Peningkatan Pelayanan Publik, Kementrian PANRB Adakan Kompetisi.

Peningkatan Pelayanan Publik, Kementrian PANRB Adakan Kompetisi.

Suasana Rapat Fasilitasi KIPP oleh Bagian Organisasi Setdakab Kutai Barat. Hms36.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Perangkat Daerah / unit kerja yang memiliki inovasi yang dapat disertakan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2020 dapat menghubungi Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kutai Barat di Lantai III atau mengirimkan email melalui alamat ; ortal.1.kubar@gmail.com atau ortal@kutaibaratkab.go.id.

Rapat Fasilitasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik oleh Bagian Organisasi (Ortal) untuk memfasilitasi inovasi yang sudah diterapkan oleh Puskesmas Barong Tongkok yaitu dalam memberi pelayanan kepada ibu hamil hingga melahirkan dalam rangka menurunkan tingkat kematian ibu dan bayi di wilayah Kecamatan Barong Tongkok melalui media sosial sebagai sarana konsultasi antara ibu hamil dan bidan, beberapa waktu lalu.

Dengan adanya inovasi ini manfaat yang diperoleh masyarakat khususnya ibu hamil dan keluarganya yaitu sebagai sarana memperoleh informasi secara cepat serta membantu dalam menjalani kehamilan, persiapan persalinan dan nifas agar aman, nyaman, sehat dan selamat.

Inovasi yang dilaksanakan oleh Puskesmas ini berpotensi untuk diikut-sertakan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB dalam rangka memotivasi setiap daerah untuk meningkatkan pelayanan publiknya. Diharapkan adanya inovasi dari Puskesmas Barong Tongkok dapat memotivasi Perangkat Daerah lain untuk berinovasi dan ikut berkompetisi dalam KIPP. Hms36.

Komitmen Tingkatkan Sarana Pendidikan, Resmikan 3 Gedung SDN Di Kecamatan Sekolaq Darat.

Komitmen Tingkatkan Sarana Pendidikan, Resmikan 3 Gedung SDN Di Kecamatan Sekolaq Darat.

Asisten I Setdakab Kutai Barat didampingi Kadisdikbud Kutai Barat, potong pita simbolis resmiskan 3 gedung SDN di Kecamatan Sekolaq Darat. Hms 10. Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat terus berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana bidang pendidikan demi menciptakan generasi penerus yang berkualitas serta mempersiapkan diri dalam menyambut Ibu Kota Negara.  Demikian  diungkapkan Asisten I Setdakab Kutai Barat pada peresmian Musholla SDN 004, Ruang Perpustakaan SDN 004, Gedung SDN 003, 004, dan 008 di Kecamatan Sekolaq Darat. Senin, 17 Februari 2020.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Efendi menuturkan, dengan diresmikan beberapa gedung sekolah tersebut dapat mendukung peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Kutai Barat  dengan memberikan semangat baik kepada para guru dan seluruh siswa-siswi untuk meraih serta mengukir prestasi demi mengemban cita-cita mulia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Lebih lanjut Bupati menyatakan, keberhasilan proses belajar mengajar disekolah dapat ditunjang salah satunya dengan tersedianya sarana dan prasarana memadai yang dapat dikelola secara optimal. Oleh sebab itu keberadaan musholla di SDN 004 bantuan dari AIPDA Kaharudin ini dapat memberikan manfaat terutama mendukung peningkatan keimanan dan ketaqwaan di SDN 004 Sekolah Darat.

Secara khusus Bupati mengapresiasi dan bangga atas sumbangan yang diberikan, kiranya hal tersebut menjadi inspirasi semua pihak untuk dapat perduli terhadap penyelenggaraan pendidikan di Kutai Barat, keberhasilan pembangunan bidang pendidikan maupun bidang lainnya akan terwujud dengan adanya dukungan seluruh pihak. Hal tersebut sejalan dengan Misi Pembangunan 2016-2021 Kutai Barat yakni peningkatan kualitas SDM melalui penyediaan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang semakin berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat menganggarkan bantuan pembangunan gedung untuk SDN 003, 004 dan 008 Sekolaq Darat, begitu pula dengan keberadaan perpustakaan yang merupakan hasil dari dana kelola pusat untuk daerah tentunya memberikan manfaat yang berarti dalam mendukung kegiatan belajar dan mengajar disekolah.

