Tim Keamanan Lakukan Penyemprotan Desinfektan Di Tempat Umum

Tim Keamanan Lakukan Penyemprotan Desinfektan Di Tempat Umum

Tampak Anggota Tim Keamanan, menyisir lokasi penyemprotan desinfektan. Foto: Donni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Menindaklanjuti Insktrusi Gubernur Kaltim No. 1 Tahun 2021 Dan Instruksi Bupati Kutai Barat No. 5 Tahun 2021. Tentang Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Wabah Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Kutai Barat.  Tim keamanan Pemerintah Kutai Barat yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, dan Dishub. Kutai Barat, melakukan penyemprotan desinfektan  di beberapa titik rawan kerumunan dan sepanjang jalan Gajah Mada. Sabtu, 6 februari 2021.

Kegiatan penyemprotan desinfektan diawali Apel gabungan di lapangan apel Makodim 0912 KBR, Kecamatan Barong Tongkok, para personil dibagi dalam 3 kelompok,  dengan lokasi yang berbeda mulai dari  tempat ibadah (Gereja maupun Masjid), sementara di jalan Gajah Mada Kecamatan Barong Tongkok  penyemprotan desinfektan menggunakan unit mobil water canon milik Kepolisian Resor Kutai Barat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius, saat menghadiri apel gabungan mengatakan, kepada masyarakat Kutai Barat, dapat mentaati instruksi Gubernur dan Bupati Kutai Barat. Karena Instruksi itu harus dilaksanakan agar dapat mengatasi dan memutus penyeberan covid-19 di Kutai Barat dan di Kalimantan Timur.

“Masyarakat Kutai Barat, harus bekerja sama untuk mengikuti instruksi tersebut, dan pemerintah tetap mengupayakan kesejahteraan masyarakat, dengan masih buka aktivitas di pasar hingga jam sebelas sinag. karena instruksi tersebut mengingatkan kepada masyarakat, supaya sabtu dan minggu tidak beraktivitas di luar rumah,”ungkapnya.

Saat pimpin apel gabungan Dandim 0912 KBR Letkol.Inf. Anang Sofyan Effendy mengatakan, pelaksanaan operasi ini tidak hanya di wilayah  Barong Tongkok dan Melak, namun dilakukan serentak di seluruh kecamatan dalam wilayah Kutai Barat.

“Setiap kecamatan di Kutai Barat. Kita lakukan hal yang sama, rekan-rekan dari koramil, polsek kecamatan, kampung bergabung bersama dengan organisasi kemasyarakatan dilapangan. Untuk melakukan instruksi yang sama khususnya di Kutai Barat dan umumnya di wilayah Kalimantan Timur,”tegasnya.

Sementara Kepala Polres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prosetyo menyebutkan salah satu poin dalam instruksi Gubernur dan instruksi Bupati ialah melaksanakan operasi yustisi dan penyemprotan desinfektan,  sebagai upaya mitigasi dan sterilisasi penyebaran Covid-19.

“Digalakkannya pembatasan pemberlakuan kegiatanan masyarakat (PPKM) pada hari sabtu dan minggu, selain bentuk kita mendukung instruksi tersebut, dengan menyebar luaskan kepada masyarakat, kegiatan ini juga harus menjadi komitmen bersama, agar diwilayah kita bisa memutus mata rantai penyebabaran covid-19,”harapnya.

 

Penulis: Donni, Editor : Hermanto

Sosialisasi kagiatan Pemilihan Kapala Kampung Serentak, Maret 2021 Mendatang

Sosialisasi kagiatan Pemilihan Kapala Kampung Serentak, Maret 2021 Mendatang

Wakil Bupati Kutai Barart, Saat pimpin rapat sosialisasi. Foto: Aryo (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Pembardayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung melaksanakan sosialisasi kegiatan pemilihan kepala kampung pada bulan Maret 2021 mendatang. Sosialisasi melalui aplikasi zoom meeting tersebut dipimpin Wakil Bupati Kutai Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Dandim 0912 Kutai Barat, Kapolres Kutai Barat dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah. Berlangsung dari ruang diklat lantai III Setdakab Kutai Barat. Rabu (03/02).

