Workshop Penguatan Kapasitas Penerima Ijin Perhutanan Sosial Dalam Penyerapan Emisi

Workshop Penguatan Kapasitas Penerima Ijin Perhutanan Sosial Dalam Penyerapan Emisi

Ketua POKJA MRV DDPI Kaltim, Fadjar Pambudhi Saat Menyampaikan Materi Pada Workshop Penguatan Kapasitas Penerima Ijin Perhutanan Sosial Hotel Grand Famili, Kec. Barong Tongkok. Jum’at (24/11/23). Foto : Juan.

 

KOMINFOKUBAR- BARONG TONGKOK. Untuk mendukung pencapaian target kontribusi penurunan emisi yang ditetapkan secara nasional atau Nationally Determined Contribution (NDC) sektor kehutanan. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur, Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Provinsi Kalimantan Timur dan KPHP Damai menggelar workshop penguatan kapasitas penerima ijin perhutanan sosial dalam penyerapan emisi.

“Data dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan telah ada cukup banyak ijin perhutanan sosial yang dikeluarkan, akan tetapi sebagian besar belum melaksanakan kegiatan di lapangan”, ucap  Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Wahyu Gatut Purboyo di di Ballroom Hotel Grand Famili, Kec. Barong Tongkok. Jum’at (24/11/23).

Wahyu Gatut Purboyo mengungkapkan bahwa pemberian ijin perhutanan sosial dimaksudkan untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya hutan berkelanjutan dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di sekitar dan di dalam hutan.

kemudian kurangnya kapasitas kampung hingga sumber daya manusia menjadi kendala dalam implementasi perhutanan sosial.

“Setelah izin-izin perhutanan sosial dikeluarkan dan kemudian dievaluasi ternyata hasilnya kurang menggembirakan, baru sedikit yang melakukan aktivitasnya, ternyata kelemahannya adalah pertama kapasitas, kedua masalah pendanaan”, ungkap Ketua POKJA MRV Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim, Fadjar Pambudhi.

Kegiatan workshop ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi dengan pemaparan materi tentang perhutanan sosial, perubahan iklim, dampak dan pengendaliannya, inventarisasi karbon hutan, pengukuran karbon di hutan desa, pembuatan plot sekuestrasi dan pengukuran karbon. Sesi kedua diisi dengan paparan tentang kondisi tutupan hutan, kelembagaan dan program kerja pengelola hutan desa oleh perwakilan kampung-kampung yang hadir.

Diharapkan melalui kegiatan workshop ini, para penerima ijin perhutanan sosial dapat meningkatkan kapasitasnya dalam hal penyerapan emisi, sehingga dapat mendukung pencapaian target NDC sektor kehutanan.

Penulis : Juan

Pembuatan Passport Dalam Rangka Persiapan Keberangkatan Jamaah Umrah di Kutai Barat

Pembuatan Passport Dalam Rangka Persiapan Keberangkatan Jamaah Umrah di Kutai Barat

Proses Pembuatan Passport Kolektif Dalam Rangka Persiapan Keberangkatan Umrah Jamaah Kutai Barat 2023. Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Senin (27/11/23).

 

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam upaya memfasilitasi keberangkatan umrah Jamaah Kutai Barat 2023. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Sosial (KESRASOS) bekerja sama dengan penyedia perjalanan haji dan umrah, Jawara Tour (PT. Jasa Wisata Nusantara) mengadakan pembuatan passport kolektif dalam rangka persiapan keberangkatan umrah jamaah Kutai Barat 2023. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Senin (27/11/23).

 

Peserta yang hadir sebanyak 183 orang yang nantinya akan diberikan suntik vitamin, kemudian pemberian perlengkapan umrah, dan pembuatan passport (oleh petugas imigrasi Samarinda).

Pimpinan Jawara Tour Cabang Kaltim, Eva, mengatakan bahwa pendaftaran umrah ini dimulai kurang lebih satu setengah bulan yang lalu.

“Dari 171 orang ditambah 12 orang dan ditambah dengan petugas nanti ada kurang lebih 200 orang yang akan berangkat,” ujarnya.

Eva menambahkan bahwa ini merupakan umrah terbesar yang pernah dilaksanakan di Kutai Barat. “Biasanya umrah itu 90 atau 70 orang dan ini yang terbanyak disini”, ucapnya.

