4 Orang Warga Mahakam Ulu Terkonfirmasi Covid-19, Jalani Perawatan Di RS. Pratama.

4 Orang Warga Mahakam Ulu Terkonfirmasi Covid-19, Jalani Perawatan Di RS. Pratama.

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Renaldi (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  “Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terkonfirmasi positif Covid-19, 4 orang warga asal Mahakm Ulu yakni MHU 10, MHU 11, MHU 12 dan MHU 13 yang saat ini jalani perawatan di Rumah Sakit Pratama Kutai Barat dan Seorang warga Kutai Barat yakni; KBR 90, perempuan usia 26 tahun dengan status suspek yang juga jalani perawatan dirumah Sakit Pratama asal Kecamatan Barong Tongkok,” jelas Pj. Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Jumat, 04 September 2020.

Perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Jumat, (04/9), secara kumulatif Kasus Suspek sebanyak 269 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 90 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 7 orang, Isolasi mandiri 4 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 82 orang, Jumlah Kematian 1 kasus, Kontak Erat 568 orang, Jumlah Spesimen 882 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.332 orang dan Kasus Discarded 573 orang.

“Selalu kami ingatkan agar masyarakat Kutai Barat tetap mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, melalui upaya menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” tegas Pj Sekdakab Kutai Barat.

Sekdakab Kutai Barat mengingatkan, jika terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko bagi keluarga dirumah terutama yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Renaldi, Editor : Hermanto Y.

2 Orang Warga Terkonfirmasi Covid-19 Di Kutai Barat.

2 Orang Warga Terkonfirmasi Covid-19 Di Kutai Barat.

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Pj. Sekdakab Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Kamis, (03/9), secara kumulatif Kasus Suspek sebanyak 269 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 89 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 1 orang, Isolasi mandiri 5 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 82 orang, Jumlah Kematian 1 kasus, Kontak Erat 588 orang, Jumlah Spesimen 882 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.326 orang dan Kasus Discarded 573 orang.

“Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terkonfirmasi positif Covid-19, berjumlah 2 orang yaitu: KBR 88, Laki-laki usia 50 tahun dengan status asymptomatic yang lakukan Isolasi Mandiri asal Kecamatan Melak dan KBR 89, Laki-laki usia 50 tahun dengan status Suspek dengan jalani Isolasi Mandiri asal Kecamatan Mook Manaar Bulatn,” ungkap Pj. Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 03 September 2020.

“Selalu kami ingatkan agar masyarakat Kutai Barat tetap mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, melalui upaya menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” tegasnya.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat mengingatkan “Ingat jika kita terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko untuk keluarga dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan Covid-19. Mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, semoga pandemi ini segera berlalu dari Kutai Barat,” pungkasnya mengingatkan.

 

Penulis: Welin, Editor : Hermanto Y.

Bupati Serahkan BLT-DD, Untuk 11 Kampung di Kecamatan Linggang Bigung

Bupati Serahkan BLT-DD, Untuk 11 Kampung di Kecamatan Linggang Bigung

(Tengah Kiri) Bupati Kutai Barat, saat menyerahkan BLT-DD. Foto: Dhea (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati Kutai Barat secara langsung menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) secara simbolis kepada masyarakat 11 kampung dalam wilayah Kecamatan Linggang Bigung, yakni; Kampung Linggang Mapan, Linggang Kebut, Linggang Bigung Baru, Linggang Melapeh Lama, Linggang Melapeh Baru, Linggang Melapeh, Linggang Bigung, Linggang Purwodadi, Bangun Sari, Linggang Tutung, dan Linggang Mencelew. Rabu, 02 September 2020

Penyerahan BLT-DD diakhiri dengan peninjauan pembangunan gedung kantor kepala kampung Linggang Bigung. Oleh Bupati Kutai Barat didampingi PJ. Sekretaris Setdakab Kutai Barat, Asistren I Bidang Pemerintah Hukum dan Kesra Setdakab Kutai Barat, Asisten II Setdakab Kutai Barat, Kepala DPMK Kutai Barat, Camat Linggang Bigung serta unsur lembaga kampung.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, pemberian bantuan langsung tunai dana desa ini, untuk meringankan kebutuhan warga yang kehidupan sosial ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dikampung terdampak akibat wabah covid-19.

