Kluster Gowa, Warga Bongan Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Kluster Gowa, Warga Bongan Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Catatan penanganan covid-19 di Kutai Barat hingga Selasa (26/5) kasus pasien terkonfirmasi covid-19 menjadi 21 orang, pasien dinyatakan sembuh 5 orang dan pasien dalam perawatan menjadi 16 orang. Ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) Laki-laki (KBR 21) asal Kecamatan Bongan usia 60 tahun. Selanjutnya pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) 222 orang, orang tanpa gejala (OTG) 207 orang, selesai pemantauan 200 orang, proses pemantauan 22 orang. Pelaku perjalanan terakumulasi sejak awal sebanyak  8.913 orang.

Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur saat memberikan keterangan Pers, didampingi Kepala Diskes Kutai Barat, Direktur RSUD HIS, perwakilan Kodim 0912 dan Polres Kutai Barat di media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 26 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat menjelaskan, “Warga Bongan (KBR 21) umur 60 tahun yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini salah satu kluster Gowa dan Tim gugus tugas akan mengevakuasinya besok,” terang Sekdakab Kutai Barat.

“Tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat akan lakukan rapid test masal dalam waktu dekat, ditiga kecamatan Melak, Barong Tongkok dan Bongan, niat ini adalah untuk mempercepat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kutai Barat. Harapan kita masyarakat secara sadar untuk bersedia memeriksakan dirinya, dengan demikian kita bisa memastikan bahwa kita ini bebas atau tidak terpapar Covid-19 ini,”  pungkasnya.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 299 orang KTP Kutai Barat 154 orang, KTP Luar Kutai Barat 149 orang, kendaraan masuk 50 unit. PKM Long Iram pengunjung sebanyak 289 orang dan kendaraan 140 unit. Kominfo.

Bertambah Seorang Transmisi Lokal Asal Melak, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Bertambah Seorang Transmisi Lokal Asal Melak, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berdasarkan hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terdapat seorang yang terkonfirmasi positif Covid-19, laki-laki KBR 20 usia 18 tahun. Data yang terhimpun hingga Jumat (22/5/2020) kasus pasien terkonfirmasi covid-19 sebanyak 20 orang, Pasien dalam perawatan menjadi 15 orang dan pasien dinyatakan sembuh 5 orang. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) 222 orang, orang tanpa gejala (OTG) 207 orang, selesai pemantauan 197 orang, proses pemantauan 25 orang. Sementara pelaku perjalanan terakumulasi sejak awal mencapai  8.468 orang.

Keterangan Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Asisten I dan II Setdakab Kutai Barat, Kepala Diskes Kutai Barat, Direktur RSUD HIS, perwakilan Kodim 0912, Polres Kutai Barat dan Kepala BPBD Kutai Barat di media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Jumat, 22 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “hingga hari ini Jumat, (22/5), warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 transmisi lokal sudah 7 orang, oleh sebab itu kita harus tetap jaga jarak, kita berharap cukuplah 20 orang warga yang terkonfirmasi positif di Kutai Barat dan tidak ada penambahan lagi,” harap Sekdakab Kutai Barat.

“Lebih lanjut Sekdakab menambahkan, “selain pasilitas perawatan yang sudah tidak dapat menampung penambahan pasien, namun juga prihatin dengan keadaan para tenaga medis kita yang merewat pasien-pasien ini, sudah terisolasi, tidak bisa ketemu keluarga dan mereka juga sangat memungkinkan terpapar dari Covid-19 ini. Harapan kita masyarakat harus memahami situasi ini, ikutilah anjuran dan protokol kesehatan pemerintah, agar persoalan wabah ini segera berlalu,” pungkasnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga, “saat ini kondisi rumah sakit Pratama sudah tidak memungkinkan lagi menampung penambahan pasien, dimana kondisi bed diruang isolasi sudah full, karena kondisi pasien tidak bisa kita gabung, baik pasien baru, pasien yang masih positif dan sedang di treatment  serta pasien hasil Swab sekalinya negatif yang jalani isolasi menunggu hasil Swab kedua. Sementara yang kosong sekarang ini hanya ruang yang disiapkan untuk ICU Covid 19 berkepasitas 2 tempat tidur,” jelasnya.