Keberangkatan umrah ini akan dilakukan dalam dua fase. fase pertama akan berangkat dari Kutai Barat pada 9 Desember 2023 ke Jakarta, kemudian dilanjutkan fase kedua dari Jakarta pada 11 Desember 2023.

Direktur Jawara Tour H. Cheppy Wahyu Hidayat mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Jawara Tour bagi masyarakat Kutai Barat yang ingin melaksanakan ibadah umrah.

“Jadi di Kubar ini, jumlah masyarakat beragama muslim berbanding dengan masyarakat non-muslim, jangkauan kami kesini memfasilitasi masyarakat yang ingin melaksanakan umrah”, ucapnya.

  1. Cheppy Wahyu Hidayat menambahkan bahwa pihaknya juga memfasilitasi pembuatan passport bagi jamaah umrah Kutai Barat.

“Kita ditugaskan oleh Pemkab melalui MUI di Kubar untuk menghandle kurang lebih 200 jamaah,” ujarnya.

“Untuk kemudahan bagi masyarakat kubar, kita coba fasilitasi seperti pembuatan passport yang memang dilaksanakan langsung disini, kemudian penyuntikan, dan lain-lain. Jadi kami usahakan semua dipermudah disini”, tutupnya.

Kegiatan ini telah memudahkan masyarakat Kutai Barat untuk melaksanakan ibadah umrah, karena tidak perlu lagi mengurus passport sendiri di luar daerah. Hal ini tentu menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat sangat mendukung pelaksanaan ibadah umrah. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam hal ibadah.

Penulis : Juan

Diseminasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM): Langkah Strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kutai Barat untuk Pemberdayaan Komunitas Lokal

Foto Bersama Pada Kegiatan Diseminasi Komunitas Informasi Masyarakat. Kampung Linggang Melapeh, Kec. Linggang Bigung. Kamis (23/11/23). Foto : Juan.

KOMINFOKUBAR-LINGGANG BIGUNG. Dalam  upaya pemberdayaan dan peningkatan kualitas informasi di tingkat komunitas masyarakat. Dinas Komunikasi dan Informatika Kutai Barat menggelar kegiatan diseminasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Lamin Kampung Linggang Melapeh, Kec. Linggang Bigung. Kamis (23/11/23).

Kegiatan yang memngundang berbagai lapisan masyarakat, termasuk PKK, Pokdarwis, Karang Taruna, kelompok usaha, serta Pemerintah Kampung Linggang Melapeh. bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat setempat tentang pentingnya pembentukan KIM. Dengan  manfaat sebagai wadah untuk berbagi informasi, saling mendukung, dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.

Tentang pembentukan KIM, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Yesi Alexander menjelaskan bahwa pembentukan KIM bukan hanya sebagai wadah informasi tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat identitas dan kebersamaan dalam masyarakat.

“Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta antarwarga sendiri. Diharapkan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kampung Linggang Melapeh dapat segera terbentuk”, jelasnya.

Kemudian Pranata Humas Agustina Prima Deni menjelaskan tentang proses pembentukan dan pentingnya memiliki legalitas, hingga menampilkan contoh dari KIM yang sudah ada. Sebagai landasan dalam keberlanjutan komunitas.

Pentingnya partisipasi masyarakat dalam membentuk KIM. Agar potensi lokal dapat terekspos untuk dikenal secara luas. Sekaligus meningkatkatkan kesejahteraan dan proses pembangunan.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menggerakkan potensi lokal di Kampung Linggang Melapeh. Dengan adanya Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) nantinya, diharapkan masyarakat dapat lebih terlibat dalam proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat” ucap Kepala Seksi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pembangunan Kecamatan Linggang Bigung Timotius.

Kegiatan diseminasi KIM  ini menjadi langkah strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kutai Barat dalam mendukung pemberdayaan komunitas masyarakat lokal. Dengan KIM, diharapkan masyarakat dapat lebih efektif dalam menyebarkan informasi, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kapasitas bersama untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Penulis : Juan

Ciptakan Atlet Sepakbola Muda Berbakat Melalui Festival Sepak Bola Usia Dini

Foto Bersama Pada Pembukaan Festival Sepak Bola Usia Dini. Stadion Swalas Gunaq, Kec. Barong Tongkok. Jumat (24/11/2023). Foto : Lilis.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Festival sepak bola usia dini digelar, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat harapkan dapat menciptakan atlet-atlet muda berbakat dalam cabang olahraga sepak bola.

