Bupati Meninjau Posko Banjir

Bupati Meninjau Posko Banjir

SENDAWAR – Bupati Kabupaten Kutai Barat (Kubar) FX Yapan SH besama Ketua TP-PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu Kamis (11/5) membagi-bagikan ratusan sak beras dan ratusan dos mie instant, air mineral dan telur saat menyambangi para korban banjir luapan sungai Mahakam di tiga kecamatan.

2017.1105.BANTUANKetiga daerah yang mendapat bantuan secara pribadi oleh orang nomor satu di Kubar ini, yakni Kecamatan Tering, Bohoq Kecamatan Barong Tongkok dan Kecamatan Melak.  Bantuan  tersebut diserahkan langsung oleh Bupati dan diterima oleh Camat setempat.

Usai menyerahkan bantuan FX Yapan mengungkapkan bantuan itu amat dibutuhkan oleh korban banjir. Sebab belajar dari pengalaman kejadian yang sudah-sudah korban bencana alam seperti banjir sangat membutuhkan bantuan makanan.

“Oleh sebab itu pada hari ini saya melakukan peninjauan ke korban banjir sekaligus menyerahkan batuan sembako kepada masyarakat,” ujarnya, saat disambangi para awal media diposko BPBD di Melak, pukul 15.00 Wita.

Dia juga menuturkan bahwasannya akan melakukan kunjungan serupa ke sejumlah daerah yang terkenan banjir untuk menyerahkan bantuan. Seperti Long Iram, Muara Pahu, Mook Manaar Bulatn, Penyinggahan dan lain – lain.

Yapan mengaku memborong sendiri ratusan sembako yang dibagikan ke tiga daerah yang ia kunjungi sore kemarin. “Bantuan berupa beras, mie instan, telur serta air mineral ini saya lakukan secara pribadi,” jelasnya.

Dia menegaskan bantuan itu dilakukan atas asas kemanusian tidak ada maksud lain. Alasanya buka karena pemerintah tidak bisa membantu. Melaikan bila menunggu bantuan dari pemerintah memerlukann waktu yang cukup lama, sebab harus melalui proses. Sementara para korban bencana sangat memerlukan bantuan.

Mengingat bancana banjir di Kutai Barat bukan hal yang baru namun hampir setiap tahunnya terjadi. Meski demikian Pemerintah akan tetap berusaha untuk meringankan beban para korban banjir dengan memberikan bantuan.

Dia juga juga mengaku telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar untuk melakukan penyisiran di kampung-kampung yang terkena bencana.”Saya minta kepada BPBD untuk mendata kampung mana yang terkena banjir, melalui data itu kami akan mengajukan bantuan ke pusat untuk membantu para korban banjir,”tegasnya.

Upaya yang dilakukan Pemda setempat kata Yapan, kedepan untuk menanggulangi bencana banjir ialah dengan melakukan penataan pembangunan di daerah/ kampung  yang merupakan langganan banjir.

Dengan cara membimbing masyarakat melakukan pembangunan rumah sesuai dengan standar yang ada. “Jarak rumah dan ketinggannya harus disesuaikan,”ujarnya.

Langka itu diyakini Yapan dapat membantu warga untuk terhindar dari air  yang masuk ke dalam rumah saat banjir datang. “Sebab dari tahun ke tahun pasti terjadi banjir yang luar biasa di Kutai Barat jadi kita harus mengantisipasi bencana itu terlebih dulu,”tutupnya.(hms10).

