75 Orang Peserta Dari 65 Mitra Sekolah, Ikuti Pelatihan Mentorship Fasilitator

75 Orang Peserta Dari 65 Mitra Sekolah, Ikuti Pelatihan Mentorship Fasilitator

Kegiatan pelatihan Pelatihan Mentorship Fasilitator. Foto: Firdaus (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui program pintar penggerak Kabupaten Kuta Barat. Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat berkerjasama dengan Yayasan  Bhakti Tanoto Fundation melaksanakan Pelatihan Mentorship Fasilitator. Di Balai Agung Aji Tullur Jejangkat (ATJ) Setdakab Kutai Barat. Selasa (15/6).

Kegiatan Pelatihan Mentorship Fasilitator ini di ikuti para pengawas, kepala sekolah dan guru yang sudah lolos seleksi dari 65 sekolah mitra terdiri dari 40 sekolah Dasar (SD) dan 25 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kutai Barat Yakobus Yamon mengatakan, Pendidikan di Kutai Barat bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, tetapi juga  stakeholder. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat telah berkerjasama dengan Yayasan  Bhakti Tanoto Fundation.

Para pelatih dan pendamping ini nanti menjadi ujung tombak dalam pendidikan dimasing-masing sekolah dan didukung oleh Dinas Pendidikan. Kehadiran Tanoto Foundation ini sbagai suplemen baru dalam upaya meningkatkan pendidikan di Kutai Barat. “Melalui  pelatihan ini para Pelatih dan Pendamping dapat mengikuti dan dapat menggali ilmu dari nasasumber sehingga dapat berdampak bagi anak didik di Kutai Barat,”tutupnya berharap.

Kegiatan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan dan relevansi pembelajaran pendidikan dasar, meningkatkan mutu kepemimpinan dan manajemen pendidikan bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah serta membangun kapasitas pihak-pihak terkait termasuk keterlibatan orang tua, lembaga pendidikan dan guru di Kabupaten Kutai Barat.

Dengan adanya Pelatih dan Pendamping dapat pula meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, matematika dan sains, dengan materi pelatihan mencakup pembelajaran, pengelolaan sekolah, pengaktifan kelompok kerja guru, kepala sekolah dan pemantauan dampak.

Penulis: Firdaus, Editor: Hermanto

Bina Generasi Muda, Dengan Melantik Anggota Pramuka Garuda

Bina Generasi Muda, Dengan Melantik Anggota Pramuka Garuda

Kegiatan Pelantikan Anggota Pramuka Garuda. Foto: Lilis (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sebanyak 5 anggota Pramuka Penggalang SMPN 1 Long Iram dilantik menjadi anggota Pramuka Garuda oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Long Iram H. Ibramsyah dan penyaringan penggalang Garuda 2021. Sabtu (12/6)

Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka. Mabigus) SMPN 1 Long Iram Junaidi Effendi menjelaskan bahwa anggota pramuka yang dilantik yakni berjumlah 5 orang yang mana merupakan penggalang Pi (Perempuan) dan ada 8 anggota penggalang yang mengikuti penyaringan Garuda 2021 yakni 4 Pa (Laki-laki) dan 4 Pi.

Saya harap adik-adik pramuka tetap semangat dan bisa menjadi teladan bagi  lingkungan, sekolah dan tempat tinggalnya,” paparnya kepada adik pramuka diruang kelas yang juga dihadiri oleh para orangtua masing-masing anggota pramuka.

Sebelum dilantik Ketua Kwaran Long Iram H. Ibramsyah, Pembina pendamping bahwa sebelum melaksanakan pelantikan anggota pramuka diwajibkan membasuh kaki orangtua sebagai tanda bhakti anak kepada orangtua.

Selain itu, sebelum dilantik para anggota ini melaksanakan serangkaian test/seleksi anggota pramuka garuda pada tahun 2020 lalu melalui online/via daring yang penyeleksiannya dilakukan oleh Andalan Kwartir Cabang (Kwarcab) Kutai Barat. “Pelantikannya baru saat ini, dikarenakan pandemi Corona Virus Disecae (Covid 19),” ungkapnya didampingi Sekretaris Kwaran Rahmani.

