Ditengah Wabah Covid-19, Polres Kutai Barat Dirikan Dapur Umum Untuk Warga.

Ditengah Wabah Covid-19, Polres Kutai Barat Dirikan Dapur Umum Untuk Warga.

Anggota Polres Kutai Barat, saat membagikan makan siap saji. Dok.hms Polres.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Polres Kutai Barat bersama Kodim 0912 Kutai Barat dirikan dapur umum yang menyediakan makanan siap saji kepada masyarakat terdampak covid-19. Dapur umum tersebut berdiri tepat dikawasan Gedung Olahraga (GOR) Desnan Kutai Barat. Terlihat puluhan anggota polres Kutai Barat dan anggota Kodim membagikan nasi dan lauk yang dikemas dalam kotak kepada setiap masyarakat yang datang.  Rabu 15 April 2020.

Kapolres Kutai Barat AKBP Roy Satya Putra mengatakan, “Dapur umum ini kami dirikan sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang dalam kondisi kurang baik dari pandemi covid-19, kami berharap bisa sedikit meringankan beban masyarakat,”ungkapnya

Lebih lanjut Kapolres juga menjelaskan bahwa dapur umum tersebut akan beroperasi sampai beberapa hari lagi melihat situasi perkembangan covid-19. Berdasarkan data yang dihimpun dilapangan, pembagian makanan siap saji tersebut berjumlah 300 kotak dan dibagikan kepada setiap pengendara yang lewat dan masyarakat yang membutuhkan.

“Untuk pelaksanaan pembagian tetap memperhatikan prosedur kesehatan kepada masyarakat kami siapkan cuci tangan dan juga jaga jarak saat mengantri, anggota yang membagikan juga memakai masker,” jelas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres juga menegaskan bahwa masyarakat dihimbau untuk tetap mematuhi seruan pemerintah dan menguatkan satu sama lain. “kepada masyarakat saya titip pesan tetap patuhi himbauan pemerintah, dan saling menguatkan ditengah kondisi sat ini. Yakin dan percaya kita bisa melewati cobaan ini”. Tutupnya. Kominfo Lsr/Mdn

Bupati Kutai Barat, Batasi Aktivitas Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara.

Bupati Kutai Barat, Batasi Aktivitas Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara.

(Dua dari Kiri) Bupati Kutai Barat, saat meninjau ruang isolasi disekretariat kwarcap pramuka Kutai Barat. Kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19), Bupati Kutai Barat tegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat beserta keluarga dilarang bepergian keluar daerah atau kegiatan mudik, hal tersebut ditegaskan dalam Surat Edaran Nomor ; 338/1669/Org-TU.P/IV/2020, bertanggal Selasa, 14 April 2020. Rabu 15 April 2020.

“Selama Darurat Bencana akibat wabah penyakit virus corona disebabkan mobilitas penduduk dari satu wilayah kewilayah lainnya maka Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dilarang keluar dari Daerah Kabupaten Kutai Barat  selama masa berlaku status keadaan Darurat Pandemi Covid 19 masih meningkat,” terang Bupati Kutai Barat FX. Yapan.

Ia jelaskan surat edaran pembatasan kegiatan berpergian keluar daerah kecuali keadaan darurat atau keadaan terpaksa, para Asn yang bersangkutan harus mendapat ijin dari atasan masing-masing.

“Dihimbau Asn dan Pegawai BUMD agar dapat mengajak masyarakat dilingkungan tempat tinggalnya agar tidak  berpergian atau mudik dalam rangka masa puasa dan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah pada tahun 2020 ini,”pesannya.

Kemudian, diharapkan masyarakat dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan serta memberikan informasi yang positif atau benar bagi warga Kutai Barat. “ayo terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selalu memakai masker dan menjaga jarak aman,” ungkapnya. Kominfo Lsr.

Cegah Covid-19, Belajar Dari Rumah Diperpanjang Hingga 08 Mei 2020 Mendatang.

