Rapat Koordinasi Pangan Se Kalimantan Timur Tahun 2017

Rapat Koordinasi Pangan Se Kalimantan Timur Tahun 2017

Rapat Koordinasi Pangan Sekaltim yang diselenggarakan di gedung Olah Bebaya Selasa(28/2), dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Walikota dan Forum Kerjasama Perangkat Daerah Kalimantan Timur (FKPD) serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten atau Kota terkait yang ada di Kalimantan Timur.

Rapat Koordinasi dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak yang diawali dengan Penandatanganan Kontrak Kerja antara Gubernur dengan Bupati dan Walikota se Kalimantan Timur, dalam Sambutannya Awang Faroek mengatakan peningkatan ekspor pangan sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kaltim yang belakangan ini mengalami penurunan. Ia juga mengatakan perlunya strategi dan kebijakan untuk mendorong peningkatan produksi dan eskpor non-migas melalui pengembangkan kawasan industri  pertanian, pengembangan industri olahan pangan dan minuman berbasis agroindustri, optimalisasi sumber daya perikanan, percepatan industri hilir kelapa sawit, kayu dan industri bahan kimia organik.

Selanjutnya Awang menerangkan perlunya perluasan sawah untuk mencapai swasembada beras dan gerakan penanaman cabe dengan dukungan ibu-ibu PKK yang mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), Kemudian perlunya pengembangan 2 juta ekor sapi dengan memanfaatkan lahan eks tambang, pengembangan perikanan tangkap sesuai target produksi, lalu pengembangan perkebunan kelapa sawit dan pembangunan pabrik Cride Palm Oil (CPO). Lebih lanjut Ia  mengatakan perhatian Pemrov Kaltim  juga ada pada perkebunan karet, kakao dan kelapa yang juga sangat potensial dikembangkan. Selanjutnya Ia mengharapakan dukungan semua pihak di jajaran Pemerintahan, Swasta dan Masyarakat agar upaya dan terobosan yang dilakukan untuk peningkatan produksi dan mutu komoditas pangan dapat terealisasi dengan baik.

Ibrahim selaku Ketua Penyelenggara Rakorda juga Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura mengatakan Rakor kali ini yang mengangkat tema ”Sinergitas Pembangunan Pertanian dan Perikanan untuk Mewujudkan Peningkatan Produk dan Mutu Komoditas Pangan Berdaya Saing Tinggi Guna Memacu Ekspor”, memiliki tujuan untuk mengevaluasi hasil perwujudan Swasembada Pangan yang baik untuk Kalimantan Timur dari berbagai bidang meliputi bidang pertanian yaitu peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, bawang dan cabai dengan baik, kemudian dari bidang perternakan berupa pemenuhan target Swasembada daging,  lalu kegiatan perikanan ialah pemenuhan protein hewani ikan dan hasil panen ikan yang sesuai target , selanjutnya dari segi perkebunan melihat seberapa jauh luas tanam sawit yang telah dicapai oleh Kalimantan Timur.

Ada beberapa kendala yang muncul dalam peningkatan target produksi  seperti yang disebutkan Ibrahim yaitu ketersediaan jumlah air yang butuhkan oleh Petani belum mencukupi sehingga jaringan irigasi yang baik sangat diperlukan, Ibrahaim juga mengatakan adanya kecenderungan jika panen raya banyak maka harga akan turun tetapi bersyukur bisa dikendalikan sedikit demi sedikit, lalu Ia menjelaskan dibidang Peternakan adanya kekurangan induk ternak sapi betina oleh karena dilaksanakan program SIWAB (Sapi Induk Wajib Bunting), kemudian masalah yang berkaitan dengan sawit berupa lahan penanaman yang dibutuhkan yang harus sesuai target. Ibrahim juga menyampaikan  ada beberapa hasil produksi yang telah diekspor antara lain Cride Palm Oil (CPO) dan hasil ternak ikan. Kemudian Ia mengharapkan kualitas hasil produksi bisa tingkatkan melalui cara produktivitas yang baik dan benar dan perlunya perluasan lahan sehingga menghasilkan hasil produksi yang besar pula.

