Keprotokolan ini. Bersama kita wujudkan Hari Esok Lebih Baik daripada Hari ini. (hms10)

5 Tahun Fokus Pembangunan Infrastruktur

5 Tahun Fokus Pembangunan Infrastruktur

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan SH menyatakan dalam 5 tahun atau periode 2016 – 2017, pihaknya akan berkonsentrasi dan fokus pada pembangunan infrastruktur, yang merata hingga ke tingkat pelosok daerah. Karena kesempatan itu akan menumbuhkan ekonomi kerakyatan yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Hal ini disampaikan orang nomor satu di ‘Tanaa Purai Ngeriman’ ini saat menerima kunjungan kerja Bupati PPU Drs H Yusran Aspar M Si, berserta rombongan di balai agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ).

“Saya menyadari bahwa hal yang paling mendasar dan fundamental dalam pembangunan ini adalah terwujudnya pelayanan infrastruktur yang adil dan merata,” tegasnya.

Sehingga pembangunan tidak hanya terpusat pada kecamatan yang letaknya dekat dengan ibukota kabupaten saja. Namun juga di seluruh daerah hingga ke pesisir/pelosok. “Tekankan prinsip adil dan merata, pembangunan infrastruktur inilah yang kemudian akan membawa pemerataan pembangunan, pembangunan akan dimulai dari kecamatan yang belum dibangun secara optimal,” tegasnya.

Menyadari akan pentingnya hal ini maka misi yang pertama diletakkan dalam pemerintahan Kabupaten Kutai Barat 2016-2021 adalah Peningkatan pembangunan infrastruktur dasar publik yang semakin merata ke seluruh wilayah Kutai Barat.

“Infrastruktur yang baik akan membawa dampak yang sangat signifikan pada tumbuh kembangnya perekonomian.Keberhasilan ekonomi  inilah yang menyejahterakan rakyatnya,”tegasnya kembali.

Namun ia menyadari  upaya, demi Terwujudnya Kutai Barat yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia memerlukan usaha dan perjuangan keras. “Kami memerlukan adanya kerjasama dan sinergitas oleh seluruh pihak baik pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat,”tegasnya.

Dalam lingkup sosial budaya, masyarakat Kutai Barat pada umumnya adalah masyarakat yang menjunjung tinggi adat dan budaya, hal ini dilihat dari fenomena adat dan budaya bahwa masyarakat setempat yang hingga kini masih melestarikan nilai adat dan budaya dalam ragam kegiatan adat yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari NKRI Kubar juga majemuk, di kabupaten ini didiami masyarakat yang terdiri dari 6 etnis antara lain: etnis benuaq, etnis tunjung, etnis aoheng, etnis kenyah, etnis bahau, etnis melayu. “Dan syukur puji Tuhan melalui penyertaan dan anugerahNya kami diperkenankan  untuk hidup rukun dan damai,”tegasnya. (ADV/hms10/NAW)

ASN Diminta Hindari Budaya Malas Selama Ramadhan

ASN Diminta Hindari Budaya Malas Selama Ramadhan

SENDAWAR – Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) diminta harus tetap produktif meskipun sedang menjalani ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah/2017 Masehi (M).

Di bulan puasa nantinya para PNS dan TKK mendapat keringanan waktu kerja satu jam, selama bulan suci Ramadhan, hingga Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Jam kerja para PNS dan TKK di Pemkab Kubar selama bulan suci Ramadhan ini, mendapat keringanan satu jam,” ujar Sekeretaris Daerah (Sekda) Kubar Drs Yacob Tullur MM, Kamis (25/5)

Dia mengatakan pengurangan jam kerja ini bertujuan agar PNS dan TKK di Kubar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk selama bulan Ramadhan.

Serta untuk memberikan waktu lebih leluasa bagi PNS yang  tempat tinggalnya di luar kota atau jauh dari lingkungan perkantoran. Sehingga pulangnya bisa lebih awal dan bisa berbuka puasa bersama keluarganya.