Wakil Bupati Kutai barat H.Edyanto Arkan  mengatakan, pemilihan Kepala Kampung (petinggi) serentak ini hendaknya mengacu pada Perda nomor 10 Tahun 2017. Dari 52 kampung yang menyelengarakan pemilihan, diikuti sebanyak 168 calon dengan sebaran yang cukup beragam. “Ada kampung yang diikuti oleh belasan calon kemudian ada juga kampung dengan colon tungal,” terangnya.

Pemilihan petinggi ini merupakan jalan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat secara demokratis sehingga dalam pelaksanaanya harus benar-benar sejalan dengan aturan dan regulasi yang berlaku. Kepada masyarakat bahwa pemilihan kepala kampung ini dapat disikapi dengan dewasa dan berjiwa besar, apapun hasil pemilihannya tetap dipatuhi bersama. Nantinya siapapun petinggi terpilih ditiap kampung agar dapat mengayomi semua masyarakatnya.

“Selanjutnya, segenap jajaran panitia dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga  kampung untuk terus memantau perkembangan, memberikan arahan dan sosialisasi agar pelaksanaannya agenda tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan. Panitia dapat menyediakan kebutuhan dalam penerapan prokes,” tegasnya mengimbau.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Kutai Barat Ayonius mengatakan, beberapa tahapan dalam kegiatan pemilihan petinggi serentak, dimulai dari proses pembentukan panitia, yang dilaksanakan 16 Desember hingga 21 Desember 2020 lalu, tahapan sosialisasi, penyusunan data pemilih dilaksanakan dari 22 Desember 2020 hingga 08 Januari 2021 dan  dilanjutkan dengan tahapan lainnya hingga Maret 2021 dilaksanakan pemilihan kepala kampung serentak.

“Untuk di Kutai Barat kegiatan pemilihan kepala kampung serentak akan diikuti 52 kampung dari 15 Kecamatan dengan rincian 50 kampung yang masa jabatan petingginya akan segera berahir dan 2 kampung yang petingginya mengundurkan diri,” jelasnya.

Selanjutnya Setdakab Kutai Barat berharap, “pemerintah Kecamatan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak baik polsek maupun koramil dan tokoh – tokoh masyarakat untuk menjaga kondusifitas daerahnya masing – masing,” pesannya

Selanjutnya ia juga berharap agar Perangkat Daerah terkait dapat membantu DPMK sesuai dengan tugas dan fungsinya seperti satuan polisi pamong praja untuk menjalankan fungsi pengamanan, dan perangkat daerah terkait lainnya.

Penulis: Aryo, Editor: Hermanto

Perlunya Partisipasi Aktif  Dari Setiap Stakeholder, Dalam Mewujudkan Program Pemerintah

Perlunya Partisipasi Aktif  Dari Setiap Stakeholder, Dalam Mewujudkan Program Pemerintah

(Depan Kiri) Plt. Asisten II Setdakab Kutai Barat saat pimpin rakor. Foto :Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka membangun koordinasi dan komunikasi yang lebih aktif dari setiap stakeholder, agar dapat partisipasi aktif dalam setiap proses pembangunan Kutai Barat. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BP3D) mengelar rapat Koordinasi percepatan pembebasan lahan bendungan di Kampung Muara Asa Kabupaten Kutai Barat. Rapat yang dipimpin Plt Asisten II Setdakab Kutai Barat Novandel, didampingi kepala BP3D Kutai Barat H Achmad Sofyan, Plt Kadis Perkimtan, dan Kepala bagian Hukum Setdakab Kutai Barat. Senin (01/2).

Plt Asisten II Setdakab Kutai Barat Novandel menyampaikan, Adanya Program Nasional ini tentunya Pemerintah daerah akan sangat mendukung Program strategis nasional termasuk pembangunan infrastruktur sebagai wujud nyata agenda Pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan didalam daerah.

