Berkontribusi Wujud Kepedulian Untuk Bersama Bantu Atasi Pendemi.

Berkontribusi Wujud Kepedulian Untuk Bersama Bantu Atasi Pendemi.

(Dua dari kanan) Wakil Bupati Kutai Barat, Simbolis terima bantuan alat kesehatan dari  Bayan Group. Foto: Andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, PT Gunung Bayan Grup yang terdiri PT. Bayan Resources,Tbk, PT. Gunung Bayan Pratamacoal, PT. Firman Ketaun Perkasa, PT. Teguh Sinar Abadi, memberikan Bantuan berupa 200.000 pcs Disposable Medical Mask, 600 pcs Hazmat Suite PC (protective Clothing) dan 1600 pcs Baju Hazmat (Disposable protective Clothing).

“Bantuan ini merupakan bentuk berkolaborasi dengan pemerintah Kutai Barat untuk bersama-sama membantu penanganan wabah Covid-19 di Kutai Barat dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir,” ungkap Wakil Bupati Kutai Barat H Edyanto Arkan  usai terima bantuan secara simbolis di Media Center penanganan Covid-19. Jumat 24 Juli 2020.

Lebih lanjut Wakil Bupati Kutai Barat menyampaikan, Terima kasih PT Gunung Bayan group yang telah berpartisifasi dengan masyarakat dan pemerintah Kutai Barat, “dalam suasana darurat seperti ini, semoga semangat membantu dan bergotong-royong terus muncul dimasyarakat kita,” harapnya.

“Bantuan yang ada ini nantinya akan akan di distribusikan ke Rumah Sakit Puskesmas serta Kecamatan dan para petinggi agar bisa dibagikan ke masyarakat diikuti sosialisai tentang pentingnya penggunaan masker dan menjaga jarak aman agar bisa memutus mata rantai penyebaran covid 19,”tambahnya.

“Pemerintah Kutai Barat sangat mengapresiasi setiap bentuk bantuan yang diberikan semua pihak, kontribusi tersebut wujud kepedulian yang tinggi bagi penderita, masyarakat yang terdapak Covid-19 dan para petugas digugus depan terutama kepada anggota unsur TNI & Polri dan para Dokter serta Perawat yang penuh dedikasi telah berjuang  hingga saat ini,” pungkas Wakil Bupati didampingi Sekretaris BPBD.

Penulis: Andreas, Editor: Hermanto Y.

Bupati Kutai Barat Serahkan BLT-DD Untuk Warga 5 Kampung Di Kecamatan Long Iram.

Bupati Kutai Barat Serahkan BLT-DD Untuk Warga 5 Kampung Di Kecamatan Long Iram.

(Kiri) Bupati Kutai Barat didampingi Wakil Bupati (Kanan), Saat menyerahkan BLT-DD kepada Warga. Foto : Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati Kutai Barat secara langsung menyerahkan pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada Masyarakat kurang mampu di Kecamatan Long Iram yaitu Kampung Long Iram Ilir, Sukomulyo, Long Iram Bayan, Muara Leban, dan Long Iram Kota, didampingi Wakil Bupati, Asisten II Setdakab Kutai Barat, dan seluruh unsur lembaga Kampung dan Tokoh Masyarakat. Rabu 23 Juli 2020.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini merupakan bantuan yang diberikan kepada warga yang kurang mampu yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan warga yang belum menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Dalam arahannya Bupati Kutai Barat menyampaikan, kepada seluruh kepala kampung agar BLT-DD ini benar-benar tepat pada sasarannya, dan Pemerintah akan terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarkat/warga yang tidak mampu akibat Pandemi Virus Corona (Covid-19). Diharapkan bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah ini dapat dimanfaatkan dengan baik yakni untuk membeli makanan yang bergizi dan sehat.

“Penyaluran BLT yang bersumber dari Dana Desa ini untuk meringankan beban masyarakat yang terdapak pandemi Covid-19, jadi sekali lagi saya berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat. Dan berpesan kepada masyarakat disini untuk tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan,” harapnya.

Lebih Lanjut Bupati Kutai Barat terus memberi himbauan kepada masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspada karena wabah Covid-19 ini belum berakhir. “ Saya menyadari bahwa hal yang tidak mungkin jika kita hanya berdiam diri dirumah tanpa beraktivitas diluar, akan tetapi jika terpaksa harus keluar rumah, maka tanamkanlah kedisiplinan untuk mengunakan Masker (Maskermu Melindungiku, Maskerku Melindungimu), tetap rajin memncuci tangan dengan menggunakan sabun, menjaga jarak dikeramaian, selalu membersihkan diri dan pakaian dulu baru bercengrama dengan keluarga dirumah jika berpergian atau beraktivitas diluar rumah,” tegasnya.