Diterangkannya lebih lanjut kegiatan  pelantikan ini, mengikuti aturan protokol kesehatatan yang ketat dengan wajib memakai masker dan menyediakan tempat mencuci tangan. Diharapkan kedepan semakin banyak lagi peminat-peminat anggota pramuka mengikuti pramuka garuda.

“Saya mengucapkan selamat bagi adik-adik yang dilantik. Semoga kedepan semakin produktivitas lagi, lebih  semangat lagi dan dapat menjadi contoh bagi teman-teman lainnya,” pesannya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Politeknik Sendawar Kukuhkan 53 Orang Wisudawan dan Wisudawati

Politeknik Sendawar Kukuhkan 53 Orang Wisudawan dan Wisudawati

Sekdakab Kutai Barat, Menyerahkan Bingkisan Bunga kepada salah satu Wisudawan terbaik. Foto: Donni (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Politeknik Sendawar binaan Yayasan Pembangunan Sentawar Sakti (YPPS), melaksanakan Rapat Senat Terbuka dengan mengukuhkan sebanyak 53 orang Mahasiswa Wisudawan / Wisudawati Diploma III angkatan XIII. Yang diselenggarakan oleh Di Gedung Balai pertemuan umum Tanna Purai Ngeriman. Sabtu (29/5).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius yang hadir mewakili Bupati Kutai Barat  mengatakan, hari ini merupakan hari yang membanggakan bagi orang tua dan para mahasiswa wisudawan/wisudawati yang sudah dikukuhkan, hasil ini patut disyukuri oleh semua pihak.

“Selamat kepada mahasiswa wisudawan/wisudawati yang sudah berhasil menyeselesaikan pendidikannya di Politeknik Sendawar. Diharapkan para wisudawan dan wisudawati dapat menyumbangkan ilmu pengetahuan sebagai upaya menyukseskan pembangunan di Tana Purai Ngeriman, “ ucapnya.

Atas keberhasilan para mahasiswa yang telah diwisuda, Ayonius mengingatkan agar para wisudawan dan wisudawati dapat mempersiapkan diri untuk bersaing dan berpartisipasi  pembangunan di Kutai Barat.

“Berdampak positif bagi pengembangan dan pembangunan daerah Kutai Barat, jadi silahkan kepada semua mahasiswa yang telah dikukuhkan, dapat mempersiapkan dirinya karena di Kutai Barat masih banyak peluang,” tegasnya.

Sekdakab Kutai Barat menambahkan, sebagai  selah satu perguruan tinggi di Kutai Barat, Politeknik Sendawar memiliki 3 program studinya yakni; Mesin Otomatif, Teknik Sipil dan Administrasi Bisnis. “Lulusan Politeknik Sendawar dapat menciptakan lapangan kerja sendiri, seperti; dari jurusan mesin otomatif dapat membuka usaha perbengkelan otomotif, ini peluang yang baik harus menjadi pemikiran kita kedepan,” jelasnya mencotohkan.

Direktur Politeknik Sendawar Selvina menjelaskan, jumlah mahasiswa yang lulus pada tahun 2021 sebanyak 53 orang dari tiga program studi. Untuk jurusan mesin otomatif sebanyak 13 mahasiswa;  jurusan teknik sipil 8 mahasiswa, dan jurusan administrasi bisnis sebanyak 32 mahasiswa. Dengan berbekal pendidikan, keterampilan dan menyandang gelar ahli madya, para wisudawan wisudawati dapat menjadi lulusan yang unggul, berdaya saing para tingkat lokal dan lebih luas.

