Impleméntasi 2 Program Wajib, Mengawali 100 Hari Kerja Bupati Dan Wakil Bupati Kutai Barat Terpilih

Impleméntasi 2 Program Wajib, Mengawali 100 Hari Kerja Bupati Dan Wakil Bupati Kutai Barat Terpilih

Bupati Kutai Barat, saat Dialog Publika TVRI Kaltim Melalui Aplikasi Zoom Meeting. Foto: Renaldi (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat  hadir sebagai narasumber dalam dialog publika TVRI Kaltim bertema “mengawal 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat terpilih dalam meningkatkan sektor pembangunan, meningkatkan daya saing daerah yang berbasis potensi wilayah yang ada di Kabupaten Kutai Barat, melalui zoom meeting. Kamis (25/02).

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, setelah terpilih kembali menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, kami akan melanjutkan program pembangunan yang sudah dilakukan dalam periode pertama. sesuai dengan visi dan misi yaitu melakukan pembangunan untuk mewujudkan ‘Kutai Barat yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.’

Disamping itu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan ekonomi kerakyatan  berbasis kawasan sesuai potensi unggulan lokal yang berkelanjutan dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik bersih dan akuntabel.

Selaku Bupati dan Wakil Bupati terpilih telah menyusun 2 program wajib dan khusus dalam masa 100 hari kedepan. program wajib yaitu penyusunan RPJMD 2021 sampai dengan 2024 dan ditetapkan melalui peraturan daerah, dan penataan birokrasi dilingkungan satuan organisasi mulai dari eselon II,III,IV. Sementara program khusus yaitu Pemulihan Ekonomi akibat dampak dari Covid-19  dan Sosialisasi vaksin Covid-19 kepada masyarakat agar bisa dilaksanakan tanpa ada halangan”. Tuturnya

Sementara menurut Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan mengatakan, mengawali tahun 2021 ini, ada harapan baru dalam menanggulangi Covid-19 yaitu dengan adanya vaksin yang sudah mulai dilaksanakan pertama kepada tenaga kesehatan, orang yang lanjut usia dan juga akan di laksanakan kepada tenaga penyidik.

“Ada beberapa strategi yang telah kami susun yaitu dalam memulihkan kondisi ekonomi kita memberikan dorongan akses kepada UMKM dan masyarakat yang terdampak Covid-19 untuk dapat mengakses kepada pihak perbankan, memberikan pelatihan-pelatihan berupa peningkatan nilai tambah daripada produksi produk-produk yang ada di Kutai Barat. Contohnya; produk pertanian, dari bahan baku diolah menjadi bahan setengah jadi dan bisa dipasarkan,”jelasnya.

Kutai Barat adalah Kabupaten yang memiliki potensi perkebunan, pertanian yang bagus dan bisa memenuhi kebutuhan lokal bahkan bisa menjadi lumbung Kalimantan Timur. “Saya berharap kepada masyarakat Kutai Barat mari kita bersama-sama bergandeng tangan untuk mengupayakan pertanian di Kutai Barat ini yang tradisional kedepan akan menjadi pertanian yang modern”. Pungkasnya berharap.

Penulis : Renaldi, Editor: Hermanto

Disdikbud Kutai Barat, Akan Evaluasi Kesiapan Sekolah Sebelum Berlakukan PTM

Disdikbud Kutai Barat, Akan Evaluasi Kesiapan Sekolah Sebelum Berlakukan PTM

Kadisdikbud Kutai Barat. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat akan melakukan evaluasi, bagi seluruh sekolah di Kabupaten Kutai Barat, untuk mempersiapkan rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolahnya masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat (Kadisdikbud)  Silvanus Ngampun menjelaskan, saat ini PTM masih ditunda pelaksanaannya hingga bulan Maret 2021 mendatang, dan akan segera melakukan evaluasi untuk memaksimalkan persiapan PTM dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Diseace (Covid-19) Kutai Barat.

