Laksanakan Seruan, Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan (3M)

Laksanakan Seruan, Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan (3M)

Pjs Bupati Kutai Barat, saat memasang Masker kepada salah satu pengguna jalan. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBARSENDAWAR, Tim keamanan Pemerintah Kutai Barat yang terdiri dari unsur Kodim 0912/KBR, Polres Kutai Barat, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan BPBD, melaksanakan kegiatan membagi 5000 Masker sebagai upaya meminimalisir penularan Corona Virus Diseace (Covid-19) dan sosialisasi protokol kesehatan dimasyarakat di wilayah Kabupaten Kutai Barat

Kegiatan yang diawali dengan apel gelar pasukan di Markas Kodim 0912  Kutai Barat. Dipimpin Dandim 0912/KBR Letkol Inf. Anang Sofyan Efendi menjelaskan, kegiatan ini serentak dilakukan di seluruh jajaran Kodim serta Koramil di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Sementara di wilayah Kutai Barat ini semua unsur yang tergabung dalam tim keamanan pemerintah Kutai Barat hingga camat melaksanakan kegiatan seruan teritorial ini.

“Kita melaksanakan kegiatan seruan teritorial dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan penanggulangan Covid-19, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kalimantan Timur yang dilaksanakan di Samarinda dipimpin langsung Gubernur, Kapolda dan Pangdam bersama-sama melaksanakan di wilayah Samarinda,” bebernya.

Dilanjutkannya bahwa Kalimantan Timur hingga hari ini, perkembangan kasus Covid-19, dinilai masih cukup tinggi dibeberapa kota dan kabupaten, dan juga masih dinyatakan dalam zona merah, sehingga hal tersebutlah yang mendasari kegiatan serbuan teritorial ini.

“Tahapan kegiatan serbuan teritorial antara lain disiplin menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) dan upaya untuk implementasi dilapangan yaitu dengan membagikan 5000 Masker, melaksanakan penyemprotan disinfektan di pasar dan membagikan sembako kepada korban yg terdampak covid-19, terutama bagi warga yang kurang mampu dan betul-betul membutuhkan,” tegasnya.

Kegiatan yang dihadiri Pjs Bupati Kutai Barat H.M Syirajudin mengatakan, bahwa dalam hal ini  pemerintah daerah menyatukan misi strategi yakni untuk mencegah penularan Covid-19 dan mengembalikan zona hijau di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Selain memberikan teguran/peringatan juga membagikan 5000 masker bagi masyarakat pengendara yang melintas.

“Kegiatan penegakan protokol kesehatan, rutin setiap hari dilaksanakan, targetnya kita adalah agar terjadinya penurunan angka kasus positif Covid – 19 di wilayah Kutai Barat,” harapnya.

“Saya sangat mengapresiasikan sebesar-besarnya  tim garda terdepan yang terjun langsung dalam penegakan protokol kesehatan karena merekalah yang berperan utama mengatasi pandemi covid-19 di Kabupaten Kutai Barat. Semoga tetap semangat dan menjadi motivasi dalam Kondisi pandemi ini,” pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Bertambah 6 Kasus Terkonfirmasi Dan 3 Orang Lainnya Sembuh Dari Covid-19

Bertambah 6 Kasus Terkonfirmasi Dan 3 Orang Lainnya Sembuh Dari Covid-19

Kadiskes Kutai Barat, saat ditemui di ruang kerjanya. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Perkembangan Kasus Covid-19 Kutai Barat data hari (Rabu, 14/10) secara kumulatif kasus suspek sebanyak 291 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 180 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 3 orang, isolasi mandiri 32 orang, selesai isolasi (sembuh) 144 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.296 orang, jumlah spesimen 1.576 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.561 orang dan kasus discarded 1.191 orang.

“Pada hari ini, telah dilakukan Swab Test masal kepada kasus kontak erat maupun Suspek sebayak 63 Spesimen di Alun-Alun Itho Sendawar, dilaksanakan oleh tim kesehatan dan telah dikirim ke-Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya di ruang kerja Dinas Kesehatan Kutai Barat. Rabu, 14 Oktober 2020

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menjelaskan, ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 6 kasus yakni;  “KBR 175, Laki-laki, usia 47 tahun dengan status asimptomatik jalani isolasi mandiri, di Site Perusahaan berasal dari Kecamatan Damai, KBR 176, Laki-laki, usia 23 tahun status asimptomatik, jalani isolasi mandiri, berasal dari Kecamatan Melak, KBR 177, Laki-laki, usia 45 tahun, status asimptomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak, KBR 178, Perempuan, usia 22 tahun, status awal asimptomatik jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak, KBR 179, perempuan, usia 25 tahun, status asimptomatik jalani isolasi mandiri berasal dari kecamatan Damai dan  KBR 180, Perempuan, usia 31 tahun dengan status awal asimptomatik jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak,” jelasnya.