“Mohon kerjasama semua pihak agar tetap berperilaku hidup sehat, tetap dirumah saja, pakai masker bila keluar rumah, jaga jarak dan rajin cuci tangan pakai sabun terutama sebelum menyentuh area mata, mulut dan hidung,” pesan Kadiskes Kutai Barat.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 697 orang KTP Kutai Barat 370 orang, KTP Luar Kutai Barat 327 orang, orang yang dipulangkan sebanyak 16 orang, kendaraan masuk 381 unit. PKM Long Iram pengunjung sebanyak 594 orang dan kendaraan 218 unit. Kominfo Dos.

Umat Muslim Kutai Barat Di Minta Laksanakan Shalat Ied Dirumah Masing-Masing.

Umat Muslim Kutai Barat Di Minta Laksanakan Shalat Ied Dirumah Masing-Masing.

(Tenggah) Bupati Kutai Barat, saat memimpin rapat Koordinasi. Dok.Hms36. kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat menegaskan agar seluruh masyarakat kaum muslimin di Kabupaten Kutai Barat untuk melaksanakan Shalat Ied dirumah masing-masing, dalam merayakan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah pada Minggu (24/05/2020) mendatang, sesuai protokol kesehatan pemerintah dimasa wabah pandemi corona virus diseace (covid -19) untuk keamanan dan kesehatan bersama.

Hal tersebut yang menjadi keputusan bersama pada rapat koordinasi Forkompida, Kemenag Kutai Barat, MUI Kutai Barat, Pimpinan Ormas Islam, FKUB Kutai Barat dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat di Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamis, 20 Mei 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan menjelaskan, hal ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Kalimantan Timur Nomor 300.1/3264/BPPOD.1. tertanggal Senin, 18 Mei 2020, tentang penetapan dan penegakan protokol kesehatan dalam rangka menyambut hari raya idul fitri 1441 H.

“Pada hari ini Kamis (21/05/2020, sesuai hasil rapat koordinasi (rakor) bersama Forkompida, Kemenag Kutai Barat, MUI Kutai Barat, Pimpinan Ormas Islam, FKUB Kutai Barat beserta Tim Gugus Covid Kutai Barat dan stakeholder lainnya, diputuskan melaksanakan Surat Edaran Gubernur Kaltim tersebut, tentang penetapan dan penegakan protokol kesehatan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H,”ungkapnya.

“Mari sayangi keluarga dan orang di sekeliling kita, dengan bersama-sama mematuhi protokol kesehatan, berpikir positif, dan bertindak proaktif. Untuk memutuskan rantai penularan ini wabah Covid-19 ini,” pungkasnya.

Berikut lima (5) point/isi dari Surat Edaran Gubernur Kalimantan Timur yang menjadi dasar terbitnya Surat Edaran Bupati Kutai nomor : 339/1972/kesbangpol-TU/PIM/V/2020 tertanggal 21 Mei 2020 :

  1. Dalam Permenkes RI nomor 9 tahun 2020 tentang pedoman pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan wabah virus corona untuk menutus mata rantai penularan covid 19. Maka kegiatan keagamaan yang bersifat pengumpulan masa dan menjadi tempat kerumunan orang banyak adalah hal yang dilarang.
  2. Pemerintah agar dapat menghimbau dengan sangat agar ketentuan pada point 1 tidak dilanggar.
  3. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat untuk bersama-sama menyakinkan bahwa ibadah yang sifatnya sunnah sebaiknya tidak dilaksanakan di Masjid atau dilapangan terbuka.
  4. Sebagaimana Surat Edaran Menteri Agama RI nomor 6 tahun 2020 tentang panduan ibadah ramadhan dan idul fitri 1 syawal 1441 H ditengah pandemi wabah covid 19. Sebaiknya seluruh kaum muslimin agar dapat melakukan sholat ied dirumah saja.
  5. Himbauan untuk tetap melarang mudik tetap dilaksanakan dan Polri, TNI serta Satpol PP melakukan penjagaan lebih diperketat khususnya dimalam hari.

Dalam Edaran tersebut Bupati Kutai Barat, menegaskan  untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua stakeholder dan seluruh elemen di Kabupaten Kutai Barat, dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan. Kominfo Lsr.

Seorang Wanita Transmisi Lokal, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Seorang Wanita Transmisi Lokal, Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berdasarkan hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terkonfirmasi Positif Covid-19 seorang wanita KBR 19 usia 33 tahun. Data yang terhimpun hingga Rabu (20/5/2020) kasus pasien terkonfirmasi covid-19 sebanyak 19 orang, pasien dalam perawatan 14 orang dan 5 orang sudah dinyatakan sembuh.

