Bersyukur 16 orang Tenaga Medis Dan Warga, Hasil PCR Negatif Covid-19.

Bersyukur 16 orang Tenaga Medis Dan Warga, Hasil PCR Negatif Covid-19.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bersyukur pada hari ini Rabu, (13/05) terdapat 16 orang warga Kutai Barat hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) dinyatakan negatif Covid-19. Terdiri dari tenaga medis dan 3 orang anak, usia 9, 7 dan 4 tahun termasuk Kepala BPBD Kutai Barat Jenton, Kepala Diskes Kutai Barat Ritawati Sinaga dan Anggota Satpol PP Widodo. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kepala Diskes Kutai Barat, Perwakilan Dishub Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912, RSUD HIS dan BPBD Kutai Barat di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Rabu, 13 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “Selamat datang dan bergabung kembali di gugu tugas penanganan Covid-19 Kutai Barat Kadiskes Kutai Barat Ritawati Sinaga dan ke-10 orang tenaga medis lainnya, mereka ini sangat kita butuhkan dalam penanganan wabah Covid-19 ini,” terangnya.

“Namun demikian kita tetap harus menjaga jarak, selalu pakai masker dan jaga kesehatan, karena wabah Covid-19 ini masih menuntut kerja keras dalam penanganannya agar dapat segera berlalu dari Kutai Barat dan dapat segera kembali beraktivitas seperti biasanya kemudian 17 orang yang dalam perawatan segera disembuhkan,” Sekdakab Kutai Barat menambahkan.

Untuk diketahui data Rabu(13/05), pasien terkonfirmasi covid-19 18 orang dan dalam perawatan sebanyak 17 orang serta 1 orang sudah dinyatakan sembuh, pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 194 orang, selesai pemantauan 177 orang, proses pemantauan 42 orang serta pelaku perjalanan sudah mencapai  6.379 orang.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 630 orang KTP Kutai Barat 187 orang, KTP Luar Kutai Barat 443 orang dan kendaraan 402 unit. PKM Long Iram 265 orang dan kendaraan 151 unit. Kominfo.

Rakor Pendampingan Penanganan Covid-19, Oleh KPK Dan Pemprov Kaltim.

Rakor Pendampingan Penanganan Covid-19, Oleh KPK Dan Pemprov Kaltim.

Sekretaris Daerah  Kutai Barat saat ikuti rakor, di gedung ATJ Setdakab Kutai Barat. Kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

Kominfokubar-sendawar. Pemerintah Kutai Barat mengikuti rapat koordinasi terkait pendampingan penanganan covid-19 dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama pemerintah kabupaten / kota Se-Kalimantan Timur. Berlangsung di Balai Agung Aji Tullur Jejangkat. Rabu, 13 Mei 2020.

Rapat koordinasi yang diikuti seluruh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Timur. Dan Kutai Barat dipimpin Sekretaris Daerah Kutai Barat, Yacob Tullur di dampingi Assisten I Setdakab Misran Effendi, Kepala Inspektorat Kutai Barat, R.B Bely Djunedi Widodo, kepala BP3D Kutai Barat, Achmad Sofyan dan Kepala Dinas Sosial Kutai Barat, Ampeng.

Kegiatan yang dilaksanakan malalui video conference tersebut sesuai surat pimpinan KPK cq deputi bidang pencegahan, nomor : b/2248/KSP.00/10-16/05/2020, membahas terkait update refocusing anggaran dan proses penyaluran bansos serta mekanisme koordinasi pusat/pemprov/pemkab/pemkot.

Rapat dibuka langsung oleh kepala divisi pencegahan dan penindakan KPK RI kordinator wilayah VII, Nana Mulyana. Dalam penyampaian singkatnya, komisi pemberantasan korupsi dapat menerima penyampaian dan mencocokkan data yang dimiliki KPK dengan Pemda Kalimantan Timur, dalam penggunaan anggaran untuk  penanganan covid-19.