Cegah Covid-19, Belajar Dari Rumah Diperpanjang Hingga 08 Mei 2020 Mendatang.

Aktivitas Anak Belajar Dirumah.Kominfo.Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Kutai Barat, Belajar dari rumah atau Study From Home (SFH) diperpanjang hingga Jumat, 08 Mei 2020 Mendatang, Dalam rangka mencegah darurat wabah Corona Virus Disaese (Covid 19) di Kutai Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Silvanus Ngampun menjelaskan bahwa yang semula satuan pendidikan akan aktif pada Kamis 16 April 2020, diperpanjang sebagai upaya pencegahan Pandemi Covid 19 yang saat ini kasusnya meningkat di Kabupaten Kutai Barat.

Dijelaskan Kadisdikbud Kutai Barat yang melaksanakan SFH yaitu satuan pendidikan jenjang Paud/TK, SD dan SMP Negeri/Swasta beserta Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Pendidikan. Tugas guru dan kepala sekolah yakni mempersiapkan nilai kelulusan dan kenaikan kelas, mendorong dan memantau serta memastikan siswa belajar dirumah menggunakan media sesuai situasi dan kondisi sekolah.

“Belajar dari rumah pengaturannya menjadi tanggung jawab kepala sekolah masing-masing satuan pendidikan. Dan untuk pelaksaan Ujian Nasional, Ujian Sekolah, Kenaikan Kelas, Proses Belajar Siswa serta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan dalam pelaksanaan Pendidikan pada Massa Darurat  Covid 19,”ungkapnya.

Lebih Lanjut Kadisdikbud para guru dapat memfasilitasi siswa menggunakan aplikasi belajar online/daring dan offline/turring. Antara lain menggunakan Aplikasi Rumah Belajar, Aplikasi Klas Pintar (Kippin), TVRI, Google Class Room, Whatshap Group, dan aplikasi lain yang bisa diakses.

“Kepada seluruh tenaga pendidikan beserta siswa sekolah agar dapat mengikuti anjuran Pemerintah Daerah dengan melaksanakan Protokol Kesehatan yakni melakukan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dan melaksanakan Social/Physical Distancing. Mari bersama-sama berdoa agar wabah covid 19 ini tidak meningkat. Dan bagi seluruh siswa ayo tetap semangat, gunakan waktu sebaik mungkin untuk belajar,”pesannya. Kominfo Lsr.

Waspada, Dengan Orang Tanpa Gejala Namun Positif Covid-19.

Waspada, Dengan Orang Tanpa Gejala Namun Positif Covid-19.

Sekdakab Kutai Barat, Saat konferensi pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat, Kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, “Sesorang imunitasnya kuat sekalipun jika tidak jaga physical distancing, tidak disiplin jaga kesehatan sangat memungkinkan terpapar corona, bahkan ada yang positif corona karena imunitasnya kuat tidak kelihatan gejala sakitnya,” ungkap  Sekdakab Kutai Barat, didampingi Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kepala Diskes, Direktur RS HIS dan perwakilan Forkopimda Kutai Barat, pada konferensi pers Di Media Center penanganan Covid-19 di Rumah Jabatan Bupati Kutai Barat. Rabu, 15 April 2020.

Sekdakab Kutai Barat Yacob Tullur mengingatkan, agar masyarakat Kutai Barat tetap menjaga jarak, lakukan pola hidup sehat dan mengikuti ajuran pemerintah agar tidak terjangkit Covid-19. “meskipun sesorang imunitasnya kuat sekalipun jika tidak jaga physical distancing, disiplin jaga kesehatan bisa terpapar corona, bahkan ada yang positif corona karena imunitasnya kuat tidak kelihatan gejala sakit,” ungkapnya.

Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kutai Barat kembali mengumumkan PDP 8 orang dengan rincian  3 orang isolasi terpusat, 3 orang isolasi mandiri. ODP 198 orang, selesai pemantauan 149 orang dan proses pemantauan 49 orang. Orang tanpa gejala (OTG) 9 orang, berasal dari Malak 5 orang, 1 orang di Muara pahu, 1 orang di Bongan, 1 Dempar dan 1 orang di Linggang Bigung. Hingga Rabu (14/4/2020) jumlah Pelaku Perjalanan mencapai 2.620 orang.

Diketahui, perkembangan Covid-19 di Kutai Barat pada 14 April 2020, jumlah kunjungan melalui posko Covid-19 di UPT Puskesmas Kampung Jambuk Kecamatan Bongan sekitar 900 orang dan total kendaraan masuk sekitar 553 unit.

Sedangkan melalui Puskesamas Kampung Dilang Puti Kecamatan Bentian Besar 19 orang. Berikutnya melalui Puskesmas Kecamatan Penyingahan, penumpang kapal motor 26 orang tujuan penyinggahan, Muara Pahu, Melak Kutai Barat dan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu. Kominfo

Bantu Makan Pokok Bagi Keluarga Korban Wabah Covid-19.

Bantu Makan Pokok Bagi Keluarga Korban Wabah Covid-19.

Kapolres Kutai Barat saat Menyerahkan bantuan. Hms Polres.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Ditengah kesibukkan kegiatan pencegahan pandemi covid 19 yakni menjaga stabilitas kamtibmas, Kepolisian Resor Kutai Barat sempatkan salurkan bantuan sosial dalam rangka membantu para keluarga pasien yang dinyatakan positif rapiq test.

Polres Kutai Barat menyalurkan bantuan berupa bahan makanan pokok kepada masyarakat. Kegiatan kemanusiaan ini bertujuan untuk membantu para keluarga yang sedang tertimpa musibah terutama keluarga dari para pasien yang dinyatakan positif hasil rapid tes. Selasa, 14 April 2020.

“Kami berharap dengan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga pasien dan sebagai bentuk dukungan moril kepada mereka,” ucap Kapolres AKBP Roy Satya Putra didampingi Kapolsek Melak AKP Toni Joko sembari mendatangi rumah masyarakat/keluarga para pasien.

AKBP Roy Satya Putra terangkan bahwa bantuan yang dikerahkan yakni kepada 14 Kepala Keluarga (KK). “Kami salurkan di Kecamatan Melak, Kecamatan Bongan dan Kecamatan Barong Tongkok yang didistribusikan lewat Kapolsek,”tuturnya.

Kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan pemerintah dan menerapkan protokol pencegahan dan penanganan covid-19. “Kami tegaskan bagi masyarakat mohon untuk terus mematuhi aturan pemerintah, terapkan sosial distancing dan jaga kesehatan seperti tetap memakai masker dan jaga jarak,” Kapolres Kutai Barat menghimbau. Kominfo Lsr

Masyarakat Diingatkan Agar Taat dan Patuh Untuk Melawan Covid-19 Di Kutai Barat.

Masyarakat Diingatkan Agar Taat dan Patuh Untuk Melawan Covid-19 Di Kutai Barat.

(Depan) Sekdakab Kutai Barat saat melakukan konferensi pers di Media Center penanganan Covid-19 Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Masyarakat diharapkan dapat tingkatkan kewaspadaan dengan disiplin, patuhi semua protokol dan himbauan pemerintah untuk memutuskan penyebaran wabah Covid-19 di Kutai Barat, jika masyarakat kita sudah patuh tentu kemungkinan terpapar covid-19 akan berkurang. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat, saat konferensi pers. Di Media  Center Penanganan Covid -19 Kutai Barat. Selasa,13 April 2020.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menyampaikan, “hingga sore ini (Selasa,14/04) bertambah 3 orang hasil Rapid Test positif Covid-19, 2 orang asal Kecamatan Melak, dan 1 orang dari Kecamatan Bongan, bahkan 1 orang yang dari Kecamatan Melak adalah masyarakat biasa yang terpapar covid-19. Oleh karena itu masyarakat tidak perlu panik dan selalu tingkatkan kewaspadaannya, mari bersatu, bersama-sama mengatasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dalam wilayah kita,” harapnya.

