Kader PKK, Produksi Masker 500 Lembar Dalam Seminggu, Bantu Cegah Sebaran Covid-19.

Kader PKK, Produksi Masker 500 Lembar Dalam Seminggu, Bantu Cegah Sebaran Covid-19.

Kader PKK Kampung Loah Deras Produksi Masker Kain.Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR, Peribahasa ‘mencari kesempatan dalam kesempitan’ tak selalu berkonotasi negative. Makna Negativenya, jika yang dijadikan kesempatan atau peluang adalah  mencari keuntungan dari derita orang lain (kesempitan orang lain).  Tapi peribahasa tersebut bermakna positif, kalau yang dijadikan kesempatan adalah keadaan darurat seperti kelangkaan masker yang amat dibutuhkan saat ini. Hal inilah yang memotivasi warga anggota dan kader PKK  Kampung Loah Deras Kecamatan Penyinggahan yang telah memproduksi sedikitnya 500 Masker dalam seminggu. Selasa, 07 April 2020.

Camat Penyinggahan Masranik mengatakan, kegiatan menyediakan masker tersebut merupakan inisiatif dari Petinggi Kampung Loah Deras dan Babinsa, setelah selesai dibuat akan dibagikan oleh warga Kampung Loah Deras dan sekitarnya untuk berupaya membantu dan menyediakan kelangkaan masker tersebut kepada warga lokal.

“Yang membuat masker adalah para ibu-ibu anggota dan kader PKK Kecamatan Penyinggahan asal kampung Loah Deras, guna membantu masyarakat yang sulit menemukan masker, dari sisi lain merupakan peluang usaha selain untuk kebutuhan pribadi, membantu bagi yang membutuhkan juga dapat meningkatkan ekonomi terutama masker yang sangat dicari masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini, diharapkan dapat memotivasi kader-kader PKK dari kampung-kampung lainnya, untuk mengerahkan kemapuan dan inisiatif untuk membantu mencegah wabah penyebaran Covid-19 ini. Kominfo Lsr.

Minimalisir Sebaran Wabah Covid-19, Lakukan Patroli dan Sosilaisasi Kepada Warga.

Minimalisir Sebaran Wabah Covid-19, Lakukan Patroli dan Sosilaisasi Kepada Warga.

Patroli gabungan Polres Kutai Barat bersama Kodim 0912 Kutai Barat. Kominfo Lsr/mdn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Mencegah penyebaran wabah Covid-19 petugas kesehatan sebagai garda terdepan dan unsur TNI-Polri Kutai Barat terus bersinergi lakukan upaya memutus rantai penyebaran tersebut, dengan lakukan patroli gabungan Polres Kutai Barat bersama Kodim 0912 Kutai Barat di 3 Kecamatan Kota Sendawar, dengan sasaran Pasar dan pertokoan dalam pusat Kota Sendawar yang dipimpin Kepala Bagian Operasional Polres Kutai Barat. Selasa, 07 April 2020 Siang.

Kepala Bagian Operasional Polres Kutai Barat Kompol Sarman menjelaskan, bahwa kegiatan patroli merupakan langkah untuk mencegah upaya dan edukasi kepada masyarakat untuk patuh kepada himbauan pemerintah. “kegiatan patrol gabungan merupakan bentuk usaha untuk mengurangi penyebaran covid-19, petugas menyampaikan himbauan dan jika terpaksa masyarakat yang berkumpul untuk sekedar nongkrong, harus dilakukan pembubaran,” terangnya.

Menurut AKP Abdul Mutholib Usai patroli menjelaskan sasaran sejumlah anggota  patroli ketempat keramaian seperti pasar dan toko jalan utama dalam pusat Kota Sendawar, Perwira yang menjabat sebagai Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat tersebut, menegaskan inti sosialisasi adalah masyarakat yang tidak ada kegiatan mendesak dihimbau untuk tidak ke luar rumah, selalu memakai masker sebagai antisipasi awal dan hindari keramaian, terus waspada sehingga potensi penyebaran covid-19 bisa diminimalisir. Kominfo Lsr.

Masyarakat Tidak Perlu Panik, Stok Barang Kebutuhan Pokok Masih Mencukupi.

Masyarakat Tidak Perlu Panik, Stok Barang Kebutuhan Pokok Masih Mencukupi.