Bupati Kutai Barat FX Yapan yang turut hadir juga menandatangani kontrak perwujudan target Kinerja tahun 2017 yang meliputi kinerja produksi padi, jagung, kedelai, bawang merah,cabai,populasi ternak sapi potong, produksi perkebunan,produksi perikanan budidaya, perikanan tangkap dan peningkatan hasil ekspor perikanan. Dari Rakor Pangan kali ini kiranya bisa memacu Kabupaten Kutai Barat untuk meningkatkan hasil Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan mengingat Kutai Barat memiliki sumberdaya alam yang baik dan diharapkan adanya peningkatan kuliatas kemampuan sumberdaya manusia yang mengelola melalui pelatihan dan pembinaan sehingga Kutai Barat bisa ikut berperan serta mensukseskan Swasembada Pangan dan Beras dalam peningkatan produksi dan mutu yang berdaya saing tinggi juga layak ekspor untuk kemajuan dunia pangan Kutai Barat dan Kalimantan Timur khususnya juga Indonesia pada umumnya.(hms11)

14 Kampung Wilayah Kecamatan Barong Tongkok Ikuti Pemilihan Petinggi Serentak 2017

Pesta demokrasi dirasakan di setiap wilayah daerah seluruh Indonesia. Begitu pun halnya dengan Kabupaten Kutai Barat, dimana pesta demokrasi dirasakan untuk pemilihan petinggi serentak yang dilaksanakan pada 30 Maret 2017 mendatang.

Sebanyak 14 Kampung dari 19 Kampung yang ada dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok ikut Pemilihan Petinggi Serentak 2017.

Hal ini diungkapkan Camat Barong Tongkok, Y Aliansyah ditemui belum lama ini.

Y Aliansyah menerangkan adapun ke 14 kampung tersebut, yakni Mencimai, Engkuni Pasek, Juhan Asa, Balok Asa, Ombau Asa, Muara Asa, Geleo Asa, Pepas Asa, Ongko Asa, Juaq Asa, Asa, Geleo Baru.

Kecamatan sudah melaksanakan tahap sosialisasi sekarang memasuki tahap pembentukan Panitia dan penjaringan Bakal Calon (Balon) Petinggi, terangnya.

Sampai hari ini ada Sembilan Kampung yang sudah mendaftar sebagai Balon Petinggi, sehingga sisa lima kampung yang belum  dari lima kampung yang telah mendaftar. Sejauh ini tidak ada masalah dan kendala berarti. Dimana Panitia dengan melibatkan unsur stakeholder yang ada di kampung, bebernya.

Calon yang ada nantinya dapat mewakili aspirasi warganya. Agar masyarakat nantinya tidak salah pilih. Ini terkait anggaran besar yang akan diterima dan dikelola oleh aparat kampung, demi pembangunan kampungnya masing-masing, pesannya.

Berharap calon-calon yang muncul merupakan aspirasi masyarakat. Bagi calon agar mengikuti proses sesuai dengan aturan yang ada, imbaunya. (hms19)

Sosialisasi Serat Fiber Optik Tulang Punggung Nasional Palapa

Sosialisasi Serat Fiber Optik Tulang Punggung Nasional Palapa

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Assisten II, Drs Yohanes Kinam membuka Sosialisasi Serat Fiber Optik Tulang Punggung Nasional Palapa Ring Paket IV Kalimantan Poros Jalan Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Sosialisasi yang dihadiri Kepala Dinas, Badan, Kantor, para Camat, Petinggi dan tokoh masyarakat di Melak, Barong Tongkok, Linggang Bigung, Tering dan Long Iram, berlangsung di Balai Agung Tulur Aji Jejangkat, (17/2).

Turut Hadir, Manager Proyek Kontrol PT Len Telekomunikasi, Ir Joko Yuwono, Site Manager PT Multi Kontrol Nusantara, Hanif Eko Saputro, Supervisor PT HUAWEI, Cahyadi dan Irfansyah Narang.

Sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakan Assisten II, Drs Yohanes Kinam menyampaikan, pengguna internet di tanah air menurut riset tahun 2014 mencapai 83,7 juta orang yang menjadikan internet sebagai sarana komunikasi yang popular. Tingginya pengguna internet hingga kepelosok tanah air menjadikan transformasi masyarakat semakin maju dan berkembang. Hingga komunikasi tidak terbatas ruang dan waktu. Dan dituntut penggunaan akses internet yang cepat.

Lanjut Bupati, dengan penggunaan serat optik akan mendukung kemajuan bangsa Indonesia dalam segala aspeknya. Dengan target hingga 2018 mendatang, sejumlah 514 Kabupaten/Kota dapat dijangkau serta optik.  Program ini memiliki nilai yang sangat strategis untuk meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Tujuan akhir dari proyek ini sangat besar manfaatnya demi pembangunan masyarakat Kubar dan juga akan terjadi pemertaan komunikasi. Serta mendukung suksesnya visi Kabupaten Kutai Barat yakni terwujudnya, Kubar yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

Sementara itu, Site Manager PT Multi Kontrol Nusantara, Hanif Eko Saputro, menambahkan Sosialisasi ini salah satu proek strategi nasional, yang nantinya akan mengelar kabel serat fiber optik, mulai dari Kecamatan Melak (Kubar) sampai Kecamatan Long Bagun (Mahulu) sepanjang 200 Km.

“ Diantara Kecamatan Melak ( Kubar) – Kecamatan Long Bagun (Mahulu) aka ada 7 tower yang akan menghubungkan dengan fiber optik tersebut. Dimana yang dulunya menggunakan gelombang radio, jika terkena hujan, badai hingga terhalang gunung akan terganggu itu tidak akan kita rasakan lagi. Nantinya koneksi hingga 5G, “bebernya.

Kendala saat ini terkendala infrastruktur jalan dan jika sesuai jadwal Juni 2017 akan sudah dinikmati. Komunikasi tidak akan menjadi halangan, ujarnya.

Berharap minta dukungan dari masyarakat saling mengamankan dan saling menjaga serta saling memberikan informasi jalur mana  saja yang dimiliki oleh Pemerintah. Serta memohon maaf selama pekerjaan nantinya para pengguna jalan terganggu dan tentunya harus selalu berhati-hati dalam berkendara, harap Hanif.  (hms 19)

Musda Dewan Pengurus Kamar Dagang & Industri 2017-2022

Musda Dewan Pengurus Kamar Dagang & Industri 2017-2022

Ellyson merupakan calon tunggal dalam pemilihan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN)  Kubar Periode 2017-2022. Ini diketahui saat kegiatan Pembukaan Musyawarah Daerah KADIN Kubar di Aula TK Kuntum Melati, Melak, Sabtu (18/2).

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat, FX Yapan yang disampaikan Assisten II, Drs Yohanes Kinam mengatakan dengan terpilihnya Ketua Dewan Pengurus tersebut tentunya akan berfungsi secara optimal manajemen organisasi. Mampu menjadi perwakilan KADIN Kubar yang menyuarakan masukan-masukan yang berarti dalam forum penentuan kebijakan perekonomian baik ditingkat Kabupaten hingga Propinsi. Keberadaan KADIN yang merupakan wadah para pengusaha Indonesia untuk mendapatkan pembinaan, pengembangan kemampuan, kegiatan dan kepentingan pengusaha Indonesia dibidang usaha Negara, usaha koperasi dan usaha swasta. Mewujudkan  serta menciptakan dan juga mengembangkan iklim dunia usaha,ujarnya.

Bupati berharap KADIN Kubar lima tahun kedepan dapat lebih kontributif lagi keberadaannya terutama dalam pengembangan perekonomian di Kubar.