Pembesan lahan seluas  4,9 hektar yang akan dibebaskan ini nantinya akan dimanfaatkan pada sektor pertanian sebagai jaringan irigasi. “Dalam jangka waktu lima minggu kedepan terhitung dari 01 februari 2021 sampai dengan bulan Maret 2021 appraisalnya akan dapat segera terproses dilapangan sehingga sebelum pada bulan Mei mendatang semuanya sudah mendapatkan hasilnya,” tegasnya.

Kemudian kepala BP3D Kutai Barat H Achmad Sofyan mengatakan, dalam proyek yang akan dibangun ini nantinya setiap stakeholder yang terlibat dalam program ini, diharapkan dapat belajar dari daerah lain yang tidak bermaslah terhadap perkerjaan yang sama dengan tindakan yang lebih relevan.

“Dengan adanya program yang akan dibangun ini, tidak ada kendala yang menghambat proses pembangunan ini kedepannya, dengan saling koordinasi dan saling berkomunikasi demi terwujudnya kerjasama yang baik. “Disinilah pentingya peran dari seluruh element masyarakat dalam mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan,” harapnya.

Penulis : Welin, Editor: Hermanto

Tim Keamanan Pemerintah Kutai Barat,  Gelar Apel Gabungan OPSGAKPLIN Dan PPKM

Tim Keamanan Pemerintah Kutai Barat,  Gelar Apel Gabungan OPSGAKPLIN Dan PPKM

Apel Gabungan Tim Keamanan Pemerintah Kutai Barat. Foto: Donni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Puluhan personil Tim Keamanan Pemerintah Kutai Barat yang terdiri dari anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 0912 KBR,  Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) Kutai Barat, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) dan Dinas Perhubungan Kutai Barat. Melaksanakan apel gabungan dalam rangka Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan PPKM di wilayah Kutai Barat dan Mahakam Hulu. Di Lapangan Makodim 0912 KBR, Kecamatan Barong Tongkok. Minggu (31/1)

Disampaikan oleh Dandim 0912 Kbr Letkol. Inf. Anang Sofyan Effendy. Bahwa pelaksanaan OPSGAKPLIN ini merupakan tindak lanjut dari Pembatasan Perilaku Kegiatan masyarakat (PPKM) untuk wilayah Kutai Barat Dan Mahakam Hulu.

“Pelaksanaan kegiatan OPSGAKPLIN dan PPKM ini, sebagai tindaklanjut  instruksi dari pusat yang pelaksanaannya hingga tanggal 08 februari, dan akan dilaksanakan secara rutin terjadwal. Karena kita akan melakasanakan secara random dititik-titik yang menjadi titik kerawanan pelanggaran protokol kesehatan,”bebernya.

Usai kegiatan apel gabungan yang dihadiri Kepala Kapolres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo, Wakil Ketua DPRD Kutai Barat, H. Ahmad Syaiful Acong, dan Kepala BPBD Kutai Barat, Jenton,  seluruh personil terjun kelapangan untuk melakukan patroli di  4 lokasi menjadi sasaran patroli. Yaitu di depan Makodim 0912 KBR, Pasar Barong Tongkok, gereja dan kawasan Kecamatan Melak tepatnya dipelabuhan dan pasar.

Kapolres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo menambahkan, kegiatan patroli ini merupakan upaya bagi kepolisan, TNI dan pemerintah daerah, terhadap peningkatan jumlah kasus positif covid 19. Apalagi Provinsi kalimantan timur disemua wilayah berstatus zona merah, dan kegiatan seperti ini nantinya akan  dievaluasi oleh pemerintah pusat terkait upaya penanganan secara komprenhensif.

