Perayaan Natal Kawanua

Perayaan Natal Kawanua

SENDAWAR- Kerukunan Keluarga Kawanua (K-3) atau Manado yang berasal dari Propinsi Sulawesi Utara adakan Perayaan Natal.  Dengan Tema Selalu Hidup Berdamai Seorang Dengan Yang Lain (Markus 9:50b) dan Sub Tema Dengan Hikmah Natal Yang Penuh Kasih dan Damai Kita Tingkatkan Semangat Torang Samua Bersudara Di Tanaa Purai Ngeriman For Hari Esok Yang Lebe Bae Dari Hari Ini berlangsung di Balai Pertemuan Umum Tanaa Purai Ngeriman, Selasa (24/1)malam.

Sambutan Bupati Kutai Barat, FX Yapan yang dibacakan Assisten II, Drs Yohanes Kinam mengatakan perayaan Natal merupakan bentuk aktualisasi  iman dan kasih kepada Tuhan dan sesama, melalui berbagai tugas pelayanan dan pengabdian sesuai dengan karunia juga talenta yang kita miliki, agar sekiranya kita dapat saling melengkapi, menciptakan keharmonisan, saling memaafkan, membina kerukunan dan kedamaian.

Bupati berpesan dalam sambutannya, Kepada Keluarga Besar Kerukunan Kawanua hendaknya kita dapat  menjadi mitra Pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan melalui program-program kerja yang perduli atas pembangunan disegala aspek kehidupan termasuk didalamnya mendukung lewat doa juga partisipasi aktif be

Paguyuban Kerukunan Keluarga Kawanua (K-3) saat Ibadah Perayaan Natal
Paguyuban Kerukunan Keluarga Kawanua (K-3) saat Ibadah Perayaan Natal

rbagai kebijakan dan program pemerintah, demi mewujudkan HARI ESOK YANG LEBIH BAIK DARIPADA HARI INI di Kabupaten Kutai Barat.

Dalam sambutan tersebut juga dikatakan, kita sadari bersama, bahwa di Kabupaten Kutai Barat sendiri terdapat kemajemukan suku, agama, etnis, bahasa serta budaya. Kunci utama menghadapi kemajemukan ini, antara lain  dengan membangun kebersamaan, saling menghormati serta saling menghargai perbedaan masing-masing. Keberagaman yang ada disekitar kita harus disikapi dengan penuh rasa syukur, karena ini adalah bagian dari anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita bukan untuk menjadi akar permasalahan dan kebencian. Kita harus saling perduli dan mau menolong satu sama lain tanpa terkecuali sebab kita adalah sama, imbau Bupati.

Selain itu, Ketua Panitia Natal, Marlin Sumual menerangkan kegiatan Natal ini merupakan kegiatan tahunan dimana tujuan menjalin persekutuan, membina hubungan yang baik antara sesama warga Kawanua, memberikan perhatian yang khusus kepada warga Kawanua juga yang belum aktif dalam Paguyuban Kerukunan ini. Serta memberikan motivasi bagi warga Kawanua supaya bisa hidup bergandengan tangan dengan semua orang untuk dapat mewujudkan hari esok lebih baik dari hari ini.

“ Keberadaan Kerukunan Keluarga Kawanua di Kabupaten Kutai Barat kurang lebih 15 tahun, sudah sejak lama membaur dengan warga Kutai Barat. Bahkan ada yang perkawinan dengan masyarakat Khas Kubar.  Ikut andil membangun Kutai Barat dalam hal rohani maupun pembangunan. Berharap kedepan bisa bersama-sama dengan Pemkab Kubar untuk membangun Kutai Barat dan sejalan dengan Program yakni dengan menanam beberapa bibit-bibit sayur ,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua K-3 Kabupaten Kubar, Fary Walanda menambahkan K-3 datang dalam wilayah Kubar pada awal tahun 90’an. Sekarang jumlah sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) dimana sebanyak 187 KK hampir Pendeta. Warga Paguyuban K-3 tersebar di hampir 167 Kampung dari 190 Kampung yang ada, 112 kk yang sudah kawin campur dengan warga lokal.

Paguyuban warga K-3 menyadari dikirim Tuhan untuk datang dan membangun warga Kubar dalam pelayanan, jelasnya.

Turut Hadir, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). (hms 19)

Percepatan Perkebunan

Percepatan Perkebunan

 

SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Bagian Ekonomi Setkab Kubar adakan pertemuan terkait fasilitasi Percepatan Perkebunan. Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan dan dihadiri beberapa camat-camat dilingkungan Pemkab Kubar dilaksanakan di Ruang Koordinasi Lantai III, Kantor Bupati, Kamis (26/1).