Yacob menjelaskan pengurangan jam kerja PNS selama bulan suci Ramadhan ini dikeluarkan berdasarkan SK- Pemerintan No D 61/596/Org-TUP/V/2017 dan dan SK Gubernur Kaltim No 161.2/2237/B.Org, tentang ketentuan jam kerja aparatur Sipil Negara (ASN)  pada bulan suci Ramadhan 1438 H/2017 M.

Dalam SK itu menegaskan dalam rangka memberikan ketenangan dan ketentraman selama menjalankan bulan suci Ramadhan, Pemkab mengurangi jam kerja PNS maupun TKK. Yang biasanya Senin sampai Kamis masuk pukul 08.00 Wita dan pulangnya pukul 16.00 Wita.

Selama puasa ini diwajibkan masuk pukul 07.45 pagi dan dipersilakan pulang pukul 15.00 Wita. Sementara untuk hari jumat masuk pukul 07.30  dan pulangnya pukul 11.00 Wita. “Jam kerja efektif PNS dalam seminggu selama puasa ini hanya 32,5 jam,”ujarnya.

Namun Yacob menegaskan tidak ada alasan bagi para PNS selama Ramadhan ini mengurangi pelayanan terhadap masyarakat, apalagi sampai bermalas-malasan karena seharusnya pada Ramadhan ini seluruh PNS bisa lebih semangat. “Pemerintah akan memberikan sanksi tegas jika ada PNS yang mangkir dengan cara membolos di bulan Ramadhan,”ucapnya.

Ia juga mengimbau kepada umat kristiani harus memiliki tenggang rasa yang tinggi dan tanggap, saat warga muslim di Kubar sedang  menjalani ibadah Puasa. “Karena pada bulan inilah bentuk toleransi sedang di uji dan di jalankan, kalau lolos maka akan menjadi pahala dan nikmat didunia akhirat. Hidup harmonis ini merupakan cita-cita bangsa kita.  (ADV/NAW)

Bentuk Karakter Generasi Muda yang Jujur

Bentuk Karakter Generasi Muda yang Jujur

SENDAWAR – Ratusan siswa/i pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengikuti Gebyar/gerakan Nasional Pembelajaran Aku Anak Jujur (Gernas Manjur) di Gedung TP PKK Kubar di jalan Sendawar Raya,  Rabu 24/5. Hal itu dilakukan untuk menanamkan kejujuran sejak dini bagi anak-anak sebagai penerus bangsa.

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Kubar FX Yapan SH dan Ketua TP PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu dan sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Kubar.

“Kunci keberhasilan membentuk karakter generasi muda yang jujur, berintegritas tinggi, berakhlaq mulia, cerdas dan berkualitas, semuanya terletak adanya komitmen, kerjasama dan sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tenaga pendidik, orang tua dan lingkungan sosial,” tegas Bupati Kubar FX Yapan SH di sela – sela acara tersebut pukul 10.00 Wita.

Orang nomor satu di ‘Tanaa Purai Ngeriman’ ini menjelaskan melalui penguatan pendidikan karakter anak usia dini, akan disongsong lahirnya generasi baru cerdas berintegrasi.

Untuk itu ia mengharapkan penyelenggaraan PAUD Kubar yang telah mencapai 250 terdiri TK dan Play Group dengan jumlah siswa 5.830 orang dan guru 786 orang ini, tidak hanya berpusat di kecamatan atau Ibukota Sendawar saja. Namun sebaran PAUD ini ada di setiap empat kelurahan dan 190 kampung yang ada 16 kecamatan se-Kubar.  “PAUD wajib diselenggarakan secara merata,”tegasnya.

Sebab kata dia, pemerataan pelayanan pendidikan dilakukan demi adil dan meratanya pembangunan pendidikan yang berkelanjutan dan perwujudan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kubar secara keseluruhan, berkesinambungan dan berkelanjutan,”terangnya.

Himpaudi dan IGTKI diharapkan tidak pernah bosan untuk menanamkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait pentingnya fungsi dan tujuan PAUD dalam penguatan pengembangan, serta pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Serta kepada penyelenggara PAUD terus meningkatkan kualitas SDM, kapasitas para guru PAUD dan tenaga pendidik, serta kualitas PAUD secara metode mengajar yang inovatif dan kreatif.”Seluruh lembaga PAUD terus berbenah diri, melakukan terobosan yang lebih baik,”imbunya.