“kita mengimbau kepada masyarakat, kegiatan ini dilakukan secara masif dan berkelanjutan yang dipelopori oleh pemerintah daerah dan didukung kepolisian dan TNI untuk selalu melakukan penegakan protokol kesehatan. Untuk itu kegiatan penegakan secara komprenhensif, preventif, dan represif terus kita lakukan untuk lebih memaksimalkan penegakan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sementara menurut  Kepala BPBD Kutai Barat, Jenton menyampaikan, melalui kegiatan operasi ini,  dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya protokol kesehatan. Terutama bagi masyarakat yang sedang berkendaraan maupun beraktivitas di luar rumah.

“mudah mudahan upaya ini dapat peningkatan kesadaran masyarakat, mulai dari masyarakat di kampung hingga seputaran kota,” harapnya.

 

Penulis: Donni, editor: Hermanto

Wabup Kutai Barat, Tinjau Pembangunan Jaringan Listrik Di Kecamatan Bongan

Wabup Kutai Barat, Tinjau Pembangunan Jaringan Listrik Di Kecamatan Bongan

(Tengah) Wakil Bupati, saat meninjau pembangunan jaringan listrik di Kampung Siram Makmur. Foto : Donni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Wakil Bupati Kutai Barat didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat dan Plt. Asisten II Setdakab  Kutai Barat melakukan kunjungan kerja dan meninjau kegiatan pembangunan jaringan PLN di kecamatan Bongan sekaligus berdialog dengan perwakilan PT. PLN (Persero) UP2K Kalimantan Timur dan unsur MUSPIDA tingkat kecamatan di kampung Jambuk Makmur, Kecamatan Bongan. Jumat (29/1).

Saat berdialog dengan UP2K Kalimantan Timur, Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan mengatakan, kunjungan kerja hari ini, untuk melihat seberapa jauh perkembangan pembangunan jaringan PLN di Kutai Barat, terutama ada penambahan jaringan listrik untuk beberapa kampung di Kecamatan Bongan dan pembangunan tower penghubung jaringan listrik dari Kecamatan Melak ke Kecamatan Mook Manaar Bulatn.

Diharapkan kampung yang nantinya dialiri listrik, Dapat menumbuhkan kegiatan perekonomian dan sosial masyarakat. “Melalui ketersediaan listrik yang memadai akan melahirkan kegiatan-kegiatan ekonomi produktif, baik ekonomi rumah tangga maupun kegiatan ekonomi bersekala besar (pabrik). Dari  kegiatan ekonomi yang semula secara manual sudah bisa mengunakan alat listrik,  apalagi listriknya sudah tersedia 24 jam,” jelasnya.

Selain itu Wabup Kutai Barat juga berharap pelaksanaan pembangunan jaringan listrik berjalan dengan baik,  karena  pada tahun 2024 ditargetkan seluruh kampung di Kutai Barat akan teraliri listrik, masih ada 79 kampung belum teraliri listrik dari total 190 kampung dan 4 kelurahan.

Melalui Manajer Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Provinsi Kalimantan Timur, Rahmatan menyebutkan, bahwa dalam rencana pembangunan kelistrikan pada Tahun 2021, ada sebanyak 9 kampung akan dialiri listrik termasuk pembangunan tower untuk jaringan listrik di kecamatan mook manaar bulatn dan 3 kampung dari kecamatan bongan. Yaitu, kampung muara siram, siram makmur, dan siram jaya. “pada tahun 2021 akan diupayakan listrik untuk 9 kampung di kecamatan Bongan, Insyaallah kita akan realisasi pada tahun ini,” jelasnya.

Ia menambahkan “Melalui sinergitas dengan pemerintah Kutai Barat, stake holder dan dukungan masyarakat, seluruh masyarakat akan dapat menikmati ketersediaan listrik yang memadai.”

Usai berdialog dan diskusi, rombongan Wakil Bupati dan PLN meninjau pembangunan jaringan listrik di kampung Siram Makmur.