Wabup, H Edyanto Arkan mengatakan sangat penting kegiatan seperti ini dilakukan guna percepatan fasilitasi perkebunan di Kubar yang sudah dimulai beberapa waktu yang lalu. “Sampai sekarang perkembangannya belum menggembirakan, untuk itu pertemuan kali ini mencoba membedah dan mencari jalan keluar dari permasalahan dibidang perkebunan terkait hak, kewajiban serta tanggungjawab oleh para pihak baik

Wabup Kubar, H Edyanto Arkan (kiri) didampingi Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat, Finsen Allotodang (kanan) saat memimpin Rapat tersebut
Wabup Kubar, H Edyanto Arkan (kiri) didampingi Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat, Finsen Allotodang (kanan) saat memimpin Rapat tersebut

pemerintah, perusahaan serta masyarakat,”terangnya.

Wabup meminta kepada para Camat-Camat dimana daerahnya terdapat lahan perkebunan dikelola dioperasikan perusahaan untuk dapat menyamakan persepsi yakni bagaimana perkebunan ini dapat memberikan manfaat yang bagi pada masyarakat, izin yang diberikan kepada Perusahaan dibidang perkebunan sangatlah besar. Dimana jika investasi perkebunan beroperasi, ini salah satu yang dapat mempercepat pembangunan di Kubar, jelasnya.

“ Namun dilapangan banyak sekali permasalahan yang terkait perkebunan, untuk itu para Camat sebagai kepala wilayah dikecamatan masing-masing dalam menyampaikan aspirasi masyarakat tentunya juga sejalan dengan visi da

10 Camat Hadir Dalam Rapat Percepatan Perkebunan
10 Camat Hadir Dalam Rapat Percepatan Perkebunan

n misi Pemkab Kubar. Sehingga dua kepentingan ini dalam mengkomunikasikan kepada masyarakat tujuan akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Wabup.

Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat, Finsen Allotodang menambahkan selain permasalahan ada juga beberapa hal-hal yang menyangkut informasi bagi Camat. Seperti Perusahaan Perkebunan yang memiliki izin perkebunan wajib membangun perkebunan bagi masyarakat paling rendah 20 persen dari jumlah perkebunan yang diberikan izin, jelasnya.

“ Pembangunan untuk masyarakat ada beberapa pola yang bisa digunakan dan komitmen dengan masyarakat. Kewajiban dari Perusahaan yakni mengenai kemitraan yakni harus melakukan pembangunan kebun bagi masyarakat. Tinggal polanya saja yang disepakati, serta juga polanya melihat potensi anak-anak sekolah agar bisa mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya, “tutur Finsen Allotodang.

Turut hadir Kepala Bagian Ekonomi, Andi Kristison, Beberapa Camat-Camat dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat.

Diketahui ada sekitar 36 izin perkebunan yang diberikan dan tersebar kurang lebih di 10 kecamatan.  (hms19)

Pelantikan Kepengurusan Muslimat NU dan Fatayat NU Kutai Barat

Pelantikan Kepengurusan Muslimat NU dan Fatayat NU Kutai Barat

SENDAWAR-  Hj Isnaini Indah Wahyuni dilantik sebagai Ketua Muslimat NU Cabang Kutai Barat 2016-2021 dan Hamidah  dilantik sebagai Ketua Fatayat NU Cabang Kutai Barat 2015-2020 oleh jajaran kepengurusan Muslimat dan Fatayat NU Propinsi Kaltim.

Ketua Pengurus Muslimat NU Propinsi Kaltim, DR Hj Aminah ( kiri) saat melantik Ketua Muslimat NU Kutai Barat beserta pengurusnya
Ketua Pengurus Muslimat NU Propinsi Kaltim, DR Hj Aminah ( kiri) saat melantik Ketua Muslimat NU Kutai Barat beserta pengurusnya

Pelantikan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum Tanaa Purai Ngeriman, Minggu (22/1) ini, sekaligus pelantikan Anak Cabang, Ranting dan Pengurus Fatayat Muslimat NU Kutai Barat.

Pelantikan yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Drs Rakhmad mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat membacakan Sambutan Bu

pati Kutai Barat, FX Yapan menyampaikan Keberadaan para pengurus dan Fatayat Muslimat NU ini sekiranya dapat menjadi awal baik dalam pengupayaan peneg

Turut Hadir Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Drs Rakhmad ( no 4 dari kanan) saat mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat
Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Drs Rakhmad ( no 4 dari kanan) saat mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat

uhan dan penguatan iman serta kesetaraan gender.