Penyelenggara PAUD juga diharapkan dapat menjalin komunikasi yang baik, harmonis dan sinergis. Giatkan ragam pertemuan, forum komunikasi yang akrab. Berikutnya sosialisasikan dan informasikan apapun yang penting dan terbaru dalam penyelenggaraan pendidikan.

Wujudkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya kerjasama dan pentingnya fungsi keluarga dan orang tua demi mendukung suksesnya pencapaian tujuan penyelenggaraan pendidikan. (ADV/hms6/NAW)

Kubar dan PPU Jalin Kerja Sama

Kubar dan PPU Jalin Kerja Sama

Tingkatkan Infrastrukur, Ekonomi, kebudayaan dan Pariwisata 

 SENDAWAR – Rabu (24/5) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mendapat kunjungan kerhormatan dari Penajam Paser Utara (PPU). Sekitar pukul 09.00 Wita, Bupati PPU Drs H Yusran Aspar ,M.Si bersama sejumlah pejabat di daerah setempat bertandang ke ‘Tanaa Purai Ngeriman.

Kedatangan orang nomor satu di tanah gerogot ini disambut dengan tangan terbuka oleh Bupati Kubar FX Yapan SH, yang didampingi para pejabat teras dilingkungan Pemkab Kubar.

Melalui pertemuan itu dilakukan penadatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk menciptakan keterpaduan pembangunan antar daerah dan mewujudkan efisiensi, efektivitas dan sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat dan pemanfaatan sumber daya.

Dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan publik, perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat di bidang Infrastrukur, Ekonomi, Kebudayaan dan Pariwisata, serta Tata Batas wilayah, yang dilaksanakan di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat.

Disela – sela acara itu Bupati PPU juga menyerahkan bantuan uang Rp 150 juta dan sembako bagi korban banjir di Kubar.  Bantuan ini diberikan tidak ada niat lain, murni dan tulus untuk membantu dan meringankan beban warga yang tekena musibah banjir di Kubar.

“Karena sudah menjadi komitmen Pemkab PPU disetiap ada musibah selalu berpartisipasi dalam memberikan bantuan, seperti gempa di Aceh, Sinabung, Gunung Berapai, Yogyakarta, dan Manado, sekali lagi bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami bagi saudara-saudara kami di Kubar,” terang Bupati Yusran Aspar.

Hal itu diterima dengan tangan terbuka oleh Bupati Kubar FX Yapan SH. Ia  menyambut hangat kedatangan Bupati PPU  beserta rombongan, yang merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan yang mendalam bagi Pemkab Kubar.

“Hal ini dinyatakan dalam maksud dan tujuan kunjungan kerja Bupati PPU membawa dua agenda yang sangat penting bagi pembangunan Kubar dan PPU secara berkelanjutan serta bentuk perhatian dan kepedulian sosial atas permasalahan sosial kemanusiaan yang tengah dihadapi oleh Kubar khususnya musibah banjir.

“Semoga melalui MoU ini dapat semakin mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan kedua belah pihak  yang  lebih maju dan berkembang lagi dimasa mendatang,”ujarnya.

Selanjutnya teriring ucapan yang sama atas besarnya kepedulian Pemkab PPU atas permasalahan yang tengah menimpa Kabupaten ini. Dimana sebanyak 95 kampung yang terletak di 15 kecamatan dari 16 kecamatan wilayah Kubar ini baru saja terkenan musibah banjir akibat meluapnya debit air sungai Mahakam.

FX.Yapan juga menuturkan bahwasanya Pemda Kubar ingin terus meningkatkan efektifitas penyelenggaraan pemerintah dan pengelolaan pembangunan. Selanjutnya mempercepat pertumbuhan ekonomi penduduk setempat.” Kami perlu melakukan perbaikan kerangka pengembangan ekonomi daerah berbasiskan potensi lokal. Dengan dikembangkannya daerah yang otonom, memberikan peluang bagi kami untuk menggali berbagai potensi ekonomi daerah yang potensial,” jelasnya. (ADV/hms10/NAW).