Penulis: Donni, Editor: Hermanto

10 Orang Suntik Pertama, Tandai Pencanangan Vaksin Covid-19 Di Kutai Barat

10 Orang Suntik Pertama, Tandai Pencanangan Vaksin Covid-19 Di Kutai Barat

(Kiri) Plt. Asisten II Setdakab Kutai Barat, saat disuntik pertama Vaksin Covid-19. Foto: Pipin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat lakukan penyuntikan perdana vaksin Covid-19, kegiatan pencanangan penyuntikan vaksin pertama secara simbolis dilakukan terhadap 10 orang di Alun-alun Itho Sendawar Kutai Barat, yang terdiri dari Forkopimda Kutai Barat,  tenaga kesehatan Dinas Kesehatan dan serentak bagi tenga kesehatan 19 puskesmas di 16 kecamatan, Kabupaten Kutai Barat. Kamis (28/1).

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan mengatakan, Kabupaten Kutai Barat mendapatkan Vaksin Sinovac sebanyak 3800 untuk 2 kali penyuntikan. Dan menyambut baik atas pencanangan kegiatan vaksinasi, hal ini untuk mengedukasi masyarakat, bahwa vaksin yang ada ini adalah vaksin yang telah memenuhi standar kesehatan dengan dikeluarkannya ijin dari BPOM melalui uji kelinis, dan standar halal dari MUI.

Edukasi pentingnya Vaksin covid-19 ini kepada masyarakat harus terus dikembangkan oleh tim Covid-19 yang dimotori Dinas Kesehatan dan 19 Puskesmas di Kutai Barat,  untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak meragukan Vaksin yang ada. “Vaksin merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan imun tubuh untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, disamping itu kita harus tetap menerapkan protocol kesehatan,” imbau Wabup.

Wabup Kutai Barat berharap, Kepada Forkofimda yang telah mendapatkan Vaksin supaya tetap menerapkan protocol kesehatan begitu juga dengan tenaga kesehatan dan masyarakat lainnya, kepada jajaran tim covid-19 Kabupaten dan Kecamatan untuk memantau terus perkembangan covid-19 yang ada di wilayahnya masing-masing.

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menyampaikan, pemberian vaksin dimulai pada usia 18-59 tahun, pada periode pertama penerimaan vaksin tenaga kesehatan, petugas Publik, lansia, masyarakat rentan dan masyarakat lainnya.

Ditambahkan Kadiskes Kutai Barat, pemberian vaksin covid-19 dilakukan di 19 Puskesmas yang ada di Kutai Barat dan Rumah sakit Umum Harapan Insan Sendawar (RSU HIS). penyuntikan vaksin pertama dilakukan terhadap 10 orang masing-masing perwakilan tokoh masyarakat dan setelah 14 hari dilakukan penyuntikan vaksin kedua.

“Penyuntikan vaksin pertama bertujuan untuk mengenalkan vaksin yang ada didalam kandungannya kepada system kekebalan tubuh manusia sehingga memicu respon kekebalan tubuh tahap awal sedangkan dosis kedua bertujuan menguatkan imun yang sudah terbentuk sebelumnya. Dan antibody akan offtimal 14-20 hari setelah suntikan kedua dilakukan dan mendapatkan sertifikat. Bagi yang telah  di vaksinasi protocol 5 M harus terus dilakukan,” jelasnya.

Plt. Asisten II Setdakab Kutai Barat Nopandel mengatakan, “penyuntikan Vaksin Covid-19 hampir tidak terasa, mungkin kalau dianalogikan pernah digigit serangga hampir mirip dan rasanya tidak sakit, dan setelah beberapa menit setelah menerima dan diobservasi selama 30 menit sejauh ini tidak ada efek negative yang saya rasakan,” terangnya.

Masyarakat yang belum divaksin supaya jangan takut, jika ada kesempatan mendapatkan vaksin sebaiknya dilakukan. “Kita yakin masyarakat Kutai Barat sangat antusias untuk di vaksin, upaya ini adalah untuk menanggulangi covid-19 diwilayah kita,” harapnya.

“Bagi siapa saja yang masuk dalam kategori usia 18-59 tahun bisa berpartisifasi aktif mendapatkan vaksin untuk perlindungan diri kita, keluarga dan melindungi sesama disekitar kita,”pungkasnya.

