Menurunnya Kesadaran Warga, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Di Kutai Barat Meningkat

Menurunnya Kesadaran Warga, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Di Kutai Barat Meningkat

(Dua dari kanan) Bupati Kutai Barat, saat pimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Foto: Jeni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka penanganan pandemi Coronavirus disease (Covid-19) Pemerintah Kutai Barat melaksanakan rapat koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat. Rapat yang dipimpin oleh Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati Kutai Barat, Sekretaris Daerah, Plt Asisten I Setdakab Kutai Barat, Badan dan Dinas terkait di ruang Diklat Lantai III Setdakab Kutai Barat, Selasa 15 Desember 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat  Dr Ritawati Sinaga dalam laporannya, menyampaikan kondisi penyebaran covid-19 mulai dari bulan April sampai 14 Desember 2020, kematian pada bulan Agustus 1 orang, September 2 orang, Oktober 1 orang, Desember 1 orang, total 5 orang meninggal dunia, sementara peningkatan kasus positif covid-19 terakumulasi sudah sebanyak 401 orang dan peningkatan signifikan di November – Desember 2020, dari 3.051 spesimen hasil Swab Tes  yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat FX Yapan menegaskan, upaya penjagaan dapat diperketat lagi di pos-pos perbatasan dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan haarus terus digalakkan terutama pembatasan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Agar tidak menjadi tempat penularan covid-19.

“Terkait masih maraknya kegiatan Adat, pemerintah berharap Kepala Adat Besar Kutai Barat dapat menindaklanjuti kegiatan acara adat di Kutai Barat agar tidak mengumpulkan banyak orang, dalam rangka membantu mengurangi menyebarkan Covid-19,” jelasnya berpesan.

Melalui rapat koordinasi pada hari ini, akan diaktifkan kembali pos penjagaan yang ada di Jambuk dan membuat pos-pos penjagaan di Kecamatan masing-masing. “Kepada tim keamanan penanganan Covid-19 Kutai Barat dapat bersinergi untuk melaksanakan penertiban dan membubarkan kerumunan warga yang ada di Wilayah Kutai Barat,” tegasnya.

Sementara menurut Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan menambahkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan terutama bagi pelaku perjalanan. Mulai kurangnya pengawasan, maraknya kerumunan warga, dan kendornya edukasi kepada masyarakat yang tidak berkelanjutan secara tepat dan cepat.

“Sebagai koreksi kepada kita semua, untuk mengaktifkan dan melakukan sosialisasi di tempat-tepat kegiatan ekonomi, memberikan pemberitahuan lalu peringatan yang diakhiri dengan tindakan jika ada yang melanggar,” pungkasnya.

 

Penulis : Jeni, Editor: Hermanto

Bakti Sosial dengan Membagi Masker dan Barang Kebutuhan Pokok

Bakti Sosial dengan Membagi Masker dan Barang Kebutuhan Pokok

Tim Tagana saat memberikan bantuan. Foto : Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka menyambut hari natal dan tahun baru, serta upaya membantu masyarakat yang kurang mampu Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Sosial (Dissos) Kutai Barat melaksanakan bakti sosial di Kecamatan Barong Tongkok.

Kepala Dissos Kutai Barat melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial(Linjamsos) Wilhelmus mengatakan,  kegiatan baksos ini dalam rangka membantu warga yang kurang mampu disituasi Pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19) yang masih meningkat akhir-akhir ini.

“Hari ini kami menyerahkan kebutuhan pokok, membagikan masker serta kerja bakti dengan masyarakat di Sekolah Dasar (SD) Khatolik Wr. Soepratman,” ungkapnya didampingi Kasi Bencana Sosial dan Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana). Dengan bantuan ini dapat membantu dan membri bermanfaat bagi warga Kelurahan Barong Tongkok,” tuturnya.

