Serahkan BLT-DD Untuk 745 Warga di Kecamatan Muara Lawa.

Serahkan BLT-DD Untuk 745 Warga di Kecamatan Muara Lawa.

Bupati Kutai Barat, Saat menyerahkan BLT-DD kepada salah satu warga di Kampung Lambing. Foto: Renaldi (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati Kutai Barat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bagi warga masyarakat di 8 kampung dalam wilayah Kecamatan Muara Lawa yang terdampak wabah Corona Virus Disease (Covid-19) secara simbolis, didampingi Wakil Bupati Kutai Barat, Pj. Sekretaris Daerah Kutai Barat, Kepala DPMK Kutai Barat, Kepala Kesbangpol Kutai Barat serta unsur lembaga kampung di wilayah Kecamatan Muara lawa. Sabtu, 22 Agustus 2020.

Akumulasi penerima BLT-DD dalam wilayah Kecamatan Muara Lawa sebanyak 745 orang dengan nilai dana sebesar 2,11 Milyar lebih, yang tersebar di 8 Kampung yaitu Kampung Muara Begai sebanyak 77 orang penerima BLT, Kampung Lotaq sebanyak 58 orang, Kampung Dingin sebanyak 126 orang, Kampung Payang sebanyak 70 orang, Kampung Cempedas sebanyak 48 orang, Kampung Muara Lawa sebanyak 139 orang, Kampung Lambing sebanyak 150 orang dan Kampung benggeris sebanyak 78 orang penerima BLT.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, penyaluran BLT-DD tahap 5 pada hari ini di Kampung Muara Lawa dan Lambing, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban hidup masyarakat, selain itu bantuan ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. “Melalui BLT ini tentunya diharapkan tepat sasaran dan memberikan manfaat secara langsung. Kepda DPMK, Camat dan para Petinggi diingingatkan agar perlaksanaanya dimonitor secara berkelanjutan sehingga dapat berjalan sesuai rencana dan ketentuan,”tegasnya.

Selanjutnya Bupati Kutai Barat berpesan kepada masyarakat agar tetap memperhatikan dan  melaksanakan Protokol Kesehatan. “Harus kita ingat dan sadari untuk tidak lengah karena pandemi ini belum berakhir,” jelasnya

“Saya pun menyadari bahwa mustahil jika kita hanya berdiam diri dirumah tanpa beraktivitas diluar, akan tetapi jika terpaksa harus keluar rumah, maka tetap disiplin untuk menggunakan Masker (MASKERMU MELINDUNGIKU, MASKERKU MELINDUNGMU), rajin mencuci tangan menggunakan Sabun, menjaga jarak dikeramaian, Segera bersihkan diri jika pulang dari aktivitas diluar rumah,” pesan Bupati.

Lebih lanjut Bupati Kutai Barat mengimbau, mari kita bantu Pemerintah akan hal itu dan tak lupa mendoakan Tenaga Kesehatan dan Keamanan Sebagai Garda Terdepan. “saya percaya dengan kepedulian kita, untuk menjaga kesehatan dan keselamatan maka pandemi ini bisa kita perangi bersama. Dan mari menjaga ketahanan pangan secara mandiri, sesuai Surat Ederan Nomor 338/1170/DPMK-KB-TU.P/IV/2020 perihal imbauan untuk melaksanakan kegiatan bercocok tanam,” pungkasnya.

Penulis : Renaldi, Editor: Hermanto Y.

Status Masa Tanggap Darurat Bencana Covid-19 Diperpanjang

Status Masa Tanggap Darurat Bencana Covid-19 Diperpanjang

(Kanan) Pj. Sekdakab Kutai Barat, Saat pimpin rapat evaluasi perkembangan penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Foto: Dhea (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Daerah Kutai Barat memperpanjang masa tanggap darurat bencana wabah Corona Virus Disease (Covid-19) dan membahas peraturan Bupati tentang Penerapan Hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam wilayah Kutai Barat. Keputusan ini diambil dalam rapat evaluasi dan Percepatan Penanganan Covid-19, yang dipimpin Pj. Setdakab Kutai Barat di Balai Agung ATJ Setdakab Kutai Barat. Rabu, 19 Agustus 2020.