Semoga dengan penyerahan BLT-DD ini dapat mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang sejahtera di wilayah Kecamatan Linggang Bigung, kepada masyarakat agar bisa dengan bijak menggunakan bantuan BLT-DD ini. Kepada kepala kampung mari saling membantu dengan berkoordinasi untuk kesejahteraan masyarakat kampung. “Saya mengimbau dan mengingatkan baik DPMK, Camat dan para Petinggi agar perlaksanaanya dimonitor secara berkelanjutan sehingga dapat berjalan sesuai rencana dan ketentuan,” harapnya.

Lebih lanjut Bupati Kutai Barat mengingatkan, kepada masyarakat untuk tetap tidak lengah karena masa Pandemi Covid-19 belum berakhir. “Menyadari masa pandemi Covid-19 ini belum berakhir, tentunya kepada seluruh element masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dikeramaian, membersihkan diri ketika pulang kerumah, tetap menggunakan masker pada saat berpergian dan beraktivitas diluar rumah. serta menjaga ketahanan pangan mandiri untuk tetap melaksanakan kegiatan bercocok tanam,” pungkasnya berpesan.

Sementara menurut Camat Linggang Bigung Kristian menyampaikan, selaku pemerintah kecamtan dan kampung sangat mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan langsung tunai dana desa ini.

“Semoga apa yang telah diprogramkan pemerintah dapat membantu warga dan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID-19, dan masyarakat tetap diimbau harus menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan pertanian ada tiga bagin antara lain Penerima Bantuan Pupuk, Bantuan Benih Padi, dan Bantuan Penangkar Benih Padi Sawah.

Penulis: Dhea, Editor; Hermanto Y.

Seorang Berstatus Suspek, Terkonfirmasi Covid-19.

Seorang Berstatus Suspek, Terkonfirmasi Covid-19.

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  “Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terkonfirmasi positif Covid-19, berjumlah 1 orang yaitu: KBR 87, Laki-laki usia 49 tahun dengan status Suspek yang jalani Isolasi Mandiri sejak hari ini asal Kecamatan Bongan,” jelas Pj. Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Rabu, 02 September 2020.

Perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Rabu, (02/9), secara kumulatif Kasus Suspek sebanyak 269 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 87 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 1 orang, Isolasi mandiri 3 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 82 orang, Jumlah Kematian 1 kasus, Kontak Erat 579 orang, Jumlah Spesimen 871 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.324 orang dan Kasus Discarded 574 orang.

“Selalu kami ingatkan agar masyarakat Kutai Barat tetap mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, melalui upaya menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” tegas Pj Sekdakab Kutai Barat mengingatkan.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat mengingatkan “Ingat jika kita terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko untuk keluarga dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan Covid-19, semoga pandemi ini segera berlalu dari Kutai Barat,” pungkasnya.

 

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto Y.

Bantu Lansia Dan Anak-Anak Terdampak Covid-19

Bantu Lansia Dan Anak-Anak Terdampak Covid-19

(Kiri Depan) Perwakilan DKP3A provinsi Kaltim, saat menyerahkan paket bantuan. Foto : Andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pandemi Corona Virus (Covid-19) yang masih rawan, dan berupaya membantu kelompok perempuan dan anak yang rentan, Kementerian PPPA melalui Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) provinsi Kalimantan Timur  memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak yang dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi melalui koordinasi dengan kementerian terkait dan Dinas PPPA se-Indonesia dan diserahkan secara simbolis  di Kantor Dinas P2KBP3A  Kutai Barat. Selasa 01 Agustus 2020