Kemudian ditambahkan oleh Kasi Bencana Sosial Eliana menuturkan, kegiatan baksos ini merupakan kegiatan program Tagana mengikuti standar  protokol kesehatan dengan memakai masker, sarung tangan dan handzanitizer. “Kami menyusuri Kelurahan Barong Tongkok menyambangi warga sekitar yang kurang mampu, membagikan masker di Kelurahan Simpang Raya dan Barong Tongkok dimana titik pembagian yakni dijalan, pasar,  simpang lampu merah  dan simpang ombau sembari membersihkan sampah di Taman Sendawar ,” ujarnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Kasus Terus Meningkat, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Kasus Terus Meningkat, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

(Depan)  Plt Asisten II Setdakab Kutai Barat, saat Konferensi pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, “Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat kasus terkonfirmasi sebanyak 401 orang, kasus suspek sebanyak 355 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 7 orang, isolasi mandiri 61 orang, selesai isolasi (sembuh) 331 orang, kasus kematian 5 kasus, kontak erat 2.146 orang, jumlah spesimen 3.051 spesimen dan pelaku perjalanan  41.692 orang dan kasus discarded 1.845 orang,” ungkap Pelaksana tugas Asisten II Setdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Senin, 14  Desember 2020.

Lebih lanjut Pelaksana tugas Asisten II Setdakab Kutai Barat Novandel menjelaskan, “pada tanggal, Minggu, 13 Desember 2020 kemarin ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 15 kasus dengan menjalani isolasi mandiri; 5 orang berasal dari Kecamatan Linggang Bigung, 3 orang, berasal dari Kecamatan Sekolak Darat,  4 orang berasal dari Kecamatan Long Iram, sementara 3 orang lainnya berasal dari Kecamatan Melak, Jempang dan Kecamatan Muara Pahu,” jelasnya.

“Pada hari ini Senin (14/12) kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 2 berasal dari Kecamatan Damai. Kemudian kasus selesai isolasi (sembuh) sebanyak 32 kasus; 2 orang asal kecamaran Damai, 7 orang dari kecamatan Jempang, 3 orang dari kecamatan Siluq Ngurai, 2 orang dari kecamatan Melak, 11 orang dari kecamatan Muara Lawa, 2 orang dari kecamatan Linggang Bigung, 2  orang dari kecamatan Bongan dan 2 orang lainnya berasal dari kecamatan Long Iram dan kecamatan Mook Manaar Bulatn,”tegasnya merinci.

Kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Kutai Barat secara komulatif sudah mencapai angka 401 kasus, dengan 5 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19, jika sedang sakit flu maka sebaiknya dirumah saja, hindari kontak fisik atau bersalaman, tidak berkumpul lebih dari 30 orang.

“Masyarakat diimbau khususnya orang tua agar mengawasi anak-anaknya agar menghindari kerumunan jika bermain diluar rumah. Jika ada pelaku perjalanan dan beriwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, Mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, dengan selalu menerapkan 4 M (Mencuci Tangan dengan sabun, Menggunakan Masker, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto

Bertambah 6 Kasus, Warga Diminta Selalu Terapkan Protokol Kesehatan

Bertambah 6 Kasus, Warga Diminta Selalu Terapkan Protokol Kesehatan

Kadiskes Kutai Barat, saat dikonfirmasi diruang kerjanya. Foto: Aryo (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, “Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat kasus terkonfirmasi sebanyak 380 orang, kasus suspek sebanyak 332 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 7 orang, isolasi mandiri 71 orang, selesai isolasi (sembuh) 299 orang, kasus kematian 5 kasus, kontak erat 2.055 orang, jumlah spesimen 3.000 spesimen dan pelaku perjalanan  41.686 orang dan kasus discarded 1.845 orang,” ungkap Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Jumat, 11  Desember 2020.

Lebih lanjut Kadis Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menjelaskan, “pada hari ini 11 Desember 2020 ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 6 kasus yakni; KBR 375, laki – laki usia 27 tahun, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Damai, KBR 376, laki – laki usia 17 tahun, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Tering, KBR 377, laki – laki usia 23 tahun, KBR 378, laki – laki usia 48 tahun, keduanya jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Damai. KBR 379, laki – laki usia 14 tahun, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Mook Manaar Bulatn dan KBR 380, Perempuan usia 19 tahun, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak,” jelasnya.

Kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Kutai Barat secara komulatif sudah mencapai angka 380 kasus, dengan 5 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19, jika sedang sakit flu maka sebaiknya dirumah saja, hindari kontak fisik atau bersalaman, tidak berkumpul lebih dari 30 orang.

