273 Orang Pegawai Setdakab Ikuti Rapid Test

273 Orang Pegawai Setdakab Ikuti Rapid Test

Para Petugas, saat lakukan persiapan, kegiatan Rapid Test. Foto : Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR, Sebanyak 273 Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kutai Barat laksanakan rapid test untuk pemeriksaan karyawan/pegawai yang baru saja melaksanakan perjalanan keluar daerah, di Gedung Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Setdakab Kutai Barat. Selasa, 6 Oktober 2020.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Barat Ayonius menjelaskan, dilaksanakannya pemeriksaan rapid test ini, dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dilingkungan kerja Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kutai Barat, yang dilaksanakan secara bergilir dimulai dari pukul 09.00 pagi ini sampai dengan selesai.

Selama ini seluruh pegawai Setdakab sudah melaksanakan protokol kesehatan yaitu dengan bekerja dari rumah (WFH) dan turun kekantor dengan sistem piket/shift. “Rapid test ini dilakukan oleh petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Barat dan UPT Puskesmas Barong Tongkok, dengan mengutamakan karyawan/pegawai Setdakab yang baru saja melaksanakan perjalanan keluar daerah,”jelasnya.

Ditambahkan oleh salah satu petugas Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (program imunisasi P2P) Dinkes Kutai Barat Yohana disela pemerikasaan tersebut mengatakan, bahwa dalam pemeriksaan rapid test ini mengerahkan petugas sebanyak 27 orang  dimana dalam 1 meja pemeriksaan akan melayani maksimal 5 orang.

“Sekitar 16 meja pemeriksaan dengan 27 orang petugas. Terdiri dari 17 orang tenaga dari Puskesmas Barong Tongkok dan 10 orang tenaga dari Dinkes Kutai Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk hasil pemeriksaan diharapkan secepatnya pada hari ini juga bisa diketahui, agar bisa direncanakan tindakan selanjutnya, bagi para pegawai/karyawan yang menjalani pemeriksaan ini.

“Kita berharap hari ini hasilnya bisa semua diketahui. Sehingga dapat segera dilakukan tindaklanjutnya. Apakah harus menjalani pemeriksaan lanjutan swab test atau hanya melakukan isolasi mandiri beberapa hari kedepan,” pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Asisten I Setdakab Kutai Barat Prihatin, Pelaku Perjalanan Kurang Disiplin

Asisten I Setdakab Kutai Barat Prihatin, Pelaku Perjalanan Kurang Disiplin

Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Firdaus (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kembali diumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Senin,(05/10), Secara kumulatif kasus suspek sebanyak 290 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 155 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 4 orang, isolasi mandiri 35 orang, selesai isolasi (sembuh) 114 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.163 orang, jumlah spesimen 1.431 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.552 orang dan kasus discarded 1098 orang.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Efendi menjelaskan, pada hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada penambahan 6 kasus yang terkonfirmasi Positif Covid-19 yakni; KBR 150, Perempuan, usia 27 tahun, dengan status Suspek,  KBR 151, perempuan, usia 8 tahun dengan status Asimptomatik, KBR 152, Perempuan, usia 50 tahun dengan status Asimptomatik, ketiganya menjalani isolasi mandiri asal Kecamatan Damai.

KBR 153, Laki-laki, usia 54 tahun dengan status Suspek, jalani  isolasi mandiri asal kecamatan Melak, KBR 154, Perempuan, usia 38 tahun dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri, asal Kecamatan Barong Tongkok, dan KBR 155, Laki-laki, usia 52 tahun dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri, asal Kecamatan Barong Tongkok,” ungkap Sekdakab Kutai Barat didampingi Kadis Kesehatan Kutai Barat. di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Senin, 5 Oktober  2020.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat menerangkan, “hari ini ada kabar baik dari satu keluarga pasien asal Kecamatan Bongan, dinyatakan selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 3 orang, KBR 114, Laki-laki usia 12 tahun dengan status Asimptomatik jalani isolasi mandiri, KBR 115, Perempuan usia 38 tahun dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri, dan KBR 116, Laki-laki, usia 27 tahun dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri.

Akumulasi kasus terkonfirmasi sudah mencapai angka 155 kasus, dengan 3 kasus meninggal dunia, masih ada spesimen Swab Tes yang belum keluar dan pelaku perjalan masih banyak yang kurang disiplin untuk melakukan isolasi mandiri, jadi masyarakat diingatkan agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan berupaya mencegah penularan Covid -19. “mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19,” jelasnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti; selalu menjaga daya tahan tubuh, rajin berolahraga, gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,”pungkasnya mengimbau.

