Terkendala Reagen, Hasil Test PCR PDP Kutai Barat Belum Diketahui, Masyarakat Harap Tingkatkan Kewaspadaan.

Terkendala Reagen, Hasil Test PCR PDP Kutai Barat Belum Diketahui, Masyarakat Harap Tingkatkan Kewaspadaan.

Sekdakab Kutai Barat, Saat konferensi pers Perkembangan Penanganan Covid-19. kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Seorang positif Covid-19 hasil rapid test Kutai Barat hingga Sabtu (11/04) belum dapat diketahui hasil Swab Test dari Surabaya selain antrian panjang juga karena terkendala tidak tersedianya Reagen atau cairan senyawa kimia untuk swab test dilaboratorium khusus memeriksa swab pasien yang terpapar virus corona melalui alat PCR. Hal tersebut diungkapkan Sekdakab Kutai Barat, didampingi Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah HIS Kutai Barat dan perwakilan unsur TNI 0912 Kutai Barat, saat konferensi pers perkembangan penanganan Covid-19 Di Media Center. Sabtu, 06 April 2020.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, hingga hari ini belum ada informasi hasil pemeriksaan swap yang sudah dikirim minggu lalu. “Kendala teknis seperti ini wajar saja terjadi karena salain antrian panjang juga keterbatasan bahan baku senyawa untuk proses pemeriksaan tersebut, sisi lain lamanya hasil pemeriksaan juga mengingatkan kita supaya lebih waspada, agar tidak terpapar Covid-19 ini,” terangnya.

Untuk diketahui perkembangan data tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat. Sabtu, (11/04/2020) masyarakat yang telah melakukan rapid test se-Kutai Barat sebanyak 47 orang dengan hasil negatif 46 orang dan terindikasi positif hasil Ravid test masih 1 orang. Pelaku Perjalanan mencapai 2.176 orang, Orang dalam pengawasan (ODP) 192 orang, Proses Pantau 91 orang, Selesai Pantau 101 orang,  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang.

“Untuk kluster Gowa masih  dalam karantina di asrama paskibraka sebanyak 20 orang dan mereka ini pada hari senin mendatang akan dilakukan rapid test ulang,” tambah Sekdakab.Kutai Barat.

Data pelaku perjalanan dari posko perbatasan Unit Pelayana Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan Jum’at (10/04/2020) Pelaku Perjalanan manusia sebanyak 782 orang dan 385  unit kendaraan. Kominfo.

Perang Lawan Covid-19, Dengan Edukasi dan Peduli Kesehatan.

Perang Lawan Covid-19, Dengan Edukasi dan Peduli Kesehatan.

Ketua  Kwartir Cabang Kutai Barat, saat bagikan masker kepada masyarakat. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Upaya mencegah penyebaran Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) dan masker yang telah langka dikalangan masyarakat, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kutai Barat lakukan bakti sosial dengan membagikan 19 Alat Pelindung Diri (APD) dan 400 masker kain untuk masyarakat. Sabtu 11 April 2020.

Ketua Kwartir Cabang Kutai Barat Yakobus Yamon didampingi Sekretaris Kwarcab Frans Kristiwow menuturkan bahwa kegiatan pramuka peduli Covid-19 ini dilakukan sebagai aksi peduli pencegahan penyebaran covid 19 dan membagikan masker untuk membantu masyarakat yang saat ini langka.

Sementara untuk pembagian APD disalurkan kepada Puskesmas di 3 Kecamatan yaitu  Kecamatan Melak, Sekolaq Darat, Kecamatan Barong Tongkok dan Klinik BP Santa Familia. “Untuk kegiatan pembagian masker 400 pcs difokuskan dititik Lampu merah dekat Bisnis Center,” kata Ketua Kwarcab Kutai Barat beserta Tim Andalan Kwarcab sembari membagikan masker kepada masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan Ketua Kwarcab Kutai Barat, dengan adanya aksi ini dapat mendukung gerakan pemerintah untuk pencegahan penularan wabah virus corona, sekaligus mengedukasi masyarakat untuk menggunakan masker dan memutuskan rantai penularan Covid 19 di Kutai Barat.

“Semoga dengan semakin banyak masyarakat memahami tanggung jawab bersama ini, untuk perang melawan Covid-19. Dengan melindungi dirinya, mengikuti himbauan pemerintah seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, serta menggunakan hand sanitizer,” harapnya.