“Selalu jaga kesehatan diri dan keluarga dan ada upaya untuk menjaga ketahanan pangan secara mandiri sesuai surat Nomor 338/1170/DFPMK-KB-TU.P/IV/2020 perihal himbauan agar tetap melaksanakan kegiatan bercocok tanam. Saya percaya dengan kepedulian kita untuk menjaga kesehatan dan keselamatan maka pandemi ini bisa kita perangi bersama, mari kita bantu Pemerintah akan hal itu,”pungkas Bupati menambahkan.

 

Penulis : Welin, Editor : Hermanto Y.

Bantu Sadarkan Warga Kurang Patuh, Lakukan Sosialisasi Dan Membagikan Masker.

Bantu Sadarkan Warga Kurang Patuh, Lakukan Sosialisasi Dan Membagikan Masker.

(Depan Kanan) Dandim 0912/KBR, Saat membagikan dan memasangkan Masker warga yang tidak pakai masker. Foto: lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berupaya lakukan sosialisasi dan menertibkan warga yang kurang patuhi protokol kesehatan dalam pencegahan terpapar Covid-19, Komando Distrik Militer (Kodim) 0912/KBR bersama Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat dipimpin Dandim 0912/KBR dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat dilokasi titik keramaian warga di Kecamatan Barong Tongkok. Rabu, 22 Juli 2020.

Dandim 0912/KBR Letkol Inf Anang Sofyan Effendi menjelaskan, kegiatan ini selain dalam rangka penertiban dan mendisiplinkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 juga telah menjadi tugas rutin anggota Kodim 0912/KBR.

Pada masa pandemi Corona Virus Diseace (Covid-19), Dandim meminta agar seluruh masyarakat Kutai Barat dan Mahakam Ulu agar dapat mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah. “Saya minta kita jangan terlena dengan virus ini, dan biasakan keluar rumah memakai masker serta lebih sering cuci tangan,” pesannya.

Ditambahkannya, “tindakan ini agar membantu masyarakat yang belum sadar dan masih belum mau menggunakan masker saat keluar rumah atau bepergian. Selain memberikan masker juga lakukan sosialisasi pentingnya memakai masker.”

“Saya ucapan terima kasih kepada TNI dan Aparat yang bertugas saat ini, sudah mengingatkan dan membagikan masker gratis untuk kami dalam mencegah tertular Covid -19 di wilayah Barong Tongkok ini,” ujar Lubis salah satu warga yang tertangkap tidak menggunakan masker.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto Y.

Transmisi Lokal 4 Orang Warga, Hasil PCRnya Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Transmisi Lokal 4 Orang Warga, Hasil PCRnya Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), 4 orang transmisi lokal dari KBR 39 terkonfirmasi positif covid-19 yakni; KBR 40 laki-laki usia 7 tahun, KBR 42 perempuan usia 22 tahun, KBR 42 laki-laki usia 33 tahun dan KBR 43 laki-laki usia 41 tahun. Hingga hari ini Selasa (21/7) akumulasi kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di Kutai Barat sebanyak 43 orang, pasien dinyatakan sembuh 32 orang. Hal tersebut diungkapkan Pj. Sekretaris Daerah Kutai Barat H.Achmad Sofyan, di media Center Covid-19 Kutai Barat, didampingi Kadiskes Kutai Barat, Kepala BPBD Kutai Barat, Perwakilan Dishub Kutai Barat, RSUD HIS, dan Polres Kutai Barat. Selasa, 21 Juli 2020 Sore.

Pasien dalam perawatan menjadi 11 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 12 orang, Orang dalam pemantauan (ODP) 240 orang, Orang tanpa gejala (OTG) 405 orang, selesai pemantauan 234 orang, proses pemantauan 6 orang, dan pelaku perjalanan mencapai  22.845 orang.

Lebih lanjut Pj Sekdakab Kutai Barat mengatakan,  “hari ini ada penambahan kasus terkonfirmasi positif, jadi warga Kutai Barat diingatkan untuk tetap menerapkan pola kebiasaan baru, Selalu menjaga jarak,  menggunakan Masker dengan benar, cuci tangan dengan sabun, dan  disiplin,” tegasnya.

