Kegiatan Pelatihan Pemandu Pariwisata Berjalan Sukses, Dinas Pariwisata Kutai Barat Optimalkan Daya Tarik Wisata

Kegiatan Pelatihan Pemandu Pariwisata Berjalan Sukses, Dinas Pariwisata Kutai Barat Optimalkan Daya Tarik Wisata

Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat Foto Bersama Dengan Para Peserta Dan Narasumber. Kantor Dinas Pariwisata Kutai Barat, Sendawar. Selasa (21/11/23). Foto : Juan

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Sebagai langkah konkret dalam mengembangkan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Kutai Barat sukses menggelar kegiatan Pelatihan Pemandu Pariwisata yang berlangsung selama dua hari di Aula Kantor Dinas Pariwisata, dan ditutup pada hari Selasa (21/11/23).

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama yang erat antara Dinas Pariwisata Kutai Barat dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Timur.

Menutup Kegiatan Pelatihan, Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, Yuyun Diah Setiorini, menyampaikan harapannya untuk menghasilkan pemandu pariwisata yang handal dan mampu memperkenalkan, mempromosikan, dan membanggakan daerah tersebut.

“Dengan adanya pelatihan ini, bapak ibu semua dapat membantu kami mempromosikan pariwisata Kutai Barat. Kami akan berusaha meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan”, ucapnya.

Pada pelatihan ini, para peserta diajak untuk memahami pentingnya peran pemandu pariwisata dalam mengenalkan kekayaan budaya, alam, dan potensi pariwisata lainnya di Kutai Barat. Dengan dukungan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Timur, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dasar sebagai pemandu pariwisata, tetapi juga memahami praktik-praktik terbaik dalam mempromosikan pariwisata.

Yuyun Diah Setiorini juga menyampaikan motto yang menjadi landasan bagi upaya pengembangan pariwisata di daerah ini, yaitu “One village, one destination, one district, more destination” atau dalam bahasa Indonesia, “Kita galakan satu kampung, satu destinasi, satu kecamatan, lebih banyak destinasti”.  Motto ini mencerminkan semangat untuk menggali potensi pariwisata di setiap kampung dan kecamatan, sehingga dapat menghadirkan lebih banyak destinasi menarik bagi para wisatawan.

“Jangan dengan adanya hambatan, kita jadi putus asa, kita harus terus optimis. Semoga pariwisata Kutai Barat, semakin hari semakin baik”, tambahnya.

Harapan tersebut mencerminkan komitmen Dinas Pariwisata Kutai Barat untuk terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya tarik pariwisata, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Sehingga akan muncul generasi pemandu pariwisata yang tidak hanya kompeten tetapi juga penuh semangat dalam mengenalkan keindahan dan keunikan destinasi pariwisata Kutai Barat kepada khalayak luas.

Penulis : Juan

Asisten II Membuka Rangkaian Pelatihan Bimbingan Teknis SRIKANDI

Asisten II foto bersama pada pembukaan Pelatihan Bimbingan Teknis SRIKANDI. Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Rabu (22/11/23). Foto : Juan.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Dinas Arsip dan Perpustakaan setempat menggelar Pelatihan Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

“Saya berharap nantinya penerapan aplikasi ini terus mempermudah pekerjaan di masing-masing perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Melalui pelaksanaan bimtek ini, kedepannya diharapkan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dapat menyelenggarakan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang siap melayani dengan cepat dan dinamis, yang mana pemerintahan yang baik salah satunya ditunjang dengan sistem pengarsipan yang dikelola dengan baik pula”, ucap Asisten Perekonomian dan pembangunan atau Asisten II Rakhmat saat membuka rangkain bimtek SRIKANDI. Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Rabu (22/11/23).

Pembukaan pelatihan ini sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam menghadapi era digital. Agar pengelolaan arsip yang efisien menjadi kunci utama dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik dan responsif.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kutai Barat, Yosef Stevanson, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan kerjasama antara Dinas Arsip dan Perpustakaan Kutai Barat dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dengan Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam pengelolaan arsip dinamis melalui aplikasi SRIKANDI.

“Diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi karier arsiparis atau yang menangani administrasi sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu pelayanan secara maksimal,” ungkap”, ungkapnya.

Kemudian tim narasumber, Arsiparis Ahli Pertama dari ANRI, Geza Surya Pratiwi  mengharapkan bimbingan teknis ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif pada peningkatan mutu pelayanan.