KADIN Kubar sungguh-sungguh membina, mengembangan kapasitas dan SDM para pengusaha Kubar, sehingga kedepan para pengusaha dapat meningkatkan hubungan dan kerjasama perekonomian yang saling menunjang dan saling menguntungkan. Ekonomi Kubar mengalami percepatan pertumbuhan, harap Bupati dalam sambutannya.

Kubar sendiri memiliki potensi unggulan yang dapat dikembangkan, dikenal dan dipasarkan. Tentunya menggiatkan usaha ekonomi produktif ini akan menjadi pemerataan kesempatan berusaha untuk meningkatkan perekonomian dan juga kehidupan yang lebih baik. Serta dapat bersinergis demi terwujudnya Kubar yang semakin adil, mandiri, dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ellyson selaku Ketua KADIN Kubar menambahkan dengan Musda ini diharapkan KADIN Kubar dapat meningkatkan hubungan yang harmonis dengan Pemerintah dalam berjuang meningkatkan perekonomian.

Hal senada dikatakan Ketua Umum KADIN Propinsi Kaltim, HM Fauzi A Bactiar berharap Musda ini berjalan lancar. Serta dapat mencari pemimpin KADIN Kubar lima tahun kedepan.  (hms19)

Pelantikan Dewan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB)

Pelantikan Dewan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB)

Sebanyak 98 orang ikut Pelantikan Dewan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Kabupaten Kutai Barat di Halaman Pelabuhan Tering Kecamatan Tering,  (23/2).

Dilantik Sebagai Ketua KKB Kabupaten Kutai Barat yakni, H Ahmad Saiful SH periode 2017-2022.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan dalam sambutan yang di dibacakan Assisten II, Drs Yohanes Kinam ada empat pesan yang disampaikan. Yakni pesan yang pertama kerukunan ini semakin tumbuh dan berkembang pesat, namun tidak mengarah kepada paham ethonsentrisme atau paham kesukuan. Tetapi dalam bingkai NKRI yang bangga akan kemajemukkan.

Yang kedua, secara aktif dan partisipasif menjadi penggiat, penggerak ekonomi kerayatan. Dengan tanpa mengesampingkan nilai-nilai kearifan lokal. Kemudian yang ketiga, seluruh keluarga KKB turut serta menjaga elestarian nilai-nilai adat dan budaya yang merupakan pedoman dan bagian identitas bangsa. Serta pesan yang terakhir, sebagai bagian ucapan syukur atas anugerah Than Yang Maha Kuasa KKB juga mengambil bagian dalam menjaga kelangsungan hidup bumi dengan menjaga kelestarian alam.

Bupati juga mengatakan keempat pesan diatas diwujudnyatakan menjadi pribadi yang memiliki pola pikir, sikap dan perilaku yang baik tanpa memandang perbedaan SARA, imbau Bupati  Ketua Panitia, Jon Edy Wijaya Kesuma menjelaskan baru pertama kali dilantik dan akan dipusatkan di Kecamatan Tering. KKB ini dilantik dengan tujuan untuk mempererat silahturahmi yang ada didaratan dan pesisir. Sudah terdata dipengurusan ada 1000 jiwa , tersebar di Melak, Barong Tongkok, Linggang Bigung, Tukul, Long Iram hingga Kabupaten Mahakam Ulu, jelasnya.

Ditambahkan, tujuan lainnya yakni membantu warga-warga Bakumpai yang mengalami kesusahan seperti yang sakit dengan menyediakan mobil ambulans, jelasnya.

Profesi warga KKB beragam, ada yang di Pemerintahan, seperti Pemerintahan Kampung, partai dan lain sebagainya.  Mengimbau kepada masyarakat KKB yang belum terdaftar untuk segera mendaftaraan dirinya. Ini untuk memudahkan warga KKB yang ada di Kubar dan Mahulu, Imbau Jhon.

Badarsyah (79) salah satu warga keturunan BAKUMPAI lahir dan besar di Kabupaten Kubar, Sangat senang dan menyambut baik dengan dilantiknya kepengurusan KKB ini.  BKB-Dilantikisa akrab dan selalu menjaga silahturahmi.

