Pantau Penanganan Covid-19 LO BNPB Pusat Kunjungi Kutai Barat.

Pantau Penanganan Covid-19 LO BNPB Pusat Kunjungi Kutai Barat.

Wakil Bupati sematkan selendang dan serahkan cinderamata pohon bengris. Foto : Aryo/Diskominfo.

 KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kutai Barat dalam menangani pendemi Covid 19, baik pencegahan melalui sosialisasi, edukasi, himbauan dan perawatan bagi pasien yang terkonfirmasi positif covid 19. Hal tersebut menjadi perhatian apresiasi Liaison Officer (LO) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat yang bertugas dalam gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19 provinsi Kalimantan Timur melakukan peninjauan langsung, yang disambut oleh wakil Bupati Kutai Barat dan Forkopimda di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Setdakab Kutai Barat. Selasa 9 Juni 2020.

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan mengatakan, kehadiran LO BNPB ini merupakan semangat yang baru bagi tim gugus tugas penanganan covid-19 Kutai Barat. yang dalam beberapa bulan ini telah bekerja keras dengan tulus dan ikhlas. “mungkin dalam langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan oleh tim gugus tugas Kutai Barat terdapat hal-hal yang harus di evaluasi terkait standarisasi secara nasional yang akan ditingkatkan lagi mutu serta kualitas penanganannya,” tegas Wakil Bupati.

Lebih lanjut Wabup Kutai Barat menjelaskan, Kabupaten Kutai Barat dengan luas 20.000 Kilometer persegi yang terdapat beberapa pintu masuk wilayah yang harus di awasi oleh tim gugus percepatan penanganan Covid-19 Kutai Barat. “Ini juga merupakan sebuah tantangan, mulai dari jarak perbatas dengan ibukota kabupaten sendiri kurang lebih 200 Kilomter hingga upaya menekan angka penyebaran covid 19 pemerintah Kutai Barat telah melakukan rapid tes masal di pasar-pasar dengan target lebih dari 600 pedagang,” jelasnya.

Sementara menurut LO BNPB wilayah Kalimantan Timur Brigjen Purn Nanang Herianto dalam arahannya mengatakan, kehadirannya merupakan penghubung bagi pemerintah daerah dan pusat, dalam hal ini tim gugus tugas daerah dan pusat.

“Beberapa hal terkait pemetaan zona untuk penanganan covid 19 di Indonesia berdasarkan beberapa indikator kesehatan, yang nanti akan dilakukan pembobotan dan penjumlahan sehingga dapat ditetapkan 4 zona resiko yakni zona resiko tinggi, zona resiko sedang, zona resiko rendah dan zona tidak terdampak,’ jelasnya

Ia berharap “Seluruh masyarakat terutama masyarakat Kutai Barat agar terus disiplin untuk menerapkan pola hidup sehat sesuai dengan protocol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dalam seluruh sektor kehidupan sebagai upaya bersama masyarakat untuk menjalankan adaptasi kebiasaan baru menuju aman dan produktif.”

Lebih lanjut dijelakannya ada 5 tahapan yang harus dijalankan tim gugus tugas untuk menuju masyarakat aman covid 19 yakni pertama tahap prakondisi yang berarti memberikan informasi yang jalas dan mudah dipahami masyarakat mencakup pencegahan, penanganan, dan penyampaian informasi tersebut  oleh berbagai pihak dengan sosialisasi dan komunikasi public.

Tahap kedua yaitu Time atau waktu kapan sautu daerah dapat memulai kegiatan sosial, ekonomi dengan memperhatikan data epidemiologi tingkat kepatuhan terhadap protocol kesehatan, kesiapan organisasi dan manejemen daerah serta memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di daerah.

Tahapan ketiga yaitu tahap prioritas tahap ini bertujuan untuk memilih sektor yang dapat dipulihkan kegiatan sosial ekonomi secara bertahap dengan melakukan simulasi agar kegiatan tersebut dapat berkelanjutan. Tahap keempat yakni koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dan tahap kelima adalah tahap monitoring dan evaluasi dari pemulihan kegiatan sosial dan ekonomi.

Penulis: Aryo. Editor: Hermanto Y.

