Dinyatakan Reaktif 21 Orang Ikuti  Swab Test, Oleh Tim Kesehatan Satgas Covid-19 Kutai Barat

Dinyatakan Reaktif 21 Orang Ikuti  Swab Test, Oleh Tim Kesehatan Satgas Covid-19 Kutai Barat

Petugas kesehatan, saat melakukan pengambilan sampel Swab. Foto: Donni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Menindaklanjuti hasil tracing dari pemeriksaan rapid test yang digelar pada beberapa perangkat daerah. Tim kesehatan Satgas Covid-19 Kutai Barat dari Dinas Kesehatan melaksanakan swab test terhadap 21 orang yang dinyatakan reaktif ketika dilakukan rapid test. Pemeriksaan dipusatkan di Alun-alun Itho Sendawar. Jumat, 6 November 2020.

Kasi Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular, dr. Rafaela Wisdafiesta mengatakan, swab test yang digelar adalah hasil tracing melalui pemeriksaan rapid tes terdahulu dan beberapa orang yang kontak erat berdasarkan informasi surveilans dari puskesmas dan telah disetujui untuk menjalani swab test.

setelah pengambilan spesimen, nantinya spesimen tersebut akan dikirimkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Provinsi atau di Rumah Sakit Umum Daerah Wahab Sharajanie Samarinda sesuai ketersediaan logistik.

“Untuk hari ini, sampel yang digunakan akan diperiksa dengan metode PCR. Jadi teman-teman yang kita swab. Spesimennya kita kirim ke Dinas Kesehatan Provinsi, supaya dapat diperiksa dalam waktu rentang tiga sampai tujuh hari untuk diketahui hasilnya,” terangnya.

Selain itu dr. Rafaela Wisdafiesta juga menerangkan bahwa swab tes yang dilakukan tadi. bisa dikatakan sebagai pemeriksaan massal. Karena sample yang terkonfirmasi reaktif berasal dari gabungan perangkat daerah yang telah menjalani rapid test. Serta  kapasitas minimal  dalam pengiriman sesuai mekanisme yaitu 10 sample.

“Karena spesimen yang dikirim mengikuti mekanisme dari dinas kesehatan provinsi kalimantan Timur. Maka samplenya harus grouping (kolektif), jadi samplenya tidak dikirimkan satu-persatu. Jadi selama ini mekanismenya paling tidak, lebih dari 10 sample. Baru kita bisa kirimkan ke provinsi. Mencegah supaya tidak tercecer dengan sampel kabupaten kota lainnya,” Jelasnya.

Penulis: Donni, Editor: Hermanto

Bekerja Aman Di Tengah Pandemi, Diskominfo Kutai Barat Laksanakan Rapid Test

Bekerja Aman Di Tengah Pandemi, Diskominfo Kutai Barat Laksanakan Rapid Test

Aktivitas petugas medis, saat lakukan rapid test di Diskominfo Kutai Barat. Foto: Donni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tindak lanjuti anjuran pemerintah untuk menjamin, kesehatan dan keamanan aktivitas kerja di tempat kerja dari Covid -19. Dinas komunikasi dan informatika Kutai Barat (Diskominfo) berinisiatif melakukan pemeriksaan rapid test kepada pegawai, baik dari pegawai PNS dan TKK menjalani pemeriksaan rapid test. Oleh Tim kesehatan Satgas Covid-19 Kutai Barat dari Dinas Kesehatan yang berjumlah 15 personil. Berlangsung di kantor Diskominfo Kutai Barat. Kamis, 5 November 2020.

Kegiatan rapid test yang di mulai pukul 09.00 WITA,  diikuti pegawai sebanyak 65 orang dari jumlah 118 orang pegawai diskominfo secara bergiliran. Menurut Kasi pencegahan dan pengendalian penyakit menular, dr. Rafaela Wisdafiesta mengatakan, kali ini belum keseluruhan pegawai Diskominfo yang mengikuti rapid test, maka bagi pegawai yang tidak sempat dapat mengikuti rapid test diperangkat daerah lain yang menyelenggarakannya.

“Seperti; hari ini juga beberapa pegawai dinas Perdagangan, koperasi, usaha kecil dan Menengah Kutai Barat yang tidak sempat beberapa waktu lalu bisa mengikuti rapid test di kantor Dinas Kominfo Kutai Barat,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa rapid test merupakan metode screening yakni; pemeriksaan awal, apabila reaktif petugas akan mengkonfirmasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut yaitu swab test.