“Keberadaan perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan minat bakat para pelajar membaca dan menggali informasi untuk menambah wawasan dalam menunjang kegiatan disekolah. Dalam memenuhi tuntutan penyelenggaraan pendidikan agar para pendidik dapat memampukan diri, semakin terbuka mengembangkan potensi dan kapasitas diri dalam peningkatan kualitas mengajar di sekolah,” harapnya.

“Pemerintah Kutai Barat senantiasa berupaya agar dunia pendidikan kita terus maju dan berkembang pesat tidak hanya pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana saja, namun juga memberikan perhatian kepada anak didik, keluarga dan masyarakat agar dapat memahami bersama bahwa manusia yang berkualitas dan sukses dalam hidup, setidaknya ada empat kecerdasan utama pada diri manusia, yaitu kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan spiritual (SQ). dan kecerdasan transendental (TQ).  Bupati menambahkan. Hms10.

Menata Kerukunan, Cegah Isu-Isu Intoleransi Dimasyarakat.

Menata Kerukunan, Cegah Isu-Isu Intoleransi Dimasyarakat.

(Tenggah berdiri), Asisten I Setdakab Kutai Barat saat membuka kegiatan menata Kerukunan Umat Beragama.kominfo Rwn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAT-SENDAWAR, Dalam rangka mencegah terjadinya isu-isu intoleransi  dan meningkatkan pentingnya kerukunan umat beragama yang menjadikan bangsa ini bangsa yang besar, berdaulat, adil, makmur, sejahtera, mandiri, aman dan tentram. Pemerintah Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) Kutai Barat menyelenggarakan kegiatan menata kerukunan umat beragama dengan fluralisme, di kampung Muara Kedang Kecamatan Bongan yang dibuka oleh Asisten I Setdakab Kutai Barat didampingi wakil ketua DPRD Kutai Barat, Kepala Kesbangpol Kutai Barat, Camat Kecamatan Bongan, petinggi kampung Muara Kedang beserta jajarannya, di BPU Kampung Muara Kedang. Jumat 14 Februari 2020.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesra, Setdakab Kutai Barat Misran Efendi mengatakan, Dalam hubungan dengan keragaman agama jika diamati perbedaan yang ada, bila tidak dikelola dengan baik justru akan memecah-belah persatuan dan kesatuan.

Beberapa kejadian yang cukup mengusik zona aman seperti kasus Bom, kasus Persekusi dan lain sebagainya menunjukkan jika lengah perbedaan ini bisa mengkondisikan dan dapat dijadikan alat yang cukup ampuh untuk memprovokasi atau memicu lahirnya konflik.

“Masyarakat dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat secara umum dan kampung Muara Kedang secara khusus perlu kewaspadaan agar suasana rukun yang ada dapat terhindar dari konflik,” terangnya.

Camat Kecamatan Bongan Ganjar Isukarso mengatakan, “diharapkan para pemuka agama dapat mengambil posisi terdepan dalam pembinaan kelangsungan kehidupan masyarakat yang aman dan damai di Kampung Muara Kedang Kecamatan Bongan ini,” tegasnya. Kominfo Rwn.

Mendukung terwujudnya Misi Pemerintah Kutai Barat melalui Bidang Keagamaan.

Mendukung terwujudnya Misi Pemerintah Kutai Barat melalui Bidang Keagamaan.