Pelimpahan Kewenangan Bupati Kubar Kepada Camat Dilingkungan Pemkab Kubar

Pelimpahan Kewenangan Bupati Kubar Kepada Camat Dilingkungan Pemkab Kubar

SENDAWAR – Dalam upaya mensinkronisasikan data-data dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akan dilimpahkan  kewenangannya kepada Camat, Bupati FX Yapan SH meminta seluruh Camat terlebih dahulu memahami dan mengerjakan tugas utama sebagai Camat, setelah tugas utama Camat tuntas baru mengerjakan tugas yang dilimpahkan SKPD kepada Camat. Hal tersebut  ditegaskan Bupati dalam rapat koordinasi yang dipusatkan diruang Diklat Kantor Bupati lantai III, terkait pelimpahan kewenangan Bupati Kubar kepada Camat dilingkungan Pemkab Kubar, Selasa (9/5).

Lebih lanjut Bupati menuturkan selain memperoleh pelimpahan kewenangan dari SKPD, Camat memiliki tugas utama yakni menyelenggarakan tugas umum Pemerintahan. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, Penyelenggaraan  Trantib, penegakan  per Undang-Undangan, penyelenggaraan di Tingkat Kecamatan. Membina penyelenggaraan pemerintahan desa/kampung dan kelurahan. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang belum dilaksanakan Pemerintah kampung/kelurahan. Disamping hal tersebut pelimpahan kewenangan kepada Camat meliputi Urusan-Urusan dari Bupati, dan Urusan-Urusan dari SKPD-SKPD.

Camat dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan sebagian wewenang Bupati. “Didalam membangun Kabupaten tidak semuanya ditangan Bupati. Selain itu juga Bupati atau Wakil Bupati tidak mampu membangun Kubar dengan kekuatan sendiri, karenanya sesuai Moto Pemkab Kubar yang dicetus Hari Esok Lebih Baik Dari Pada Hari Ini, Moto tersebut bukan Motto Bupati dan Wakil Bupati tetapi Motto Pemkab Kubar,” terang Bupati.

Selanjutnya Bupati memaparkan, sesuai alur pemikirannya  karena  dalam membangun Kubar tidak bisa dengan kekuatan sendiri, maka jelas antara Bupati dengan Sekretaris Kabupaten, Asisten, Kepala SKPD, dan Camat, serta kepala kampung ada garis koordinasi sesuai undang-undang tentang kewenangan Pemerintah Daerah dan administrasi perintah, oleh sebab itu saya menyampaikan, agar pendelegasian kewenangan harus sesuai aturan yang ada.

Satu hal dan harapan saya kepada seluruh pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Kubar yang sudah dipercayakan untuk mengemban jabatan agar betul-betul mampu dan memiliki ilmu komunikasi, termasuk dalam pembinaan. Kedepan saya harapkan komunikasi lebih baik, oleh karenanya  para pejabat harus mampu memberikan penjelasan dan pembinaan kepada masyarakat, baik secara logis maupun secara aturan.”Jangan hanya menyampaikan ini keputusan atau instruksi Bupati, dimana sudah diberikan tugas dan kewenangan cobalah menjelaskannya kepada masyarakat, sesuai aturan yang ada,” kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati meminta agar seluruh pejabat memberikan penjelasan yang benar, jangan menggiring opini masyarakat yang tidak benar, dimana para pejabat yang sudah dipercayakan untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan program dan kewenangan serta informasi-informasi yang tidak menyesatkan kepada publik atau masyarakat.

Bupati juga menekankan agar dalam pelimpahan kewenangan kepada Camat selalu melakukan koordinasi, karena tanpa koordinasi yang baik pelaksanaannya pasti tidak akan berhasil secara maksimal. Camat merupakan kepanjangan tangan dari Pemerintahan Kabupaten, oleh sebab itu Camat bisa melakukan pembinaan dan pengawasan secara langsung di kecamatan.(hms10)

Bangun Kubar Dengan Konsep 5 M

Bangun Kubar Dengan Konsep 5 M

SENDAWAR-Konsep yang ditargetkan dalam membangun Kabupaten Kutai Barat (Kubar), agar lebih baik kedepannya. Ada 5 M yakni harus mendengar, melihat, merasakan, menganggarkan dan melaksanakan.

