Tower SUTT 15 KV Melak – Kota Bangun Lewati 8 Perusahaan Tambang Dan Perkebunan.

Tower SUTT 15 KV Melak – Kota Bangun Lewati 8 Perusahaan Tambang Dan Perkebunan.

(Dua Dari Kiri) Asisten I Setdakab Kutai Barat Saat Pimpin Rakor Tower SUTT. Kominfo Fds.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Rapat koordinasi (Rakor) tentang pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 15 KV Melak – Kota Bangun, rakor yang di fasilitasi oleh Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Kutai Barat tersebut dipimpin Asisten I Setdakab Kutai Barat, Camat Siluq Ngurai, Camat Muara Lawa, Camat Damai, Camat Bongan dan PT. PLN serta perwakilan perusahaan tambang dan perkebunan kelapa sawit dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat. Di ruang diklat lantai III Setdakab Kutai Barat. Kamis, 27 Februari 2020.

PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan dan mambangun jaringan kelistrikan ke seluruh wilayah kaltim, hal ini dilakukan dengan perencanaan pembangunan SUTT 15 KV Melak – Kota Bangun. Beroperasinya SUTT 15 KV sepanjang 167 Kilo meter tersebut membuat system kelistrikan Kota Bangun-Melak menjadi satu kesatuan (interkoneksi) dan akan memperkuat system kelistrikan di Kabupaten Kutai Barat.

Namun dalam pembangunan tapak tower jaringan dihadapkan dengan berbagai kendala pembebasan lahan dan sebagian tapak tower masuk ke wilayah konsesi perusahaan pertambangan dan Perkebunan Kelapa Sawit. PT. PLN (Persero) berencana membangun 479 tower dengan panjang jalur 167 kilo meter dan melewati daerah Kecamatan Bongan, Siluq Ngurai, Muara Lawa, Damai, Jempang dan Sekolaq Darat, sementara tower yang bebas bangun baru 34 tower. Untuk tower yang melewati perusahaan berjumlah 179 tower, meliputi perusahaan PT. Pirman Ketaun Perkasa, PT. Anekareksa International, PT. Energy Batu Hitam, PT. Gunung Bayan Coal, PT. Lonsum dan  PT. Farinda Bersaudara.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kestra Setdakab Kutai Barat Misran Efendi mengatakan, pemerintah daerah berharap penyelesaian pembebasan lahan yang masuk dalam pembangunan tower SUTT 15 KV ini dapat clear and clean sehingga pembangunan bisa segera dilakukan oleh pihak PT. PLN, karena kebutuhan akan ketersediaan pasokan listrik merupakan kebutuhan dasar.

“Apalagi di Kabupaten Kutai Barat masih banyak kampung yang belum memiliki jaringan daya listrik, pemerintah daerah siap membantu dan memfasilitasi bilamana dalam pembebasaan lahan mengalami hambatan,” menurutnya. Kominfo Fds

Bangun Kesadaran Akan Resiko Pernikahan Dini.

Bangun Kesadaran Akan Resiko Pernikahan Dini.

(Depan Kiri) Anastasia Bety saat berikan materi sosialisasi. Kominfo Lsr. Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Upaya pencegahan dan pembinaan terjadinya pernikahan dini dikalangan generasi muda, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perindungan Anak (DP2KBP3A) Kutai Barat menggelar sosialisasi yang diikuti pelajar dari tingkat Menengah Pertama, Menengah Atas dan Kejuruan. di ruang rapat DP2KBP3A Kutai Barat. Rabu, 26 Februari 2020.

Kepala DP2KBP3A melalui Kasi Perlindungan Anak DP2KBP3A Anastasia Bety menerangkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini para generasi muda dapat dibekali pengetahuan dan wawasan agar dapat memahami resiko dan pencegahan ledakan pertumbuhan penduduk.