 

Bupati juga berharap dalam sambutannya, melalui kegiatan dakwah Islam saya berharap para pengurus kedepan dapat merencanakan dan melaksanakan program yang juga bertujuan akhir demi suksesnya pembangunan manusia Kutai Barat yang pancasilais dan humanis. ditunjukkan dengan adanya dedikasi, etos kerja, loyalitas dan semangat pengabdian yang luhur dan tanpa pamrih untuk berkarya demi terwujudnya “Hari Esok yang Lebih Baik daripada Hari Ini”.

Sementara itu, Ketua Muslimat NU Cabang Kutai Barat, Hj Isnaini mengatakan siap menjalankan tugas yang diamanatkan dengan penuh komitmen sesuai dengan undang-undang yang berlaku.  “ Adanya harapan bagi kepengurusan yang baru dilantik ini menjadikan organisasi ini besar dan maju seperti organisasi sebelumnya. Pelantikan anak cabang sendiri baru ada 10 kecamatan dari 16 kecamatan yang ada. Insyallah kedepan akan dilantik lagi bagi kecamatan yang belum,”jelasnya.

Marilah sama-sama bekerjasama dan berkomitmen untuk menjadikan Lebih produktif, inovasi dan berjalan dengan keseriusasn dan keikhlasan,ajak H Isnaini.

Turut hadir,Ketua NU Kutai Barat, Syaiful, Ketua Pengurus Muslimat NU Propinsi Kaltim, DR Hj Aminah, Ketua Fatayat NU Propinsi Kaltim, Irilawati,

Perwakilan Polres Kubar oleh Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) IPTU Sutiono. (hms19)

KUNJUNGAN KERJA KOMISI 1 DPRD KUTAI KARTANEGARA

KUNJUNGAN KERJA KOMISI 1 DPRD KUTAI KARTANEGARA

 

SENDAWAR – Komisi I DPRD Kutai Karta Negara (Kukar) yang dipimpin langsung Ketua Komisi I Abdul Rasid dan Wakil Ketua Komisi I Jumarin Thripada, serta delapan Anggota

Sekretaris Kabupaten Aminuddin Mengalungkan Selendang Doyo Kepada Ketua Komisi I DPRD Dan Anggopta Sebagai Cinderamata
Sekretaris Kabupaten Aminuddin Mengalungkan Selendang Doyo Kepada Ketua Komisi I DPRD Dan Anggopta Sebagai Cinderamata

Komisi yang melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Kubar diterima langsung oleh Sekretaris Kabupaten Drs Aminuddin M Si diruang rapat Koordinasi kantor Bupati lantai III, Jumat (27/1).

 

Ketua Komisi I DPRD Abdul Rasid Menyerahkan Pelakat Kepada Sekretarsis Kabupaten Aminuddin Sebagai Cinderamata
Ketua Komisi I DPRD Abdul Rasid Menyerahkan Pelakat Kepada Sekretarsis Kabupaten Aminuddin Sebagai Cinderamata

Agenda kunjungan kerja Komisi I DPRD Kukar tersebut selain bersilaturahmi dengan Pemkab Kubar juga untuk membahas lebih lanjut penyelesaian tapal batas antar Kecamatan dan Kampung yang berbatasan langsung di Kabupaten Kukar dan Kubar. Turut hadir Asisten I, II, dan III, serta para Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kubar.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kabupaten Drs Aminuddin M Si menjelaskan ada 5 Kecamatan yang berbatasan langsung seperti Kecamatan Muara Muntai dengan Kecamatan Bongan dengan jarak kurang lebih 62 Km,  dengan Kecamatan Jempang kurang lebih 2 Km,  dengan Kecamatan Penyinggahan kurang lebih 27.7 Km. selanjutnya Kecamatan Muara Wis berbatasan dengan Kecamatan Muara Pahu  kurang lebih 21 Km, Kecamatan Mook Manaar Bulatn kurang lebih 30 Km, kemudian Kecamatan Kenohan berbatasan dengan Kecamatan Mook Manaar
Bulatn kurang lebih  20 km, Kecamatan Kembang Janggut  berbatasan dengan  Kecamatan Mook Manaar Bulatn kurang lebih 3 Km, dengan Kecamatan Long Iram kurang lebih 43 Km, selanjutnya Kecamatan Tabang berbatasan dengan Kecamatan Long Iram kurang lebih 40 Km.

Selanjutnya untuk permasalahan batas wilayah, Kubar dan Kukar dikarenakan batas antara kedua daerah masih bersifat indikatif dan belum ada penegasan secara pasti dilapangan. Dari segmen batas antara kedua daerah sepanjang kurang lebih 248.7 Km yang telah disepakati baru sepanjang kurang lebih 62.1 Km, sedangkan sisanya sepanjang kurang lebih 186.6 Km masih perlu dilakukan penataan batas wilayah.