Mudah-mudahan dengan keberadaan KKB dapat membantu dan bersinergi dengan Pemerintahan Kabupaten Kubar, ujar Kakek yang memilii cicit 8 orang ini.

Diketahui BAKUMPAi pada umumnya berasal dari Kalimantan Tengah (Kalteng) dan ada yang dari Kapuas dan Bakumpai sendiri.

Turut Hadir, Ketua DPP KKB Propinsi Kalimantan Timur, DR H Asli Nuryadin, S PD MM. (hms19)

Berusaha Tidak Ada Balon Tunggal

 9 Kampung dalam wilayah kecamatan Long Iram ikut Pemilihan Petinggi Serentak 2017. Hal ini dikatakan, Camat Long Iram, Burhan ditemui baru-baru ini. Burhan menerangkan hingga saat ini di wilayah dengan jumlah penduduk kurang lebih 8.120 jiwa tersebar di 11 kampung ini dalam tahap sosialisasi.

Sejauh ini, baru 1 calon yang mendaftar sebagai bakal calon (Balon) Petinggi. Semoga pemilihan berjalan lancar, kondusif, sesuai dengan aturan. Serta Balon yang terpilih merupakan pilihan warga sehingga dapat membawa kampung dan warganya ke arah yang lebih baik. Berusaha agar Balon tidak ada yang calon tunggal, harap Burhan.

Lebih lanjut, Burhan katakan adapun kampung tersebut yakni, kampung Muara Leban, Anah, Long Iram Ilir, Long Iram Seberang, Long Iram Bayan, Sukomulyo, Long Daliq, Keliwai dan juga Ujo Halang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Kampung pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DMPK) Kubar, FX Sumardi secara terpisah mengatakan pemilihan petinggi serentak 2017 dilaksanakan pada 30 Maret 2017 mendatang. Segala persiapan menuju pemilihan serentak sudah dilaksanakan. Mudahan-mudahan berjalan lancar, tertib dan sesuai dengan aturan yang berlaku, harapnya.  (hms 19)

Dekranasda Akan Launcingkan Pelatihan Tumpar di TBS

Dekranasda Akan Launcingkan Pelatihan Tumpar di TBS

Meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) pada 3 Maret 2017, Dekranasda Kubar akan melauncingkan pelatihan tumpar, di Lamin Benuaq Taman Budaya Sendawar (TBS), Kelurahan Barong Tongkok.

Ketua Dekranasda Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan menyampaikan bagi warga Kubar yang berminat dipersilahkan mendaftarkan diri, di Sekretariat Dekranasda Kubar, di TBS. “Pendaftaran ini, tidak di pungut biaya atau gratis selama Maret 2017 saja. Tetapi bulan April dan seterusnya, akan di pungut biaya,”ujar Yayuk pada rapat pembentukan panitia HUT ke-37 Dekranas tahun 2017, di Gedung TP PKK Kubar, Selasa (28/2).

Yayuk menambahkan pada HUT ke 37 tersebut, selain melaunching pelatihan tumpar juga menggelar lelang berbagai produk atau barang dari Kubar misalkan tas rotan, tempat tisu dari rotan, tikar dan lainnya.

Selain itu, melakukan pameran dari pengrajin binaan Dekranasda Kubar. Pameran selama satu hari ini, akan memamerkan berbagai hasil produk-produk masing-masing pengrajin salah satunya, tenun ulap doyo, tumpar, tas rotan, patung, mandau, pakaian dari kulit kayu jomok dan lainnya.