Kiri Ketua Umum MUI Kutai Barat, saat mengukuhkan Pengurus MUI masa Khidmat 2019-2024 Kecamatan Bongan – Kutai Barat. Kominfo Wln.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan wadah atau Majelis yang menghimpun para Ulama, Zauma dan Cendekiawan Muslim Indonesia untuk menyatukan gerak dan langkah-langkah umat Islam dan keberadaan Ulama sudah sepantasnya berperan menjadi sandaran umat sekaligus bisa menyatukan umat, dengan kepekaan terhadap permasalahan yang terjadi ditengah-tengah kehidupan masyarakat dan aktif mengambil peran mencarikan solusi sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kutai Barat Ahmad Asrori mengukuhkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Pelantikan komisi-komisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bongan Kutai Barat masa Khidmat 2019-2024, disaksikan Asisten I Setdakab Kutai Barat, Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Wakil DPRD Kutai Barat dan Camat Bongan di Masjid Ar Rahman. Jum’at 14 Februari 2020)

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kestra, Setdakab Kutai Barat Misran Effendi mengatakan, kita semua selaku umat Islam perlu memaknai hijrah dalam perspektif kekinian sebagai momentum untuk memperbaharui sikap mental dan perilaku sebagai individu dan masyarakat, yaitu hijrah dari sikap mental dan perilaku yang menyebabkan kepentingan umat terabaikan, hijrah dari sikap pertikaian dan perpecahan kepada persaudaraan dan persatuan serta hijrah dari sikap mementikan diri sendiri atau golongan tertentu.

“Saudara sekalian sebagai unsur organisasi ini bisa membangun komunikasi dan koordinasi yang baik serta efektif dengan pemerintah maupun organisai keagamaan lainnya dalam wilayah Kutai Barat khususnya kecamatan Bongan yang dapat mendukung segala upaya pemerintah daerah Kabupaten Kutai Barat terutama di bidang keagamaan dengan suksesnya misi Pemerintah periode 2016-2021 pada butir keenam yakni penerapan Nilai-nilai Keagamaan dan budaya luhur dalam upaya menciptakan lingkungan dan hubungan sosial yang harmonis, tertib dan aman berbasiskan sikap toleransi, tenggang rasa dan gotong royong,” Terangnya.

Sementara Camat Kecamatan Bongan Ganjar Isukarso mengajak selururh element masyarakat untuk saling bargendengan tangan untuk melakukan yang terbaik dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. sebagai umat Islam tentunya diharapkan bisa mewujudkan ajaran Islam dalam hal berbangsa dan bernegara.

“Oleh karena itu selaku umat Islam yang terhimpun dalam lembaga MUI, mari kita bersama-sama untuk mensosialisasikan dan mengingatkan kepada seluruh element masyarakat agar tidak terjebak dan tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif. Saya mengaspresiasi atas pelantikan pengurus MUI Kecamatan Bongan kiranya atas pelantikan kepengurusan ini dapat menjalankan tugas sesuai dengan amanat yang sudah di percayakan,”ungkapnya.

Sementara mneurut MUI kecamatan Bongan H.Yahya yang juga sebagai ketua panitia dalam kegiatan ini menyampaikan rasa terimaksih dan penghargaan yang setingi setingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat khususnya untuk MUI Kutai Barat berserta pengurus Nahdlatul ulama dan ketua Muhammadiyah dalam hal ini yang telah membantu sarana dan prasara dalam kegiatan ini. KominfoWln.

Tingkatkan Mutu Sekolah Dengan Membangun Sarana Prasarana Pendidikan Yang Berkualitas.

Tingkatkan Mutu Sekolah Dengan Membangun Sarana Prasarana Pendidikan Yang Berkualitas.

(Dua dari kanan) Kadisdikbud Kutai Barat, saat meninjau salah satu Sekolah di Kecamatan Bongan. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat meninjau seluruh sarana prasarana pendidikan di SDN 010, SMPN 02, SDN 09 dan SDN 013 Kecamatan Bongan. Sabtu 15 Februari 2020.