Perwakilan DKP3A Povinsi Kalimantan Timur Noer Adenany mengatakan, pemberian paket bantuan spesifik khusus kepada perempuan lanjut usia dan anak- anak didaerah yang terdampak covid 19, berbeda dengan bantuan langsung tunai (BLT) yang ada. pemberian bantuan ini berupa barang pemenuhan kebutuhan wanita lanjut usia dan anak- anak seperti masker, tas, hand sanitizer, sabun antiseptic, biscuit, shampoo, vitamin penambah imun, pembalut, minyak kayu putih, pasta dan sikat gigi. “Bantuan ini adalah program pertama dari Kementrian PPPA untuk sedikit mengurangi beban yang dirasakan oleh masyarakat   akibat covid 19,”jelasnya.

Semoga dengan adanya bantuan ini  bisa membantu mengurangi beban kebutuhannya  di masa covid-19 saat ini dan “masyarakat Kutai Barat tetap mematuhi protocol kesehatan, jika keluar rumah harus tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan air yang mengalir atau menggunakan hand sanitizer serta hindari kerumunan dan jaga jarak,”pesannya.

Kepala Dinas P2KBP3A  Kutai Barat Zulkarnain mengatakan, saat ini bukan hanya di Kutai Barat tapi diseluruh wilayah Indonesia bahkan dunia terkena dampak dari wabah covid-19. Pandemi Covid-19 ini berdampak kepada semua aspek kehidupan, tidak hanya kesehatan namun juga social politik dan ekonomi, sehingga sector riil tidak berjalan sehingga berdampak dan melemahnya daya beli masyarakat. “Kita bersyukur pemerintah terus berupaya bagaimana membantu masyarakat  melalui dinas social dan sekarang ada juga bantuan dari Kementrian PPPA,”tegasnya.

Terkait dengan paket bantuan yang dikatakan spesipik karena berbeda dengan Dinas sosial yang lebih kepada kebutuhan dasar seperti sembako dan uang tunai sedangkan bantuan ini merupakan barang kebutuhan yang dikhususkan untuk anak-anak dan wanita lanjut usia. “Terima kasih kepada pemerintah  Provinsi Kaltim yang sudah datang dan menyalurkan 101 paket bantuan dari kementrian PPPA,”pungkasnya.

Penulis: Andreas, Editor: Hermanto Y

 

Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Rutin Semprotkan Desinfektan.

Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Rutin Semprotkan Desinfektan.

Kepala UPT Puskesmas Linggang Bigung. Saat ditemui Media. Foto : Handayan

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Upaya mencegah penyebaran Corona Virus Diseace(Covid 19), UPT Puskesmas Linggang Bigung terus meningkatkan koordinasi bersama Aparat Pemerintahan Kampung.  Selasa, 1 September 2020.

Kepala UPT Puskesmas Linggang Bigung, Felisitas Syahrizat menjelaskan, pihaknya terus berupaya selain lakukan koordinasi dengan aparat pemerintah kampung, juga menggerakkan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di 11 kampung di Kecamatan Linggang Bigung untuk menekan kasus dan memutus penularan Covid-19 dalam wilayah kerjanya.

“Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi penambahan jumlah kasus  warga terpapar virus tersebut,” katanya diruang kerja kepada awak media.

Selain itu pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, membagikan masker secara gratis dan melakukan penyemprotan disinfektan bahkan setiap hari oleh para petugas kesehatan terutama pada fasilitas kesehatannya.

“Selama ini kami mendapat bantuan masker baik dari Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Kesehatan maupun DPRD dan donatur lainnya dan masker inilah yang dibagikan kepada masyarakat umum dalam membantu mencegah penyebaran virus. Dan secara rutin melakukan penyemprotan desinfektan di pusat pelayanan kesehatan dan pusat keramaian,” terangnya.

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau dan meminta kepada masyarakat untuk mengedepankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan terus menggunakan masker. Agar penyebaran virus ini bisa dikendalikan dan tidak semakin meningkat,” pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto Y.

