Ketua POKJA MRV DDPI Kaltim, Fadjar Pambudhi Saat Menyampaikan Materi Pada Workshop Penguatan Kapasitas Penerima Ijin Perhutanan Sosial Hotel Grand Famili, Kec. Barong Tongkok. Jum’at (24/11/23). Foto : Juan.
KOMINFOKUBAR- BARONG TONGKOK. Untuk mendukung pencapaian target kontribusi penurunan emisi yang ditetapkan secara nasional atau Nationally Determined Contribution (NDC) sektor kehutanan. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur, Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Provinsi Kalimantan Timur dan KPHP Damai menggelar workshop penguatan kapasitas penerima ijin perhutanan sosial dalam penyerapan emisi.
“Data dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan telah ada cukup banyak ijin perhutanan sosial yang dikeluarkan, akan tetapi sebagian besar belum melaksanakan kegiatan di lapangan”, ucap Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Wahyu Gatut Purboyo di di Ballroom Hotel Grand Famili, Kec. Barong Tongkok. Jum’at (24/11/23).
Wahyu Gatut Purboyo mengungkapkan bahwa pemberian ijin perhutanan sosial dimaksudkan untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya hutan berkelanjutan dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di sekitar dan di dalam hutan.
kemudian kurangnya kapasitas kampung hingga sumber daya manusia menjadi kendala dalam implementasi perhutanan sosial.
“Setelah izin-izin perhutanan sosial dikeluarkan dan kemudian dievaluasi ternyata hasilnya kurang menggembirakan, baru sedikit yang melakukan aktivitasnya, ternyata kelemahannya adalah pertama kapasitas, kedua masalah pendanaan”, ungkap Ketua POKJA MRV Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kaltim, Fadjar Pambudhi.
Kegiatan workshop ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi dengan pemaparan materi tentang perhutanan sosial, perubahan iklim, dampak dan pengendaliannya, inventarisasi karbon hutan, pengukuran karbon di hutan desa, pembuatan plot sekuestrasi dan pengukuran karbon. Sesi kedua diisi dengan paparan tentang kondisi tutupan hutan, kelembagaan dan program kerja pengelola hutan desa oleh perwakilan kampung-kampung yang hadir.
Diharapkan melalui kegiatan workshop ini, para penerima ijin perhutanan sosial dapat meningkatkan kapasitasnya dalam hal penyerapan emisi, sehingga dapat mendukung pencapaian target NDC sektor kehutanan.
Penulis : Juan