“Untuk seluruh Kwartir Ranting (Kwaran) di 16 kecamatan di Kabupaten Kutai Barat, agar dapat ikut melakukan kegiatan positif guna mengantisipasi wabah Covid-19 ini. “Ayo jaga diri dan keluarga dengan mencegah penularan dan mari lakukan apa saja yang terbaik untuk menangkal wabah virus corona ini,” ajaknya. Kominfo Lsr.

Sampaikan Pesan Langsung Kepada Warga, Minimalisir Sebaran Wabah Covid-19.

Sampaikan Pesan Langsung Kepada Warga, Minimalisir Sebaran Wabah Covid-19.

Kompol Sarman pimpin kegiatan sosialisasi Polres Kutai Barat. dok.Polres.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Mencegah penyebaran wabah Covid-19 semakin meluas dimasyarakat jajaran Polres Kutai Barat terus lakukan sosialisasi dengan sasaran aktivitas warga  di pasar Jaras Barong Tongkok,  Pasar Melak dan pasar Sekolaq Darat Kutai Barat. Dipimpin langsung Kepala Bagian Operasional Polres Kutai Barat. Jum’at, 10 April 2020 pagi.

Kepala Bagian Operasional Polres Kutai Barat Kompol Sarman menjelaskan, bahwa kegiatan bertujuan untuk; sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak berkumpul dan bersantai secara beramai-ramai pada suatu tempat dan tidak menyelenggarakan acara atau kegiatan yang mendatangkan banyak orang.

Lebih lanjut menghimbau, “seluruh pengelola rumah makan, agar menyampaikan kepada konsumennya untuk membawa pulang makanan yang sudah dibeli dan tidak makan di tempat tersebut. Demikian juga pengelola tempat hiburan agar tidak mengoperasikan sementara sampai ada instruksi dari pemerintah dan larangan kepada masyarakat agar tidak melakukan perjalanan mudik,” terangnya.

“Kegiatan tersebut berjalan lancar, situasi dalam keadaan aman dan kondusif, masyarakat diingatkan apabila ada sesuatu yang mencurigakan agar segera melaporkan kekantor Kepolisian terdekat, terus waspada,  selalu memakai masker jika harus keluar rumah sebagai antisipasi awal,” pesannya. Kominfo.

Matangkan Di Semua Sektor, Untuk Antisipasi Kondisi Darurat Covid-19 di Kutai Barat.

Matangkan Di Semua Sektor, Untuk Antisipasi Kondisi Darurat Covid-19 di Kutai Barat.

(Depan) Sekdakab Kutai Barat, Saat konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat baik melalui Dinas Kesehatan, Bpbd Kutai Barat, Satpol PP Kutai Barat  bekerjasama dengan unsur TNI/Polri Kutai Barat telah mempersiapkan berbagai hal mulai dari ketahanan pangan masyarakat, sarana dan praserana perawatan, alat pengamanan diri dan obat-obatan hingga tenaga para medis, untuk mengantisipasi kemungkinan darurat di wilayah Kutai Barat dalam beberapa hari kedepan.

Hal tersebut diungkapkan Sekdakab Kutai Barat Yacob Tullur, didampingi Dandim 0912 Kutai Barat, Kapolres Kutai Barat dan beberapa Kepala perangkat daerah terkait, saat konferensi pers perkembangan penanganan Covid-19 Di Media Center. Kamis, 06 April 2020.

Dikesempatan tersebut Kapolres Kutai Barat AKBP Roy Satya Putra menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol pemerintah terkait pencegahan dan penanganan covid-19, dengan tetap dirumah, tidak menggelar acara yang mengumpulkan banyak orang dan warga tidak melakukan perjalan mudik. “Saat ini jajaran Polres Kutai Barat akan menggelar operasi simpatik dengan melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan, pengecekan suhu tubuh dan pembagian hand sanitizer,”terangnya.

Sementara menurut Dandim 0912 Kutai Barat Letkol Inf.Anang Sofyan Efendi mengatakan jajaran kodim 0912 Kutai Barat selalu bersinergi dengan semua pihak dalam upaya pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19 ini. “Kepada masyarakat untuk mengatifkan kembali peran sistem keamanan keliling ditiap kampung untuk sama-sama menjaga orang yang masuk dan keluar wilayah kita,” harapnya.

untuk diketahui data pelaku perjalanan dari posko perbatasan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan Rabu (08/04/2020) Pelaku Perjalanan dan 536  unit kendaraan dengan kunjungan manusia sebanyak 971 orang.  sementara data posko Kecamatan PKM Bentian Besar perbatasan Kalteng. Kamis (09/04/2020) sebanyak 40 orang dan jalur sungai data UPT PKM Penyingahan sebanyak 30 orang.