Kepala Disdikbud Silvanus Ngampun “Hari ini meninjau beberapa proyek dari Pemerintah Daerah untuk bidang pendidikan seperti di SDN 010 dan SDN 016, medapat lokal ruang kelas baru yang bersumber dari dana DAK, rehab gedung kelas di SMPN 02 dan Asrama jambuk. Nantinya seluruh sarana prasarana ini akan diresmikan oleh Bupati dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Kadisdikbud menerangkan, pada tahun 2020 di Kecamatan Bongan akan bertambah proyek terdapat 20 paket bantuan ada berupa ruang kelas baru, Rehab, Mebeler, Alat IT untuk SD, salah satunya di SDN 09 Bukit Harapan. “Untuk Kecamatan Bongan, kita ingin bukan hanya SDN 010 yang maju yang telah meraih juara tingkat Nasional dalam bidang Budaya Mutu, tetapi seluruh sekolah dan sekolah lain bisa belajar dengan SDN 010 ini,” bebernya kepada media.

“Kepada seluruh Sekolah, bangunan bantuan proyek dari Pemerintah ini, agar dapat dipelihara dan digunakan dengan maksimal untuk kepentingan pendidikan, supaya kualitas pendidikan dapat ditingkatkan. Apa lagi Bongan ini merupakan pintu gerbang perbatasan dengan Ibu Kota Negara (IKN). Diharapkan Kecamatan Bongan sudah siap menyambut IKN tahun 2024 dengan fasilitasnya yang layak dan dibenahi secara bertahap,” terangnya.

Lebih Lanjut Kadisdikbud menekankan agar seluruh sekolah dapat menjalin kerjasama yang baik dengan orangtua, masyarakat dan pihak perusahaan. Karena urusan pendidikan ini ada 3 pilar yaitu pemerintah, keluarga dan sekolah yang selalu bersinergi , dengan demikian baru bisa mencapai jembatan peningkatan mutu yang baik.

Sementara menurut Camat Kecamatan Bongan Ganjar Isukarso menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat yang telah membantu sarana prasarana untuk sekolah yang berada di Kecamatan Bongan ini.

“Salah satu kepala sekolah mengungkapkan, seluruh sarana prasarana ini sangat diperlukan disetiap sekolah untuk menunjang proses belajar-mengajar dan terimakasih atas bantuan ini,” beber Alpiyansyah. Kominfo Lsr.

Lakukan Pelayanan Perekaman e.KTP Di Sekolah-Sekolah Tingkat Atas Kecamatan Bongan.

Lakukan Pelayanan Perekaman e.KTP Di Sekolah-Sekolah Tingkat Atas Kecamatan Bongan.

Kiri Asisten I Setdakab Kutai Barat saat buka kegiatan pelayanan perekaman e.KTP. Kominfo Lsr. kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Barat mengadakan pelayanan perekaman KTP Elektronik (e.KTP) untuk SMA/SMK Negeri 1 Kecamatan Bongan yang dibuka Assisten I Setdakab Kutai Barat, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Jambuk Makmur Kecamatan Bongan, Sabtu. 15 Februari 2020.

Kegiatan pelayanan Perekaman tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kutai Barat, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan. Camat Bongan, Danramil dan Kapolsek Bongan serta seluruh masyarakat dan anak sekolah.

Bupati Kutai Barat dalam sambutan yang dibacakan Assisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi mengatakan selaku Kepala Daerah sangat mengapresiasi inisiatif dari Disdukcapil Kabupaten Kutai Barat untuk menjemput bola melaksanakan Pelayanan perekaman e.KTP bagi pelajar Sekolah tingkat atas yang sudah dan menjelang usia tujuh belas (17) tahun diseluruh sekolah yang ada di Kecamatan Bongan.

Memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik bagi warga negara, sangatlah penting sebagaimana diketahui seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga masyarakat di Kabupaten Kutai Barat ini, yang telah berumur tujuh belas (17) tahun keatas maupun yang sudah menikah wajib untuk memiliki e.KTP, yang di atur dalam Undang-undang (UU) No. 24 tahun 2013 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan.