Di era globalisasi ini, membawa berbagai perubahan salah satunya dibidang ekonomi dan memasuki peradaban kreatif,  lulusan Politeknik Sendawar dapat menempatkan kreatif dan inovatif sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan berdaya saing tinggi. “Dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya pendidikan dan ketrampilannya dapat pula menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Penulis: Donni, Editor: Hermanto

Karya Siswa Dan Guru, Meriahkan Peringatan Hardiknas 2021 Di Kutai Barat

Karya Siswa Dan Guru, Meriahkan Peringatan Hardiknas 2021 Di Kutai Barat

(Kiri) Kadisdikbud Kutai Barat, saat terima karya tulis para guru. Foto: Donni (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Memeriahkan Hari Pendidikan Nasional jatuh pada hari Minggu 2 Mei 2021. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kutai Barat bersama Sinar Intan mengisi berbagai  rangkaian kegiatan, diantaranya menggelar festival kaya karya yang diikuti oleh para siswa, penyerahan karya buku dari peserta pelatihan kelas guru menulis dan ditutup dengan Kepala Dinas Pendidik dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kutai Barat, menyapa para pihak sekolah secara daring. Bertempat  di Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kutai Barat. Minggu (2/5).

Melalui berbagai karya yang diperlihatkan dalam peringatan hari pendidikan nasional. Kadisdikbud Kutai Barat Silvanus Ngampun menyebutkan hal itu bagian dari refleksi proses pendidikan. Karya yang dihasilkan oleh siswa dan guru terkait erat dengan greakan literasi sekolah seperti; pojok literasi sekolah, penulisan buku, dan karya para siswa.

“Ini merupakan bentuk kreativitas guru dan siswa, meskipun ditengah pandemi mereka tetap berkarya. Mencari suatu hal yang tidak membosankan, mereka juga belajar melakukan suatu yang bermanfaat sekaligus pembentukan pendidikan karakter, dan mereka dilatih untuk berkarya, berkreasi, yang dapat menyenangkan mereka,” ucapnya.

Dengan tema “bergerak serentak, wujudkan merdeka belajar” Silvanus Ngampun mengajak seluruh komponen dibidang pendidikan, mulai dari pegawai Disdikbud Kutai Barat, kepala sekolah, pengawas, guru, komite sekolah dan masyarakat untuk bersama bergerak memajukan pendidikan di Kutai Barat. Khusus program merdeka belajar yang dicanangkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan.

Pembukaan festival kaya karya yang secara resmi dibuka oleh Kadisdikbud Kutai Barat, mengawali rangkaian peringatan hari pendidikan nasional di Kutai Barat. Kegiatan Festival yang diikuti oleh beberapa sekolah melalui zoom meeting, mulai tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama, para siswa membuat karya seperti; membuat rumah-rumahan, hiasan, pajangan dan lain-lain. Seluruh hasil karya diunggah di media sosial (instagram) dengan mencantumkan tagar hardiknaskubar2021. Ditagar tersebut seluruh karya dipamerkan dimana para siswa menunjukkan karya mereka dengan mengenakan pakaian adat.

Usai pembukaan kepala dinas, jajaran pejabat dan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat. Mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional melalui siaran langsung upacara peringatan hardiknas di kanal youtube kemendikbud.

Pada momen peringatan Hardiknas 2021, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kutai Barat menerima secara simbolis 2 karya tulis, karya para guru dari Kecamatan Damai Dan Jempang. Yang telah mengikuti pelatihan guru menulis dalam rangka optimalisasi gerakan literasi sekolah.

Penulis: Donni, Editor: Hermanto

Disdikbud Kutai Barat, Gelar Workshop Optimalisasi Penguatan Pendidikan Karakter

Disdikbud Kutai Barat, Gelar Workshop Optimalisasi Penguatan Pendidikan Karakter

Kegiatan workshop optimalisasi Literasi. Foto : Donni (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pentingnya Gerakan Literasi Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kutai Barat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Kutai Barat, selenggarakan workshop optimalisasi gerakan literasi sekolah dan penguatan pendidikan karakter untuk para guru dan kepala sekolah di Kutai Barat, di hotel Sidodadi, Kutai Barat. Senin (12/4).

Kepal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat Silvanus Ngampun mengatakan, Mengapa gerakan Literasi ini penting, karena literasi semakin berkembang ditengah masyarakat, dan literasi mempengaruhi setiap aspek kehidupan. “Dengan literasi selain kita diberi kemampuan untuk berpikir  kritis, literasi juga merupakan aktivitas yang dapat membantu penumbuhan budi pekerti,” jelasnya.