Sementara perkembangan data tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat. Kamis, (09/04/2020) masyarakat yang telah melakukan rapid test se-Kutai Barat sebanyak 47 orang dengan hasil negatif 46 orang dan terindikasi positif hasil Ravid test masih 1 orang. Pelaku Perjalanan mencapai 1.979 orang, Orang dalam pengawasan (ODP) 190 orang, Proses Pantau 105 orang, Selesai Pantau 85 orang,  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang. untuk kluster Gowa masih dikarantina sebanyak 20 orang. Kominfo.

Buka Pasar Tungging, Cegah Meluasnya Wabah Covid-19 Di Kecamatan Long Iram.

Buka Pasar Tungging, Cegah Meluasnya Wabah Covid-19 Di Kecamatan Long Iram.

Menyediakan Sarana Cuci tangan bagi masyarakat. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tindaklanjuti protokol pemerintah disemua tingkat pelayanan, Muspika Kecamatan Long Iram mengadakan rapat koordinasi internal penanganan Virus Corona dihadiri unsur Muspika Kecamatan Long Iram, Seluruh Kepala Kampung dan Ketua BPK Se-Kecamatan Long Iram dan Tenaga Kesehatan (Puskesmas) dalam rangka upaya pencegahan lebih meluasnya penyebaran  Corona Virus Disease (Covid-19). Selasa, 07 April 2020.

Camat Long Iram Burhan, didampingi Kapten Sudarsono (Danramil), Iptu Pujiono (Kapolsek), Ka.Puskesmas Long Iram, Dokter Umum di Puskesmas Long Iram, mengungkapkan, hal ini merupakan upaya Pemerintah Kecamatan Long Iram untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat memutuskan rantai penyebaran covid 19 yang semakin meluas.

“Kegiatan rapat koordinasi internal kami hari ini, menindaklanjuti surat edaran Bupati  dalam penanganan mencegah melausnya sebaran covid-19 di wilayah kecamatan Long Iram dengan  menyepakati pembuatan pos jaga, ada karantina terpusat bagi yang terindikasi dan membentuk Tim Relawan Covid-19 tingkat Kecamatan,” terangnya

Lebih lanjut dijelaskan pos penjagaan akan dipusatkan diperbatasan Kecamatan Long Iram dan Kecamatan Tering yaitu di Kampung Linggang Muara Leban untuk pendataan warga yang berasal dari luar Kecamatan Long Iram selain mengetahui tujuan masuk wilayah Kecamatan Long Iram.

“kegiatan pasar dadakan (pasar tungging) hanya penjual sayur sayuran, ikan, ayam potong dan sembako yang diperbolehkan berjualan karena untuk memenuhi unsur kebutuhan pokok sandang dan pangan. Sementara kegiatan karantina terpusat akan dibahas lebih lanjut jika tempat dan peralatannya sudah dipersiapkan dan difokuskan dilokasi Kantor Camat lama,” ungkapnya. Kominfo Lsr.

Maksimalkan Pelayanan Bagi Warga Karantina, Cegah Terpapar Covid-19

Maksimalkan Pelayanan Bagi Warga Karantina, Cegah Terpapar Covid-19

Para petugas jaga, di asrama karantina. Widodo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat, terus berusaha maksimal melalui instansi terkait untuk menyediakan pelayanan bagi orang dalam pengawasan selama melaksanakan karantina pada fasilitas yang telah disediakan. Mulai Senin (06/04/2020) hingga Rabu (08/04/2020) sudah mencapai 20 (dua puluh) orang masuk karantina di asrama Paskibra Dispora Kutai Barat. Rabu, 08 April 2020.

Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kutai Barat Widodo selaku Tim Pengamanan membenarkan Rabu (08/04/2020) pagi pukul 8:31 wita 2 (dua) warga dari Kecamatan Muara Pahu yang dijemput dirumahnya tiba masuk dikarantina.

“Semula masuk 14 orang selama 3 hari dari Senin-Rabu (06-08/04/2020) bertambah 6 (enam) orang warga kampung Sebelang Kecamatan Muara Pahu. Sehingga total yang dikarantina sudah 20 orang di Asrama Paskibra Dispora” ungkapnya kepada media.