Dan pada hari ini juga terdapat 6 warga karyawan perusahaan TCM dan RTI hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR)nya negatif Covid-19 yakni laki-laki NF 33 tahun, HR 42 tahun, RH 40 tahun, JTS 22 tahun, AR 37 tahun dan DM 36 tahun. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kepala Diskes Kutai Barat, Direktur RSUD HIS, perwakilan Kodim 0912, Polres Kutai Barat, Dishub Kutai Barat dan BPBD Kutai Barat di media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Rabu, 20 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “Ini tantangan bagi tenaga medis kita, seorang ibu yang positif ini, memiliki bayi 1 dan 2 tahun dengan hasil PCRnya negatif,  jika ibu ini dievakuasi kerumah sakit Pratama dengan perawatan standar penanganan covid seperti suaminya yang lebih dulu jalani perawatan maka kedua bayi ini harus dilakukan swab ulang dan tidak dipisahkan dari ibunya, mau gak mau ini harus dipahami keluarganya,’ jelas Sekdakab Kutai Barat.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kita harus hati-hati agar tidak terpapar dan juga keprihatinan  jangan sampai kejadian seperti ini terjadi lagi dan terus bertambah kasian tenaga medis kita pasti kualahan mereka, sekalipun dibuat kerja shift atau bergiliran mereka ini juga punya keterbatasan, punya keluarga. Harapan kita ikutilah anjuran dan protokol kesehatan pemerintah ini, jangan merasa diri kita aman tapi tidak pikirkan orang lain, ” terangnya menambahkan.

Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 221 orang, orang tanpa gejala (OTG) 198 orang, selesai pemantauan 197 orang, proses pemantauan 24 orang. Untuk pelaku perjalanan terakumulasi sejak awal mencapai  8.091 orang.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 690 orang, KTP Kutai Barat 321 orang, KTP Luar Kutai Barat 369 orang, kendaraan 273 unit. PKM Long Iram pengunjung sebanyak 429 orang dan kendaraan 286 unit. Kominfo.

2 Orang Pasien Yang Dinyatakan Sembuh Asal Kecamatan Bongan, Akan Dipulangkan Besok.

2 Orang Pasien Yang Dinyatakan Sembuh Asal Kecamatan Bongan, Akan Dipulangkan Besok.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Data yang terhimpun hingga Selasa (19/5/2020). dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan pelaku perjalanan mencapai 470 orang KTP Kutai Barat 179 orang, KTP Luar Kutai Barat 291 orang kendaraan 276 unit. PKM Dilang Puti Sebanyak 36 orang. PKM Long Iram 376 orang dan kendaraan 166 unit. PKM Penyinggahan sebanyak 191 orang. Samarinda-Kutai Barat 33 orang dan Samarinda-Mahakam Ulu sebanyak 158 orang. Untuk pelaku perjalanan terakumulasi sejak awal mencapai  7.793 orang.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 220 orang, orang tanpa gejala (OTG) 198 orang, selesai pemantauan 197 orang, proses pemantauan 23 orang. kasus pasien terkonfirmasi covid-19 masih 18 orang, dalam perawatan 13 orang dan 5 orang dinyatakan sembuh.

“Untuk pasien 2 orang yang dinyatakan sembuh asal Kecamatan Bongan, akan dipulangkan besok dan diantar oleh Tim Gugus Tugas kerumah masing-masing,”  Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur, didampingi Direktur RSUD HIS, Kepala Dishub Kutai Barat, Kepala BPBD Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912, Polres Kutai Barat, dan Diskes Kutai Barat di media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 19 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat menyampaikan “Terima kasih kepada rekan-rekan media yang terus semangat hadir disini dan saya yakin kita semua tetap dalam keadaan sehat dan semoga Tuhan selalu memberkati semua dedikasi dan karya kita, yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. Kominfo.

 

Hasil Pemeriksaan PCR kedua, 4 orang Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh.