Agar kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses, kepada panitia diharapkan bisa bekerja sebaik-baiknya dan selalu berkoordinasi. Yayuk juga mengimbau kepada masyarakat Kubar atau luar Kubar yang mau datang di kegiatan HUT ke-37 Dekranas di TBS dipersilahkan. (hms6)

Penanggulangan Bencana Harus Dipersiapkan

Penanggulangan Bencana Harus Dipersiapkan

Bentuk Posko Tingkat Kabupaten-Kampung
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus berbenah diri, dalam persiapan pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah Kubar baik banjir dan kebakaran. Sekda Kubar Aminuddin mengatakan sebelum hal ini terjadi, perlunya koordinasi bersama agar penanganan nantinya bisa di selesaikan dan terarah sesuai harapan. ”Apalagi kedepan kita akan memasuki musim kemarau. Jadi perlu persiapan dan upaya-upaya jitu dalam pencegahannya,”kata Aminuddin pada rapat koordinasi membahas masalah pencegahan dan penanggulangan bencana tingkat kabupaten Kubar, di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati Kubar, belum lama ini.
Asisten III Sekkab Kubar Gabriel Oktavianus menambahkan kesiapan institusi pemerintah yang menjadi motifator sebagai penggerak mengamankan masyarakat dalam hal yang tidak diinginkan salah satunya, bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan atau rumah penduduk.
“Oleh karenanya diperlukan rapat kordinasi ini, sehingga dalam penanganan penanggulangan bencana nantinya bisa terarah,”harapnya.
Sementara itu, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf. Hendriawan Senjaya mengatakan dalam penanganan pencegahan dan penanggulangan bencana ini, pihaknya sudah memmbentuk posko di koramil yang berada di Kubar. “Pentingnya dilakukan, agar bisa mendeteksi secara dini saat terjadi bencana dan lainnya,”terangnya.
Karena itu, dalam penanganan ini harus di bentuk posko dari kabupaten, kecamatan sampai ke desa. “Selain itu, sinergitas harus ditekankan,”katanya. (hms6)
Pariwisata Kecamatan Jempang

Pariwisata Kecamatan Jempang

Pariwisata di Kecamatan Jempang sudah cukup dikenal lama dikalangan warga diluar Kubar sebelum pemekaran, karenanya saya berharap Pariwisata ini terus di kembangkan atau dikemas menjadi sektor unggulan untuk mendatang para tamu, sehingga bisa menambah penghasilan bagi warga Jempang dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)”kata Bupati FX.Yapan, dalam acara ramah tamah warga Kecamatan Jempang (2/3) di Lapangan Sepak Bola Kampung Tanjung Isuy.

Lanjut Bupati “Pariwisata di Kubar ada dua sektor yakni wisata alam dan wisata budaya, Jempang terkenal dengan Danau Jempang dan lamin peninggalan leluhur kita lamin mancong, maka untuk mendukung pariwisata ini kita upayakan pembangunan infrastruktur dulu untuk 2 tahun ini, dengan perbaikan infrastruktur ini saya berharap pariwisata akan lebih baik lagi. Saya menghimbau kepada masyarakat dengan di bangunnya baik jalan, jembatan dan fasilitas penunjang pariwisata masyarakat bisa menerima, jangan menghalangi dalam artian apabila tanah sedikit saja kena badan jalan tolong di ikhlaskan, karena nilai ekonomisnya akan lebih menguntungkan bagi warga itu sendiri jika jalan di depan rumahnya baik, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan karena pembangunan ini bukan kemauan saya, tapi kebutuhan warga”

“Tidak hanya itu masih banyak sektor unggulan yang dimiliki Kecamatan ini, seperti sektor komoditi tanaman doyo yang merupakan bahan baku utama dari hasil budaya unggulan Kutai Barat yaitu kain tenun doyo yang menjadi unggulan kita bersama,hanya saja sayangnya tanaman ini belum dibudidayakan.Perlu adanya langkah serius untuk menindaklanjuti masalah ini, berikut untuk sektor perikanan, saya berharap Kecamatan Jempang yang berada disekitar perairan Danau Jempang juga mampu menggiatkan budidaya ikan. Kedepan Kecamatan Jempang juga mampu menjadi penyuplai kebutuhan ikan Kutai Barat, juga peternakan dan pemanfaataan lahan pekarangan”.