Penulis: Firdaus, Editor : Hermanto

Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Kantor-Kantor Perangkat Daerah Sesuai Permintaan

Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Kantor-Kantor Perangkat Daerah Sesuai Permintaan

Petugas usai lakukan penyemprotan di Kantor Inspektorat Kutai Barat. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Menindaklanjuti instruksi Pjs Bupati Kutai Barat, dalam upaya mencegah penyebaran Corona Virus Diseace (Covid 19), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan menyemprotan disinfektan dilingkungan Kantor Perangkat Daerah  Sabtu, 3 Oktober 2020.

Kepala BPBD Kutai Barat melalui Staf petugas Daud Budiman menjelaskan, bahwa pelaksanaan penyemprotan ini telah dilakukan sejak akhir bulan September lalu dan akan terus dilakukan selama dua minggu kedepan.

“Sudah ada banyak permintaan dari kantor perangkat daerah yang ingin dilakukan penyemprotan dan kami tindaklanjuti setiap harinya selama dua minggu kedepan,” ucapnya saat melakukan penyemprotan.

Dan selama beberapa hari ini selalu melakukan penyemprotan yaitu dua hingga empat kantor perangkat daerah. Dan waktu penyemprotan ini, disesuaikan dengan permintaan dari masing masing kantor Perangkat daerah, biasanya dilakukan pada waktu siang hari dari pukul 14.00 hingga 16.00 wita. “Masing-masing kantor ada tiga orang anggota yang bertugas melakukan penyemprotan,” jelasnya.

BPBD Kutai Barat juga menerima permintaan penyemprotan disinfektan dari kantor-kantor swasta yang ada di Kutai Barat, dengan mengirimkan surat kepada BPBD untuk bisa diatur jadwal kegiatan penyemprotannya. “Kita menerima jika ada kantor kantor yang ingin dilakukan penyemprotan. Cukup bersurat saja ke BPBD maka nanti akan kita lakukan penjadwalan,” pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Bertambah 5 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bertambah 5 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

(Tengah) Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kembali diumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Jum’at,(02/10), Secara kumulatif kasus suspek sebanyak 290 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 149 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 4 orang, isolasi mandiri 32 orang, selesai isolasi (sembuh) 111 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.163 orang, jumlah spesimen 1.431 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.545 orang dan kasus discarded 1003 orang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius menjelaskan, pada hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), ada penambahan 5 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 yakni; KBR 145, Laki-laki, usia 43 tahun, status Asimptomatik;  KBR 146, Laki-laki, usia 32 tahun dengan status Suspek; KBR 147, Laki-laki usia 44 tahun dengan status Asimptomatik; KBR 148, Laki-laki, usia 27 tahun dengan status Suspek, keempat orang ini menjalani isolasi mandiri di Site Perusahaan di Kecamatan Damai.

Dan KBR 149, Laki-laki, usia 48 tahun, status Suspek, menjalani isolasi mandiri asal Kecamatan Melak,” ungkap Sekdakab Kutai Barat didampingi Perwakilan Polres Kutai Barat, Direktur RSUD HIS dan Kadis Kesehatan Kutai Barat. di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Jum’at, 2 Oktober  2020.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat menerangkan, “Secara kumulatif hari ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah 149 kasus, jadi masyarakat diingatkan agar tetap meningkatkan kewaspadaan untuk pencegahan penularan Covid -19. Dari Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Barat, masih terus melakukan tracking kontak kasus terkonfirmasi,”jelasnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti; selalu menjaga daya tahan tubuh, rajin berolahraga, selalu menggunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,”tegasnya menghibau.

“Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19,”pungkasnya.

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto

Pjs Bupati Kutai Barat, Pimpin Rakor Satgas Penanganan Covid-19 Di Kutai Barat

Pjs Bupati Kutai Barat, Pimpin Rakor Satgas Penanganan Covid-19 Di Kutai Barat

(Kanan) Pjs Bupati Kutai Barat, saat pimpin rakor Satgas Penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Foto: Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka penanganan Corona Virus Diseace (Covid-19), Pemerintah Kutai Barat melakukan rapat koordinasi secara virtual antar instansi, terkait perkembangan dan penangan Covid-19 dan penetapan Satuan Tugas penaganan Covid-19 tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, Kampung, dan RT, sesuai dengan Keputusan Bupati Kutai Barat Nomor 800.05.366/K.1190/2020 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Diseace-19 Kabupaten Kutai Barat sebagai  tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) No.82 Tahun 2020 tentang pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan dalam Perpres tersebut disebutkan Tim Gugus Tugas diganti dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Barat Syirajudin didampingi Asisten I Kutai Barat Misran Effendi, Plt Asisten III Achmad Sofyan dan Kapolres Kutai Barat Roy Satya Purta 2020 di ruang rapat Setdakab Kutai Barat. Rabu 30 September 2020

