Kembali 20 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kembali 20 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sekdakab Kutai Barat, saat Konferensi Pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, “Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat kasus terkonfirmasi sebanyak 288 orang, kasus suspek sebanyak 313 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 2 orang, isolasi mandiri 50 orang, selesai isolasi (sembuh) 231 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.701 orang, jumlah spesimen 1.921 spesimen dan pelaku perjalanan  41.682 orang dan kasus discarded 1.650 orang,” ungkap Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Kamis, 26  November 2020.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, “kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 20 kasus yakni:  KBR 269,  laki – laki umur 28 tahun, KBR 270,  laki – laki umur 38 tahun, KBR 271,  laki – laki umur 47 tahun, KBR 272,  laki – laki umur 25 tahun, KBR 274,  laki – laki umur 23 tahun, KBR 275,  laki – laki   umur 43 tahun, KBR 276,  laki – laki umur 22 tahun, KBR 277,  laki – laki   umur 23 tahun, KBR 278,  laki – laki umur 27 tahun, KBR 279,  laki – laki umur 21 tahun, KBR 280,  laki – laki   umur 26 tahun, KBR 281,  laki – laki umur 50 tahun, KBR 282,  laki – laki   umur 25 tahun, KBR 283,  laki – laki umur 37 tahun, KBR 284,  laki – laki umur 33 tahun, KBR 285,  laki – laki   umur 31 tahun, KBR 286,  laki – laki umur 33 tahun, KBR 287,  laki – laki umur 25 tahun kedelapan belas pasien tersebut lakukan isolasi mandiri di site perusahaan dari Kecamatan Damai,” jelasnya.

KBR 273, laki – laki umur 32 tahun, jalani isolasi mandiri di site perushaan asala dari kecamatan Barong Tongkok, dan KBR 288,  laki – laki umur 25 tahun jalani isolasi mandiri di site perusahaan berasal dari Kecmatan Melak,” terang Sekdakab Kutai Barat lebih lanjut.

Ditambahkannya, Pasien yang telah selesai Isolasi (Sembuh) pada tanggal 25 November 2020 sebanyak 5 orang diantaranya ; KBR 201, perempuan umur 50 tahun, dengan status awal Suspek jalani perawatan di RS Pratama dari Kecamatan Jempang; KBR 236, Perempuan, umur 50 tahun, dengan status awal suspek, jalani perawatan di RS Pratama dari kecamatan Jempang.

Terkonfirmasi positif Covid 19 di Kab. Kutai Barat yang secara komulatif sudah mencapai 288 kasus, dengan 4 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik, terutama bagi pelaku perjalan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat.

“Dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, ingat 3 M (Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga jarak), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Welin, Editor : Hermanto.

6 Kasus Terkonfirmasi dan 1 pasien Sembuh Dari Covid-19

6 Kasus Terkonfirmasi dan 1 pasien Sembuh Dari Covid-19

Sekdakab Kutai Barat, saat Konferensi Pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat secara kumulatif pada hari Senin, (23/11) “kasus terkonfirmasi sebanyak 267 orang, kasus suspek sebanyak 310 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 6 orang, isolasi mandiri 33 orang, selesai isolasi (sembuh) 224 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.692 orang, jumlah spesimen 1.901 spesimen dan pelaku perjalanan  41.652 orang dan kasus discarded 1.634 orang,” ungkap Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Senin, 23 November 2020.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, “kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 6 kasus yakni:  KBR 262,  laki – laki usia 15 tahun, KBR 263, Perempuan usia 40 tahun, KBR 264, Perempuan usia 49 tahun, KBR 265,  Perempuan usia 24 tahun, KBR 266,  Perempuan usia 34 tahun, KBR 267,  Perempuan usia 25 tahun; keenamnya jalani isolasi mandiri berasal dari kecamatan Jempang,” jelasnya.

Diterangkannya lebih lanjut, Pasien yang telah selesai Isolasi (Sembuh) sebanyak 1 pasien yakni; KBR 210, laki –laki, umur 23 tahun, dengan status awal Suspek, jalani perawatan di RS Pratama Linggang Bigung, berasal dari kecamatan Melak.

Terkonfirmasi positif Covid 19 di Kab. Kutai Barat yang secara komulatif sudah mencapai 267 kasus, dengan 4 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19, terutama bagi pelaku perjalan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat.

“Dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan, ada riwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor di Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, ingat 3 M ( Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga jarak), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Andreas, Editor : Hermanto.