“Hingga saat ini PTM  masih ditunda pelaksanaannnya sembari melihat perkembangan kasus yang terjadi di Bumi Tanaa Purai Ngeriman ini hingga awal April 2021 mendatang. Setelah melakukan rapat evaluasi barulah dapat ditentukan bisa dilaksanakan atau tidak. Dan PTM ini dilakukan secara bertahap sehingga tidak serentak untuk dilaksanakan oleh Sekolah,” terangnya via telepon, Jumat (26/02).

Diterangkannya lebih lanjut bahwa tidak semua sekolah dapat melaksanakan PTM dengan segera apabila belum dilakukan pengecekan lapangan oleh Tim Satgas Covid 19 dan Disdikbud serta persiapan dari sekolahnya untuk memenuhi syarat protokol kesehatan.

“Kami masih mengecek kesiapan sekolahnya selain tersedianya fasilitas standar protokol kesehatan dan keberadaan siswanya, karena berapa sekolah yang kita cek masih banyak yang belum memenuhi syarat tersebut,” jelasnya.

Ditambahkan Silvanus Ngampun, jika sekolah telah memenuhi syarat, maka selanjutnya akan dilaksanakan simulasi terlebih dahulu. Sebelum akhirnya bisa menjalankan PTM di sekolanya.

“Saat ini sedang dilakukan pengecekan lapangan dan rencana simulasinya. Perkiraannya diawal bulan Maret nanti mulai dilakukan simulasi tersebut. Namun untuk pelaksanaan PTM tetap menunggu kepastian hasil rapat evaluasi bersama Pemkab Kutai Barat dan Satgas Covid-19 Kutai Barat nanti,” pungkas Kadisdikbud Kutai Barat ini.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Kakanmenag Kutai Barat, Melantik 2 Penghulu Nikah

Kakanmenag Kutai Barat, Melantik 2 Penghulu Nikah

Suasana pelantikan kedua Penghulu Nikah Kantor Urusan Agama. Foto: Dok. Kanmenag Kutai Barat

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dua Penghulu Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Barong Tongkok dan Jempang resmi dilantik oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Kutai Barat pada Rabu (24/02).

Kedua Penghulu tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) staf satuan kerja bimbingan masyarakat Islam  Kemenag Kutai Barat yakni Nanang Ahmad Nursyahid selaku penghulu muda pada kantor KUA Kecamatan Jempang dan Muhammad Yusuf Hidayat yang merupakan ASN angkatan 2018 sebagai penghulu pertama pada kantor KUA kecamatan Barong Tongkok.

Kakanmenag berpesan agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan amanah. “Selain melantik, dua pegawai ini juga diambil sumpah jabatan untuk menempati tugas baru sebagai penghulu nikah,” ungkap Kakamenag Kutai Barat Muhammad Izzat Solihin.

Ia meminta kepada penghulu yang telah dilantik agar dapat melakukan koordinasi diberbagi kegiatan dengan pemerintah setempat dan melakukan improvisasi pekerjaan dengan baik.

Saya ucapkan selamat dan berharap dapat menjalankan tugas dan fungsi barunya dengan baik dan amanah untuk pelayanan umat yang lebih maskimal,” pesannya dalam sambutan.

Dikatakannya lebih lanjut selain menjalankan tugas pelayanan, ASN juga memiliki peran perekat persatuan dan kesatuan dimanapun berada. Tingkah laku dan sesuatu hal yang disampaikan menjadi catatan tersendiri oleh masyarakat. “Oleh karena itu dituntut bijak dalam bersikap dan berkata terlebih diera sekarang dengan adanya media sosial begitu cepat suatu hal dapat di ketahui oleh masyarakat luas,”bebernya.

Kakanmenag jelaskan pula bahwa Pemerintah termasuk Kemenag ditahun 2021 banyak dihadapkan oleh banyak hal dalam menjalankan perannya. Yakni Isu radikalisasi yang menjadi catatan penting untuk diselesaikan bersama termasuk menjalankan tugas dimasa  pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19).