Bertambah 2 Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Bertambah 2 Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Asisten I Setdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Yunus (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Keterangan pers Asisten I Setdakab Kutai Barat, hari ini Senin (08/6) hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) kedua, bertambah 2 orang pasien dinyatakan sembuh, 1 orang warga kecamatan Melak dan 1 orang warga kecamatan Bongan, sehinnga pasien dalam perawatan saat ini masih tersisa 9 orang.

Akumulasi kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di Kutai Barat sebanyak 23 orang, pasien dinyatakan sembuh 14 orang dan pasien dalam perawatan masih 9 orang.  7 orang di rumah sakit Pratama, 2 orang karyawan perusahaan yang jalani perawatan dan terapi di RSUD Kanujoso Balikpapan dan Mess perusahaan secara mandiri dalam kontrol Tim Kesehatan Gugus Penanganan Covid-19 Kutai Barat.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 9, orang dalam pemantauan (ODP) 224 orang, orang tanpa gejala (OTG) 227 orang, selesai pemantauan 208 orang, proses pemantauan 16 orang, dan pelaku perjalanan sebanyak  11.805 orang.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi mengatakan,  “Dengan adanya kesembuhan beberapa pasien covid-19 Kutai Barat, tidak membuat kita menjadi lengah, lalai, dan mengabaikan protokol kesehatan pemerintah,” tegasnya didampingi, Kadiskes Kutai Barat, Direktur RSUD HIS, perwakilan Polres Kutai Barat, Kodim 0912/KBR, BPBD dan Dishub. Kutai Barat di media Center Covid-19 Kutai Barat. Senin, 08 Juni 2020 Sore.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat, “Saat ini Kutai Barat sudah memiliki Tes Cepat Molekuler (TCM) Covid-19 di RSUD HIS, adanya peralatan ini selain lebih efisien, dimana pemeriksaan bisa lebih cepat. Namun juga diharapkan, semakin hari kasus wabah covid-19 di Kutai Barat semakin berkurang sehingga kita makin merasa aman dan tenang terutama bagi tenaga medis kita dalam melakukan perawatan pasien,”jelasnya.

Terkait akurasi dari peralatan TCM tersebut Kadiskes Kutai Barat Ritawati Sinaga menambahkan, sama dengan polymerase chain reaction (PCR), dalam sehari dapat memeriksa 12 spesimen yang nantinya diperioritaskan untuk pemeriksaan pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP), sementara orang tanpa gejala (OTG) masih dikirim ke- Samarinda.

Sementara data kunjungan dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti Minggu, (07/6) tercatat mencapai 737 orang KTP Kutai Barat 331 orang, KTP Luar Kutai Barat 406 orang, dan kendaraan masuk 330 unit pelaku perjalanan 234 orang. Data PKM Penyinggahan pelaku perjalanan 66 orang.

Penulis: Yunus,  Editor : Hermanto Y.

Hasil Pemeriksaan PCR Kedua 5 Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Hasil Pemeriksaan PCR Kedua 5 Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh.

Asisten II Setdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Yunus (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Hari ini Sabtu (06/6) hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) kedua, pasien dinyatakan sembuh sebanyak 5 orang, 4 orang warga kecamatan Melak dan 1 orang warga kecamatan Bongan dan pasien dalam perawatan masih tersisa 11 orang, 10 orang di RS Pratama dan 1 orang karyawan perusahaan jalani perawatan di RSUD Kanujoso Balikpapan.

Keterangan pers Asisten II Setdakab Kutai Barat, didampingi, Kadiskes Kutai Barat, Kabag Humas Setdakab Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat, Kodim 0912/KBR, RSUD HIS, dan BPBD Kutai Barat di media Center Covid-19 Kutai Barat. Sabtu, 06 Juni 2020 Sore.

Asisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius mengatakan, Sebaik apapun kebijakan pemerintah untuk mengantisipasi dan penanggulangan Covid-19 seperti: PSBP, Lockdouwn, dan New Normal semuanya kembali kepada kesadaran masyarakat, “harapan kita supaya masyarakat sadar untuk menerapkan protokol kesehatan pemerintah, karena kita lihat masih banyak masyarakat kurang kesadarannya akan pentingnya protokol kesehatan itu,” jelasnya.

Lebih lanjut Asisten II Setdakab Kutai Barat, “Diharapkan, semakin hari kasus wabah covid-19 ini semakin berkurang sehingga kita makin merasa aman dan tenang untuk melakukan aktivitas sehari-hari,”pungkasnya.