Bertambah 4 Kasus Terkonfirmasi Dan 6 Kasus Sembuh Dari Covid-19

Bertambah 4 Kasus Terkonfirmasi Dan 6 Kasus Sembuh Dari Covid-19

Sekdakab Kutai Barat, saat Konferensi Pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat secara kumulatif pada hari Rabu, (18/11) “kasus terkonfirmasi sebanyak 247 orang, kasus suspek sebanyak 296 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 6 orang, isolasi mandiri 31 orang, selesai isolasi (sembuh) 210 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.650 orang, jumlah spesimen 1.866 spesimen dan pelaku perjalanan  41.646 orang dan kasus discarded 1.572 orang,” ungkap Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Rabu, 18 November 2020.

Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, “kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 4 kasus yakni:  KBR 244,  laki – laki   umur 38 tahun dari Kecamatan Siluq Ngurai; KBR 245, perempuan usia 32 tahun,dari Kecmatan Barong Tongkok; KBR 246,  Laki-laki   usia 44 tahun, dari Kecmatan Bentian Besar; dan KBR 247,  Laki-laki usia 37 tahun, dari Kecamatan Baraong Tongkok,” jelasnya.

Diterangkannya lebih lanjut, Pasien yang telah selesai Isolasi (Sembuh) sebanyak 6 orang yakni; KBR 211, laki –laki umur 48 tahun, dari Kecamatan Damai; KBR 212, Perempuan, usia 16 tahun,dari kecamatan Bongan; KBR 214,  perempuan, usia 38 tahun dari Kecamatan Jempang; KBR 215,  perempuan, usia 46 tahun dari Kecamatan Jempang; KBR 216,  laki – laki, usia 54 tahun dari Kecamatan Jempang; dan KBR 217,  laki – laki, usia 30 tahun dari Kecamatan Jempang.

Terkonfirmasi positif Covid 19 di Kab. Kutai Barat yang secara komulatif sudah mencapai 247 kasus, dengan 4 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19, terutama bagi pelaku perjalan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat.

“Dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, ingat 3 M (Mencuci Tangan ,Menggunakan Masker dan Menjaga jarak), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Welin, Editor : Hermanto

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Dalam Menyukseskan Pilkada Damai dan Kondusif

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Dalam Menyukseskan Pilkada Damai dan Kondusif

(Kiri) Pjs Bupati Kutai Barat, saat tatap muka dengan panitia dan pengawas Pilkada 2020 dari 3 kecamatan. Foto: Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBARSENDAWAR, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kutai Barat kembali melakukan kunjungan kerjanya dalam rangka memonitoring peresiapan pilkada Bupati dan Wakil dibeberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Kutai Barat dan bertatap muka dengan Panwascam, Babinkamtibnas dan Babinsa, Kasi Pemerintahan Desa, Petinggi Desa serta Camat di masing-masing 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Melak, Kecamatan Sekolaq Darat dan Kecamatan Mook Manaar Bulant berlangsung di Ruang rapat kantor Kecamatan Melak. Selasa 17 November 2020.

Pjs Bupati Kutai Barat H. Syirajudin mengatakan, kunjungan kerja pada hari ini bertujuan untuk melakukan koordinasi langsung dengan Panwascam terkait dengan tahapan persiapan, selain pendistribusian logistik pemilu hingga pemetaan lokasi yang dinilai rawan konflik, juga untuk memastikan agar pelaksanaan pilkada mendatang tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat pandemi covid-19 di Kabupaten Kutai Barat masih rawan.

“Ada sejumlah wilayah dibeberapa kecamatan di Kutai Barat yang belum aman dari Covid-19 oleh karena itu, kepada seluruh panitia dan pengawas pilkada nantinya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dimasing-masing TPS. Kepada masyarakat agar selalu tingkatkan kewaspadaan dan berhati-hati terhadap wabah virus ini. Tertiblah menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan tidak berkerumunan pada saat hari pecoblosan nantinya,”pesannya mengimbau.

Ditambahkannya, masyarakat diingatkan untuk menyukseskan Pilkada yang akan dilaksanakan pada 09 Desember 2020 mendatang, dengan memastikan dapat berjalan lancar, sukses, aman dan tetap kondusif, mari setiap warga untuk dapat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani yang terbaik untuk Kabupaten Kutai Barat, demikian juga kepada semua pegawai baik ASN, PTT, TKK harus bersikap netral dan tetap menjaga keamanan yang kondusif,” tegasnya.