Lebih lanjut diterangkannya, ada juga penambahan pasien selesai isolasi (sembuh) sebanyak 3 orang dari Kecamatan Damai yakni:  KBR 119, Laki-laki, usia 26 tahun, KBR 120, Laki-laki, usia 26 tahun, dan  KBR 122, Laki-laki, usia 23 tahun. “Ketiganya dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri di Kota Balikpapan,” tambahnya.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 180 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, jangan panik untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. “Terutama bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalan dan ada riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” tegasnya mengimbau.

“Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto

4 orang Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

4 orang Pasien Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

Kadiskes Kutai Barat, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya. Foto: Donni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Secara  kumulatif perkembangan Covid-19 di Kutai Barat, kasus suspek sebanyak 291 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 174 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 4 orang, isolasi mandiri 26 orang, selesai isolasi (sembuh) 141 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.233 orang, jumlah spesimen 1.513 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.555 orang dan kasus discarded 1.187 orang. Data hari Selasa, 13 Oktober 2020

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menjelaskan, “pada hari ini, Selasa, (13/10) ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 1 kasus yakni;  KBR 174 usia 78 tahun, dengan status simtomatik, jalani perawatan di rumah sakit Pratama berasal dari Kecamatan Linggang Bigung,”jelasnya di kantor Dinas Kesehatan Kutai Barat.

Lebih lanjut diterangkannya, ada juga penambahan pasien selesai isolasi (sembuh) sebanyak 4 orang yakni:  KBR 121, Laki-laki, usia 28 tahun, KBR 128, Laki-laki, usia 26 tahun, dan KBR 129, Laki-laki, usia 31 tahun.

“Ketiganya dengan status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri di Kota Balikpapan dari Kecamatan Damai, sedangkan KBR 149, Laki-laki, usia 48 tahun dengan status awal asimptomatik jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak,” ungkapnya.

Akumulasi kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 174 kasus dan meninggal sudah 4 kasus, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Terutama bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalan yang memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” tegasnya.

“Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Donni, Editor : Hermanto

Seorang Meninggal Dunia, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Seorang Meninggal Dunia, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Kadiskes Kutai Barat, saat ditemui di ruang kerjanya. Foto: Firdaus (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Satgas penanganan Covid-19 Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kutai Barat data hari Senin, (12/10), secara kumulatif kasus suspek sebanyak 291 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 173 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 3 orang, isolasi mandiri 30 orang, selesai isolasi (sembuh) 137 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.232 orang, jumlah spesimen 1.511 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.553 orang dan kasus discarded 1.187 orang. Melalui Kadiskes Kutai Barat diruang kerjanya.  Senin, 12 Oktober  2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menjelaskan, pada tanggal 10 Oktober 2020, telah dilakukan Rapid Test masal 197 orang dalam wilayah kecamatan Barong Tongkok oleh tim kesehatan setempat dan kami juga menyampaikan data Sabtu (10/10) penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 6 kasus yakni;

“KBR 167 usia 43 tahun, dengan status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Barong Tongkok. KBR 168, Laki-laki, usia 44 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri di berasal dari Kecamatan Melak. KBR 169, Laki-laki, usia 15 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak. KBR 170, Laki-laki, usia 20 tahun, dengan status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak. KBR 171, perempuan, usia 34 tahun, dengan status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Barong Tongkok, dan KBR 172, Perempuan, usia 54 tahun, dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri di Samarinda berasal dari Kecamatan Jempang,” jelasnya.

Lebih lanjut diterangkannya, “ada penambahan kasus konfirmasi positif yang meninggal dunia per Sabtu (10/10) berjumlah 1 kasus yakni : KBR 173, Laki-laki, usia 58 tahun, berasal dari kecamatan Bentian Besar. Kronologis pasien, pada 10 Oktober 2020, tiba di RSUD HIS dengan status simtomatik, dan meninggal pada pukul 12.00 Wita, kemudian dimakamkan dengan protokol Covid-19.”