Oleh sebab itu masyarakat juga perlu mengetahui, peran Kemenag ditengah masyarakat yang amatlah banyak meliputi pelayanan pendidikan, haji, pendirian tempat ibadah, juga termasuk pencatatan pernikahan.

“Tugas penghulu menjadi jembatan antara yang haram menjadi halal. Tanggung jawab mereka tak terbatas didunia, namun tindakan yang telah dilakukan akan dipertanyakan hingga akhirat dihadapan Allah SWT,”pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Dukung Pemberantasan Narkoba Melalui Program Desa Bersinar

Dukung Pemberantasan Narkoba Melalui Program Desa Bersinar

(Tengah) Wabup Kutai Barat, saat ikuti Rakor BNK Se-Kaltim. Foto: Donni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kutai Barat mendukung dan menyambut baik atas bergulirnya Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar), yang merupakan program untuk mengubah suatu desa dengan status rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi desa bersih dari narkoba.

“Kita mendukung dan menyambut baik Adanya pembentukan desa bersinar ini, karena program ini memudahkan kita untuk memfokuskan pada suatu desa, untuk kita selesaikan. Dari yang bermasalah menjadi yang bersinar (bersih narkoba),” ungkap Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan.

Hal itu  disampaikan Wakil Bupati Kutai Barat, saat mengikuti zoom meeting dalam rapat koordinasi program Desa Bersinar bersama pemerintah kabupaten/kota, ketua BNK Se-Kalimantan Timur dan Perangkat Daerah terkait Provinsi Kalimantan Timur. Di ruang Koordinasi Setdakab. Kutai Barat, Rabu (24/2).

Wakil Bupati Kutai Barat  menambahkan dengan adanya program desa bersinar,  Kutai Barat menjadi bagian target pembentukan desa bersinar untuk  Provinsi Kalimantan Timur sebanyak 10 kampung.

berdasakan data yang dimiliki, dengan jumlah total 194 kampung, ada 3 kampung dengan potensi rawan narkoba. Dimana kampung tersebut dikategorikan berbahaya. Sehingga Wakil Bupati Kutai Barat, H. Edyanto Arkan bersama instansi terkait telah sependapat akan mengambil langkah, akan membentuk desa bersinar pada kampung yang berpotensi rawan narkoba.

“Ada 3 kampung yang rawan, maka kita sama sependapat, bahwa kampung yang rawan tersebut untuk dijadikan desa bersinar. Nanti kita akan memilih, malalui diskusi bersama Polres, Kodim dan seluruh stakeholder untuk melihat kampung mana yang memiliki kerawanan narkoba, faktor pokok dan pendukungnya,” jelasnya.

Dengan bergulirnya program desa bersinar yang mengedepankan pemerintah daerah sebagai garda terdepan pemberantasan narkoba. Wabup Kutai Barat berharap kepada seluruh lapisan masyarakat Kutai Barat baik yang formal dan non formal dapat berpartisipasi menyukseskan progran desa bersinar ini.

Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika Tahun 2020 – 2024.

 

Penulis: Donni, Editor: Hermanto

Disdikbud Kutai Barat, Launching Program Pembelajaran Online Melalui ‘Kubar Jaji’

Disdikbud Kutai Barat, Launching Program Pembelajaran Online Melalui ‘Kubar Jaji’

Channel Yutube ‘Kubar Jaji’ Pembelajaran online. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Membantu pembelajaran dimasa Pandemi Corona Virus Diseace (Covid19), tahun 2021 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat meluncurkan program Kutai Barat Pintar yang inovasikan dalam bahasa daerah yaitu “Kubar Jaji”.

‘Kubar Jaji’ adalah sistem pembelajaran dilakukan secara live streaming, yakni Disdikbud melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) untuk menentukan pemateri atau guru yang mengajar saat kegiatan berlangsung.