Sekretaris KB-28-Komisi I DPRD Kukar (6)Kabupaten juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Komisi I DPRD Kukar dan silaturahmi dengan Pemkab Kubar. Dan pada waktu yang lalu dalam penyelesaiaKB-28-Komisi I DPRD Kukar (5)n tapal batas Pemkab Kubar  dan Kukar sudah melakukan penandatangan MoU, tentu kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dari DPRD sebagai perwakilan warga kita yang ada.

Dalam kesempatan Ketua Komisi I DPRD Kukar Abdul Rasid menjelaskan, kunjungan kerja ke Kubar yang pertama memang dalam rangka silaturahmi dengan Pemkab Kubar, selain
itu juga berkaitan dengan persoalan-persoalan tapal batas di Kukar dan Kubar. Tentu dalam penanganan dan penyelesainnya perlu dilakukan secara bijak, karena secara administrasi Pemkab Kukar juga sudah melakukan upaya-upaya penyelesaian persoalan. Penyelesaian tapal batas Kukar dan Kubar bisa segera diselesaikan, dan menjadi prioritas kita bersama. (hms10)

Dipastikan Pembangunan ATJ Dilanjutkan Tahun Depan

Dipastikan Pembangunan ATJ Dilanjutkan Tahun Depan

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memastikan pembangunan Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ) yang terletak di Kelurahan Melak Ilir, akan di lanjutkan di tahun 2018 mendatang.  Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kubar Philip.

Ia menuturkan bahwasanya di awal bulan tahun depan atau Januari, pihaknya akan menyiapkan pemberkasan lelang pembangunan lanjutan jembatan ATJ.

“ Pembangunan Jembatan ATJ pasti kita lanjutkan tahun depan, kerena jembatan itu merupakan prioritas kita,” tegasnya.

Pasalnya jembatan yang terletak di Melak Ilir ini bakal menjadi ikon di  “Tanaa Purai Ngeriman’.

Jembatan ini berperan penting untuk membuka isolasi daerah. Sebab ATJ di jalur sebelah kanan terhubung dengan Kecamatan Kota Bangun Kutai Kartanegara (Kukar), selanjutnya melalui Jembatan Martadipura menuju Samarinda. Sedangkan jalur sebelah kirinya terakses ke wilayah Kutai Timur (Kutim).

Memang kata pria berkaca mata itu, pembangunan jembatan sejak tahun 2012 ini sempat mengalami pemberhentian pengerjaan.

Pemberhentian pekerjaan sementara dilakukan kata Philip menyusul adanya audit proses hitung  ulang karena beberapa material mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan dari tahun 2012 yang lalu oleh karenanya dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Penghitungan itu dilakukan untuk mengetahui besaran volume bangunan itu lagi dan biaya yang harus dikeluarkan.

“Kami optimis proyek ini akan rampung karena pembangunannya terus kami lanjutkan,” pungkasnya.(NAW)

Natal Persekutuan Dayak Kalimantan Timur

Natal Persekutuan Dayak Kalimantan Timur

SENKB-26-Natal Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (1)DAWAR– Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) mengadakan ibadah syukur Natal dan Tahun Baru bertempat di Ballroom Hotel Senyiur Jalan Diponegoro Samarinda, Selasa (24/1) malam. Masyarakat dari berbagai etnis dayak berbondong-bondong hadir bersuka cita menyambut dilaksanakan acara natal tersebut, acara diawali dengan ibadah dan dilanjutkan dengan perayaan Natal bertemakan “Jadilah Terang dan Garam Dunia” dengan Subtema “Kedatangan juru selamat memberikan pengharapan dan sukacita” yang disampaikan oleh Pdt. Daniel Ronda, untuk memeriahkan perayaan natal ini, panitia mendatangkan artis Donny Sibarani (vokalis ada band Jakarta) dan Lynda Khristiane Perdie (Istri Bupati Murung Raya Kalteng), tari-tarian dan vocal grup.