Terkait  perkembangan penanganan Covid-19 di Kutai Barat melalui data tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat. Selasa, (14/04/2020)   Pelaku Perjalanan mencapai 2.523 orang, masyarakat yang telah melakukan rapid test se-Kutai Barat sebanyak 48 orang. Orang dalam pengawasan (ODP) 196 orang, Proses Pantau 62 orang, Selesai Pantau 134 orang,  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 8 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) 9 orang.

Sementara terindikasi positif covid-19 hasil rapid test bertambah 3 orang dari Kecamatan Melak 2 orang dan 1 orang dari kecamatan Bongan sehingga pada hari ini yang positif hasil rapid test berjumlah 13 orang, semuanya sudah dilakukan pengambilan sampel Swab dan dikarantina. Kominfo.

Bupati Menghimbau Masyarakat Untuk Bersatu, Melawan Covid-19 di Kutai Barat.

Bupati Menghimbau Masyarakat Untuk Bersatu, Melawan Covid-19 di Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat saat melakukan konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Seluruh stakeholders masyarakat Kutai Barat harus disiplin, peduli kesehatan pribadi, keluarga dan masyarakat bersatu membantu pemerintah Kutai Barat untuk melawan Covid-19 dalam wilayah Kutai Barat, sehingga penyebaran wabah Covid-19 ini dapat diputuskan dan dihentikan agar tidak semakin meluas. Hal tersebut diungkapkan Bupati Kutai Barat, didampingi Kapolres Kutai Barat, Perwakilan Kodim 0912 Kutai Barat, Sekretaris Daerah Kutai Barat, Asisten 1 dan II Setdakab Kutai Barat saat konferensi pers. Di Media  Center Penanganan Covid -19 Kutai Barat. Senin,13 April 2020.

Lebih lanjut Bupati Kutai Barat FX Yapan menyampaikan, “Masyarakat Kutai Barat diharapkan dapat tingkatkan kewaspadaan dengan mengurangi bahkan menghentikan kegiatan mudik atau keluar dan masuk Kutai Barat sementara waktu ini, mari bersatu dan bersama-sama mengatasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19 ini di daerah Kutai Barat,” tegasnya.

Bupati menambahkan untuk hasil rapid test kedua setelah 7 hari, diketahui 17 orang dari 20 warga yang karantina di Asrama paskibra terdapat 6 orang positif. 11 orang yang negatif langsung dipulangkan untuk isolasi mandiri dan sisa 3 orang belum waktu rapit test ulang masih melaksanakan karantina di Sekretariat Kwarcab Pramuka Kutai Barat. Kemudian terdapat 3 orang warga Kecamatan Bongan yang laksanakan isolasi mandiri juga positif covid-19 hasil rapid test dan 1 orang positif hasil rapid test pertama semuanya berasal dari  kluster itjima Gowa sehingga saat ini di Kutai Barat terdata 10 orang yang terindikasi positif covid-19 hasil rapid test dan jalani karantina di asrama paskibra.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Kutai Barat melalui data tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat. Senin, (13/04/2020) Pelaku Perjalanan mencapai 2.434 orang, masyarakat yang telah melakukan rapid test se-Kutai Barat sebanyak 48 orang. Orang dalam pengawasan (ODP) 196 orang, Proses Pantau 62 orang, Selesai Pantau 134 orang,  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 7 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) 9 orang.

Data pelaku perjalanan dari posko perbatasan Unit Pelayana Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan Minggu, (12/04/2020) Pelaku Perjalanan manusia sebanyak 935 orang dan 397  unit kendaraan dan UPT penyinggahan penumpang Kapal motor sebanyak 12 orang. Kominfo.