Kepala Disdikbud Kutai Barat melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar (PPD), Yakobus Yamon menerangkan, bahwa program ini telah dilaunching sejak  5 Februari 2021 lalu. Dan program ini mandapat tanggapan positif dari masyarakat.

Sementara  Program Kubar Jaji menyasar kepada pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Materi pembelajaran yang disiarkan melalui Channel Youtube Kubar Jaji dan RRI Studio Produksi Sendawar, setiap hari Kamis, Pukul 11.00 Wita.

Ia jelaskan lebih lanjut bahwa yang mengisi materi di Kubar Jaji ialah para guru-guru yang ada di Kutai Barat, yaitu dengan membuat jadwal persekolah untuk penyampaian materi dan digilir per-sekolah dengan guru bidang studi masing-masing.

“Selain lewat media zoom, ini juga sharekan melalui youtube dan RRI Sendawar. Kedepan dipastikan terus berjalan, sembari melakukan evaluasi dan pembenahan terkait kekurangan dan  kendala,”jelas Kabid PPD kepada media dalam wawancara.

Kemudian ia meminta kepada seluruh pelajar/siswa yang berada di Kutai Barat agar tetap semangat dalam belajar dan tetap berkarya. “Ayo jangan patah semangat dan jangan bosan untuk belajar, dan jangan lupa tetap mengedapan protokol kesehatan,” pesan  Yakobus Yamon.

Penulis: Lilis. Editor: Hermanto

Diharapkan Kerjasama Stakeholder, Untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Di Kutai Barat

Diharapkan Kerjasama Stakeholder, Untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Di Kutai Barat

(Tengah) Sekdakab Kutai Barat, saat pimpin rapat evaluasi percepatan penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Foto: Pipin (Diskominfo)

KOMIMFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Barat pimpin rapat Evaluasi Posko Perbatasan Penanganan Virus Corona Deasease (Covid-19) di Kabupaten Kutai Barat, dilaksanakan di Balai Agung Aji Tullur Djejangkat (ATJ) Setkab Kutai Barat, Senin (15/2).

Sekdakab Kutai Barat Ayonius meninta, agar posko perbatasan di Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dievaluasi dilanjutkan atau tidak, kerena mempertimbangkan berbagai aspek Kesehatan, Sosial dan Ekonomi. “Silahkan Tim Satgas Covid -19 Kabupaten Kutai Barat bergerak dilapangan akan tetapi tetap memperhatikan anggaran, jangan sampai dikemudian hari menimbulkan permasalahan dan bertentangan dengan aturan,” jelasnya.

Asisten II Setdakab Kutai Barat Nopandel menjelaskan bahwa Posko Jambuk merupakan posko penjagaan tingkat Kecamatan, yang berada diperbatasan dan mendapat perlakuan khusus. Ada permintaan agar dibantu dari Tingkat Kabupaten dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol pp) dan Dinas Perhubungan (Dishub) hingga akhir bulan Februari dan akan dievaluasi kembali, sedangkan tindak lanjut untuk penganggaran akan dibahas secara mendalam oleh Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Ritawati Sinaga, pihaknya akan memperkuat kembali tim ditingkat Kecamatan dan Rukun Tetangga (RT), untuk mempermudah pengawasan dan mengakomodir segala kebutuhan-kebutuhan pasien. “Diharapkan kerjasama dari Kepala Desa, tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh masyarakat sehingga tidak terbeban hanya di bidang Kesehatan saja,” harapnya.

Rapat Evaluasi Pos perbatasan dan percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kutai Barat dihadiri oleh Asisten 1 Setdakab Kutai Barat Faustinus Syaidirahman, Asisten II Nopandel, Asisten III Achmad Sofyan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, Kepala Dishub, Kapala Sastpol PP Kutai Barat, dan Kepala Bagian Hukum Setdakab Kutai Barat.