Disamping itu kegiatan ini juga sebagai upaya KPK untuk memantau penggunaan alokasi anggaran dan proses penyaluran bantuan sosialnya dalam pencegahan tindak korupsi. “Sebab  dalam penanganan covid-19 sangat beresiko terjadinya penyimpangan dari sisi penyaluran bantuan sosial dan proses pengadaan barang jasanya,” jelas Nana Mulyana

Untuk itu melalui kesempatan itu dirinya mengingatkan kepada seluruh pemerintah daerah termasuk ASN untuk menghindari perilaku penyimpangan terhadap hibah bantuan sosial dan pengadaan jasa. “Kita ingin memastikan teman-teman dipemerintah daerah dapat mematuhi peraturan perundangan terkait pengadaan barang dan jasa yang diatur oleh lembaga kebijakan pemerintah pengadaan barang dan jasa. Dan juga mendorong keterlibatan aktif aparat pengawasan internal pemerintah dan BPKP,” terangnya.

“Selain itu ditengah kondisi pandemi covid-19 KPK menekankan tentang hibah bantuan sosial tidak dikaitkan dengan momen politik ataupun dipolitisi sebagai konflik kepentingan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan raokr tersebut Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Sa’bani. memaparkan singkat penanganan covid-19 dan penyesuaian anggaran.

Diakuinya untuk hal data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) menjadi persoalan yang tidak mudah. “Ini dikarenakan kelengkapan informasi yang tidak lengkap mulai dari tidak ada Nomor induk kependudukan hingga data yang dimiliki sudah tidak valid, namun demikian pemerintah daerah akan terus berupaya dan melakukan cross check sehingga bantuan sosial bisa disalurkan dengan tepat sasaran dan tepat waktu,” jelasnya . Kominfo dos

Lawan Covid-19, Dengan Kesadaran dan Disiplin Masyarakatnya.

Lawan Covid-19, Dengan Kesadaran dan Disiplin Masyarakatnya.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tingginya Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan diri dan disiplin mentaati protokol kesehatan pemerintah adalah senjata paling ampuh untuk melawan wabah Covid-19 ini. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Asiten I dan II Setdakab Kutai Barat, Kepala Dishub Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912, Polres Kutai Barat, BPBD dan Dinkes Kutai Barat dimedia Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 12 Mei 2020 malam.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “warga diminta tetap jaga jarak, pakai masker karena sudah terjadi kasus terkonfirmasi positif covid-19 transmisi lokal, jadi mari saling menjaga diri, tidak ada orang lain yang bisa mengamankan diri kita kalau bukan kita sendiri yang memiliki kesadaran dan disiplin mengikuti protokol kesehatan pemerintah, demi keamanan kita semua dengan demikian kita pun mampu melawan serta menghalau wabah Covid-19 ini dari Kutai Barat,”pesannya.

“Bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri agar tidak keluar rumah sebelum masa isolasinya dinyatakan benar-benar aman. Karena jika tidak diindahkan akan ada sangsi dan pasti bermasalah dengan hukum,” Sekdakab mengingatkan.

Terkait sanksi bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan pemerintah, Sekdakab Kutai Barat menanggapi “sebenarnya tidak ada sanksi yang tegas namun kembali kepada kesadaran saja, jika kita sayang dengan diri sendiri, ya harus mengamankan diri bagaimana pun caranya, urusan kesehatan sendiri tidak harus menunggu saksi, kasiankan rekan-rekan keamanan setiap hari dan malam menyampaikan himbauan, pemerintah sudah berusaha maksimal, jika tidak didukung, jangan pula sebarkan isu ada pembiaran dari pemerintah,” pungkasnya.

Update data Selasa (12/05), pasien terkonfirmasi covid-19 dalam perawatan sebanyak 17 orang dan  1 orang sudah dinyatakan sembuh, pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 194 orang, selesai pemantauan 177 orang, proses pemantauan 42 orang serta pelaku perjalanan sudah mencapai  6.036 orang.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 576 orang KTP Kutai Barat 174 orang, KTP Luar Kutai Barat 402 orang kendaraan 371 unit. PKM Long Iram 252 orang dan kendaraan 115 unit. Kominfo.