“Kami juga sampaikan pula kasus pasien sembuh data pertanggal 11 Oktober 2020 berjumlah 1 orang, yakni; KBR 145, Laki-laki, usia 43 tahun dengan status Asimtomatik  jalani isolasi mandiri di Site perusahaan dari kecamatan Damai,” jelasnya.

Akumulasi kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 173 kasus dan meninggal sudah 4 kasus, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Terutama bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan melaporkan diri bila memiliki kontak dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19, dipusat layanan kesehatan terdekat.

 “Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Firdaus, Editor : Hermanto.

Rapat Kerja Satgas Covid19 Kabupaten Kutai Barat.

Rapat Kerja Satgas Covid19 Kabupaten Kutai Barat.

(Depan tengah) Asisten I Setdakab Kutai Barat saat pimpin rapat kerja. Foto: Dhea (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Satgas Daerah Penanganan Covid-19 Kutai Barat melaksanakan rapat kerja yang dipimpin Asisten I Setdakab Kutai Barat dihadiri perangkat daerah terkait membahas rencana pendirian posko dan memaksimalkan peran kecamatan-kecamatan, dalam rangka percepatan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Kutai Barat, di ruang diklat Setdakab Kutai Barat. Jumat 09 Oktober 2020.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Efendi menyampaikan, Pendirian posko penanganan covid-19 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi penyebaran covid-19. Apalagi jumlah pasien positif covid-19, pasien dalam pengawasan dan orang dalam pemantauan di wilayah Kabupaten Kutai Barat terus meningkat.

Petugas dilapangan selain melakukan tugas administratif dan skrining masyarakat yang berpotensi terindikasi Covid-19 di Posko Jambuk, juga perlu lakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Nantinya posko kesehatan penanganan covid-19 ini akan dijaga 24 jam oleh team Satgas. Posko Jambuk ini nantinya difungsikan sebagai Posko Keamanan yang diisi petugas gabungan dari anggota TNI, Polri, Satpol PP dan petugas BPBD serta sebagai tempat pengecekan surat yang dibawa (Hasil Rapid/Swab test) bagi masyarakat terkait perjalanan memasuki wilayah Kutai Barat,”jelasnya.

Kabag Hukum Kutai Barat Adrianus Joni menjelaskan, “Dua titik posko di Kecamatan Melak dan Kecamatan Bongan, digarda terdepan ada prosedur yang harus diterapkan dan diperkuat, seperti; perlunya meyakinkan masyarakat untuk berprilaku hidup sehat dengan menegakkan disiplin protokol kesehatan.

“Terkait hal tesebut kita sudah mengeluarkan surat edaran di Kecamatan untuk menentukan satgas tingkat kampung dan tingkat RT, dan Satgas kecamatan sudah dibentuk per tanggal 31 September kemarin,” jelasnya.

Lebih lanjut ditegaskannya “bagi pelaku perjalanan KTP Kutai Barat dapat menunjukan surat Rapid Test Negatif/Non Reaktif, berlaku juga untuk pelaku perjalanan lintas daerah masyarakat Kabupaten Mahulu. Kemudian untuk KTP Luar Kutai Barat wajib menunjukan surat keterangan swab test negatif, dan kebijakan ini dikecualikan bagi angkutan logsitik sembako, kesehatan dan lain-lainnya,”tegas Kabag Hukum Setdakab Kutai Barat.

“Keberadaan kedua Posko ini (Bongan dan Melak) perlu sosialisasi, salah satunya adalah bagi  pelaku perjalanan diingatkan, perlu membawa surat hasil rapid test atau swab test yang nonreaktif, jika masuk ke wilayah Kutai Barat jika tidak harus dipulangkan kembali,”pungkasnya mengimbau.