Penulis: Pipin, Editor: Hermanto

Tingkatkan Ekonomi Kader PKK, Ketua TP-PKK Kutai Barat, Launching Kantin Srikandi

Tingkatkan Ekonomi Kader PKK, Ketua TP-PKK Kutai Barat, Launching Kantin Srikandi

(Tengah) Ketua TP-PKK Kutai Barat, potong Tumpeng tandai dilaunchingnya Kantin Srikandi. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kutai Barat Yayuk Sri Rahayu resmi melaunching Kantin Srikandi, di Kantin Dinas Perhubungan dan Kantin BKAD Senin (15/02) pagi,.

Ketua TP-PKK Kutai Barat Yayuk Sri Rahayu menyampaikan, apresiasi yang tinggi atas  dilaunchingnya Kantin Srikandi ini, melalui Kantin seperti ini kiranya dapat membantu ekonomi para perempuan/ibu-ibu rumah tangga terutama kader PKK di Kutai Barat.

 “Saya berharap kegiatan usaha ekonomi di kantin ini, dapat menginspirasi para kader PKK dengan menjaga kebersihan, baik varian aneka makanan dan minuman dengan penyediaan makanan yang bersih dan sehat, pelayan juga harus tetap rapi dan dapat melayani dengan ramah,” jelasnya.

“Demikian juga lingkungannya yang bersih, tempat sampah harus disiapkan, agar tidak membuang sampah disembarang tempat, dengan mengedepankan protokol kesehatan tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ungkapnya menambahkan saat memberikan arahan.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan terimakasih kepada ibu-ibu  yang sudah banyak membantu untuk pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kutai Barat ini. “Mari bersama-sama mengajak para ibu dan perempuan menjadi perempuan yang bisa bekerja dan mandiri,” pesannya.

Kemudian disampaikan oleh Ketua Srikandi Yonavia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan TP-PKK sudah mempercayakan srikandi untuk mengelola Kantin yang ada di lingkungan kantor pemerintah Kutai Barat.

“Terimakasih sudah diberi kepercayaan, kami akan mengusahakan untuk mengelola kantin ini dengan harga terjangkau,” pungkasnya dalam laporan.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Bangun Kerjasama, Dalam Penanganan Covid-19 Di Kutai Barat

Bangun Kerjasama, Dalam Penanganan Covid-19 Di Kutai Barat

Sekdakab Kutai Barat, saat pimpin rapar evaluasi melalui Aplikasi Zoom Meeting. Foto: Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui bagian pemerintahan melaksanakan rapat koordinasi terkait prosedur pengunaan dana belanja  tidak tertuga (BTT) dan rencana aksi serta evaluasi kegiatan dari satuan tugas penanganan covid-19 Kabupaten Kutai Barat.

Rapat melalui zoom meeting tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat Ayonius, diikuti Plt Asisten II, Kabid PK BPBD, Kabag Pembangunan, Kabag Pengadaan Barang dan jasa, Dinkes Kutai Barat, Dishub Kutai Barat, RSUD HIS, serta para Camat Kecematan di ruang Diklat Setdakab Kutai Barat. Rabu (10/2)

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius mengatakan, untuk Dinas Kesehatan dan Perangkat Daerah terkait dalam Tim Gugus Tugas agar kembali mengevaluasi posko-posko PKM terutama yang berada di jambuk dari semua aspek terutama dari sisi pengangarannya.

Terkait dengan penggunaan dana BTT, Kabid pengangaran BKAD dapat melaklukan koodinasi dan membuat surat edaran tentang petunjuk teknis penggunaan dana BTT penangan covid-19 mulai dari perencanaannya sampai dengan pertangung jawabannya. “Sehingga tiap-tiap perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 ini, nantinya dapat melaksanakan hal tersebut,”katanya.