Hadir dalam acara ini Walikota Samarinda juga selaku Ketua umum PDKT Syaharie Jaang, dan Bupati Kutai Barat FX. Yapan serta sejumlah  Bupati/ Walikota se Kaltim serta para tokoh dayak, anggota dewan dan masyarakat se-Kaltim, sehari sebelum pelaksanaan Bupati FX Yapan yang ditemui beberapa waktu lalu diruang kerjanya menyampaikan himbauannya kepada masyarakat dayak bahwa selaku putra-puteri daerah agar dapat berbuat sesuatu yang berguna bagi Provinsi Kalimantan Timur khususnya dan bagi kemajuan daerah kita, dan saya berpesan kepada seluruh keluarga besar Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, bahwa untuk menjadi terang dan garam dunia :

pertama, Kita harus menyadari bahwa suku dayak juga merupakan bagian dari NKRI dan memiliki kewajiban yang sama untuk memelihara persatuan dan kesatuan kita tidak boleh meKB-26-Natal Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (6)nganut paham kesukuan/kedaerahan atau ethnosentrisme. Kita semua memiliki tugas dan tanggungjawab yang sama untuk menciptakan kerukunan dan perdamaian, Selanjutnya masih dalam pembangunan dalam bidang politik. Kedepan kita akan menghadapi agenda politik yang besar dalam lingkup pemerintahan provinsi yaitu pilgub yang direncanakan akan digelar pada juni 2018 mendatang. Disini PDKT harus secara nyata mengambil andil dan berpartisipasi dalam kancah perpolitikan ini sebagai wakil dari putera-puteri daerah menjadi paling tidak wakil Gubernur atau bahkan selaku Gubernur yang nantinya melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintah provinsi periode 2018-2023. Tunjukkan kualitas dan sumber daya kita selaku putera/i daerah bahwa kita mampu untuk berjuang, berupaya demi terwujudnya kesejahteraan warga masyarKB-26-Natal Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (2)akat KALTIM, serta suksesnya pembangunan.

kedua, dibidang ekonomi. PDKT dapat berkarya melalui program kerja yang melaksanakan pendampingan peningkatan keterampilan, kemampuan bahkan permodalan masyarakat Dayak agar berdikari dibidang ekonomi. Dukungan serta totalitas dalam berkarya demi pembangunan selaku putera-puteri daerah ini kita tunjukkan dengan mendukung upaya peningkatan perekonomian. Bersama seluruh suku budaya yang  mendiami bumi Kalimantan ini, hendaknya kita mampu menginisiasi dan menginspirasi para penduduk lainnya untuk mampu menggali, dan menjadi pelaku pengembang potensi ekonomi kreatif yang ada di masing-masing daerah kita di wilayah Kaltim ini. Banyak hal potensi ekonomis yang mampu meningkatkan taraf kehidupan rakyat kita selain sumber daya alam non hayati kita juga memiliki sumber daya alam hayati seperti potensi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan.Dengan tanah yang subur kita dapat menggiatkan kembali pemanfaatan lahan yang Tuhan telah anugerahkan bagi kita.Paling tidak kita memiliki ketahanan serta berdaya pangan.Dan dalam pemanfaatan alam kita pun harus arif bijaksana dengan melestarikan dan memeliharanya.KB-26-Natal Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (4)

ketiga,dalam bidang budaya. Pesan ketiga ini lebih pada identitas kita sebagai bangsa Indonesia yang dikenal dimata dunia sebagai bangsa yang besar, bangsa yang berbudaya, dan memiliki jiwa sosial tinggi. Identitas ini pula yang harus dimiliki oleh seluruh warga negara Indonesia pada umumnya dan masyarakat dayak pada khususnya. Saya harap PDKT dapat mempelopori ragam kegiatan yang mencerminkan budaya gotong royong dan bersikap toleransi terhadap segala bentuk perbedaan yang ada.Seperti makna semboyan Bhineka Tunggal Ika, Kita berbeda namun tetap satu jua.

KB-26-Natal Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (3)keempat, sosial kemanusiaaan. Gerak dan langkah PDKT kedepan juga menyentuh kegiatan sosial kemanusiaan dengan melakukan beragam kegiatan peduli terhadap segala bentuk permasalahan sosial kemanusiaan paling tidak yang terjadi di wilayah Provinsi Kaltim.

Keempat pesan tersebut diatas lebih pada upaya untuk mengoptimalkan peran PDKT dalam kehidupan sosial masyarakat, berbangsa dan bernegara. Selanjutnya “Dalam setiap agama apapun kita meyakini Tuhan telah berencana dalam setiap hidup sebagai pribadi tiap pribadi. Saya berharap kita memiliki kesadaran bahwa apapun profesi kita hendaknya kita menyadari bahwa Allah senantiasa bertahta dalam setiap peristiwa dalam kehidupan kita. Menyadari akan hal ini kita memiliki PENGHARAPAN DAN SUKACITA dalam Tuhan. Dalam anugerah keselamatan ini kiranya seluruh umat Kristiani maupun non Kristiani  baik suku Dayak dan seluruh suku budaya bangsa di Provinsi Kalimantan Timur ini, melalui kapasitas dan wewenang kita masing-masing  memberikan bukti pengabdian dan pelayanan kita dengan bersatu memberikan sumbangsih nyata dalam pembangunan, Melalui doa dan bekerja marilah kita  terlahir bersama Kristus dengan menjadi pribadi yang lebih beriman, bertaqwa, mandiri, peka, perduli, produktif dan berkualitas kedepannya. Dan ini semua kita alaskan dalam kemuliaan Bapa di surga”.(hms36)