Pada acara festival tersebut, Bupati Kutai Barat membuka secara resmi pembukaan festival sepak bola, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat Benny Setiawan.

Dalam sambutan Bupati, menyampaikan apresiasi dengan terselenggaranya pertandingan sepak bola bertajuk festival sepak bola usia dini. Akan membawa dampak baik bagi anak-anak sehingga dapat berprestasi dan hidup sehat dengan berolahraga.

“Saya selaku kepala daerah berharap sekiranya kedepan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan baik kegiatan serupa atau cabang olahraga lainnya guna mengupayakan peningkatan prestasi atlet sepak bola dan memacu semangat seluruh atlet dan sepak bola yang ada di daerah Kabupaten Kutai Barat”, sebutnya saat membacakan sambutan bupati kutai barat di Stadion Swalas Gunaq, Kec. Barong Tongkok. Jumat (24/11/2023).

Pertandingan sepak bola ini selain merupakan ajang kejuaraan dan hiburan. Sekaligus menjadi tolak ukur sejauh mana perkembangan olahraga sepak bola di wilayah kabupaten Kutai Barat pada kalangan siswa dan pelajar.

Selain itu ajang ini  memberikan pengalaman dan pelajaran dalam pengembangan potensi diri para generasi muda dalam memupuk jiwa yang sportif dan mengasah bakat. Serta kemampuan dalam bermain bola sampai dengan membawa Kabupaten Kutai Barat menjadi semakin maju di masa mendatang.

“Semoga pertandingan ini akan terus berkelanjutan karena melalui kegiatan ini para generasi muda memperoleh pilihan kegiatan yang bersifat positif dan melalui penyelenggaraan pertandingan ini dapat menjadi titik awal untuk menggali serta membina potensi serta bakat positif generasi muda Kutai Barat yang ke depannya diharapkan dapat mengantarkan Kutai Barat menuju hari esok lebih baik daripada hari ini. Dan akhirnya dengan ini, festival sepak bola usia dini piala kapolres Kabupaten Kutai Barat tahun 2023, saya nyatakan resmi dibuka”, ucapnya.

Ketua Assosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Kutai Barat Teddy Rakhmat menjelaskan bahwa pagelaran festival sepak bola usia dini merupakan kegiatan yang kedua kalinya.  pertandingan dilaksanakan selama 3 hari di Stadion Swalas Gunaq yakni dimulai pada hari ini 24-26 november. Para peserta pertandingan sepak bola ada sebanyak 12 tim dari usia 9 dan 10. Untuk usia 11 dan 12 berjumlah 20 tim. Total peserta sebanyak 32 tim sepak bola usia dini.

“Terimakasih atas support dan dukungan semuanya. Dan bagi adik-adik bermain bolalah yang gembira dan ikuti semua aturan yang sudah diterapkan”, ucapnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat, Tobias F Kainama mengungkapkan  bahwa festival yang dilaksanakan ini merupakan pertandingan yang luar biasa.  Karena diikuti sebanyak 32 tim sekolah sepak bola.

“Pada kesempatan ini saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada para sponsor. Dan atas kaloborasi bersama. Dan pesan saya untuk anak-anak semua,  bermain sepak bolalah selayaknya bermain sepak bola. Salam olahraga”, ungkapnya.

Kemudian disampaikan pula oleh Kepala Kepolisian Resor Kutai Barat melalui  Kepala Bagian Perencanaan Kutai Barat AKP Pujiono, mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan festival ini, maka diharapkan dapat terus meningkatkan sportivitas olahraga sehingga dapat  menyalurkan bakat terutama dalam bidang sepak bola di Kabupaten Kutai Barat.