Lebih lanjut Ayonius menjelaskan, masing-masing perangkat daerah yang terlibat dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 agar menyusun RAB kebutuhan dan program kerjanya. Hal ini untuk memudahkan koordinasi dan  semua perangkat daerah dapat berkerja sama agar yang terlibat dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 ini, tidak saling menunggu.

Perangkat daerah dalam Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19, dapat melakukan kerjasama yang baik, jika terdapat kendala dapat didiskusikan dan yang bertanggung jawab terhadap penanganan Covid-19 ini, tidak hanya satu perangkat daerah tapi tanggung semua perangkat daerah yang terlibat dalam Gugus Tugas tersebut,” jelasnya.

“Tim harus saling berkerjasama mulai dari Tim Kabupaten hingga Kecamatan dan Kampung untuk bersama-bersama berupaya mencegah penyebarannya Covid-19 ini diwilayahnya masing-masing dengan meningkatkan kedisiplinan warga untuk mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Penulis: Welin, Editor: Hermanto

Demi Menjaga Sinergitas, Danrem 091/ASN Bangun Silahturahmi

Demi Menjaga Sinergitas, Danrem 091/ASN Bangun Silahturahmi

(Berdiri) Bupati Kutai Barat, saat menyampaikan sambuatan. Foto: Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Komandan Korem (Danrem) 091/ ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro bersama dengan rombongan melakuakan kunjungan kerja di Kodim 0912 Kutai Barat dan bersilaturahmi dengan unsur forum komunikasi pimpinan daerah dan para tokoh masyarakat diwilayah Kabupaten Kutai Barat.

Dalam kunjungannya tersebut, Danrem 091/ASN Cahyo Suryo Putro langsung disambut baik oleh Bupati Kutai Barat FX Yapan didampingi Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan, Kodim 0912 Kutai Barat Letkol Inf Anang Sofyan Effendi, Kapolres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo, Kejari Kutai Barat, Kepala Kesbangpol Kutai Barat, Kepala Adat Besar Kutai serta  bersama beberapa unsur Forkopimda diruang Yudha Kodim 0912 Wilayah Kutai Barat. Rabu Malam (10/2)

Dalam Kesempatannya Danrem 091/ASN Cahyo Suryo Putro mengucapkan terimaksih kepada Pemerintah Kutai Barat yang sudah mengoptimalkan situasi dengan menjalin sinergitas yang baik antara Pemerintah bersama TNI/Polri dalam membangun Kutai Barat yang lebih aman dan kondusif.

Kepada seluruh lapisan masyarakat, dengan melihat diberbagai wilayah yang saat ini telah dihadapkan dengan kondisi yang memprihatinkan dengan bencana non alam yaitu Covid-19, kedisiplinan mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah akan sangat membantu mengatasi wabah ini.

“Kita semua mesti berjibaku dalam situasi pandemi yang terjadi saat ini, saling menjalin kerjasama yang baik untuk melakukan pencegahan Covid-19, minimal dengan tetap disiplin akan protokol kesehatan sehingga dapat mengurangi penyebaran virus ini,” ungkapnya.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terimaksih, kepada Danrem 091/ASN Cahyo Suryo Putro berserta rombongan yang telah melakukan kunjungan kerjanya di Kutai Barat walaupun dalam suasana pandemi  Covid-19.

Selain itu, silahturahmi ini tentu untuk menjalin sinergitas antara TNI dengan forum komunikasi pimpinan daerah, para tokoh masyarakat Kutai Barat sehingga dapat terjalin komunikasi yang lebih baik dalam menjaga kondusifitas di Kutai Barat, dan juga mendukung atas program-program Pemerintah dalam menjaga ketertiban dan kemanan yang ada dimasyarakat.

Lebih lanjut Bupati Kutai Barat mengungkapkan, hubungan antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama dengan TNI/POLRI yang selama ini terjalin juga sudah sangat baik, dimana sampai dengan saat ini di Kabupaten Kutai Barat dalam keadaan yang sangat kondusif .