Apabila 5 M ini dilaksanakan dengan baik, maka kebijakan yang diambil dipastikan efisien, efektif dan tepat guna,”kata Bupati Kubar FX Yapan pada acara pengambilan sumpah janji dan pelantikan Sekkab Kubar dan pelantikan pejabat eselon II.a di lingkungan Pemkab Kubar, di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat Kantor Setkab Kubar, belum lama ini.

Salah satu contohnya, saya mendengar bahwa jalan poros menuju kecamatan Jempang rusak berat. Setelah mendengar, pastinya melihat secara langsung ke jalan tersebut. Berikutnya merasakan jalan ini, dengan melintasi dengan kendaraan, apabila tidak enak jalannya. Pastinya kedepan menganggarkan dan melaksanakan atau memperbaikinya sehingga jalan ini mulus dan bisa digunakan,”terangnya.

Apabila diterapkan 5 M tadi, semua program pembangunan se-Indonesia diantaranya infrastruktur jalan dan lainnya, bisa dilaksanakan dengan baik.”Semoga saja, pemerintah bisa mengikutin konsep 5 M tersebut,”harapnya.

Berkali-kali disampaikan, saya selaku Bupati Kubar tidak mampu membangun Kubar dengan memakai kekuatan sendiri. Apabila dibantu kalian semua, apa yang dicita-citakan akan terlaksana dengan baik menuju hari esok lebih baik dari pada hari ini.

“Jangan takut dengan bupati, silahkan kalian di organisasi pemerintah daerah di lingkungan Pemkab Kubar berkreasi dan berinovasi sesuai dengan koridor dan aturan yang ada,”imbaunya. (hms6)

Harga Sembako di Kubar Stabil

Harga Sembako di Kubar Stabil

SENDAWAR-Harga sembako jelang ramadan di wilayah ibukota Sendawar salah satunya di pasar tradisional yakni di Pasar Nala kecamatan Linggang Bigung, stabil . Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan hasil sidak tersebut, ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya bawang putih naik Rp15 ribu atau menjadi Rp50 ribu per kilogram dan bawang merah mengalami penurunan yakni Rp5 ribu atau menjadi Rp25 ribu per kilogramnya.

Sedangkan harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan yakni untuk beras 10 kg dengan harga Rp100 ribu, beras 25 kg dengan harga Rp235 ribu. Gula dengan harga Rp13 ribu per kg dan perkarungnya dengan harga Rp625 ribu. Berikutnya, telur dengan harga Rp40 ribu per piringnya. Minyak Goreng satu liter dengan harga Rp15 ribu,”ujar Wabup saat sidak di Pasar Nala, Rabu (3/5).

Meski ada beberapa harga bahan pokok naik, namun aktivitas di pasar berjalan dengan stabil dan lancar. Untuk stok bahan pokok beberapa bulan ke depan juga diyakini aman.

Wabup menambahkan menghindari agar tidak terjadi penumpukan stok sembako yang ada dan di pasar kurang? Pemerintah  memberikan jalan untuk para pedagang, bisa membeli bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng melalui bulog yang ada di Kubar.

Harga penjualan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Perdagangan dan Pertanian yang ada nantinya. Maksudnya agar ketersedian cukup dan harga pun tidak melonjak atau melambung naik,”harapnya.

Kalau ada pedagang bermain dengan harga? Sesuai perintah Kapolri dan Menteri Perdagangan, itu bisa dikenakan pidana. Hanya saja, kalau bisa jangan sampai terjadi hal demikian. Karena pedagang merupakan mitra baik petani, masyarakat dan pemerintah. “Kita imbau para pedagang agar mengambil untung secara wajar dan tidak mengambil untung yang terlalu berlebihan,”tegasnya.