17 Orang Lakukan Rapid Test Kedua, 6 Positif Dan 11 Orang Negatif Di Pulangkan.

17 Orang Lakukan Rapid Test Kedua, 6 Positif Dan 11 Orang Negatif Di Pulangkan.

Tim Medis saat lakukan pemeriksaan 17 orang di asrama paskibra dengan rapid test. Kominfo kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam protokol penanganan covid 19.  Rapid test pertama  bisa saja negatip seperti halnya kluster itjima Gowa yang dikarantina. Untuk memantau dan menentukan  apakah pasien sembuh maka diadakan Rapid Test kedua setelah 7 hari. Hal ini telah dilakukan minggu siang tadi ternyata dari 20 warga di Asrama paskibra yang dilakukan pemeriksaan ulang hasilnya ada 6 orang yang terindikasi positip covid-19 dan 3 orang warga  yang ada di Kampung Jambuq Kecamatan Bongan yang laksanakan isolasi mandiri. ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat usai meninjau Tim Dokter dan paramedis lakukan rapid test, di Asrama Dispora Kutai Barat. Minggu, 12 April 2020

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “nanti sore ke-3 warga Kampung Jambuk tersebut akan dievakuasi atau dijemput oleh tim BPBD Kutai Barat untuk diisolasi di Asrama paskibra. Sedangkan yang 11 orang warga hasil rapid testnya negatif dibolehkan pulang dengan harus isolasi mandiri secara ketat di awasi PKM setempat,  malam ini pukul 20.00 Wita yang diantar oleh tim Dinas Perhubungan warga Kecamatan Melak dan warga kecamatan Linggang Bigung,” jelasnya.

Lebih lanjut menjelaskan, “Adapun  3 orang warga di asrama yang belum jadwal rapid test kedua akan dipisahkan dalam satu ruangan di kantor Sekretariat Kwarcab Pramuka, untuk mencegah terpapar virus dari pasien yang terindikasi positip Covid-19 ini, selain itu dapat memudahkan pengawasan,”tambahnya.

Sekdakab Kutai Barat menambahkan, terkait persiapan penggunaan ruang isolasi di RS Pratama saat ini kondisinya sudah siap untuk digunakan hanya saja RS pratama tersebut dipersiapkan untuk perawatan dan isolasi pasien positif hasil pemeriksaan Swab melalui PCR.

“Besok Senin, 13 April 2020 kita akan rapat dengan forkopimda karena masih banyak warga masyarakat yang berjamaah ditempat-tempat yang rawan terpapar untuk berinteraksi.  Seperti di Asrama paskibra ini, mereka setiap waktu masih berjamaah, mau gak mau mereka kita pisahkan dalam satu kamar hanya untuk satu orang,” harapnya

Semenatara menurut Kadis Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga, mengungkapkan “sebagian besar para pasien kurang proaktif saat dilakukan pemeriksaan dan cendrung tertutup terkait keluhan yang dialami, hal ini akan sedikit menyulitkan para medis dalam analisa pemeriksaan kesehatannya,” terangnya kepada media. Kominfo.

Hasil Rapid Test, 10 Orang di Kutai Barat Positif Terindikasi Covid-19, Jalani Karantina Ketat.

Hasil Rapid Test, 10 Orang di Kutai Barat Positif Terindikasi Covid-19, Jalani Karantina Ketat.