“Kedepan para pelajar ini dapat menjadi agen pelopor dalam mencegah pernikahan dini dengan membagikan pengetahuannya kepada rekan sebaya dilingkungannya,” ucapnya dihadapan seluruh peserta dari SMPK WR Soepratman Barong Tongkok, SMPN 1 Sendawar, SMPN 2 Sendawar, SMA Surya Mandala, SMK Purnama, SMAN Sendawar, SMAN 2 Sendawar, SMAN 3 Sendawar. Serta SMAN 1 Linggang Bigung dan Forum Anak Kutai Barat.

Dijelaskannya lebih lanjut, berdasar penelitian Ikatan Praktisi dan Ahli Demografi (IPADI) dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim, pertambahan jumlah penduduk akan terdampak dari pernikahan dini, yang persentasenya berpengaruh signifikan, mencapai 80,8 persen, sementara 19,2 persen dipengaruhi dari faktor lain. “Menurut data penduduk Kaltim pada 2010-2014 menunjukan peningkatan mencapai 2,68 persen, angka tersebut terbilang tinggi dari angka Nasional dan sangat mengkhawatirkan,” tegas Anastasia Bety.

Dari tahun ketahun jumlah pernikahan dini ini cenderung meningkat untuk di Kutai Barat, oleh karena itu dengan kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan angka pernikahan dini (usia anak atau usia muda). “Kami mengajak para pelajar (siswa-siswi) dari tingkat SMP, SMA dan SMK di Kutai Barat ini, untuk mengetahui tentang apa itu pernikahan dini dan resiko yang bisa terjadi, selain itu bagaimana upaya pencegahan agar hal tersebut tidak terjadi,” tutupnya. Kominfo Lsr.

Rapat Pemantapan Pelaksanaan Temu Publik Bupati Kutai Barat Dengan Ormas dan Pemuda Islam.

Rapat Pemantapan Pelaksanaan Temu Publik Bupati Kutai Barat Dengan Ormas dan Pemuda Islam.

(Dua dari kanan) Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat pimpin rapat pemantapan. Kominfo Jen.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Rapat pemantapan terkait pelaksanaan temu publik antara Bupati Kutai Barat dengan Ormas Islam atau Pemuda Muslim dalam menyambut rencana keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) dan dalam semangat kerukunan umat bergama, di ruang rapat Sekda Lantai II, Setdakab Kutai Barat. Kamis, 27 Februari 2020.

Rapat yang dipimpin Asisten I Setdakab Kutai Barat dihadiri Kepala Bagian Pemerintahan, Para Tokoh Agama, Perwakilan Pemuda Islam, KNPI Kutai Barat, Badan Kesbangpol dan Dinas Arsip.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kestra, Setdakab Kutai Barat Misran Efendi mengatakan, rapat dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan tahun 2020, membahas tentang kesatuan kerukunan umat baragama dalam menyambut rencana keberadaan Ibu Kota Negara (IKN), kegiatan Ormas Islam khususnya Pemuda Islam di Kutai Barat dan keterlibatan pemuda dengan hadirnya IKN, nantinya saran dan pendapat tersebut diharapkan sebagai bahan masukan kepada Pemerintah Kutai Barat.

Untuk pelaksanaan kegiatan tersebut Badan Kesbangpol Kutai Barat sebagai penyelengaranya sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar penyelenggaraan, dan direncanakan akan digelar pada tanggal 10-15 April 2020 di Gedung Auditorim Aji Tulur Jejangkat, dihadiri sebanyak 500-700 Pemuda Islam yang ada di Kutai Barat, pada acara tersebut juga akan di serahkan piagam penghargaan dan hadiah umroh kepada Pemuda Islam di Kutai Barat yang berprestasi.

Sementara menurut Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Isak Pongsamma menambahkan, kegiatan yang akan dilaksanakan merupakan momentum yang tepat untuk ajang silahturhmi berkumpulnya Pemuda Islam di Kutai Barat sekaligus sebagai sarana sosialisasi tentang pemilih pemula yang menjadi dasar pentingnya peran pemuda dalam menggunakan hak pilihnya. Kominfo Jen.