Sekdakab Kutai Barat, saat memberikan keterangan pers terkait penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Kominfo.kutabaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dampak wabah Covid-19, tidak terlalu berpengaruh terhadap harga dan ketersediaan 11 macam  kebutuhan pokok masyarakat di Kutai Barat, hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kutai Barat saat konferensi pers perkembangan penanganan Corona virus Disease (Covid-19). Di Media Center Covid-19. Selasa, 07 April 2020.

Berdasarkan data dari Dinas Perdangangan, Koperasi dan UKM Kutai Barat, stok barang dan kebutuhan pangan untuk bulan April hingga Oktober 2020 mendatang masih mencukupi, diantaranya seperti ; saat ini stok Beras 2.496 ton kebutuhan (hingga oktober) 2.446 ton, Gula Pasir stok 1,024 ton kebutuhan 974 ton, Minyak Goreng stok 67.648 liter kebutuhan 17,648 liter, Daging Sapi 21,60 ton kebutuhan 21 ton, Daging Ayam stok 6.272 ton kebutuhan 6.222 ton.

Dijelaskan Sekdakab Kutai Barat Yacob Tullur, untuk data pelaku perjalanan dari posko perbatasan Unit Pelayana Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan dan posko Kecamatan Bentian Besar perbatasan Kalteng, Senin (06/04/2020) sedikitnya 400 unit mobil dengan penumpang kunjungan manusia sebanyak 877 orang.

Sementara perkembangan penanganan Covid-19 di Kutai Barat, data Selasa (07/04/2020) terdapat Pelaku Perjalanan 1.867 orang, Orang Dalam pengawasan (ODP) sebanyak 187 orang, selesai pantau sebanyak 77 orang,  proses pantau 110 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang,  orang yang telah dilakukan rapid test se – Kutai Barat sebanyak 44  orang dengan hasil negatif 43 orang dan terindikasi positif hasil Ravid Test masih 1 orang.

“Untuk warga asal Kutai Barat kluster Gowa, Sulawesi Selatan yang menjalani  dikarantina di asrama Paskibra bertambah 3 orang menjadi 17 (tujuh belas) orang laki-laki asal kecamatan Melak 14 orang dan 1 orang Kecamatan Sekolak Darat, 1 orang dari Kecamatan Damai, dan 1 orang asal Kecamatan Linggang Bigung.

Terkait stok persediaan kebutuhan pangan di Kutai Barat sebagai dampak wabah Covid-19, “masyarakat diharapkan tidak panik, karena stok  yang ada masih mencukupi untuk beberapa bulan kedepan, apalagi sebentar lagi umat nasrani menjalani masa Paskah dan akhir April 2020 sudah masuk bulan puasa, mementum ini dapat menjadi kita semakin dikuatkan melewati masa-masa wabah ini,” harapnya.

Namun demikian, “masyarakat diminta untuk tetap menjalankan langkah-langkah preventif seperti yang telah dihimbau oleh pemerintah sebelumnya, seperti menjaga kebersihan dan kesehatan, Pysical distancing serta belajar, bekerja dan beribadah dari rumah,” terang Sekdakab Kutai Barat. Kominfo.

Libatkan Masyarakat Ikutserta Lakukan Desinfeksi Cegah Covid-19.

Libatkan Masyarakat Ikutserta Lakukan Desinfeksi Cegah Covid-19.

Persiapan kegiatan desinfeksi, cegah penyebaran covid-19 lingkungan kampung di Kecamatan Penyinggahan.kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR,  6 Kampung yang ada di Kecamatan Penyinggahan ikut serta dalam kesiagaan pencegahaan Corona Virus Disease (Covid-19). Hari ini disetiap sudut kampung dilakukan desinfeksi atau penyemprotan disinfektan terutama Rumah Warga, Kantor, Gedung, serta tempat pusat aktivitas masyarakat bersama Koramil Penyinggahan Kapten Leksi dan Polsek Kecamatan Penyinggahan Aiptu Cipto Rosono. Selasa 07 April 2020.

Camat Penyinggahan Masranik dalam konfirmasi terpisah mengatakan, bahwa 6 petinggi dari 6 kampung yang berada dalam Kecamatan Penyinggahan sangat mengapresiasi dan bekerjasama dalam penanganan kesiagaan pencegahan ini.

“Terima kasih bagi Pemerintah kampung yang sudah turut handil dan bergotong-royong dalam pencegahan penyebaran virus ini. Dan bagi seluruh masyarakat ayo hidup sehat, tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri, jangan sampai ketidaksiplinan merugikan banyak orang sekitar,” tandasnya.