Pemerintah bersama Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, para camat setempat akan memantau secara periodik atau memonitor setiap minggu harga tersebut. “Kepada para pedagang diminta agar menjaga kebersihan di petak atau kios jualannya masing-masing, serta selalu menjaga keamanan di pasar,”ujarnya

Sidak tersebut menyertakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Roheson, Kepala Dinas Pertanian, Finsen Allotodang dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kaltim dan kepolisian. (hms6)

Warga Diminta Waspada dan Mengawasi  Isu Penculikan Anak di Sejumlah Daerah

Warga Diminta Waspada dan Mengawasi Isu Penculikan Anak di Sejumlah Daerah

SENDAWAR-Masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia, terutama di Kubar dibuat resah oleh pemberitaan dan informasi yang tersebar media sosial maupun pesan berantai layanan pesan singkat tentang isu penculikan anak yang berbuntut penjualan organ tubuh.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan kebenaran isu itu, tentunya pihak kepolisan setempat sudah melakukan pengamanan-pengamanan. Oleh karenanya, warga diminta tetap waspada dan mengawasi anaknya dan tetap berhati-hati.

“Apabila ada indikasi yang mencurigakan, agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat,”imbau Wabup usai meninjau pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer di SMK 2 Sendawar, Kelurahan Simpang Raya Kecamatan Barong Tongkok, belum lama ini.

Terkait isu penculikan anak tersebut, kepada warga tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya dan jangan menjadi beban seolah-olah itu, sudah suatu kejadian yang luar biasa di Kubar,”jelasnya.

Untuk di Kubar sendiri, kejadian ini belum pernah. Mudah-mudahan jangan sampai terjadi. Walaupun tidak ada kejadian atau isu tersebut, orang tua berkewajiban membantu para guru selaku pendidik untuk bersama mengawasi anaknya baik di usia dini maupun sudah remaja,”terangnya. (hms6)

Sudah Sehari Semalam PLN Melak Padam Total

Sudah Sehari Semalam PLN Melak Padam Total

SENDAWAR – Pemadaman total listrik dengan durasi cukup panjang terhadap pelanggannya oleh PT PLN Rayon Melak, Kutai Barat (Kubar) kembali terjadi sejak Minggu (7/5) mulai pukul 21.35 Wita hingga Senin (8/5/) sore. Warga masyarakat (pelanggan) listrik PLN di sejumlah kecamatan di Kubar dan dalam Kota Sendawar kembali mengeluhkan kondisi itu. Mereka mengakui akibat pemadaman listrik secara total dengan waktu yang panjang, membuat aktivitas mereka rugi.

Dikonfirmasi terpisah, Manager PLN Rayon Melak, Suhariyanto mengakui pemadaman karena terjadi gangguan jaringan. Dia menyebut saat cuaca buruk pada Minggu malam, kemungkinan ada dahan dan ranting kayu menimpa kabel jaringan. “Seluruh petugas PLN Rayon Melak sedang bekerja dilapangan mencari gangguan sistem itu diseluruh jaringan dalam Kota Sendawar hingga keluar. Saya perkirakan terjadi retak ‘Isolator’ dijaringan,” jelasnya.“Kemungkinan gangguan itu terjadi di kawasan Busur Barong Tongkok hingga ke kawasan perkantoran Pemkab Kubar. Bahkan jaringan kabel diluar ada yang terganggu karena kayu menjulang diatas jaringan kabel. Itu sangat menggangu saat cuaca buruk,” sebut Suhariyanto.

Sebelumnya, Suhariyanto menyebut PLN Melak saat ini  kekurangan daya sekitar 20 Mega Watt (MW) untuk menerangi Kota Sendawar dan beberapa kecamatan diluarnya. Dia menyebut rencana penambahan mesin pembangkit sudah disampaikan kepada PLN wilayah Kaltim. “Penambahan pembangkit  di programkan  oleh PLN wilayah Kaltimra. Agar terealisasi ditengah tahun ini, karena sistim Melak kekurangan daya sekitar  20  MW,” imbunya.