“Wabah Covid-19 belum usai, masyarakat harus bekerjasama, jangan meremehkan wabah ini, ingat apa bila kita terinfeksi di tempat kerja, akan menjadi sangat  beresiko untuk keluarga yang ada dirumah, untuk anak-anak kita, untuk orang tua kita, untuk saudara-saudara kita yang memiliki penyakit komorbid, mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, dan terus menerus untuk bersama-sama menangani ini  agar terhindar dari penularan  Covid 19,” harapnya.

“Terkait data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti Senin, (20/7) tercatat mencapai 811 orang KTP Kutai Barat 270 orang, KTP Luar Kutai Barat 541 orang, dan kendaraan masuk 369 unit pelaku perjalanan 266 orang. Data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 53 orang,” pungkas Sekdakab Kutai Barat.

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto Y.

 

Status Masa Tanggap Darurat Bencana Covid-19 Di Kutai Barat Diperpanjang.

Status Masa Tanggap Darurat Bencana Covid-19 Di Kutai Barat Diperpanjang.

(Dua dari kiri) Pj Sekdakab Kutai Barat, saat pimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Foto : Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-ENDAWAR, Pemerintah Daerah Kabupataen Kutai Barat (Kutai Barat) memperpanjang masa tanggap darurat bencana wabah Corona virus Disease atau (Covid-19). Keputusan ini diambil dalam rapat evaluasi dan perpanjangan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, melalui rapat yang dipimpin Pj. Sekretaris Daerah Kutai Barat di dampingi Asisten II Kutai Barat, Kepala BPBD Kutai Barat, dan Ketua Pengadilan Negri Kutai Barat di ruang Diklat lantai III Setdakab Kutai Barat. Senin 20 Juli 2020

Hasil rapat Evaluasi disepakati bersama, bahwa masa tanggap darurat bencana wabah Covid-19 diperpanjang sampai dengan bulan Agustus tanggal 21 Tahun 2020 sesuai dengan Keputusan Presiden tentang penetapan berakhirnya status Nasional Covid-19.

Dalam Surat edaran Gugus Tugas Nasional, pengelolaan sumberdaya bagi percepatan penanganan Covid-19, diselengarakan sesuai dengan undang-undang nomor 24 tahun 2007 tentang Penangulangan Bencana dan selanjutnya percepatan penanganan Covid-19 dalam keadaan darurat bencana non alam yang dilakanakan dengan  keputusan Presiden Nomor 12 tahun 2020 tentang Penetapan Status Bencana Nonalam Covid-19 sebagai Bencana Nasional.

Dengan ditetapkannya keputusan Presiden Nomor 12 tahun 2020 tentang penetapan Status Bencana Nasional Covid-19 Sebagai Bencana Nasional maka Kepala Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB), Gubernur, Bupati, dan Walikota tidak perlu lagi menetapkan status keadaan darurat bencana Covid-19 yang kemudian status keadaan darurat bencana dan darurat bencana non alam akan berakhir pada saat ditetapkannya Keputusan Presiden tentang penetapan berakhirnya status bencana Nasional Covid-19 sebagai bencana Nasional.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat H Achmad Sofyan mengatakan, keputusan memperpanjang status tanggap darurat di Kutai Barat juga berdasarkan data perkembangan dan penanganan kasus Covid-19 yang hingga saat ini masih berlangsung.

“Dalam beberapa hari ini berdasarkan hasil Swab ada penambahan kasus Positif Covid-19, namun kami berharap tidak ada lagi penambahan  kasus positif. Dan selama tanggap darurat Pemerintah Daerah juga selalu menghimbau dan menekankan kepada seluruh elemen masyarakat, untuk terus mentaati protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh Pemerintah, dan selama masa tanggap darurat ini tidak hanya dari aspek kesehatan semata yang menjadi perhatian, tetapi juga aspek sosial dan ekonomi masyarakat di Kutai Barat,” pungkasnya.

Penulis: Welin, Editor: Hermanto Y.

Meminimalisir Penularan Covid 19, Samsat Kutai Barat Gelar Rapid Test Bagi Para Petugasnya.

Meminimalisir Penularan Covid 19, Samsat Kutai Barat Gelar Rapid Test Bagi Para Petugasnya.

Suasana kegiatan Rapid Test di Samsat Kutai Barat. Foto : Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Upaya pencegahan penularan Corona Virus Diseace (Covid 19), Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kutai Barat, menggelar Rapid Test Covid 19 bagi para petugasnya. Berlangsung diruang rapat lantai III Kantor Samsat, Senin (20/07/2020).

Bupati Kutai Barat melalui Sekretaris Daerah H.Achmad Sofyan, meminta agar melalui kegiatan ini diharapkan dapat memacu semangat selaku petugas untuk melayani masyarakat dengan maksimal, dengan standar dan tetap menjaga kesehatan. “Moment ini sangat penting dan menjadi prioritas utama untuk kelangsungan kesehatan bersama,”ungkapnya dimimbar yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Bapenda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dan Polres Kutai Barat.