Hasil Pemeriksaan PCR kedua, 4 orang Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berdasarkan hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) kedua, keempat (4) orang yang dinyatakan sembuh tersebut semuanya laki-laki, KBR 02 usia 18 tahun, KBR 08 usia 28 tahun,  KBR 09 usia 45 tahun dan KBR 13 usia 41 tahun. Ada juga 7 orang tenaga medis dan masyarakat yang memiliki kontak erat dengan para pasien terpapar sebanyak 9 orang dinyatakan negatif Covid-19. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Asisten I dan II Setdakab Kutai Barat, Kepala Diskes Kutai Barat, Direktur RSUD HIS, Kepala Dishub Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912, Polres Kutai Barat dan BPBD Kutai Barat di media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Senin, 18 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “ketujuh orang tenaga medis yang dinyatakan negatif hasil PCR kedua tersebut diantaranya dokter Akbar, dokter Waluyo, dokter Heri dan dokter Wayan, jadi tidak ada lagi stigma negatif kepada para tenaga kesehatan kita ini,” harap sekdakab Kutai Barat.

“Sebetulnya kita kecewa kepada warga yang kurang patuh dan lalai sehingga para dokter kita ini ada yang terpapar covid-19, namun kita bersyukur hasil swab mereka kembali negatif dan mereka ini akan memperkuat tenaga medis kita ditim gugus tugas penanganan covid-19 di Kutai Barat,” terangnya menambahkan.

“Terkait para pasien yang dinyatakan sembuh dan para tenaga medis kita nantinya tetap harus menjaga jarak, pakai masker, jaga kesehatan dan stamina, mudah-mudahan tidak ada lagi penambahan jumlah yang terpapar covid-19 ini, kerena kasian para tenaga medis yang merawat pasien di RS Pratama, mereka hingga saat ini, harus jalani isolasi, tidak bisa pulang kerumah dan berkumpul dengan keluarga, akibat warga yang kurang peduli dan tidak menjaga dirinya dengan baik,” pungkas Sekdakab Kutai Barat.

Data yang terhimpun hingga Senin (18/5/2020), kasus pasien terkonfirmasi covid-19 masih 18 orang, pasien dalam perawatan 13 orang dan 5 orang sudah dinyatakan sembuh.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 198 orang, selesai pemantauan 191 orang, proses pemantauan 28 orang. Untuk pelaku perjalanan terakumulasi sejak awal mencapai  7.581 orang.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 600 orang KTP Kutai Barat 199 orang, KTP Luar Kutai Barat 401 orang kendaraan 302 unit. PKM Long Iram 391 orang dan kendaraan 182 unit. Kominfo.

Dinyatakan Selesai Isolasi Empat (4) Orang Kluster Gowa, Menunggu Hasil PCR Keduanya Negatif.

Dinyatakan Selesai Isolasi Empat (4) Orang Kluster Gowa, Menunggu Hasil PCR Keduanya Negatif.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di Media Center Covid-19 Kutai Barat. Kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. “Untuk  diketahui yang diisolasi kemarin, dari kluster Gowa PCRnya negatif, namun harus dilakukan dua kali untuk memastikan mereka sembuh. Dan kita berharap hasil PCR kedua ke-4 orang ini nanti tetap negatif, mudah-mudahan itu harapan kita,” harap Sekretaris Daerah Kutai Barat, saat menyampaikan perkembangan covid-19 di Kutai Barat, didampingi asisten I Setdakab Kutai Barat, Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912/KBR, Polres KutaiB Barat, RSUD HIS, BPBD Kutai Barat dan Diskes Kutai Barat. Di media center covid-19, Sendawar. Minggu, 17 Mei 2020.

Dijelaskan Sekdakab Kutai Barat, bahwa “perkembangan para pasien di rumah sakit Pratama, untuk saat ini pasien dalam kondisi baik. Lalu mulai malam ini (17/5) dijadwalkan pergantian shift tim medis. Bagi tim medis yang telah bertugas akan melaksanakan karantina selama 14 hari dan hal itu dilakukan secara bergilir,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan laporan dari posko covid-19, UPT Puskesmas Jambuk dengan hasil rekapitulasi per 16 Mei, jumlah kunjungan sebanyak 412 orang yang terdiri dari 139 KTP Kutai barat dan 273 KTP luar Kutai Barat. Lalu jumlah kendaraan yang masuk mencapai 239 unit serta pelaku perjalanan berjumlah 143 orang. sedangkan  orang kembali berjumlah 64 orang.