Gerakan literasi ini telah diluncurkan sejak tahun 2015 oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan yang kala itu dijabat Anis Baswedan. Dan literasi sekolah sebagai bagian dalam penumbuhan budi pekerti. “Untuk di Kabupaten Kutai Barat literasi masih belum maju seperti daerah lain, walaupun ada beberapa sekolah yang sudah memulai gerakan ini. Melalui kegiatan workshop ini dapat menjadi upaya dalam meningkatkan mutu melalui gerakan literasi sekolah,” harapnya menambahkan.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Anwar Sanusi menyampaikan, apresiasi kepada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kutai Barat yang menggelar workshop optimalisasi, yang diisi dengan rangkaian literasi pertunjukan dan bercerita.

“Hari ini luar biasa, Kutai Barat dalam mengembangkan pendidikan, menyelenggarakan workshop optimalisasi literasi yang sudah mengarah keliterasi IT (digital), tentunya kegiatan ini perlu disosialisasikan agar dapat dipahami dengan baik,” jelasnya.

Pada workshop kali ini digelar secara virtual, dengan menghadirkan narasumber seorang mentor dan penulis Awaluddin Syaddad dan Ria Enes yang dikenal pendongeng dengan boneka perempuan kecil yang bernama susan.

“Workshop ini kan diikuti oleh semua guru dan kepala sekolah di Kuta Barat  maka melalui kegiatan ini saya berharap apa yang disampaikan oleh Awaludin Samsad dan Ria Enes nanti bisa dibagikan kepada guru-guru yang lain di kutai barat,” harap Anwar Sanusi.

Penulis: Donni, Editor: Hermanto

Evaluasi Pelaksanaan Work From Home (WFH) Dan Rencana Pembelajaran Tatap Muka

Evaluasi Pelaksanaan Work From Home (WFH) Dan Rencana Pembelajaran Tatap Muka

(Dua dari Kanan) Sekdakab Kutai Barat, saat pimpin rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto : Andreas (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Satgas Penanganan Coronavirus Disease (COVID-19) melaksanakan Rapat koordinasi terkait evaluasi pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan rencana pembelajaran tatap muka untuk sekolah sekolah di Kutai Barat. Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah dan diikuti oleh perwakilan Perwakilan TNI, POLRI dan perangkat daerah berlangsung diruang Diklat Lantai III Setdakab Kutai Barat. Senin (5/4)

Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Kutai Barat Ayonius  mengatakan, saat ini tingkat kehadiran ASN maupun TKK ditiap perangkat daerah  sekitar 50%, karena system kerja WFH dengan mempertimbangkan prosedur kesehatan, karena Kabupaten Kutai Barat saat ini masih berada di zona merah, namun nanti akan diadakan rapat khusus terkait tingkat kehadiran agar bisa di atas 75% dimasing-masing perangkat daerah karena hampir seluruh ASN telah divaksin.

Menurutnya yang menjadi perhatiaan pemerintah saat ini adalah persiapan menjelang bulan puasa dan pola penyelenggaraan pasar ramadan yang berlangsung selama bulan puasa. “maka perlu surat edaran maupun intruksi Bupati untuk menyelenggarakan pasar ramadan dirumah masing-masing atau berjualan secara online sehingga dapat meminimalisir berkumpulnya banyak orang di satu tempat,”tegasnya.

Terkait rencana pembelajaran tatap muka menurut, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutai Barat, Silvanus Ngampun mengatakan, selama pembelajaran tidak tatap muka banyak masalah yang muncul. Selain tidak semua sekolah bisa melaksanakan sekolah secara online terutama sekolah yang berada dipelosok dan daerah blankspot tentu tidak dapat mengakses internet. “Belum lagi para guru yang belum siap melaksanakan secara online dan juga banyak orang tua yang mengeluh karena anak-anak mereka yang tidak mau belajar dirumah,” jelasnya.