“Samsat tetap tegas untuk melaksanakan protokal kesehatan. Yakni wajib memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta selalu menghindari kerumunan, ” harapnya.

Sekdakab Kutai Barat mengajak agar saling menjaga jarak dengan teman dan tetap terus waspada serta tertib demi kelangsungan hidup bersama. “Saya ucapkan terimakasih, atas dukungan penuh demi kesehatan kita semua. Semoga hari esok Kutai Barat lebih baik dari pada hari ini,” tutupnya dalam sambutan.

Kemudian disampaikan oleh Kepala UPTD PPRD Wilayah Kutai Barat Samsat H. Ahmad Sarkawi mengatakan, bahwa kegiatan rapid test ini merupakan upaya pencegahan terjadinya penularan virus corona yang hingga sampai  saat ini masih meningkat kasusnya.

“Hari ini seluruh petugas Samsat berjumlah 52 petugas akan melakukan rapid test bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas (TGT) Kendali Covid 19,” ucapnya saat memberikan laporan.

Dan dijelaskannya sejak tanggal 2 juni 2020 yang sudah berinteraksi dengan masyarakat kurang lebih sebanyak 9.195 orang. Yakni Samsat Melak, Bongan, Muara Tae, Barong Tongkok, Tering dan Samsat Mahakam Ulu (Mahulu) Serta Samsat Jelajah dan Samsat Desa di Srimulyo.

“Tujuan kita mengharapkan petugas Samsat atau UPTD dapat melayani dengan maksimal. Dan semoga hasil rapid test hari ini semuanya dinyatakan negative,” harapnya.

Dan perlu diketahui untuk pelayanan Samsat diharapkan wajib pajak memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kemudian bagi masyarakat yang membawa anak kecil diperkenankan agar menunggu diluar Kantor Samsat.

Penulis : Lilis Sari, Editor : Hermanto Y.

Dua Warga Hasil Pemeriksaan PCRnya, Dinyatakan Sembuh Dan Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Dua Warga Hasil Pemeriksaan PCRnya, Dinyatakan Sembuh Dan Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Asisten I Setdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Donni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) Satu orang terkonfirmasi positif covid-19, KBR 39 laki-laki usia 27 tahun dan Satu orang Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh  yakni KBR 30, laki-laki usia 39 tahun. Hingga hari ini Sabtu (18/7) akumulasi kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di Kutai Barat sebanyak 39 orang, pasien dinyatakan sembuh 30 orang.

Pasien dalam perawatan masih 9 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 12 orang, Orang dalam pemantauan (ODP) 239 orang, Orang tanpa gejala (OTG) 405 orang, selesai pemantauan 234 orang, proses pemantauan 5 orang, dan pelaku perjalanan mencapai  22.027 orang.

Hal tersebut diungkapkan Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi  di media Center Covid-19 Kutai Barat, didampingi Kadiskes Kutai Barat, Direktur RSUD HIS Kutai Barat, Kadishub Kutai Barat dan Kabag Humas Setdakab Kutai Barat. Sabtu, 18 Juli 2020 Sore.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat  mengatakan,  hari ini ada penambahan kasus terkonfirmasi positif dan adapula pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. “Bagi warga Kutai Barat yang memiliki riwayat kontak erat dengan KBR 33 dari kecamatan Tering agar segera melakukan pemeriksaan agar tidak meluas,” tegasnya.

“Wabah Covid-19 belum usai, maka masyarakat diminta bekerjasama untuk memutus rantai penyembaran wabah Covid-19 ini, dengan tetap meningkatkan kewaspadaan, selalu mengutamakan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari,” harapnya

“Data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti Jumat, (17/7) tercatat mencapai 853 orang KTP Kutai Barat 273 orang, KTP Luar Kutai Barat 580 orang, dan kendaraan masuk 450 unit pelaku perjalanan 306 orang. Data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 23 orang,” pungkas Asisten I Setdakab Kutai Barat menambahkan.

Penulis: Donni, Editor : Hermanto Y.

Tim Gugus Tugas Kembali Umumkan 3 Orang Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Tim Gugus Tugas Kembali Umumkan 3 Orang Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Asisten II Setdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Pipin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Ada penambahan kasus warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) pada hari ini Jumat (17/07) seorang transmisi lokal dan dua orang lagi karena melakukan perjalanan keluar Kalimantan Timur,  yakni KBR 36, Perempuan usia 49 tahun, KBR 38, Perempuan  usia 31 tahun, dan KBR 37, laki-laki usia 50 tahun.