Selanjutnya Akumulasi kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di Kutai Barat, 23 orang, pasien dinyatakan sembuh 12 orang dan pasien dalam perawatan saat ini menjadi 11 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 9 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 223 orang, orang tanpa gejala (OTG) 220 orang, selesai pemantauan 208 orang, dan proses pemantauan 15 orang. sementara pelaku perjalanan sebanyak  11.270 orang.

Data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 651 orang KTP Kutai Barat 279 orang, KTP Luar Kutai Barat 373 orang, dan kendaraan masuk 274 unit. PKM Long Iram pengunjung sebanyak 319. orang dan kendaraan 186 unit.

Penulis: Yunus,  Editor : Hermanto Y.

Kembali Seorang OTG, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Kembali Seorang OTG, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Asisten II Setdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Donni Paskalis (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Hingga Kamis (04/6) kasus pasien terkonfirmasi covid-19 di Kutai Barat sudah 23 orang, pasien dinyatakan sembuh 7 orang dan pasien dalam perawatan saat ini menjadi 16 orang, karena ada 1 (Satu) orang hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terkonfirmasi positif Covid-19, yakni laki-laki usia 36 tahun, orang tanpa gejala (OTG) adalah karyawan perusahaan yang tinggal di Kecamatan Melak, dan saat ini sedang jalani isolasi perawatan di Balikpapan, Ungkap Asisten II Setdakab Kutai Barat, didampingi, Kadiskes Kutai Barat, Kadishub Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat, Kodim 0912/KBR, RSUD HIS, dan BPBD Kutai Barat di media Center Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 04 Juni 2020 Sore.

Asisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius mengharapkan, “berkaitan dengan perkembangan tersebut Kutai Barat bukan wilayah yang sudah new normal, di Kalimantan Timur ini hanya Mahakam Ulu saja yang bisa new normal, oleh sebab itu masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin.”

Lebih lanjut Asisten II Setdakab Kutai Barat, “jika semua kita tidak taat, maka akan sulit kita akhiri wabah Covid-19 ini dari wilayah Kutai Barat. Sekali lagi  masyarakat diingatkan bagi yang melakukan perjalanan mari hargai upaya dari rekan-rekan kita mulai dari tim medis, tim keamanan dibeberapa posko, terutama tim gugus penanganan Covid-19 Kutai Barat yang sudah bekerja keras atasi dan tangani wabah covid-19 ini,”pungkasnya.

Selanjutnya pasien dalam pengawasan (PDP) 9. Orang dalam pemantauan (ODP) 222 orang, orang tanpa gejala (OTG) 218 orang, selesai pemantauan 208 orang, proses pemantauan 14 orang. Pelaku perjalanan sebanyak  10.949 orang.

Catatan Rabu (03/6) dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 817 orang KTP Kutai Barat 293 orang, KTP Luar Kutai Barat 524 orang, dan kendaraan masuk 235 unit. PKM Long Iram pengunjung sebanyak 424. orang dan kendaraan 244 unit. PKM Penyinggahan penumppang kapal motor berjumlah  23 orang.

Penulis: Donni Paskalis,  Editor: Hermanto Y.

Hasil Pemeriksaan PCR Seorang OTG Asal Damai, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Hasil Pemeriksaan PCR Seorang OTG Asal Damai, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Asisten II Setdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Yunus (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Perkembangan Kasus hingga Rabu (03/6) kasus pasien terkonfirmasi covid-19 masih 22 orang, pasien dinyatakan sembuh 7 orang dan pasien dalam perawatan saat ini menjadi 15 orang, karena ada 1 (Satu) orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) yakni laki-laki (KBR 22) usia 32 tahun, orang tanpa gejala (OTG) asal Kecamatan Damai.

Selanjutnya pasien dalam pengawasan (PDP) 9. Orang dalam pemantauan (ODP) 222 orang, orang tanpa gejala (OTG) 209 orang, selesai pemantauan 207 orang, proses pemantauan 15 orang. Pelaku perjalanan sebanyak  10.685 orang. Ungkap Asisten II Setdakab Kutai Barat, didampingi Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kadishub Kutai Barat, Kadiskes Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat, Kodim 0912/KBR dan BPBD Kutai Barat di media Center Covid-19 Kutai Barat. Rabu, 03 Juni 2020 Sore.

Asisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius mengatakan “masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin agar wabah covid-19 di Kutai Barat dapat seperti daerah lain semakin berkurang bahkan segera berlalu dari daerah kita ini,” harapnya.