Bantu Alat Kesehatan dan Barang Kebutuhan Pokok.

Bantu Alat Kesehatan dan Barang Kebutuhan Pokok.

Sekdakab Kutai Barat saat menerima bantuan dari Kontraktor GBU, Thiess dan TSA. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Wabah Covid-19 ini adalah bencana non alam yang menjadi tangungjawab semua stakeholder untuk bergotong royong dalam pencegahan dan penanganannya. Sekretaris Daerah Kutai Barat selaku Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengapresiasi atas bantuan paket alat kesehatan dari Forum Kontraktor  GBU, THIESS, TSA dan Beras dari Bank Mandiri Cabang Kutai Barat. Senin, 11 Mei 2020 malam.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “mewakili pemerintah dan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kutai Barat, mengapresiasi dan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari Forum Kontraktor PT. GBU, THIESS, TSA dan Bank Mandiri Cabang Kutai Barat, bantuan ini sangat berarti dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kutai Barat dan tim gugus tugas akan menyalurkannya kepada masyarakat yang terdampak,” jelasnya.

“Wabah Covid-19 ini adalah bencana non alam yang menjadi tangungjawab semua stakeholder. pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri namun dukungan dan kepedulian semua pihak sangat dibutuhkan dalam stuasi seperti saat ini,” jelasnya.

Menurut Perwakilan Manajemen PT GBU AJ Denis menjelaskan, bantuan alat kesehatan ini diantaranya berupa APD, 3 jenis Masker kesehatan, desinfektan, 1.170 kg Beras, Minyak Makan 234 Liter dan Gula 234 kg secara bertahap untuk Tim Gugus Tugas, Rumah Sakit HIS dan  Rumah Sakit Pratama sementara untuk kecamatan dan kampung binaan sudah diserahkan pada tahap pertama, “semoga bantuan ini bisa membantu para petugas di tim gugus tugas dan rumah sakit,” harapnya.

Sementara Perwakilan Bank Mandiri Cabang Kutai Barat, Danang Diptapamoso, bentuan 103 Sak ukuran 5 kg Beras tersebut, berdasar permohonan dan malam ini diserahkan kepada pendeta dan umat gereja terdampak Covid-19 yang membutuhkan, semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakatnya,” harapnya. Kominfo.

Dua (2) Orang Warga Klaster Gowa Menambah Terkonfirmasi Positif Covid-19 Di Kutai Barat.

Dua (2) Orang Warga Klaster Gowa Menambah Terkonfirmasi Positif Covid-19 Di Kutai Barat.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sudah 18 orang pasien positif Covid-19 di Kutai Barat dan penambahan dua (2) orang terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab alat PCR berinisial KBR 17 laki-laki usia 43 dan KBR 18 laki-laki usia 20, keduanya adalah klaster Ijtima Gowa. Hingga Senin (11/05), pasien terkonfirmasi covid-19 dalam perawatan sebanyak 17 orang dan seorang sudah dinyatakan sembuh, pasien dalam pengawasan (PDP) 9 orang, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 178 orang, selesai pemantauan 177 orang, proses pemantauan 42 orang serta pelaku perjalanan sudah mencapai  5.796 orang.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “Saya mohon maaf karena harus membuka bahwa keduanya ini adalah Ustadz yang tentu memiliki umat binaan dan dimohon kejujuran untuk segera melapor dan memeriksakan diri di Puskesmas terdekat atau kerumah sakit umum daerah Harapan Insan Sendawar, yang dalam 14 hari terakhir pernah ada kontak dengan keduanya, agar kita dapat segera memutuskan rantai penyebaran covid-19 ini,” harapnya di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Senin, 11 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah menuturkan, “Warga yang merasa dirinya menjalani isolasi agar patuh kepada protokol kesehatan, tidak keluar rumah sebelum waktunya yang sudah ditetapkan selesai,” tegas Sekdakab Kutai Barat.