Semoga peserta dapat memanfaatkan ilmu dan pengetahuan untuk menerapkannya dengan baik di tempat kerjanya masing-masing”. Harapnya.

Penulis : Juan

161 ASN Dilingkup Pemkab Kutai Barat Mengikuti Pengambilan Sumpah Janji PNS

Sekretaris Daerah Kutai Barat Membacakan Sumpah Janji PNS Pada Saat ASN Dilingkup Pemkab Kutai Barat Mengikuti Pengambilan Sumpah Janji PNS . Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Selasa (21/11/2023). Foto : Welin

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Sebanyak 161 aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari 108 tenaga kesehatan dan 53 tenaga teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengikuti pengambilan sumpah/janji PNS tahun 2023, yang bertempat di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Selasa (21/11/2023)

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, dalam penyelenggaraan pemerintahan diperlukan seorang ASN yang mampu bertugas sebagai abdi masyarakat yang taat hukum, berperadaban, demokratis, adil dan bermoral tinggi.

“Sehingga dapat menyelenggarakan pelayanan secara adil dan merata, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan penuh kesetiaan kepada pancasila dan UUD 1945,” Hal ini disampaikan Bupati melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekteraris Daerah Kutai Barat Ayonius, pada pengambilan sumpah/janji PNS tahun 2023.

Pengambilan sumpah/janji PNS merupakan komitmen seorang pegawai untuk setia dalam melaksanakan tugasnya. Arti kesetiaan dan ketaatan ini, sangat penting dimiliki seorang abdi negara dan masyarakat. Mengingat dalam mengemban amanah mulia ini, tentu kita sering bersinggungan dengan kepentingan publik.

Dengan memegang teguh sumpah janji ini, akan membentuk karakter dan kepribadian para ASN yang lebih bertanggungjawab, berdedikasi, loyal dan bermental baik, bersih dan jujur demi terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih”, tegasnya

Bupati menyampaikan PNS dalam melaksanakan tugasnya, wajib memberikan pelayanan yang bersih, profesional, jujur, adil dan merata kepada masyarakat, pemerintah dan pembangunan.

Disamping itu, dalam pelaksanaan pemerintahan PNS berkewajiban tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta harus melaksanakan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

PNS di lingkungan Pemkab Kubar diingatkan agar dapat terus memampukan diri untuk menjadi panutan masyarakat. Seperti,  melakukan tugas pekerjaan sesuai aturan yang berlaku, tertib membayar pajak, menjauhi narkoba dan lain sebagainya.

“PNS juga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melakukan perubahan-perubahan kearah yang lebih baik dan mampu menjawab tantangan pekerjaan kedepannya”, pungkasnya.

Penulis : Welin

Terima Bantuan Perikanan Budidaya, POKDAKAN Dari Kampung Pulau Lanting Ucapkan Terima Kasih

Terima Bantuan Perikanan Budidaya, POKDAKAN Dari Kampung Pulau Lanting Ucapkan Terima Kasih

Penghitungan Bibit Ikan Lele Dalam Penyaluran Bantuan Perikanan Budidaya Kepada POKDAKAN Di Kecamatan Jempang. Rabu (16/11/2023).

KOMINFOKUBAR-JEMPANG. Terima bantuan perikanan budidaya sebanyak 25 ribu ekor bibit ikan lele. Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) mengucapkan terimakasih.

“terima kasih kepada Dinas Perikanan yang melalui Bank Dunia FCPF yang telah membantu masyarakat Kampung Pulau Lanting”, ucap KAUR Umum dan Perencanaan Kampung Pulau Lanting, Halidi mewakili POKDAKAN Ikatan Usaha Bersama. Rabu (16/11/2023).

Penyaluran bantuan budidaya ikan itu merupakan program kegiatan Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) yang didanai oleh Bank Dunia melalui Dinas Lingkungan Hidup Kutai Barat. Guna menjaga kelestarian hutan dengan mendukung kegiatan pembudidayaan ikan sebagai kegiatan meningkatkan perekonomian.

Dalam program itu, POKDAKAN Ikatan Usaha Bersama juga menerima bantuan sarana penunjang yaitu 1 unit Keramba Jaring Apung (KJA), dan pakan pembesaran 30 karung ditambah pakan starter sebanyak 10 karung.