Menurut Camat Sekolaq Darat Suwila Erpina dalam laporannya mengatakan, menjelang persiapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kecamatan Sekolaq Darat telah berjalan dengan baik, aman dan kondusif sampai dengan pembentukan KPPS ditiap-tiap kampung. “Terkait dengan data perkembangan Covid-19 di Kecamatan Sekolaq Darat berada di Zona Kuning dengan kasus suspek 11 orang, kasus konfirmasi positif 5 orang, kasus kontak erat 149 orang, selesai melakukan isolasi 4 orang dan kasus kematian tidak ada,”Jelasnya.

 

Penulis: Welin, Editor: Hermanto

Dispora Provinsi Kaltim, Bantu APD Dan Nutrisi Untuk Pelaku Olahraga

Dispora Provinsi Kaltim, Bantu APD Dan Nutrisi Untuk Pelaku Olahraga

(Tengah) Pjs Bupati Kutai Barat, foto bersama dengan pegawai Dispora Prov. Kaltim usai penyerahan bantuan APD dan Nutrisi kepada para Olahragawan Kutai Barat. Foto: Renaldi (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Penjabat Sementara Bupati Kutai Barat secara simbolis menyerahkan bantuan perlengkapan Aalat Pelindung Diri (APD) dan Nutrisi dalam rangka pencegahan covid-19 kepada olahragawan usia dini, junior, senior, dan pelaku olahraga Kabupaten Kutai Barat dari Dispora Provinsi Kaltim. Di Balai Agung Aji Tullur Jejangkat Setdakab Kutai Barat. Senin, 16 November 2020.

Pjs. Bupati Kutai Barat M Syirajudin mengatakan, Paket bantuan yang diserahkan berupa Nutrisi Vitamin dan perlengkapan APD kepada para olahragawan mulai dari olahragawan usia dini, junior, senior agar bisa melindungi diri dari penyebaran covid-19 pada saat berlatih dan berolahraga.

“Saya harap para olahragawan untuk mematuhi protokol kesehatan, karena seperti yang kita ketahui bersama dibidang olahraga juga sangat rentan terhadap penyebaran covid- 19 ini, karena ketika kita berolahraga akan menimbulkan perkumpulan. cseperti olahraga sepak bola, basket, bela diri, bulu tangkis dan lain-lain yang pasti meimbula kerumunan orang,” jelasnya mencotohkan.

Pjs. Bupati Kutai Barat juga menyampaikan kepada para olahragawan dapat ikut serta dalam memutus rantai penyebaran covid-19, dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada terutama saat berlatih dan bertanding.

“Kami tidak melarang berolahraga, tapi yang perlu diperhatikan tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan lupa 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, selalu berdoa serta rajin berolahraga,” harapnya mengimbau.

Ditambahkannya, untuk memerangi covid-19 ini, perlu keterlibatan sgenap elemen masyarakat termasuk para olahragawan, maka dari itu semua pihak diwajibkan mematuhi dan selalu menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan Pemerintah.

“Semoga dengan upaya yang maksimal dari semua pihak dan selalu berdoa kepada sang pencipta, pandemi covid-19 ini, bisa segera berakhir sehingga semua aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti sediakala,” pungkasnya.

Penulis: Renaldi, Editor: Hermanto

Penambahan 5 Kasus Terkonfirmasi Covid-19

Penambahan 5 Kasus Terkonfirmasi Covid-19

Kadiskes Kutai Barat, saat ditemui diruang kerjanya. Foto: Renaldi (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat secara kumulatif pada hari Senin, (16/11) sebagai berikut; “kasus terkonfirmasi sebanyak 242 orang, kasus suspek sebanyak 296 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 6 orang, isolasi mandiri 29 orang, selesai isolasi (sembuh) 203 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.609 orang, jumlah spesimen 1.866 spesimen dan pelaku perjalanan  41.621 orang dan kasus discarded 1.542 orang,” ungkap Kadiskes Kutai Barat di ruang kejanya.  Senin, 16 November 2020.

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menjelaskan, “Data Senin (15/11) kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 5 kasus yakni;  KBR 238,  laki – laki   umur 25 tahun dengan status awal  asimtomatik  yang saat ini masih  melakukan isolasi mandiri di site Perusahaan berasal dari Kecamatan Damai. KBR 239,  perempuan    umur 11 tahun, KBR 240,  perempuan    umur 16 tahun, dan KBR 241,  perempuan    umur 44 tahun. Ketiga pasien dengan status awal  asimtomatik, saat ini  melakukan isolasi  Mandiri di site Perusahaan  berasal  dari Kecamatan Melak. Kemudian KBR 242, Perempuan, umur 7 tahun dengan status awal  asimtomatik  jalani  isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Jempang.