Untuk saat ini Kutai Barat masih berada di zona merah darurat covid sehingga sampai sekarang masih belum bisa melaksanakan sekolah secara tatap muka. Ada sekitar 60% sekolah yang terdata lolos daftar periksa, yang siap melaksanakan sekolah secara tatap muka.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat pada Juli 2021 nanti akan melaksanakan sekolah secara tatap muka terutama yang kelas 6 dan kelas 9 yang akan menghadapi ujian akhir bagi sekolah yang siap dan para gurunya sudah divaksin,” terangnya

Lebih lanjut dijelaskannya, “Sekolah secara tatap muka tidak akan seperti biasa, namun akan diadakan dengan pola shift, misalnya; selama 2 jam tanpa istirahat dan langsung pulang. Kemudian para murid yang hadir sebanyak 50% dengan prosedur kesehatan yang ketat,” pungkasnya.

Penulis: Andreas, Editor: Hermanto

Persiapkan Para Siswa, Wajibkan Ikuti Simulasi UKK

Persiapkan Para Siswa, Wajibkan Ikuti Simulasi UKK

Aktivitas para siswa saat mengikuti simulasi persiapan  pelaksanaan UKK, Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Mempersiapkan Ujian Kompetisi Keahlian (UKK) serentak pada 5-9 April 2021 mendatang, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Sendawar telah usai laksanakan Simulasi UKK sejak 25 Maret  2021 lalu.

Kepala SMK Negeri 2 Sendawar Raimondus mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakannya UKK adalah untuk memberikan pelatihan kepada para siswa agar lebih siap, saat pelaksanaan UKK sungguhan yang rencananya digelar serentak pada 5 April mendatang.  Kegiatan UKK merupakan pengganti ujian nasional (UN) sebagai penentu kelulusan bagi siswa tingkat akhir atau kelas XII.

“Simulasi UKK ini adalah tahapan agar para siswa siap mengikuti pelaksanaan uji kompetensi yang sebenarnya. Sebenarnya ini fleksibel sudah ditetapkan mulai awal April sampai bulan Mei. Jadi jadwalnya nanti secara spesifik akan ditetapkan oleh sekolah, berapa hari pelaksanaannya,” ungkapnya saat ditemui di SMK N 2 Sendawar.

Dijelaskannya lebih lanjut, simulasi kali ini untuk tahun ajaran 2020-2021 dimana setiap tahapan kegiatan yang dilaksanakan pada simulasi UKK ini  akan diterapkan pada tahapan UKK yang sebenarnya, mengingat kegiatan UKK tahun ini, masih situasi pandemi Corona Virus Diseace (Covid-19).

“Ada tiga jurusan yang menjadi skala prioritas diikut sertakan dalam simulasi UKK ini, yakni jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) total ada 63 siswa. Jurusan Akutansi Keuangan Lembaga (AKL) berjumlah 29 siswa dan jurusan Otomatisasi Tata Kelolah Perkantoran (OTKP) sebanyak 54 siswa,”tambahnya.

Menurut Kepala Sekolah, ketiga juruan itu wajib melakukan praktek langsung sehingga harus dilakukan simulasi. “Hakikat dari SMK ini, sifatnya keahlian jadi kompetensi ini sangat menjadi hal yang utama artinya kemampuan melakukan praktek secara langsung,“jelasnya.

Disampaikannya pula, pada saat pelaksaan UKK nantinya diwajibkan setiap siswa menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, mengukur suhu tubuh sebelum memasuki ruangan kelas, dan menjaga jarak, untuk jumlah siswa dalam satu kelas juga dibatasi 18 siswa.

“Pelaksanaan simulasi UKK ini telah dilaksanakan selama 5 hari kemarin dan sama halnya pelaksanaan UKK serentak pada 5 April nanti juga digelar selama 5 hari sampai tanggal 9 April,”pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Bentuk Pengurus GPMB, Agar Dapat Kembangkan Literasi Di Semua Sektor

Bentuk Pengurus GPMB, Agar Dapat Kembangkan Literasi Di Semua Sektor

(Dua dari Kanan) Sekdakab Kutai Barat, saat menerima buku literasi dari Kadis Perpustakaan dan Kearsipan daerah Provinsi Kalimantan Timur. Foto: Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan melaksanakan rapat koordinasi dan advokasi pembentukan pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Kutai Barat periode 2021-2026. Digedung Aji Tulur Jejangkat (ATJ). Jum’at (26/03).