Semantara petugas keamanan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpol PP dan BPBD setiap jam petugas piket stanbay lakukan penjagaan, dari Polres Kutai Barat 3 orang, Kodim Kutai Barat 2 orang, Satpol PP dan BPBD Kutai Barat 1 orang, dengan waktu penjagaan terbagi dalam 3 ship. Pagi jam 08.00 s/d 16.00 Wita, sore jam 16.00 s/d 24.00 Wita, dan  malam jam 24.00 s/d 08.00 wita pagi.

Terkait kebutuhan warga yang dikarantina tidak ada masalah bahkan jika mereka ada yang kurang sehat diberikan perawatan sesuai keluhan dari petugas kesehatan dan obat-obatan disediakan UPT. Gudang Farmasi Kesehatan Kutai Barat. Selain  itu pula bantuan dari Dispora Kutai Barat kepada para petugas pengamanan yang berjaga berupa susu beruang, masker dan makanan,” terangnya. Kominfo Lsr

Penerbangan Susi Air dan Airfas Masih Beroperasi di Melalan Sendawar.

Penerbangan Susi Air dan Airfas Masih Beroperasi di Melalan Sendawar.

Petugas bandara melalan lakukan memeriksakan suhu tubuh tiap penumpang. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR, Bandara Melalan Sendawar optimalkan pengawasan protokol kesehatan, untuk mencegah penularan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), Bandara Melalan bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kutai Barat terus melakukan pemeriksaan bagi seluruh penumpang yang datang. Rabu, 08 April 2020.

Kasubsi Teknik Operasional Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Melalan, Kutai Barat, Aulia Mukti Negara mengatakan,  bahwa terkait maraknya pandemi covid 19 ini,  “Dalam mencegah penyebaran covid ini sudah malakukan standar protokol pemerintah seperti; menyediakan handsanitizer ditempat  publik (terminal) dan juga membagikan  masker serta menyediakan kursi ruang tunggu dengan diberikan tanda duduk berjarak,” jelasnya kepada media dalam konfirmasi via telepon.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa bandara melalan masih beroperasi tetapi penumpang yang datang ke Kutai Barat cenderung menurun. “Memang menurun sejak awal kalau Susi sejak awal tahun seringkali sedikit, sekitar 2 (dua) sampai 4 (empat) orang yang datang ke Kutai Barat. Demikian pula Susi Air rute Mahakam Ulu (Mahulu) dan Airfast (charter). Perihal penumpang yang ke Datah Dawai berkisar 8 sampai dengan 10 orang,” ungkapnya.

Untuk penerbangan Susi Air hanya 3 kali dalam seminggu yaitu pada hari senin, rabu dan jumat. Pihak Maskapai Airfast pun sudah melakukan pemeriksaan standar ditempat asal. “Yakni ; di Balikpapan saat mereka berangkat sudah dilakukan pemeriksaan suhu badan dan keterangan seputar kesehatan. Demikian pula dari Kutai Barat juga diperiksa,” pungkasnya. Kominfo Lsr

Was-Was Menunggu Hasil PCR Pemeriksaan Swap,  20 Orang Jalani Karantina Ketat.

Was-Was Menunggu Hasil PCR Pemeriksaan Swap, 20 Orang Jalani Karantina Ketat.

Sekdakab Kutai Barat, Saat diskusi dengan Diskes Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Tim Gugus Tugas dari unsur keamanan hari ini pukul 8:31 Wita pagi, 2 orang warga asal kecamatan Muara Pahu tersebut juga bagian dari kluster Ijtima Gowa, Sulawesi Selatan tiba di Asrama Pasikibra Dispora Kutai Barat, menggenapi daftar Orang Dalam Pengawasan menjadi 20 (dua puluh) orang dalam karantina dengan perawatan kesehatan sesuai keluhan. Rabu, 08 April 2020.

Dijelaskan Sekdakab Kutai Barat Yacob Tullur, perkembangan data pelaku perjalanan dari posko perbatasan Unit Pelayana Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan dan posko Kecamatan Bentian Besar perbatana Kalteng, Selasa (07/04/2020) sedikitnya 497 unit mobil dengan penumpang kunjungan manusia sebanyak 740 orang.

Sementara menurut data tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat pada hari ini,  Pelaku Perjalanan sudah 1.936 orang, Orang Dalam pengawasan (ODP) 188 orang, Proses Pantau 104 orang, Selesai Pantau 84 orang,  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang. dan masyarakat yang telah melakukan rapid test se-Kutai Barat sebanyak 47 orang dengan hasil negatif 46 orang dan terindikasi positif hasil Ravid test masih 1 orang.