Gelar Rapat Koordinasi Implementasi Penerarapan SPM.

Gelar Rapat Koordinasi Implementasi Penerarapan SPM.

(Dua dari kiri) Asisten I Setdakab Kutai Barat, Saat Pimpin Rakor Penerapan SPM. Kominfo Wln.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam upaya optimalisasi dan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 2 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kutai Barat menggelar rapat koordinasi terkait penyusunan laporan Penerapan Standar Minimal (SPM) di Kutai Barat tahun 2019. di ruang rapat Sekda Lantai II Setdakab. Kutai Barat.

Rapat dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kestra, Setdakab Kutai Barat, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bidang Penangulangan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Kutai Barat, Kepala Bidang Cipta Karya DPU-PR, Kepala bagian Teknik PDAM dan Kasi Kawasan Permukiman, disperkimtan Kutai Barat. Rabu 26 Februari 2020.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kestra, Setdakab Kutai Barat Misran Efendi mengatakan, Peraturan Menteri dalam negeri nomor 100 tahun 2018 tentang penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) ini diluncurkan untuk melaksanakan ketentuan pasal 16 dalam Peraturan Pemerintah nomor 2 tahun 2018 tentang Standar.

Tujuan dari pemerintah daerah menerapkan SPM sebagai upaya pemenuhan jenis pelayanan dasar dan mutu pelayanan dasar, yang berhak diperoleh setiap warga Negara secara minimal. “ Penerapan SPM diprioritaskan bagi setiap warga yang berhak memperoleh pelayanan dasar secara minimal sesuai dengan jenis pelayanan dasar serta mutu pelayanan dasarnya,”ungkapnya

Sementara menurut Kepala bagian Pemerintahan Setdakab Kutai Barat M. Yasir menambahkan, Standar Pelayanan Minimal merupakan suatu standar dengan batas tertentu untuk mengukur kinerja penyelengaraan kewenagan wajib daerah yang berkaitan dengan pelayanan dasar kepada masyarakat, hal tersebut mencakup jenis pelayanan, indikator, atau tolak ukur yang berhak diperoleh setiap warga dengan indikator SPM berupa masukan, proses, hasil serta manfaat suatu pelayanan.

“Pelayanan Dasar harus diimplementasikan sebagai jenis pelayanan public yang mendasar dan mutlak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sosial, ekonomi dan pemerintahan,”Jelasnya. Kominfo Wln

Lakukan Pembinaan Bagi Para Perajin, Kerajinan Sarut.

Lakukan Pembinaan Bagi Para Perajin, Kerajinan Sarut.

(Depan Kiri) Desainer saat memberikan penjelasan kepada para perajin Sarut. Kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR, Dalam rangka pembinaan secara rutin kesentra-sentra Kerajinan, Kali ini Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kutai Barat melakukan pembinaan bagi seluruh perajin Sarut yang ada di Kampung Damai dipimpin langsung Ketua Dekranasda Kutai Barat, di Kantor Petinggi Kampung Damai, Kecamatan Damai. Senin, 24 Februari 2020.

Pembinaan yang berlangsung sehari ini  para perajin Sarut dimotivasi oleh Desainer Fashion Fanti W Nurvita berasal dari Jakarta, bertujuan selain untuk menambah wawasan para perajin dalam hal desain produk degan pengaplikasi kerajinan Sarutnya juga bagaimana pengolahan produk yang dihasilkan dapat meningkatkan harga jual yang variatif.

Ketua Dekranasda Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu mengatakan, salah satu cara meningkatkan kualitas dan promosi hasil kerajinan Kutai Barat ialah berkolaborasi dengan para desainer. “Dan hari ini kita undang Desainer Fashion dari Jakarta, untuk melihat kerajinan sarut serta  bagaimana mendesain produk supaya kerajinan sarut lebih bagus dan para perajin dapat berkerjasama dengan banyak desainer,” jelasnya.