“Artinya dengan adanya bantuan kelompok ini mudah-mudahan masyarakat Pulau Lanting lebih maju ibaratnya dalam penghasilan ada peningkatan”, sebut Halidi.

Analis Akuakultur Ahli Madya Sub Koordinator Izin Usaha Pembudidayaan Ikan, Norliana mengungkapkan bahwa melalui bantuan  perikanan, dapat bermanfaat dan tepat sasaran pada kelompok pembudidaya ikan. Agar tidak disalah gunakan karena mempertimbangkan hukum kearifan lokal yang melibatkan peran serta masyarakat. Sehingga kesejahteraan POKDAKAN akan meningkat serta turut meningkatnya produktifitas para pembudidaya ikan.

Selain POKDAKAN Ikatan Usaha Bersama, POKDAKAN Jone Bersatu dari Kampung Tanjung Jone juga menerima bantuan perikanan budidaya serupa. Maka di kecamatan jempang terdapat 2 POKDAKAN sebagai penerima bantuan pada program FCPF.

Penulis : Natasha

Kepala Dispora Kutai Barat Buka Rangkaian Kursus Wasit C-II

Kepala Dispora Kutai Barat Buka Rangkaian Kursus Wasit C-II

Pembukaan Kursus Wasit C-III Di Lamin Kenyah, Taman Budaya Sendawar, Kec. Barong Tongkok. Senin (20/11/2023). Foto : Juan.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Guna meningkatkan kualitas wasit lokal persepakbolaan di Kutai Barat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat Gamas Laden membuka rangkaian Kursus Wasit C-III.

“Agar memanfaatkan forum ini dengan optimal dan mendorong menjadi lebih proaktif dalam memimpin pertandingan nantinya”, ucapnya pada pembukaan Kursus Wasit C-III oleh Asosiasi Kabupaten PSSI Kutai Barat. Bertempat di Lamin Kenyah, Taman Budaya Sendawar, Kec. Barong Tongkok. Senin (20/11/2023).

Melalui kesempatan itu, Gamas Laden mewakili Bupati Kutai Barat, mengapresiasi langkah ASKAB PSSI Kutai Barat. Karena menyelenggarakan kursus  sebagai langkah positif untuk meningkatkan kualitas wasit di Kutai Barat.

“Kepada ASKAB PSSI Kubar, agar terus meningkatkan sinergitas dengan pihak terkait agar tercapainya tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.

Selain Kabupaten Kutai Barat, Kursus ini diikuti oleh 61 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten, di luar Kutai Barat yaitu Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Penajam Paser Utara.

Peserta kursus ini akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang peraturan dan tata cara pertandingan sepak bola serta keterampilan teknis dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk menjadi wasit yang berkualitas.

Dengan diselenggarakannya kursus wasit ini, diharapkan akan lahir generasi wasit yang handal dan profesional yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sepak bola di tingkat lokal maupun nasional. ASKAB PSSI Kutai Barat berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang sepak bola melalui berbagai kegiatan pelatihan dan kursus yang bermanfaat.

Penulis : Juan

Guna Memajukan Sektor Pariwisata, Sekretaris Daerah Kutai Barat Membuka Rangkaian Pelatihan Pemandu Wisata

Guna Memajukan Sektor Pariwisata, Sekretaris Daerah Kutai Barat Membuka Rangkaian Pelatihan Pemandu Wisata

Sekretaris Daerah Kutai Barat Menyapa Salah Peserta Pelatihan Pemandu Wisata. Aula Kantor Dinas Pariwisata Kutai Barat, Sendawar. Senin (20/11/2023). Foto : Natasha.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam upaya memajukan sektor kepariwisataan tidak hanya sebatas memperhatikan infrastrukturnya namun sumber daya manusia. Salah satunya yaitu pemandu wisata. Karena salah satu garda terdepan dalam memajukan objek wisata.

“Dalam berbagai kesempatan saya selalu mengatakan dalam memajukan Bidang Pariwisata di Kutai Barat harus didukung dengan penguatan bahkan pengembangan wisata alam dan wisata budaya, jika kita cermati bersama beragam wisata alam yang ada di Kutai Barat sendiri sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan yaitu terlihat wisata alam telah dikembangkan oleh perangkat Kampung dengan dukungan Dinas Pariwisata bahkan stake holder terkait hingga masyarakat disekitar wisata tersebut yang mendatangkan sumber penghasilan alternative selain sumber pendapatan tetap masyarakat itu sendiri”, ucap Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius saat membuka rangkaian pelatihan pemandu wisata yang diselenggarakan oleh Dinas pariwisata Kutai barat. di Aula Kantor Dinas Pariwisata Kutai Barat, Sendawar. Senin (20/11/2023).