Saat ini Kutai Barat dalam kondisi yang sangat kondusif, sebab kondusifitas merupakan modal Pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan dan kedepan kerjasama yang baik untuk kemajuan bersama,” jelasnya.

Penulis: Welin, Editor: Hermanto

Mou Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Untuk Fasilitas Umum dan Perkebunan Sawit

Mou Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Untuk Fasilitas Umum dan Perkebunan Sawit

Bupati Kutai Barat, Saat menandatangai MoU. Foto: Andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, melakukan kegiatan Penandatanganan Nota kesepahaman (MoU) PT Gunung Bayan Pratama Coal dengan Pemerintah Kutai Barat tentang pemanfaatan lahan bekas Tambang untuk fasilitas umum dan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara  dengan PT Gunung Bayan Pratama Coal dengan kelompok Tani Kemank Maju Mandiri Kampung Mancong Kecamatan Jempang tentang pemanfaatan lahan bekas tambang untuk perkebunan kelapa sawit. Kegiatan  berlangsung di Balai Agung Aji Tullur Jejangkat. Selasa (9/2)

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, terjalinnya kerja sama ini dapat mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat sesuai misi pembangunan Kabupaten kutai Barat pada butir yang keempat pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan dan sektor ekonomi potensial dalam upaya untuk penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat dengan tetap memperhatikan  kelestarian lingkungan hidup.

Berbagai kegiatan pembangunan mulai dari kawasan perkampungan hingga menuju pusat Ibu kota Kabupaten terus dilakukan oleh Pemerintah  Kutai Barat. Demi suksesnya pembangunan dan penyelenggaraan Pemerintah tentu saja dibutuhkan sinergi dari seluruh elemen termasuk perusahaan dan masyarakat semua harus ambil bagian.

Adanya sinergitas yang baik dari perusahaan dan masyarakat melalui kerja sama multi pihak seperti hari ini diharapkan akan menjadi salah satu boster pembangunan daerah yang dapat memacu gerak pembangunan.

Bupati berpesan, “Lahan yang diberikan perusahaan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat melalui kelompok tani untuk penanaman kelapa sawit sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat demikian juga pemanfaatan lahan oleh perangkat daerah terkait seperti; Dinas pariwisata, Dinas pertanian dan Dinas perikanan yang juga mendapat lahan untuk pengelolaan pertanian, perkebunan dan sektor pariwisata.”

Sementara manajemen  PT Gunung Bayan Pratama Coal Yulianus Harto mengatakan, PT Gunung Bayan Pratama adalah pemegang ijin PKP2B pertambangan wilayah kecamatan jempang, siluq murai dan Muara Pahu kegiatan pertambangan dimulai sejak dari awal tahapan explorasi sudah dimulai sejak tahun 1993 dan kegiatan produksi dimulai pada tahun 1998 hingga sampai pada saat ini memasuki tahap penutupan tambang yang dimulai pada tahun 2020 untuk itu dalam mensukseskan rencana penutupan ini selalu berkomunikasi dengan pemerintah kaupaten Kutai Barat untuk pemanfaatan lahan Bekas Tambang tersebut.

program pasca tambang ada berbagai hal dan rencana pemanfaatan yang sangat dibutuhkan kerja sama dengan para pihak, baik masyarakat maupun pemerintah Kutai Barat agar peruntukannya dapat dimanfaatkan secara maksimal baik untuk objek wisata,  perkebunan Karet, perkebunan Sawit, untuk fasilitas umum dan lahan TNI.

“Khusus untuk perkebunan kelapa sawit sesuai dengan perjanjian yang sudah ada dengan Kampung Mancong sebesar 300 hektar dan saat ini dilakukan serah terima awal sebanyak 64 hektar sisanya akan diberikan secara berkala,” terang Yulianto Harto.

Penulis : Andreas, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id