Peringatan HAB ke-71

Peringatan HAB ke-71

SENDAWAR-  Dikemas dengan sederhana, peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementrian Agama ke-71 tahun 2017 diawali dengan upacara. Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke-71 di halaman Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kecamatan Melak, Selasa (3/1).

Wabup berharap dalam sambutannya, sesuai dengan moto Lebih Dekat melayani Umat diharapkan memampukan diri untuk mampu melayani dengan baik, tulus tanpa pamrih.

“Diingatkan agar selaku pelayan publik mengutamakan kepentingan masyarakat dengan mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan, “imbau Wabup.

Kesempatan ini juga Wabup membacakan sambutan Menteri Agama, Lukman Hakim Saiffudin dimana dalam sambutan tersebut mengingatkan toleransi dan kerukunan bukan milik sesuatu golongan umat beragama semata, tetapi harus menjadi milik semua golongan dan berlaku untuk semua pemeluk agama. Saling menghormati dan menghargai identitas keyakinan antar umat beragama harus tetap dijaga dalam upaya melindungi keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia. Berharap memperkuat komitmen semua terhadap integritas dan etos kerja sebagai pelayan masyarakat dan pengayom semua umat beragama.

Diingatkan agar jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementrian Agama harus senantiasa mengembangkan wawasan serta meningkatkan keterampilan dan kesigapan dalam bertugas. Ego sektoral, sektarianisme dan sejenisnya harus disingkirkan dari lingkungan kerja kementrian agama. Kita harus bersikap sebagai agamawan sekaligus negerawan yang menempatkan kepentingan umat dan bangsa diatas kepentingan pribadi dan kelompok.

Selain itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, H M Isnaini menambahkan HAB ini diikuti oleh seluruh pegawai Kementrian Agama, termasuk guru-guru yang ada dibawah naungan Kemenag Kubar dan juga anak-anak didik.

“ Seluruh jajaran Kementrian Agama bisa bermanfaat bagi masyarakat Kubar keseluruhan dan eksis lagi. Sebagai instansi yang bergerak dibidang agama kami berdoa dan berharap untuk masyarakat di Kabupaten Kutai Barat untuk selalu hidup rukun, saling aman, damai dan saling toleran antar satu yang lain dan juga seterusnya untuk selalu aman, “ ujar Isnaini.

Dalam peringatan upacara tersebut juga dibagikan penghargaan penerima Satya Lencana dijajaran Kementrian Agama Kubar, kemudian pemenang lomba Kantor Urusan Agama (KUA) Teladan Tingkat Kabupaten Kutai Barat.

Turut hadir, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar, Drs Aminuddin, Kepala Dinas, Badan, Kantor dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912 Kubar, Perwakilan Polres Kubar dan Perwakilan AURI Balikpapan.  (hms 19)

Perayaan Pergantian Tahun 2017

Perayaan Pergantian Tahun 2017

SENDAWAR-  Moment pergantian tahun yang juga dirasakan seluruh bangsa juga dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Kutai Barat. Bertempat di Taman Budaya Sentawar (TBS), Sabtu (31/12) malam perayaan sambut tahun baru 2017 digelar.

Perayaan yang dimulai dengan pembukaan tarian-tarian etnis yang dibawakan oleh beberapa sanggar seni Kabupaten Kutai Barat.  Menampilkan perpaduan tarian daerah khas yang mencerminkan keragaman etnis yang ada di Kabupaten Kutai Barat.

Begitupun dengan penampilan artis-artis ibukota diantaranya Lisa KDI, Ika D Academy 2, Rama dan pengiring musik Hitam Putih Band membuat perayaan Tahun Baru 2017 semakin meriah.