Petinggi Penyinggahan Ilir Armansyah menyampaikan bahwa hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya membantu mengurangi penyebaran virus corona. “Ini juga upaya membantu Pemerintah Daerah agar tiap kampung dapat mencegah mata rantai perkembangan covid 19,”terangnya. kominfo Lsr.

Terima Kasih Kerjasama Perusahaan, Upaya Preventifnya Atasi Covid-19 di Kutai Barat.

Terima Kasih Kerjasama Perusahaan, Upaya Preventifnya Atasi Covid-19 di Kutai Barat.

(Kiri) Kadiskes Kutai Barat, saat dicek suhu tubuh di klinik perusahaan PT TCM untuk sosialisasi dan koordinasi. Dok PT TCM.kutaibaratkab.go.id  

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Menindak lanjuti Intruksi Bupati Kutai Barat No. 10 Tahun 2020, tentang kebijakan Isolasi Terbatas Di Wilayah Kutai Barat. Beberapa perusahaan telah memberlakukan protokol bagi pekerja perusahaan selain pemeriksaan kesehatan bagi setiap karyawan dan kunjungan masyarakat wajib dilakukan pengecekan suhu tubuh diklinik kesehatan perusahaan, demikian juga pembatasan bagi karyawan yang keluar masuk untuk cuti atau liburan diluar wilayah Kutai Barat kecuali kebutuhan yang mendesak sebagi upaya preventif agar tidak terpapar Covid-19. Senin, 06 April 2020.

Hal senada juga dibenarkan Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur, Pemerintah Kutai Barat sudah meminta Perusahaan Tambang Batu Bara dan Perusahaan Perkebunan Sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kutai Barat untuk memperketat pengawasan bagi karyawannya dari luar daerah dan beberapa hari lalu ada beberapa rombongan karyawan perusahaan dinyatakan tidak diijinkan masuk wilayah Kutai Barat.

“salah satu upaya yang sudah direspon baik oleh perushaan seperti; ada karyawan dari luar bukan ditolak atau tidak diijinkan masuk tetapi dikarantina dijob site perusahaan dan bagi karyawan yang sudah cuti diluar maka dilakukan karantina mandiri ditempat masing-masing dan tidak kembali kelokasi kerja,”jelas Sekdakab.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Silan saat dikonfirmasi oleh media mengatakan, “beberapa perusahaan seperti; PT. TCM, PT. BEK, dan PT. TIS kawasan area kerja Melak Group, sudah memberlakukan pembatasan karyawannya baik penundaan cuti roster dan liburan juga memberlakukan protokol pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan kunjungan masyarakat di perusahaan,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan “beberapa kebijakan perusahaan yang melakukan penundaan cuti roster yang artinya jika ada yang ingin cuti diluar wilayah Kutai Barat akan ditunda dengan tidak kehilangan hak cuti atau tunjangannya. Namun akan digabung dicuti roster periode berikutnya. Dan jika ada yang sudah menyelesaikan cuti diluar wilayah Kutai Barat maka diminta tidak kembali kesite untuk sementara waktu dan bekerja dengan metode Work From Home (WFH),” terangnya kepada media.

“Terima kasih kepada perusahaan yang telah perduli melaui bantuan dan kerjasama atas upaya pencegahannya, mari jaga kesehatan diri dan lingkungan agar terhindar dari penyebaran wabah Covid-19 untuk kepentingan bersama,” harapnya. Kominfo Lsr

Bangun Kerjasama Masyarakat, Lakukan Upaya Persuasif Bagi Pelaku Perjalanan.

Bangun Kerjasama Masyarakat, Lakukan Upaya Persuasif Bagi Pelaku Perjalanan.

Kapolres dan Anggota Tim Gabungan, lakukan diskusi saat meninjau Posko Unit di Kecamatan Bongan.Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berbagai pihak dan unsur terkait terus berupaya dan bersinergi bahu membahu memutuskan penyebaran covid 19 melaui pembinaan dan mendisiplinkan masyarakat, Kepala Polisi Resor (Kapolres) Kutai Barat tegaskan jika ada yang bandel lakukan pembinaan dan sosialisasikan bahwa Covid-19 berbahaya bagi kesehatan dan mari berkerjasama untuk kebaikan bersama, hal tersebut diungkapkannya saat lakukan monitoring di Posko unit Kecamatan Bongan. Selasa, 06 April 2020.