Lebih lanjut Asisten II Setdakab Kutai Barat, “dengan ketaatan kita semua dan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan seperti; selalu pakai Masker, cuci tangan, jaga jarak dan menjaga kesehatan diri, selain  meresa aman kita juga tidak akan terpapar wabah covid-19,” pungkasnya.

Catatan Selasa (02/6) dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 788 orang dan kendaraan masuk 309 unit. PKM Long Iram pengunjung sebanyak 310 orang dan kendaraan 197 unit. PKM Penyinggahan Pengunjung berjumlah  22 orang.

Penulis: Yunus,  Editor: Hermanto Y.

Satus Darurat Bencana Non Alam Wabah Covid-19, Diperpanjang hingga 20 Juni 2020 Mendatang.

Satus Darurat Bencana Non Alam Wabah Covid-19, Diperpanjang hingga 20 Juni 2020 Mendatang.

Suasana didapur umum Dinsos di posko jambuk Kecamatan Bongan. Foto: Tagana Kutai Barat.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Penetapan darurat bencana non alam wabah covid-19 di Wilayah Kabupaten Kutai Barat diperpanjang hingga 21 hari kedepan. Atau berlaku terhitung sejak tanggal 30 Mei 2020 sampai dengan 20 Juni 2020 mendatang.

Hal tersebut tertuang dalam keputusan Bupati Kutai Barat Nomor 360/K.530/2020 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Penangganan Covid-19 dan Nomor 800.05.440/K.562/2020 tentang pembentukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kutai Barat.

Kepala Dinas Sosial Kutai Barat Ampeng menegaskan, bahwa dalam menindak lanjuti keputusan Bupati tersebut, Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) masih tetap berada diposko Jambuk Kecamatan Bongan.  “Tim piket setiap 3 hari akan berganti untuk tugas di Posko Bongan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kadinsos jelaskan, untuk keberadaan dapur umum masih ditempatkan di posko Jambuk dalam rangka memaksimalkan dan membantu tenaga Tim Gugus Tugas COVID-19 yang bekerja setiap hari sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona di Kabupaten Kutai Barat ini. “Saya sangat mengapresiasi tim relawan, semoga selalu sehat dan tetap semangat menjalankan tugas sosial ini.”harapnya.

Penulis:  Lilis,  Editor: Hermanto Y.

Dua Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh Dan Sudah Dipulangkan.

Dua Orang Pasien Covid-19, Dinyatakan Sembuh Dan Sudah Dipulangkan.

Asisten I Setdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kominfo Wln.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Terakumulasi hingga Minggu (31/5) kasus pasien terkonfirmasi covid-19 masih 21 orang, pasien dinyatakan sembuh 7 orang dan pasien dalam perawatan saat ini tersisa 14 orang, karena ada 2 (dua) orang pasien positif Covid-19, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) keduanya dinyatakan sembuh yakni laki-laki (KBR 06) usia 14 tahun dan (KBR 07) usia 18 tahun asal kecamatan Melak.

Selanjutnya pasien dalam pengawasan (PDP) 9. Orang dalam pemantauan (ODP) 222 orang, orang tanpa gejala (OTG) 209 orang, selesai pemantauan 206 orang, proses pemantauan 16 orang. Pelaku perjalanan sebanyak  9.854 orang. Ungkap Asisten I Setakab Kutai Barat, didampingi Direktur RSUD HIS, Kadiskes Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat, Kodim 0912/KBR dan BPBD Kutai Barat di media Center Covid-19 Kutai Barat. Minggu, 31 Mei 2020 malam.

Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi mengatakan “kita menyayangkan ada salah satu pasien dalam terapi perewatan yang tidak disiplin untuk meminum obat, sehingga hasil swabnya belum bisa sembuh dan harus jalani terapi kedua, inikan contoh yang kurang baik,” terangnya.

Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat menjelaskan, “semua kita baik pasien, tenaga medis, para petugas dilapangan dan masyarakat harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan sebagai pola hidup sehari-hari agar wabah covid-19 ini segera berlalu.”