Adapun Penandaan Perayaan Tahun Baru ditandai doa bersama oleh perwakilan lima agama. Dilanjutkan dengan bunyikan terompet yang dilakukan  oleh Bupati Kutai Barat, FX Yapan, Wakil Bupati Kubar, H Edyanto Arkan, Sekretaris Kabupaten, Drs Aminuddin, Kapolres Kubar, AKBP Pramuja Sigit Wahono, S IK, Ketua TP PKK Kubar,  Yayuk Seri Rahayu Yapan, Wakil Ketua TP PKK, H Isdalena, Ketua DWP Kubar, Helmyana Rosanti, perwakilan Kodim 0912 Kubar, Perwakilan Pengadilan Negeri, dan juga Kepala Dinas, Badan, Kantor dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan dalam sambutannya mengatakan, semangat Tahun Baru membawa hal-hal baik bagi diri sendiri, keluarga sesama dan pembangunan Kab Kutai Barat. Tahun baru tentunya membawa harapan baru, harapan akan Hari esok lebih baik daripada hari ini. Dimana setiap tahun baru yang kita rayakan, tentunya memiliki resolusi yang kita ingin capai, semoga dengan semangat baru dan peningkatan kualitas diri segala resolusi dapat kita capai, kata Bupati.

Lanjut Bupati, berada di penghunjung tahun ini banyak sekali kenangan yang terukir, baik kenangan indah, maupun kenangan sedih. Banyak hal yang sudah kita raih, kesuksesan maupun kegagalan. “Apapun kenangan yang kita lalui di tahun 2016 menjadikan kita lebih dewasa dan bijak dalam melangkah di lembaran baru 2017 serta menjadikan pembelajaran yang sangat berarti menjadi guru yang baik didalam pembaharuan hidup,” imbau Bupati.

“Dalam menyikapi segala isu-isu yang berkembang di tahun 2016,  marilah kita sebagai bagian wilayah NKRI di tahun 2017 semakin meningkat rasa cinta bela negara, patriotisme dan integritas kita sebagai bangsa yang cinta perdamaian. Serta di bidang pembangunan mengharapkan dan mengimbau mari bergandeng tangan, bahu membahu untuk membangun Kubar yang kita cintai ini, “ajak Bupati. (hms 19)

Pelatihan Profil Kampung  Srimulyo

Pelatihan Profil Kampung Srimulyo

SENDAWAR-  Sebanyak kurang lebih 30 Orang peserta mengikuti Pelatihan profil Kampung. Peserta terdiri dari, aparat kampung, aparat adat kampung, BPK , Ketua RT, Pelatihan yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Kampung Srimulyo kecamatan Sekolaq Darat, Rabu (4/1) yang bertempat di gedung Serbaguna Halaman Kantor Satu Atap di Kampung Srimulyo Kecamatan Sekolaq Darat.

Pj Petinggi Kampung Srimulyo Kecamatan Sekolaq Darat, Ana Marisa mengatakan kegiatan ini berawal dari ketidakpahaman penyusunan profil kampung, maka pelatihan ini dilaksanakan. Dimana dalam penyusunan profil kampung merupakan langkah awal bagi di kampung Srimulyo kedepannya dalam mengelola kampung dengan baik melalui profil kampungnya.

Sebab, lanjutnya data-data yang diolah merupakan gambaran umum dan gambaran khusus yang ada di wilayah kampung Srimulyo. “ Tidak sekedar pelatihan saja, tetapi menjadi dasar bagi kita semua dalam menghidupkan kembali kampung kita dari data-data yang didapat menjadi pijakan dalam perencanaan, pembinaan dan pengambilan kebijakan kampung. Disini juga melibatkan Karang Taruna kampung, dimana agar dapat memudahkan dalam mengolah data yang didapat dilapangan, ujarnya.

Adapun narasumber dari Tenaga Ahli Profil Desa-Kelurahan (Prodeskel) Kalimantan Timur, Leony Christy dan juga dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Kutai Barat, Fatrisia Nenshy Rianita.

Sementara itu, Sekretaris Pemerintah Kecamatan Sekolaq Darat, Marsianus Ramiadi mengatakan sangat mendukung kegiatan pelatihan ini. Apresiasi besar kegiatan ini, sebab pesertanya juga melibatkan Karang Taruna Kampung, apalagi ini masih muda-muda, dimana dengan jiwa muda dapat memberikan semangat ke peserta lainnya, jelasnya.

“ Profil kampung bukan hal yang baru, hingga kini masih banyak yang belum dikuasai. Dimana dengan seiringnya terobosan dan perkembangan teknologi Profil kampung dikembangkan apalagi dengan system online. Untuk itu para narasumber juga dalam menyampaikan materinya dan memberikan penjelasan kepasda peserta dengan sebaik-baiknya. Seperti laporan kependudukan dan geografis kampung yang harus akurat, sesuai kenyataan dan terupdate selalu, ”imbaunya.