Lalu data dari UPT Puskesmas Dilang Puti  per tanggal 16 Mei menyatakan pengunjung berjumlah 46 orang yang terdiri dari jurusan Kalimantan Barat ke Kutai Barat 2 orang, jurusan Balikpapan ke Kutai abarat 5 orang, jurusan Samarinda ke Bentian Besar 5 orang, jurusan wilayah ibukota  Kutai Barat dan sekitarnya ke Bentian Besar 34 orang.

Selanjutnya data dari UPT Puskesmas Long Iram pertanggal 16 Mei menyebutkan bahwa total pengunjung  berjumlah 365 orang dan yang keluar berjumlah 113 orang. Untuk jumlah kendaraan masuk mencapai 175 unit dan kendaraan keluar berjumlah 78 unit. Ditambah pelaku perjalanan hanya 1 orang.

Kemudian data dari UPT Puskesmas penyinggalan per tanggal 16 Mei disebutkan bahwa pengunjung 28 orang  Serta screening terhadap pendatang di wilayah penyinggahan berjumlah 12 orang.

Berikutnya data perkembangan covid-19 di Kutai Barat per tanggal 17 Mei. Dalam rinciannya  dari 16 kecamatan disebutkan bahwa total Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 219 orang, total selesai pemantauan berjumlah 185,  total proses pemantauan 34, total  Pasien Dalam Pemantauan (PDP) berjumlah 9 orang, total Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 198 orang total Pelaku Perjalanan (PP) mencapai 7.358 orang, total dinyatakan positif berjumlah 18 orang, total meninggal hanya 1 orang dan jumlah dinyatakan sembuh hanya 1 orang. Kominfo Dos.

Warga Harus Patuhi Protokol Kesehatan, Untuk Jalani Aktivitasnya.

Warga Harus Patuhi Protokol Kesehatan, Untuk Jalani Aktivitasnya.

Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center TGC Kutai Barat. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Banyak keluhan masyarakat terkait imbauan untuk tetap dirumah saja, Pemerintah Kutai Barat sangat memahami keadaan masyarakat, antara kepentingan kesehatan dan kepentingan ekonomi. Keduanya akan dapat berjalan tentu wajib mengedepankan protokol kesehatan. Jika harus keluar rumah maka harus memakai masker dan menjaga jarak aman. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat di media center penanganan covid-19 Kutai Barat, didampingi Assisten I dan Asisten II Setdakab Kutai Barat, BPBD, Dishub, Dinkes, Kodim 0912/KBR dan Polres Kutai Barat. Sabtu, 16 Mei 2020 malam.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur, saat konferensi pers menjelaskan bahwa “Antara kedua kepentingan itu saling tarik menarik, salah satu cara mengikuti 2 kepentingan tersebut adalah dengan menerapkan protokol kesehatan, caranya menjaga kesehatan, jaga jarak, pakai masker, utamakan tidak bersentuhan dan selalu membersihkan diri terutama cuci tangan serta selalu menjaga imun tubuh agar tidak  terpapar,” pesannya.

Sekdakab Kutai Barat menambahkan bahwa dalam keadaan seperti ini tentu harus bijaksana dalam 2 hal kepentingan yaitu antara kesehatan dan kepentingan nafkah untuk mengisi perut bagi keluarga yang menjadi dilema diberbagai kalangan masyarakat.

“Saya meminta jika keluar rumah maka harus memakai masker dan menjaga jarak, jangan berkerumun. Tetap semangat, jangan patah semangat dan jangan panik dengan wabah covid 19 ini. Semoga seluruh masyarakat tetap sehat  dan wabah ini lekas berlalu,” tambahnya.

Data terkini rekapitulasi Corona Virus Diseace (Covid 19) di Kutai Barat, Sabtu (16/05) untuk 16 Kecamatan yaitu Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 219 orang, selesai pemantauan 185 orang, proses pemantauan 34 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 9 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 198 orang.

Jumlah terconfirmasi positif PCR 18 orang dan sembuh 1 orang. Total pelaku perjalanan sebanyak 7.212 orang. Kemudian jumlah kunjungan melalui posko covid 19 yaitu UPT. Puskesmas Jambuk sebanyak 499 orang, KTP Kutai Barat 148 orang dan KTP Luar 351 orang. Total kendaraan masuk 399 unit dan pelaku perjalanan 211 orang.