Rapat secara Virtual tersebut diikuti oleh BPBD Kutai Barat, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Kabag Hukum Setdakab Kutai Barat, RSUD HIS, Disnaker, Polres Kutai Barat, Dandim Kutai Barat hingga Pemerintahan Kecamatan. Dalam rapat tersebut para pimpinan perangkat daerah melaporkan langsung perkembangan dan masukan terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Kutai Barat.

Pjs Bupati Kutai Barat Syirajudin dalam arahannya, mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Tim Gugus Tugas yang telah berkerja keras dalam melakukan pencegahan Covid-19 di Kutai Barat, “Saya melihat kita semua telah memberikan peran yang sangat penting, namun data perkembangan Covid-19 dari Dinas Kesehatan telah terjadi peningkatan dalam beberapa hari ini hhususnya di Kutai Barat yang sebelumnya pada zona kuning naik menjadi zona orange,”jelasnya.

“Tentunya persoalan ini menjadi tanggung jawab kita bersama bahwa masih banyak yang perlu di tingkatkan lagi dan seluruh Tim Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Diseace-19 untuk terus meningkatkan kinerjanya masing-masing terutama dalam berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan agar upaya penerapan pola hidup yang sehat dan bersih kepada masyarakat dapat sesuai yang diharapkan,”harapnya.

Terkait dengan posko perbatasan dikampung Jambuk Kecamatan Bongan, berdasarkan dari data perkembangan Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Kutai Barat yang semkain meningkat, Pjs Bupati Kutai Barat berharap, perlu untuk dilakukan evaluasi kembali dan segara mengaktifkan kembali posko perbatasan tersebut.

“Dengan melakukan penjagaan ketat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan keluar dan masuk wilayah Kutai Barat, memperkuat kerjasama tiap-tiap Kecamatan, Kampung sampai ke RT dan seluruh element masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan, tidak lain tujuannya adalah untuk memanimalisir wabah Covid-19 agar tidak semakin meluas,” pungkasnya.

 

Penulis: Welin, Editor: Hermanto

Bertambah 1 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Bertambah 1 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Donni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data. Hari Kamis, (01/10), secara kumulatif kasus suspek sebanyak 286 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 144 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 4 orang, isolasi mandiri 27 orang, selesai isolasi (sembuh) 111 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.156 orang, jumlah spesimen 1.422 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.540 orang dan kasus discarded 970 orang.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi menjelaskan, “pada hari ini kami menyampaikan permintaan maaf ada kesalahan tempat isolasi bagi 10 orang pasien yang terkonfirmasi positif pada konferensi pers (30/9) kemaren. Yang benar adalah dari KBR 134 hingga KBR 143 tersebut, saat ini menjalani isolasi mandiri di Site perusahaan, daerah Biangan Kampung Besiq, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat,” ungkap Asisten I Setdakab Kutai Barat didampingi Perwakilan Polres Kutai Barat, Direktur RSUD HIS dan Kadis Kesehatan Kutai Barat. di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 1 Oktober  2020.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat menerangkan, “Hari ini ada penambahan kasus terkonfirmasi positif hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) satu orang yakni; KBR 144, usia 29 tahun, dan jalani isolasi mandiri, asal kecamatan Mook Manoor Bulant, jadi hingga hari ini sudah 144 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, jadi tetap meningkatkan kewaspadaan untuk pencegahan penularan Covid -19,”tegasnya.

“Dari Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Barat, mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti; selalu menjaga daya tahan tubuh, rajin berolahraga, gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,”tegasnya menghibau.

“Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19, ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati,”pungkasnya.

Penulis: Donni, Editor : Hermanto.