“untuk teman-teman yang reaktif, kita minta untuk melakukan isolasi mandiri hingga ada petugas kesehatan dinkes maupun puskemas mengkonfirmasi untuk pemeriksaan swab test. Karena untuk hasil rapid test yang reaktif, bisa jadi konfirmasi covid-19 atau bisa jadi tidak, atau mungkin bisa terjadi reaksi silang dari virus lain,” jelasnya.

Selain itu juga dirinya mengingatkan bahwa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebagai upaya pencegahan karena covid-19 suatu hal yang berbahaya dan tidak terlihat.

Sekretaris Dinas Kominfo Roheson menghimbau, apabila ada yang dinyakan reaktif dari hasil pemeriksaan rapid test, maka diminta kesadaran untuk segera melaksanakan karantina mandiri dan ikuti protokol kesehatan dari petugas dalam penanganan.

“saya menhimbau kepaada semua bisa menerima hasil pemeriksaan ini, apapun hasilnya nanti apabila positif segera isolasi mandiri, dan ikuti protokol kesehatan supaya bisa segera di tangani petugas medis. Agar aktivitas kerja dilingkungan kerja terasa aman dan nyaman,” harapnya.

Penulis: Donni, Editor: Hermanto

Salurkan BLT-DD Tahap Delapan Di Kampung Rejo Basuki

Salurkan BLT-DD Tahap Delapan Di Kampung Rejo Basuki

Pjs. Bupati Kutai Barat, saat menyerahkan BLT DD, secara simbolis kepada warga Rejo Basuki. Foto: Aris (Humpro Setdakab)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pjs. Bupati Kutai Barat,  salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap kedelapan secara simbolis dan bersilahturahmi dengan warga di Kampung Rejo Basuki Kecamatan Barong Tongkok, didampingi oleh Plt Asisten 1 Faustinus Syaidirahman, Kepala Badan Kesbangpol, Suwito, Kadinkes Ritawati Sinaga, Kepala Satpol PP Nadisius, Kepala UPTD Samsat Wilayah Kutai Barat  H. Ahmad Syarkawi, Camat Barong Tongkok Denasius, dan Petinggi Supriadi. Rabu 4 November 2020.

Pjs. Bupati Kutai Barat H.M Syirajudin mengatakan, “Saya sangat mengapresiasi penyaluran yang tepat waktu di Kampung Rejo Basuki, ini bentuk komitmen Pemerintah Kutai Barat melalui terkoordinasi yang baik mewujudkan kemakmuran masyarakat untuk mengurangi beban ekonomi terdampak covid-19.

Sementara mneurut Plt. Asisten I Setdakab Kutai Barat F. Syaidirahman mengatakan, di Kampung Rejo Basuki adalah penyaluran bantuan BLT DD Kampung yang pertama di Kutai barat untuk tahap kedelapan.

“Selanjutnya saya ucapkan terimakasih kepada Petinggi Kampung Rejo Basuki yang sudah bekerja keras dalam persiapan penyaluran BLT DD ini, dan kegiatan fisik harus dibarengi pelaporan pelaksanaan kegiatan dan keuangan sesuai Kemendagri no 20 tahun 2018,” harapnya.

Menurutnya Pengelolaan keuangan harus lebih utama, aset juga harus diperhatikan tentang legalitasnya, jangan sampai dikemudian hari ada permasalahan, kemudian yang tak kalah penting profil Kampung agar dilengkapi.

Petinggi Kampung Rejo Basuki Supriadi mengatakan, bantuan untuk masyarakat berdampak covid-19 selama ini sudah tersalurkan sesuai aturan dari kemendagri dan kemenkeu dan “saya berharap semoga bantuan ini berguna bagi masyarakat untuk membantu perekonomian,” tegasnya.