Hal ini bertujuan agar seluruh masyarakat menyadari pentingnya kepemilikan e.KTP yang mana merupakan suatu kewajiban dan sangat penting sebagai bukti identitas diri yang berlaku secara Nasional. “Saya harapkan agar terus meningkatkan kembali sinergritas, kerjasama dan koordinasi untuk Hari esok lebih baik di Bumi Tanaa Purai Ngeriman ini,”tambahnya. Kominfo Lsr.

Tingkatkan Kerukunan Dan Kondusifitas Dalam Masyarakat.

Tingkatkan Kerukunan Dan Kondusifitas Dalam Masyarakat.

(Tenggah Berdiri) Asisten I Setdakab Kutai Barat Saat Buka Kegiatan Menata Kerukunan Umat Beragama Di Kampung Penawai. Kominfo Rwn.Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pentingnya kerukunan dan menghargai perbedaan antar umat agama merupakan hal yang sepatutnya menjadi prioritas utama bagi warga negara dalam kehidupan berbangsa. kehidupan warga masyarakat yang rukun dan kondusif selain kebutuhan juga hak setiap warga negara.

Pemerintah Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Barat kembali selenggarakan kegiatan menata kerukunan umat beragama dengan fluralisme, dibuka secara resmi oleh Asisten I Setdakab Kutai Barat didampingi Wakil Ketua DPRD Kutai Barat, Kepala Kesbangpol Kutai Barat, Camat Kecamatan Bongan, petinggi kampung Penawai beserta jajarannya, di BPU kampung Penawai. Jumat 14 Februari 2020.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kestra, Setdakab Kutai Barat Misran Efendi mengatakan, kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan dapat membangun isu-isu strategis yang dapat menguatkan kerukunan dan kondusifitas kehidupan sosial masyarakat khususnya di kampung Penawai kecamatan Bongan.

“Terutama Kutai Barat akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (PILKADA), dihimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kampung Penawai dapat menjaga kerukunan dan kondusifitas dengan baik sehingga proses pelaksanaan (PILKADA) tersebut bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan,” terangnya.

“Lebih lanjut menghimbau kepada masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai perekat persatuan dan kekuatan untuk membantu pemerintah membangun daerah dan perusahaan yang berada di kampung Penawai ini bisa membantu masyarakat baik membuka lapangan pekerjaan dan membina sanggar seni masyarakat di kampung Penawai,” Asisten I Setdakab Kutai Barat menambahkan.

Kepala Kesbangpol Kutai Barat Suwito mengatakan, “Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka mempererat persaudaraan dan penguatan kerukunan antar suku yang berbeda, adat istiadat dan agama di kampung Penawai kecamatan Bongan, untuk mendukung terciptanya kondusifitas dan stabilitas kamtibmas di Kabupaten Kutai Barat.

Sementara menurut camat Kecamatan Bongan Ganjar Isukarso mengatakan, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Kabupaten yang diwakili oleh Asisten I Setdakab Kutai Barat atas kegiatan menata kerukunan umat beragama dengan fluralisme ini, semoga dapat meningkatkan solidaritas, kerukunan dan kondusifitas selalu terjaga di masyarakat kampung Penawai terutama menghadapi berbagai macam pengaruh negatif seperti berita hoax diberbagai media yang dapat memecahkan persatuan dan kondusifitas masyarakat. Kominfo Rwn.

Dinsos Dan Satpol PP Kutai Barat Mendata 8 Lokalisasi Di Kecamatan Muara Lawa.

Dinsos Dan Satpol PP Kutai Barat Mendata 8 Lokalisasi Di Kecamatan Muara Lawa.

Petugas satpol PP sedang mendata para pekerja dan pemilik lokalisasi. Kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka pendataan dan monitoring, Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Barat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Barat, di 8 lokalisasi kawasan Kajuq, Kecamatan Muara Lawa. Jumat, 14 Februari 2020.