Peresmian Gedung SMP dan Madin SAS

Peresmian Gedung SMP dan Madin SAS

“PENDIDIKAN adalah garda terdepan dalam pembangunan suatu daerah yang harus selalu diperhatikan dan diutamakan,”tegas Bupati Kubar Fx Yapan SH saat menghadiri  tasyakur gedung SMP dan Madrasah Diniyah (Madin) Salat, Alquran dan Sedekah (SAS) di RT 3 Kelurahan Simpang Raya Kecamatan Barong Tongkok, Senin (22/5.

Turut hadir  dalam acara peresmian itu anggota DPRD Kubar Mulyadi Effendi dan Elyson, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ampeng, Kepala Kantor Kementerian Agama Kubar M Isnaini. Melalui acara itu Yapan, berharap dengan kehadiran gedung SMP dan Madin SAS ini, dapat dipergunakan dengan baik untuk meningkatkan kuantitas pendidikan yang berbasis agama Islam dan dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlaq, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2017.2205.PERESMIAN (1)“Pemerintah sangat mendukung upaya yang bersifat positif dalam pembinaan sumber daya manusia, serta perwujudan generasi Kubar yang berkualitas kedepannya dalam dunia pendidikan,”tegasnya. Ia juga mengimbau agar proses pendidikan dalam keluarga harus diperhatikan. Tentunya diawali dengan hubungan antara orangtua dan anak. “Jalinan kasih antara orangtua dan anak akan menjadikan pribadi anak baik dan berperilaku yang sesuai dengan agama,”jelasnya.(ADV/hms6/NAW)

PERINGATAN HARKITNAS-Tingkatkan Aspek Pemerataan Pembangunan Disegala Sektor

PERINGATAN HARKITNAS-Tingkatkan Aspek Pemerataan Pembangunan Disegala Sektor

SENDAWAR –  Senin (22/5) Pemda Kubar menggelar upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-109 yang dipimpin Bupati Kubar FX Yapan SH diikuti ratusan peserta baik dari staf PNS dan TKK dilingkungan Pemkab Kubar, maupun anggota TNI dan Polri. Di halaman depa Kantor Bupati berlangsung hikmad dan lancar, pukul 08.00 pagi

Dalam sambutan tertulis Menkominfo Rudiantara yang dibacakan Bupati Kubar FX Yapan SH,  menegaskan, semangat kebangkitan tidak pernah memudar namun, justru semakin menunjukkan urgensinya. Semangat itu sudah tercetus 109 tahun yang lalu dengan berdirinya Boedi Oetomo. “Semangat kebangkitan tidak akan pernah memudar malah justru semakin menunjukkan urgensinya,”  tegas Yapan.

Lanjut Yapan dalam pidatonya, semangat Indonesia adalah ekstraksi dari Nawa Cita yang merupakan sembilan program utama dari pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. “Semangat Indonesia adalah ekstraksi dari sembilan program utama Nawa Cita dari pemerintahan Bapak Joko Widodo dan Jusuf Kalla,” katanya.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor. Di sektor listrik, pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2.500 desa yang tidak mendapatkan aliran listrik. Fokusnya pada masyarakat menengah ke bawah, sehingga bisa dilakukan relokasi subsidi listrik sebesar Rp1,2 triliun.

“Kita fokus bergerak di sektor listrik, upaya pembangunan ketenagalistrikan telah dilakukan di 2.500 desa yang minim listrik dan kita berikan kepada masyarakat menengah ke bawah,” jelasnya.

Hal itu sesuai dengan tema peringatan hari kebangkitan nasional tahun 2017 ini ” Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan sebagai Wujud Kebangkitan Nasional” adalah pesan yang tepat dan seyogyanya tidak hanya tertanam didalam hati namun juga segera diwujukan melalui strategi, kebijakan dan implementasi dalam pelayanan kita kepada masyarakat dan bangsa. “Pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan pembangunan di segala sektor,”jelasnya.

KB-23-Harkitnas (4)Pemerintah juga memandang bahwa pembangunan infrastruktur diperlukan  untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan meningkatkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk juga salah satunya infrastruktur jalan raya.