Kembali 2 Orang Terkonfirmasi Covid-19 Di Kutai Barat

Kembali 2 Orang Terkonfirmasi Covid-19 Di Kutai Barat

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konpers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Aryo (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Pj. Sekdakab Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Sabtu, (29/8), secara kumulatif Kasus Suspek sebanyak 269 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 85 orang, pasien dalam perawatan di Rumah Sakit 2 orang, Isolasi mandiri 2 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 81 orang, Jumlah Kematian 1 kasus, Kontak Erat 567 orang, Jumlah Spesimen 867 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.300 orang dan Kasus Discarded 570 orang.

“Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terkonfirmasi positif Covid-19, berjumlah 2 orang yaitu: KBR 84, Laki-laki usia 25 tahun dengan status tidak bergejala (asymptomatic), tenaga medis asal Kecamatan Bongan dan jalani isolasi mandiri. KBR 85 laki-laki usia 33 tahun dengan status asymptomatic jalani perawat di rumah sakit Pratama asal Kecamatan Barong Tongkok,” jelas Pj. Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Sabtu, 29 Agustus 2020.

“Selalu kami ingatkan agar masyarakat Kutai Barat tetap mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, dengan menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” tegas Pj Sekdakab Kutai Barat mengingatkan.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat mengingatkan “Ingat jika kita terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko untuk keluarga dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan Covid-19, semoga pandemi ini segera berlalu dari Kutai Barat,” pungkasnya.

 

Penulis: Aryo, Editor : Hermanto Y.

2 Orang Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

2 Orang Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Pipin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat pada hari Rabu, (26/8), data kumulatif perkembangan Kasus Suspek sebanyak 266 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 83 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 1 orang, Isolasi mandiri 1 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 81 orang, Jumlah Kematian 1 kasus, Kontak Erat 567 orang, Jumlah Spesimen 863 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.292 orang dan Kasus Discarded 570 orang. Hal tersebut diungkapkan Pj. Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat, Rabu, 26 Agustus 2020.

“Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) dinyatakan selesai isolasi (sembuh) dari Covid-19, berjumlah 2 orang yaitu: KBR 81, Laki-laki usia 14 tahun dengan status suspek yang melakukan isolasi mandiri asal Kecamatan Linggang Bigung, KBR 83 laki-laki usia 28 tahun dengan status asymptomatic yang melakukan isolasi mandiri asal Kecamatan Melak,” jelasnya.

“Selalu kami ingatkan agar masyarakat Kutai Barat tetap mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, melalui upaya menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” tegas Pj Sekdakab Kutai Barat mengingatkan.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat mengingatkan “Ingat jika kita terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko untuk keluarga dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan Covid-19, semoga pandemi ini segera berlalu dari Kutai Barat,” pungkasnya.

 

Penulis: Pipin, Editor : Hermanto Y.

198 Orang Petugas Sensus Penduduk 2020 Ikuti Rapid Test.

198 Orang Petugas Sensus Penduduk 2020 Ikuti Rapid Test.

Petugas Diskes, Saat lakukan rapid test bagi para petugas sensus penduduk BPS Kutai Barat. Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR , Saat ini dunia masih dihadapkan dengan permasalahan pandemi virus Covid-19, tak luput dengan Indonesia dan bahkan Kabupaten Kutai Barat. Sehingga perlu tindak lanjut yang tanggap dan responsif untuk mengambil langkah penanggulangan bahaya penyebaran virus Covid-19. Salah satunya adalah melaksanakan kegiatan rapid test sebagai upaya untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan dari Covid-19. Kegiatan ini tentu bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam optimalisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dilingkungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Barat. Rabu 26 Agustus 2020

BPS merupakan salah satu instansi vertical yang ada di daerah, dimana dalam undang-undang nomor 16 tahu 1997 diberikan amanah untuk menjadi penyedia statistik dasar yang berkualitas. Keberadaan didaerah yang bersinergi dengan organisasi perangkat daerah sebagai penyelengara statistik sektoral, bersama-sama menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertangungjawabkan untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan dan tata kelola data sesuai dengan peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019.