Lalu UPT. Puskesmas Dilang Puti pengunjung berjumlah 35 orang. Dan UPT. Puskesmas Long Iram pengunjung sebanyak 407 orang, yang keluar berjumlah 219 orang, total kendaraan yang masuk 141 unit dan yang keluar 139 unit. Kominfo Lsr

Hasil Pemeriksaan PCR, 6 Anggota Polres Kutai Barat Dinyatakan Negatif Covid-19.

Hasil Pemeriksaan PCR, 6 Anggota Polres Kutai Barat Dinyatakan Negatif Covid-19.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim keamanan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kutai Barat pada hari ini jumat (15/5) hasil pemeriksaan PCR dinyatakan negatif Covid-19, keenam (6) orang ini adalah anggota Polres Kutai Barat. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Kepala Dishub Kutai Barat, Perwakilan Diskes Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912, Polres Kutai Barat, RSUD HIS dan BPBD Kutai Barat di media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Jum’at, 15 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “Kita sangat bersyukur keenam (6) anggota Polres Kutai Barat hasil pemeriksaannya negatif, mereka akan kembali bertugas dan memperkuat tenaga Tim Keamanan Gugus Tugas Penanganan covid-19 di Kutai Barat,” terangnya.

“Meskipun dinyatakan negatif covid-19 tetap harus menjaga jarak, pakai masker, jaga kesehatan terutama stamina dan kebersihan, karena kita tidak mengetahui siapa yang terpapar Covid-19 ini disekitar kita, jika ada virus didalam tubuh kita baru imunitas kita bereaksi itupun diketahui dengan pemeriksaan khusus,” tambah Sekdakab Kutai Barat.

Terkait perkembangan para pasien yang menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Pratama, “kita bersyukur pula mereka tidak memiliki keluhan yang serius, sehingga sangat membantu dan meringankan tugas para medis kita dalam perawatan,” pungkasnya.

Data yang terhimpun hingga Jum’at (15/5/2020), kasus pasien terkonfirmasi covid-19 masih 18 orang, pasien dalam perawatan 17 orang dan 1 orang sudah dinyatakan sembuh.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 198 orang, selesai pemantauan 184 orang, proses pemantauan 35 orang. Untuk pelaku perjalanan terakumulasi sejak awal mencapai  6.974 orang.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 663 orang KTP Kutai Barat 194 orang, KTP Luar Kutai Barat 459 orang kendaraan 453 unit. PKM Long Iram 299 orang dan kendaraan 184 unit. PKM penyinggahan pelaku perjalanan sebanyak 26 orang. Kominfo.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Apresiasi Kerjasama Tim Gugu Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Barat.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Apresiasi Kerjasama Tim Gugu Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Barat.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganan covid-19 di Kutai Barat, terutama semua tim gugus tugas, ini adalah upaya dan tanggungjawab kita sesuai profesi masing-masing. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kepala Diskes Kutai Barat, Kepala Dishub Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912, Perwakilan Polres Kutai Barat, RSUD HIS dan BPBD Kutai Barat dimedia Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 14 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “kita menghargai rekan-rekan yang telah bekerja baik tim medis di Rumah Sakit Pratama khususnya yang siang malam merawat pasien, data dan informasi yang kita sampaikan malam hari ini adalah upaya dari rekan-rekan di PKM bersama tim keamanan di beberapa posko dan semua stakeholder yang tidak bisa disebutkan satu persatu,” ujarnya.

Demikian pula kita yang hadir pada malam hari ini untuk menyampaikan perkembangan data dan informasi penanganan covid-19 di Kutai Barat dan teman-teman media menyampaikan kepada masyarakat, secara manusiawi tentu kita semua merasa lelah, namun ini semua karena tanggungjawab kita tetap semangat, namun tetap pula utamakan menjaga jarak, pakai masker, jaga kesehatan dan kebersihan,” jelasnya.

Data yang terhimpun hingga Kamis (14/5/2020), kasus pasien terkonfirmasi covid-19 sebanyak 18 orang,  dengan pasien dalam perawatan 17 orang dan 1 orang sudah dinyatakan sembuh.

Pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 194 orang, selesai pemantauan 184 orang, proses pemantauan 35 orang. Untuk pelaku perjalanan terakumulasi sejak awal mencapai  6.664 orang.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 743 orang KTP Kutai Barat 225 orang, KTP Luar Kutai Barat 466 orang kendaraan 442 unit. PKM Long Iram 346 orang dan kendaraan 176 unit. Kominfo.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id