Klaster Perusahaan 10 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Klaster Perusahaan 10 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Rabu,(30/9), telah dilakukan swab masal tracking kontak di puskesmas Barong Tongkok sebanyak 83 sampel.  Secara kumulatif kasus suspek sebanyak 286 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 143 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 4 orang, isolasi mandiri 26 orang, selesai isolasi (sembuh) 111 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.156 orang, jumlah spesimen 1.422 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.540 orang dan kasus discarded 970 orang.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi menjelaskan, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada 10 orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 dan jalani isolasi mandiri di Mess Perusahaan, yakni;  KBR 134, usia 35 tahun, status Asimptomatik, KBR 135, usia 27 tahun dengan status Suspek,  KBR 136, laki-laki usia 25 tahun dengan status Suspek, KBR 137, 35 tahun, status suspek, KBR 138, usia 25 tahun, status Asimptomatik, KBR 139, usia 35 tahun, status Asimptomatik, KBR 140, usia 38 tahun, status Asimptomatik, KBR 141, usia 24 tahun, status Asimptomatik, KBR 142, usia 25 tahun, status Asimptomatik, dan KBR 143, usia 38 tahun, status Asimptomatik.

“Semua pasien yang terkonfirmasi ini adalah klaster perusahaan berasal dari kecamatan Damai,” ungkap Asisten I Setdakab Kutai Barat didampingi Perwakilan Polres Kutai Barat, Direktur RSUD HIS dan Kadis Kesehatan Kutai Barat. di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Rabu, 30  September 2020.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat menerangkan, “perkembangan kasus terkonfirmasi positif hingga hari ini secara kumulatif sudah mencapai 143 kasus, jadi tetap meningkatkan kewaspadaan, untuk pencegahan penularan Covid -19,”tegasnya.

“Tim Satuan Tuga Kutai Barat akan terus melakukan tracking kontak bagi pelaku perjalan atau pelaku kontak erat kasus terkonfirmasi, jadi disinilah diperlukan kejujuran untuk melakukan pemeriksaan dan segera melaporkan diri, agar dapat dilakukan tindakan medis,” harapnya.

“Dari Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Barat, mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti; selalu menjaga daya tahan tubuh, rajin berolahraga, gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” tegasnya mengibau.

“Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19, ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati,”pungkasnya.

Penulis: Welin, Editor : Hermanto.

3 orang pasien, Sembuh Dari Covid-19.

3 orang pasien, Sembuh Dari Covid-19.

Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Aryo (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Pemerintah Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Selasa,(29/9), secara kumulatif kasus suspek sebanyak 286 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 133 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 4 orang, isolasi mandiri 16 orang, selesai isolasi (sembuh) 111 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.072 orang, jumlah spesimen 1.338 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.538 orang dan kasus discarded 970 orang.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi menjelaskan, “hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada penambahan pasien Covid-19 dinyatakan selesai isolasi (sembuh) berjumlah 3 orang yakni; KBR 110, Perempuan usia 19 tahun, status Asimptomatik jalani isolasi mandiri, asal kecamatan Melak. KBR 111, perempuan usia 36 tahun dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri, asal Kecamatan Damai, dan KBR 112, laki-laki usia 14 tahun dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri, asal Kecamatan Barong Tongkok,” ungkap Asisten I Setdakab Kutai Barat didampingi Perwakilan Kodim 0912 Kutai Barat, Direktur RSUD HIS dan Kadis Kesehatan Kutai Barat. di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 29 September 2020.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat menerangkan, “perkembangan kasus terkonfirmasi positif hingga hari ini secara kumulatif sudah mencapai 133 kasus, tetap meningkatkan kewaspadaan, selalu mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti; selalu menjaga daya tahan tubuh, rajin berolahraga, gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” tegasnya.

“masyarakat pelaku perjalanan dan memiliki riwayat kontak kasus terkonfirmasi positif agar segera melapor ke puskesmas terdekat untuk memeriksakan diri, dan harus melakukan isolasi mandiri secara ketat. Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19, ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati,”pungkasnya.

Penulis: Aryo, Editor : Hermanto.

Salurkan BLT-DD bagi 11 Kampung di Wilayah Kecamatan Barong Tongkok.

Salurkan BLT-DD bagi 11 Kampung di Wilayah Kecamatan Barong Tongkok.

(Dua dari kiri) Bupati Kutai Barat, simbolis menyerahkan BLT-DD bagi warga Pepas Asa. Foto: Renaldi (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyerahkan Bantuan langsung Tunai (BLT) tahap VI sebesar 300 ribu rupaih perbulan kepada 1.317 Kepala Keluarga (KK) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 di 12 Kampung dalam Wilayah Kecamatan Barong Tongkok yang secara simbolis oleh Bupati Kutai Barat, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kutai Barat, Camat Barong Tongkok, para Petinggi, Kepala Adat dan tokoh masyarakat. Selasa 22 September 2020.