Kegiatan membaca merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi semua orang dan ada banyak hal yang dapat diperoleh, jika seseorang rajin membaca. Kemudian dalam dunia pendidikan menjadikan kegiatan membaca salah satu kebiasaan siswa yang baik.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Barat Ayonius mengatakan, menumbuhkan minat baca dikalangan masyarakat merupakan suatu dorongan dalam mengembangkan literasi, sementara kurangnya minat baca masyarakat merupakan suatu masalah yang harus segera ditemukan solusinya karena dapat memperngaruhi perkembangan daerah terutama pada kualitas SDM.

“Saya mengharapkan agar kegiatan dapat berjalan baik dan kepengurusan GPMB segera terbentuk di Kutai Barat, melalui kepengurusannya pemerintah daerah dapat terbantu dalam meningkatkan minat baca dimasyarakat terutama pada anak usia dini,”harapnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan GPMB Kutai Barat, nantinya dapat berkoordinasi secara intens dan bersinergi antara Pemerintah Kutai Barat dan Pemerintah Provinsi, khususnya dalam upaya peningkatan minat baca masyarakat,”ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah Provinsi Kalimantan Timur Elto mengatakan, sangat mengaspresiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga tepat sasaran dan terlaksana dengan baik.

Menurutnya GPMB Kabupaten Kutai Barat yang telah dibentuk, dapat merumuskan program-program dan kegiatan sehingga dapat bersinergi dengan program Pemerintah melalui dinas perpustakaan dan kearsipan Kutai Barat.

“Saya berharap kepada pengurus GPMB Kutai barat yang nantinya sudah terbentuk dapat lebih proaktif dalam melakukan program dan terobosannya yang baru dalam mewujudkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui literasi disemua sektor,” pungkasnya berharap.

Penulis: Welin, Editor: Hermanto

Berbenah, Politeknik Sendawar Lantik Diraktur Baru

Berbenah, Politeknik Sendawar Lantik Diraktur Baru

(Kanan) Bupati Kutai Barat saat mneyerah Bendera Panji kepada Direktur Politeknik Sendawar yang baru. Foto: Reynaldi (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Politeknik Sendawar memiliki fungsi strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kutai Barat,  maka pembenahan mutlak diperlukan baik fasilitas, manajemen dan sumber daya manusianya, agar Politeknik Sendawar (Polsen) dapat mengemban tugas mulianya sebagai lembaga dan penyelenggaara pendidikan yang berkualitas. Salah satu upayanya melakukan penyegaran dengan melantik Direktur Politeknik Sendawar masa periode 2021-2025, di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat. Rabu, (10/03)

Dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Selvina sebagai Direktur Politeknik Sendawar yang baru menggantikan Nikolaus oleh Ketua Umum Yayasan Pembangunan Sentawar Sakti Kornelius Sinyal, selain regenerasi juga angin segar bagi segenap jajaran pimpinan dan keluarga besar Polsen.

Bupati Kutai Barat FX.Yapan saat menghadiri dan memberikan sambutan mengatakan, Keberadaan Politeknik Sendawar sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menjadi pilihan pertama bagi seluruh siswa-siswi dari SMA, SMK dan setingkat di Kabupaten Kutai Barat dan kabupaten Mahakam Ulu.

”Dengan demikian fungsi strategis dari Politeknik Sendawar ini menjadi sangat penting, karena itu saya berharap Politeknik Sendawar perlu melakukan perbaikan-perbaikan, pembaharuan, upgrade baik fasilitas, maupun kemampuan manajerial dan sumber daya manusia,”pesannya.

Pelantikan Direktur Politeknik Sendawar yang baru, merupakan bentuk adanya regenerasi dijajaran direksi Politeknik Sendawar dalam rangka peningkatan manjemen dan pelayanan dalam bidang pendidikan di wilayah Kabupaten Kutai Barat.

“Selaku Kepala Daerah mengucapkan selamat kepada Saudari Selvina, yang telah dilantik sebagai Direktur Politeknik Sendawar yang baru,  kiranya dengan kepemimpinan Saudari dapat membawa Politeknik Sendawar sebagai salah satu Lembaga Pendidikan berkualitas di Kabupaten Kutai Barat dengan terus membangun dan menjaga relasi yang baik dengan pihak Pemerintah dan swasta,” harapnya.