Serta dalam bidang agraria juga telah diluncurkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi (KPE) yang bertumpu pada tiga pilar yaitu lahan, kesempatan dan SDM.Kebijakan ini menitikberatkan pada reforma agraria, termasuk legalisasi lahan transmigrasi pendidikan dan pelatihan vokasi perumahan untuk masyarakat miskin perkotaan; serta ritel  moderen dan pasar tradisional.

Kebijakan ini bertitik berat pada proses alokasi dan konsolidasi kepemilikan, pengusaan/akses, dan penggunaan lahan yang dilaksanakan melalui jalur  Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan perhutanan sosial. Melalui program reforma agraria ini pemerintah mengalokasikan kepemilikan lahan TORA dan pemberian legalitas akses perhutan sosial  kepada masyarakat bawah.

“Satu abad lebih sejak organisasi Boedi Utomo digagas telah memunculkan dimensi baru dalam lanskap sosial budaya seluruh umat manusia. Perubahan besar telah terjadi yang boleh kita rangkum dalam satu kata kiranya “ Digitalisasi” adalah kata yang tepat,”tegasnya.

Berkah digitalisasi yang paling nyata hampir terjadi disetiap sektor terkait dengan dipangkasnya waktu perijinan. Proses perijinan yang berlangsung ratusan hari sampai tak terhingga dipangkas secara drastis hingga enam kali lebih cepat dari waktu semua. Perijinan disektor listrik misalnya, dari 923 hari menjadi 256 hari, perijinan pertanian dari 751 hari menjadi 172 hari. Perijinan perindustrian dari 672 hari menjadi 152 hari, Perijinan Kawasan Pariwisata dari 661 hari menjadi 188 hari. Demikian juga perijinan pertanahan, dari 123 hari menjadi 90 hari, Perijinan Kehutanan dari 111 hari menjadi 47 hari, perijinan perhubungan dari 30 hari menjadi 5 hari, perijinan bidang telekomunikasi dari 60 hari dipangkas menjadi 14 hari. Pemangkasan waktu perijinan ini dapat terlaksana bekat teknologi digital.(adv/hms10/NAW)

Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Jaringan Sarana Penyediaan Tenaga Listrik Sekmen Kota Bangun-Kubar

Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Jaringan Sarana Penyediaan Tenaga Listrik Sekmen Kota Bangun-Kubar

SENDAWAR – Dalam rangka percepatan pembangunan jaringan sarana penyediaan tenaga listrik sekmen Kota Bangun-Bongan-Jempang-Siluq Ngurai-Muara Lawa-Damai-Barong Tongkok-Sekolaq Darat-Melak Kab Kubar. Perwakilan PT PLN UIP Kalbagtim melakukan rapat koordinasi degan tim fasilitasi untuk pembangunan jaringan listrik 479 tower Sutet, dengan target pada tahun 2018 jaringan listrik yang ada sudah bisa dioperasikan karena saat ini gardu induk di Royok Kecamatan Sekolaq Darat sudah dalam proses land clearing, dan gardu induk di Kota Bangun sudah siap beroperasi, Selasa (23/5)

Lebih lanjut Dipo Akbar  HKP PT PLN UIP Kalbagtim menjelaskan, yang masuk lahan masyarakat ada 442 tower, masuk areal PT GBPC 9 Tower, PT Gelora Mahapala 7 tower, PT Lonsum 2 tower, PT Farinda Bersaudara 16 tower, PT Hutan Tanaman Industri 2 Tower, dan PT Gema Rahmi Persada 1 Tower.

Dipo juga menjelaskan untuk pembangunan menara sutet dari Kota Bangun-Kubar yang akan dibangun 479 tower sutet dan 328 tower masuk dalam wilayah Kubar. Saat ini juga PLN sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Bongan di Kampung Muara Gusiq dan Jambuk dalam kawasan kampung tersebut ada 14 lokasi tower yang sudah dibebaskan tinggal menunggu proses pembangunan.