Penulis: Renaldi, Editor: Hermanto

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Disdagkop Kutai Barat Lakukan Rapid Test Bagi Pegawainya

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Disdagkop Kutai Barat Lakukan Rapid Test Bagi Pegawainya

Petugas saat melakukan Rapid Test. Foto: Aryo (Diskominfo)

KOMINFOKUBARSENDAWAR, Saat ini dunia tengah dihadapkan dengan permasalahan pandemi virus Covid-19, sehingga perlu tindak lanjut tanggap dan responsif untuk mengambil langkah pncegahan dan penanggulangan penyebaran virus Covid-19. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan rapid test sebagai upaya untuk mendeteksi secara dini penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini tentu bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam optimalisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pelayanan di lingkungan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM  Kabupaten Kutai Barat. Senin 27 Oktober 2020.

Kepala Dinas Perdangan Kooperasi dan UKM melalui Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Simon Diki  mengatakan, sebanyak 117 orang yang mengikuti rapid tes sedangkan 51 orang lainya berhalangan hadir, bagi yang berhalangan hadir diintruksikan untuk melakukan tes mandiri.

Selanjutnya dari 105 orang yang mengikuti rapid masal terdapat 5 orang yang hasil rapidnya reaktif, sehingga akan dilakukan upaya selanjutnya yakni; Sweb Test dengan menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan Kutai Barat.

“Bagi yang hasil Rapid Tesnya reaktif diberikan dispensasi untuk melaksanakan karantina mandiri, dengan tetap diawasi oleh petugas Puskesmas Kecamatan sesuai dengan domisili mereka,” terangnya.

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kutai Barat, tim Satgas Covid-19 Kutai Barat, telah melakukan berbagai kegiatan tracing  kontak bagi pelaku perjalanan dan mensosialiasasi penerapan perotokol kesehatan ditempat umum dan penertiban dengan sangsi sesuai Perbub 30 tahun 2020.

Namun semuanya tidak akan dapat berjalan dengan baik, jika kesadaran masyarakat masih rendah, sehingga perlunya peran aktif masyarakat menerapkan protokol kesehatan serta kejujuran untuk melapor bila melakukan perjalanan dari luar daerah yang masih rawan Covid-19.

Penulis : Aryo, Editor: Hermanto

 5 orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh

 5 orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh

Sekdakab Kutai Barat, saat lakukan konferensi pers di Media Center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Secara kumulatif perkembangan Covid-19 di Kutai Barat kasus suspek sebanyak 292 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 199 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 19 orang, selesai isolasi (sembuh) 172 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.458 orang, jumlah spesimen 1.711 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.571 orang dan kasus discarded 1.394 orang.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius menerangkan, hari ini, ada penambahan pasien selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 5 orang pasien dari Kecamatan Damai yakni:  KBR 135, Laki-laki, usia 47 tahun, status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri di Site Perusahaan.

KBR 176, Laki-laki, usia 23 tahun, KBR 177, Laki-laki, usia 45 tahun, KBR 178, Perempuan, usia 22 tahun, dan KBR 180, perempuan, usia 41 tahun, “keempatnya berstatus Asimtomatik, jalani isolasi mandiri, dari Kecamatan Melak.” Ungkap Sekdakab Kutai Barat, didampingi Wakapolres Kutai Barat, Kadiskes Kutai Barat, Perwakilan RSUD HIS dan BPBD Kutai Barat, di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Senin, 26 Oktober 2020.

Kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 199 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan tetapi tidak panik, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. “Bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” terangnya mengimbau.

“Kita Bersyukur saat ini Kutai Barat sudah berstatus Zona Kuning, mari tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

Penulis: Welin, Editor : Hermanto.

Sekdakab Kutai Barat, Tinjau Proses Land Cliring Lahan TPU Kasus Covid-19

Sekdakab Kutai Barat, Tinjau Proses Land Cliring Lahan TPU Kasus Covid-19

(Dua kanan) Sekdakab Kutai Barat, saat memimpin kegiatan pembersihan lahan. Foto: Aryo (Diskominfo)

KOMINFOKUBARSENDAWAR, Menyikapi terjadinya penolakan pemakaman warga pasien Covid-19, disalah satu kampung di Kutai Barat, Pemerintah Kutai Barat, bertindak cepat dengan menyediakan lahan dan langsung lakukan pembersihan lahan (land cliring) milik pemerintah yang dsediakan untuk lahan pemakaman khusus bagi pasien covid -19 yang meninggal dunia.