“Para pengrajin harus berkolaborasi dengan desainer,  untuk membuat hasil produknya yang lebih bagus, bisa bernilai tinggi, oleh karena itu saya membawa beliau (desainer). Supaya beliau bisa memberikan, bagaimana membuat desain desain yang bisa dijual harga yang lebih bagus lagi dan berdaya saing dipasaran,” harap Ketua Dekranasda Kutai Barat.

Kedepan Dekranasda Kutai Barat akan bekerjasama dengan Desainer Fashion Fanti W Nurvita untuk mengangkat kerajinan sarut di pergelaran Indonesia Fashion week. “Untuk tahun 2020, Dekranasda akan mengangkat kerajinan sarut, sebagai langkah awal akan mengikuti Indonesia fashion week pada bulan April nanti dan beliau yang akan mendesain materi yang berbahan produk Sarut ini, Saya harap para perajin lebih semangat lagi, mari kita bersama untuk membuat hasil produk kerajinan Sarut lebih bagus lagi,” pungkasnya.

Sementara menurut Desainer Fanti W Nurvita mengatakan, sangat mengagumi hasil produk para perajin Sarut, karena dalam proses pembuatan sama sekali tidak menggunakan pola sebagai acuan membuat motif.  Dengan melihat potensi kerajinan Sarut serta keterampilan para perajin kedepan Kerajinan Sarut berpotensi untuk dikembangkan.

Ditambahkannya kerajinan Sarut tidak sekedar dijadikan ulap, tetapi dapat pula dijadikan produk fashion dan aksesoris seperti kalung, tas, baju, blazer dan lainnya.  “Disarankan para perajin Sarut dapat membuatnya dengan dipolakan dulu pada kertas, kira-kira motif apa, mau pakai warna apa dan sebagainya, sehingga proses pengerjaan dan implementasikan pada kain jadi lebih mudah dan cepat,” terangnya.

Kegiatan pembinaan tersebut para pengrajin membawa hasil kerajinan yang telah dibuat,  dan menunjukkan kepada desainer untuk dapat diberikan masukan dan arahan. Kemudian para peserta menerima berbagai masukan diantaranya; anjuran menggunakan pola terlebih dahulu sehingga motif yang dibuat lebih rapi, jenis bahan yang lebih bagus dan pemilihan warna dalam membuat produknya terutama untuk fashion.

Kerajinan Sarut merupakan salah satu kerajinan Kutai barat berasal dari Kecamatan Damai dengan menggunakan teknik sulam jelujur untuk membuat motif. kerajinan sarut ini memiliki motif berbentuk geometris, dengan waktu pengerjaannya mencapai 3 bulan tergantung tingkat kesulitan dan besarnya ukuran yang diaplikasikan.  Kominfo Dos.

Peresmian Pembangunan Sarana dan Prasarana Kampung Sembuan.

Peresmian Pembangunan Sarana dan Prasarana Kampung Sembuan.

Penyerahan Papan Nama Posyandu Gunung Murai, simbolis resmikan sarana dan praseranan Kampung Sembuan oleh Bupati dan Sekretaris Daerah. Kominfo Ary.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sejak pagi masyarakat Kampung Sembuan Kecamatan Nyuatan tampak antusias menunggu kedatangan Bupati Kutai Barat dan Rombongan untuk melakukan peresmian serta syukuran atas dibangunnya beberapa sarana dan prasarana kebutuhan dasar masyarakat. Hadir mendampingi Sekretaris Daerah dan Kepala Perangkat Daerah dilingkungan pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Selasa, 25 Februari 2020.