“Masyarakat diimbau khususnya orang tua agar mengawasi anak-anaknya agar menghindari kerumunan jika bermain diluar rumah. Jika ada pelaku perjalanan dan beriwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, Mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, dengan selalu menerapkan 4 M (Mencuci Tangan dengan sabun, Menggunakan Masker, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Aryo, Editor : Hermanto.

Kasus Terus Meningkat, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Kasus Terus Meningkat, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Sekdakab Kutai Barat, saat Konferensi Pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Renaldi (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, “Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat kasus terkonfirmasi sebanyak 359 orang, kasus suspek sebanyak 327 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 7 orang, isolasi mandiri 72 orang, selesai isolasi (sembuh) 277orang, kasus kematian 5 kasus, kontak erat 2.023 orang, jumlah spesimen 2.088 spesimen dan pelaku perjalanan  41.684 orang dan kasus discarded 1.773 orang,” ungkap Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Senin, 7  Desember 2020.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, “pada tanggal 5 Desember 2020 dilaporkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 14 kasus yang terdiri dari; 10 kasus berasal dari kecamatan Jempang, dan 4 Kasus lainnya berasal dari kecamatan Long Iram, Muara Lawa, Melak dan Linggang Bigung masing-masing 1 Kasus. Kemudian pasien yang telah menyelesaikan isolasi (Sembuh) berjumlah 3 orang yakni; 1 orang dari Kecamatan Jempang dan 2 orang lainnya berasal dari Kecamatan Damai,” jelasnya.

“Hari ini Senin (7/12) dilaporkan ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 1 orang yaitu;  KBR 259, laki – laki usia 44 tahun, jalani perawatan di Rumah Sakit Pratama, berasal dari Kecamatan Damai. Dan pasien yang telah menyelasaikan isolasi (sembuh) sebanyak 3 kasus berasal dari kecamatan Barong Tongkok, Jempang dan Bongan masing-masing 1 orang,” terang Sekdakab Kutai Barat lebih lanjut.

Kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Kutai Barat secara komulatif sudah mencapai 359 kasus, dengan 5 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19, jika sedang sakit flu maka sebaiknya dirumah saja, hindari kontak fisik atau bersalaman, tidak berkumpul lebih dari 30 orang.

“Masyarakat diingatkan khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, Mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, dengan menerapkan 4 M (Mencuci Tangan dengan sabun, Menggunakan Masker, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Renaldi, Editor : Hermanto

Seorang Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meninggal

Seorang Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meninggal

Sekdakab Kutai Barat, saat Konferensi Pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Renaldy (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, “Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat kasus terkonfirmasi sebanyak 344 orang, kasus suspek sebanyak 327 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 63 orang, selesai isolasi (sembuh) 271 orang, kasus kematian 5 kasus, kontak erat 1.827 orang, jumlah spesimen 2.083 spesimen dan pelaku perjalanan  41.684 orang dan kasus discarded 1.710 orang,” ungkap Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Jumat, 4  November 2020.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, “kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 2 kasus yakni:  KBR 343, perempuan usia 30 tahun, jalani isolasi mandiri asal dari Kecamatan Jempang dan KBR 344, perempuan usia 32 tahun, jalani isolasi mandiri asal dari Kecamatan Linggang Bigung,” jelasnya.

“Hari ini disampaikan berita duka, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dilaporkan telah meninggal di Rumah Sakit Pratama pada tanggal 4 Desember 2020, berjumlah 1 orang yaitu;  KBR 281, laki – laki usia 51 tahun, dengan status awal Suspek, yang dirawat sejak tanggal 26 November 2020 berasal dari Kecamatan Damai dan telah dimakamkan dengan protokol Covid-19,” terang Sekdakab Kutai Barat lebih lanjut.

Kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Kutai Barat secara komulatif sudah mencapai 344 kasus, dengan 5 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19, Jika sedang sakit flu maka sebaiknya dirumah saja, hindari kontak fisik atau bersalaman, tidak berkumpul lebih dari 30 orang.

“Dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, Mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, dengan menerapkan 4 M ( Mencuci Tangan dengan sabun, Menggunakan Masker, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

Penulis: Renaldi, Editor: Hermanto

Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, Polres Kutai Barat dan MUI Kutai Barat Bantu Barang Kebutuhan Pokok

Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, Polres Kutai Barat dan MUI Kutai Barat Bantu Barang Kebutuhan Pokok

Foto bersama, setelah secara simbolis menyerahkan bantuan. Foto Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak perekonomiannya dari pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19), Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kutai Barat menyalurkan bantuan berupa paket sembako untuk keperluan sehari hari.

Kapolres Kutai Barat melalui KBO Sat Intelkam Polres Kutai Barat, Ipda Suyoto mengatakan bahwa kegiatan penyaluran paket sembako ini sudah berjalan dari bulan Oktober 2020 lalu hingga saat ini, bekerjasama  dengan MUI Kutai Barat. “Memang tidak seberapa nilainya tetapi semoga ini dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.

Diterangkannua juga bahwa  penyaluran paket sembako ini juga sekaligus menghimbau kepada masyarakat Kutai Barat untuk tetap menjaga kondusifitas keamanan menjelang pelaksanaan  pilkada yang menyisakan beberapa hari kedepan.

“Saya harapkan kepada seluruh masyarakat agar bisa mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dalam kondisi pandemi ini. Agar dapat membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus,” hrapnya.

Kemudian disampaikan oleh Ketua MUI Kutai Barat, K.H. Achmad Asrory mengucapkan terima kasih kepada Polres Kutai Barat yang turut membantu masyarakat dengan penyaluran sembako ini.

“Semoga bisa bermanfaat bagi para penerima bantuan.  Dan saya juga mengajak agar bersama sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai dan tenteram guna menyukseskan berjalannya Pesta rakyat pemilukada 2020 Kutai Barat ini,” pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Sosialisasi SWDKLLJ, PT Jasa Raharja Lakukan  Rapid Test Gratis Bagi Warga Muara Beloan

Sosialisasi SWDKLLJ, PT Jasa Raharja Lakukan  Rapid Test Gratis Bagi Warga Muara Beloan

Foto bersama, Usai kegiatan Sosilaisasi dan Rapid Test. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam upaya membantu mensosialisasikan pajak kendaraan dan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. PT Jasa Raharja Perwakilan Samarinda menggelar sosialisasi yang dirangkai dengan kegiatan rapid test gratis untuk masyarakat di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu. Rabu, 2 Desember 2020.

Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Samarinda, Agung Abimanyu saaat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan di masa pandemi. Selain memberikan rasa tenang bagi masyarakat melalui kegiatan rapid test. Sosialisasi santunan pajak juga diharapkan bisa dimengerti oleh masyarakat.

“Merupakan tindakan preventif di masa pandemi ini, kita mencoba bisa lebih dekat dengan masyarakat dengan menggelar rapid test gratis ini,”ungkapnya.

Meskipun tidak banyak dan hanya terbatas untuk 50 orang saja, melalui kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Di samping pemeriksaan rapid test, juga ada pemberian vitamin serta pemeriksaan kesehatan gratis.

“Ini merupakan program dari Jasa Raharja Kantor Pusat  dan sekaligus dalam kegiatan tersebut mensosialisasikan terkait pajak kendaraan bermotor yang berkolaborasi dengan Samsat Kutai Barat,” terangnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut memang sangat penting untuk dilaksanakan agar masyarakat paham akan peran dan fungsi pajak kendaraan bermotor. Yang mana ada didalamnya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

“SWDKLLJ ini adalah dana yang dikumpulkan oleh Jasa Raharja untuk membantu korban kecelakaan. Yang menjadi sumber dana penyaluran bantuan kepada korban kecelakaan dari pembayaran pajak kendaraan bermotor,” tandasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Bertambah 1 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bertambah 1 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kadiskes Kutai Barat, saat ditemui media diruang kerjanya. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, “Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat pada Rabu, (2/12) kasus terkonfirmasi sebanyak 319 orang, kasus suspek sebanyak 324 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 51 orang, selesai isolasi (sembuh) 259 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.764 orang, jumlah spesimen 2.005 spesimen dan pelaku perjalanan  41.682 orang dan kasus discarded 1.665 orang,” ungkap Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Rabu, 2 Desember 2020.