Kegiatan pembersihan lahan (land cliring) tersebut langsung dipimpin Sekretaris Daerah Kutai Barat didampingi sejumlah kepala Perangkat daerah terkait, dalam wilayah Kampung Gesalig Kecamatan Barong Tongkok. Jumat,  23 Oktober 2020

Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius mengatakan, “Saya berharap pengerjaaan lahan ini dapat segera diselsaikan sesuai target, agar jika terdapat pasien covid-19 yang meninggal dapat di makamkan ditempat ini, tetapi kita tidak berharap hal tersebut akan terjadi, ini kita sediakan untuk mengantisifasi kemungkinan-kemungkin terburuk,” harapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, pada lahan seluas 2 hektar dengan jarak dari ibu kota Sendawar kurang lebih 10 kilo meter, berada jauh dari pemukiman masyarakat. “kedepan dinas terkait dapat mengelola dan menatanya dengan baik  karena lahan ini akan digunakan untuk pamakaman khusus pasien Covid-19, baik yang muslim maupun yang nasrani, kedepan jika pandemi covid-19 telah barahir maka lahan tersebut dapat dipergunakan sebagai TPU,” terangnya.

Kemudian untuk petugas pemakaman nantinya beranggota dari beberapa instansi terkait seperti BPBD, Dinas Kesehatan, SATPOL PP, serta Dinas perhubungan kemudian bagi pasien yang dimakamkan akan dilakukan dengan protokol kesehatan serta disesuaikan dengan agama pasien itu sendiri.

Penulis: Aryo, Editor: Hermanto

Seorang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Seorang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Kadiskes Kutai Barat, saat ditemui diruang kerjanya. Foto: Welin  (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Secara kumulatif perkembangan Covid-19 di Kutai Barat kasus suspek sebanyak 292 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 199 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 24 orang, selesai isolasi (sembuh) 167 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.426 orang, jumlah spesimen 1.680 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.571 orang dan kasus discarded 1.345 orang. Ungkap Kadiskes Kutai Barat Ritawati Sinaga, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya.  Kamis, 22 Oktober 2020.

Lebih lanjut diterangkannya, “hari ini ada penambahan seorang pasien selesai isolasi (sembuh) yakni:  KBR 124, Laki-laki, usia 38 tahun, status Saspek, jalani isolasi mandiri di Site Perusahaan, dari Kecamatan Kecamatan Damai.”

Kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 199 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, tetapi tidak panik untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” terangnya mengimbau.

“Mari tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

Penulis: Welin, Editor : Hermanto.

Pemerintah Kutai Barat Perseiapkan Lahan Pemakaman Pasien Covid-19.

Pemerintah Kutai Barat Perseiapkan Lahan Pemakaman Pasien Covid-19.

(Depan Kanan) Sekdakab Kutai Barat, saat meninjau lokasi lahan pemakaman pasien Covid-19. Foto: Donni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kutai Barat, bersama perangkat daerah terkait, melakukan peninjauan langsung lahan seluas 100 m x 200 meter persegi, sebagai lahan pemakaman khusus pasien positif covid-19 yang meninggal di Kampung Gesaliq. Rabu, 21 Oktober 2020.

Sekretaris Daerah Kutai Barat, Ayonius menginstruksikan kepada dinas terkait untuk melakukan pembersihan lahan untuk membuka jalan masuk dan mepersiapkan lahan untuk tempat pemakaman. Dan menginstruksikan camat untuk mensosialisasikan penggunaan lahan tersebut kepada warga pemilik lahan yang berbatasan langsung.

Usai peninjauan lokasi lahan yang kurang lebih 6 kilo meter dari jalan utama, melewati jalan Tempat Pembuangan Akhir Belau Kampung Gesaliq. “kepada dinas terkait, pihak kecamatan, dan kampung agar segera menfasilitasi, supaya dapat dipersiapkan sebaik mungkin,” harapnya.

“Kepada perangkat daerah terkait, supaya dapat segera dipersiapkan sebaik mungkin, dan kepada masyarakat dilingkungan dapat bekerjasama mempersiapkan jangan ada persoalan dikemudian hari, kepada camat dan lurah untuk mensosialisasikan, memberi pengertian kepada masyarakat,” tegasnya.