“Terkait kedua (2) pasien yang dinyatakan sembuh ini, sudah dipulangkan dan menjalankan isolasi mandiri dengan tetap menjalankan protokol kesehatan selama 14 hari kedepan, diharapkan jangan sampai ada kontak-kontak dengan orang disekitarnya, baik dengan teman ataupun keluarganya, meskipun saat ini hasil swab kedua kalinya dinyatakan negatif atau sembuh,”pungkas Asisten I Setdakab Kutai Barat.

Catatan penanganan covid-19 di Kutai Barat Minggu (31/5) dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 542 orang dan kendaraan masuk 319 unit. PKM Long Iram pengunjung sebanyak 384 orang dan kendaraan 194 unit. Kominfo Wln.

Kasus Covid-19 Masih Rawan Di Kutai Barat,  Status Darurat Bencana Non Alam Di Perpanjang.

Kasus Covid-19 Masih Rawan Di Kutai Barat, Status Darurat Bencana Non Alam Di Perpanjang.

(Tenggah) Wakil Kutai Barat saat pimpin rakor penanganan Covid-19 di Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berdasarkan evaluasi kasus Covid-19 di Kutai Barat, masih rawan dan cendrung meningkat, jadi Pemerintah Kutai Barat akan memperpanjang status darurat bencana non alam di Kutai Barat dan belum memberlakukan kebijakan New Normal, Ungkap Wakil Bupati  Kutai Barat, saat pimpin rapat koordinasi Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kutai Barat dan Forkopimda didampingi Asisten I, Wakapolres Kutai Barat, Kajari Kutai Barat, di Kantor Setdakab Kutai Barat. Sabtu, 30 Mei 2020.

Wakil Bupati Kutai Barat H Edyanto Arkan “Jika dilihat perkembangan wabah Covid-19 di Kutai Barat hingga hari ini (sabtu, 30/05) kita belum mendapat pesan perubahan dan pergeseran status darurat bencana non alam kita dan berdasarkan data dari Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat, kasusnya belum ada pergeseran adanya penurunan namun ada kecendrungan meningkat, jadi daerah kita belum bisa mengarah kepada kebijakan new normal,” terangnya.

Lebih lanjut Wakil Kutai Barat menjelaskan, “ini supaya pemerintah dan masyarakat dapat satu pemahaman, karena masyarakat melihat dimedia masa wabah covid-19 ini menurun, itu bagi daerah lain yang masyarakatnya ketat dan disiplin tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan, tapi di daerah kita belum ada gambaran yang signifikan kearah menurunnya kasus Covid-19.”

“Untuk itu perlu adanya perpanjangan status darurat bencana non alam di wilayah Kutai Barat, hal ini penting adanya upaya yang lebih intensif dimasyarakat dalam sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19 agar ketaatan warganya dapat efektif sebagaimana diharapkan dan untuk legalitas dalam penggunaan anggaran,” pungkas Wakil Bupati Kutai Barat.

Sementara menurut Wakapolres Kutai Barat Kompol Sukarman, menuturkan pihak Tim Keamanan Pemerintah Kutai Barat sudah melakukan sosialisasi dan penertiban kepada masyarakat untuk menggunakan Masker, menyediakan tempat cuci tangan, menghindari kerumunan, jaga kesehatan  dan jaga jarak namun tingkat ketaatan masyarakat masih rendah.

“kita harapkan kerjasama semua pihak untuk tumbuhkan kesadaran, untuk berupaya memutuskan penyebaran covid-19 ini, mulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan di masyarakat dengan mengedepankan protokol kesehatan sebagai gaya hidup sehari-hari ini kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan yang diharapkan,” Kapolres mengimbau,” Kominfo.

Kita Didaerah Akan Menunggu, Kebijakan New Normal Pemerintah Pusat.

Kita Didaerah Akan Menunggu, Kebijakan New Normal Pemerintah Pusat.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Saat memantau di posko Long Iram dan posko Dilang Puti, masih banyak masyarakat yang kurang mematuhi aturan atau protokol kesehatan pemerintah dalam memerangi wabah Covid-19, dengan berbagai karakter, hal tersebut membuat petugas dilapangan mengalami kejenuhan. Ungkap Sekretaris daerah Kutai Barat, didampingi Asisten I dan Asisten II Setdakab Kutai Barat, Direktur RSUD HIS, Kadiskes Kutai Barat, perwakilan Polres Kutai Barat dan BPBD Kutai Barat di media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 28 Mei 2020 malam.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur “dari Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat, dua hari ini (Kamis, 28/05) telah memantau teman-teman di posko Long Iram dan posko Dilang Puti Kecamatan Bentian Besar, ada banyak hal yang diungkapkan diantaranya kapan masalah covid-19 ini segera berakhir dan masih banyak masyarakat yang belum taat aturan pemerintah terkait pencegahan Covid-19 dengan berbagai karakternya, ini yang membuat teman-teman  mengalami kejenuhan,” terangnya.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat menjelaskan, “masalah isu new normal yang banyak dipertanyakan teman-teman di posko dan media sosial, hal ini tentu kita didaerah akan mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat.”