“Dan apresiasi yang tinggi pada Saudara Nikolaus, selama kepemimpinannya di Politeknik Negeri Sendawar yang telah berdedikasi dan berpartisipasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Kutai Barat melalui penyelenggaraan Pendidikan, hal ini merupakan dukungan terwujudnya misi Pemerintah periode 2016-2021,” pungkas Bupati.

Direktur Politeknik Sendawar Selvina mengatakan, kedepan Politeknik Sendawar harus lebih unggul dan menjadi pusat pendidikan berkarakter di Kutai Barat bahkan ditingkat regional. Dapat menjadi perguruan tinggi yang lebih baik, berkembang dan menjadi pusat Pendidikan yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi di tingkat Provinsi dan Nasional.

“Politeknik Sendawar akan membuka program akademik D4 untuk Progam Studi Alat Berat, Tambang, Pertanian dan Kesehatan sesuai kurikulum akademik dan berpedoman pada ketentuan Kementerian Pendidikan dan Dikti,” jelasnya

Sementara itu Ketua Umum Pembangunan Sentawar Sakti Kornelius Sinyal mengatakan, selamat datang dan bergabung kepada Direktur Politeknik yang baru, “mari kita bersama-sama membangun Politeknik Sendawar ini menjadi lebih baik dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya di Kaltim dan Nasional, kemudian terimakasih kepada Direktur Politeknik Sendawar yang lama Nikolaus periode 2016-2021 yang telah berjuang dalam pembangunan dan kelangsungan Politeknik Sendawar,” pesannya

Penulis: Reynaldi, Editor: Hermanto

Disdikbud Kutai Barat, Akan Evaluasi Kesiapan Sekolah Sebelum Berlakukan PTM

Disdikbud Kutai Barat, Akan Evaluasi Kesiapan Sekolah Sebelum Berlakukan PTM

Kadisdikbud Kutai Barat. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat akan melakukan evaluasi, bagi seluruh sekolah di Kabupaten Kutai Barat, untuk mempersiapkan rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolahnya masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat (Kadisdikbud)  Silvanus Ngampun menjelaskan, saat ini PTM masih ditunda pelaksanaannya hingga bulan Maret 2021 mendatang, dan akan segera melakukan evaluasi untuk memaksimalkan persiapan PTM dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Diseace (Covid-19) Kutai Barat.

“Hingga saat ini PTM  masih ditunda pelaksanaannnya sembari melihat perkembangan kasus yang terjadi di Bumi Tanaa Purai Ngeriman ini hingga awal April 2021 mendatang. Setelah melakukan rapat evaluasi barulah dapat ditentukan bisa dilaksanakan atau tidak. Dan PTM ini dilakukan secara bertahap sehingga tidak serentak untuk dilaksanakan oleh Sekolah,” terangnya via telepon, Jumat (26/02).

Diterangkannya lebih lanjut bahwa tidak semua sekolah dapat melaksanakan PTM dengan segera apabila belum dilakukan pengecekan lapangan oleh Tim Satgas Covid 19 dan Disdikbud serta persiapan dari sekolahnya untuk memenuhi syarat protokol kesehatan.

“Kami masih mengecek kesiapan sekolahnya selain tersedianya fasilitas standar protokol kesehatan dan keberadaan siswanya, karena berapa sekolah yang kita cek masih banyak yang belum memenuhi syarat tersebut,” jelasnya.

Ditambahkan Silvanus Ngampun, jika sekolah telah memenuhi syarat, maka selanjutnya akan dilaksanakan simulasi terlebih dahulu. Sebelum akhirnya bisa menjalankan PTM di sekolanya.

“Saat ini sedang dilakukan pengecekan lapangan dan rencana simulasinya. Perkiraannya diawal bulan Maret nanti mulai dilakukan simulasi tersebut. Namun untuk pelaksanaan PTM tetap menunggu kepastian hasil rapat evaluasi bersama Pemkab Kutai Barat dan Satgas Covid-19 Kutai Barat nanti,” pungkas Kadisdikbud Kutai Barat ini.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id