Pj. Sekretaris Daerah Kutai Barat H Achmad Sofyan mengatakan “dilihat dari perkembangan kasus diberapa tempat dari hari ke hari dapat dikatakan bahwa kasus kita melonjak naik drastis atas hal inilah, Bupati pesankan untuk status tanggap darurat tetap saja diperpanjang demikian pula sekolah-sekolah belum dapat diadakan pertemuan tatap muka.

Terkait posko-posko dibeberapa tempat perlu dilakukan evaluasi karena beberapa faktor, tetapi hal ini memerlukan solusi lain agar meminimalisirkan wabah menyebar luas, “salah satunya memperkuat kerjasama tiap kecamatan, kampung hingga RT untuk mobilisasi orang-orang yang keluar masuk Kutai Barat, perlunya pendataan tiap lokasi seperti: darimana mau kemana,” jelasnya.

“Kita berharap tidak ada lagi penambahan kasus positif selama tanggap darurat, pemerintah daerah juga selalu mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk terus mentaati protokol kesehatan,” tambah Pj. Sekdakab Kutai Barat.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendy menjelaskan, “hasil rapat evaluasi disepakati bersama bahwa masa tanggap darurat bencana non alam wabah covid-19 diperpanjang sampai dengan bulan September 2020,” tegas Asisten I Setdakab Kutai Barat.

Sementara terkait Peraturan Bupati tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, Kabag Hukum Kutai Barat Adrianus Joni, “Ada beberapa hal pertimbangan terkait dengan rencana peraturan Bupati tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 wilayah Kutai Barat, yang menjadi dasar hukumnya adalah Inpers Nomor 6 Tahun 2020 Penerapan mematuhi protokol kesehatan.

“Dalam menyusun rencana peraturan maka harus memperhatikan kondisi wilayah Kabupaten dan sistematika penulisan selanjutnya tinggal menunggu hasil harmonisasi dari Kanwil Provinsi,” jelasnya.

“Sebelum finalisasi, sambil berjalan nanti akan dibahas lebih lanjut untuk mekanisme tentang sanksi disiplin (siapa yang menyampaikan surat teguran dan siapa yang memberi surat teguran), hari ini adalah garis besarnya sebagai wujud dari tindaklanjut surat Presiden,” pungkasnya.

Penulis: Dhea, Editor: Hermanto Y.

Polres Kutai Barat Bagikan 250 Paket Sembako.

Polres Kutai Barat Bagikan 250 Paket Sembako.

Waka Polres Kutai Barat, Saat membagikan paket sembako kepada warga. Foto: Hms-Polres Kutai Barat.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Membantu masyarakat dalam kondisi Pendemi Corona Virus Diseace (Covid 19) sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia (RI) ke 75, Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat membagikan 250 paket sembako dan 500 Kg beras secara serentak ditiap Polsek jajaran Polres Kutai Barat. Rabu, 19 Agustus 2020.

Waka Polres Kutai Barat Kompol Sukarman mengatakan bahwa Polres Kutai Barat hari ini membagikan paket bantuan sosial kepada masyarakat, yakni paket sembako dan beras kepada masyarakat. Bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid 19 sekaligus dalam rangka HUT RI Ke-75 tahun.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang mana kita ketahui sendiri bahwa dampak pandemi covid 19 ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Dan semoga bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan bakti sosial yang dilaksanakan tidak lupa juga jajaran kepolisian mengimbau agar masyarakat Kutai Barat khususnya untuk terus mematuhi protokol kesehatan guna pencegahan covid-19 yakni dengan menjaga jarak, selalu mencuci tangan, kurangi berkerumunan dan selalu pakai masker. “Ini demi kebaikan bersama, jika diketahui tidak memakai masker maka akan dikena sanksi,” bebernya.

Sementara itu salah satu masyarakat penerima bantuan sosial dari Polres Kutai Barat, Saburlah mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Apalagi dimasa covid-19, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” tuturnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto Y.

Pandemi Covid-19 Belum Aman, Belajar Dirumah Masih Diberlakukan Di Kutai Barat.

Pandemi Covid-19 Belum Aman, Belajar Dirumah Masih Diberlakukan Di Kutai Barat.