Bupati kutai Barat FX Yapan mengatakan, Bantuan  Langsung Tunai yang diterima dapat membantu  meringankan beban hidup masyarakat selama masa pandemi ini, disamping itu akan ada juga Bantuan Sosial Beras oleh Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial yang akan mengatur mekanisme Keluarga Penerima Manfaat.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan, melalui pembagian BLT ini, masyarakat yang menerimanya agar dapat dimanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan. Dan secara mandiri dapat memampukan diri untuk memenuhi kebutuhan pangan. “Giatlah memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan kosong untuk ditanami sayur mayur paling tidak untuk memenuhi kebutuhan pangan  keluarga, apabila berlebihan dan menghasilkan dalam skala besar dapat pula dijual sebagai tambahan pendapatan  keluarga,” harapnya.

Dalam kesempatannya tersebut Bupati Kutai Barat mengimbau kepada seluruh  masyarakat, yang mana saat ini masih menghadapi pandemic Covid-19 dan jika dilihat perkembangannya di Kabupaten Kutai Barat ada kecendrungan meningkat kasusnya. “Oleh sebab itu masyarakat disini diingatkan agar selalu memakai masker saat beraktivitas diluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta jaga kesehatan imun tubuh dengan mengkonsumsi vitamin, buah dan sayuran,” bupati mengingatkan.

Saat ini Pemerintah dalam wilayah Kutai Barat  juga  telah mengeluarkan Surat Edaran pembatasan jam aktivitas malam hari dan Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. “Besar harapan saya seluruh pihak melaksanakan aturan yang telah disusun sedemikian rupa ini.  Terutama kepada para Camat, Petinggi dan Jajarannya untuk membantu mensosialisasikan hal tersebut sehingga warga dapat mengetahui dan mentaatinya,” Pungkasnya.

Penulis: Renaldi, Editor: Hermanto

Salurkan BLT-DD Bagi Warga Terdampak Covid-19 Di Wilayah Kecamatan Sekolaq Darat.

Salurkan BLT-DD Bagi Warga Terdampak Covid-19 Di Wilayah Kecamatan Sekolaq Darat.

(Dua dari kiri) Bupati Kutai Barat, saat menyerahkan BLT-DD Bagi warga Sekolaq Darat. Foto: Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Kepada warga masyarakat di 8 Kampung dalam wilayah Kecamatan Sekolaq Darat yang masih terdapak Wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Penyaluran BLT-DD tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kutai Barat kepada masyarakat, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kepala DPMK Kutai Barat, Ketua DPRD Kutai Barat dan jajarannya dan Sejumlah unsur Lembaga Kampung di wilayah Kecamatan Sekolaq Darat. Selasa 22 September 2020

Bupati Kutai Barat FX Yapan menyampaikan, terkait dengan penyaluran BLT selama masa pandemi Covid-19 ini, agar bantuan ini dapat meringankan beban hidup masyarakat. Dengan melihat peningkatan kasus positif Covid-19 di Kutai Barat, Bupati Kutai Barat terus mengajak masyarakat agar selalu memakai masker saat beraktivitas diluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta jaga kesehatan imun tubuh dengan mengkonsumsi vitamin, buah dan sayuran.

Pemerintah Kutai Barat juga telah dikeluarkan Surat Edaran pembatasan aktivitas malam hari yang kemudian diperkuat dengan adanya Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

“Besar harapan saya seluruh pihak melaksanakan aturan yang dibuat demi kepentingan bersama ini dengan sebaiknya.Saya juga menghimbau kepada Camat, Petinggi dan Jajarannya untuk membantu mensosialisasikan hal tersebut sehingga warga harus menaatinya,” harapnya.

Lebih Lanjut Camat Kecamatan Sekolaq Darat Suwila Erpina dalam dalam laporannya menyampaikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sudah tersalurkan disemua Kampung untuk tahap 1 senilai 1.2 Milyar untuk 717 Kepala Keluarga (KK) sedangkan untuk tahap II pada bula Juli dan Agustus sudah terlaksana disemua Kampung dalam wilayah Kecamatan Sekolaq Darat, sedang untuk bulan September (Bulan Terakhir) hanya menyisakan tiga Kampung yaitu Kampung Sumber Bangun, Kampung Sekolaq Darat dan Kampung Sekolaq Oday.

“Anggaran untuk Bantuan Langsung Tunai pada tahap II ini sebesar 643 juta Rupiah  untuk 715 Kepala Keluarga penerima dengan cacatan tiga Kampung tidak menghabiskan pagu BLT karena jumlah penerima yang memenuhi kriteria tidak mencukupi, yaitu Kampung Srimulyo, Kampung Sumber Rejo dan Kampung Leleng,” jelasnya

Penulis: Welin, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id