Semantara menurut Kapolres Kutai Barat AKBP Roy Satya Putra, “Tim Keamanan Pemarintah Kutai Barat sebenarnya sudah melakukan upaya mengantisipasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, namun dalam pelaksanaannya masih banyak ditemukan warga sering berkumpul, tidak memakai masker dan  masih banyak warga yang keluar rumah, mengingat ada penambahan kasus positif Covid-19 ini, maka dihimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan atau protokol yang dikeluarkan pemerintah,” tegasnya.

“Dimohon juga kepada seluruh warga agar segera lakukan pemeriksaan jika mengalami sakit demam, batuk dan lainnya di puskesmas terdekat untuk mendeteksi secara dini dan mencegah lebih baik dari pada mengobati serta diharapkan warga dapat disiplin menjaga kesehatan dan staminanya,” tambah Kapolres.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 482 orang KTP Kutai Barat 122 orang, KTP Luar Kutai Barat 360 orang kendaraan 277 unit. PKM Long Iram 304 orang dan kendaraan 192 unit. PKM Penyinggahan  sebanyak 19 orang. Kominfo.

Kesembuhan Seorang Pasien, Dapat Memotivasi Kesembuhan Pasien Covid-19 Yang Lainnya.

Kesembuhan Seorang Pasien, Dapat Memotivasi Kesembuhan Pasien Covid-19 Yang Lainnya.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, perkembangan penanganan Covid-19 Kutai Barat hingga Minggu (10/05) jumlah pasien positif Covid-19 PCR 16 orang, dalam perawatan 15 orang dan 1 orang dinyatakan sembuh. Pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 178 orang, selesai pemantauan 172 orang, proses pemantauan 47 orang serta pelaku perjalanan sudah mencapai  5.507 orang.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “Seorang yang sembuh dari penyakit Coronavirus Disease (Covid-19), tentu dapat meningkatkan semangat para pasien yang masih dirawat di Rumah Sakit Pratama untuk sembuh juga,” terangnya di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Minggu, 10 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah menuturkan, “kesembuhan pasien ini juga menginspirasi kita semua bahwa meskipun Kutai Barat berada dipertenggahan pulau Kalimantan, ternyata kita juga mampu untuk merawat pasien covid-19 dan bisa sembuh,” tegasnya bangga.

“Dengan semangat gotong-royong dan disiplin yang tinggi, mulai dari para pasien untuk sembuh, para medis melakukan perawatan yang terbaik bagi pasien, koordinasi dan kerjasama yang kuat dari tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Kutai Barat kita pasti bisa mengatasi sehingga wabah Covid-19 ini segera berlalu dari Kutai Barat,” harapnya.

Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 515 orang kendaraan 326 unit. Long Iram 240 orang dan kendaraan 174 unit. PKM Penyinggahan  sebanyak 19 orang. Kominfo.

Seorang Pasien PDP Meninggal, Hasil Swabnya Dinyatakan Negatif Covid-19.

Seorang Pasien PDP Meninggal, Hasil Swabnya Dinyatakan Negatif Covid-19.

Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kutai Barat menyampaikan kabar baik bahwa seorang pasien yang berstatus PDP meninggal hasil pemerikasaan swabnya dinyatakan negatif dan pasien positif pertama hasil pemeriksaan swab kedua kalinya dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya dinyatakan negatif Coronavirus Disease-19 (Covid-19), di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Sabtu, 09 Mei 2020 malam.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “untuk pasien PDP yang meninggal beberapa waktu lalu seorang dokter hewan, hasil pemeriksaan swab alat PCR dinyatakan negatif covid-19, kemudian pasien hasil pemeriksaan swab alat PCR yang kedua dinyatakan sembuh adalah pasien positif Covid-19 yang pertama dan rencananya akan dipulangkan Minggu (10/05) besok, namun tetap melaksanakan protokol kesehatan, tetap pakai masker serta jaga jarak,” tegasnya.