“Untuk kasus sembuh atau selesai masa isolasi berjumlah 2 kasus yakni; KBR 202, laki –laki umur 53 tahun, dengan status awal suspek yang melakukan isolasi di RS. Pratama berasal dari Kecamatan Jempang, dan KBR 208, laki –laki umur 26 tahun, dengan status awal asimtomatik jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Barong Tongkok,” diterangkannya lebih lanjut

Terkonfirmasi positif Covid 19 di Kab. Kutai Barat yang secara komulatif sudah mencapai 242 kasus, dengan 4 kasus yang meninggal, maka masyarakat diingatkan meningkatkan kewaspadaan tapi tidak panik guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19, terutama bagi pelaku perjalan dari zona merah wajib Isolasi Mandiri secara ketat.

“Dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat  kontak kasus konfirmasi positif Covid 19, agar dapat melapor ke Fasyankes terdekat melalui Hotline yang ada, mari patuhi  Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan  COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, ingat 3 M ( Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga jarak),” pungkasnya.

 

Penulis: Renaldi, Editor : Hermanto

Ada Penambahan Kasus, 4 Orang Terkonfirmasi Covid-19

Ada Penambahan Kasus, 4 Orang Terkonfirmasi Covid-19

Kadiskes Kutai Barat, saat ditemui diruang kerjanya. Foto: Donni (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat secara kumulatif kasus terkonfirmasi sebanyak 237 orang, kasus suspek sebanyak 296 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 7 orang, isolasi mandiri 25 orang, selesai isolasi (sembuh) 201 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.564 orang, jumlah spesimen 1.810 spesimen dan pelaku perjalanan  41.621 orang dan kasus discarded 1.540 orang. Di ruang kejanya Diskes Kutai Barat.  Jumat, 13 November 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menjelaskan, “hari ini Jumat (13/11) kami klarifikasi bahwa data kasus pada tangal 12 November kemarin kasus terkonfirmasi berjumlah 233 orang, karena ada kesalahan notifikasi tercatat 2 kali,” jelasnya.

“Dan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari ini, sebanyak 4 kasus yakni:  KBR 234, Perempuan, usia 32 tahun, dengan status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Linggang Bigung, KBR 235, Laki-laki, usia 39 tahun, dengan status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Linggang Bigung, KBR 236, Perempuan, usia 50 tahun, dengan status Suspek, jalani Perawatan di RS Pratama, berasal dari Kecamatan Jempang, dan KBR 237, Laki-laki, usia 32 tahun, dengan status Suspek, jalani Perawatan di RS Siloam Balikpapan, berasal dari Kecamatan Barong Tongkok,”terang Kadiskes merinci.

Kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 237 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, tetapi tidak panik untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan yang memiliki riwayat kontak dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri di fasyankes  terdekat melaui hotline yang ada,” terangnya mengimbau.

“Mari menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; Menggunakan Masker, Mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan Menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

 

Penulis: Donni, Editor : Hermanto

Warga Lengah, 12 Orang Terkonfirmasi Covid-19

Warga Lengah, 12 Orang Terkonfirmasi Covid-19

(Kanan) Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di Media Center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Firdaus (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat secara kumulatif perkembangan Covid-19 di Kutai Barat kasus terkonfirmasi sebanyak 234 orang, kasus suspek sebanyak 296 orang, kasus probable 4, pasien dalam perawatan di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 24 orang, selesai isolasi (sembuh) 201 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.564 orang, jumlah spesimen 1.810 spesimen dan pelaku perjalanan  41.616 orang dan kasus discarded 1.540 orang. Di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.  Kamis, 12 November 2020.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius menerangkan, hari ini, Kamis (12/11) ada penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 12 kasus yakni:  KBR 223, Perempuan, usia 31 tahun, KBR 224, Laki-laki, usia 51 tahun, KBR 225, Perempuan, usia 37 tahun, KBR 226, Perempuan, usia 44 tahun, KBR 227, Perempuan, usia 20 tahun, KBR 228, Laki-laki, usia 20 tahun, KBR 229, Perempuan, usia 19 tahun, KBR 230, Laki-laki, usia 41 tahun, KBR 231, Laki-laki, usia 41 tahun,  kesembilan pasien tersebut dengan status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Jempang.

Kemudian KBR 232, Perempuan, usia 36 tahun status Suspek, jalani isolasi mandiri dari Kecamatan Sekolaq Darat. KBR 233, perempuan, usia 24 tahun status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri dari Kecamatan Mook Manaar Bulant, dan KBR 234, Laki-laki, usia 12 tahun dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri dari Kecamatan Bongan.