Penulis: Pipin, Editor: Hermanto

Kegiatan Simulasi, Pemberian Vaksin Covid-19

Kegiatan Simulasi, Pemberian Vaksin Covid-19

Kapolres Kutai Barat, saat ikuti kegiatan simulasi vaksin Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka sukseskan pelaksanaan Vaksin Covid-19 di Kutai Barat dan mendukung program kesehatan sesuai  Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor  99 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Vaksin dan pelaksanaan Vaksinasi untuk Penanggulangan Pandemi Corona Virus Deseas (Covid 19). Pemerintah Kutai Barat melaui Dinas Kesehatan Kutai Barat melaksanakan kegiatan Simulasi vaksin Covid 19, yang diikuti Forkopimda Kutai Barat  dan tenaga kesehatan yang akan divaksin, di Alun alun Itho Sendawar. Rabu (27/1/)

Kepala Dinas kesehatan Ritawati  Sinaga mengatakan, kegiatan ini merupakan simulasi dan persiapan terakir untuk pencanangan vaksinasi covid 19 yang akan dilaksanakan Kamis, 28 Januari 2021 pukul 09.00 pagi. Kegiatan ini juga bertujuan untuk screening atau pemeriksaan kesehatan penerima vaksin.

“Kegiatan simulasi diawali dari pendaftaran peserta penerima vaksin, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan terakir proses penyuntikan Vaksin Sinovac kepada penerima vaksin, setelah menerima vaksin para peserta kemudian menunggu diobservasi selama 30 menit untuk pemeriksaan akhir. Untuk melihat reaksi yang didapat oleh penerima dan kemudian peserta diperbolehkan pulang,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mendapatkan Vaksin sinovac sebanyak 3800 untuk 2 kali pemberian yang dikirim dari Provinsi  dan telah  tiba di Kabupaten Kutai Barat  Selasa, 26 Januari 2021 pada  pukul 04.00 Wita,  dan pada hari ini Rabu 27 Januari 2021 pagi. “Semua logistik vaksin didistribusikan kerumah sakit dan 19 puskesmas di 16 kecamatan di kabupaten Kutai Barat agar besok pagi bisa dilaksanakan secara serempak proses pemberian Vaksin Sinovac,” tegas Kadiskes Kutai Barat disela-sela kegiatan simulasi.

masyarakat tidak perlu takut divaksin, karena vaksin tersebut sudah teruji diberbagai negara dan sudah melewati uji klinik hingga tahap ketiga serta sudah disetujui BPOM dan LPPOM MUI. “Artinya vaksin dapat digunakan dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kepada masyarakat Kutai Barat jika sudah menerima vaksin harus tetap disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) bukan habis divaksin lepas masker,” pungkasnya mengimbau.

Penulis: Andreas, Editor: Hermanto

Vaksin Covid-19 Aman Bagi Masyarakat, Untuk Mencegah Covid-19 Meluas

Vaksin Covid-19 Aman Bagi Masyarakat, Untuk Mencegah Covid-19 Meluas

Ketua IDI Kutai Barat, saat sosialisasi di Radio Sendawar FM. Foto : Jeni ( Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sebanyak 3.800 Vaksin Covid-19 akan disalurkan di Kutai Barat pada Fabruari 2021 mendatang, tahap pertama akan diperioritaskan kepada tenaga kesehatan yang bertugas digarda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kutai Barat, ungkap Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kutai Barat dr. Andy Ardhana, saat lakukan sosilaisasi Vaksin Covid-19 di Radio  Sendawar FM, Selasa (26/1).