Sehingga akumulasi kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di Kutai Barat menjadi 38 orang, pasien dinyatakan sembuh 29 orang dan pasien dalam perawatan menjadi 9 orang,” terangnya, didampingi Kadiskes Kutai Barat, Direktur RSUD HIS Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat, Kodim 0912/KBR, dan BPBD Kutai Barat di media Center Covid-19 Kutai Barat. Jumat, 17 Juli 2020 Sore.

Lebih lanjut Asisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius mengatakan, pasien dalam pengawasan (PDP) 12, orang dalam pemantauan (ODP) 239 orang, orang tanpa gejala (OTG) 339 orang, selesai pemantauan 230 orang, proses pemantauan 9 orang, dan pelaku perjalanan sebanyak  21.682 orang.

“Sekali lagi dengan penambahan kasus positif, masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap terapkan protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid-19 ini,” tegasnya

Asisten II Setdakab Kutai Barat menambahkan, data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti Kamis, (16/7) tercatat mencapai 840 orang KTP Kutai Barat 357 orang, KTP Luar Kutai Barat 560 orang, dan kendaraan masuk 414 unit pelaku perjalanan 306 orang. Data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 54 orang.

Penulis: Pipin, Editor : Hermanto Y.

Transmisi Lokal 3 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Transmisi Lokal 3 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Asisten II Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Yunus (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Keterangan pers Asisten II Setdakab Kutai Barat, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 transmisi lokal. KBR 33, Perempuan usia 18 tahun, KBR 34, Perempuan  usia 31 tahun, dan KBR 35, laki-laki usia 55 tahun. Sehingga Akumulasi kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kutai Barat sebanyak 35 orang, pasien dinyatakan sembuh 29 orang dan pasien dalam perawatan menjadi 6 orang.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 12, orang dalam pemantauan (ODP) 239 orang, orang tanpa gejala (OTG) 339 orang, selesai pemantauan 230 orang, proses pemantauan 9 orang, dan pelaku perjalanan sebanyak  21.367 orang.

Asisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius mengatakan,  “adanya penambahan kasus positif pada hari ini, masyarakat diharapkan dapat tingkatkan kesedaran dan kewaspadaan agar terhidar dari penularan Covid-19 ini,” tegasnya, didampingi Kadiskes Kutai Barat, Kadishub Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat, Kodim 0912/KBR, RUD HIS, dan BPBD di media Center Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 16 Juli 2020 Sore.

Lebih lanjut Asisten II Setdakab Kutai Barat, data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti Rabu, (15/7) tercatat mencapai 875 orang KTP Kutai Barat 300 orang, KTP Luar Kutai Barat 575 orang, dan kendaraan masuk 432 unit pelaku perjalanan 325 orang. Data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 53 orang.

Penulis: Donni, Editor : Hermanto Y.

4 Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

4 Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Jeni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pj. Sekdakab Kutai Barat, menyampaikan keterangan persnya terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Kutai Barat, pada hari ini Selasa (14/7) hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), 4 orang pasien dinyatakan sembuh, KBR 19, Perempuan usia 33 tahun, KBR 21, Laki-laki usia 59 tahun, KBR 31, Perempuan usia 49 tahun dan KBR 32, perempuan usia 43 tahun. di media Center Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Senin, 14 Juli 2020 Sore.

Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat H. Achmad Sofyan mengatakan,  “bagi yang dinyatakan sembuh masih harus lakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan  dan patuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah seperti; Selalu menggunakan Masker, Cuci tangan dengan sabun, Jaga Jarak dan disiplin untuk tetap menerapkan pola kebiasaan baru agar terhindar dari penularan covid-19,” tegasnya.

Akumulasi kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di Kutai Barat sebanyak 32 orang, pasien dinyatakan sembuh 28 orang dan 4 orang pasien masih dalam perawatan.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 12, orang dalam pemantauan (ODP) 239 orang, orang tanpa gejala (OTG) 339 orang, selesai pemantauan 229 orang, proses pemantauan 10 orang, dan pelaku perjalanan sebanyak  20.761 orang.

Sementara data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan Senin, (13/7) tercatat mencapai 767 orang KTP Kutai Barat 266 orang, KTP Luar Kutai Barat 501 orang, dan kendaraan masuk 366 unit pelaku perjalanan 287 orang. PKM Dilang Puti pelaku perjalanan sebanyak 37 orang. Data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 92 orang

Penulis: Jeni, Editor : Hermanto Y.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id