Terkait tenaga para medis yang distigma negatif, Sekdakab Kutai Barat menjelaskan, “para medis yang menanggani pasien positif Covid-19, mereka melaksanakannya mengikuti standar protokol kesehatan dalam menangani pasien secara ketat dengan sistem kerja bergantian atau kerja shift dan mereka tetap diisolasi untuk meminimalisir terpapar covid-19 ini,” jelasnya.

Untuk diketahui perkembangan penanganan Covid-19 Kutai Barat hingga Sabtu (09/05) jumlah pasien positif Covid-19 PCR 16 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang dan kasus negatif hasil Swab alat PCR sebanyak 5 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 178 orang, selesai pemantauan 172 orang, proses pemantauan 47 orang dan pelaku perjalanan sudah mencapai  5.292 orang.

Data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan Bentian Besar pelaku perjalanan mencapai 384 orang. Long Iram 309 orang dan kendaraan 142 unit. Kominfo.

Serikat Pekerja PAMA dan GBPC II Bantu APD dan Masker Bagi Petugas Penanganan Covid-19 Kutai Barat.

Serikat Pekerja PAMA dan GBPC II Bantu APD dan Masker Bagi Petugas Penanganan Covid-19 Kutai Barat.

Sekdakab Kutai Barat, saat menerima bantuan dari Serikat Pekerja, di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Selaku Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat Sekretaris Daerah Kutai Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Serikat Pekerja PAMA Peduli dan GBPC II berupa Alat Pelindung Diri (APD), Masker, Hand Sanitizer dan alat kesehatan lainnya bagi petugas penanganan Coronavirus Disease-19 (Covid-19) Kutai Barat, di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Jum’at, 08 Mei 2020 malam.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “terima kasih atas kepedulian dari serikat pekerja PAMA dan GBPC II di Kutai Barat. Alat kesehatan ini sangat diperlukan para petugas digarda terdepan baik para medis, tim keamanan dan driver Ambulance dalam penjemputan dan penanganan pasien Covid-19 di Kutai Barat,” terangnya.

Lebih lanjut sekdakab mengungkapkan “kita begitu mengapresiasi dan terharu atas kerelaan para serikat pekerja yang iklas menyisihkan sebagian penghasilan dari gajinya, penyediaan alat kesehatan dan menyumbangkannya untuk membantu para petugas yang melayani dan menangani pasien Covid-19 ini,” tambahnya.

“Penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kutai Barat adalah upaya kita bersama saling bergotong-royong dengan cara yang berbeda-beda, seperti; para medis berjibaku dalam penanganan pasien, para media berjibaku memberitakan dan menginformasikan kepada masyarakat setiap perkembangan penanganan covid-19 untuk membatu pemerintah, para pekerja dengan cara mereka menyisihkan penghasilannya untuk menyediakan bantuan, masyarakat patuhi protokol kesehatan dan dirumah saja,” pungkas Sekdakab Kutai Barat.

Sementara menurut ketua tim PAMA Peduli menjelaskan, “bantuan malam hari ini simbolis yang diserahkan kepada tim gugus tugas penanganan Covid-19 di Kutai Barat, namun bantuan serupa juga sudah disebarkan pada  Puskesmas dalam wilayah kerja PAMA dan GBPC, RSUD HIS, RS Pratama dan Balai Pengobatan Santa Familia Barong Tongkok.”Semoga bantuan ini dapat membantu para medis yang melayani di garda terdepan dalam penanganan penyakit covid-19,” harapnya.

Untuk diketahui perkembangan penanganan Covid-19 Kutai Barat hingga Kamis (07/05) jumlah pasien positif Covid-19 PCR 16 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 166 orang, selesai pemantauan 171 orang, proses pemantauan 48 orang dan pelaku perjalanan sudah mencapai  5.150 orang.

Data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan Bentian Besar pelaku perjalanan mencapai 496 orang. Long Iram 264 orang dan kendaraan 137 unit. Kominfo.

Sekretaris Daerah Apresiasi Atas Upaya Untuk Mencegah Covid-19 Di Kutai Barat.

Sekretaris Daerah Apresiasi Atas Upaya Untuk Mencegah Covid-19 Di Kutai Barat.