“Dan harapan kedepan Kabupaten Kutai Barat dapat mendapatkan bakat-bakat dan calon-calon berprestasi yang unggul,  sehingga bisa mewakili Kabupaten Kutai Barat ke kancah provinsi hingga ketingkat nasional. Itulah harapan kita. Dan Ini juga bisa sebagai motivasi oleh peserta dan club olahraga lainnya. Dan mari adik-adik dapat melaksanakan festival sepak bola ini dengan sebaik- baiknya”, ucapnya

Penulis : Lilis

Tingkatkan Pengelolaan Keuangan Daerah, BKAD Kutai Barat Gelar Sosialisasi Penatausahaan Keuangan Daerah

Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius Foto Bersama Pada Pembukaan Sosialisasi Penatausahaan Keuangan Daerah Dan Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah. Ballroom Hotel Jatra Balikpapan, Balikpapan. Jumat (24/11/2023). Foto : Aryo.

KOMINFOKUBAR-BALIKPAPAN. Untuk mewujudkan penatausahaan serta pengelolaan keuangan yang baik. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) menyelenggakan sosialisasi penatausahaan keuangan daerah dan penggunaan kartu kredit pemerintah daerah dalam pelaksanaan anggaraan pendapatan dan belanja daerah. Yang dibuka langsung Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius. bertempat di Ballroom Hotel Jatra Balikpapan, Balikpapan. Jumat (24/11/2023).

Sosialisasi itu bertujuan untuk  meningkatkan pemahaman dan kapasitas penatausahaan keuangan. Agar mampu melaksanakan penataan keuangan dengan baik serta mampu menerapkan pararuran perundang undangan dengan benar. Sehingga setiap pejabat yang diberi tugas sebagai penatausahaan keuangan di setip parangkat daerah menjadi lebih profesional.

Mewakili Bupati Kutai Barat, Sekretaris daerah Ayonius mengatakan dengan diselanggarakanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman dalam pengeloloaan keuangan agar sesuai baik dari oenyusunan hingga pelaksanaan sehiangga realisasinya dapat teserap dan sesuai dengan yang telah direncanakan. Lebih lanjut kegiatan ini juga diharapkan dapat mewujudkan penyelenggaraan keuangan yang transparan, partisipatif , akuntabel , tertib serta disiplin.

Ayonius juga berharap seganap kepala perangkat daerah dapat merencanakan dan melaksanakan program kerja dengan melihat tingkat kepentingan dan urgent serta prioritas agar segala program dapat dirasakan oleh masyarakat,

Tidak lupa untuk penggunaan kartu kredit bagi pemerintah daearh ia berharap agar di perhatikan dan dipelajari sehingga kiranya dapat diterapkan di Kutai Barat.

Penulis : Aryo

Terbentuknya Pengurus PMI Kutai Barat, Dapat Meminimalisir Kekurangan Stok Darah Di Kutai Barat

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan Foto Bersama Pada Muskab Pembentukan Penggurus PMI Periode 2023-2028. Ruang Diklat, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Sendawar. Kamis (23/11/2023). Foto : Lilis.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Terbentuknya Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) di Kutai Barat, Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan mengharapkan dapat meminimalisir terjadinya kekurangan stok darah bagi masyarakat Kutai Barat.

“saya mengharapkan kita bersama-sama mengajak teman-teman kita, rekan-rekan kita baik yang dapat diakomodir secara struktur maupun diluar struktur nantinya, tetapi kita membangun rangkaian kerja mitra kerja kita, sehingga kita tidak akan kesulitan dalam mendapatkan stok darah yang ada di Kutai Barat”, ucapnya pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) Pembentukan Penggurus PMI periode 2023-2028. Ruang Diklat, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Sendawar. Kamis (23/11/2023).

  1. Edyanto Arkan mengatakan, dengan terbentuknya kembali pengurus PMI. Maka akan membantu fungsi pemerintah untuk mensejahterakan dan menyehatkan masyarakat di Kutai Barat.

“Dengan terbentuknya PMI ini kita harapkan fungsi yang pernah ada oleh PMI sebelumnya telah berjalan dengan baik ini,  perlu kita ulangi dalam bentuk legalisasi yaitu pembentukan pengurus periode 2023-2028”, sebutnya.

Pentingnya membentuk jajaran pengurus PMI Kutai Barat. karena PMI  adalah lembaga kemanusiaan yang tidak mencari laba. Untuk mengumpulkan darah yang tidak hanya menunggu dari donatur yang datang. Juga membantu para pengguna dalam hal ini rumah sakit serta  balai-balai dalam penggunaan darah ini.