Status penetepan Orang Dalam Pengawasan (ODP)  Sekdakab menjelaskan, kategori ODP belum menunjukan gejala sakit, namun telah memiliki riwayat kontak dengan orang yang diduga positif Covid-19, yang pada 14 hari terakir memiliki riwayat perjalanan yang menjadi tempat penyebaran virus corona atau melakukan kontak dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 sehingga butuh pemantauan.

“Di Kutai Barat hari ini sudah 20 orang yang dikarantina dengan perawatan kesehatan sesuai keluhan masing-masing orang. Pemerintah dan teman-teman yang dikarantina ini sama-sama was-was menunggu hasil tes pemeriksaan Swab, karena hasilnya akan menentukan proses dan tindaklanjut penanganan Covid-19 di Kutai Barat,” tegasnya. Kominfo.

Sekdakab Kutai Barat Meninjau Kesiapan RS Pratama Linggang Bigung.

Sekdakab Kutai Barat Meninjau Kesiapan RS Pratama Linggang Bigung.

(Depan tenggah) Sekdakab Kutai Barat saat meninjau fasilitas RS Pratama. Kominfo Fds. Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, melakukan peninjauan perkembangan dan kesiapan Rumah Sakit Pratama Linggang Bigung, Kutai Barat dalam rangka menindaklanjuti protokol penanganan Covid-19 didaerah, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga, Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat Rahmat dan Plt. Camat Kecamatan Linggang Bigung Kristian. Selasa 07 April 2020.

Yacob Tullur mengatakan, untuk sekarang kesiapan rumah sakit Pratama Linggang Bigung sudah mencapai 95 persen, kalo dilihat beberapa ruangan sudah siap digunakan, walapun ada beberapa ruangan yang masih perlu di sempurnakan.

“Kita semua berharap dan berdoa mudah-mudahan rumah sakit pratama ini tidak sampai digunakan untuk penanganan pasien Covid 19, jika ada pasien yang masuk ke rumah sakit ini tentu akan berdampak kepada situasi Kutai Barat secara keseluruhan. Walau bagaimanapun sesuai dengan protocol kesehatan Pemerintah Daerah harus menyiapkan Sarana dan praserana penanggulangannya terutama untuk perawatan,”terangnya.

Rumah Sakit Pratama memiliki 5 kamar ruang Isolasi Pasien, ruang Perawat, Ruang Obat-obatan dan ruang control CCTV. setiap kamar dilengkapi berbagai fasilitas pendukung dan sudah memenuhi standar untuk penanganan pasien covid 19. Kominfo Fds.

Lakukan Desinfeksi di 7 Kampung, Minimalisir Sebaran Wabah Covid-19.

Lakukan Desinfeksi di 7 Kampung, Minimalisir Sebaran Wabah Covid-19.

Persipan desinfeksi di 7 kampung Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat. Barto. kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Tindak lanjuti protokol pemerintah daerah agar stakeholder terus bersinergi mencegah penyebaran wabah Covid-19 Muspika Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat bersama petugas kesehatan, sebagai garda terdepan hari ini lakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan 7 Kampung (Bentas, Muara Kelawit, Muhur, Sangsang, Kaliq, Tana Mea dan Tebisaq) untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran wabah tersebut.  Rabu, 08 April 2020.

Camat Kecamatan Siluq Ngurai Bartolomius Djukuw mengatakan,  merupakan langkah untuk mencegah karena terdata ada 5 warga Siluq Ngurai yang masuk, orang dalam pengawasan (ODP), diantranya ada yang sudah selesai pemantauan karena sebelumnya sakit dan sebuh, kemudian ada pula yang memang memiliki riwayat perjalanan luar kota dari daerah yang endemi Covid-19.

Kegiatan penyemprotan dibeberapa kampung adalah bentuk sinergisitas pemerintah, Swasta dan Pemuda dalam wilayah Kecamatan Siluq Ngurai, dalam meminimalisir indikasi terpapar wabah Covid 19 ini dimasyarakat.

“Selain itu desinfeksi juga dalam rangka mengikuti anjuran pemerintah, kepada masyarakat diharapkan untuk tetap jauhi keramaian, “Nongko Pede Belai (berdiam dirumah), beroh jaga kesehatan unuk takak segala ramaq (jaga kesehatan badan kita semua),” pesannya saat dikonfirmasi media.  Kominfo.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id