Saat meninjau Kapolres Kutai Barat AKBP Roy Satya Putra didampingi Kompol Sarman Kabag Ops, AKP I Wayan Witra  Kasat Sabahara dan IPTU Edo Damar Putra selaku Kasat Lantas Polres Kutai Barat, “kepada anggota agar dapat melaporkan masyarakat yang bandel dan tidak mengindahkan istruksi pemerintah maka harus dilakukan pembinaan pengecekan dan sterilisasi kepada setiap orang yang akan melintas serta lakukan sosialisasi pentingnya bekerjasama untuk melawan wabah Covid-19 yang berbahaya bagi kesehatan ini,” tegasnya

Lebih lanjut dijelaskan “Kami lakukan sesuai SOP awal pencegahan dan penanganan covid-19, Polres Kutai Barat bersama rekan-rekan dari jajaran Kodim 0912 menghentikan setiap kendaraan yang akan lewat kemudian petugas kesehatan akan melakukan pengecekan atau screening awal kepada setiap orang yang akan masuk wilayah Kutai Barat,” ungkap Kapolres sembari meninjau posko.

Kepada anggota untuk tetap bersikap santun dan mengedepankan cara-cara persuasif dalam meminta masyarakat untuk turun dari kendaraan untuk dilakukan pemerikasaan. “Kepada anggota saya berpesan tetap jaga etika, jaga sopan-santun dalam meminta masyarakat untuk bersedia dilakukan pemeriksaan, lakukan sesuai SOP yang benar, jika ada masyarakat yang bandel beri penjelasan yang kita lakukan untuk kebaikan bersama,” terangnya. Kominfo Lsr.

45 Orang Pelaku Perjalanan Lakukan Pemeriksaan Di Pasko Kecamatan Penyinggahan

45 Orang Pelaku Perjalanan Lakukan Pemeriksaan Di Pasko Kecamatan Penyinggahan

Unsur Muspika Kecamatan Penyinggahan dan Tim Medis, saat lakukan pemeriksaan. Kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Unit Posko Penyunggahan, 6 April 2020, melaporkan  terdapat 4 pelaku perjalanan menggunakan Speedboard dan malam harinya pukul 24,00 Wita pelaku perjalanan dengan Kapal Motor KHARISMA RISKI 01 dari Samarinda tujuan Mahakam Ulu terdata 41 orang. Selasa, 07 April 2020.

Saat di Konfirmasi Camat Kecamatan Penyinggahan Masranik menuturkan, “semua pelaku perjalanan tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan, didata identitasnya dan diperingatkan untuk selalu menjaga kesehatan dan hindari kontak pisik oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Posko Kecamatan Penyinggahan, bersyukur semua aman,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskannya  penumpang Speeddboard 2 orang asal Samarinda dan 2 orang asal Kutai Kartanegara. Sementara dari penumpang Kapal Motor 41 orang tersebut ada 1 orang asal Makasal tujuan Melak.

“Dalam rangka menjamin sterillitas dilingkungan Pelabuhan dan para pelaku perjalan dan masyarakat sekitar. Tim Gugus Tugas Kecamatan Penyinggahan yang terdiri dari unsur Muspika Kecamatan dan petugas medis malakukan  penyemprotan disinfektan dan menyediakan sabun dan tempat mencuci tangan,”tambahnya. Kominfo.

 

Isolasi Wilayah Terbatas Tak Pengaruhi Lalu Lintas Kendaraan Keluar Masuk Kutai Barat.

Isolasi Wilayah Terbatas Tak Pengaruhi Lalu Lintas Kendaraan Keluar Masuk Kutai Barat.

Antrian kendaraan angkutan barang, saat ikuti pemeriksaan. Kominfo lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dari tanggal 26 Maret – 05 April 2020 sudah mencapai 11.195 pengunjung  di Kutai Barat,  Pulang pergi 1.055 kali dan kendaraan yang melintas selama 11 hari ini berjumlah 4.536. Data hari Minggu, 5 April 2020 saja, jumlah kunjungan sebanyak 938 orang dengan kendaraan yang  berjumlah 416 Pulang Pergi (PP). Senin, 06 April 2020

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Barat, Rakhmat mengungkapkan, sesuai laporan petugas lapangan yang diterimanya bahwa arus keluar masuk kendaraan baik pribadi, penumpang  maupun angkutan barang yang melintasi mencapai ratusan unit perhari. “Ini data selama seminggu lebih,  Mulai dari kendaraan bermotor hingga mobil,” terangnya dalam konfirmasi terpisah.