Asisten I Setdakab Kutai Barat, Saat pimpin diskusi terkait Study From Home. Foto: Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dengan melihat kondisi wabah Covid-19 yang dinilai belum aman, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Bagian Pemerintahan, melaksanakan diskusi lintas perangkat daerah terkait kegiatan belajar dari rumah atau Study From Home (SFH) di Kutai Barat, diskusi yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesra Setdakab Kutai Barat dengan stakeholder terkait dan sepakat bahwa belajar dari rumah untuk seluruh sekolah diwilayah Kutai Barat masih diberlakukan dengan waktu yang belum ditentukan. Rabu, 19 Agustus 2020.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi mengatakan, pada hari ini pemerintah Kutai Barat tidak merekomendasikan atau belum mengijinkan kepada sekolah-sekolah untuk kegiatan belajar-mengajar secara bertatap muka, karena perkembangan wabah Covid-19 di Kutai Barat masih rawan penyebarannya dalam beberapa wilayah di Kutai Barat.

“Menurut data Dinas Kesehatan Kutai Barat, ada beberapa kecamatan masih zona hijau tentunya ini bukan alasan pemerintah untuk mengambil keputusan memberlakukan sekolah melaksanakan kegiatan belaja-mengajar secara tatap muka. Selain karena kita tidak mengetahui dan mendeteksi pergerakan virus corona tersebut juga mengurangi kemungkinan anak-anak menjadi korban terpapar wabah virus,” jelasnya.

Lebih lanjut Misran Effendi mengatakan, kepada Dinas Pendidikan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih kongrit dengan membentuk tata kelola belajar-mengajar pada situasi pandemi Covid-19 ini, seperti; menyederhanakan modul belajar, melakukan pendataan terhadap siswa-siswa yang kesulitan belajar dengan metode daring, dan ada program dari Dinas Pendidikan untuk membantu siswa-siswa yang kesulitan untuk mengakses Internet.

“Saat ini Dinas Pendidikan sudah melakukan kerjasama dengan pihak Telkom di Samarinda dan kita harapkan hal tersebut dapat segera berjalan untuk membantu siswa-siswi dalam kegiatan belajar secara daring. Selanjut terkait kegiatan belajar siswa SMA/SMK Kutai Barat, Disdikbud Kutai Barat dapat inten melakukan koordinasi dengan Pemerintah Prvovinsi karena tata kelolanya menjadi ranah pemerintah Provinsi,” pungkasnya.

Penulis: Welin, Editor: Hermanto Y.

Kembali Diumumkan, 3 Orang Warga Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19.

Kembali Diumumkan, 3 Orang Warga Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19.

(Depan) Pj. Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Renaldi (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Perkembangan Covid-19 Kutai Barat berdasarkan data hari Senin, (17/8) jumlah kunjungan diposko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan tercatat 448 orang, KTP Kutai Barat 162 orang, KTP Luar Kutai Barat 286 orang, kendaraan masuk 199 unit dan pelaku perjalanan sebanyak 448 orang. Data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 37 Orang, ungkap Pj Sekdakab Kutai Barat, di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 18 Agustus 2020.

Selasa (18/08), data kumulatif perkembangan Kasus Suspek sebanyak 266 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 83 orang, pasien dalam perawatan di Rumah Sakit 2 orang, Isolasi Mandiri 4 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 76 orang, Jumlah Kematian 1 kasus, Kontak Erat 567 orang, Jumlah Spesimen 839 Spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  40.479 orang dan Kasus Discarded 555 orang.

“Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) dinyatakan selesai isolasi (sembuh) dari Covid-19, berjumlah 3 orang yaitu: KBR 76, laki-laki usia 58 tahun, KBR 77 perempuan usia 60 tahun, dan KBR 78 laki-laki usia 38 tahun asal Kecamatan Melak,” Pj. Sekdakab Kutai Barat menjelaskan.

Masyarakat Kutai Barat diminta untuk tetap mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, melalui upaya menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah,” tegas Pj Sekdakab Kutai Barat mengingatkan.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat mengingatkan, “ingat jika kita terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko untuk keluarga dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan Covid-19, semoga pandemi ini segera berlalu.”

 

Penulis: Renaldi, Editor : Hermanto Y.

Seorang Positif dan Seorang lainnya Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Seorang Positif dan Seorang lainnya Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Pj. Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Masyarakat Kutai Barat diminta untuk tetap mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, dengan tetap menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah,” tegas Pj Sekdakab Kutai Barat mengingatkan, di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Senin, 17 Agustus 2020.