Selain itu Pemandu Wisata juga dituntut untuk mengenali situasi masyarakat tempat wisata, permasalahan serta jaringan bidang kepariwisataan yang luas. Semua hal ini dibutuhkan agar setiap wisatawan yang hadir dapat dilayani sebaik mungkin.

“yang jelas bagaimana pelaku objek wisata itu melihat potensi yang bisa dikembangkan di objek wisata itu apa, kalau misalnya seperti budaya kalau kita hanya menonton budaya terus tidak ada variasi didalamnya akan terasa sangat monoton. Maka oleh sebab itu dari sisi pemandu bagaimana mendesain supaya para pengunjung merasa senang dan betah ke tempat objek wisata “, sebutnya.

“Pemandu wisata sejatinya bukan hanya memandu wisatawan namun memiliki tugas-tugas lain yang sangat penting. Pemandu harus memiliki pengetahuan yang sangat tinggi matang soal sektor kepariwisataan di daerah yang dipandunya baik dari sisi sejarah, budaya, sosial hingga hukum”, tambahnya.

pelatihan pemandu wisata diikuti 40 orang yang merupakan petugas objek wisata. 36 petugas objek diantaranya ditempatkan di objek wisata yang sudah ikut kontribusi.

Penulis : Natasha

Dispora Kaltim Bersama Dissos Dan Dispora Kutai Barat Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Karang Taruna Pemuda

Dispora Kaltim Bersama Dissos Dan Dispora Kutai Barat Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Karang Taruna Pemuda

Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Atribut Karang Taruna Dari Dispora Kaltim Kepada Dinas Sosial Kubar. Hotel Loveta, Kel. Simpang Raya. Jumat (17/11/2023). Foto : Lilis.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Demi membangun Indeks Pembangunan Pemuda(IPP) di Kalimantan Timur(Kaltim), Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi(Dispora) Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi pemberdayaan karang taruna pemuda berkaloborasi dengan Dinas Sosial (Dissos) Kutai Barat dan Dispora Kutai Barat.

Dalam sosialisasi itu diikuti sebanyak 36 peserta yang terdiri dari Camat, Ketua serta perwakilan Karang Taruna Se-Kecamatan di Kabupaten Kutai Barat. Berpusat di Hotel Loveta, Kel. Simpang Raya. Jumat (17/11/2023).

Mewakili Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Dinas Sosial sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh provinsi. Karena kaloborasi ini sangat membantu untuk perkembangan Karang Taruna di Kutai Barat. mengingat pembinaan  Karang Taruna berada  bernaung di Dinas Sosial.

“Kami menyambut baik dan berterimakasih sekali kepada Dispora Provinsi yang sudah melaksanakan kegiatan ini. Dan kami mengharapkan kedepannya kegiatan seperti ini terus berlangsung dan kolaborasi tetap berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan”, ucap Penyuluh Ahli Muda Kelembagaan Kepahlawanan dan Restorasi Sosial(KKRS), Inoq yang juga selaku support kelembagaan Karang Taruna bersama Kabid Linjamsos, Jumansyah mewakili Kepala Dinas Sosial.

Kemudian Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di 10 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Kutai Barat. Yang mana 7 kabupaten/kota  telah selesai dilaksanakan dan masih tersisa 3 kabupaten/kota.

“Hari ini adalah sosialisasi pemberdayaan karang taruna yang dilaksanakan Dispora Provinsi Kaltim. Dimana kegiatan ini juga merupakan kegiatan perdana untuk Kabupaten Kutai Barat. Pemberdayaan karang taruna ini merupakan kegiatan Dispora yang dilaksanakan atas inisiatif kadispora. Karena kebetulan Kadipora kita itu mantan Kepala Dinas Sosial, mereka tahu persis bahwa karang taruna yang berada di Kalimantan Timur ini ibaratnya mati segan hidup pun enggan”, bebernya.