Menurutnya masyarakat tidak perlu takut divaksin, karena vaksin tersebut sudah teruji diberbagai negara dan sudah melewati uji klinik hingga tahap ketiga serta sudah disetujui BPOM dan LPPOM MUI. “artinya vaksin dapat digunakan dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Ada 6 jenis vaksin dan yang masuk Indonesia adalah vaksin sinovac. Setiap vaksin ada khasiat yang berbeda begitu juga dengan vaksin sinovac dan disetiap jenis vaksin dapat direspon secara berbeda pada setiap tubuh manusia, dan efek vaksin dapat berberda pula ada yang merasa lemas, nyeri persendian bahkan demam. “Hal ini wajar dan merupakan respon anti body setelah penyuntikan vaksin baik yang pertama hingga vaksin ke-2 setelah 14 hari,” terang Ketua IDI yang juga selaku Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik di RSUD HISS Sendawar.

Kepada masyarakat agar tidak perlu takut untuk divaksin karena program vaksin akan terus dilakukan hingga Pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19) usai. “Kepada masyarakat Kutai Barat jika sudah menerima vaksin harus tetap disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) bukan habis divaksin lepas masker. Hal ini perlu dukungan dan partisipasi masyarakat agar dapat menekan virus corona ini,” bebernya.

Masyarakat diingatkan jika mendengar berita negative tentang vaksinasi agar tidak terprovokasi, namun cari dulu sumber yang benar dan terpercaya. Jika tidak puas, tanyalah pada tenaga kesehatan, jangan telan mentah-mentah berita yang diterima,” tegasnya mengimbau masyarakat Kutai Barat.

Sementara menurut Kepala Bidang Pecegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Ura Muya mengatakan, kegiatan vaksinasi sasaran pertama yakni tenaga kesehatan dan para pejabat seperti perawat dan dokter yang menjadi garda terdepan dalam menangani covid 19. Lalu TNI/Polri dan warga Lanjut Usia (Lansia), dengan ketentuan vaksinasi  untuk usia 18-59 tahun.

“Mengapa harus tenaga kesehatan karena mereka petugas yang bersentuhan langsung dengan para pasien yang memiliki resiko tinggi terpapar, dan kedua adalah sebagian pejabat daerah, hal ini untuk menjadi contoh bagi masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah tidak akan menjerumus masyarakatnya, jadi masyarakat Kutai Barat tidak perlu takut karena program vaksin ini pemerintah sudah melaksanakan berbagai tahapan dan program 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment,” bebernya lebihl anjut.

Untuk Kutai Barat saat ini vaksin masih dalam pengiriman dari provinsi, setelah datang nanti akan disalurkan keseluruh puskesmas yang berada di Kutai Barat. “Apabila masyarakat ingin vaksin bisa mendatangi layanan kesehatan terdekat,” pungkasnya.

Penulis: Lilis, editor : Hermanto

Eksekutif Dan Legislatif Kutai Barat Tetapkan Jadwal Bersama Tahun 2021

Eksekutif Dan Legislatif Kutai Barat Tetapkan Jadwal Bersama Tahun 2021

Sekretaris Daerah saat ikuti Rapat Paripurna DPRD Kutai Barat. Foto : Pipin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Barat mengelar rapat paripurna II masa sidang I tahun 2021 dengan acara penetapan jadwal bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat Tahun 2021. Senin (25/01).

Rapat Paripurna DPRD Kutai Barat yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting ini sebagai upaya mendukung kebijakan Pemerintah dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat.

Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai menyampaikan, Anggota DPRD yang hadir mengikuti rapat rapat paripurna Ke- II masa sidang I tahun 2021 sebanyak 18 orang dan anggota dewan yang tidak hadir dikarenakan ijin, dinas luar dan sakit sebanyak 7 orang. Dengan dengan jumlah yang hadir telah memenuhui forum rapat.

Dalam rapat paripurna Ke- II masa sidang pertama tahun 2021 Sekretaris DPRD Kutai Barat Rinatang membacakan surat keputusan DPRD Kabupaten Kutai Barat Nomor 170/451/DPRD-/I/2021, dalam rangka untuk  melaksanakan pemerintahan daerah yang epektif dan efesien diperlukan singkronisasi dan keseragaman jadwal DPRD dan Kepala daerah dalam tahap penyusunan APBD murni dan APBD perubahan dan jadwal pelaksanaan APBD Kabupaten Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Ayonius menyampaikan, semoga dengan terselenggaranya agenda ini dapat mendukung kinerja pemerintah di Kabupaten Kutai Barat sesuai dengan pencapaian dengan target yang dicanangkan, kegiatan hari ini merupakan upaya kita bersama dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersaih dan baik dengan optimalisasi fungsi kedua belah pihak dan akan membentuk sinergitas.