“Hari ini kita bersama-sama yang hadir ini merupakan bentuk kepedulian kita, dengan adanya keberadaan PMI ini membantu fungsi-fungsi rumah sakit, fungsi-fungsi balai pengobatan. Yakni dalam hal ini fungsi-fungsi PMI telah berjalan, dilaksanakan oleh beberapa pihak salah satunya Rumah Sakit HIS melalui unit-unit yang melakukan transfusi darah dan beberapa rumah sakit lainnya tentunya”, ungkapnya.

Dengan terpilihnya H. Edyanto Arkan sebagai menjadi Ketua dalam kepenggurusan PMI periode 2023-2028 menyampaikan ungkapan terimakasih. Serta berharap dengan seluruh pengalaman PMI baik secara teori maupun praktek dapat menjadikan PMI menjadi lebih baik lagi kedepan.

“Semoga amanah yang diberikan kepada saya ini dapat saya laksanakan secara maksimal untuk kemanusiaan baik untuk masyarakat Kutai Barat maupun masyarakat Indonesia yang berada di Kutai Barat. Dan berharap PMI ini dapat bermanfaat dalam kehidupan kita sampai dikehidupan diakhir nanti”, ucapnya.

Penulis : Lilis

Dinas Perikanan Kutai Barat Salurkan Bantuan Bibit Ikan Mas Kepada 2 Kelompok Di Kecamatan Penyinggahan Dan Muara Pahu

Pelepapasan Bibit Ikan Mas Di Kampung Minta, Kec. Penyinggahan. Rabu, (22/11/2023). Foto : Natasha

KOMINFOKUBAR-PENYINGGAHAN. Melalui program FCPF ( Forest Carbon Partnership Facility ) Dinas Perikanan Kutai Barat kembali menyalurkan bantuan bibit ikan mas sebanyak 19.500 ekor kepada para nelayan di 2 kecamatan yakni Kampung Minta, kecamatan Penyinggahan dan Kampung Sebelang, Kecamatan Muara Pahu. Rabu, (22/11/2023).

Kegiatan membagikan bantuan bibit ikan  ini untuk menyalurkan bantuan dari dana yang diberikan oleh World Bank Pada program FCPF. Dengan maksud yaitu masyarakat tidak lagi membuka lahan, membakar hutan yang mana itu merupakan tujuan dari FCPF ini secara khusus.

Dalam penyaluran ini terbagi menjadi 2 Kelompok yaitu Kelompok IKN Jaya yang diketuai oleh Husni Thamrin dari Kecamatan Muara Pahu dan Kelompok Subur Makmur yang diketuai oleh Aida Wati dari Kecamatan Penyinggahan.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Leli menyampaikan bantuan ini untuk kelompok Kampung Minta Kec. Penyinggahan  yang mana bantuan ini bersumber dari  dana World Bank program FCPF harapan dari bantuan ini bisa membantu masyarakat yang berada di Kampung Minta ini untuk meningkatkan pendapatan dan penghasilan masyarakat.

“mereka bisa berpendapatan yang baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan juga membantu untuk mereka tidak melakukan eksploitasi lahan-lahan yang ada sehingga pemanfaatan lahan ini bisa maksimal karena mereka sudah mengalihkan usahanya kebudidaya dan tidak lagi merambah ke hutan-hutan serta lahan-lahan yang ada sehingga menghasilkan asap karbon yang berlebih dan dukung terus program ini agar bisa bermanfaat bagi masyarakat dan kedepannya masyarakat ini juga yang menikmati” , ungkapnya.

Petinggi Kampung Minta Kec.Penyinggahan Subhan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat atas penyaluran bibit ikan mas. Sehingga melalui budidaya ikan, dapat memenuhi perekonomian masyarakat kampung.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih karena sudah membantu masyarakat dalam kegiatan FCPF yang berupa bantuan KJA ( Keramba Jaring Apung ) serta bibit dan pakannya yang disalurkan melaui Dinas Perikanan untuk memenuhi kebutuhan perekonomian masyarakat kampung”, ucapnya.