Dinas Sosial melalui Kasi Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang  Rudi Hartono mengungkapkan, monitoring kali ini masih menemukan beberapa pekerja  yang tidak memiliki kelengkapan identitas, rata rata para pekerja memiliki keterangan domisili tapi tidak dapat menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Ditambahkannya pendataan dan monitoring yang dilakukan bukan sekedar pencatatan identitas dan jumlah pekerjanya namun juga menduga ada pekerja yang masih di bawah umur. “Nanti kami akan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kutai Barat, disana akan ketahuan, apakah data sementara yang diberikan sama atau berbeda,” ungkapnya.

“Ini kita mendata dan menertibkan hal-hal yang perlu ditertipkan seperti masalah perizinan, kesehatan kemudian masalah Minuman Keras dan narkoba,  nanti akan ada kelanjutannya semoga bisa lebih intensif lagi,” harapnya.

Kegiatan  pendataan Dinsos bersama Satpol PP Kutai Barat, diawali dari lokalisasi kilometer 12 jalan perusahaan tambang, dengan mengerahkan  personil Satpol PP sebanyak 15 orang dan 3 orang dari Dinas Sosial Kutai Barat sementara dari Kecamatan Muara Lawa diwakilkan Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum yang mendampingi selama pendataan berlangsung.

Menurut Kasi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Kutai Barat Fransiskus Hengki menerangkan, hasil pendataan tersebut akan ditindaklanjuti dan dilaporkan kepimpinan. “Semua hasil temuan kita dari lapangan mencatat 35 orang lebih, memiliki identitas pemilik maupun pekerja. Diketahui seluruh pekerja merupakan warga berasal dari luar Kabupaten Kutai Barat, rata rata berpendidikan hanya lulus SD, dari data dan informasi ini nantinya akan di tindaklanjuti,” Jelasnya. Kominfo dos.

Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan Agar Berkontribusi Dalam Pembangunan.

Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan Agar Berkontribusi Dalam Pembangunan.

Kedua Kanan Bupati Kutai Barat Ikuti Prosesi Adat Bahau. kominfo Ary.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Etnis Dayak Bahau di Kutai Barat terdata lebih kurang 8.000 jiwa, tersebar dibeberapa kampung di wilayah Kecamatan Tering dan Long Iram yang terhimpun dalam Kerukunan Suku Dayak Bahau yang disebut Hinaq Ayaq Bahau Maran (HABAMA), menyelenggarakan musyawarah besar sekaligus pengukuhan pengurus organisasi tersebut. Daya Bahau memiliki berbagai tradisi yang khas antaralain tarian topeng atau lebih dikenal dengan tarian ‘Hudoq-nya’ serta masih banyak lagi seni dan budaya dari salah satu etnis dayak di Kutai Barat ini. Berlangsung meriah di Looq Bahau Taman Budaya Sendawar Kutai Barat. Jumat 14 febuari 2020.

Kegiatan musyawarah dan pengukuhan organisasi tersebut didukung penuh Pemerintah Kutai Barat melalui upaya pemberdayaan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kutai Barat agar kehadiran organisasi kemasyarakatan seperti HABAMA dapat berkontribusi dalam pembangunan di Kutai Barat. Hadir dan membuka musyawarah besar Bupati Kutai Barat didampingi Asisten II Sedakab Kutai Barat sejumlah kepala perangkat daerah serta anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Verdiana Wang selaku tokoh Suku Dayak Bahau asal Kecamatan Tering.

Bupati Kutai Barat FX. Yapan saat menyampaikan sambutan mengatakan, sangat mengapresiasi dengan diselengarakannya Mubes suku dayak bahau ini dan berharap nantinya dapat menghasikan rekomendasi-rekomendasi dan masukan kepada pemerintah berkaitan dengan pembangunan di Kutai Barat. selanjutnya berharap kerukunan HABAMA ini dapat menjadi mitra pemerintah dalam segala bidang.