Sekdakab Kutai Barat, Saat konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Minggu 12 April 2020, 10 warga Kutai Barat terindikasi positif Covid-19. Ke-10 orang warga tersebut, 6 orang warga karantina diasrama paskibra Dispora Kutai Barat hasil rapid test ulang di hari ke-7 dan hari ke-10 dan 3 orang warga di kecamatan Bongan semuanya kluster Ijtima Gowa positif terindikasi Covid-19 hasil rapid test. Hal tersebut diungkapkan Sekdakab Kutai Barat, didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah HIS  Kutai Barat dan perwakilan Polres Kutai Barat, saat konferensi pers perkembangan penanganan Covid-19 Di Media Center. Minggu, 12 April 2020.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “Siang tadi telah dilakukan pemeriksaan rapid test ulang kepada 20 orang warga karantina di asrama paskibra Dispora, 6 orang terindikasi positif, kemudian 3 orang hasil rapid test di UPT Puskesmas Jambuk. Dari rapid test pertama 1 orang positif sehingga pada hari minggu 12 april 2020 sudah terdapat 10 orang warga dinyatakan positif terindikasi Covid-19 dan lebih lanjut 9 orang ini akan dilakukan pemeriksaan swap,” terangnya.

Di tambahkan Sekdakab Kutai Barat “untuk mereka yang terindikasi covid-19 hasil rapid test ini akan dipisahkan ruang karantinanya 9 orang ini akan ditempatkan di asrama paskibra dan sisanya yang negatif covid-19 akan ditempatkan disekretariat Kwarcab Pramuka Kutai Barat dan sebagian lagi warga yang negatif ini kita pulangkan untuk karantina mandiri dirumah,” jelasnya.

Untuk diketahui data terkini tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat. Minggu, (12/04/2020) Pelaku Perjalanan mencapai 2.276 orang, masyarakat yang telah melakukan rapid test se-Kutai Barat sebanyak 47 orang dengan hasil negatif 46 orang. Orang dalam pengawasan (ODP) 192 orang, Proses Pantau 67 orang, Selesai Pantau 125 orang,  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 7 orang. Sementara terindikasi positif covid-19 hasil rapid test bertambah 9 orang dari warga karantina di asrama paskibra dan warga Kecamatan Bongan sehingga menjadi 10 orang.

Data pelaku perjalanan dari posko perbatasan Unit Pelayana Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan Sabtu, (11/04/2020) Pelaku Perjalanan manusia sebanyak 1033 orang dan 415  unit kendaraan. Kominfo.

Bupati Tinjau Pasilitas Posko Jaga, tempat 20 Orang Warga ODP Yang Di Karantina.

Bupati Tinjau Pasilitas Posko Jaga, tempat 20 Orang Warga ODP Yang Di Karantina.

Bupati Kutai Barat, Saat meninjau dan menyerahkan Hand sanitizer di Posko Jaga. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Bupati Kutai Barat didampingi Sekretaris Daerah meninjau sarana posko penjagaan tempat karantina di asrama paskibra Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat sekaligus menyerahkan minuman kaleng dan hand sanitizer kepada anggota yang melakukan piket jaga. Minggu 12 April 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, Posko penjagaan harus representatif dan logistik makanan dan minuman harus selalu tersedia agar anggota merasa senang melakukan tugas jaga, di samping itu para anggota yang piket secara bergantian diharapkan dapat menjaga kesehatan suapaya tidak kelelahan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga meninjau Sekretariat Pramuka yang masih dalam lingkungan komplek Kantor Pemuda dan Olahraga Kutai Barat “sarana gedung ini bisa digunakan untuk mereka yang dikarantina jika asrama paskibra sudah penuh atau ada yang terindikasi positif hasil rapid test bagi yang negatif kita tempatkan di gedung ini antisipasi supaya tidak terpapar,” terangnya.

Menurut Kadis Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menuturkan, menurut protokoler mereka yang dikanrantina ini akan kita lakukan Rapid Test ulang sejak masuk karantina pada hari ke – 7 dan ke – 10 setelah tes awal harus dilakukan test  untuk melihat perkembangan kesehatannya.

“Bagi pasien positif akan dilakukan tes swab dan menjalani isolasi di shelter rujukan. Namun jika hasil negatif, pasien disarankan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah dengan tetap melakukan social distancing,” terangnya. Kominfo.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id