Untuk diketahui selain bibit ikan, Dinas Perikanan Kutai Barat  juga menyalur untuk kedua kelompok dengan total yaitu Keramba Jaring Apung sebanyak 2 Paket, Pakan bibit 20 sak dan pakan pembesaran 60 sak

Penulis : Natasha

Asisten II Menutup rangkaian BIMTEK Implementasi SRIKANDI

Asisten II Rakhmat Menyampaikan Sambutan Pada Penutupan BIMTEK Implementasi SRIKANDI Tahun 2023. Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Kamis (23/11/2023). Foto : Lilis.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Asisten Perekonomian dan Pembangunan atau Asisten II, Rakhmat resmi menutup rangkaian Bimbingan Teknis (BIMTEK) implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Tahun 2023.  Bertempat  di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Kamis (23/11/2023).

Dalam acara yang berlangsung selama dua hari ini, dimulai pada kemarin (22/11/2023) itu  sebanyak 300 peserta. Yang  terdiri dari petugas yang menangani persuratan pada perangkat Daerah. Dalam  bimtek itu menghadirkan Narasumberi oleh  Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yaitu Arsiparis Ahli Pertama Geza Surya Pratiwi, Endah Dwi Astuti dan Ery Lukito Dewi.

Mewakili Bupati Kutai Barat, Asisten II Rakhmat menyampaikan harapan agar dengan telah terlaksananya bimtek ini dapat  perbaiki tata kelola dokumen arsip untuk Kutai Barat yang lebih baik dalam hal pengarsipan data dan dokumen.

“Harapan saya, kegiatan ini berlanjut dan diimplementasikan sesuai pembelajaran selama dua hari ini”, ungkapnya.

Rakhmat juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua narasumber yang telah berkontribusi dalam keberhasilan acara. Dengan semangat peningkatan tata kelola dokumen arsip, diharapkan implementasi SRIKANDI 2023 dapat membawa perubahan positif dalam manajemen informasi daerah.

“Semoga apa yang telah dipelajari dapat memanfaatkan ilmu dan pengetahuan untuk menerapkannya dengan baik di tempat kerja masing-masing”,tuturnya.

Penulis : Lilis

Tingkatkan Kedisiplinan Ketaatan Pajak Pengendara Lalu Lintas, UPTD. Pelayanan Pajak Dan Retribusi Daerah Gelar Penertiban PKB

Tingkatkan Kedisiplinan Ketaatan Pajak Pengendara Lalu Lintas, UPTD. Pelayanan Pajak Dan Retribusi Daerah Gelar Penertiban PKB

Suasana Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor Di Halaman Samsat Pembantu Melak, Kec. Melak. Rabu (22/11/2023). Foto : Lilis

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Upaya meningkatkan kedisiplinan pengendara lalu lintas dan ketaatan dalam pajak, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di wilayah Kutai Barat kembali menggelar penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bersama Satuan Lalu Lintas(Satlantas) Polres Kutai Barat.

Yang mana penertiban ini dilaksanakan yang ketiga kalinya, yakni pada hari ini Rabu (22/11/2023) dilaksanakan di Halaman Samsat Pembantu Melak, Kec. Melak.

Kepala UPTD PPRD Bapenda Provinsi Wilayah Kutai Barat, Mulia Pardosi  menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan lagi menggunakan istilah rajia tetapi menjadi penertiban pajak kendaraaan bermotor dan merupakan kegiatan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya.

“Dengan sebelumnya lama tidak dilaksanakan penertiban ini banyak masyarakat yang lupa membayar pajak dan juga lupa dalam kelengkapan dalam kendaraan. Oleh karena itu dilaksanakan kegiatan ini disosialisasikan kembali agar masyarakat dapat mengingat dan taat akan pajak serta aturan dalam berlalu lintas”, ungkapny.

Mulia Pardosi katakan pada data secara umum, pendataan pajak ulang dan tahunan belum optimal. Maka oleh sebab itu, ini merupakan visi yang pada akhirnya dilaksanakannya penertiban secara berkala.

“Masih sangat banyak kendaraan yang kami temukan tidak membayar pajak. Mungkin pengaruh sudah lamanya kegiatan penertiban ini tidak dilaksanakan”, bebernya.

Ia menuturkan bahwa tujuan dari penertiban ini adalah mengoptimalisasi pendapatan daerah khususnya kendaraan pajak bermotor.