Perkembangan Covid-19 pada Minggu, (16/8) data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti tercatat 493 orang, KTP Kutai Barat 175 orang, KTP Luar Kutai Barat 318 orang, dan kendaraan masuk 217 unit pelaku perjalanan 485 orang dan data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 85 Orang.

Data kumulatif hari ini Senin (17/08), perkembangan Kasus Suspek sebanyak 266 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 83 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 2 orang, Isolasi mandiri 6 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 73 orang, Kontak Erat 567 orang, Jumlah Spesimen 839 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  40.031orang dan Kasus Discarded 555 orang.

“Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terkonfirmasi positif Covid-19, berjumalah 1 orang yaitu: KBR 83, Laki-laki usia 28 tahun asal Kecamatan Melak. Dan yang pasien yang dinyatakan selesai isolasi (Sembuh) yakni KBR 71 Perempuan usia 18 tahun asal Kecamatan Melak,” Pj. Sekdakab Kutai Barat menambahkan

“Selalu kami ingatkan jika terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko untuk keluarga dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan  Covid-19, semoga pandemi ini segera berlalu,” Sekdakab Kutai Barat mengimbau.

 

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto Y.

2 Orang Anak dan 1 Orang Dewasa Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

2 Orang Anak dan 1 Orang Dewasa Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

Pj. Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Renaldi (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Masyarakat Kutai Barat diminta partisipasi dan perannya untuk mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, dengan tetap menjaga kesehatan, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah,” tegas Pj Sekdakab Kutai Barat mengingatkan, di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Sabtu, 15 Agustus 2020.

Perkembangan Covid-19 pada Jumat, (14/8) data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti tercatat 601 orang, KTP Kutai Barat 198 orang, KTP Luar Kutai Barat 403 orang, dan kendaraan masuk 297 unit pelaku perjalanan 569 orang dan data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 68 Orang.

Jumat (15/08), data kumulatif perkembangan Kasus Suspek sebanyak 266 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 81 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 3 orang, Isolasi mandiri 6 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 72 orang, Kontak Erat 567 orang, Jumlah Spesimen 839 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  39.112 orang dan Kasus Discarded 513 orang.

“Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) dinyatakan Selesai Isolasi (sembuh), berjumalah 3 orang yaitu: KBR 51, Laki-laki usia 40 tahun, asal Kecamatan Melak. KBR 54 Laki-laki usia 10 tahun, dan KBR 66, Laki-laki usia 7 tahun asal Kecamtan Jempang,” Pj. Sekdakab Kutai Barat menambahkan

“Ingat jika kita terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko untuk keluarga dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan  Covid-19, semoga pandemi ini segera berlalu,” Sekdakab Kutai Barat mengimbau.

 

Penulis: Renaldi, Editor : Hermanto Y.

22 Orang Dinyatakan Selesai Isolasi (Sembuh) dari Covid-19.

22 Orang Dinyatakan Selesai Isolasi (Sembuh) dari Covid-19.

Pj. Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Perkembangan Covid-19 pada Kamis, (13/8) data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti tercatat 730 orang, KTP Kutai Barat 250 orang, KTP Luar Kutai Barat 480 orang, dan kendaraan masuk 360 unit pelaku perjalanan 714 orang dan data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 63 Orang.

Jumat (14/08), data kumulatif perkembangan Kasus Suspek sebanyak 264 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 81 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 7 orang, Isolasi mandiri 5 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 69 orang, Kontak Erat 567 orang, Jumlah Spesimen 835 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  38.543 orang dan Kasus Discarded 501 orang.

“Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) bertambah 1 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 yakni; KBR 81 Laki-laki usia 14 tahun warga asal Kecamatan Linggang Bigung, dan sebanyak 22 orang yang dinyatakan selesai isolasi (sembuh), yaitu: KBR 46, KBR 47, KBR 49, KBR 50, dan KBR 74 asal Kecamatan Linggang Bigung.

Kemudian KBR 52, KBR 53, KBR 55, KBR 56, KBR 57, KBR 58, KBR 59, KBR 60, KBR 61, KBR 62, KBR 63, KBR 64, KBR 65, KBR 67, KBR 68, KBR 69, dan KBR 70 asal Kecamatan Jempang,” ungkap Pj Sekdakab Kutai Barat, di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Jumat, 14 Agustus 2020.