Rakhmat menghimbau bagi masyarakat yang masih beraktivitas diluar rumah agar selalu menjaga kebersihan diri dan memakai alat pelindung diri seperti masker dan selalu mencuci tangan. “Ayo sayangi diri kita dan keluarga. Dengan bersama-sama mencegah penularan virus corona ini,”tegasnya. Kominfo Lsr.

Status 14 Orang Karantina Biasa, Ditentukan Hasil Pemeriksaan Terindikasi Covid-19 Dari Surabaya.

Status 14 Orang Karantina Biasa, Ditentukan Hasil Pemeriksaan Terindikasi Covid-19 Dari Surabaya.

Sekdakab Kutai Barat, saat memberikan keterangan Pers Terkait penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Kominfo.kutabaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Update data yang dirilis oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat, Pelaku Perjalanan 1.767 orang, Orang Dalam pengawasan (ODP) sebanyak 181 orang, selesai pantau sebanyak 30 orang,  Proses Pantau 151 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang, untuk orang yang telah dilakukan rapid test se – Kutai Barat sebanyak 43  orang dengan hasil negatif 42 orang dan terindikasi positif hasil rapid test masih 1 orang. Di Media Center Covid-19 Kutai Barat, Senin, 06 April 2020.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, warga asal Kutai Barat yang mengikuti kegiatan Ijtima Jamaah Tabligh Dunia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sebanyak 14 (empat belas) orang laki-laki asal kecamatan Melak 13 orang dan 1 orang dari Kecamatan Sekolaq Darat, telah masuk asrama Paskibra untuk dikarantina.

“Mudah-mudahan 1 orang yang terindikasi positif hasil pemeriksaan rapid test dan sedang diisolasi di RS HIS ini segera ada hasilnya dari Surabaya, agar teman-teman yang 14 orang yang dikarantina biasa ini dapat dipastikan tidak terpapar dan bisa dibebaskan karena mereka satu bagian kloter yang sama,” harapnya.

Lebih lanjut terkait karyawan perusahaan Sekdakab Kutai Barat menuturkan berdasarkan laporan dan surat edarannya dari beberapa perusahaan telah mengikuti peraturan dan protokol pemerintah daerah, salah satunya mereka sudah melarang karyawannya untuk cuti dan keluar dari wilayah Kutai Barat. Kominfo.

 

Tangkal Covid-19 Dengan Jaga Kesehatan Dan Miliki Stamina Tubuh Prima.

Tangkal Covid-19 Dengan Jaga Kesehatan Dan Miliki Stamina Tubuh Prima.

Kasi Kasi Farmasi Alat Kesehatan Dan PKRT. Saat berikan keterangan kepada media. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR, Upaya Pencegahan penularan Covid 19, Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat menjelaskan bahwa terkait kasus Corona Virus Disease-2019 (Covid-19), hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan virus corona ini. Namun masih banyak upaya pencegahan baik dengan obat vitamin maupun Alat Pelindung Diri (APD). Senin, 06 April 2020)

Melalui Kasi Farmasi Alat Kesehatan Dan PKRT Dinas Kesehatan Tumija “ untuk saat ini hanya upaya mandiri dalam menjaga kesehatan dan menghindari penularan tetapi untuk obat belum ada, hanya vitamin saja untuk menjaga stamina,” jelasnya diruang kerja Dinkes Kutai Barat kepada Media Diskominfo.

Lebih lanjut diterangkannya terkait ketersediaan obat yang tersedia saat ini ada Vitamin C dan B Complex kurang lebih sebanyak 6 ribuan, untuk sebulan kedepan masih bisa tersedia. Untuk pasien yang dikarantina (isolasi) bukanlah orang sakit jadi hanya diberikan makanan bukanlah obat,  yang penting harus menjaga stamina tubuh,” ungkapnya.

Selain itu pula terkait masker yang cendrung langka di Kutai Barat, Dinas Kesehatan memiliki persiapan masker. “Masyarakat sering membeli masker bedah perlindungan lapis 2 diapotik dan hanya dapat dipakai sekali. Oleh sebab itu terjadinya kelangkaan tetapi sekarang sudah ada edaran untuk memakai masker yang bisa dicuci,”ucapnya.

Jika sudah berhubungan dengan pasien yang positif baru memakai masker N-95 atau Masker perlindungan Lapis 3 dan jika ada pasien yang positif masker sudah disediakan oleh Rumah Sakit. “Artinya pihak rumah sakit yang menyediakan bukan dari Dinas Kesehatan. Kalo kami hanya menanggani untuk pada tingkat pertama saja,”tuturnya. Kominfo Lsr

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id