Ditegaskannya bahwa sosialisasi ini adalah bagaimana agar dapat mengubah kembali Pemerintahan Kabupaten/Kota. Agar seluruh Karang Taruna bisa dihidupkan kembali sesuai edaran bahwa karang taruna dikabupaten/kota harus dihidupkan kembali.

“Sehingga kami untuk Dinas Pemuda dan Olahraga mengambil peran agar karang taruna ini bisa timbul kembali dan berperan dalam peningkatan indek pembangunan pemuda. Dan kami berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat agar segera merelasisasikan himbauan sekda untuk menghidupkan kembali seluruh karang taruna diwilayahnya termasuk mengalokasikan anggaran untuk pemberdayaan karang taruna baik tingkat kabupaten, kecamatan hingga kelurahan,”tukasnya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Kutai Barat,  Arminsyah Sumardi Teso menanggapi bahwa kegiatan yang dilaksanakan sangat bagus dan sangat mengapresiasi. Hal ini adalah langkah awal agar bisa berkaloborasi dan berkomunikasi yang baik dengan pihak Provinsi.

“Karena Karang taruna ini adalah wadahnya pemuda untuk berkreasi untuk menata hari esok lebih baik. Pesan saya untuk seluruh Karang Taruna disemua tingkatan. Karena kita ini dari, oleh dan untuk, maka marilah kita tempatkan wadah ini sebaik mungkin untuk kesejahteraan kita bersama dan dapat berdampak serta bermanfaat bagi masyarakat,”ungkapnya.

Penulis : Lilis

Bupati Kutai Barat Dorong Koordinasi Pendataan Pekerja Luar Daerah

Bupati Kutai Barat Dorong Koordinasi Pendataan Pekerja Luar Daerah

Rapat Koordinasi Dan Arahan Bupati Kutai Barat Terkait Para Pekerja Luar Daerah. Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Jumat (16/11/2023). Foto : Juan

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Melindungi hak dan kesejahteraan para pekerja di Kutai Barat. Bupati Kutai Barat FX. Yapan dorong koordinasi untuk mendata pekerja luar daerah.

“Misalnya kematian, mereka tidak bisa dimakamkan di sini karena belum punya identitas, terpaksa kita pulangkan jenazahnya ke kampung halamannya”, ucap FX. Yapan pada rapat koordinasi di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. Jumat (16/11/2023).

Hal itu diungkapkan karena menyoroti hak-hak pekerja luar daerah yang belum memiliki identitas resmi. Sehingga diperlukan koordinasi pendataan antara Kepala Kampung, pihak perusahaan, terutama perusahaan sawit, dan Camat. Agar hasil pendataan dapat diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kutai Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kutai Barat, Erik Victory, juga berpesan kepada para camat dan kepala kampung untuk segera berkoordinasi.

“Kepala kampung dan camat berkoordinasi pendataan kemudian serahkan ke Disdukcapil agar diurus segera,” ujarnya.

Pendataan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak pekerja dari luar daerah yang bekerja di Kabupaten Kutai Barat.

Penulis : Juan

Bapenda Kaltim Di Wilayah Kutai Barat Menggelar Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor

Bapenda Kaltim Di Wilayah Kutai Barat Menggelar Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor

Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Jalan Sendawar Raya Depan Kantor Kejaksaan Negeri Kutai Barat. Jumat (17/11/2023) Pagi. Foto : Lilis.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Masih minimnya kesadaran masyarakat dalam taat pajak, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di wilayah Kutai Barat kembali menggelar penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Bertempat di Jalan Sendawar Raya depan Kantor Kejaksaan Negeri Kutai Barat. Jumat (17/11/2023) pagi.

Kepala UPTD PPRD Bapenda Provinsi Wilayah Kutai Barat, Mulia Pardosi  menjelaskan bahwa penertiban yang dilaksanakan pada hari ini ialah merupakan tindaklanjut hasil rapat bersama seluruh UPTD Samsat yang telah dilaksanakan pada hari kamis lalu di Dirlantas Polda Kaltim.

Yang mana ia jelaskan bahwa masih sangat banyak masyarakat yang tidak taat pajak. Dimana pada tahun 2022 tunggakan pajak bemotor hampir mencapai Rp 5,7 miliar dengan jumlah sekitar kurang lebih 4.4400 kendaraan bermotor.