Menanggapi arahan Bupati, Camat Jempang Jumra mengapresiasi atas keseriusan Pemkab Kubar untuk pembangunan Pariwisata “dengan jumlah penduduk Jempang kurang lebih 12.000 jiwa dan dengan potensi pariwisata yang sudah cukup terkenal saya berkeyakinan pariwisata di Jempang bisa bangkit lagi, selama ini kita memang terkendala masalah infrstruktur dan sarana pariwisata yang sudah lama tidak ada perbaikan, kedepan saya tetap optimis bersama masyarakat jempang mampu membangkitkan kembali kepariwisataan dan budaya Jempang”.(hms36)

 

Amanah Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Warga Jempang

Amanah Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Warga Jempang

Dengan dilantiknya Jumra selaku Camat Jempang, Bupati berharap bisa membawa perubahan khususnya pemberdayaan ekonomi kerakyatan warga,”Saya berharap dengan terpilihnya saudara Jumra selaku Camat Kecamatan Jempang, akan membawa banyak perubahan kearah lebih baik terutama bagi peningkatan pembangunan Kecamatan Jempang melalui pengembangan potensi unggulan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan warganya. mengacu pada data Dinas Pertanian tahun 2016 bahwa Kecamatan Jempang memiliki lahan basah potensial dan lahan kering ribuan hektar yang belum di optimalkan, Oleh karenanya saya minta kepada saudara Camat untuk menggerakkan warga masyarakat Jempang ini untuk memanfaatkan lahannya”,tegasnya.

Bupati berpesan Camat bisa mengemban amanah dengan baik sesuai peraturan yang ada “pesan saya Camat nantinya bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang telah dipercayakan dipundak saudara dengan sungguh-sungguh memahami peran yang diamanahkan dalam Undang-undang nomor 23 tahun 2014 pasal 225 bahwa saudara harus mampumelaksanakan penyelenggaraan urusan pemerintahan umum, mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat; mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum; mengkoordinasikan penerapan dan penegakan Perda dan Perkada; mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum;  mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh Perangkat Daerah di Kecamatan; membina dan mengawasi penyelenggaraan kegiatan Desa dan/atau kelurahan; melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah kabupaten/kota yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja Perangkat Daerah kabupaten/kota yang ada di Kecamatan; dan melaksanakan tugas lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”pesannya.

Lanjut Bupati “Jika ditarik benang merah baik saya selaku Bupati maupun saudara Jumra selaku Camat memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin. Sebagai seorang pemimpin yang arif dan bijaksana tentu kita harus mampu mengayomi, menjadi tauladan bagi masyarakat kita. Untuk menjadi pribadi yang mampu membaktikan diri kepada masyarakat, diperlukan kesungguhan hati, niat yang tulus, tanpa pamrih dan semua semata-mata demi kesejahteraan rakyat. Seorang Pemimpin juga harus mampu menjadi seorang pendengar yang baik. Hal inilah yang kemudian menginspirasi saya bahwa dalam memimpin Kutai Barat ini saya akan Melihat, Mendengar, Merasakan, Merencanakan, dan Melaksanakan. Kiranya hal itu juga dapat diterapkan oleh saudara Jumra selaku Camat dalam menyelenggarakan pemerintahan dikecamatan ini. Saya yakin dengan kemampuan saudara Camat, komunikasi yang aktif , partisipatif serta kerja nyata seluruh lapisan masyarakat kita semua dapat mengoptimalkan seluruh daya dan upaya demi pemenuhan peningkatan kesejahteraan.”

Sementara Camat Jempang Jumra mengupayakan kerja nyata dan persatuan warga “Dengan amanah yang saya emban tentunya menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membangun Jempang lebih baik kedepan, mari tetap bersatu dalam keragaman, banyak potensi yang harus kita gali kembali untuk bisa mendorong dan menambah penghasilan bagi warga dan pendapatan asli daerah (PAD), kalau kita bersatu pasti bisa, selain itu saya tetap membutuhkan arahan dan bimbingan dalam mengembang tugas mulia ini.(hms36)

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id