KB-24-Sutet (4)Dalam kesempatan yang sama Asisten I Pemerintahan dan Hukum Drs Gabriel Oktavianus yang memimpin rapat koordinasi menuturkan listrik merupakan kebutuhan hajat hidup orang banyak. “Berkaitan rapat koordinasi ini tentunya  untuk melihat sejauh mana progres yang sudah dilakukan PLN dilapangan serta kendala dilapangan terkait lahan tempat pembangunan sutet, karena lahan yang digunakan untuk membangun sutet ini memerlukan luasan yang cukup besar dan kadang kala terkena lokasi kebun atau kawasan perumahan penduduk atau bisa juga masuk kawasan hutan KBK,” kata Gabriel.

Selanjutnya Asisten I mengimbau Dinas teknis bisa memberikan rekomendasi serta memfasilitasi dalam rangka mempelancar kegiatan yang dilakukan oleh PT PLN yang merupakan untuk kepentingan seluruh masyarakat.

Asisten I juga menyinggung soal pembangunan listrik dari Bangkanai, sesuai janji PT PLN diselesaikan pada 2014 lalu. Namun dengan adanya regulasi dan kendala dilapangan, serta kebijakan Provinsi Kalteng membuat rencana yang ingin dicapai tidak bisa dilakukan. Oleh sebab itu kita harus berpacu untuk segera melakukan penlok sehingga kegiatan yang dilakukan oleh PLN bisa lancar dalam pembangunan menara sutet.(hms10)

HUT Mahulu Ke 4

HUT Mahulu Ke 4

SENDAWAR – Melalui Perayaan hari jadi Kabupaten Mahakam Ulu yang ke 4, Bupati Kubar FX Yapan SH yang hadir langsung pada perayaan tersebut mengharapkan Kabupaten Mahakam Ulu secara devenitif mampu mengurus daerah ini dengan baik, sesuai dengan empat program Gerbangmas yang  dicanangkan Bupati Mahulu yang sesuai dengan kondisi lingkungan alam didaerah perbatasan dengan geografis melewati riam-riam.

Perayaan HUT Mahulu yang berlangsung semarak dan meriah dengan penampilan tari kolosal dan tarian-tarian tradisional masyakat adat, dipusatkan di Kampung Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun juga dihadiri Perwakilan DPRD RI, Bupati Kubar, Bupati Murung Raya, Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Dandim 0912, serta Kapolres Kubar.

Lebih lanjut Bupati Kubar berharap, Kubar sebagai Kabupaten Induk kita tentu merasa bangga jika Kabupaten Mahakam Ulu ini dalam pelayanan publik, pelayanan prima bisa terlaksana dengan baik, pembangunan tertata dengan baik dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai tentu kita merasa bangga, karena tujuan kita memekarkan suatu daerah agar pelayanan prima kepada masyarakat bisa terwujud.

Berkaitan dengan komunikasi antara Kabupaten, Kubar dengan Kab Mahulu saat ini sangat baik salah satu contoh dalam membangun jalan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, dimana Pemkab Mahulu dan Pemkab Kubar kita berjuang ke Pusat secara bersama-sama. Komunikasi, koordinasi terus kita lakukan supaya jalan penghubung Kubar Mahulu bahkan ke Provinsi bisa secara cepat terlaksana dengan baik. Karena jalan adalah urat nadi perekonomian suatu daerah tentu sangat kita perjuangkan secara bersama-sama.

Bupati menambahkan, dengan adanya akses jalan yang baik nantinya tentu akan membawa dampak yang positif baik bagi Mahulu maupun bagi Kubar, maka oleh sebab itu Pemkab Kubar bersama Pemkab Mahulu secara bersama-sama berjuang baik dari Provinsi sampai ke Pusat didukung oleh DPRD Kubar dan DPRD Mahulu agar jalan tersebut bisa segera terwujud. Ditambahkan Bupati, memang program tersebut adalah program Nasional. “Karena ketika kita melakukan rapat di Bapenas mereka buka peta sudah ada jalur jalan antara Mahulu, Kubar dan Provinsi,  oleh sebab itu baik di Bapenas maupun di Kementrian PU sudah ada jalur untuk jalan Mahulu, Kubar dan Provinsi, namun untuk mempercepat terlaksananya program Nasional tersebut Pemkab Kubar dan Pemkab Mahulu bersama DPRD dari masing-masing kabupaten perlu terus mengawal agar bisa segera terealisasi,” terang Bupati.(hms10)

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id