POKDAKAN Kampung Tanjung Jone dan Kampung Pulau Lanting Terima Bantuan Perikanan Budidaya Pada Program FCPF

POKDAKAN Kampung Tanjung Jone dan Kampung Pulau Lanting Terima Bantuan Perikanan Budidaya Pada Program FCPF

Pelepasan Bibit Ikan Lele Pada Penyaluran Bantuan Perikanan Budidaya Kepada POKDAKAN. Kecamatan Jempang. Rabu (16/11/2023). Foto : Natasha.

KOMINFOKUBAR-JEMPANG. Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Jone Bersatu dari Kampung Tanjung Jone dan Ikatan Usaha Bersama dari Kampung Pulau Lanting menerima bantuan perikanan budidaya dari Dinas Lingkungan Hidup Kutai Barat sebanyak 25 ribu ekor bibit ikan lele.

“saya berharap dengan adanya bantuan yang diberikan oleh FCPF bisa berhasil, berkelanjutan dan sukses “, ucap Analis Akuakultur Ahli Madya Sub Koordinator Izin Usaha Pembudidayaan Ikan, Norliana. Kampung Pulau Lanting, Kec. Jempang. Rabu (16l/11/2023).

Penyaluran bantuan budidaya ikan itu merupakan program kegiatan Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) yang didanai oleh Bank Dunia. Guna menjaga kelestarian hutan dengan mendukung kegiatan pembudidayaan ikan sebagai kegiatan perekonomian. Sehingga masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan membakar dalam menurunkan emisi karbon.

Selain bibit ikan, Dinas Lingkungan Hidup Kutai Barat juga menyalurkan bantuan sarana penunjang dan pakan untuk kedua POKDAKAN. Bantuan itu yaitu masing masing 1 unit Keramba Jaring Apung (KJA), dan pakan pembesaran 30 karung ditambah pakan starter sebanyak 10 karung.

Maka melalui bantuan  perikanan, dapat bermanfaat dan tepat sasaran pada kelompok pembudidaya ikan. Agar tidak disalah gunakan karena mempertimbangkan hukum kearifan lokal yang melibatkan peran serta masyarakat. Sehingga kesejahteraan POKDAKAN akan meningkat serta turut meningkatnya produktifitas para pembudidaya ikan.

Penulis : Natasha

Bupati Kutai Barat Lantik 52 petinggi.

Bupati Kutai Barat Lantik 52 petinggi.

Para petinggi tandatangani berita acara pelantikan, disaksikan Bupati Kutai Barat (Kanan). Foto : Firdaus (Dinkomifo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati Kutai Barat melantik 52 orang petinggi atau kepala kampung untuk masa jabatan tahun 2021-2025, hasil pemilihan petinggi yang dilaksanakan pada Rabu (10/3/2021) Se-Kabupaten Kutai. Kegiatan pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kutai Barat dengan protokol kesehatan yang ketat, selain wajib ikuti pemeriksaan suhu tubuh, memakai masker para petinggi yang dilantik dan undangan juga harus menjaga jarak, berlangsung hikmat di Alun-alun Itho Sendawar, Senin (5/04).

Bupati Kutai Barat FX. Yapan SH menuturkan, Petinggi berkedudukan sebagai pimpinan yang menyelenggara pemerintahan kampung bersama Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) wajib bersama-sama menyusun rencana kerja kegiatan dan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh Agama, Pemuda dan masyarakat.

Selanjutnya Petinggi membuat berita acara dan rencana kerja dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat di kampungnya. Dan ini tidak pandang profesi, latar belakang agama, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya, seluruh program kegiatan ini adalah oleh dari dan untuk semua. Bangun rasa memiliki pada setiap pribadi aparat kampung dan masyarakat kampung. “Dengan demikian masyarakat akan memiliki tanggungjawab dan senantiasa mendukung secara total terhadap suksesnya penyelenggaraan pembangunan kampung,” jelas Bupati.

Bupati juga meminta Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) untuk memimbing dan memantau petinggi yang baru dalam melaksanakan pemerintahannya, sehingga kesalahan dalam menyusun laporan dan melaksanakan kegiatan kampung dapat diminimalisir.

“Selaku perpanjangan tangan pemerintah dikampung, saudara Petinggi harus mampu bersinergi, mampu gotong royong, tidak mengkotak-kotakkan masyarakat dan dapat menjadi pemersatu dimasyarakat, proaktif dan wajib  memiliki wawasan yang luas, terutama yang menyangkut kebijakan, orientasi dan pelaksanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten,” harapnya

“Saudara harus jeli dan mampu membaca peluang dan meningkatkan potensi khas daerah, jalin ragam kerjasama dengan berbagai pihak seperti donatur, perusahaan dan lain sebagainya. Gerakkan sektor ekonomi kerakyatan dengan memberdayakan masyarakat kampung baik pemuda dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat ditiap sektor seperti; pariwisata, perikan, pertanian dan perkebunan,”tegas Bupati.

Kepada para petinggi yang telah dilantik pada hari ini dapat mendukung dan bersinergi dengan pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah kabupaten untuk menyukseskan visi misi terwujudnya Kutai Barat yang semakin adil, mandiri, sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Saya ucapkan selamat bertugas. Saya menginginkan seorang petinggi yang mampu memegang teguh amanah dan senantiasa berkomitmen dengan menuangkannya dalam visi dan misi kerja di Kampung,”pungkasnya menambahkan.

Para petinggi yang dilantik ini, semula berkompetisi dengan 180 orang calon petinggi pada pemilihan petinggi serentak merebut 3.890 Daftar Pemilih Tetap yang berlangsung di 87 tempat pemungutan suara, 9 (TPS), 52 kampung di 15 Kecamatan, hingga penetapan hasil suara dapat berjalan aman dan lancar tidak ada sanggahan.

 

Penulis: Firdaus, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id