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menjelaskan, “kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 1 kasus yakni:  KBR 319,  laki – laki usia 52 tahun, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Sekolaq Darat,” jelasnya.

Terkonfirmasi positif Covid 19 di Kab. Kutai Barat yang secara komulatif sudah mencapai 319 kasus, dengan 4 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19, terutama bagi pelaku perjalan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat.

“Masyarakat diingatkan, khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, ingat 3 M ( Mencuci Tangan ,Menggunakan Masker dan Menjaga jarak), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto.

Kecamatan Jempang Tertinggi Kasus Covid-19, Tim Satgas Kutai Barat Lakukan Sosialisasi Penanganan Covid-19

Kecamatan Jempang Tertinggi Kasus Covid-19, Tim Satgas Kutai Barat Lakukan Sosialisasi Penanganan Covid-19

(Kanan Berdiri) Sekdakab Kutai Barat, saat berikan arahan dengan jajaran Satgas Penanganan Covid-19. Foto: Jhonwesli (Humpro-SetdakabKutai Barat)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kabupaten Kutai Barat terus melakukan berbagai upaya sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 lebih meluas dengan mengevaluasi bersama Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kutai Barat dan Satgas Covid-19 Kecamatan dan Kampung dalam wilayah Kecamatan Jempang yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius didampingi Kadiskes Kutai Barat, Kepala BPBD Kutai Barat, Kadishub Kutai Barat, Kasatpol PP Kutai Barat, Kadis Sosial Kutai Barat, Sekretaris Kesbangpol, Sekretaris Dinkes, Plt Kabag Pemerintahan,  Sekretaris Kecamatan Jempang, Kapolsek dan Danramil, perwakilan perusahaan serta petinggi dan kepala adat sekecamatan Jempang di Aula Kantor Kecamatan Jempang. Kamis, 26 November 2020.

Kecamatan Jempang kini menduduki kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tertinggi di Kabupaten Kutai Barat, dengan total 63 kasus. Dengan tingginya kasus ini, kedisiplinan dan kewaspadaan warga jempang harus ditingkatkan untuk menekan kasus dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini.

“Jika selama ini terjadinya kasus akibat masih kurang disiplin melakukan protokol kesehatan, mari Tim Satgas Covid Kecamatan dan Kampung kita sama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat, bawa untuk terhindar dari covid-19 harus patuh dengan protokol kesehatan dengan melakukan 3M sebagai pola hidup baru sehari-hari,” tegasnya.

Ditambahkannya, masyarakat tidak perlu panik dan tidak pula takut berlebihan dengan Covid-19, namun masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan tidak meremehkan Covid-19 ini. Virus ini ada dan menjadi ancaman yang tidak terlihat dan cara yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya yakni patuhi protokol kesehatan.

“Terjadi penambahan kasus, bisa saja masih banyak warga yang kurang menerapkan protokol kesehatan  melalui kesempatan ini kami ingatkan, agar camat, petinggi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19”. Harapnya.

Terkait kendala di Puskesmas Tanjung Isuy Kecamatan Jempang, yang belum memiliki parasara yang memadai untuk karantina terpusat di kecamatan, sehingga pasien harus melakukan karantina di rumah secara mandiri. Menurut Sekdakab Kutai Barat, Tim Satgas Kecamatan bisa berkoordinasi untuk menyiapkan tempat karantina terpusat di Kecamatan. Dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait kendala mobilisasi pasien dan obat-obatan bagi pasien yang terkonfirmasi positif yang melakukan karantina mandiri.

Masyarakat kecamatan Jempang diingatkan agar partisipasi dan tingkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap Covid-19. Masyarakat jangan takut untuk melakukan pemeriksaan, jika mengetahui kondisi kesehatan lebih awal,  hal ini dapat memudahkan dalam penanganannya.

“Dalam waktu dekat Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kutai Barat akan melakukan Swab massal di kecamatan Jempang, inilah kesempatan bagi warga Jempang dengan penuh kesadaran untuk melakukan pemeriksaan. “Tidak perlu takut, datang memeriksakan diri untuk memastikan warga tidak terpapar dari Covid-19 ini,”pungkasnya berpesan.

Penulis: Welin, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id