Untuk diketahui, pantauan langsung media ini, hingga berita ini diturunkan, sejumlah kecamatan di dalam Kota Sendawar dan beberapa kecamatan lain diluarnya, masih terjadi pemadaman listrik PLN. Belum diketahui, kapan listrik milik negara itu akan kembali normal. (hms36)

Ev Petrus Satian Sebagai Ketua FKUB Kubar 2017-2021

Ev Petrus Satian Sebagai Ketua FKUB Kubar 2017-2021

SENDAWAR-  Ev Petrus Satian keluar sebagai Ketua Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kutai Barat periode 2017-2021.

Ditunjuk Sebagai Ketua Terpilih FKUB Kubar Periode 2017-2021 sesaat setelah selesai melaksanakan Hasil Musyawarah Rapat Pembentukan Susunan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Kubar, berlangsung di ruang Diklat Lantai III, Kamis (4/5) beberapa waktu yang lalu.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kubar, Hermanuddin melalui Kepala Sub Bidang Ketahanan Seni, Budaya, Agama, dan kepercayaan, Bermant Gorat mengatakan masa kepengurusan Ketua FKUB Kubar selama lima tahun. Dimana yang setiap lima tahun sekali pemilihan tersKB-6- Terpilihebut.

“ Ini periode yang ketiga, serta pemilihan ini merupakan komposisi keterwakilan dari masing-masing pemuka agama, diantaranya Muslim, Khatolik, Kristen, Hindu dan Budha,” jelasnya.

Dituturkannya, jumlah kepengurusan seluruhnya ada 17 orang, dimana sebagai Ketua FKUB Kubar, Ev Petrus Satian, Wakil Ketua I yakni, DRS Yohanes Bosco Bulor, Wakil Ketua II yakni, Saniah. Kemudian sebagai Sekretaris yaitu, Gusyadi dan Wakil Sekretaris yakni, Putu Agus Diantara.

Sementara itu, Ketua terpilih FKUB Periode tahun 2017-2021, Ev Petrus Satian mengatakan akan pelajari terlebih dahulu program dan tujuannya. Kemudian akan segera koordinasi dengan anggota FKUB lainnya untuk membuat program strategis yang akan dilaksanakan. Serta menunggu pelantikan dan juga arahan dari Kesbangpol Kubar, barulah kita bergerak atau laksanakan program, terangnya.

Anggota yang terpilih sudah mewakili atau keterwakilan dari masing-masing agama. Berharap juga kepada kepengurusan FKUB yang sebelumnya, tetap berkoordinasi memberikan pengalamannya selama kepengurusan FKUB ini.

“Bisa sharing pengalaman, mampu menjaga keamanan, komunikasi dan kedamaian antara umat beragama di Kubar, “ beber Ev Petrus Satian.

Serta adanya dukungan dari seluruh masyarakat Kubar, terutama dari tokoh tokoh agama, lintas suku, sehingga kita bisa sama-sama menjaga dan sejalan dengan moto pasangan Bupati dan Wabup Kubar 2016-2021 FX Yapan – H Edyanto Arkan yakni, Hari esok lebih baik dari hari ini, ujarnya lagi.  (hms 19)

Action Plan Tim Terpadu

Action Plan Tim Terpadu

SENDAWAR-  Setiap Koordinator yang termasuk dalam Tim Terpadu Pengendalian & Penertiban IMB, Kebersihan Daerah milik jalan serta pengecer BBM, pengamanan lokasi Bandara Melalan dan Aset Daerah adakan presentasi.

Rapat Presentasi yang dipimpin oleh Assisten II, Drs Yohanes Kinam dilaksanakan di Ruang Koordinasi lantai III, Kantor Bupati, Rabu (3/5).