“Hari ini juga ada penambahan kasus selesai isolasi (sembuh), sejumlah satu orang yakni; KBR 209, Laki-laki, usia 45 tahun dengan kasus awal Asimtomatik dengan jalani isolasi mandiri asal Kecamatan Barong Tongkok,” jelas Sekdakab Kutai Barat.

Kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 234 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, tetapi tidak panik untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan yang memiliki riwayat kontak dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” terangnya mengimbau.

“Mari tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

Penulis: Firdaus, Editor : Hermanto.

Peran Aktif Dan Sinergitas Stakeholder, Dapat Bantu Tanggulangi Bencana

Peran Aktif Dan Sinergitas Stakeholder, Dapat Bantu Tanggulangi Bencana

(Dua dari kiri) Sekdakab Kutai Barat, tinjau serana penanganan bencacana. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Antisipasi rawan bencana, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI Kodim 0912/KBR dan Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat laksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Penanggulangan Bencana Alam di Kabupaten Kutai Barat. Di Alun-alun Itho Sendawar. Kamis, 12 November 2020.

Sekretaris Daerah Ayonius mengatakan, bahwa dengan adanya apel gerakan pasukan ini diharapkan semakin mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana dan untuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. “Bencana yang sering terjadi ialah seperti banjir, longsor, karhutla dan juga ditambah dengan Pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19),” jelasnya saat menyampaikan sambutan sebagai Inspektu upacara apel gelar pasukan.

Dikatakannya lebih lanjut, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian dalam mencegah bencana dan upaya konkrit dalam meminimalisir dampak bencana yang terjadi. “pemerintah dengan unsur TNI dan Polri terus bersinergi untuk masyarakat, dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkannya, penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi merupakan tanggung jawab bersama pihak, karena itu peran aktif dan sinergi stakeholder untuk memberi informasi kepada warga yang daerahnya rawan akan bencana sangat diperlukan.

“Pentingnya tujuan akhir agenda ini yakni agar membangun ketahanan dan kesiapan untuk penanganan resiko dari bencana menjadi priotas. Dan mari membangun kerjasama untuk mengurangi dampak resiko bencana ini,” harapnya.

“Pandemi Covid-19 masih rawan, mari selalu mengutamakan protokol kesehatan untuk mendukung putusnya penyebaran virus corona dan bisa melindungi orang-orang sekitar dengan tetap menerapkan 3 M.

“Atas nama pemerintah saya ucapkan terimakasih kepada jajaran yang perduli akan bencana dan segala upaya yang kita lakukan untuk dapat mewujudkan hari esok lebih baik dari pada hari ini,”pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Kembali 6 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Kembali 6 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Sekretaris Diskes Kutai Barat, saat memberikan keterangan kepada media. Foto: Donni  (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Secara kumulatif perkembangan Covid-19 di Kutai Barat kasus suspek sebanyak 293 orang, kasus probable 4, kasus terkonfirmasi sebanyak 217 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 9 orang, isolasi mandiri 11 orang, selesai isolasi (sembuh) 195 orang, kasus kematian 4 kasus, kontak erat 1.486 orang, jumlah spesimen 1.744 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai  41.589 orang dan kasus discarded 1.462 orang.

Sekretaris Diskes Kutai Barat Barnabas menerangkan, hari ini, ada penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 6 kasus yakni:  KBR 212, perempuan, usia 16 tahun, status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri Dari Kecamatan Bongan.

KBR 213, laki-laki, usia 26 tahun, status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri Dari Kecamatan Melak, KBR 214, perempuan, usia 38 tahun, KBR 215, perempuan, usia 46 tahun, KBR 216, Laki-laki, usia 45 tahun, dan KBR 217, Laki-laki, usia 30 tahun, Keempatnya status Asimtomatik, jalani isolasi mandiri dari Kecamatan Jempang,” ungkapnya  diruang kerja kepada Media.  Jumat, 6 November 2020.

Kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 217 kasus dengan 4 kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19, maka masyarakat diingatkan untuk selalu tingkatkan kewaspadaan, tetapi tidak panik untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Bagi pelakukan perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat, dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan yang memiliki riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi untuk melaporkan diri dipusat layanan kesehatan terdekat,” terangnya mengimbau.

“Mari tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 3M, seperti; selalu menggunakan Masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.

Penulis: Donni, Editor : Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id