“Warga Kutai Barat diminta berpartisipasi dan perannya untuk selalu mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, tetap menjaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak Fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, tidak melakukan perjalanan keluar daerah terutama daerah yang rawan penularan Covid-19,” tegasnya mengingatkan.

“Ingat jika kita terinfeksi ditempat kerja, akan menjadi sangat beresiko bagi keluarga kita dirumah terutama yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), mari patuhi dengan komitmen yang kuat agar terhindar dari penularan  Covid-19, semoga pandemi ini segera berlalu, sehingga kita bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” Sekdakab Kutai Barat mengimbau.

 

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto Y.

Warga Kutai Barat Diminta Berperilaku Bijak, Untuk Cegah Penularan Covid-19

Warga Kutai Barat Diminta Berperilaku Bijak, Untuk Cegah Penularan Covid-19

Pj. Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Donni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Perkembangan Covid-19 Kutai Barat hari Rabu, (12/8) data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti tercatat 787 orang, KTP Kutai Barat 262 orang, KTP Luar Kutai Barat 577 orang, dan kendaraan masuk 403 unit pelaku perjalanan 782 orang dan data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 49 Orang.

Kamis (13/08), data kumulatif perkembangan Kasus Suspek sebanyak 264 orang, Kasus terkonfirmasi sebanyak 80 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 11 orang, Isolasi mandiri 22 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 47 orang, Kontak Erat 567 orang, Jumlah Spesimen 835 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  37.370 orang dan Kasus Discarded 501 orang.

“Hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) bertambah 1 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 yakni ; KBR 80 Perempuan usia 15 tahun warga asal Kecamatan Jempang,” ungkap Pj Sekdakab Kutai Barat, di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 13 Agustus 2020.

“Warga Kutai Barat diminta berprilaku bijaksana dengan selalu mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, tetap menjaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, jaga jarak Fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, tidak melakukan perjalanan keluar daerah terutama daerah yang rawan penularan Covid-19,” tegasnya mengingatkan.

“Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, dan  pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga kita bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan patuh menerapkan protokol kesehatan,”harap Sekdakab Kutai Barat.

 

Penulis: Donni, Editor : Hermanto Y.

Susun Kegiatan Pemulihan Ekonomi Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Susun Kegiatan Pemulihan Ekonomi Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Wakil Bupati Kutai Barat, saat memberikan keterangan usai pipin rakor pemulihan ekonomi dampak Covid-19. Foto: Renaldi (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat, menggelar rapat koordinasi Program Pemulihan Ekonomi Masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kutai Barat, kegiatan rapat dipimpin Wakil Bupati Kutai Barat, di Ruang Eksekutif Setdakab Kutai Barat. Senin 10 Agustus 2020.

Rapat yang digelar dalam rangka mendorong para perangkat daerah untuk menyusun program-program dalam bidang masing-masing untuk pemulihan dampak covid-19 terhadap kegiatan Ekonomi di Kutai Barat.

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan mengatakan, kepada perangkat daerah yang membidangi program kegiatan ekonomi agar dapat menyusun program yang bermanfaat dalam rangka mengembalikan daya beli masyarakat di Kutai Barat.

“Kita harapkan dalam waktu singkat perangkat daerah terkait, sudah ada daftar program kegiatan apa yang harus dilakukan untuk pemulihan dampak covid-19 terhadap kegiatan perekonomian masyarakat. Namun sebelum kegiatan tersebut diluncurkan kita akan meminta pendampingan dari pihak kejaksaan dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) agar kegiatan tersebut dapat  dilaksanakan tepat sasaran dan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,” jelasnya

“Kepada seluruh perangkat daerah agar bisa menyampaikan ini kepada masyarakat, bahwa kondisi covid-19  di Kutai Barat ini, belum dapat dikatakan aman, kita harus tingkatkan kedisiplinan dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan yakni; memakai masker setiap berada di luar rumah, keluar rumah jika ada perlu saja, rajin cuci tangan dimanapun berada, jauhi kerumunan,  dan selalu jaga jarak,”pungkas Wakil Bupati mengimbau.

Penulis: Renaldi, Editor: Hermanto Y.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id