“Pajak itu adalah akibat pembeli kendaraan baru bukan daripada kendaraan ulang atau tahunan. Nah, itulah ternyata didapati masih banyak, jadi kita mengingatkan dengan penertiban ini”,sebutnya.

Dan berharap dengan penertiban ini akan meningkatkan pendapatan pajak dan juga dengan adanya sosialisasi program relaksasi pajak kembali mengingatkan masyarakat akan ketaatannya dalam membayar pajak.

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat agar dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Dan dapat menginformasikan kepada rekan serta keluarganya,” imbaunya.

Penulis : Lilis

Kepala Kejari Kutai Barat, Wakil Bupati Harapkan Hukum Di Kabupaten Kutai Barat Sejajar Dengan Daerah Lainnya

Kepala Kejari Kutai Barat, Wakil Bupati Harapkan Hukum Di Kabupaten Kutai Barat Sejajar Dengan Daerah Lainnya

Foto Bersama Kepala Kejari Kutai Barat Lama Bayu Pramesti Bersama Dengan Kepala Kejari Kutai Barat Baru Dr. Nurul Hisyam. Kantor Kejari Kutai Barat, Snedawar. Rabu (22/11/2023). Foto : Lilis

KOMINFOKUBAR- SENDAWAR. Kepala Kejaksaan Negeri(Kejari) Kutai Barat berganti, Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan harapkan hukum di wilayah Kabupaten Kutai Barat dapat sejajar dengan daerah lainnya.

“Kami Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyambut baik dengan tergantinya pejabat Kejari Kutai Barat. Dan sangat mengapresiasi pejabat-pejabat Kejari Kubar yang telah berdedikasi tinggi”, ungkapnya dalam wawancara pada acara silahturahi  dengan kejari. Rabu (22/11/2023).

Ia mengakui bahwa di Kabupaten Kutai Barat sangat memerlukan tambahan pencerahan terkait hukum. Oleh sebab itu, ia menuturkan harapan kedepan agar dapat bersama-sama memperjuangkan Kutai Barat sejajar dengan daerah-daerah lainnya.

“Saya sangat mengapresiasi pejabat sebelumnya yaitu Pak Bayu Pramesti, mengucapkan terimakasih dan selamat bertugas ditempat yang baru yang mana akan membantu tugas ditempat yang baru, dan untuk pejabat yang baru selamat datang dan selamat bertugas di Kutai Barat untuk memberikan bantuan bimbingan terhadap pelaksanaan hukum di Kutai Barat. Semoga betah dan terus mengabdi di Kutai Barat sebagaimana telah mengabdi di tempat lainnya”, tutur H. Edyanto Arkan di Aula Kejari Kutai Barat.

Sementara itu pada acara pisah sambut, Kepala Kejari Kutai Barat Dr. Nurul Hisyam yang mana sebelumnya menduduki Koordinator Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (NTB) menuturkan ungkapan terimakasih yang mana telah disambut dengan baik dan berharap kedepannya mampu bekerja dengan baik dan dapat segera beradaptasi.

“Terimakasih kepada kajari sebelumnya yang telah menyumbangkan pengalaman dan ilmunya. Selamat jalan, semoga bertugas ditempat baru kondisi lebih baik lagi, lebih berkah dan tetap amanah. Dan juga saya ucapkan terimakasih atas terlaksananya acara ini yang dilaksanakan oleh semua pihak dan juga tentu dalam kesempatan ini saya meminta bantuan dan dukungan semua pihak agar saya dan istri dapat bekerja dengan baik disini”, ujarnya dalam sambutan didampingi istri.

Disambut hangat oleh Kajari sebelumnya yakni Bayu Pramesti yang mana telah menjabat selama 2 tahun 4 bulan di Kabupaten Kutai Barat berpesan kepada seluruh rekan Kejari Kutai Barat agar dapat membantu dan mendukung dengan adanya kejari baru.

“Maka itu, saya ucapkan terimakasih banyak kepada seluruh rekan-rekan di Kejaksaan Negeri Kutai Barat atas kerjasama dan kerja kerasnya selama saya bertugas. Dan saya minta agar semuanya dapat loyal kepada kejari baru, dan mohon didukung”, pesan Bayu Pramesti yang mana kini telah berganti menjadi Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.

Penulis : Lilis

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id