Dihadiri Assisten III, Drs Aminuddin, Kepala Dinas Perhubungan, Rakhmad, Kepala Dinas Perumahan, Kasawasan Pemukiman dan Pertanahan, Stefanus SE, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Sahadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSA), Herderman Supanji, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Kepala Bagian Pembangunan, Silvanus Ngampun, Kepala Bagian Ekonomi, Andi Kristison, perwakilan dari Dinas, Badan, Kantor serta kecamatan-kecamatan seputar Ibukota Sendawar. Seperti Camat Sekolaq Darat, Suwila, Sekretaris Kecamatan Barong Tongkok, Denasius.

Drs Yohanes Kinam yang juga sekaligus Koordinator Tim Terpadu tersebut membuka presentasi yang berlangsung hampir 5 jam ini.

“ Presentasi ini merupakan hasil rapat yang telah dilaksanakan sebelumnya pada 21 April 2017 yang lalu dimana Bupati Kubar, FX Yapan memimpin dalam rapat tersebut. Sehingga akhirnya terlaksana presentasi hari ini, “ jelasnya.

Dalam Rapat ini, tutur Drs Yohanes Kinam, presentasi ini akan disampaikan oleh masing-masing koordinator.  Dalam presentasi tersebut nantinya dapat dilihat matrik action plan atau rencana aksinya serta kendala dilapangan, sehingga dapat sama-sama kita cari jalan keluarnya, bebernya.

Selain itu, Assisten III, Drs Aminuddin menambahkan dengan adanya presentasi matrik action plan atau rencana aksi ini dapat juga diketahui apa saja yang dibutuhkan terkait anggaran dan lain sebagainya, sehingga, terarah program yang akan dilaksanakan, katanya.

Selain itu, Kepala Bagian Pembangunan, Silvanus Ngampun mengatakan adapun yang menyampaikan presentasi tersebut dari masing-masing koordinator seperti koordinator pengamanan lokasi Bandara Melalan yang disampaikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub), kemudian dilanjutkan dengan Koordinator Izin mendirikan Bangunan (IMB) yang disampaikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap.

Selanjutnya pemaparan Koordinator Kebersihan yang disampaikan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan. Koordinator Aset daerah yang presentasinya disampaikan BKAD serta yang terkahir Koordinator pengawasan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disampaikan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kubar. (hms 19)

40 Orang Dilepas dan Ikuti Pembekalan Umroh ke Tanah Suci Mekkah dan Ziarah ke Yerusalem

SENDAWAR-  Sebanyak 40 orang peserta rombongan Jamaah Umroh ke tanah Suci Mekkah dan  Ziarah Yerusalem dilepas. Tidak hanya dilepas juga sekaligus diberikan pembekalan bertempat di Ruang Diklat lantai III, Kantor Bupati, Kamis (4/5) siang.KB-6- Peserta Umroh

Langsung melepas Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Drs Yacob Tullur, didampingi Assiten II, Drs Yohanes Kinam, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Sosial, Ruslan Hamzah, Ikran selaku Perwakilan Kantor kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat.

Sekkab Kubar, Drs Yacob Tullur dalam memberikan sambutan, bercerita pengalaman beliau yang dibagikan kepada peserta. Dimana bercerita memberikan motivasi bagi peserta harus lebih bersyukur. Sebab, menurut pengalamannya, peserta yang berangkat ini sudah dipilih oleh Tuhan, maka jadilah utusan yang terbaik, pintanya.

Setelah pulang nanti peserta yang telah berangkat ini bisa membagikan pengalamannya atau cerita dan membangun inspirasi bagi teman-teman yang belum berangkat.  Tidak ada yang mustahil jika ada niat yang baik untuk keinginan pergi Umroh ataupun ziarah ke Yerusalem, rezeki itu ada saja dari Tuhan. Serta jagalah kesehatan dan juga makanan, tuturnya.

Assiten II, Drs Yohanes KinKB-6-Peserta Ziaraham berharap pulang dan pergi dengan selamat dan juga lengkap, pesannya.