Sinergitas sangat penting karena eksekutif dan legislatif harus saling mendukung dalam penetapan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan, demi suksesnya penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kutai Barat kedepannya.

“Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan Kutai Barat yang masyarakatnya semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan sumber daya manusia untuk hari esok yang lebih baik dari pada hari ini,” tegasnya.

Masa kepemimpinan Bupati Fx. Yapan dan Wakil Bupati H. Edyanto Arkan akan memasuki periode kedua dan masih banyak pekerjaan rumah berupa pembangunan yang akan dikerjakan secara tuntas, terutama upaya menanggulangi pandemic covid-19 yang telah menyebabkan munculnya tantangan dan persoalan dilintas sektor dan sendi kehidupan masyarakat.

“Kedepan kita dapat selalu bergandengan tangan, bahu-membahu dan bersatu dalam menggerakkan roda pembangunan dan pemerintahan Kutai Barat dapat berjalan dengan setabil, aman, yaman, tertib dan masyarakat Kabupaten Kutai Barat semakin sejahtera,” pungkasnya.

Penulis: Pipin, Editor : Hermanto

Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kutai Barat

Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kutai Barat

(Di Mimbar Kiri) Sekdakab Kutai Barat, saat memberikan sambutan. Foto : Arifin

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutaui Barat menyelenggarakan Rapat Pleno terbuka Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat secara Live Streaming melalui Facebook Kpu Kabupaten Kutai Barat, Jumat (22/1)

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat Nomor 800/PL.02.6-KPP/64.07/KPU-KAB/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara dan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat 2020, jumlah perolehan suara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati No. urut 1 Martinus Herman Kenton dan Abdul Aziz dengan perolehan suara sebanyak 31.240 dan jumlah suara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat No. urut 2 FX. Yapan dan Edyanto Arkan dengan perolahan suara sebanyak 49.141. Rekapitulasi hasil perhitungan suara dan hasil pemilihan ditetapkan pada hari rabu 16 Desember 2020 pukul 19.30.

Atas dasar Rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Kabupaten pada tanggal 16 Desember 2020 lalu , dengan ini menetapkan Pasangan Calon atas nama FX. Yapan dan Edyanto Arkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat tahun 2020.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius mengatakan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati sudah berhasil kita selenggarakan, mari kita tinggalkan perbedaan selama proses penyelenggaraan pemilihan umum Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Kutai Barat, karena membangun Kutai Barat ini tidak bisa dibangun oleh satu kelompok tetapi semua elemen masyarakat. “mari kita bersatu agar moto pembangunan Kutai Barat hari esok lebih baik dari pada hari ini bisa terlaksana sesuai harapan,” tegasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kutai Barat Arkadius Hanyeq mengatakan, terima kasih kepada semua lembaga terkait, yang telah bersinergi selama ini bersama-sama sehingga pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan aman, lancar, damai, sejuk dan kondusif.

Dalam kesempatan ini pula kami ingin menyampaikan kepada semua pihak bahwa penyelenggaraan pilkada dimasa pandemi di Kutai Barat ini tahun 2020 tingkat partisipasi pemilih meningkat dari pilkada sebelumnya yaitu 71,14%..

“Atas capaian partisipasi tersebut dan seluruh penyelenggaraan pilkada yang lancar dan damai dengan mematuhi protokol kesehatan, kami ingin dedikasikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Barat. Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat sehingga pelaksanaan pilkada di Kutai Barat dapat dilalui dan kita tuntaskan dengan baik dan lancar,” pungkasnya.

Penulis : Renaldi, Editor : Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id