Camat Barong Tongkok, Denasius mengatakan, kecamatan diminta untuk segera memproses administrasi terkait lokasi lahan. “Jadi  tugas kami dari kecamatan dan kelurahan untuk segera memproses administrasi lahan, kemudian mensosialisasikan kepada masyarakat. khususnya pemilik lahan yang berbatasan langsung. Supaya warga tahu dan mendukung rencana ini,” tegasnya.

 

Penulis: Donni, Editor: Hermanto

Akumulasi Kasus Sudah 199 Orang Terkonfirmasi Positif  Covid-19

Akumulasi Kasus Sudah 199 Orang Terkonfirmasi Positif  Covid-19

Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers dimedia center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Satgas Covid-19 Kutai Barat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kutai Barat mengumumkan, pada hari ini ada penambahan 4 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) yakni;  “KBR 196, Laki-laki, usia 35 tahun dengan status asimtomatik, jalani isolasi mandiri, berasal dari Kecamatan Sekolak Darat, KBR 197, Laki-laki, usia 19 tahun, status asimtomatik, jalani isolasi mandiri, berasal dari Kecamatan Sekolak Darat, KBR 198, Perempuan, usia 29 tahun, status Saspek, jalani isolasi mandiri, berasal dari Kecamatan Melak, dan KBR 199, Perempuan, usia 21 tahun, status Saspek, jalani isolasi mandiri, berasal dari Kecamatan Penyinggahan,” ungkapnya di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Rabu, 21 Oktober 2020.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat Ayonius menerangkan, ada juga penambahan pasien selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 5 orang dari Kecamatan Damai yakni:  KBR 167, Perempuan, usia 43 tahun, status Saspek, jalani isolasi mandiri, berasal dari Kecamatan Barong Tongkok, KBR 168, Laki-laki, usia 44 tahun, KBR 169, Laki-laki, usia 16 tahun. KBR 170, Laki-laki, usia 20 tahun, ketigannya dengan status awal Asimtomatik, jalani isolasi mandiri dari Kecamatan Melak, dan KBR 171, Perempuan, usia 34 tahun, status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri dari Kecamatan Barong Tongkok,” tambahnya.

Secara kumulatif perkembangan Covid-19 di Kutai Barat kasus suspek sebanyak 292 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 199 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 25 orang, selesai isolasi (sembuh) 166 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.392 orang, jumlah spesimen 1.645 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.571 orang dan kasus discarded 1.345 orang.

Kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 199 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, tetapi tidak panik untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. “Terutama bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” tegasnya mengimbau.

“Tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M; menggunakan Masker, mencuci Tangan, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Anderas, Editor : Hermanto

Kembali Diumumkan, 6 Orang Sembuh Dari Covid-19

Kembali Diumumkan, 6 Orang Sembuh Dari Covid-19

Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Aryo (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius menjelaskan, pada hari ini, ada penambahan satu kasus terkonfirmasi positif Covid-19, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) yakni;  “KBR 195, Laki-laki, usia 46 tahun dengan status asimtomatik, jalani isolasi mandiri, berasal dari Kecamatan Barong Tongkok,” ungkapnya di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 20 Oktober 2020

Secara kumulatif perkembangan Covid-19 di Kutai Barat kasus suspek sebanyak 292 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 195 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 3 orang, isolasi mandiri 27 orang, selesai isolasi (sembuh) 161 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.392 orang, jumlah spesimen 1.645 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.565 orang dan kasus discarded 1.341 orang.

Lebih lanjut diterangkannya, ada juga penambahan pasien selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 6 orang dari Kecamatan Damai yakni:  KBR 144, Laki-laki, usia 29 tahun, status Saspek jalani isolasi mandiri, berasal dari Kecamatan Mook Manaar Bulaatn, KBR 162, Laki-laki, usia 25 tahun, KBR 163, Laki-laki, usia 28 tahun. KBR 164, Laki-laki, usia 45 tahun, KBR 165, Laki-laki, usia 25 tahun “Keempatnya dengan status asimtomatik, jalani isolasi mandiri di Site perusahaan dari Kecamatan Damai, dan KBR 166, Perempuan, usia 22 tahun, status Asimtomatik, asal Kecamatan Bongan,” tambahnya.

Akumulasi kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 195 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, jangan panik untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. “Terutama bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” tegasnya mengimbau.

“Mari patuhi ini secara bersama-sama, dan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Aryo, Editor : Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id