Sementara menurut kepala DPMK Faustinus Syaidirahman mengatakan, kegiatan mubes dan pengukuhan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam melakukan pembinaan kelembagaan serta melestarikan budaya yang ada disetiap entis di Kutai Barat, sehingga dapat berpengaruh dalam segala aspek kehidupan dan pembangunan. Kominfo Ary.

Panen Jagung Perdana Dan Resmikan Balai Pertemuan Kelompok Tani Kola Lestari.

Panen Jagung Perdana Dan Resmikan Balai Pertemuan Kelompok Tani Kola Lestari.

Kiri Kadis Pertanian Kutai Barat ikuti panen Jagung perdana.Kominfo Fds.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Barat, panen Jagung perdana dan peresmian Balai Pertemuan Kelompok Tani Kola Lestari di Kampung Linggang Melapeh, sebagai tempat berkumpulnya para petani untuk memecahkan berbagai macam keluhan petani dalam bercocok tanam di Kecamatan Linggang Bigung ditandai dengan pengguntingan pita didampingi Perwakilan Camat, Sekretaris kampung Linggang Melapeh, ketua gabungn kelompok tani (gapoktan) Kecamatan Linggang Bigung dan petani Kampung Linggang Melapeh, Kamis 13 Februari 2020.

Kepala Dinas Pertanian Kutai Barat Petrus berharap, dengan diresmikannya Balai Pertemuan Kola Lestari  ini, pertanian lebih bergairah dan petani semakin bersemangat terutama dalam keanggotaannya dapat bekerjasama dengan baik untuk menghasilkan apa yang sudah diprogramkan dan disepakati. Kemudian dapat menjadi contoh untuk petani yang lain.

“Terima kasih pula kepada WWF yang sudah memfasilitasi dan membimbing petani yang ada dan berharap apa yang dicita-citakan bersama supaya petani sejahtera bisa terjawab, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri untuk membina dan membangun pertanian namun perlu bersinergi dengan semua pihak terutama teman-teman WWF,” jelasnya.

“Dengan adanya Balai ini kelompok tani tinggal memanggil penyuluh untuk datang melakukan penyuluhan, jangan sampai petani yg menunggu penyuluh, tetapi petani yang mengundang penyuluh,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan Petrus, untuk anak-anak muda mulailah membangun pertanian, pertanian kalo ditekuni sangat menjanjikan apalagi Kutai Barat, tanahnya yang subur dan masih luas, propesi petani bukan pekerjaan yang berat apalagi sekarang sudah menggunakan teknologi pengolahan tanah tidak lagi menggunakan tenaga manusia, mari anak-anak muda kita bangun pertanian di Kutai Barat,” tuturnya.

Ketua Kelompok Tani Kola Lestari Marselinus Mete mengatakan, Balai Pertemuan Kelompok Tani Kola Lestari merupakan tempat berkumpulnya para petani untuk memecahkan berbagai macam keluhan petani dalam bercocok tanam, walaupun balai ini milik kelompok Kola Lestari tetapi pihaknya terbuka untuk umum, masyarakat sekitar dan kelompok tani lainnya boleh belajar bersama – sama di balai ini.

“Kedepan berharap ada dukungan dan perhatian pihak pemerintah daerah berupa pelatihan, penyuluhan dan alat – alat pertanian serta melengkapi sarana di Balai Peretemuan Umum Kola Lestari,” harapnya.

Acara  peresmian Balai Pertemuan Umum yang berukuran 4 x 8 m2 dan dikerjakan secara gotong royong dengan didanai WWF, dilanjut sesi dialog dengan para petani tentang penyediaan bibit dan pemasaran hasil pertanian, diakhiri dengan panen jagung perdana  Kelompok Tani Kola Lestari yang ditanami Kopi dan Lada kurang lebih seluas 1000 M2. Kominfo Fds

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id