Sekdakab Kutai Barat saat melakukan konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kutai Barat, selaku Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap stakeholder Kutai Barat atas upaya dan usahanya dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) Kutai Barat, di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 07 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, sekecil apapun upaya, usaha dan tugas yang sudah kita lakukan dengan iklas untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran serta penanganan penyakit covid-19 ini  pasti akan diberkahi dan dilipat gandakan Tuhan Yang Maha Esa.

“Setiap kita sudah ambil bagian dan berperan, masyarakat mematuhi protokol pemerintah, disiplin menjaga kesehatan, para medis menangani pasien yang terpapar bahkan sakit. Teman-teman Media terus hadir membantu pemerintah mensosialisasikan dan mempublikasi setiap perkembangan penanganan wabah Covid-19, semua kita telah ambil bagian untuk kabupaten Kutai Barat yang kita cintai ini,” tambah Sekdakab.

“Jika dilihat perkembangan wabah ini semakin meningkat, namun mudah-mudahan hasil pemeriksaan Swab para pasien di Rumah Sakit Pratama hasil negatif dan semoga wabah ini segera berlalu dari Kutai Barat,” pungkasnya.

Untuk diketahui perkembangan penanganan Covid-19 Kutai Barat hingga Kamis (07/05) jumlah pasien positif Covid-19 PCR 16 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 163 orang, selesai pemantauan 170 orang, proses pemantauan 49 orang dan pelaku perjalanan sudah mencapai  4.969 orang terakumulasi sejak awal.

Data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan Bentian Besar pelaku perjalanan mencapai 560 orang. Long Iram 378 orang dan kendaraan 205 unit . Kominfo.

 

Bertambah 3 Orang Warga Transmisi Lokal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bertambah 3 Orang Warga Transmisi Lokal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sekdakab Kutai Barat saat melakukan konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kembali Sekretaris Daerah Kutai Barat mengumumkan 3 (tiga) orang warga menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kutai Barat hasil pemeriksaan PCR yang saat ini sudah 16 orang. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Rabu, 06 Mei 2020 malam.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur merinci, “ketiga warga yang terkonfirmasi positif covid-19 tersebut Pria (44), Wanita (40) dan Seorang anak (1,9) adalah terpapar transmisi lokal dari pasien yang sedang menjalani isolasi di rumah Sakit Pratama dan malam ini akan dievakuasi kerumah Sakit Pratama yang sudah dipersiapkan sesuai standar penanganan Covid-19,” tegasnya.

“Masyarakat diingatkan agar tetap menjaga jarak, pakai masker saat keluar rumah, jaga dan ikuti protokol kesehatan dan selalu hati-hati, tingkatkan kewaspadaan karena yang transmisi lokal sudah terjadi di Kutai Barat dan sangat memungkinkan dapat menularkan kepada orang disekitarnya,” Sekdakab menghimbau.

Sekdakab menambahkan “yang membuat kita prihatin, transmisi lokal sudah terjadi di Kutai Barat salah satu contohnya ketiga orang ini, yang akan dievakuasi kerumah sakit pratama dan meninggalkan anaknya 3 orang dengan hasil pemeriksaan negatif sendiri dirumah, hal ini sudah dikondisikan agar Camat setempat yang dapat menanganinya, nah ini yang masyarakat harus pahami dan diingatkan bahwa penyakit ini berbahaya bahkan dapat memisahkan keluarganya,” pungkas Sekdakab Kutai Barat.

Untuk diketahui perkembangan penanganan Covid-19 Kutai Barat hingga Rabu (29/04) jumlah pasien positif Covid-19 PCR 16 orang, dalam perawatan di RS Pratama, pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 163 orang, selesai pemantauan 170 orang, proses pemantauan 49 orang dan pelaku perjalanan sudah mencapai  4.963 orang.

Data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan Bentian Besar pelaku perjalanan mencapai 641 orang. KTP Kutai Barat 175 orang dan KTP luar Kutai Barat 466 orang. kominfo.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id