Bupati Kutai Barat FX. Yapan mengatakan, dengan dibangunya beberapa infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam segala aspek kehidupan bukan hanya bagi masyarakat kampung sembuan tetapi dapat berdampak bagi kampung-kampung disekitarnya, pemerintah telah berupaya untuk melakukan pemerataan pembangunan sehingga daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan dapat merasakannya secara merata.

Sementara Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur dalam arahannya mengatakan, masyarakat hendaknya mensyukuri, dengan menjaga, merawat dan menggunakan sebaik-baiknya apapun bentuk bantuan yang telah diberikan pemerintah.

Dijelaskan lebih lanjut “setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah masyarakat dapat berperan aktif dan saling bersinergi agar hasilnya maksimal, jangan sampai masyarakat sendiri malah menghambat proses pembangunannya. Jika ada yang merasa tidak puas, disilahkan menanyakannya dan berkoordinasi dengan baik agar kepentingan bersama dapat diutamakan,” jelasnya.

Kedepan masyarakat Kampung Sembuan melalui petinggi Jersinius mengungkapkan, “pemerintah Kabupaten dapat memberikan bantuan untuk pembangunan gedung Sekolah Dasar 002 sembuan dan merehap Gedung PUSTU serta meningkatkan jumlah tenaga medis dan obat – obatan,” harapnya. Kominfo Ary

Bupati Apresiasi Keberhasilan Kampung Sembuan Bangun Infrastruktur Dasar.

Bupati Apresiasi Keberhasilan Kampung Sembuan Bangun Infrastruktur Dasar.

Bupati dan rombongan disambut dengan prosesi Adat Tepung Tawar  dari masyarakat Kampung Sembuan.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sejumlah sarana dan prasarana yang menjadi kebutuhan masyarakat dikampung Sembuan Kecamatan Nyuatan secara bertahap telah dibangun dan dirasakan oleh warga dimulai sejak tahun 2017 hingga 2020. Sejumlah sarana perasarana itu meliputi bangunan dan fasilitas pelayaanan gedung posyandu, pos-pos Linmas, pembuatan parit atau dranase, semenisasi sejumlah ruas jalan dan gang kampung serta pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat. Selasa, 25 Februari 2020.

Bupati kutai barat FX.Yapan memberikan apresiasi pada Camat Kecamatan Nyuatan dan secara khusus pada petinggi serta masyarakat kampung sembuan yang telah bersama-sama dengan penuh komitmen untuk membangun, pemerintah Kecamatan dan Kampung hendaknya membangun berdasarkan kebutuhan bukan berdasarkan kepentingan.

“Pemerintah daerah telah memetakan berbagai kebutuhan kampung karena setiap wilayah memiliki karakternya sendiri sehingga kebutuhannya pasti berbeda-beda, kepada seluruh aparatur kampung agar dapat memanfaatkan kesempatan dan waktu untuk berkarya,” jelasnya.

Sementara menurut Petinggi Kampung Sembuan Jersinius mengatakan,  perubahan setelah dibangunya parit atau dranase, masyarakat kampung sembuan merasa aman dari acaman tanah longsor dan tergerus oleh air yang mengalir dari atas lereng gunung yang sewaktu-waktu dapat terjadi bila musim hujan tiba,” jelasnya

Ditambahkannya untuk infrastruktur lain seperti air bersih dapat digunakan warga untuk kebutuhan sehari – hari karena sumber air bersih mereka sudah tersedia dengan baik dan tidak kawatir baik bila musim banjir atau atau musim kemarau. Kominfo Ary.

Bina Pelajar Taat Hukum Sejak Dini.

Bina Pelajar Taat Hukum Sejak Dini.