Selain itu, Leony Christy selaku narasumber dari Prodeskel Propinsi Kaltim menambahkan materi yang akan disampaikan yakni, data desa, potensi desa dan perkembangan desa.  Kampung Srimulyo sendiri perlu patut dicontoh bagi kampung-kampung lain. Sebab, ini merupakan kampung pertama di tahun 2017 yang melaksanakan kegiatan ini. Setidaknya dapat menjadi contoh atau Pilot Project bagi kampung-kampung lainnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Suparno menambahkan kegiatan Pelatihan Profil Kampung sejauh ini belum pernah dilaksanakan khususnya kampung Srimulyo. Dengan adanya pelatihan yang telah dipersiapkan jauh –jauh hari, ini nantinya dapat bermanfaat dalam penyusunan profil kampung. “ Setelah diberikan pemahaman dan pembekalan tentang profil kampung dapat memberikan manfaat besar untuk dilaksanakan. Sejauh ini pelaksankan profil kampung khususnya kampung Srimulyo belum pernah. Berharap peserta dapat memahamai, mengerti dan bisa dilaksanakan,”harapnya.  (hms 19)

Perayaan Natal TCM dan BEK

Perayaan Natal TCM dan BEK

SENDAWAR-  Bupati Kutai Barat, FX Yapan menghadiri Perayaan Natal Persekutuan Oikumene PT. Trubaindo Coal Mining (TCM) dan PT. Bharinto Ekatama (BEK) yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tanaa Purai Ngeriman, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (16/1) malam.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan perayaan Natal bukan hanya sebagai perayaan ceremonial  saja, tetapi memaknai Natal dapat membawa  suatu perubahan iman. Sehingga dengan tema tersebut menuntun apa yang akan kita rencanakan, katakan dan lakukan sesuai dengan firman Tuhan.

“ Tentunya juga setiap tahun dalam perayaan Natal memberikan inovasi dan motivasi dalam hidup kita sebagai umat manusia yang ada di dunia, sebab Kasih Tuhan tidak mengenal suku, agama dan ras, “ujarnya.

Dengan adanya Perayaan Natal ini mengajak masyarakat Kutai Barat juga menjaga keamanan daerah kita dimana sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meskipun berbeda-beda kita tetap satu. Kita hidup harus memiliki harapan dan juga yang tidak kalah penting yakni, memiliki keimanan. Saya yakin dengan demikian dalam menata hari kedepan sesuai dengan moto yakni,  Hari Esok Akan Lebih Baik dari Hari ini, ungkap Bupati.

“ Menyambut baik dengan dilaksanakannya perayaan Natal ini dimana telah menjadi rutin diagendakan, sehingga merupakan salah satu dalam pembinaan iman dan taqwa khususnya bagi karyawan dan juga untuk mempererat antara perusahaan dengan pemerintah dan masyarakat. Serta berharap kedepan komunikasi terus dilaksanakan dengan intens lagi, sehingga ada keterbukaan baik dengan masyarakat, pemerintah bahkan perusahaan,” tutur Bupati.

Sementara itu, Wakil Direktur, Dedi Sugiharto mengatakan agenda perayaan Natal ini merupakan rutin dilakukan sejak 2010 yang lalu. Perayaan ini bertujuan untuk membangun hubungan baik dengan pihak pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan juga masyarakat Kubar pada umumnya.

“Pada moment-moment seperti ini turut bersukacita dan membangun semangat berbagi dan kebersamaan dengan pemerintah dan juga seluruh masyarakatnya.  Tidak hanya itu, sebagai salah satu apresiasi dari pihak perusahaan untuk lebih saling perduli dengan sesama lingkungan kita, menjaga perdamaian dan tidak saling membeda-bedakan satu suku ataupun ras dan agama lainnya.  Kedepannya, agar kita terus menjunjung tinggi dan hargai perbedaan serta keragaman, “jelasnya.

Selain itu, Ketua Panitia Agustinus menambahkan Natal ini dengan tema Hari ini Telah Lahir  Bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan di Kota Daud ( Lukas 2 :11). Serta sub tema Sebagai umat yang telah diselamatkan mari kita bangkitkan rasa peduli terhadap sesama umat manusia agar melalui kepedulian kita dapat menyatakan kasih Kristus dan membawa kedamaian bagi semua orang dimanapun kita berada. Dengan pembicara penghotbah Ev. Ryan Tedja.  

Turut hadir, Kapolres Kubar, AKBP Pramuja Sigit Wahono, S IK, perwakilan DANDIM 0912 Kubar, manajemen dan karyawan PT. TCM dan PT. BEK dan masyarakat.       (hms 19)

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id