Bupati Kutai Barat melalui Kepala Dinas Kesehatan Ritawati Sinaga mengatakan, kegiatan rapid test ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam tahapan pra lapangan bagi petugas Sensus Penduduk pada bulan September mendatang. Hal ini guna memastikan seluruh petugas Sensus Penduduk yang akan turun ke lapangan bebas dari covid 19, dan sebagai salah satu dukungan untuk mendukung pencegahan dan penyebarluasan covid 19 di Kabupaten Kutai Barat.

Ritawati Sinaga juga menghimbau kepada petugas lapangan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Petugas Sensus yang berjumlah total 198 orang yang tersebar diseluruh kecamatan di wilayah Kutai Barat, wajib untuk menggunakan masker, sarung tangan, handsanitizer, dan APD lain selama tugasnya serta tetap mematuhi protokol covid-19 saat melakukan kontak fisik.

“Terkait dengan kegiatan ini diharapkan seluruh elemen dapat bersinergi dan mendukung kegiatan Sensus Penduduk tahun 2020. Hal ini sangat penting agar tersedia data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia dan menjadi parameter demografi dan proyeksi penduduk (fertilitas, mortalitas, dan migrasi) serta karakteritstik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi penduduk dan indikator SDGs,” harapnya.

Sementara menurut Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Barat Widiyantono menagatakan, ditahun 2020 ini ada agenda besar Nasional yaitu pilkada serentak dan sensus penduduk tahun 2020. Terkait pelaksanaan rapid test bagi petugas sensus  penduduk hari ini merupakan salah satu syarat wajib seseorang dapat direkrut sebagai petugas sensus.

Pada hari ini diadakan rapid test kepada seluruh koordinator sensus Kecamatan, yang sebagian besar adalah pegawai organic BPS, kemudian setelah pelaksanaan rapid test sesi pertama selesai, akan dilanjutkan kembali pada  sesi yang  kedua dihari yang sama kepada petugas sensus yang berasal dari Kecamatan Barong Tongkok.

“Nanti akan dilaksanakan rapid test bagi para petugas dilapangan secara bertahap, untuk menjaga terjadinya penumpukan orang dalam jumlah besar,” ungkapnya.

Penulis: Welin, Editor: HErmanto Y.

2 Orang Berstatus Asymptomatic dan 1 Orang Terkonfirmasi Berat Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

2 Orang Berstatus Asymptomatic dan 1 Orang Terkonfirmasi Berat Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Perkembangan Covid-19 Kutai Barat berdasarkan data hari Senin, (24/8), data kumulatif perkembangan Kasus Suspek sebanyak 266 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 83 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 1 orang, Isolasi mandiri 3 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 79 orang, Jumlah Kematian 1 kasus, Kontak Erat 567 orang, Jumlah Spesimen 857 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.285 orang dan Kasus Discarded 570 orang.

“Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) dinyatakan selesai isolasi (sembuh) dari Covid-19, berjumlah 3 orang yaitu: KBR 45, perempuan usia 45 tahun dengan status terkonfirmasi berat asal Kecamatan Melak, KBR 79 laki-laki usia 49 tahun dengan status asymptomatic ringan atau penderitanya, meski telah terinfeksi virus SARS-CoV-2, sama sekali tidak menunjukkan gejala sakit asal Kecamatan Melak, dan KBR 80 perempuan usia 15 tahun dengan status kontak erat asymptomatic  asal Kecamatan Jempang,” Pj. Sekdakab Kutai Barat menjelaskan.

Masyarakat Kutai Barat diminta untuk tetap mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, melalui upaya menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdaat penularan Covid-19,” tegas Pj Sekdakab Kutai Barat mengingatkan.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat mengingatkan “Ingat jika kita terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko untuk keluarga dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan Covid-19, semoga pandemi ini segera berlalu dari Kutai Barat,” pungkasnya.

 

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto Y.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id