Kiri Bediri Kasi Intel Kejari saat memberikan Penyuluhan Hukum. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR–SENDAWAR, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yaitu melakukan penyuluhan hukum/penerangan hukum bagi pelajar. Kegiatan ini telah dilaksanakan di SMU Purnama 1 Sendawar Kecamatan Barong Tongkok, Jumat 21 Februari 2020 lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kutai Barat diwakili oleh Kasi Intel Kejari Kutai Barat Ricki Panggabean menjelaskan, pada tahun 2020 Kejari Kutai Barat akan melaksanakan Program Pembinaan masyarakat taat hukum (Bin Matkum) yaitu dengan program JMS sebanyak 3 (tiga) kegiatan dan untuk yang pertama telah dilaksanakan di SMU Purnama Sendawar dan berikutnya akan kesekolah-sekolah lainnya, ungkapnya didampingi Angga Wardana selaku Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Kutai Barat.

Adapun Program JMS ini mengambil Tema “Bahaya Narkoba bagi Remaja dan Pelajar”. Diterangkan lebih lanjut Program JMS ini merupakan Program dari Kejaksaan Agung RI berdasarkan Keputuaan Jaksa Agung RI No : 184/A/JA/11/2015, tanggal 18 November 2015, yakni setiap tahunnya mulai tahun 2016 hingga sekarang telah dilaksanakan diseluruh Satuan Kerja (Satker) Kejaksaan baik Kejaksaan Negeri maupun Kejaksaan Tinggi.

“Kami berharap apa yang telah kami sosialisasikan dapat berdampak dan dapat mengurangi angka narkotika yang berada dikabupaten Kutai Barat ini terkhususnya bagi generasi muda,” ucapnya.

Tujuan dilaksanakannya Program JMS ini merupakan bentuk Inovasi dan Komitmen Kejaksaan Republik Indonesia (RI) dalam meningkatkan Kesadaran hukum kepada masyarakat khususnya bagi Pelajar agar dapat mengetahui hukum sejak dini dan mengetahui dampaknya serta menjauhinya.

“Terimakasih telah mengunjungi dan memberikan pengetahuan bagi anak-anak. diharapkan hal ini dapat berdampak positif dan dapat menolong generasi penerus teruntuk daerah Kabupaten Kutai Barat ini,” tutur Kepala Sekolah SMU Purnama 1 Sendawar. Kominfo Lsr

Komitmen Tingkatkan Sarana Kesehatan Masyarakat Barong Tongkok.

Komitmen Tingkatkan Sarana Kesehatan Masyarakat Barong Tongkok.

(Tenggah) Bupati Kutai Barat saat Tandatangani Papan Nama Puskesmas Barong Tongkok, didampingi Ketua DPRD Kutai Barat (empat dari Kiri) dan Ketua TP PKK Kutai Barat (dua dari Kiri) Kominfo Fds.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Kesehatan  komitmen tingkatkan sarana dan praserana kesehatan bagi masyarakat dengan diresmikan Gedung Baru UPT. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Barong Tongkok oleh Bupati Kutai Barat berlokasi di jalan R.A Kartini RT. III Kelurahan Barong Tongkok. Senin, 24 Februari 2020.

Gedung baru UPT Pusat Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari 24 ruangan dan dua lantai ini bertujuan untuk menyediakan sarana kesehatan yang representatif bagi masyarakat untuk meningkatkan derajat pelayanan kesehatan masyarakat. Sementara gedung lama akan tetap digunakan sebagai gudang penyimpanan obat-obatan dan peralatan medis serta diperuntukkan khusus bagi pasien yang menderita penyakit menular.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, sarana kesehatan yang representatif dapat menunjang pelayanan kepada masyarakat sebagaimana diketahui bersama keberadaan gedung baru sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, bermutu dan berkulitas.

“Bagi Puskesmas yang menerima sertifikat akreditasi supaya dapat semangat dalam melayani masyarakat, Pemerintah berterima-kasih kepada setiap unsur-unsur yang memberikan bantuan dalam pembangunan gedung baru ini sehingga dapat selesai dan digunakan,” harapnya

Kepala UPT. Puskesmas Barong Tongkok Arbayanti menambahkan, gedung yang lama sudah tidak mampu menampung pasien yang semakin banyak setiap harinya dengan jumlah penduduk Barong Tongkok sebanyak 30.000 jiwa yang berasal dari dua Kelurahan Simpang Raya dan Kelurahan Barong Tongkok.