“Kegiatan ini adalah merupakan penertiban pajak kendaraan bermotor dan penertiban disiplin lalu lintas. Yang mana masih sangat banyak masyarakat tidak taat pajak, makanya kami melaksanakan penertiban ini dan selanjutnya akan dilaksanakan kembali. Dan untuk penertiban ini kami bekerjasama dengan Satlantas Polres Kubar, Raja Raharja dan juga melibatkan Brimob/TNI”, ungkapnya.

Dalam penertiban PKB pertama di Halaman Samsat Melak, ada sebanyak 149 kendaraan bermotor terjaring karena pelanggaran, dengan sebagian besar melibatkan kendaraan yang belum memperpanjang pajak. Dari jumlah tersebut ada 35 unit roda dua dan 45 unit roda empat.

Sedangkan pada penertiban kedua yang dilaksanakan pada hari ini ada sebanyak 122 unit kendaraan yakni 69 unit roda dua dan 53 unit roda empat. Dimana kendaraan bermotor yang ditahan ada 6 unit, stnk ditahan 3 unit, tidak membawa stnk 6 unit, tidak memiliki sim 5 unit, tidak menggunakan helm 1 unit. Total ada sebanyak 21 pelanggaran.

Dimana dalam penertiban tersebut selain memeriksa masa berlaku pajak kendaraan bermotor juga mengsosialiasikan pembebasan saksi administrasi dan memeriksa masa berlaku stnk, sim, surat kendaraan luar daerah serta memeriksa helm standar, SWDKLLJ dan juga sembari  membagikan brosur himbauan mengenai kendaraan luar daerah Non KT.

“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Dan saya berpesan agar seluruh masyarakat dapat disiplin berlalu lintas dan taat pajak demi kemajuan daerah kedepannya,”pungkasnya.

Penulis : Lilis

Penyampaian Hasil Akhir Penetapan dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Kutai Barat

Penyampaian Hasil Akhir Penetapan dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Kutai Barat

Foto Bersama Pada Penyampaian Akhir Terkait Penetapan Dan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat. Ruang Rapat, Kantor Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Kutai Barat, Sendawar. Kamis. (16/11/23). Foto : Juan.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam rangka mengukuhkan dan melindungi warisan budaya dan tradisi serta memperkuat kebersamaan antar suku, dan mendukung upaya pelestarian nilai-nilai adat sebagai identitas penting dalam kehidupan masyarakat adat. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Kutai Barat menggelar kegiatan penyampaian akhir terkait penetapan dan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Kutai Barat. Berlangsung di Ruang Rapat, Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kutai Barat, Sendawar. Kamis. (16/11/23).

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Masyarakat Hukum Adat (MHA), seperti MHA Tonyooi Peninyau dari Kampung Ongko Asa, Kecamatan Barong Tongkok, MHA Benuaq Madjaun dari Kampung Penarong, Kecamatan Bentian Besar, MHA Bahau Uma Luhaat dari Kampung Long Halang, Kecamatan Long Iram, dan MHA Benuaq Telimuk dari Kampung Penarong, Kecamatan Bentian Besar. Selain itu, turut hadir perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Ayonius, menekankan pentingnya mempertahankan adat dan budaya sebagai fondasi masyarakat yang baik.

“Apa yang dipresentasikan nantinya dapat dipertahankan, jangan mudah tergerus, selalu pertahankan dan pegang budaya kita, nilai kebersamaan kita harus tetap ada”, ucapnya.

Kepala Dinas PMK Kutai Barat, Erik Victory menyampaikan bahwa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung pada tahun 2023 menerima alokasi bantuan anggaran dari Forest Carbon Partnership Facility (FCPF)-Carbon Fund untuk kegiatan fasilitasi penetapan kesatuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) dan Desa Adat.

Setelah melalui sosialisasi hingga validasi, maka empat suku MHA ditetapkan, yaitu Tonyooi Peninyau, Benuaq Madjaun, Bahau Uma Luhaat, dan Benuaq Telimuk

Dalam rangkaiannya para perwakilan Masyarakat Hukum Adat (mempresentasikan sejarah, asal usul lokasi dan nama kampung, sejumlah benda adat dan pusaka warisan nenek moyang, peta dan aspek wilayah adat MHA, hukum dan sanksi Adat, serta struktur kelembagaan MHA.

Kemudian Acara ditutup dengan penandatanganan persetujuan hak MHA oleh Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas DPMK.

Penulis : Juan

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id