“Kita Tim Gugus Tugas Covid-19 di daerah tidak mungkin membuat keputusan sendiri, namun akan menunggu seperti apa bentuknya yang diturunkan dari pemerintah pusat, ini semua tujuannya pasti untuk kebaikan bersama,”pungkas Sekdakab Kutai Barat.

Catatan penanganan covid-19 di Kutai Barat, Kamis (28/5) dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 653 orang dan kendaraan masuk 442 unit. PKM Long Iram pengunjung sebanyak 278 orang dan kendaraan 162 unit.

Kasus pasien terkonfirmasi covid-19 21 orang, pasien dinyatakan sembuh 5 orang dan pasien dalam perawatan menjadi 16 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) 222 orang, orang tanpa gejala (OTG) 209 orang, selesai pemantauan 203 orang, proses pemantauan 19 orang. Pelaku perjalanan terakumulasi sejak awal sebanyak  9.313 orang. Kominfo.

Penyerahan BLT Dana Desa Kempung Sekolaq Muliaq.

Penyerahan BLT Dana Desa Kempung Sekolaq Muliaq.

Simbolis menyerahkan BLT bagi warga lansia kampung Sekolaq Muliaq. Kominfo Ary.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Wabah Covid 19 yang terjadi ditengah masyarakat, tentu saja sangat berpengaruh terhadap perekonomian warga terutama bagi kalangan menengah kebawah, dalam rangka meringankan beban bagi warga terdampak, pemerintah mulai pusat hingga daerah dan pemerintah kampung menyediakan bantuan langsung tunai yang bersumbaer dari 20-25 % anggaran dana desanya diperuntukan berbagai jenis bantuan bagi warga baik berupa uang tunai maupun dalam bentuk barang kebutuhan pokok, Seperti yang dilakukan pemerintah kampung Sekolaq Muliaq, Kecamatan Sekolaq Darat-Kutai Barat. Kamis, 28 Mei 2020.

Ditemui usai melaksanakan kegiatan penyuluran bantuan langsung tunai (BLT), Petinggi Kampung Sekolaq Muliaq Nanang  mengatakan, bantuan BLT ini sudah memasuki tahap dua yang mana tahap pertama telah diserahkan pada bulan april 2020 lalu. Untuk kampung Sekolaq Muliaq terdapat 97 kepala keluarga yang mandapat bantuan BLT dana desa diluar dari penerima bantuan sosial lainnya.

Lebih lanjut dijelaskannya “kriteria penerima BLT merujuk pada pemerintah pusat baik peraturan pemerintah maupun peraturan menteri yang diperkuat oleh peraturan daerah dan peraturan kampung sehingga penerima BLT ini tidak salah arah. Pemerintah  kampung menetapkan penerima berdasarkan aturan dan kreterianya,” tegasnya.

“Seperti para lansia dan janda-janda serta para petani karet yang perekonomiannya terganggu akibat menurunya harga karet, adapun untuk nominal uang yang dibagikan bervariasi setiap tahapnya seperti tahap pertama bulan April – Juni sebesar enam ratus ribu rupiah sedangkan untuk tahap kedua nanti pada Jli – September nominal bantuan sebesar tiga ratus ribu rupiah, semoga apa yang diberikan oleh pemerintah dapat dipergunakan sebijak – bijaknya oleh masyarakat,” harapnya.

Sementara menurut seorang lansia penerima bantuan kakek palam mengatakan, sangat bersyukur dan akan menggunakanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “berharap kedepan pemerintah melalui pengurus kampung dapat lebih memberikan perhatian bagi para lansia seperti kami ini yang sudah tidak mampu untuk bekerja lagi dan untuk persyaratan bantuan seperti surat-menyurat, data diri dan lain sebagainya agar dapat di fasilitasi oleh pemerintah kampung,” harapnya. kominfo Ary.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id