Penulis : Dhea, Editor: Hermanto

Antisipasi Penambahan Kasus Terkonfirmasi, Masyarakat Diingatkan Selalu Mawas Diri

Antisipasi Penambahan Kasus Terkonfirmasi, Masyarakat Diingatkan Selalu Mawas Diri

Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Satgas Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kutai Barat data hari Jumat,(09/10), Secara kumulatif kasus suspek sebanyak 291 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 166 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 3 orang, isolasi mandiri 25 orang, selesai isolasi (sembuh) 136 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.221 orang, jumlah spesimen 1.511 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.553 orang dan kasus discarded 1.113 orang.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Efendi menjelaskan, “hari ini, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada penambahan 6 kasus yang terkonfirmasi Positif Covid-19 yakni; KBR 161, usia 24 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Barong Tongkok, KBR 162, usia 25 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri di Site perusahaan berasal dari Kecamatan Damai, KBR 163, usia 28 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri di Site perusahaan berasal dari Kecamatan Damai, KBR 164, usia 48 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri di Site perusahaan berasal dari Kecamatan Damai, KBR 165, usia 24 tahun, dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri di Site perusahaan berasal dari Kecamatan Damai, KBR 166, Perempuan, usia 28 tahun, dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri di Samarinda berasal dari Kecamatan Bongan,” ungkapnya didampingi, Kadis Kesehatan Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Jum’at, 9 Oktober  2020.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat menerangkan, akumulasi kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 166 kasus maka untuk mengantisipasi penambahan kasus, masyarakat diingatkan selalu mawas diri, bila melakukan perjalanan dari zona merah agar disiplin melaksanakan isolasi mandiri, dan melaporkan diri bila memiliki kontak dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19 dipusat layanan kesehatan terdekat,”tegasnya.

 “Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto

Pelaku Perjalanan Harus Disiplin Melakukan Isolasi Mandiri

Pelaku Perjalanan Harus Disiplin Melakukan Isolasi Mandiri

Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Satgas Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kutai Barat data hari Kamis,(08/10), Secara kumulatif kasus suspek sebanyak 291 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 160 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 3 orang, isolasi mandiri 19 orang, selesai isolasi (sembuh) 136 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.221 orang, jumlah spesimen 1.489 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.553 orang dan kasus discarded 1.103 orang.

Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, “hari ini telah dilakukan rapid Test masal sebanyak 232 orang dengan rincian 117 orang di Kecamatan Damai dan 115 orang dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok oleh tim kesehatan dan UPT Puskesmas wilayah setempat,” ungkap Sekdakab Kutai Barat didampingi, Kadis Kesehatan Kutai Barat, perwakilan Polres, TNI Kutai Barat dan BPBD Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 8 Oktober  2020.

“Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada penambahan 2 kasus yang terkonfirmasi Positif Covid-19 yakni; KBR 159, Laki-laki, usia 48 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak, dan KBR 160, Laki-laki, usia 48 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Muara Lawa,” jelasnya.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat menerangkan, “hari ini juga ada penambahan pasien Covid-19 dinyatakan selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 3 orang, yakni: KBR 131, Laki-laki, usia 36 tahun, dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Bongan, KBR 132 Laki-laki, usia 35 tahun, dengan kasus Suspek jalani perawatan di RS Pratama, asal kecamatan Damai dan KBR 133, Perempuan, usia 47 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri di wisma Atlit Kutai Kartanegara, berasal dari Kecamatan Penyinggahan.”

“Untuk mengantisipasi penambahan kasus terkonfirmasi postif Covid-19, masyarakat diingatkan tidak meninggalkan rumah jika tidak perlu, jangan bekerja bila kurang sehat dan teruslah tingkatkan kewaspadaan,”tegasnya.

Pelaku perjalan dari zona merah agar disiplin melaksanakan isolasi mandiri, dan melaporkan diri bila memiliki kontak dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19 dipusat layanan kesehatan terdekat. “Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, selalu menerapkan protokol kesehatan terutama lakukan 3M, seperti; selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto

Diumumkan 16 Orang Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

Diumumkan 16 Orang Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Donni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kutai Barat, kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 data hari Rabu,(07/10) secara kumulatif kasus suspek sebanyak 290 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 158 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 3 orang, isolasi mandiri 20 orang, selesai isolasi (sembuh) 133 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.215 orang, jumlah spesimen 1.489 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.553 orang dan kasus discarded 1.103 orang.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Efendi menjelaskan, “pada hari ini telah dilakukan Swab Test masal terhadap kasus kontak erat dan suspek di alun-alun Itho Sendawar sebanyak 57 Spesimen oleh tim kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kutai Barat dan UPT Puskesmas Barong Tongkok,” ungkap Asisten I Setdakab Kutai Barat didampingi Direktur RSUD HIS Kutai Barat, Kadis Kesehatan Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat dan BPBD Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Rabu, 7 Oktober  2020.

“Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada penambahan 1 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 yakni; KBR 158, Laki-laki, usia 31 tahun, dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Barong Tongkok,” jelasnya.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat menerangkan, “hari ini juga ada penambahan pasien Covid-19 dinyatakan selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 16 orang dari Kecamatan Damai, yakni: KBR 118, 123 dan 130 yang lakukan isolasi mandiri di Balikpapan, kemudian KBR 134 sampai dengan 143, KBR 146, 147 dan 148,  jalani isolasi mandiri di site perusahaan.”

Akumulasi kasus terkonfirmasi sudah mencapai angka 158 kasus, dengan 3 kasus meninggal dunia, maka masyarakat diingatkan agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan berupaya mencegah penularan Covid -19. “mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19,” tegasnya mengimbau.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Pipin, Editor : Hermanto

Kembali Diumumkan 3 Orang Sembuh Dan 2 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kembali Diumumkan 3 Orang Sembuh Dan 2 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

(Tengah) Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Donni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kutai Barat data hari Selasa,(06/10), pada hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada penambahan 2 kasus yang terkonfirmasi Positif Covid-19 yakni; KBR 156, Perempuan, usia 69 tahun, dengan status Suspek, jalani perawatan di rumah sakit pratama, dan KBR 157, perempuan, usia 43 tahun dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri, “keduanya berasal dari Kecamatan Melak,” ungkap Sekdakab Kutai Barat didampingi Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kadis Kesehatan Kutai Barat dan perwakilan RSUD HIS di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 6 Oktober  2020.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, hari ini juga ada penambahan pasien Covid-19 dinyatakan selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 3 orang, KBR 117, Laki-laki usia 25 tahun dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri, KBR 126, Laki-laki, usia 34 tahun dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri, dan KBR 127, Laki-laki, usia 55 tahun dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri, “ketiganya berasal dari kecamatan Damai,”jelasnya.

Diterangkannya, secara kumulatif kasus suspek sebanyak 290 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 157 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 3 orang, isolasi mandiri 35 orang, selesai isolasi (sembuh) 117 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.167 orang, jumlah spesimen 1.431 spesimen, kasus discarded 1.102 orang dan pelaku perjalanan mencapai  41.552 orang

Perkembangan kasus terkonfirmasi sudah mencapai angka 157 kasus, dengan 3 kasus meninggal dunia, jadi masyarakat diingatkan agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan berupaya mencegah penularan Covid -19. “mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19,” tegasnya mengimbau.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Donni, Editor : Hermanto

Wujudkan Zona Hijau, Kutai Barat Harus Terbebas Dari Covid-19

Wujudkan Zona Hijau, Kutai Barat Harus Terbebas Dari Covid-19

Pjs Bupati Kutai Barat, saat memberikan keterangan kepada media. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR, Berupaya mengembalikan status zona hijau, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat  akan membuka kembali posko pemeriksaan diarea perbatasan jalur darat dan jalur mahakam, sebagai langkah pemda untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Diseace(Covid 19). Senin 05 Oktober 2020.

Pjs Bupati Kutai Barat, H.M Syirajuddin menjelaskan, bahwa pengaktifan posko-posko pemeriksaan ini akan segera dilaksanakan, karena ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi dan mencegah meluasnya pandemi Covid-19 di Kutai  barat,” ungkapnya.

H.M Syirajuddin yang juga selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19 menuturkan bahwa posko pemeriksaan yang akan dibuka kembali tersebut dipusatkan di Kecamatan Bongan yaitu jalur darat dan untuk jalur sungai mahakam di Kecamatan Penyinggahan, akan dipindahkan di Kecamatan Melak.

“Hal ini masih proses pembahasan,  saya yakin dengan adanya tim satgas ini bekerja secara efektif maka penyebaran virus bisa kita cegah untuk tidak bertambah luas. Semoga apa yang dilakukan ini bisa membuahkan hasil yang bagus untuk menjadikan Kutai Barat terbebas dari Covid-19 dan berstatus zona hijau,”harapnya.

Kemudian ditambahkannya bahwa terkait Peraturan Bupati (Perbub) nomor 30 tahun 2020 untuk pemberlakuan pembatasan aktivitas jam malam yang harus tetap dijalankan. “Saya meminta dan menegaskan agar masyarakat Kutai Barat bisa mentaati dan mematuhi aturan dan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19 ini,”pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id