Puskesmas sudah berakreditas Madya pada tahun 2017 dan pada tahun 2020 akan diakreditasi kembali oleh Kementrian Kesehatan, adapun yang menjadi hambatan adalah kurangnya tenaga dokter yang melayani pasien antara 100-160 orang perhari di Puskesmas yang hanya memiliki 2 orang dokter umum dan 1 dokter gigi, sehingga berdampak pada penanganan pasien yang kurang maksimal. “Kedepan diharapkan adanya tambahan dokter umum untuk Puskesmas Barong Tongkok ini,” harapnya.

Acara peresmian diakhiri dengan pemotongan pita secara simbolis dan penandatanganan papan nama puskesmas, penyerahan 6 sertifikat akreditasi Puskesmas dalam wilayah Kutai Barat, pemotongan tumpeng tandai pemanfaatan gedung Puskesmas yang baru resmi digunakan. Kominfo Jen.

Bangun Kepedulian Generasi Muda Akan Pariwisata Kutai Barat.

Bangun Kepedulian Generasi Muda Akan Pariwisata Kutai Barat.

Suasana Para peserta ikuti Seleksi Duta Wisata dan Putri Pariwisata. Kominfo Rwn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUTAIBARAT-SENDAWAR, Dinas Pariwisata Kutai Barat melaksananakan seleksi duta wisata dan putri pariwisata Kutai Barat tahun 2020, kegiatan yang selain menumbuhkan kecintaan dan kepedulian generasi muda bagi pariwisata juga merupakan upaya pengembangan kepribadian generasi muda terutama putra dan putri daerah Kutai Barat, diawali dari tes tertulis dan interview yang diikuti sebanyak 22 orang yang akan dipilih menajdi 16 orang finalis duta wisata dan putri pariwisata Sendawar 2020, bertempat di aula pariwisata. Jumat 21 februari 2020.

Kepala Bidang Pengembangan Karya Seni Kutai Barat, Christiana Dana Rika mengatakan, tujuan diselenggarakannya acara ini jelas untuk memberikan peluang dan pengembangan kepribadian generasi muda terutama putra dan putri daerah, memberikan kesempatan untuk putra dan putri daerah menunjukkan kemampuan, bakat dan yang peduli dengan pariwisata di Kutai Barat. Nantinya setelah mereka terpilih diharapkan bisa mempromosikan kekayaan, keberagaman dan cinta akan Kutai Barat.

“Sebanyak 22 peserta duta wisata dan putri pariwisata mengikuti tes tertulis dan interview yang akan diseleksi menjadi 16 peserta, kemudian mengikuti kegiatan berikutnya seperti outbound Sabtu 29 februari 2020, karantina finalis duta wisata dan putri pariwisata Senin 09-10 Maret 2020 dan persiapan malam grand final duta wisata dan putri pariwisata Sendawar 2020 Rabu, 11 Maret 2020 mendatang,” terangnya.

Lebih lanjut Christiana mengharapkan “peserta duta wisata dan putri pariwisata setelah terpilih bisa mempertahankan  gelar juara yang telah diraih seperti Putri Otonomi Daerah 2019, dan duta wisata Kutai barat terpilih tahun 2020 bisa menang di level provinsi,” harapnya.

“Kepada generasi muda bisa memanfaatkan kesempatan ini agar bisa bersaing dengan positif, mempromosikan dengan baik daerah Kutai Barat ini, bagi peserta yang tidak lolos jangan berkecil hati dan selalu tetap semangat mengembangkan karya seni budaya dan talentanya,” Christiana menambahkan. Kominfo Rwn.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id