Selain itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Sosial, Ruslan Hamzah menjelaskan pelepasan ini dilaksanakan secara bersamaan. Namun keberangkatannya tidak berbarengan, untuk peserta rombongan Jamaah Umroh ketanah Suci Mekkah berlangsung dari 8 -17 Mei 2017, sedangkan yang Ziarah Yerusalem berlangsung mulai 4 Juni – 14 Juni 2017.Dijelaskannya, adapun peserta dari Jamaah Umroh ketanah Suci Mekkah dan  Ziarah Yerusalem masing –masing berjumlah 20 orang.

“ Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan keterbatasan anggaran Kabupaten Kutai Barat memaklumi jumlah yang diberangkatkan lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Rata-rata yang diberangkatkan usia 40 tahun keatas,“ ujarnya.

Sementara itu, Ikran wakil dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, bersyukur dengan kesempatan yang didapat dari peserta. Alhamdullilah mengucap syukur serta agar pulang dan pergi komplit. Perhatikan setiap rukun yang akan dilaksanakan. Kemudian, jagalah kesehatan, sebab cuaca disana sangat berbeda dengan Negara kita. Perhatikan juga barang-barang bawaan dan juga obat-obatan yang diperlukan, “pesannya.  (hms 19)

Pemilihan FKUB Kubar 2017-2021

Pemilihan FKUB Kubar 2017-2021

SENDAWAR- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Barat, Drs Hermanuddin MM membuka Rapat Pembentukan Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kubar 2017-2021.

Rapat yang juga dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab), Drs Yacob Tullur ini berlangsung di ruang Diklat Lantai III, Kamis (4/5).

Rapat tersebut dihadiri kurang lebih 17 orang yang merupakan dari tokoh dan pemuka agama dari Islam, Khatolik, Kristen, Hindu dan Budha.

Sekkab Kubar, Drs Yacob Tullur mengatakan yang hadir dalam pembentukan FKUB Periode 2017-2021 merupakan perwakilan dari tokoh agama, tokoh umat dan tokoh masyarakat. Tepat sekali dengan keanekaragaman agama yang ada wadah FKUB ini didirikan. Serta merasa bersyukur sebagai umat manusia merasa aman, damai,  hidup berdampingan dengan berbagai keragaman warga masyarakat.

“ Forum FKUB ini juga tempat berkomunikasi dan wajib interaksi yang dilakukan kepengurusan FKUB. Dimana saling memberikan masukan informasi, alternatif serta saling memberikan jalan keluar jika terjadi sesuatu permasalahan, “ ujarnya.

Keyakinan jangan selalu dipertentangkan, tetapi kita diskusikan bersama-sama dalam mengatasi segala sesuatu, ciptakan hubungan antar sesama serta ciptakan kedamaian, pintanya.

Kaban Kesbangpol Kubar, Drs Hermanuddin menjelaskan berhubungan dengan pembentukan Pengurus Forum FKUB, diatur  dengan peraturan Bersama Peraturan Dalam Negeri dan Kementrian Agama  no 8 dan 9  tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadah menjadi sangat penting untuk direalisasikan di daerah dalam bentuk FKUB.

Ditegaskannya,  dalam Peraturan Bersama Menteri dimana setiap agama ada keterwakilan satu orang dalam kepengurusannya. Total  ada 17 orang dalam kepengurusan ini nantinya.

Berharap semoga dalam pembentukan pengurus periode 2017-2021 berjalan baik dan lancar sesuai dengan mekanisme dan tata cara kerja yang berlaku. Untuk Kutai Barat kepengurusan FKUB ini memasuki periode ketiga, jelas Hermanuddin.

Sementara itu Ikran yang mewakili dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat menambahkan kepengurusan FKUB nantinya terbentuk harus mengetahui tugas dan fungsi dari FKUB sendiri.  Kedepan kepengurusan FKUB akan sering aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kementrian Agama. Tidak hanya itu juga kepengurusan FKUB bisa menjadi panutan bagi masyarakat, imbaunya.  (hms 19)

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id